Your browser does not support JavaScript!
 24 Jul 2019    11:00 WIB
Tips Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Saraf Akibat Diabetes
Berolahraga teratur mungkin dapat membantu mengurangi atau mengendalikan nyeri saraf atau kesemutan pada anggota gerak anda. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang berjalan cepat di atas treadmill selama 1 jam setiap harinya selama 1 minggu dapat membantu memperlambat kerusakan saraf yang terjadi akibat diabetes. Kuncinya adalah berolahragalah secara teratur untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai jenis olahraga dan berapa lama anda dapat melakukan olahraga tersebut.Pilihlah Olahraga AndaBerenang atau aerobik di dalam air merupakan beberapa jenis olahraga ringan yang tidak terlalu berat bagi tubuh anda. Air dapat membantu menyangga tubuh anda, sehingga mengurangi tekanan pada kaki anda yang nyeri. Yoga dan tai chi juga dapat menjadi pilihan olahraga lainnya. Berbagai gerakan yoga dan tai chi dapat membantu melatih keseimbangan tubuh dan relaksasi otot tubuh anda.Mulailah Dengan PerlahanMemulai kegiatan olahraga juga dapat menjadi suatu tantangan bagi anda. Mulailah dengan perlahan, berolahragalah selama 5 menit pada awalnya, kemudian tambahkanlah sedikit-sedikit setiap harinya. The American Diabetes Association menganjurkan agar anda berolahraga selama 30 menit setiap harinya selama 5 hari setiap minggunya. Jika anda telah mengalami kerusakan saraf dan takut jatuh saat berolahraga, pilihlah olahraga yang dapat membantu melatih keseimbangan anda.Cara Melatih Keseimbangan Latihan Duduk BerdiriLatihlah keseimbangan tubuh anda dengan cara latihan bangun dari kursi duduk anda. Lakukanlah 3 kali berturut-turut. Pada awal latihan, gunakanlah tangan anda untuk membantu anda berdiri dan menyeimbangkan tubuh anda. Kemudian saat anda telah mulai terbiasa dan lebih kuat, mulailah berlatih bangun dari kursi duduk anda tanpa bantuan tangan anda. Latihan Berdiri Satu KakiLatihan keseimbangan lainnya adalah angkatlah salah satu kaki anda dari atas lantai secara perlahan, sehingga anda hanya berdiri menggunakan satu kaki. Cobalah untuk bertahan dalam posisi ini selama 30 detik, kemudian tukar posisi kaki anda. Setelah anda telah mulai terbiasa, cobalah untuk melakukan hal ini dalam waktu yang lebih lama. Tujuannya adalah hingga anda dapat berdiri dengan satu kaki tanpa bantuan tangan anda. Jika anda takut jatuh, lakukanlah hal ini di dekat tempat yang dapat dijadikan pegangan. Latihan Berjalan di Atas TaliCara lain untuk melatih keseimbangan anda adalah dengan berpura-pura berjalan di atas satu tali. Berjalanlah dengan menempelkan tumit dan ibu jari kaki anda dalam satu garis (seperti gerak jalan para peragawati). Tekuklah sedikit lutut anda dan rentangkanlah tangan anda untuk membantu menyeimbangkan diri anda. Bila anda sudah terbiasa melakukan gerakan ini sambil berjalan maju, mulailah untuk melakukan hal ini dengan berjalan mundur.Periksakan Keadaan Kesehatan Anda Sebelum Mulai BerolahragaPeriksalah keadaan jantung, mata, dan kaki anda sebelum memulai suatu jenis olahraga baru. Periksalah juga keadaan kaki dan bagian tubuh anda yang lainnya setiap kali selesai berolahraga untuk melihat ada tidaknya luka. Rawatlah semua jenis luka lecet, lepuhan, kulit pecah-pecah, dan sebagainya dengan baik untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka.Pilih Sepatu yang SesuaiPilihlah sepatu olahraga yang terasa nyaman bagi anda. Sepatu yang nyaman dapat membantu anda terhindar dari berbagai cedera. Pastikan jari kaki anda dapat bergerak bebas di dalam sepatu anda untuk mencegah terbentuknya lepuhan atau luka lecet akibat gesekan dengan sepatu. Jangan Lupa Bawa CemilanSaat anda berolahraga, jangan lupa untuk membawa permen untuk berjaga-jaga bila kadar gula anda mendadak turun. Periksalah kadar gula darah anda sebelum dan setelah berolahraga untuk membantu mengetahui efek olahraga pada kadar gula darah anda. Kadar gula darah yang aman untuk mulai berolahraga adalah antara 100-250 mg/dL. Bila kadar gula darah harian anda mencapai lebih dari 250 mg/dL dan anda memiliki diabetes tipe 1, maka periksalah ada tidaknya keton di dalam air kemih anda. Jika ditemukan keton pada kadar sedang atau tinggi di dalam air kemih anda, maka tundalah kegiatan olahraga anda hingga kadar keton di dalam air kemih anda turun. Baca juga: Obat Golongan Statin Tingkatkan Resiko DiabetesSumber: medicinenet
 21 Jul 2019    08:00 WIB
Ingin Tubuh Indah Seperti Penari? Lakukan Olahraga Ini!
