Your browser does not support JavaScript!
 14 May 2019    18:00 WIB
Berhubungan Seks Saat Tidur, Mungkinkah?
Berdasarkan sebuah penelitian di Kanada, sekitar 11% pria berhubungan seks atau setidaknya mencoba untuk berhubungan seks saat mereka sedang tertidur. Para peneliti di Kanada menemukan bahwa beberapa orang pria dapat melakukan hubungan seks, bahkan seks oral saat ia sedang tidur. Para pria ini biasanya baru menyadari apa yang dilakukannya saat mereka terbangun di tengah-tengah "aksinya" atau saat istri mereka memberitahu mereka di keesokkan harinya. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Para ahli menduga keadaan ini mungkin sama seperti berjalan saat tidur. Berjalan saat tidur (sleepwalking) terjadi karena adanya kesalahan fungsi saraf di dalam otak, yang menyebabkan bagian otak tertentu "terbangun" sedangkan sisanya masih "tertidur". Kesalahan ini biasanya mengenai bagian otak yang mengendalikan fungsi dasar manusia. Yang dimaksud dengan fungsi dasar ini adalah berbagai gerakan sederhana yang dilakukan manusia untuk bertahan hidup seperti posisi pertahanan diri, mengunyah, berhubungan seks, dan gerakan panggul.Keadaan ini sebenarnya dapat mengenai siapa saja, baik pria dan wanita, di mana sekitar 4% wanita pernah mengalami hal ini (berhubungan seks saat tidur). Untuk membuktikan bahwa seseorang benar-benar sedang tertidur saat berhubungan seks, maka para peneliti pun memasang kabel pada kepala seorang wanita dan menghubungkannya ke alat EEG untuk melihat bagaimana aktivitas otaknya. Hasilnya adalah bahwa wanita tersebut benar-benar sedang tertidur saat ia mencapai orgasme.Keadaan ini dapat terjadi saat Anda secara tidak sengaja bersentuhan dengan pasangan Anda saat tidur. Beberapa hal lain yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya seksomnia (berhubungan seks saat tidur) ini adalah sedang stress, sangat lelah, memiliki kualitas tidur yang buruk, atau akibat mengkonsumsi obat-obatan tertentu (obat penenang). Para peneliti mengatakan bahwa seksomnia ini tidak terjadi karena seseorang sedang melakukan hal "nakal" di dalam mimpinya atau karena orang tersebut tidak menyukai kehidupan seksualnya saat ia sedang terbangun. Hal ini terjadi akibat adanya kesalahan interpretasi di dalam otak. Walaupun hal ini biasanya tidak berbahaya bila Anda telah menikah dan malah mungkin menyenangkan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa karena Anda tidak menyadari apa yang sedang Anda lakukan, maka Anda pun tidak dapat mengendalikan diri Anda, jadi Anda mungkin melakukan hubungan seks yang tidak biasanya atau agresif atau bahkan tidak pantas. Jika keadaan ini mengganggu hubungan Anda dan pasangan, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri Anda ke dokter. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: menhealth
 22 Dec 2018    18:00 WIB
Seks Oral Saat Hamil, Amankah?
