Your browser does not support JavaScript!
 25 May 2019    18:00 WIB
Jangan Sampai Pelebaran Pembuluh Darah (Aneurisma) Terjadi Pada Anda
Tahukah Anda dengan Yang disebut Aneurisma? Aneurisma adalah tonjolan pada dinding pembuluh darah  yang disebabkan oleh melemahnya dinding pembuluh darah. Aneurisma dapat terjadi pada setiap pembuluh darah, tetapi aneurisma yang paling berbahaya adalah  yang terbentuk di pembuluh darah otak. Pecahnya pembuluh darah diotak dapat menyebabkan kematian dalam waktu setengah jam. Aneurisma sering sulit untuk dideteksi sampai terjadinya pembuluh darah yang pecah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut terjadi, seperti: Pelajari riwayat keluarga Anda Apabila ada dua anggota keluarga Anda yang memiliki aneurisma. Ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan. Disarankan untuk melakukan setiap lima tahun sekali  Kenali gejala aneurisma Apabila Anda mengalami sakit mata, khususnya nyeri datang dari belakang mata, serta pandangan kabur dan kelumpuhan pada wajah, Anda harus segera melakukan konsultasi  dengan dokter Anda. Segera lakukan pemeriksaan penunjang seperti scan kepala. Pemeriksaan yang dilakukan  Ada beberapa pemeriksaan kepala yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi Anda, seperti: Computerized tomography (CT) Magnetic resonance imaging (MRI) Tes cairan serebrospinal Angiogram Cerebral Melakukan pola hidup yang sehat Stop merokok Stop konsumsi alkohol Pola makan yang sehat Berolahraga Hindari stress Gunakan obat dengan benar Terus menerus menggunakan obat yang mengandung amfetamin dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rentan terjadi aneurisma. Sumber: wikihow  
 15 May 2019    08:00 WIB
Cara Membersihkan Plak Pada Pembuluh Nadi
Penyakit jantung tidak mengenal usia. Bahkan beberapa deretan artis papan atas Indonesia pun ada yang meninggal karena sakit jantung di usia muda seperti Mike Mohede di tahun 2016. Salah satu penyebab utama adalah adanya plak pada pembuluh nadi atau arteri. Ini dikarenakan arteri merupakan pembuluh darah yang membawa darah dari jantung. So, kita semua perlu menjaga kesehatan jantung kita. Dalam hal ini lebih spesifik kita membahas bagaimana kita memiliki arteri yang sehat tanpa plak yang menghalangi aliran darah. Penyumbatan arteri Penyumbatan disebabkan karena adanya plak yang menempel pada dinding arteri. Plak terbentuk dari campuran lemak, kalsium, kolesterol dan limbah dari sel-sel tubuh kita. Penyumbatan yang menumpuk menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang disebut atherosclerosis. Jika ini terjadi maka darah segar tersumbat sehingga tidak bisa mencapai organ tubuh yang lain. Akibatnya orang tersebut akan beresiko terkena serangan jantung, gagal jantung, atau stroke. Tentu saja lebih baik mencegah daripada mengobati. Sebenarnya ada dua perkara yaitu makanan dan olahraga. Hindari lemak jenuh Lemak jenuh dan lemak trans mengandung LDL yang tinggi yang merupakan bahan utama yang menyebabkan plak. Lemak trans terdapat pada makanan gorengan, makanan olahan, kue, biskuit, mentega, dsb. Sedangkan untuk makanan yang lemak jenuh kebanyakan ditemukan pada produk hewani seperti daging sapi, babi, dan susu, tetapi juga dalam minyak kelapa dan minyak sawit. Makanlah lebih banyak lemak tak jenuh Lemak ini adalah lemak yang baik karena mengadung HDL yang memiliki dapat membantu mengambil kolesterol jahat dari arteri sebelum berubah menjadi plak. Lemak tak jenuh terutama ditemukan pada tumbuhan dan ikan berlemak seperti alpukat, zaitun, walnut, minyak bunga matahari, ikan trout, salmon, dsb. Minumlah teh herbal Sebuah studi dari 2011 menemukan bahwa minum 6 cangkir teh rooibos per hari selama 6 minggu membantu menurunkan jumlah kolesterol LDL dalam darah. Juga ditemukan teh hijau dan ekstraknya dapat menurunkan kolesterol LDL dalam darah, meskipun ini tidak mempengaruhi kolesterol HDL. Sedangkan teh jahe juga bagus untuk kesehatan kardiovaskular sesuai dengan hasil studi tahun 2016. Berolahragalah secara teratur Obesitas merupakan faktor risiko penumpukan plak dan penyakit jantung. Selain makan makanan yang sehat, berolahraga secara teratur dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan mengurangi risiko masalah jantung. Sobat