Setiap orang, terutama wanita, pasti ingin memiliki tubuh indah dan ideal seperti para penari. Akan tetapi, memang bukan hal yang mudah untuk memperoleh tubuh indah tersebut. Anda perlu meluangkan waktu untuk berolahraga setiap harinya. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa contoh olahraga sederhana yang dapat Anda lakukan untuk memperoleh tubuh ideal impian Anda.  1.      Olahraga Kardio Selama 30 Menit Setiap HariOlahraga kardio dapat membuat otot menjadi lebih kencang dan membuat metabolisme tubuh menjadi lebih sehat. High Intensity Interval Training (HIIT) akan membuat denyut jantung Anda meningkat sehingga tubuh Anda pun akan membakar lebih banyak lemak dan membuat stamina Anda menjadi lebih baik.Lakukanlah high kness, mountain climbers, burpess, dan jump squats secara bergantian setiap 10 detik untuk melatih seluruh otot tubuh Anda dan membakar lemak. Lakukanlah gerakan ini sebanyak 2-3 kali setiap harinya. 2.      Angkat Beban RinganBila Anda ingin memiliki tubuh kuat dan indah seperti seorang ballerina, maka Anda perlu melatih otot tubuh Anda dengan menggunakan beban ringan sehingga otot tubuh Anda menjadi lebih kuat tetapi tidak membesar (secara berlebihan) seperti saat Anda menggunakan beban yang lebih berat.Pilihlah beban yang menurut Anda dengannya Anda sanggup mengulang gerakan mengangkat beban sebanyak 25-30 kali. Menurut seorang instruktur balet di Sacramento, CA, menggunakan beban ringan akan membuat Anda dapat mengulang gerakan lebih lama sehingga otot Anda tidak hanya menjadi lebih besar, tetapi juga menjadi lebih kuat dan kencang. Selain itu, stamina dan kemampuan Anda untuk mengendalikan tubuh Anda pun akan menjadi lebih baik. 3.      Cobalah PilatesPilates tidak hanya dapat membuat otot di bagian lengan, kaki, dan perut Anda menjadi lebih kencang tetapi juga dapat meningkatkan fleksibilitas tubuh Anda. Bila Anda tidak memiliki cukup waktu untuk pergi ke gym, Anda dapat melakukan olahraga pilates ini di rumah dengan bantuan video. Baca juga: 5 Olahraga Untuk Meningkatkan Kesehatan Jantung Anda 4.      Latih Otot Perut Anda Dengan Sit Up, Plank, dan Pull UpUntuk meningkatkan kekuatan otot perut dan membuat keseimbangan Anda menjadi lebih baik; lakukanlah kombinasi sit up, plank, dan pull up secara teratur. Lakukanlah sit up setiap pagi dan malam. Selain itu, berolahragalah setidaknya 2 kali seminggu, 1 kali di hari kerja dan 1 kali lainnya di akhir minggu. 5.      Lakukan Pose Jongkok SumoPose jongkok sumo sebenarnya merupakan variasi dari pose jongkok biasa yang akan meningkatkan fleksibilitas dan mengencangkan otot paha serta punggung Anda. Untuk membuat gerakan ini lebih menantang, Anda dapat melakukannya sambil memegang beban dan memposisikannya di dekat dada Anda. 6.      Jangan Lupa PereganganSalah satu hal yang sangat penting saat Anda menari dan berolahraga adalah peregangan. Lakukanlah peregangan setiap kali Anda akan memulai dan mengakhiri olahraga Anda. Ada 3 jenis gerakan peregangan yang dapat Anda lakukan, yaitu:Butterfly stretch, luruskan kaki Anda hingga belakang lutut Anda menyentuh lantai, letakkan tangan Anda pada ujung kaki Anda, kemudian arahkanlah kepala Anda ke kaki Anda (sejauh mungkin)Cat stretch, berbaringlah terlentang, letakkan tangan Anda di bawah bahu Anda, dan angkatlah punggung Anda ke atas secara perlahanHurdle stretch, duduk dan luruskanlah salah satu kaki Anda, lipatlah kaki Anda yang lain, kemudian arahkan tubuh Anda ke arah ujung kaki yang Anda luruskan tersebut sejauh mungkinMelakukan peregangan dapat membantu mencegah terjadinya cedera, memudahkan Anda saat berolahraga, dan membantu mengurangi nyeri otot setelah selesai berolahraga sehingga Anda pun dapat kembali berolahraga esok hari. Berbagai gerakan peregangan ini juga dapat membantu membuat tubuh Anda menjadi lebih fleksibel. 7.      BerdansaJika Anda ingin memiliki tubuh indah seperti seorang penari, tentu saja Anda harus berdansa! Berdansa dapat membakar kalori, melatih berbagai otot tubuh, dan sekaligus bersenang-senang (mengurangi stress). Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: hercampus