Apakah pasangan Anda sering melakukan seks oral bagi Anda sebelum hamil? Akan tetapi, apakah seks oral ini masih boleh dilakukan saat Anda hamil? Sebagian besar dokter biasanya masih akan mengijinkan pasangan suami istri untuk melakukan seks oral saat sang istri hamil, akan tetapi dengan persyaratan tertentu. Persyaratan yang dimaksud adalah pasangan Anda hanya boleh menjilat tetapi tidak boleh meniup daerah kemaluan Anda. Hal ini dikarenakan meniupkan udara ke dalam vagina dapat menyebabkan terjadinya emboli udara. Emboli udara merupakan suatu keadaan di mana gelembung udara masuk ke dalam aliran darah Anda. Gangguan ini sangat jarang terjadi, tetapi dapat membahayakan jiwa ibu dan anak bila terjadi.   Baca juga: Gairah Seks Menurun Saat Hamil, Normalkah?   Selain itu, bila pasangan Anda sedang mengalami infeksi herpes oral (herpes yang terjadi di daerah sekitar mulut) atau sedang mengalami kekambuhan atau merasa akan kambuh, maka akan lebih baik bila pasangan tidak memberikan seks oral pada Anda selama Anda hamil. Bila kehamilan Anda telah memasuki trimester ke 3 (usia kehamilan sekitar 7-9 bulan) dan pasangan Anda pernah mengalami infeksi herpes di daerah mulut sebelumnya, maka dianjurkan agar pasangan tidak memberikan seks oral pada Anda, baik saat infeksi herpes sedang kambuh ataupun tidak. Berkonsultasilah dengan dokter spesialis kandungan Anda mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan atau dikonsumsi saat Anda sedang hamil, berapa pun usia kehamilan Anda.   Sumber: babycenter
 08 Dec 2018    18:00 WIB
4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral
1.      Anda Terlalu MemaksaMenurut seorang ahli, salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh para wanita saat melakukan seks oral adalah sang pria selalu mendorong kepalanya saat ia sedang melakukan seks oral.Apapun penyebab Anda melakukan hal tersebut, sebagian besar wanita tidak menyukai tindakan Anda tersebut. Akan lebih baik bila Anda memuji betapa cantik dan hebatnya dia saat melakukan seks oral. 2.      Anda Tidak Memberitahunya Saat Akan EjakulasiWalaupun beberapa orang wanita tidak merasa keberatan Anda mengeluarkan sperma di dalam mulutnya, akan tetapi sejumlah besar wanita lainnya tidak menyukai kejutan kecil tersebut. Akan lebih baik bila Anda bertanya padanya terlebih dahulu apakah Anda boleh melakukan hal tersebut.  3.      Anda Tidak Menjaga Kebersihan di Daerah KemaluanBila Anda ingin si dia melakukan seks oral untuk Anda, akan lebih baik bila Anda membersihkan daerah kemaluan Anda terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan rambut kemaluan dapat "memerangkap" bau tidak sedap. Bau tidak sedap pada daerah kemaluan Anda tentu saja akan membuat siapapun enggan melakukan seks oral bagi Anda, baik pria maupun wanita. 4.      Anda Memerlukan Waktu yang Lama Untuk Mencapai OrgasmeJika Anda memerlukan waktu selama 10 menit atau lebih untuk mencapai orgasme melalui seks oral, maka pasangan Anda mungkin akan merasa enggan melakukan seks oral bagi Anda. Oleh karena itu, lakukanlah lebih banyak pemanasan sebelum meminta pasangan Anda melakukan seks oral bagi Anda. Hal ini dapat membantu Anda mencapai orgasme dengan lebih cepat. Baca juga: Haruskah oral seks  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: womenshealthmag
 26 Nov 2018    18:00 WIB
7 Tips Seks Oral yang Pasti Membuat Si Dia Puas!