bisa melakukan latihan kardiovaskular yang sederhana seperti jogging, bersepeda, berlari, jalan cepat, renang, tenis, aerobik. Untuk hasil yang baik dan meningkatkan denyut jatung, lakukanlah latihan ini 30 hingga 60 menit. Pola hidup yang sehat lainnya Berhentilah merokok karena menurut AHA (asosiasi jantung amerika) merokok bisa merusak arteri secara langsung dan membuat lemak menimbun lebih cepat dan membesar. Kurangilah stress karena ini mempengaruhi reaksi tubuh. Gunakan teknik menenangkan diri untuk menguranginya seperti yoga, meditasi, atau latihan pernapasan dapat membantu beberapa orang bersantai selama hari yang sibuk. Apa yang telah dijabarkan di atas adalah tindakan yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyumbatan. Setidaknya jika kita menerapkannya akan ada pengurangan sehingga arteri kita bisa menjadi lebih bersih dan sehat. Jika sobat mengalami masalah atau kendala terutama berkenaan dengan pola hidup seperti makanan dan olahraga, sobat bisa menghubungi dokter yang berkompeten dan ahlinya sehingga sobat bisa mendapatkan hasil yang lebih efektif. Tetaplah sehat dan jangan patah semangat.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 01 Nov 2018    16:00 WIB
6 Tanda Ada Bekuan Darah di Dalam Pembuluh Darah
Pada sebagian besar kasus, adanya bekuan darah merupakan hal yang baik seperti saat Anda cedera. Bekuan darah ini perlu terbentuk untuk membantu menghentikan perdarahan. Akan tetapi, bila bekuan darah ini terbentuk saat tidak diperlukan, maka hal ini dapat menimbulkan gangguan pada kesehatan Anda, terutama bila bekuan darah terbentuk di pembuluh vena dalam di dekat otot-otot tubuh Anda. Saat bekuan darah terbentuk di pembuluh darah dalam, maka hal ini dapat membuat Anda sangat kesakitan dan juga sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Bekuan darah ini disebut dengan deep vein thrombosis (DVT) atau trombosis vena dalam. DVT dapat menyebabkan gangguan aliran darah ke dalam otot-otot tubuh Anda. Selain itu, bila ada bekuan darah yang terlepas dan mengikuti aliran darah hingga ke paru-paru, maka bekuan darah ini dapat menyebabkan terjadinya emboli paru, yang sangat berbahaya karena dapat membuat berbagai organ vital kekurangan oksigen dan darah yang mereka perlukan sehingga menyebabkan kerusakan berbagai organ penting. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja gejala atau tanda adanya bekuan darah di dalam pembuluh vena dalam Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gejala yang perlu Anda waspadai.   Pembengkakan Pada Salah Satu Anggota Gerak Kaki atau tangan yang bengkak merupakan salah satu gejala DVT yang paling sering ditemukan. Hal ini dikarenakan bekuan darah dapat menghambat aliran darah di dalam kaki dan menyebabkan pembengkakan karena mengumpulnya darah. Segera cari pertolongen medis bila kaki dengan cepat membengkak, terutama bila disertai oleh nyeri.   Baca juga: 9 Cara Menurunkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung   Nyeri Pada Tangan Atau Kaki Nyeri akibat DVT biasanya disertai oleh gejala lain seperti bengkak atau kemerahan pada kulit, tetapi dapat pula merupakan gejala tunggal. Akan tetapi, rasa nyeri ini sering disalahartikan sebagai nyeri akibat kram otot. Untuk membedakannya, nyeri akibat DVT biasanya terjadi saat Anda berjalan atau menekuk kaki Anda ke atas. Segera cari pertolongan medis bila Anda mengalami hal ini.   Kulit Tampak Kemerahan Karena DVT biasanya terjadi pada pembuluh vena yang cukup dalam, maka Anda biasanya tidak dapat melihat secara langsung sumbatan atau memarnya. Akan tetapi, pada DVT, kulit biasanya tampak kemerahan dan teraba hangat.   Nyeri Dada Selain gejala dari gangguan jantung, nyeri dada juga dapat merupakan gejala dari gangguan paru, termasuk emboli paru. Perbedaannya adalah nyeri dada akibat emboli paru biasanya terasa lebih tajam dan menusuk, serta semakin memburuk bila Anda menarik napas dalam. Nyeri dada akibat serangan jantung biasanya akan menjalar dari tubuh bagian atas ke bahu, rahang, atau leher. Nyeri akibat emboli paru biasanya akan semakin memburuk seiring dengan setiap tarikan napas Anda.   