 19 Jul 2019    08:00 WIB
Rajin Sit Up Tapi Perut Masih Buncit? Ini Lho Alasannya
Salah satu bentuk latihan yang paling sering dilakukan oleh kebanyakan orang untuk membantu mencapai bentuk tubuh ideal adalah dengan melakukan sit up. Begitu banyak keringat yang keluar, jantung berdebar-debar saat melakukan sit up dilakukan untuk membentuk perut yang sensasional. Namun apakah melakukan sit up membantu Anda dalam menurunkan berat badan dan mencapai perut rata seperti papan? Jawaban singkatnya adalah tidak. Sit-up adalah latihan inti-penguatan otot perut tetapi tidak akan membantu Anda dalam membakar membakar lemak. Manfaat kesehatan penguatan inti Manfaat kesehatan yang berhubungan dengan latihan inti penguatan adalah hal yang tidak terbantahkan. Latihan sit up akan meningkatkan ego Anda dan meningkatkan bentuk tubuh pantai Anda. cara ini akan membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi, di samping itu, memberikan dukungan untuk tulang belakang Anda. Otot perut dasar bagian penting dari seluruh tubuh Anda, yang membuat mengapa penting untuk melakukan latihan bagian tengah tubuh Anda. Tetapi jika tujuan Anda adalah untuk memamerkan diri seperti model yang di cover majalah, maka yang diperlukan adalah perubahan gaya hidup. Membakar lemak membutuhkan cardio Hal ini bukan rahasia bahwa aktivitas kardiovaskular merupakan hal paling penting untuk menurunkan berat badan. Latihan abdomen sehari-hari Anda akan membantu memperkuat serat otot di bagian tengah tubuh Anda, tetapi itu tidak akan membakar lapisan lemak di atas perut Anda. Jika saat ini Anda berjuang untuk menurunkan berat badan, Anda perlu untuk melakukan latihan penguatan inti yang dibarengi dengan latihan cardio. Pilih aktivitas yang Anda nikmati, ingat bahwa cardio bukan hanya berlari. Kegiatan seperti bersepeda, hiking dan berenang semua dapat membantu dalam penurunan berat badan. Lakukan setidaknya 150 menit aktivitas cardio per minggu membantu membakar lemak dalam upaya penurunan berat badan Anda. Makan makanan yang sehat Anda tidak akan mencapai hasil yang Anda inginkan bila tidak merubah pola makan Anda menjadi diet sehat yang dikombinasikan dengan program latihan yang lengkap. Meskipun masih OK untuk menikmati cheeseburger atau sepotong pizza sesekali, penting untuk makan setidaknya lima cangkir buah-buahan dan sayuran per hari, dan juga mengkonsumsi protein. Sumber protein yang sehat termasuk dada ayam, daging sapi tanpa lemak, dan makanan laut. Hal ini juga dianjurkan bahwa Anda harus memperhatikan berapa banyak makanan yang Anda konsumsi. Meskipun Anda tidak perlu untuk menghitung kalori, penting untuk diingat bahwa Anda harus mengurangi asupan kalori untuk menurunkan berat badan. Dengan mengurangi asupan 500 kalori dari asupan kalori Anda yang biasanya dapat membantu menghilangkan sekitar 0,45 kg dalam waktu tujuh hari. Sit-up tidak akan membantu Anda menurunkan berat badan, tapi itu tidak berarti Anda harus berhenti melakukannya. Otot perut Anda mendukung setiap segmen tubuh Anda, termasuk tulang belakang Anda. Ini berarti bahwa latihan penguatan inti adalah komponen penting dari semua program latihan yang lengkap. Namun Anda harus melakukannya diiringi dengan makan makanan yang sehat dan latihankardio tambahan. Baca juga: Makanan Sehat yang Membuat Perut Anda Membuncit Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: fitday
 09 Jul 2019    08:00 WIB
Bakar 245 kalori Dengan Treadmill Dalam 30 Menit