Ternyata, tidak hanya pria yang menyukai dan ingin merasakan seks oral, para wanita pun juga ingin merasakannya! Menurut sebuah survei, hampir 90% orang wanita ingin pasangannya melakukan seks oral bagi mereka. Tetapi, apa jadinya bila Anda bukan tipe pria yang suka memberikan seks oral pada pasangan? Bingung mengenai apa yang harus dilakukan? Di bawah ini Anda dapat melihat 7 tips yang dapat membuat Anda menjadi seorang ahli dalam melakukan seks oral.   Baca juga: 4 Alasan Mengapa Wanita Tidak Suka Melakukan Seks Oral   1.      Jangan Fokuskan Perhatian Pada 1 Tempat Saja Memang benar seorang wanita suka bila Anda memfokuskan perhatian Anda pada klitorisnya, akan tetapi jika Anda terus melakukannya dalam waktu yang cukup lama, maka klitorisnya dapat menjadi sangat sensitif dan bahkan terasa sakit. Hal ini dikarenakan klitoris memiliki sekitar 8.000 saraf. Oleh karena itu, "campurlah" gerakan Anda dan gunakanlah lidah Anda.   2.      Mulailah Dengan Perlahan Seks oral bukanlah suatu hal yang dapat Anda lakukan dengan tergesa-gesa. Seperti halnya Anda yang ingin agar pasangan melakukan seks oral dengan perlahan, demikian juga pasangan Anda. Ia ingin menikmati setiap momennya. Anda dapat memulainya dengan mencium dan menstimulasi daerah paha dan selangkangannya sebelum akhirnya menuju pada klitorisnya.   3.      Lakukan Dengan Sederhana Saat Anda ingin melakukan seks oral, lupakanlah berbagai adegan seks yang Anda lihat pada film porno yang pernah Anda saksikan. Ingatlah bahwa pasangan Anda bukanlah artis film porno! Ia adalah seorang wanita biasa. Oleh karena itu, mulailah aksi Anda dengan hal sederhana seperti menggerakkan lidah Anda di sekitar klitorisnya sesuai dengan arah jarum jam, kemudian berlawanan arah jarum jam. Dengan demikian, Anda pun pasti akan menemukan tempat yang tepat untuk membuatnya mencapai kenikmatan!   4.      Jangan Tetapkan Tujuan Akhir Jika Anda masuk kamar dengan tujuan tertentu, misalnya ingin membuat pasangan Anda mencapai orgasme dengan melakukan seks oral, maka hal ini dapat membuat si dia kehilangan minat. Mengapa? Hal ini dikarenakan seks oral yang Anda lakukan memiliki suatu tujuan akhir, bukannya untuk kesenangannya. Selain itu, si dia mungkin akan merasa ada yang salah dengan dirinya bila Anda telah berusaha sekuat tenaga tetapi ia tetap tidak dapat mencapai orgasme. Jika Anda ingin si dia merasa nyaman, maka cobalah untuk tidak terlalu memfokuskan perhatian Anda pada tujuan akhir yang Anda inginkan. Biarkanlah si dia menikmati setiap momennya dan Anda pun akan berhasil membuatnya mencapai orgasme!   5.      Ingat Apa yang Ia Lakukan Bagi Anda Bingung apa yang harus Anda lakukan di bawah sana? Ingat-ingatlah apa saja yang ia lakukan saat melakukan "aksinya" pada Mr. P Anda. Ingatlah apa yang Anda sukai dan lakukanlah juga pada klitorisnya.   6.      Gunakan Juga Jari Tangan Anda Saat si dia mulai merasa bergairah, gunakanlah jari tangan Anda! Banyak wanita yang suka saat pasangannya memasukkan 1 atau 2 jari tangannya ke dalam vaginanya waktu mereka menstimulasi klitorisnya (mencium, menjilat, atau menghisap klitorisnya). Satu hal yang perlu Anda ingat adalah pastikan Anda telah mencuci tangan dan memotong kuku Anda sebelum memasukkan jari tangan Anda ke dalam vagina pasangan Anda, karena vagina merupakan tempat yang sangat sensitif.   7.      Jangan Tunjukkan Rasa Malas Anda Satu hal penting yang perlu Anda ingat saat Anda ingin mencoba melakukan seks oral adalah jangan tunjukkan rasa enggan atau malas Anda pada pasangan. Karena begitu si dia merasakan keengganan Anda tersebut, maka ia pun tidak lagi dapat menikmati seks oral yang Anda lakukan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 29 Jul 2018    18:00 WIB
Mau Tau Strategi Seks Oral Jadi Lebih Seru ?