Sesak Napas Atau Rasa Berdebar-debar Adanya bekuan darah di dalam paru-paru Anda akan memperlambat aliran oksigen, akibatnya jantung Anda pun harus bekerja lebih keras untuk mengatasi kekurangan ini. Dengan demikian, Anda mungkin akan merasa berdebar-debar atau sulit menarik napas panjang. Anda bahkan mungkin dapat pingsan. Segera cari pertolongan medis, terutama bila gejala ini terjadi secara mendadak.   Batuk Tanpa Penyebab yang Jelas Bila Anda tampaknya tidak dapat berhenti batuk, sesak napas, berdebar-debar, atau mengalami nyeri dada; Anda mungkin mengalami emboli paru. Batuk dapat atau tidak berdahak, dapat pula berdarah. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter untuk memastikan penyebab keluhan Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 17 Oct 2018    11:00 WIB
Membersihkan Sumbatan Pada Pembuluh Darah
Guys, mungkin kita dengar bahwa banyak orang yang mengalami sakit jantung dan stroke. Salah satu penyebabnya adalah adanya penyumbatan pada dinding arteri yang disebut dengan atherosclerosis. Penelitian klinis baru-baru ini mempelajarai cara mengurangi resiko serangan awal terjadinya atherosclerosis ini. Hal ini didasarkan pada laporan Journal of American Heart Association yang penulis utamanya adalah Dr. Jennifer G. Robinson, seorang profesor epidemiologi dan direktur the Prevention Intervention Center di the University of Iowa. Menurut Dr. Jennifer kuncinya adalah pada lipoprotein B pada orang dewasa muda dan setengah baya. Para ilmuwan berpendapat bahwa low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol "jahat" dan lipoprotein B merupakan penyebab utama terjadinya atherosclerosis. Setelah mengetahui sebabnya, tentulah yang menjadi pikiran logis untuk mencegah terjadinya atherosclerosis ini adalah dengan menurunkan kadar dari LDL dan lipoprotein B. Maka pengujian klinis ini ditujukan untuk mengetahui kemungkinan membersihkan atherosclerosis ini pada orang yang berusia 25-55 tahun selama 3 tahun dengan obat yang biasa digunakan untuk menurunkan LDL. Kedua obat yang sering digunakan adalah statin dan PCSK9. Idenya dengan kolesterol LDL yang rendah diharapkan penumpukan yang ada bisa larut dan terbuang sehingga arteri bisa sembuh atau bersih. Ternyata menurut Dr. Robinson metode ini berhasil dilakukan pada hewan. Namun jika kemudian muncul kembali atherosclerosis satu atau dua dekade berikutnya, maka tetap diperlukan pengobatan kembali. So, guys ini adalah hipotesis yang menjadi dasar bahwa membersihkan arteri itu masih memungkinkan. Para ahli terus bekerja keras untuk mewujudkan hal ini. Kita berdoa saja semoga dengan penemuan ini angka mereka yang meninggal yang disebabkan karena jantung dan stroke yang disebabkan oleh atherosclerosis ini bisa menurun. Pentingnya menjaga kesehatan arteri Guys, tentu pencegahan adalah lebih baik daripada mengobati. Sebelum kita membahas lebih jauh mari kita bahas dulu bagaimana atherosclerosis ini terjadi dan dampaknya pada tubuh kita. Plak terdiri dari zat-zat berbeda di dalam darah, seperti lemak, kolesterol, dan kalsium. Seiring waktu, plak ini mulai mengeras, dan ketika itu semakin menumpuk pada dinding arteri maka arteri akan menjadi sempit. Tatkala artei menjadi sempit maka akan menghalangi peredaran darah pada tubuh. Seperti kita ketahui bahwa darah kita kaya akan oksigen sehingga ketika pasokan oksigen yang dibutuhkan tubuh tidak memenuhi, maka yang terjadi adalah serangan jatung, stroke yang pada akhirnya berujung kepada kematian. Untuk pencegahan tentu sobat perlu memperhatikan kadar LDL kita harus rendah jangan sampai yang HDL yang rendah. Hal yang mempengaruhi atherosclerosis ini adalah tekanan darah tinggi, kebiasaan merokok, resistensi insulin, diabetes, dan kelebihan berat badan. Sebab itu sobat perlu lebih banyak beraktivitas dan juga perlu diet atau mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, natrium, dan gula. Tidak ada salahnya juga sobat perlu mengontrol kesehatan yang ada terutama kadar kolestorel LDL kita. Jika dari segi pola hidup sudah diperbaiki, namun masih hasilnya tidak memuaskan, sobat bisa segera menemui dokter yang berkompetensi untuk menjaga kesehatan arteri kita. Tetap semangat sobat dan tetap cerita melakukan aktivitas kita.    Sumber : www.medicalnewstoday.com
 14 Jun 2017    15:00 WIB
Apakah Kopi Dapat Menyebabkan Penyumbatan Pembuluh Darah?