Apakah Anda sering melakukan olahraga di pusat kebugaran? Salah satu jenis olahraga yang dapat Anda lakukan adalah dengan menggunakan treadmill. Dengan alat ini Anda dapat membakar kalori dengan cepat apabila Anda lakukan dengan benar. Berikut adalah cara untuk membakar kalori sebesar 245 kalori dengan menggunakan alat treadmill selama 30 menit: Pada Menit: 0-1. Gunakan Incline: 0, Kecepatan: 4 Hal ini sebagai pemanasan memastikan tubuh Anda siap untuk olahraga yang lebih berat. Pada Menit: 1-3. Gunakan Incline: 15, Kecepatan: 2.5 ‘Pendakian" cukup terjal. Jangan lupa untuk berpegangan. Pada Menit: 3-6. Gunakan Incline: 13, Kecepatan: 3 ‘Pendakian" tidak terlalu terjal, namun kecepatan Anda meningkat Pada Menit: 6-9. Gunakan Incline: 11, Kecepatan: 3.5 Wow. Kemiringan menurun namun kecepatan meningkat Pada Menit: 9-12. Gunakan Incline: 9, Kecepatan: 4 Semakin cepat. Ayo hampir separuh perjalanan Pada Menit: 12-15. Gunakan Incline: 7, Kecepatan: 4.5 Sudah tidak terlalu miring, namun semakin cepat Pada Menit: 15-18. Gunakan Incline: 5, Kecepatan: 5 Jauh lebih mudah? Pada Menit: 18-21. Gunakan Incline: 3, Kecepatan: 5.5 Sudah tidak terlalu miring, ayo kecepatan semakin meningkat Pada Menit: 21-24. Gunakan Incline: 1, Kecepatan: 6 Semakin cepat, Anda sudah hampir seperti berlari Pada Menit: 24-27. Gunakan Incline: 0, Kecepatan: 6.5 Sudah mendatar dan Anda sudah bisa berlari Pada saat cool down Segarkan tubuh Anda dengan berjalan kaki selama 3 menit. Sumber: self
 06 Jul 2019    11:00 WIB
Ada Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Olahraga Yaitu Pernapasan, Mengapa?
Olahraga adalah hal penting untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Tapi saat Anda berolahraga ada hal yang perlu Anda perhatikan yaitu cara Anda bernapas. Mengapa pernapasan dalam olahraga ada hal yang penting? Karena teknik pernapasan yang tepat dapat membantu menjaga fungsi tubuh Anda dan mendapatkan manfaat dari olahraga.   Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus fokus pada pernapasan saat berolahraga: 1.      Membantu otot bekerja lebih efisien Hanya pernapasan yang tepat dapat memastikan bahwa otot Anda mendapatkan oksigen yang dibutuhkan agar memberikan energi dan kekuatan untuk membantu Anda dalam melakukan aktivitas fisik. Pernapasan yang baik membantu dalam membuat otot-otot Anda menjadi lebih efisien sehingga mereka dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, mereka yang bernapas dengan sempurna, dapat menjalani olahraga dengan lebih baik dibanding mereka yang melakukan teknik pernapasan yang tidak benar. 2.      Menghasilkan lebih banyak oksigen Saat melakukan aktivitas berat, Anda mungkin perlu untuk bernapas dalam dari mulut Anda. Hal ini berguna untuk memasok lebih banyak oksigen ke tubuh. Suplai oksigen melalui hidung mungkin tidak cukup untuk otot Anda. Perlu diingat bahwa semakin berat aktivitas olahraga Anda, semakin besar suplai oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Pernapasan yang berirama juga membantu memberikan lebih banyak oksigen juga. 3.      Membantu menjaga ritme pernapasan Anda Hal ini penting untuk menjaga ritme pernapasan Anda saat berolahraga. Misalnya, mereka yang menjalankan ritme 3: 2 atau 2: 1 perbandingan menghirup dan menghembuskan napas. Dengan cara ini Anda akan menghirup lebih banyak oksigen dan kemudian mendorong keluar semua karbon dioksida. Anda juga harus berlatih pernafasan perut yang memungkinkan Anda menarik lebih banyak oksigen ke dalam tubuh. 4.      Membantu menurunkan detak jantung Anda Pernapasan berirama juga membantu menurunkan detak jantung Anda. Sehingga tidak membuat jantung Anda bekerja terlalu berat. Asupan oksigen yang tepat dengan pernapasan yang tepat membantu membakar lemak tubuh Anda lebih cepat. Sehingga membantu dalam penurunan berat badan, terutama ketika Anda minum dalam jumlah air yang tepat. 5.      Membantu menghindari kelelahan Jika otot kekurangan oksigen, maka Anda akan sulit menyelesaikan olahraga Anda. Asupan oksigen yang tidak kuat ke otak dan otot-otot akan mengarah ke kelelahan. Untuk meningkatkan stamina, penting untuk menghirup oksigen yang cukup melalui napas panjang. Semua alasan diatas adalah alasan mengapa teknik pernapasan yang tepat adalah hal yang penting saat olahraga. Jadi mulai sekarang terapkan cara ini agar olahraga Anda menjadi lebih lancar dan bermanfaat.   Baca juga: Dahsyatnya Olah raga   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: webmd
 05 Jun 2019    18:00 WIB
Yuk Hancurkan Lemak Dengan Olahraga Tepat!
Memiliki tubuh yang sehat, bugar dan berat badan ideal adalah impian setiap orang. Namun dewasa ini dengan menjamurnya restoran junk food, pola hidup santai dan jarang berolahraga menimbulkan permasalahan baru yaitu berat badan berlebih atau obesitas. Orang yang memiliki berat badan berlebihan biasanya lebih rentan terserang penyakit. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan melakukan pola makan yang seimbang, hidup sehat dan olahraga yang teratur. Lalu bagaimana jika Anda merasa sudah berolahraga namun berat badan belum juga turun? Hal ini bisa disebabkan karena jenis olahraga yang Anda pilih kurang tepat. Dalam artikel ini akan dibahas macam-macam olahraga yang dapat membakar kalori dengan cepat. Ayo disimak! Berikut olahraga yang membakar kalori dengan cepat: 1.      Bersepeda Cara mudah dan salah satu latihan kardio yang tepat dalam memaksimalkan program penurunan berat badan adalah dengan bersepeda. Apabila Anda bersepeda selama 1 jam dengan kecepatan sekitar 35 sampai 40 km/ jam: Untuk wanita dengan berat badan 75 kg mampu membakar kalori sampai 850 kalori Untuk pria tubuh berat 80 membakar kalori lebih besar bisa sampai 950 kalori. Apabila Anda tinggal di daerah kota yang memiliki akses dengan jalan yang minim maka Anda dapat menggunakan sepeda statis. Jadwal bersepeda: Lakukan secara rutin 3 kali dalam seminggu. 2.      Lari Lari telah terbukti menjadi salah satu olahraga terbaik sepanjang masa. Karena berlari merupakan olahraga yang paling murah dan mudah untuk dilakukan. Dengan berlari selama 1 jam dengan kecepatan 15 km/ jam atau 4 menit/ km, Anda dapat membakar sampai 900 kalori untuk wanita dan 1000 kalori untuk pria. Semakin tinggi intensitasnya, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Jadwal lari: Lakukan lari minimal 3 kali 1 minggu, lebih baik dilakukan di pagi hari. 3.      Lompat Tali Olahraga ini tidak hanya untuk anak-anak tapi bisa juga untuk Anda orang dewasa. Olahraga ini cukup mudah untuk dilakukan. Apabila Anda melakukan lompat tali selama 1 jam maka tubuh Anda dapat membakar kalori sebanyak 750 kalori pada wanita, dan 850 kalori pada pria Jadwal lompat tali: Olahraga lompat tali dapat dilakukan hingga 4 sampai 8 set dalam sehari sesuai dengan kemampuan. Lakukan 3 kali dalam seminggu 4.      Renang Malas berkeringat? Bukan alasan Anda tidak bisa berolahraga. Pilihlah olahraga berenang. Berenang juga merupakan salah satu solusi yang tepat untuk membantu membakar lemak. Berenang selama 1 jam dapat membakar kalori sebanyak 720 kalori pada wanita, dan 840 kalori pada pria. Jadwal berenang: Berenang dapat dilakukan sebanyak 2 kali seminggu untuk pemula. Untuk yang sudah terlatih, berenang dapat dilakukan sebanyak mungkin sesuai dengan kemampuan. 5.      Aerobik Aerobik adalah jenis olahraga yang menyenangkan. Bergerak sambil mendengarkan lagu asik akan membuat Anda lupa bahwa sedang membakar lemak. Olahraga aerobik ini ternyata mampu membakar sampai 550 kalori dalam 1 jam untuk wanita dan 680 kalori untuk pria. Selain itu aerobik juga dapat memberikan manfaat tambahan untuk para wanita seperti bokong dan perut yang lebih kencang. Jadwal aerobik: Jika ingin segera menurunkan berat badan, maka latihan aerobik harus dilakukan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam seminggu. Untuk Anda yang sedang ingin membentuk tubuh yang ideal, Anda bisa melakukan olahraga diatas. Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal: Lakukan olahraga dengan rutin Tingkatkan intensitas sesuai dengan kemampuan Lakukan pemanasan sebelum melakukan olahraga dan pendinginan setelahnya Jangan lupa sediakan juga air minum agar terhindar dari dehidrasi Ayo segera atur waktu, mulai berolahraga dan dapatkan bentuk tubuh ideal Anda.  Baca juga: Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Setelah Berolahraga Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang Sumber: magwuzz