Terkadang wanita malas melakukan seks oral. Namun bagi kaum pria, salah satu permainan seks yang paling menyenangkan adalah seks oral! Lalu, bagaimana cara agar membuat seks oral menjadi lebih menyenangkan? Kebersihan Yang pertama, adalah faktor kebersihan. Hal ini sangat penting untuk kenyamanan melakukan seks oral. Tidak hanya membuat si dia nyaman namun juga akan membuatnya lebih bereksplorasi. Terbayang betapa tidak nyamannya melakukan aktivitas ini bila organ intimmu berbau tak enak! So, mandilah dan bersihkan area intimmu. Jika perlu, mandilah berdua dengan si dia agar dapat melakukan foreplay yang menarik.. Buat nyaman Selain itu Buatlah keadaan yang nyaman, bangun suasana hati yang baik untuk pasangan. Bagi pria, tanyakanlah posisi yang membuat si dia rileks. Pada umumnya, banyak dari kaum wanita yang tidak menyukai bila mereka harus menelan sperma, Konsumsi buah seperti kiwi, semangka, nanas, dan seledri yang dapat meringankan rasa sperma, dan jangan paksakan kehendakmu, hargai keinginan pasangan. Buat permainan Agar pasangan Anda menyukai untuk melakukan seks oral mungkin Anda bisa modifikasi dengan memberikan makanan seperti saus cokelat, whipped cream, atau makanan lainnya yang tersebar di area yang dituju dan juga di daerah lainnya sebagai tambahan permainan. Puji dia Hal yang penting adalah untuk Anda lakukan adalah puji pasangan Anda, mungkin dia belum memberikan servis yang hebat, namun Anda harus menghargai usaha yang telah dia lakukan. Baca juga: Haruskah oral seks  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.  Sumber: Sexiology
 19 Jun 2018    18:00 WIB
Mau Malam Pertama Lancar? Ini Loh Caranya...
Malam pertama adalah hal yang paling dinantikan setiap pasangan yang akan menikah. Saat dimana setiap pasangan dapat melakukan hubungan intim dengan halal. Namun rasa takut yang mungkin dialami seorang wanita akan rasa nyeri saat melakukan hubungan intim, kemudian rasa lelah karena sehabis acara pernikahan bisa mengganggu malam pertama yang indah dan dinantikan ini. Agar Anda bisa menghadapi malam pertama dengan baik, berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan: 1.      Tidur Secukupnya Perasaan terlalu senang dan kesibukan mengurus acara pernikahan dapat menyita waktu dan membuat sulit tidur. Di hari pernikahan Anda dan pasangan membutuhkan tenaga lebih dalam acara pernikahan dan malam pertama. Jadi siapkan diri Anda dengan tidur yang cukup. 2.      Jaga Kesehatan Mulailah unuk menjaga kesehatan dari sekarang sampai hari "H" nanti. Jalankan pola hidup yang sehat, konsumsi makanan dengan diet seimbang dan olahraga secara teratur. Tentu Anda tidak mau kan sakit dihari yang istimewa. 3.      Jaga Kebersihan Diri Jadikan malam pertama jadi malam yang sangat spesial. Untuk Anda para calon pengantin, siapkan diri Anda dengan melakukan berbagai perawatan. Tidak harus perawatan yang mahal. Anda pun dapat melakukan perawatan di rumah. Ingat jangan sampai mulut dan badan Anda bau. Bersihkan diri, jangan lupa gunakan wangi-wangian untuk membangkitkan gairah pasangan. 4.      Siapkan mental Anda Jangan biarkan diri Anda merasa stres. Berikan diri Anda masukan positif dan meyakinkan diri sendiri bahwa bercinta pertama kalinya tidak akan begitu sakit dan semua akan baik-baik saja. Dengan begitu Anda akan lebih siap secara mental. 5.      Jangan Terburu-buru Terkadang banyak pria merasa ingin buru-buru dalam melakukan hubungan intim, namun berbeda dengan wanita. Kebanyakan wanita merasa takut untuk berhubungan seksual yang pertama kali. Agar malam pertama berjalan lancar maka para pria sebaiknya membuat wanita merasa nyaman terlebih dahulu. Jangan memaksa pasangan, karena keindahan malam pertama tidak akan bisa dinikmati oleh Kalian berdua. 6.      Bangun Suasana Romantis Wujudkan suasana yang romantis di malam pertama. Untuk para pria Anda bisa mengucapkan kata-kata romantis untuk merayu istri Anda. Untuk para wanita dapat menggunakan pakaian seksi yang akan meningkatkan mood pasangan Anda. Dengan cara ini dijamin suami akan semakin tergoda. Jangan takut untuk menggunakan lingerie seksi karena para pria saat sedang "On" tidak akan memperhatikan bentuk tubuh wanita yang mungkin kurang ideal. 7.      Foreplay Apabila Anda dan pasangan sudah merasa siap untuk beraksi, maka jangan lupa untuk melakukan foreplay. Foreplay ini berfungsi sebagai pemanasan. Dengan melakukan foreplay akan membuat Anda dan pasangan merasa lebih siap dalam melakukan hubungan seksual. Lakukan foreplay seperti ciuman, belaian, dan sentuhan. Malam pertama akan menjadi malam yang terus diingat oleh pasangan masing-masing hingga akhir hayat, maka Anda dan pasangan harus melakukan dengan penuh kesabaran. Baca juga: 10 Tips Untuk Mengatasi Nyeri Saat Berhubungan Seks Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: recipe
 20 Apr 2018    18:00 WIB
Seks Oral Itu Bukan Aktivitas Seks?
Seks oral, aktivitas yang satu ini sering menimbulkan kerincuan dimana beberapa orang mengganggap bahwa seks oral bukanlah aktivitas seks dan hal ini membuat beberapa orang bertanya-tanya seperti: Apakah melakukan seks oral berarti saya tidak setia pada pasangan resmi saya? Apakah itu berarti selingkuh? Jika saya melakukan seks oral, apakah saya masih perawan? Apakah melakukan seks oral membuat saya berisiko mengalami PMS? ... atau beberapa pertanyaan lain.   Untuk pertanyaan pertama dan kedua sebenarnya ini merupakan pertanyaan yang sifatnya obyektif karena ada beberapa orang yang menggangap saat seseorang melakukan seks oral maka sudah bisa dikatakan sebuah bentuk perselingkuhan. Namun ada juga yang berpendapat bahwa itu bukanlah bentuk perselingkuhan dan menganggap hubungan seks vaginal atau seks anal barulah bentuk perselingkuhan. Sedangkan untuk apakah seks oral menghilangkan keperawanan seseorang, ini juga merupakan pertanyaan subjektif. Beberapa orang menganggap keperawanan semata-mata merupakan pertanyaan apakah mereka terlibat dalam hubungan seksual per vaginam. Itu berarti mereka bisa tetap perawan saat melakukan oral seks dan seks anal serta pengalaman seksual lainnya. Namun ada juga orang yang berpendapat ini sudah merusak keperawanan seseorang. Untuk pertanyaan ke 3 maka seks oral bukanlah aktivitas seks yang aman. Meskipun penularan HIV melalui seks oral tidak terlalu sering, tapi hal ini tetap bisa terjadi. Seks oral juga bisa menularkan banyak PMS lainnya. Risiko terkena PMS dengan seks oral bisa dikurangi dengan menggunakan kondom atau penghalang lainnya. Sebenarnya seks oralpun juga merupakan aktivitas seks, bisa menularkan PMS dan apabila Anda melakukannya bukan dengan pasangan resmi maka ini juga bisa dikatakan sebagai bentuk perselingkuhan. Oleh karena itu jangan anggap aktivitas seks ini masih jauh lebih baik dari yang lain.   Baca juga: 6 Alasan Mengapa Pria Juga Mau Melakukan Seks Oral   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: verywell
 03 Apr 2018    16:00 WIB
Berciuman Bisa Menularkan Virus HIV?
Penyebaran virus HIV bisa dibilang sebagai salah satu penyakit menular seksual yang paling ditakuti dan saat seseorang melakukan aktivitas berhubungan intim yang tidak aman sangat takut akan tertular. Kemudian ada pertanyaan yang sering dikait-kaitkan yaitu "apakah berciuman dapat menularkan virus HIV?" Baiklah agar Anda menjadi lebih tahu maka akan Kami bahas disini.   Penting untuk selalu diingat bahwa ada empat kondisi yang harus dipenuhi agar penularan HIV berlangsung: Harus ada cairan tubuh di mana HIV dapat berkembang, seperti air mani, darah, cairan vagina atau ASI. HIV tidak dapat berkembang di udara terbuka atau di bagian tubuh dengan kandungan asam tinggi (seperti perut atau kandung kemih) atau pertahanan antimikroba (seperti mulut). Harus ada jalur penularan, seperti melalui aktivitas seksual yang tidak aman, menggunakan jarum suntik bersama, paparan saat bekerja, atau penularan dari ibu ke anak. Harus ada sarana agar virus bisa mencapai sel rentan di dalam tubuh Anda, entah melalui kerusakan atau penetrasi melalui kulit, penyerapan melalui jaringan mukosa, atau keduanya. HIV tidak bisa menembus kulit utuh. Harus ada cukup kadar virus dalam cairan tubuh, itulah sebabnya air liur, keringat dan air mata bukanlah sumber karena tingkat virus dalam cairan ini dianggap tidak mencukupi untuk infeksi.   Berdasarkan kondisi tersebut, kemungkinan penularan HIV dengan berciuman tidak hanya dianggap rendah namun sangat langka. Berciuman dianggap sebagai cara yang paling tidak efektif untuk menularkan virus HIV dari orang ke orang lain.   Sampai saat ini, hanya ada satu, kasus yang agak meragukan dimana seorang wanita HIV negatif dikatakan telah terinfeksi oleh pasangan laki-laki HIV positif, yang dilaporkan sangat sering berciuman secara teratur selama periode dua tahun, seringkali dengan gusi berdarah.   Apa yang membuat kasus ini dilaporkan ke Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada tahun 1996 adalah adanya fakta bahwa pasangan tersebut juga melaporkan kerusakan kondom selama periode yang sama; Melaporkan bahwa mereka telah menggunakan pelumas nonoxynol-9 (sekarang diketahui berpotensi meningkatkan risiko HIV pada wanita); Dan dilaporkan melakukan hubungan seks dengan kondom dan seks oral tanpa kondom selama rentang hubungan mereka.   Sementara CDC melaporkan bahwa mereka menduga penularan HIV "mungkin terkait dengan paparan selaput lendir pada darah yang terkontaminasi," mereka tidak dapat mengecualikan seks vaginal, seks oral, atau kemungkinan lainnya.   Meski berciuman bukanlah salah satu cara dalam menularkan virus HIV namun perlu Anda ketahui agar selalu berhati-hati dan usahakan hanya mencium pasangan resmi Anda untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan.   Baca juga: Ini Dia Cara Seks Sebabkan Terjadinya Perceraian…   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: verywell
 17 Feb 2018    18:00 WIB
Sssstttt, Ini Lho Yang Diinginkan Pria Saat Bercinta
Berterus terang tentang seks terhadap pasangan bukanlah hal yang mudah, banyak diantara pasangan yang telah menikah sulit menyampaikan hal-hal yang menyangkut aktvitas diranjang, Bahkan pasangan yang telah berkomitmen selama bertahun-tahun belum tentu bisa saling terbuka mengenai apa yang di sukai atau tidak suka di tempat tidur. Seorang peneliti asal Kanada mengatakan "Keterbukaan diri soal hubungan seksual suami-istri sangat rendah, bahkan tidak mengalami perubahan sejak 30 tahun lalu. Padahal berbicara secara terbuka tentang hubungan intim penting bagi pasangan Berdasarkan penelitiannya, hanya ada sekitar seperempat dari hal yang diinginkan selama hubungan intim dibicarakan dengan pasangan.   Hmmm untuk Anda para istri jadi ingin tahu apa yang diinginkan suami Anda saat bercinta??? Simak ulasan dibawah ini 1.      Bicara nakal Tidak semua orang merasa nyaman jika melakukan hal ini, namun tidak ada salahnya Anda mencobanya sesekali, demi menyenangkan pasangan Anda. Desahkan beberapa kata dan ungkapan-ungkapan, seperti "basah", "lebih dalam lagi", Atau setidaknya, beberapa erangan dapat memberitahukan pria bahwa ia sudah berada di jalur yang benar. Sebutlah juga namanya, agar si dia merasa tersanjung. 2.      Jadilah dominan Terkadang ada beberapa hal saat melakukan hubungan seks yang Anda inginkan dan ada banyak cara yang berbeda untuk mengkomunikasikannya dengan pasangan. Salah satunya cara untuk menimbulkan sensasi yang luar biasa adalah dengan cara sesekali memegang kendali. Dan ternyata pria lebih suka bila wanitanya yang memulai sebuah "pertandingan", untuk dapat menikmati "panas"nya hubungan intim. Ikuti saja intuisimu, dan setelahnya biarkan mengalir begitu saja. 3.      Posisi baru Jika tertarik dengan posisi baru dan ingin mencobanya, mengapa tidak segera dilakukan saja? Jangan khawatirkan tentang apakah posisi itu akan berhasil atau tidak, namun nikmatilah prosesnya dan jadikan variasi bercinta tersebut sebagai penambah gairah seks diantara Anda dan pasangan, Jangan lupa untuk menggunakan lingerie seksi sebelum mencoba posisi baru ini ya. Pria sangat ingin melihat pasangannya menggunakan lingerie seksi, meski setelah itu dibuka dan dilemparkannya juga ke lantai 4.      Surprise dan spontanitas Bukan sebuah ide buruk jika ingin mencoba sesuatu yang baru untuk "memanaskan" hubungan.  Pastikan Anda  mengetahui apa fantasi yang di inginkannya saat bercinta, dan wujudkanlah. Selain itu meski sudah memiliki kebiasaan, jangan pernah takut untuk mengubahnya. Misalnya saja sesekali lakukanlah seks kilat sebelum berangkat kerja, seks tanpa penetrasi, seks di atas meja ruang tamu , dan beragam posisi atau fantasi yang belum pernah kalian lakukan sebelumnya.   FYI! Stimulasi visual kadang bisa menjadi pancingan tersendiri buat pasangan. Caranya bisa melalui gerakan tubuh, pakaian, atau penampilan di atas ranjang. Menempatkan cermin menghadap ranjang juga bisa menjadi alat bantu dalam menciptakan gairah bercinta lho. Demikian tips yang diberikan,  semoga bermanfaat, selamat mencoba!   Baca juga: Mau Bahagiakan Suami? Coba 5 Posisi Seks Favorit Pria Ini   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: yourtango
 30 Sep 2016    11:00 WIB
Mengapa Wanita Benci Untuk Melakukan Oral Seks
Oral seks, mendengar hal yang satu ini mungkin sudah membuat Anda bergairah. Cara yang satu ini juga mampu memberikan sensasi seksual yang sangat luar biasa. Namun seringkali wanita benci untuk melakukannya. Berikut adalah alasan mengapa wanita benci memberi servis oral seks yang luar biasa ini: Anda mendorong kepalanya Saat wanita melakukan oral seks, seringkali pria mendorong-dorong kepala si wanita. Banyak wanita yang merasa terganggu dengan hal yang satu ini. Wanita adalah makhluk yang sesnitif tanyakan padanya bagaimana cara melakukan oral seks yang nyaman untuknya.  Anda tidak "memberitahu" si dia Saat Anda melakukan oral seks.  Beberapa wanita menikmati kejutan tak terduga saat sang pria melakukan ejakulasi dan saat air mani tersebut masuk kedalam tenggorokan mereka. Namun ada juga wanita yang merasa risih untuk keadaan seperti ini. Apabila Anda ingin pasangan Anda menelannya sebaiknya Anda katakan dengan sopan atau memberitahukan kepadanya sebelum Anda mengalami ejakulasi. Atau Anda bisa menyelesaikannya dibagian tubuhnya yang lain Anda tidak membalas Banyak pria berpikir mereka berhak untuk mendapatkan servis oral, namun Anda tidak mau membalasnya. Itu berarti Anda berbuat curanng  Anda mengabaikan perawatan Sebaiknya Anda merawat kemaluan Anda agar bersih, sebelum Anda menerima servis oral sebaiknya Anda mencuci terlebih dahulu senjata Anda dan mencukur bulu kemaluan  Anda terlalu lambat Untuk sang pria terkadang membutuhkan waktu 10 menit atau lebih untuk merasakan orgasme saat dilakukan servis oral. Hal ini akan membuat sang wanita merasa lelah. Sebaiknya sebelum Anda menerima servis oral sebaiknya Anda melakukan foreplay terlebih dahulu atau menyelesaikannya dengan masturbasi.  Sekarang Anda sudah tahu mengapa wanita benci untuk memberi servis oral, rubahlah cara Anda dan jangan lupa untuk memujinya terlebih dahulu.    Baca juga: Seks Oral Ternyata Berbahaya Lho!!!  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: menshealth