Your browser does not support JavaScript!
 28 Oct 2019    11:00 WIB
5 Cara Membakar Lemak Lebih Banyak Saat Kelas Zumba
Jatuh cinta pada Zumba? Anda tidak sendirian, banyak orang yang menyukai aktivitas olahraga yang satu ini. Diketahui program Zumba mampu membakar kalori dengan cepat dan Anda akan merasa senang sewaktu melakukannya. Seperti yang kita ketahui Zumba memang dapat membantu membakar kalori dengan cepat. Namun bila Anda ingin dapat membakar kalori lebih banyak saat Zumba maka ada beberapa cara yang harus dilakukan, seperti: Nikmati Zumba merupakan olahraga yang menyenangkan, yang harus Anda lakukan adalah menikmati, ikuti gerakan, dengarkan musik,, bersenang-senang. Jangan terlalu kaku dan berpikir terlalu banyak. Maksimalkan gerakan lengan Anda Selama bergerak, pastikan untuk memaksimalkan gerakan lengan Anda. Hal ini akan meningkatkan pembakaran kalori dan melibatkan banyak otot lengan Anda. Naik, turun Saat instruktur Anda meragakan beberapa gerakan yang dilakukan seperti gerakan naik dan turun, maka sebaiknya Anda ikuti karena hal ini akan meningkatkan pembakaran kalori selain akan membentuk otot bokong, pinggul dan paha. Goyangkan badan Anda Pada saat Zumba, akan ada banyak gerakan yang menggoyangkan dada, bokong dan pinggul, usahakan untuk mengikutinya secara maksimal. Bergeraklah Saat Anda melakukan Zumba mungkin Anda belum mampu menguasai setiap gerakan. OK! Tidak masalah, tetap bergeraklah, usahakan selama Zumba Anda tetap bergerak agar dapat membakar banyak kalori. Apabila Anda rutin melakukan Zumba maka lama kelamaan Anda akan mampu mengikuti gerakan dengan benar dan merasa nyaman untuk melakukannya.   Sumber: shape
 25 Oct 2019    11:00 WIB
Jari Tidak Dapat Kembali Lurus Setelah Ditekuk? Hati-hati Trigger Finger!
Trigger finger merupakan suatu kondisi menyakitkan yang menyebabkan jari tangan atau ibu jari terkunci atau tidak dapat kembali ke tempatnya semula saat ditekuk. Trigger finger terjadi saat tendon (jaringan ikat) di dalam jari atau ibu jari meradang. Tendon merupakan jaringan ikat yang menghubungkan antara otot dan tulang. Tendon dan otot pada tangan dan lengan akan menekuk dan meluruskan jari tangan dan ibu jari. Tendon biasanya dapat bergerak dengan mudah karena adanya suatu membran pelubrikasi di sekitar persendian. Membran ini disebut dengan membrane sinovium. Akan tetapi, kadangkala tendon dapat meradang dan membengkak. Iritasi dalam jangka panjang pada pembungkus tendon dapat menyebabkan terbentuknya jaringan ikat dan penebalan, yang akan mengganggu pergerakan tendon. Saat hal ini terjadi, menekuk jari atau ibu jari dapat menarik tendon yang meradang ke dalam pembungkusnya yang sempit, yang akan membuat tendon tertarik atau terjepit.   Penyebab Trigger Finger Trigger finger dapat disebabkan oleh gerakan berulang atau memaksa jari atau ibu jari melakukan suatu gerakan tertentu. Selain itu, menderita artritis reumatoid, gout, dan diabetes juga dapat menyebabkan terjadinya trigger finger. Menggenggam sesuatu benda dengan kuat dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan terjadinya trigger finger.   