 06 May 2019    08:00 WIB
Pengen Tetap Olahraga Saat Puasa? Ikuti Tipsnya!
Pada saat bulan puasa bukan berarti Anda tidak boleh berolahraga. Bila Anda tetap ingin berolahraga boleh saja, asal tidak terlalu berlebihan dan membebani tubuh Anda. Dengan berolahraga saat puasa akan membantu menjaga kondisi kesehatan tubuh Anda.   Bila Anda tetap ingin berolahraga, coba lakukan tips berikut: - Jangan berlebihan Yang harus Anda ingat bahwa energi yang Anda miliki saat berpuasa tentu berbeda dengan hari-hari biasa. Jangan menggunakan momen puasa sebagai ajang untuk menguruskan badan. Ingat bahwa awal niatnya adalah untuk beribadah. Sehingga Anda tidak boleh melakukan olahraga terlalu berlebihan untuk semakin menurunkan berat badan. Bila Anda olah raga berlebihan maka tubuh akan membakar banyak kalori. Padahal bila tubuh terlalu banyak membakar kalori di bulan puasa bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh Anda. Jadi,  tetapkan bahwa tujuan Anda berolahraga adalah untuk menjaga tubuh tetap bugar di bulan puasa. - Intensitas latihan dikurangi Apabila saat hari biasa Anda bisa melakukan olahraga selama 1 jam maka Anda bisa menguranginya menjadi setengah jam. Yang terpenting disini adalah Anda tetap konsisten melakukan latihan pada jadwal yang sudah Anda miliki. Selain itu bila Anda bisa melakukan olahraga jenis berat maka Anda bisa menggantinya dengan jenis olahraga yang lebih ringan. Misalnya bila Anda lebih sering berlari maka bisa diganti dengan jalan cepat. - Pilih waktu yang tepat Pemilihan waktu olahraga disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda. Namun biasanya disarankan pada sore hari menjelang berbuka puasa. Karena tubuh Anda tidak menunggu terlalu lama untuk mendapatkan asupan lagi.   Nah jangan jadikan puasa sebagai alasan tidak olahraga ya. Tetap berolahraga dan jaga kesehatan Anda selalu. Selamat menjalankan ibadah puasa.      Sumber: readersdigest
 01 May 2019    08:00 WIB
Tips Olahraga Bagi Si Super Sibuk
1.      Berjalan Kaki Jika kesibukkan Anda membuat Anda tidak memiliki cukup waktu untuk berolahraga atau bahkan beristirahat, sisihkanlah sedikit waktu untuk bersantai. Berjalan kaki bersama anak atau teman-teman Anda dapat membantu. Sisihkanlah waktu selama 10 menit setelah bekerja atau setelah anak Anda tidur untuk berjalan kaki di sekitar lingkungan rumah Anda. Berjalan cepat setiap harinya dapat membantu mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung serta dapat membantu menjaga berat badan Anda tetap ideal. Selain itu, olahraga dan istirahat dapat membantu menenangkan diri dan pikiran Anda yang dapat membantu mengurangi kadar stress dan mencegah terjadinya berbagai penyakit lain.   2.      Yoga Tahukah Anda bahwa saat ini telah tersedia berbagai aplikasi mengenai yoga yang dapat Anda buka di telepon genggam Anda? Dengan hanya menyalakan telepon genggam Anda, Anda dapat melakukan beberapa pose yoga pada waktu luang Anda yang sangat sedikit tanpa perlu mengikuti kelas yoga atau pergi ke tempat fitness.   3.      Meditasi Yang dimaksud di sini bukanlah meditasi yang telah sering Anda dengar yaitu duduk tenang di sebuah ruangan dan memusatkan perhatian Anda pada pernapasan. Anda dapat melakukan meditasi sambil melakukan berbagai aktivitas Anda sehari-hari, misalnya menarik napas dalam saat menyetir, memasak, atau bahkan saat mengantri. Memfokuskan perhatian Anda pada makanan yang sedang Anda konsumsi atau benar-benar mendengarkan cerita anak Anda tentang, harinya juga merupakan salah satu cara meditasi.   4.      Peregangan Menjaga otot Anda tetap terlatih merupakan hal yang sangat penting dan melakukan peregangan secara teratur dapat membuat tubuh Anda tetap lentur. Sebagian besar orang hanya melakukan peregangan saat akan memulai suatu olahraga lain, akan tetapi peregangan sendiri sebenarnya juga merupakan suatu jenis olahraga.   Sumber: sheknows
 08 Apr 2019    08:00 WIB
Olahraga Membantu Meningkatkan efek Kemoterapi
Dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology, menunjukkan bahwa olahraga dapat meningkatkan efek kemoterapi dalam menyusutkan ukuran tumor. Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan dari Universitas Pennsylvania di Philadelphia yang melakukan penelitian pada tikus dengan melanoma bahwa efek kemoterapi meningkat dalam menyusutkan ukuran tumor bila dikombinasikan dengan olahraga. Peneliti senior Joseph Libonati, seorang profesor di Universitas Pennsylvania dan rekan-rekannya mencoba mencari tahu apakah olahraga dapat melindungi pasien kanker terhadap kerusakan jantung akibat penggunaan obat kanker doxorubicin. Meskipun obat ini efektif terhadap berbagai kanker, namun memiliki efek samping terhadap kerusakan sel-sel jantung dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gagal jantung. Prof Libonati mengatakan "Bahwa semua pasien kanker akan perhatian terhadap penyakit kanker yang dialaminya dan akan melakukan apapun untuk mengobatinya namun bila mereka sudah berusaha dan melakukan pengobatan jangka panjang tetapi kemudian harus mempunyai risiko tinggi penyakit jantung" Ada sebuah bukti yang mengatakan bahwa dengan melakukan olahraga teratur sebelum menjalani kemoterapi dapat melindungi sel-sel jantung dari kerusakan akibat penggunaan doxorubicin. Namun selama ini tidak banyak yang melakukan penelitian manfaat antara olahraga dengan kemoterapi. Dalam penelitian yang mereka lakukan, tim tersebut memilih empat kelompok tikus kemudian diinduksi dengan melanoma. Selama 2 minggu ke depan, dua kelompok tikus menerima suntikan doxorubicin dan dua kelompok tikus berikut menerima suntikan plasebo. Pada saat yang sama, satu tikus yang menerima doxorubicin dan plasebo melakukan olahraga yaitu berjalan di treadmill selama 45 menit sehari 5 hari dalam satu minggu. Sedangkan tikus-tikus lain tidak melakukan olahraga selama masa pengobatan, Olahraga membantu efek kemoterapi dalam menyusutkan ukuran tumor dan tidak mengubah efek obat tersebut pada jantung Setelah 2 minggu, tim peneliti tersebut menemukan bahwa tikus yang dilakukan kemoterapi terlepas dari mereka berolahraga atau tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan jantung. Kerusakan yang terjadi terdiri dari fungsi jantung yang berkurang, terjadi fibrosis atau penebalan jaringan Kemudian Prof Libonati mengatakan bahwa olahraga tidak mengubah efek doxorubicin pada jantung, tidak memperburuk namun juga tidak membantu. Namun kemudian Prof Libonati dan timnya kagum saat melihat ukuran tumor. Mereka menemukan bahwa tikus yang menerima kemoterapi dan melakukan olahraga memiliki tumor dengan ukuran yang lebih kecil dibanding tikus yang menerima kemoterapi dan tidak melakukan olahraga dalam 2 minggu. Mereka menyimpulkan bahwa pada tikus dengan melanoma, olahraga tampaknya meningkatkan efek kemoterapi doxorubicin dalam menyusutkan ukuran tumor. Mereka menyarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat bagaimana efek olahraga dalam  meningkatkan efek kemoterapi. Mungkin alasannya adalah karena olahraga meningkatkan aliran darah, yang memungkinkan lebih banyak obat dapat mencapai sel-sel kanker. Prof Libonati menambahkan, "Apabila olahraga dapat membantu, maka Anda dapat menggunakan dosis yang lebih kecil dari obat dan mendapatkan efek samping yang lebih sedikit." Sumber: medicalnewstoday 
 26 Feb 2019    08:00 WIB
Kulit Kendur Setelah Berat Badan Turun? Atasi Dengan Olahraga Berikut!
Kadangkala, saat Anda mengalami penurunan berat badan, kulit Anda pun menjadi kendur. Masalah ini sering terjadi pada bagian wajah, leher, lengan belakang, perut, dan paha. Di bawah ini terdapat beberapa jenis olahraga yang dapat Anda lakukan sendiri yang dapat membantu mengembalikan kekencangan kulit Anda paska penurunan berat badan yang Anda alami.   Leher dan Dagu Kulit yang kendur pada bagian leher dan dagu dapat membuat Anda seperti memiliki 2 buah dagu (double chin). Oleh karena itu, lakukan olahraga yang berfokus pada daerah leher dan dagu untuk mengencangkan otot. Mulailah olahraga Anda dengan meletakkan kedua lengan pada kedua sisi tubuh Anda. Dongakkan kepala Anda hingga mata Anda dapat memandang langit-langit, akan tetapi jangan terlalu dipaksakan hingga otot leher Anda tertarik. Kemudian buka tutup mulut Anda hingga gigi bagian atas dan bawah saling bersentuhan dengan perlahan. Ulangi gerakan ini 5-10 kali setiap harinya untuk mendapatkan hasil optimal.   Lengan Saat berat badan Anda turun, maka kulit di lengan bagian belakang Anda akan menjadi kendur dan tampak menggantung. Duduklah dengan punggung tegak dan peganglah 1 buah barbell pada kedua tangan dan letakkan kedua tangan di kedua sisi tubuh. Kemudian luruskan dan angkat tangan Anda hingga ke atas kepala dengan posisi telapak tangan berada di bagian dalam, tekuk siku tangan Anda. Tangan Anda harus berada di belakang telinga Anda. Tahan posisi ini selama 5-10 detik kemudian turunkan lengan Anda. Ulangi gerakan ini hingga 10-12 kali setiap 2 hari sekali.   Perut Anda tentunya telah mengetahui bahwa melakukan olahraga sit up dapat membantu mengencangkan otot perut Anda dan membuat kulit Anda menjadi lebih kencang. Tidurlah dengan posisi terlentang dengan lutut menekuk sebanyak 90 derajat. Kaitkan jari tanan Anda dan letakkan di bawah kepala Anda. Tanpa menekuk leher, angkatlah kepala dan punggung Anda secara perlahan dari atas lantai. Pertahankan posisi ini selama 5 detik dan kembali pada posisi semula. Ulangi gerakan ini sebanyak 10-20 kali setiap harinya.   Kaki Kekenduran kulit mungkin dapat terlihat pada paha bagian dalam. Untuk mengatasi hal ini, mulailah olahraga Anda dengan berbaring pada sisi kiri Anda, di mana kaki kiri lurus sedangkan kaki kanan tertekuk sebanyak 90 derajat di depan kaki kiri Anda. Tahan kepala Anda dengan menggunakan siku. Kemudian angkatlah kaki kiri Anda secara perlahan, tetap dengan posisi lurus hingga Anda merasakan adanya sedikit tarikan pada paha bagian dalam. Tahan posisi ini selama 5 detik dan kembali pada posisi semula. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 kali setiap harinya. Lakukan gerakan ini pada kedua kaki.     Sumber: livestrong