Walaupun kopi memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan seperti mengandung banyak antioksidan, dapat meningkatkan energi Anda, dan mencegah terjadinya beberapa jenis kanker; akan tetapi kopi juga dapat merupakan sumber kolesterol yang tidak diinginkan yang dapat menyumbat pembuluh darah Anda.  Adanya cafestol yaitu suatu zat larut lemak di dalam kopi membuat kopi dapat turut berperan dalam terjadinya peningkatan kadar kolesterol Anda. Cafestol dapat mengaktivasi gen FGF15, yang membuat gen lainnya di dalam hati tidak begitu dapat mengendalikan kadar kolesterol Anda. Proses filtrasi dalam pembuatan kopi dapat menurunkan jumlah cafestol di dalam kopi. Jika Anda ingin mencegah terjadinya peningkatan kadar kolesterol darah Anda, maka Anda sebaiknya menghindari beberapa jenis kopi yang tidak melalui proses filtrasi sperti kopi Turki, French press brew, dan Scandinavian boiled coffee.  Pada sebuah penelitian di Amerika, para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi kopi yang tidak melalui proses filtrasi dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda hingga 23 mg/dL darah dan meningkatkan kadar kolesterol LDL Anda sebanyak 14 mg/dL darah. Berbagai jenis kopi instan dan kopi jawa yang telah melalui proses filtrasi hanya meningkatkan sangat sedikit kadar kolesterol darah Anda, yaitu hanya sebanyak 3 mg/dL darah dan sama sekali tidak mempengaruhi kadar kolesterol LDL. Proses filtrasi telah mengeliminasi sebagian besar cafestol. Walaupun espresso tidak melalui proses filtrasi, tetapi karena kecilnya porsi espresso, maka satu gelas espresso hanya mengandung 4 mg cafestol. Perlu diingat bahwa kopi tanpa kafein pun masih mengandung cafestol dan dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda.   Sumber: healthyeating.sfgate
 17 Apr 2017    12:00 WIB
Apakah Flu Dapat Sebabkan Robeknya Pembuluh Darah?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa menderita flu dapat meningkatkan resiko terjadinya robekan pada pembuluh darah penting (arteri) di dalam tubuh, yaitu pembuluh darah aorta. Pembuluh darah aorta adalah pembuluh darah arteri utama yang membawa darah dari dalam jantung ke seluruh tubuh. Robeknya pembuluh darah aorta atau yang dalam dunia kedokteran disebut dengan diseksi aorta akut merupakan suatu keadaan yang dapat membahayakan jiwa bila tidak segera diatasi dengan benar. Para peneliti menemukan bahwa gangguan kesehatan ini lebih banyak terjadi pada saat musim flu. Oleh karena itu, para peneliti pun menganjurkan agar orang yang memiliki anggota keluarga yang menderita diseksi aorta untuk menerima vaksin flu. Kebocoran aorta ini seringkali disebabkan oleh robeknya dinding dalam aorta. Gejala paling sering dari terjadinya diseksi aorta adalah nyeri dada hebat dan mendadak atau nyeri hebat dan mendadak di punggung belakang. Pada tahun 2009, kasus robeknya pembuluh darah aorta ini telah menyebabkan kematian lebih dari 17.000 orang di Amerika. Walaupun demikian, para ahli masih tidak mengetahui mengapa gangguan ini terjadi. Para ahli mengatakan bahwa tekanan darah tinggi dan faktor genetik merupakan 2 faktor resiko terjadinya diseksi aorta akut. Para peneliti pun mulai berpikir apakah peningkatan kasus diseksi aorta pada saat cuaca dingin (musim dingin) berhubungan dengan dimulainya musim flu. Para peneliti pun memutuskan untuk membandingkan data CDC mengenai flu dengan berapa kasus diseksi aorta yang terjadi di antara tahun 2001-2013. Para peneliti pun menemukan bahwa ada sekitar 869 orang pasien yang mengalami diseksi aorta selama periode tersebut dan kejadian paling banyak terjadi di antara bulan November-Maret, di mana rata-rata terdapat 3 orang pasien per bulannya. Pada bulan lainnya di sepanjang tahun para