Siapa yang Bisa Terkena Trigger Finger? Petani, pekerja industri, dan musisi seringkali mengalami trigger finger karena mereka sering melakukan pergerakan berulang pada jari dan ibu jarinya. Bahkan para perokok juga dapat mengalami trigger finger karena menggunakan korek api secara berulang. Trigger finger lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria dan paling sering mengenai orang yang berusia antara 40-60 tahun.   Baca juga: Ini Dia Alasan Mengapa Jari Tangan Anda Selalu Dingin…   Apa Gejala Trigger Finger? Salah satu gejala awal trigger finger yang sering ditemukan adalah rasa nyeri pada dasar jari atau ibu jari. Nyeri biasanya dirasakan pada saat menekuk atau meluruskan jari. Rasa nyeri ini biasanya akan memburuk setelah mengistirahatkan jari atau ibu jari dan saat melemaskan jari. Pada beberapa kasus, keadaan ini dapat semakin memburuk, di mana jari atau ibu jari tidak dapat menekuk atau meluruskan dirinya sendiri dan membutuhkan bantuan dari tangan lain.   Bagaimana Mendiagnosa Trigger Finger? Trigger finger biasanya didiagnosa melalui pemeriksaan fisik pada tangan dan jari-jari tangan. Pada beberapa kasus, jari dapat terlihat membengkak dan mungkin ada suatu benjolan pada persendian di dalam telapak tangan. Jari dapat terkunci pada posisi menekuk atau menjadi kaku dan sakit. Tidak diperlukan pemeriksaan foto rontgen atau pemeriksaan laboratorium untuk mendiagnosa trigger finger.   Bagaimana Mengobati Trigger Finger? Langkah pertama untuk mengatasi trigger finger adalah dengan mengistirahatkan jari atau ibu jari. Dokter mungkin perlu memasang bidai pada tangan untuk mencegah sendi bergerak. Jika gejala terus berlangsung, dokter mungkin akan memberikan obat anti radang seperti ibuprofen atau naproxen. Dokter juga mungkin merekomendasikan penyuntikan steroid ke dalam pembungkus tendon. Jika gejala tidak juga membaik, tindakan pembedahan mungkin perlu dilakukan.   Berapa Lama Masa Penyembuhan Trigger Finger? Waktu penyembuhan trigger finger bervariasi tergantung pada keparahan gejala. Pilihan pengobatan yang dilakukan juga akan mempengaruhi berapa lama masa penyembuhan berlangsung. Misalnya pemasangan bidai biasanya harus dilakukan selama 6 minggu. Akan tetapi, pada sebagian besar kasus, gejala trigger finger akan membaik dalam waktu beberapa minggu dengan mengistirahatkan jari dan mengkonsumsi obat anti radang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 03 Jul 2019    16:00 WIB
9 Pertolongan Pertama Ketika Otot Terasa Ngilu
Apakah Anda pernah mengalami otot terasa cekat-cekot? Bila iya, rasanya pasti sangat mengganggu. Otot terasa cekat-cekot atau nyeri otot bisa saja Anda alami saat melakukan aktivitas berat seperti setelah berolahraga atau aktivitas lain. Rasanya memang sangat mengganggu. Namun jangan biarkan aktivitas Anda malah akan terganggu Berikut adalah cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi nyeri otot, silahkan disimak ulasan dibawah ini: 1.      Istirahatkan otot Apabila Anda mengalami nyeri otot maka segera istirahatkan otot yang terasa nyeri selama 24-48 jam setelah latihan atau aktivitas yang menyebabkannya sakit. Setelah itu untuk sementara waktu jangan melakukan latihan berat lagi, usahakan latihan yang Anda lakukan kurang dari 50% mulai dari berat, jarak dan kecepatan latihan yang membuat otot Anda terasa sakit. Ini merupakan adalah cara terbaik untuk menghindari rasa sakit yang berlebihan. 2.      Pijat tubuh Anda Saat Anda melakukan aktivitas yang berlebihan biasanya akan terjadi robekan kecil pada serat otot Anda. Respon alami tubuh terhadap robekan ini adalah terjadinya peradangan. Pijatan membantu mengurangi jumlah sitokin yang diproduksi oleh tubuh. Sitokin ini yang menimbulkan reaksi peradangan pada tubuh. Namun Anda harus mencari terapis pijat yang memang kompeten, terapi pijat akan membuat tubuh menjadi lebih rileks, sekaligus memiliki fungsi meditatif dan menyembuhkan. 3.      Memijat sendiri Tergantung pada lokasi rasa sakit yang Anda rasakan, Anda dapat mencoba untuk memijat sendiri otot yang sakit. Gunakan kombinasi ibu jari, buku-buku jari dan telapak tangan untuk memijat lebih dalam sampai ke jaringan otot. Saat Anda sedang memijat, jangan fokus pada bagian tengah otot yang sakit. Sebaliknya fokus pada ujung otot. Tindakan ini akan membuat otot menjadi rileks lebih cepat. Jika otot yang sakit berada di sepanjang punggung dan leher, minta bantuan terapis pijat. Daerah ini berbahaya untuk dipijat tanpa latihan yang memadai. 4.      Lakukan peregangan otot Latihan ini juga akan membantu untuk mengeluarkan asam laktat dari otot-otot Anda. Melakukan peregangan setelah aktivitas berat berfungsi mencegah otot kaku dan terasa nyeri. 5.      Dinginkan otot secara tidak langsung Dokter menyarankan untuk mendinginkan otot setelah beraktivitas berat seperti berolahraga untuk mengurangi peradangan dan memberikan rasa lega yang lebih lama.Saat mendinginkan otot, cara terbaik adalah membungkus kompres es supaya tidak langsung mengenai kulit 6.      Gunakan panas Hari pertama rasa sakit otot muncul, panas dapat digunakan untuk membantu mengalirkan darah ke otot. Cara ini akan membantu proses pemulihan serta berfungsi menenangkan otot. 7.      Mandi dengan air pancuran Biarkan air hangat menyirami otot-otot Anda, membuat otot-otot menjadi lebih rileks. Gunakan air hangat dan dingin secara bergantian untuk perawatan hidroterapi sendiri. 8.      Lakukan peregangan saat mandi Berendam dengan air hangat dan gunakan sabun cair akan membantu menenangkan otot. Berendamlah kira-kira sekitar 15-25 menit untuk hasil maksimal. 9.      Gunakan obat untuk mengatasi rasa nyeri Golongan obat yang digunakan untuk mengatasi rasa nyeri adalah obat golongan NSAID, atau obat-obatan antiinflamasi non steroid seperti Ibuprofen, Naproxen atau aspirin Mudahkan cara untuk mengatasi otot yang cekat-cekot, selain cara diatas usahakan untuk minum banyak air putih terutama saat Anda berolahraga. Otot-otot Anda membutuhkan air untuk dapat berfungsi maksimal, dan tubuh Anda membutuhkan air untuk memperbaiki otot-otot Anda. jadia jangan lupa untuk minum air putih yang banyak. Baca juga: Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 22 Mar 2019    11:00 WIB
Makanan Rakyat Rendah Lemak ini Percepat Pembentukan Otot?
Mungkin kamu akan terkejut dengan fakta ini. Yes, makanan yang sering kali disepelekan dan disebut "makanan rakyat" ini ternyata tinggi akan kandungan protein. Makanan Tinggi Protein merupakan nutrisi penting yang diperlukan tubuh untuk membentuk jaringan otot. Fungsi protein adalah sebagai zat pengatur hormon-hormon yang berfungsi dalam proses pencernaan. Protein juga berperan dalam menjaga keseimbangan pH asam dan basa tubuh. Karena pentingnya fungsi protein maka kita perlu mencukupi kebutuhan protein setiap harinya. Ketahui berbagai makanan dengan sumber protein tinggi: -          BAYAM Bayam mengandung glutathione, alpha lipoic acid, dan serat. Satu mangkuk bayam mengandung 41 kalori. Semua kandungan tersebut membuatnya ampuh dalam mengikat kolesterol jahat (LDL) dan membawanya ke luar dari tubuh. -          YOGURT Mengandung kalsium tinggi dan protein. Apalagi jika yoghurt tersebut diperkaya bakteri baik, sehingga kerja pencernaan menjadi lebih lancar. Biasakan untuk mengonsumsi yoghurt setiap hari. Entah dengan dikonsumsi secara langsung, dicampur buah, smoothies, atau bisa jadi tambahan untuk sup dan kari. -          IKAN Tentunya kita semua sudah tahu kalau ikan merupakan makanan tinggi protein. Tidak perlu kuatir akan kandungan lemak pada ikan. Beberapa jenis ikan, seperti gindara memiliki kadar lemak yang sangat rendah. Ikan lainnya seperti salmon dan tuna memiliki kandungan lemak yang cukup banyak, namun lemak baik Omega 3. -          SUSU RENDAH LEMAK Susu mengandung kalsium dan protein. Kalsium dan protein yang terkandung dalam makanan berbahan dasar susu (dairy food) rendah lemak ternyata dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga massa otot. Kalsium akan membantu tubuh mengolah lemak lebih efisien dan meningkatkan tenaga. Susu yang tinggi kalsium dan rendah lemak mampu meningkatkan thermogenesis (membakar lemak) dan metabolisme. Berkat kandungan proteinnya, minum susu juga memberi rasa kenyang lebih lama ketimbang minum jus. Baca Juga: Drink More Water! Minum Air Putih Saat Bangun Tidur Bikin Tubuh Langsing Rata-rata wanita Asia dewasa berindeks massa tubuh normal (18,5 – 22,9), porsi harian yang disarankan untuk protein adalah 0,8 – 1,0 gram per kilogram berat badan, dan untuk sayuran serta buah adalah 50 – 100 gram setiap kali makan. Nah seteah mengetahui tips berikut, tunggu apalagi. Ayo konsumsi makanan kaya protein setiap hari ;)   Sumber: Dechacare
 17 Jan 2019    14:00 WIB
Penyebab dan Pencegahan Tangan Kram
Tangan lagi-lagi kram, pas tenang-tenangnya bekerja, wah merepotkan kita semua yah! Nah, sahabat setia Dokter.Id, kita semua tahu bahwa tangan merupakan bagian terpenting dalam hidup kita, karena itu ketika tangan kita sakit, otomatis semua aktifitas harian kita akan terganggu. Lalu apa yang menyebabkan hal itu bisa terjadi? kram tangan dapat disebabkan oleh banyak kondisi. Terlalu sering menggunakan tangan, jari, atau lengan bawah dapat menyebabkan kram dan nyeri. Dalam banyak kasus, kram tangan dapat diobati dengan pengobatan rumahan. Meskipun biasanya serangan kram tangan tidak lama , namun kram ini dapat menyebabkan nyeri otot yang hebat. Kram tangan bisa sangat tidak nyaman dan sporadis atau kronis. Ketika tangan kita kram, kita mungkin mengalami kesulitan membuat kepalan tangan atau menyatukan jari-jari kita. Kita mungkin mengalami kram di bagian lain dari tubuh kita juga. Walaupun kram tangan tidak berbahaya pada diri kita, tidak tutup kemungkinan menjadi pertanda masalah yang lebih besar ketika gejala lain hadir. Penyebab lain yang menyebabkan kram tangan juga seperti: Kekurangan magnesium. Magnesium membantu menjaga tulang yang kuat dan mengendurkan otot. Mineral ini dapat membantu mencegah kram otot, termasuk kram tangan, serta sindrom kaki gelisah dan mata berkedut. Dehidrasi. Jika kita tidak minum cukup air, kita mungkin mengalami dehidrasi. Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan air, untuk berfungsi dengan benar. Dehidrasi mempengaruhi fungsi otot dan menyebabkan kita kram. Sirkulasi yang buruk. Ketika tubuh kita kekurangan aliran darah yang cukup. Sirkulasi mengirimkan darah, nutrisi, dan oksigen ke seluruh tubuh kita. Kita mungkin merasakan masalah sirkulasi di tangan, lengan, dan kaki kita. Sindrom Lorong Karpal (adalah penyakit di pergelangan tangan karena saraf yang tertekan dan menimbulkan gejala nyeri, mati rasa, dan parestesia (kesemutan atau seperti terbakar). Sindrom tangan kaku, juga dikenal sebagai sindrom tangan kaku diabetik dan diabetes cheiroarthropathy, adalah komplikasi diabetes di mana penebalan dan waxiness tangan mulai membatasi gerakan jari-jari. Rheumatoid arthritis (RA) dapat menyebabkan kram tangan, serta kram di bagian lain dari tubuh. Penyakit autoimun ini menyerang sendi, menyebabkan peradangan yang membuat jaringan sendi menebal. Pada waktunya, sendi dapat kehilangan mobilitasnya. Penyakit ginjal, atau yang berhubungan dengan ginjal. Terjadi ketika ginjal kita tidak dapat membuang kotoran dari tubuh kita dengan cukup baik atau menjaga cairan kita seimbang. Penyakit ginjal dapat menyebabkan kram, karena ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, masalah aliran darah atau kerusakan saraf. Kram - terutama kram kaki - sering terjadi pada kita yang menderita penyakit ginjal. Ini disebabkan oleh ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, atau oleh kerusakan saraf atau masalah aliran darah. Serta beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kram tangan atau cedera yang berlebihan termasuk hal-hal, seperti: menulis atau mengetik untuk waktu yang lama, bermain Instrumen musik, menggunakan cengkeraman yang berlebihan pada benda-benda, seperti pena, perkakas, sekop, alat, atau smartphone, fleksi pergelangan tangan yang berlebihan, elevasi siku, ekstensi jari. Setelah mengetahui gejala dan penyebabnya, kita tidak perlu kuatir sahabat, karena ada beberapa pencegahan atau langkah pengobatan yang bisa kita lakukan. Yaitu seperti: Pengobatan rumah umum untuk kram tangan meliputi peregangan, berenang, meningkatkan asupan cairan kita, dan mengonsumsi suplemen vitamin D. Mengkonsumsi lebih banyak sayuran hijau, polong-polongan, dan biji-bijian utuh. Minumlah suplemen magnesium (atau magnesium dan kalsium). Obat-obatan yang diresepkan dokter. Peregangan yang cukup. Menghindari dehidrasi. Berlatih latihan penguatan otot. Melakukan latihan dampak rendah, seperti bersepeda, berenang, atau berjalan. Menggunakan alat-alat tangan yang benar untuk menghindari mengerahkan kekuatan yang berlebihan. Jadi pada dasarnya kram tangan tidak berbahaya atau mengancam jiwa, tapi ketika kita sudah sering mengalaminya dalam jangka waktu yang panjang, sangat mengganggu dan menimbulkan sakit ke bagian yang lain, lebih baik segera datangi dokter kita.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com, www.everydayhealth.com
 05 Jan 2019    08:00 WIB
Apa yang Harus Dikonsumsi SETELAH Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Otot?
Apakah Anda pernah merasa seluruh tubuh Anda terasa pegal dan nyeri setelah berolahraga dengan cukup intensif semalam? Robekan mikro dan peradangan pada otot setelah berolahraga dapat menyebabkan terjadinya nyeri otot. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat Anda konsumsi setelah berolahraga untuk membantu mengurangi rasa nyeri setelah berolahraga.   D-Ribosa D-ribosa merupakan gula alami yang dibuat oleh jaringan otot yang sehat yang memiliki peranan penting dalam proses pembentukan ATP. ATP merupakan sumber energi bagi otot saat berolahraga, yang mana kadar ATP ini harus kembali dipulihkan setelah selesai berolahraga. Berbagai penelitian menemukan bahwa pemberian suplemen ribosa dapat membantu mengembalikan kadar ATP di dalam otot.   Kurkumin Kurkumin yang terdapat di dalam kunyit juga memiliki kemampuan anti radang yang cukup kuat. Para peneliti di University of South Carolina menemukan bahwa kurkumin dapat membantu mengatasi kerusakan otot setelah berolahraga yang dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Akan tetapi, berbagai penelitian juga menemukan bahwa kurkumin akan dimetabolisme dengan sangat cepat di dalam tubuh, yang berarti juga lebih cepat dikeluarkan dari dalam tubuh. Selain itu, kurkumin juga sulit larut. Akibatnya adalah kurkumin sulit diserap oleh tubuh.   Jahe Selain dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman pada perut, mengkonsumsi jahe setelah berolahraga juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri otot. Berbagai penelitian yang dilakukan di University of Sydney, Australia menemukan bahwa jahe memiliki efektivitas yang sama dengan aspirin untuk menghambat COX-2 dan mengurangi rasa nyeri.   Mengkonsumsi Makanan yang Mengandung Protein Mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat dengan kadar tertentu juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Hal ini dikarenakan mengkonsumsi makanan dengan rasio protein dan karbohidrat 1:2 dalam waktu 30 menit setelah berolahraga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan otot yang rusak selama berolahraga. Bila Anda tidak menderita intoleransi laktosa, maka susu coklat atau kombinasi antara susu dan sereal merupakan makanan yang baik dikonsumsi setelah berolahraga. Satu hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan lupa untuk tetap beraktivitas dan berolahraga walaupun sedang mengalami nyeri otot. Nyeri otot akibat olahraga biasanya akan membaik dalam waktu 3-7 hari. Terus melakukan olahraga dengan intensitas rendah selama kurun waktu tersebut dapat membantu memperlancar aliran darah ke bagian otot yang meradang dan mempercepat proses penyembuhan.   Sumber:  sheknows
 18 Nov 2018    08:00 WIB
Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Berolahraga?
Nyeri otot merupakan suatu hal tidak menyenangkan yang pasti pernah dialami oleh setiap orang. Nyeri otot onset lambat atau delayed onset muscle soreness (DOMS) merupakan nyeri otot yang terjadi setelah seseorang melakukan suatu aktivitias fisik yang memaksa otot untuk berkontraksi eksentrik, yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot, yang kemudian harus kembali dibentuk dan diperbaiki oleh tubuh. Perlu diketahui bahwa nyeri otot yang Anda rasakan bukan disebabkan oleh robekan pada otot, tetapi dari reaksi inflamasi (reaksi radang) yang terjadi akibat robeknya otot dan proses penyembuhan yang akan berlangsung. Kontraksi eksentrik terjadi saat otot memanjang dan berkontraksi pada saat yang bersamaan. Kontraksi eksentrik ini terjadi saat Anda "kembali ke posisi semula" saat berolahraga, misalnya saat melakukan olahraga angkat beban, Anda kembali menurunkan beban dari bahu atau saat melakukan squat jump, Anda kembali berdiri. Akan tetapi, bukan hanya olahraga angkat beban yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot dan DOMS. Berbagai jenis olahraga lain yang biasanya tidak pernah atau jarang Anda lakukan juga dapat menyebabkan terjadinya robekan otot dan DOMS. Membersihkan kebun atau menuruni bukit atau panjat gunung juga dapat membuat otot terasa nyeri. Jika Anda berpikir akan lebih baik bagi Anda bila Anda tidak mengalami robekan otot mikro tersebut, maka Anda salah besar. Robekan mikro pada otot ini justru dapat bermanfaat bagi Anda. Robekan otot ini harus dibentuk dan diperbaiki kembali, akan tetapi selama proses "perbaikan" ini, otot akan tumbuh menjadi lebih panjang dan lebih besar. Hal ini berarti bahwa tidak hanya otot tubuh Anda bertambah besar tetapi kekuatan otot Anda juga akan meningkat.   Sumber:  sheknows
 17 Sep 2018    08:00 WIB
Makanan Berbahaya yang Dapat Membuat Tulang Menjadi Rapuh!!
Memang benar diperlukan kombinasi antara kalsium dan vitamin D untuk mencegah terjadinya osteoporosis. Osteoporosis merupakan suatu keadaan di mana tulang sangat rapuh (mudah patah) karena menurunnya kepadatan tulang. Selain vitamin dan mineral, ada hal lain yang juga penting untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang Anda. Hal lain yang dimaksud di sini adalah makanan! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang perlu Anda hindari untuk mencegah terjadinya osteoporosis.   Garam Tahukah Anda bahwa garam ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan tulang Anda? Para peneliti telah menemukan bahwa wanita yang telah memasuki masa menopause dan mengkonsumsi banyak garam akan mengalami penurunan kepadatan tulang yang lebih parah dibandingkan dengan wanita lain yang seumuran dengannya. Hal ini dikarenakan garam akan mengikat kalsium di dalam tulang, yang bila berlangsung lama akan membuat tulang menjadi rapuh. Untuk setiap 2.300 mg garam (anjuran konsumsi harian garam) yang Anda konsumsi, maka sekitar 40 mg kalsium akan dikeluarkan di dalam air kemih. Oleh karena itu, mengkonsumsi cukup kalsium dan vitamin D setiap harinya dapat membantu mencegah penurunan kepadatan tulang akibat konsumsi garam. Orang dewasa yang berusia 50 tahun atau kurang membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium setiap harinya (setara dengan 3 gelas susu atau 720 ml susu). Sedangkan untuk orang yang berusia lebih dari 50 tahun, mereka memerlukan sekitar 1.200 mg kalsium setiap harinya (setara dengan 3.5 gelas susu). Untuk vitamin D, orang yang berusia 50 tahun atau kurang membutuhkan sekitar 200 IU vitamin D, orang yang berusia 51-70 tahun membutuhkan sekitar 400 IU vitamin D, dan orang yang telah berusia lebih dari 70 tahun membutuhkan sekitar 600 IU vitamin D. Beberapa jenis makanan olahan yang mengandung banyak sekali garam adalah: Daging olahan seperti ham dan sosis Makanan siap saji seperti pizza, burger, taco, dan kentang goreng Makanan olahan seperti berbagai jenis makanan beku Makanan kalengan, sayuran kalengan, dan jus buah Makanan panggang seperti roti dan sereal sarapan pagi Bila Anda tidak dapat menurunkan konsumsi garam harian Anda, maka tingkatkanlah konsumsi makanan yang mengandung banyak kalium seperti pisang, tomat, dan jus jeruk karena dapat membantu mengurangi kehilangan kalsium.   Minuman Bersoda Banyak minuman bersoda mengandung asam fosfor, yang sebenarnya dapat meningkatkan pengeluaran kalsium dari dalam tubuh melalui air kemih dan hampir semua jenis minuman bersoda tidak atau hanya sedikit mengandung kalsium. Hal ini tentu saja akan meningkatkan resiko terjadinya osteoporosis.   Kafein Seperti halnya minuman bersoda, minuman berkafein juga akan "menarik" kalsium keluar dari dalam tulang Anda. Anda akan kehilangan sekitar 6 mg kalsium untuk setiap 100 mg minuman berkafein yang Anda konsumsi. Memang tidak banyak, akan tetapi hal ini tetap saja berbahaya bagi Anda yang tidak memperoleh cukup kalsium setiap harinya. Walaupun teh juga mengandung kafein, akan tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh tampaknya tidak membahayakan tulang dan justru membantu membuat kepadatan tulang tetap terjaga pada orang-orang lanjut usia. Para ahli menduga hal ini dikarenakan teh juga mengandung komponen lainnya yang dapat melindungi tulang.   Baca juga: Ini Dia Penyebab Osteoporosis Pada Pria   Kedelai Walaupun berbagai jenis produk kedelai seperti edamame, tahu, tempe, dan susu kacang mengandung banyak protein yang baik bagi pertumbuhan tulang, akan tetapi kedelai juga mengandung suatu zat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium. Oksalat yang terdapat di dalam kedelai akan berikatan dengan kalsium sehingga kalsium pun tidak dapat digunakan oleh tubuh. Masalah baru akan muncul bila Anda mengkonsumsi banyak kedelai tetapi tidak mengkonsumsi banyak kalsium. Berbagai penelitian menemukan hasil yang bervariasi mengenai kedelai. Beberapa penelitian kecil menemukan bahwa kedelai dapat mengganggu kepadatan tulang, sementara penelitian lainnya menemukan bahwa jenis kedelai yang tepat (isoflavon genistein dan daidzein), kedelai justru dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Jadi, pastikan Anda mengkonsumsi cukup atau bahkan banyak kalsium setiap harinya untuk mencegah terjadinya penurunan kepadatan tulang. Sekarang ini telah tersedia berbagai jenis minuman susu kacang yang telah diperkaya oleh kalsium. Akan tetapi, jangan sampai Anda tertipu! Menurut para ahli, kalsium di dalam susu kacang dan berbagai jenis minuman lainnya akan tertinggal di dasar pembungkus dan tidak dapat kembali "masuk" ke dalam minuman tersebut, walaupun Anda telah mengocok minuman tersebut. Jika menu makanan Anda mengandung banyak kedelai di dalamnya, pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 1.000 mg kalsium setiap harinya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 02 Aug 2018    08:00 WIB
Ternyata Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis!
Osteoporosis mungkin saat ini merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi kita. Ini dikarenakan saat ini banyak orang mengalaminya. Di seluruh dunia, osteoporosis dialami 1 dari 3 wanita, dan 1 dari 5 pria berusia di atas 50. Osteoporosis bertanggung jawab untuk sekitar 9 juta patah tulang setahun di seluruh dunia atau satu setiap 3 detik. Osteoporosis yang secara harfiah berarti tulang berpori merupakan suatu penyakit yang mengurangi kepadatan dan kualitas tulang. Fakta menunjukan bahwa kehilangan 10% massa tulang di pinggul dapat menyebabkan risiko patah tulang pinggul 2,5 kali lebih besar. Keropos tulang terjadi lebih cepat pada wanita setelah menopause ini disebabkan pada masa ini mereka menghasilkan estrogen lebih sedikit. Sedangkan hormon estrogen membantu melindungi tulang dari kekeroposan. Hubungannya dengan kedelai? Baru-baru ini ditemukan bahwa pola makan yang kaya akan protein dan isoflavon dapat melindungi wanita yang mengalami menapouse dari keropos tulang dan osteoporosis. Hasil temuan ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Hull di Inggris dan dipresentasikan pada konferensi tahunan Society for Endocrinology yang diadakan di Edinburgh. Penelitian ini merekrut 200 wanita yang baru saja mengalami menopause dan kemudian secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pertama, para wanita mengambil suplemen harian 30 g protein kedelai dengan 66 mg isoflavon. Sedangkan kelompok satunya, para wanita hanya mengambil jumlah protein kedelai yang sama tetapi tanpa isoflavon. Perlu diketahui bahwa isoflavon memiliki struktur kimia yang sama dengan estrogen. Maka didapatilah bahwa mereka yang mengkonsumsi protein kedelai dan isoflavon merupakan pilihan yang efektif dan aman untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita yang mengalami menopause. Jadi sobat sehat perlu menambahkan menu bahan ini ke dalam diet sehat kita. Banyak makanan tradisional yang terbuat dari kedelai. Makanan ini selain sehat juga murah misalnya tahu, tempe, dsb. Tentu saja cara mengolahnya juga menentukan. Jika sobat sehat merasakan masih belum ada perkembangan dan sepertinya tulang makin keropis, ada baiknya sobat segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera. Sobat tentu tidak mau mengalami resiko patah tulang lebih besar yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas kita. Tetap sehat, tetap semangat menjalani hidup kita. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : www.medicalnewstoday.com