Your browser does not support JavaScript!
 19 Oct 2019    11:00 WIB
Berbagai Fungsi Dopamin Bagi Tubuh
Dopamin merupakan suatu neurotransmiter yang diproduksi oleh otak yang memiliki berbagai fungsi, seperti untuk pergerakan, daya ingat, rasa senang, perilaku dan kognitif, perhatian atau daya konsentrasi, menghambat produksi prolaktin, tidur, mood, dan kemampuan belajar. Kelebihan dan kekurangan dopamine dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan berat, seperti penyakit Parkinson dan kecanduan obat-obatan.PergerakanSuatu bagian otak yang disebut dengan ganglia basalis berfungsi untuk mengatur gerakan. Untuk menjalankan fungsinya ini, ganglia basalis memerlukan sejumlah dopamin. Bila terjadi kekurangan dopamin di dalam otak, maka dapat terjadi gangguan pergerakan berupa keterlambatan dan kurangnya koordinasi dalam pergerakan. Bila terjadi kelebihan jumlah dopamin, maka dapat terbentuk suatu gerakan berlebihan seperti tic (suatu gerakan berulang-ulang).Rasa Senang dan KecanduanDopamin dilepaskan di dalam otak saat seseorang merasa senang dan dopamin jugalah yang mendorong seseorang untuk mencari atau melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti makan, seks, dan berbagai kecanduan obat-obatan. Kokain dan amfetamin (ekstasi) menghambat proses reuptake dopamin, yang menyebabkan peningkatkan kadar dopamin. Hal ini dapat membuat seseorang merasa senang dan kecanduan.Daya IngatKadar dopamin di dalam otak, khususnya di dalam korteks prefrontal dapat membantu meningkatkan fungsi daya ingat. Akan tetapi, bila terjadi gangguan keseimbangan kadar dopamin, walaupun hanya sedikit, dapat menyebabkan terjadinya gangguan daya ingat.Perhatian atau Daya KonsentrasiDopamin membantu anda untuk fokus dan berkonsentrasi dengan bantuan fungsi penglihatan, yang membuat seseorang dapat memfokuskan perhatian dan memusatkan perhatiannya (berkonsentrasi). Kekurangan kadar dopamin pada korteks prefrontal dapat menyebabkan gangguan konsentrasi.Fungsi KognitifDopamin pada bagian lobus frontal otak berfungsi untuk mengendalikan aliran informasi dari berbagai bagian otak lain. Gangguan jumlah dopamin di daerah ini dapat menyebabkan penurunan fungsi neurokognitif, terutama daya ingat, konsentrasi, dan kemampuan analisis.Mengatur Sekresi ProlaktinDopamin merupakan penghambat neuroendokrin utama dari sekresi prolaktin dari kelenjar pituitari anterior. Fungsi SosialGangguan ikatan reseptor dopamin D2 banyak ditemukan pada orang yang mengalami fobia keramaian atau gangguan cemas di tempat ramai. Para ahli juga menduga bahwa beberapa gejala skizofrenia seperti menarik diri dari lingkungan, perilaku apatis, dan anhedonia (tidak merasa senang saat melakukan berbagai kegiatan yang biasanya disenangi) berhubungan dengan rendahnya kadar dopamin pada bagian otak tertentu. Sementara itu, peningkatan kadar dopamin dapat menyebabkan terjadinya gangguan bipolar atau gangguan manik, yang membuat seseorang menjadi hipersosial dan hiperseksual.Transmisi dopamin yang abnormal (tinggi) juga telah banyak dihubungkan dengan terjadinya psikosis dan skizofrenia.Rasa NyeriDopamin memiliki peranan penting dalam proses terbentuknya rasa nyeri pada berbagai bagian sistem saraf pusat, yaitu pada medulla spinalis, talamus, ganglia basalis, korteks insular, korteks singulata, dan grey matter (daerah abu-abu pada otak). Rendahnya kadar dopamin dapat menimbulkan berbagai gejala nyeri, seperti yang sering terjadi pada penyakit Parkinson.Mual dan MuntahDopamin merupakan salah satu neurotransmiter yang berhubungan dengan pengendalian mual dan muntah melalui suatu kemoreseptor. Sumber: news-medical
 01 Oct 2019    18:00 WIB
5 Hal Pencegah Penurunan Daya Ingat
Penuaan dan penurunan daya ingat seringkali merupakan dua hal yang terjadi bersamaan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah penurunan daya ingat ini.   Olahraga Olahraga merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Dengan berolahraga, anda dapat meningkatkan aliran darah yang mengalir ke otak. Dengan demikian, dapat membantu sel-sel saraf yang mengatur ingatan anda. Bila anda tidak menyukai kegiatan aerobik, jogging, atau fitness; anda dapat melakukan olahraga renang. Berenang merupakan salah satu jeni olahraga yang tidak terlalu berat bagi persendian anda tetapi mempunyai efek yang sama dengan jenis olahraga lainnya. Berolahragalah selama 30 menit setiap harinya untuk membuat anda tetap sehat dan daya ingat anda tetap terjaga.   Perhatikan Apa yang Anda Makan Sayuran, buah-buahan, gandum merupakan contoh makanan yang baik bagi jantung anda dan dengan demikian sangat mempengaruhi kesehatan otak anda. Aliran darah yang lancar dari jantung ke otak anda sangat mempengaruhi fungsi otak anda. Jadi, jantung yang sehat merupakan awal dari otak yang sehat. Hindari memakan makanan yang mengandung banyak lemak trans dan lemak jenuh karena kadar kolesterol yang tinggi tidak baik bagi jantung anda. Selain itu, lemak trans dan lemak jenuh juga menyebabkan proses inflamasi yang dapat mempercepat proses penuaan. Daging rendah lemak tinggi protein (ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak) dan kacang-kacangan juga baik bagi kesehatan anda. Sayuran dan buah-buahan juga mengandung antioksidan yang tinggi, yang dapat melindungi sel-sel otak anda dari kerusakan akibat radikal bebas. Sayuran hijau, tomat, berry merupakan contoh sayur dan buah kaya antioksidan.   Latih Otak Anda Mengisi teka-teki silang, menyusun puzzle, mempelajari hal baru (misalnya bahasa), bermain musik, dan bermain computer merupakan beberapa contoh kegiatan yang berguna untuk membuat otak anda tetap aktif bekerja. Hal ini dapat menghambat penurunan daya ingat. Terlibat dalam berbagai kegiatan, bersosialisasi dengan tetangga anda atau teman anda juga merupakan hal yang dapat digunakan untuk melatih otak anda. Saat anda bersosialisasi atau melakukan suatu kegiatan, anda banyak menggunakan otak anda. mengobrol, berpikir, tertawa, merencanakan sesuatu semuanya merupakan hal-hal yang baik untuk melatih otak anda agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.   Tidur yang Cukup Anda tentunya akan mengalami perubahan pola tidur seiring dengan semakin bertambahnya usia anda. Tidur yang kurang dapat mengganggu kemampuan berpikir, konsentrasi, serta daya ingat anda. Jadi, usahakanlah tidur setidaknya selama 7-8 jam setiap harinya. Bila anda mengalami kesulitan tidur dan membuat anda mengkonsumsi pil tidur, pil tidur ini dapat menyebabkan anda merasa pusing dan gangguan daya ingat pada esok harinya.   Hindari dan Atasi Stress Saat anda merasa stress, tubuh secara otomatis akan menghasilkan suatu hormon, hormone stress. Hal ini dapat membantu anda. Akan tetapi, bila hormon stress ini terus ada di dalam tubuh anda dalam jangka waktu lama dan tinggi kadarnya, maka hal ini dapat mengganggu daya ingat anda. Hindari dan atasi stress anda dengan melakukan berbagai kegiatan yang anda sukai dapat membantu. Beberapa hal yang dapat membantu anda mengingat berbagai hal adalah: Letakkanlah berbagai hal yang sering anda gunakan di tempat yang sama setiap harinya. Catatlah berbagai hal penting yang perlu anda lakukan, seperti janji bertemu atau barang-barang yang ingin anda beli. Gunakan alarm sebagai pengingat anda untuk meminum obat  
 06 Aug 2019    08:00 WIB
Kebiasan Sehari-hari Ini Dapat Merusak Otak
Tahukah Anda ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang Anda lakukan dapat Merusak Otak Anda? Otak manusia adalah salah satu bagian yang paling penting dari tubuh manusia. Otak manusia seperti CPU yang membantu Kita berpikir dan melaksanakan tugas-tugas sehari-hari, otak juga mengurus semua organ dan memberikan "mereka" pekerjaan yang harus dilakukan. Jadi otak merupakan bagian yang penting dari tubuh yang harus dijaga dengan baik. Untuk tetap sehat dan bugar Anda harus berhati-hati terhadap hal-hal yang dapat merusak otak dengan cara apapun. Otak yang rusak dapat menyebabkan sejumlah komplikasi kesehatan di seluruh tubuh kita. Berikut adalah kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak otak Anda: Tidak sarapan Jadwal yang sibuk, seringkali membuat orang-orang lupa untuk sarapan. Padahal sarapan adalah hal yang penting. Setelah tidur lebih dari 8 jam, tubuh Anda membutuhkan nutrisi yang cukup. Orang-orang yang tidak sarapan, biasanya memiliki kadar gula darah yang rendah hal ini tidak baik untuk kesehatan. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan pasokan nutrisi ke otak berkurang, hal ini dapat menyebabkan degenerasi otak. Selain itu tubuh tidak mendapatkan asupan karbohidrat yang Anda butuhkan sebagai energi untuk menghadapi kegiatan harian Anda. Terlalu banyak makan Bila hidangan favorit Anda tersedia di depan Anda, mungkin Anda akan menyantapnya sampai habis dan sampai perut Anda penuh. Bila Anda sering melakukan hal ini maka berhati-hatilah karena makan secara berlebihan ternyata dapat menyebabkan pengerasan pembuluh darah otak. Merokok Kita semua tahu merokok itu berbahaya bagi kesehatan, terutama paru-paru. Tetapi hanya sedikit orang tahu bahwa kandungan nikotin dalam rokok dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah otak. Konsumsi gula tinggi Banyak orang yang menyukai rasa manis. Mengkonsumsi terlalu banyak gula mengganggu penyerapan protein dan nutrisi. Hal ini menyebabkan kekurangan gizi, yang mengganggu perkembangan otak. Pastikan anak-anak tidak terlalu banyak konsumsi cokelat, permen dan makanan manis lainnya. Bukan hanya itu apabila Anda konsumsi karbohidrat sederhana terlalu berlebihan, maka tubuh akan memecah karbohidrat tersebut menjadi gula. Contoh makanan yang mengandung karbohidrat sederhana antara lain gula pasir, gula merah, sirup jagung, madu, sirup maple, molasses, selai, jelly, soft drink, permen, produk gandum putih, cake, yogurt, susu, cokelat, buah, jus buah, biskuit. Kurang Tidur Tidur sangat penting untuk kesehatan tubuh dan mental. Tidur yang baik selama 8 jam berarti akan menjaga tubuh dan otak Anda. Tidur terlalu larut malam akan mempercepat kematian sel-sel otak. Jadi bila Anda tidak ingin sel-sel otak Anda mati, maka tidur yang cukup. Menutup kepala saat tidur Banyak orang suka tidur dengan kepala yang ditutupi. Tapi apakah Anda tahu kebiasaan ini dapat meningkatkan asupan karbondioksida dan penurunan asupan oksigen. Bila hal dilakukan secara terus menerus maka dapat menyebabkan kerusakan otak. Apabila Anda mempunyai kebiasaan menutup kelapa saat tidur, maka ubah kebiasaan ini dari sekarang. Kurang dalam Merangsang Pikiran Tidak menggunakan otak Anda dapat menyebabkan penyusutan otak. Berbicara kepada diri sendiri, berpikir dan berdebat adalah cara terbaik untuk melatih otak kita dan merangsang pikiran. Berpikir hal yang berguna baik untuk kesehatan dan berpikir hal yang omong kosong  tidak dianjurkan sama sekali. Jarang berbicara Orang yang jarang berbicara berada di risiko yang lebih tinggi mengalami penurunan efisiensi otak. Percakapan intelektual dan sehat akan membantu mempromosikan efisiensi otak. Jadi untuk terus menjaga kesehatan otak Anda, lakukan pola hidup yang sehat dan hindari kebiasaan harian yang dapat merusak otak Anda. Baca juga: Efek Ganja Pada Perkembangan Otak Remaja Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: trendshealth
 25 May 2019    18:00 WIB
Jangan Sampai Pelebaran Pembuluh Darah (Aneurisma) Terjadi Pada Anda
Tahukah Anda dengan Yang disebut Aneurisma? Aneurisma adalah tonjolan pada dinding pembuluh darah  yang disebabkan oleh melemahnya dinding pembuluh darah. Aneurisma dapat terjadi pada setiap pembuluh darah, tetapi aneurisma yang paling berbahaya adalah  yang terbentuk di pembuluh darah otak. Pecahnya pembuluh darah diotak dapat menyebabkan kematian dalam waktu setengah jam. Aneurisma sering sulit untuk dideteksi sampai terjadinya pembuluh darah yang pecah. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari hal tersebut terjadi, seperti: Pelajari riwayat keluarga Anda Apabila ada dua anggota keluarga Anda yang memiliki aneurisma. Ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan. Disarankan untuk melakukan setiap lima tahun sekali  Kenali gejala aneurisma Apabila Anda mengalami sakit mata, khususnya nyeri datang dari belakang mata, serta pandangan kabur dan kelumpuhan pada wajah, Anda harus segera melakukan konsultasi  dengan dokter Anda. Segera lakukan pemeriksaan penunjang seperti scan kepala. Pemeriksaan yang dilakukan  Ada beberapa pemeriksaan kepala yang bisa dilakukan sesuai dengan kondisi Anda, seperti: Computerized tomography (CT) Magnetic resonance imaging (MRI) Tes cairan serebrospinal Angiogram Cerebral Melakukan pola hidup yang sehat Stop merokok Stop konsumsi alkohol Pola makan yang sehat Berolahraga Hindari stress Gunakan obat dengan benar Terus menerus menggunakan obat yang mengandung amfetamin dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi rentan terjadi aneurisma. Sumber: wikihow  
 15 Mar 2019    11:00 WIB
30 Persen Bayi Cacat Lahir Akibat Rendahnya Kadar Asam Folat Pada Ayah
Kita sudah mengetahui bahwa gizi seorang ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan anak-anaknya. Kesehatan seorang ibu akan sangat berpengaruh pada keadaan bayinya. Ternyata dalam sebuah penelitian di Kanada yang dipimpin oleh Dr Sarah Kimmins dari Universitas McGill mengungkapkan sebuah temuan yang signifikan yaitu hubungan antara status gizi sang ayah pada anaknya yang belum lahir. Penelitian ini dilakukan pada tikus, menunjukkan bahwa kadar asam folat ayah (vitamin B9) mungkin sama pentingnya dengan kadar asam folat pada ibu terhadap kesehatan dan perkembangan anak mereka. Sperma membawa "memori" dari lingkungan hidup ayah, bahkan mungkin pola diet dan gaya hidup ayah. Para peneliti terkejut menemukan adanya peningkatan hampir 30 persen terjadinya cacat lahir pada anak yang memiliki ayah yang mempunyai kadar asam folat yang rendah. Hal ini akan mempengaruhi keadaan bayi termasuk kelainan tulang dan kelainan bentuk tulang belakang. Asam folat sangat penting untuk otak dan kesehatan saraf secara keseluruhan, pengembangan memori, belajar, dan proses kognitif lainnya. Apabila Anda berencana untuk menjadi seorang calon ayah dan menginginkan bayi yang sehat. Sebaiknya Anda mengikuti saran dari Dr. Kimmins: "Penelitian kami menunjukkan bahwa seorang calon ayah harus berpikir tentang apa yang mereka dimasukkan ke dalam mulut mereka, merokok, dan apa yang mereka makan dan minum akan mempengaruhi keturunan mereka".   Baca juga: 7 Langkah Agar Hati Tetap Sehat   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: articlesmercola
 12 Feb 2019    08:00 WIB
Pelihara Kucing Tapi Takut Kena Toksoplasma ? Cegah Dengan Cara Ini
Apakah Anda suka memelihara kucing? Bila iya mungkin Anda merasa takut akan terinfeksi toksoplasma.  Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Toxoplasma gondii (T.gondii). Apa akibat toksoplasma pada manusia? WanitaInfeksi toksoplasma dapat menginfeksi saluran telur wanita dan menyebabkan saluran ini menyempit atau tertutup. Sehingga sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma. Janin Kista toksoplasma bisa berada di otak janin menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan saraf seperti terjadi gangguan saraf mata yang berakibat kebutaan. Akibat lainnya adalah janin dengan ukuran kepala yang besar dan berisi cairan atau hidrosefalus PriaToksoplasma juga dapat menginfeksi pria. Infeksi akut toksoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening dan dapat menyebabkan kemandulan. Toksoplasma dapat menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut menjadi mandul, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur. Ada beberapa cara mengapa seseorang dapat terinfeksi parasit toksoplasma : - Menyentuh atau kontak dengan kotoran binatang misalnya kucing atau anjing yang terinfeksi. Kucing biasanya mendapatkan infeksi ini jika makan tikus, burung atau binatang lain yang mengonsumsi daging mentah.- Mengonsumsi daging mentah yang terkontaminasi atau dimasak kurang matang.- Mencuci buah atau sayuran kurang bersih, yang telah terkontaminasi oleh pupuk kandang.- Anak yang lahir dari ibu yang terkontaminasi, hal ini karena parasit bisa melewati aliran darah dan menginfeksi janin.- Umumnya toksoplasma dikeluarkan dari tubuh kucing melalui kotorannya dan bukan dari bulunya. Selain itu kasus toksoplasma umumnya paling banyak terjadi akibat kucing atau anjing mengonsumsi daging mentah atau kurang matang yang sudah terinfeksi. Berikut cara yang dapat Anda ikuti dalam merawat kucing Anda agar terhindar dari toksoplasma yaitu : 1.      Hindari kontak langsung dengan kotoranApabila ingin membersihkan kotak kotorannya sebaiknya menggunakan sarung tangan dan cuci tangan setelahnya. Rajin membersihkan tempat kotorannya 1-2 kali dalam sehari dan gunakan pasir khusus untuk kotoran kucing 2.      Makanan khusus Beri makanan kering atau basah yang memang khusus untuk kucing dan hindari memberikan makanan mentah seperti ikan atau daging mentah. 3.      Pelihara kucing dalam rumahDengan memelihara kucing di dalam rumah akan membantu mencegah kucing mengonsumsi tikus atau binatang lain yang mungkin terkontaminasi toksoplasma. 4.      Jaga kebersihan kucingMandikan kucing setidaknya 3 kali dalam sebulan atau seminggu sekali dengan menggunakan sampo kucing, dan mengeringkan bulunya hingga kering. 5.      Berikan vaksinBerilah vaksin untuk kucing sesuai dengan usianya, untuk mencegah toksoplasma berikan vaksin tokso dan juga kucing bisa diberi vaksin rabies. 6.      Konsultasi dokter hewanJika kucing menunjukkan tanda-tanda sakit seperti tidak nafsu makan, lebih banyak diam atau kurang lincah, pilek atau diare, maka segera konsultasikan dengan dokter hewan. 7.      Cuci tanganSelain itu jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setiap kali bermain atau kontak dengan kucing.Jadi rawat terus kucing Anda atau binatang peliharaan Anda agar Anda dan binatang peliharaan kesayangan Anda selalu sehat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: KF
 27 Oct 2018    18:00 WIB
Waspada! Tindak Kekerasan Berpengaruh Pada Perkembangan Otak Anak
Setiap orang yang mempelajari psikologi tentunya mengetahui bahwa terekspos terhadap tindakan kekerasan alias menjadi korban tindakan kekerasan dapat berdampak pada perilaku orang tersebut, terutama bila orang tersebut memang telah mempunyai kecenderungan terhadap tindakan kekerasan. Para peneliti menduga bahwa trauma psikologis selama masa kanak-kanak dapat mengubah struktur otak anak, terutama pada bagian otak yang berhubungan dengan pengambilan keputusan. Akan tetapi, hal ini bukan berarti setiap anak yang pernah mengalami tindakan kekerasan pasti akan menjadi seorang pelaku tindak kekerasan. Banyak anak yang pernah menjadi korban tindak kekerasan tidak berubah menjadi seorang pelaku tindak kekerasan juga. Pada penelitian yang dilakukan di Swiss ini, para peneliti menemukan bahwa orang yang pernah mengalami tindakan kekerasan selama masa kanak-kanak ternyata tidak hanya mengalami trauma psikologis, tetapi juga mengalami perubahan pada area otak tertentu, yaitu pada bagian korteks orbitofrontal, otak depan bagian bawah, di belakang bola mata Anda. Para peneliti menduga bahwa bagian korteks orbitofrontal merupakan bagian otak yang berfungsi untuk mengatur bagian otak lainnya mengenai "hadiah" atau "hukuman" pada situasi tertentu. Dengan demikian, otak pun dapat beradaptasi mengenai bagaimana caranya memperoleh hadiah dan menghindari hukuman, seperti yang terjadi pada anak-anak saat belajar mengenai berbagai hal selama hidupnya. Bagian otak ini ternyata juga turut berperan dalam hal kecanduan, mempelajari cara bergaul, dan kemampuan untuk membuat keputusan terbaik berdasarkan potensi yang ada. Pada situasi sulit, korteks orbitofrontal pada orang sehat akan teraktivasi untuk mencegah terjadinya impuls agresif dan menjaga interaksi normal. Pada penelitian ini, para peneliti mempelajari apa sebenarnya efek kekerasan pada masa kanak-kanak terhadap perilaku agresif di masa dewasa pada hewan percobaan (tikus percobaan). Pada penelitian ini, para peneliti memaparkan sejumlah tikus pada tindak kekerasan sewaktu muda di mana para peneliti kemudian mengamati bagaimana perilaku mereka seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka. Para peneliti juga mempelajari otak para tikus dewasa untuk melihat apakah mereka memiliki kecenderungan untuk melakukan tindakan kekerasan. Para peneliti menemukan bahwa tikus jantan memiliki sedikit aktivitas di dalam korteks orbitofrontal, yang membuat tikus menjadi lebih sulit mengendalikan impuls negatif mereka. Hal ini ternyata juga mempengaruhi amigdala, suatu bagian otak yang berfungsi untuk mengatur respon emosional. Pada akhir penelitian, para peneliti menemukan bahwa para tikus yang terpapar oleh tindak kekerasan di masa mudanya tidak memiliki rantai reaksi yang wajar di dalam otaknya yang mencegah mereka untuk tidak bertindak secara berlebihan saat mengalami suatu ancaman atau situasi berbahaya. Pada beberapa penelitian sebelumnya, para peneliti juga menemukan respon yang sama saat meneliti otak orang yang sering melakukan tindak kekerasan seperti para pembunuh. Selain trauma psikologis, para peneliti menemukan bahwa faktor genetika ternyata juga turut berperan dalam terjadinya perilaku impulsif, antisosial, dan agresif. Gen yang diduga turut berperan tersebut adalah MAOA. Bagaimana suatu gen dapat mengubah perilaku seseorang? Para peneliti menduga hal ini dipicu oleh stress psikologis yang menyebabkan terjadinya perubahan perilaku gen. Berdasarkan penelitian pada hewan percobaan, para peneliti menemukan bahwa pemberian obat anti depresi dapat membantu menurunkan perilaku agresif dan mengembalikan fungsi gen seperti semula. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana pengaruh pengobatan terhadap perubahan perilaku.  Baca juga: Bahaya Layar Sentuh Bagi Anak Sumber: healthline
 02 Sep 2018    11:00 WIB
Penyebab, Gejala dan Pengobatan Meningitis Karena Infeksi Bakteri
Apa itu meningitis bakterialis?Meningitis Bakterialis adalah peradangan pada meningen (selaput otak) yang disebabkan oleh bakteri.Meningitis paling sering menyerang anak-anak yang berusia 1 bulan - 2 tahun. Meningitis lebih jarang terjadi pada orang dewasa, kecuali mereka yang memiliki faktor risiko khusus. Wabah meningitis meningokokus bisa terjadi dalam suatu lingkungan, misalnya perkemahan militer, asrama mahasiswa atau sekumpulan orang yang berhubungan dekat. Apa penyebab dari meningitis bakterialis?Bakteri yang menjadi penyebab dari lebih 80% kasus meningitis adalah:•  Neisseria meningitidis •  Hemophilus influenzae •  Streptococcus pneumoniae. Ketiga jenis bakteri tersebut, dalam keadaan normal terdapat di lingkungan sekitar dan bahkan bisa hidup di dalam hidung dan sistem pernafasan manusia tanpa menyebabkan keluhan. Kadang ketiga organisme tersebut bisa menginfeksi otak tanpa alasan tertentu. Pada kasus lainnya, infeksi terjadi setelah cedera kepala atau akibat kelainan sistem kekebalan tubuh. Apa gejala dari meningitis bakterialis?Gejala-gejala awal meningitis yang bisa terjadi adalah demam, sakit kepala, kaku kuduk, sakit tenggorokan dan muntah (seringkali terjadi setelah adanya gangguan saluran nafas). Kaku kuduk bukan hanya terasa sakit, tetapi penderita tidak dapat atau merasa nyeri ketika dagunya ditekuk/disentuhkan ke dadanya. Penderita dewasa menjadi sakit berat dalam waktu 24 jam, sedangkan anak-anak lebih cepat. Anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa bisa menjadi mudah marah, linglung dan sangat mengantuk. Bisa berkembang menjadi stupor, koma dan akhirnya meninggal. Infeksi menyebabkan pembengkakan jaringan otak dan menghambat aliran darah, sehingga timbul gejala-gejala stroke (termasuk kelumpuhan). Beberapa penderita mengalami kejang.Pada kasus yang jarang, bayi dengan meningitis mengalami terbentuknya kantong nanah (abses) pada otak. Dengan semakin bertambah besarnya abses, maka tekanan ke otak meningkat, sehingga kepala bayi bisa membesar, ubun-ubun menonjol, dan bayi menjadi muntah. Pada anak-anak yang berusia hingga 2 tahun, meningitis biasanya menyebabkan demam, gangguan makan, muntah, rewel, kejang dan menangis dengan nada tinggi (high pitch cry). Kulit diatas ubun-ubun menjadi tegang dan bisa menonjol. Aliran cairan di sekeliling otak bisa mengalami penyumbatan, menyebabkan pelebaran tengkorak (keadaan yang disebut hidrosefalus). Bayi yang berusia dibawah 1 tahun tidak mengalami kaku kuduk. Apa pengobatan untuk meningitis bakterialis?Segera diberikan antibiotik intravena dan kortikosteroid intravena untuk menekan peradangan. Antibiotik yang bisa diberikan antara lain :•  Golongan Penisilin : Ampicillin, Penicillin-G, Oxacillin, Ticarcillin•  Golongan Sefalosporin : Cefotaxime, Ceftazidime, Ceftriaxone•  Golongan Aminoglikosida : Amikacin, Gentamicin, Tobramycin•  Golongan Beta-laktam : Meropenem•  Golongan lain : Vancomycin, Chloramphenicol, Trimethoprim Sulfamethoxazole, Doxycycline, Ciprofloxacin, ClindamycinCairan diberikan untuk menggantikan cairan yang hilang karena demam, berkeringat, muntah dan nafsu makan yang buruk. Apa tindakan pencegahan untuk meningitis bakterialis?Ada vaksin yang bisa membantu mencegah terjadinya meningitis yang disebabkan oleh Neisseria meningitidis. Vaksin ini terutama digunakan jika terjadi wabah, pada populasi yang terancam wabah, dan pada orang-orang yang mengalami paparan bakteri berulang.Ingin mengetahui lebih dalam mengenai meningitis? Silahkan baca di siniSumber: cek gejala penyakit