peneliti menemukan bahwa hanya ada sekitar 2 orang pasien per bulannya. Para peneliti juga menemukan bahwa terjadinya flu pun 2 kali lipat lebih banyak di bulan yang sama. Walaupun peneliti masih tidak dapat memberitahukan secara pasti mengapa flu dapat meningkatkan resiko terjadinya diseksi aorta. Para peneliti menduga hal ini dikarenakan flu meningkatkan proses inflamasi (peradangan) di dalam tubuh, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya diseksi aorta pada orang-orang yang memang lebih rentan terhadap gangguan ini. Akan tetapi pada penelitian ini, para peneliti berhasil menemukan bahwa memang ada suatu hubungan antara terjadinya diseksi aorta dan flu.     Sumber: webmd
 07 Nov 2016    12:00 WIB
Ini Dia Cara Terbaik Mencegah Terjadinya Wasir…
Buang air besar sambil membaca atau bermain telepon genggam memang dapat membantu mengatasi kebosanan, akan tetapi hal ini justru dapat memicu terjadinya suatu gangguan yang tidak menyenangkan lho! Mengapa? Hal ini dikarenakan orang-orang yang sering membaca atau bermain telepon genggam saat buang air besar memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami hemoroid atau wasir. Hemoroid atau wasir terjdi saat pembuluh darah di daerah anus mengalami pelebaran, yang akan terasa sangat nyeri saat terjadi peningkatan tekanan di jaringan ikat di sekitar anus. Seorang ahli mengatakan bahwa duduk di kloset dalam jangka waktu lama akan mengiritasi dan menyebabkan jaringan ikat tersebut mengalami peradangan. Hal yang sama juga terjadi saat Anda mengalami sembelit atau saat Anda duduk. Beberapa orang pria bahkan dapat mengalami wasir jika mereka mengangkat beban terlalu banyak saat fitness. Hal ini dikarenakan Anda akan mengalami kontraksi otot perut yang sama seperti saat Anda mengejan, yang akan meningkatkan tekanan pada jaringan ikat di daerah anus. Resiko seseorang untuk mengalami wasir akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia orang tersebut. Hal ini dikarenakan jaringan ikat di daerah anus akan semakin melemah seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang, yang akan membuat pembuluh darah lebih mudah melebar dan menonjol saat mereka mengalami iritasi atau tertekan.   Baca juga: Apakah Saya Menderita Wasir?   Kabar baiknya adalah wasir bukanlah suatu gangguan yang sulit untuk diobati. Langkah pengobatan pertama bagi wasir adalah dengan mengoleskan salep atau memasukkan obat yang mengandung hidrokortison pada anus Anda. Obat ini dapat membantu mengurangi radang, nyeri, dan rasa gatal. Jika gejala Anda tidak juga membaik dalam waktu 1 minggu setelah melakukan hal di atas, segera periksakan diri ke seorang dokter. Anda mungkin memerlukan kombinasi obat untuk mengatasi pembengkakan dan nyeri yang Anda rasakan. Pada kasus yang berat, misalnya ada bekuan darah, perdarahan terus-menerus, atau keluarnya benjolan dari dalam anus; maka tindakan pembedahan mungkin diperlukan untuk mengatasi wasir. Untuk mencegah kekambuhan wasir, pastikan Anda tidak mengalami sembelit dengan meningkatkan konsumsi serat dan air putih. Konsumsilah setidaknya 25 gram serat setiap harinya. Selain itu, jika pekerjaan Anda membuat Anda harus duduk dalam waktu lama, berdirilah dan bergerak setiap 20 menit sekali untuk mencegah peningkatan tekanan di daerah anus. Hal lain yang perlu diingat adalah jangan membawa ponsel Anda ke kamar mandi, karena hal ini akan membuat Anda duduk lebih lama daripada yang diperlukan. Bagi Anda yang suka berolahraga, Anda tidak perlu berhenti melakukan olahraga angkat beban yang Anda sukai, akan tetapi pastikan Anda tidak mengangkat beban yang terlalu berat. Jika wasir terus saja kambuh, ganti beban Anda dengan yang lebih ringan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth