Your browser does not support JavaScript!
 24 Apr 2019    16:00 WIB
Mengenal Lebih Dalam Tentang Aritmia (Irama Jantung Abnormal)
Apakah aritmia itu?Ritme jantung abnormal (aritmia) adalah urutan dari detak jantung yang tidak teratur, terlalu cepat, terlalu lambat, atau dilakukan melalaui jalur listrik abnormal pada jantung. Gangguan jantung adalah penyebab paling umum dari irama jantung abnormal (aritmia). Kadang-kadang orang sadar irama jantungnya abnormal, tetapai kebanyakan mereka hanya merasakan konsekuensinya seperti lesu atau pingsan.Kecepatan normal jantung biasanya 60 sampai 100 detak per menit. Namun demikian, detak jantung normal lebih rendah untuk usia muda, khususnya yang mempunyai fisik fit. Kecepatan jantung yang bervariasi adalah normal. Kecepatan jantung tidak hanya merespon kegiatan olah raga dan tidak beraktivitas tetapi juga dipengaruhi oleh nyeri dan emosi. Hanya ketika kecepatan jantung tidak wajar cepatnya (takikardi) atau lambatnya (bradikardi) atau ketika impuls elektrik bergerak dalam aliran yang abnormal sehingga detak jantung diperkirakan mempunyai irama yang abnormal (aritmia). Irama abnormal mungkin teratur atau tidak teratur. Apa saja penyebab dari aritmia? Penyebab aritmia paling umum  adalah: •  Gangguan jantung, penyakit arteri koroner khususnya, gangguan katup jantung, dan gagal jantung. •  Obat resep atau OTC termasuk yang digunakan untuk mengobati gangguan jantung, dapat menyebabkan aritmia. •  Beberapa aritmia disebebakan oelh kelainan anatomi yang ada sejak lahir (cacat lahir bawaan). •  Umur berkaitan dengan perubahan dalam system listrik jantung menyebabkan aritmia lebih mudah terjadi. • Kelenjar tiroid ynag terlalu aktif (hipertiroidisme), menghasilkan kadar hormon tiroid yang tinggi, dapat menyebabkan aritmia cepat. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroid), menghasilkan hormone tiroid yang rendah dapat menyebabkan aritmia lambat. •  Terkadang tidak ada penyabab aritmia yang teridentifikasi.•  Aritmia cepat (takikardi) dapat disebabkan oleh olah raga, stress emosional, konsumsi alcohol berlebih, merokok, atau menggunakan obat yang mengandung stimulant, seperti obat flu dan demam. •  Aritmia lambat (bradikardi) dapat disebabkan oleh nyeri, lapar, capai, gangguan pencernaan (seperti diare dan muntah), atau kembung, yangd apat merangsang saraf vagus berlebihan (dengan stimulasi yang cukup, walau jarang terjadi, saraf vagus dapat menyebabkan jantung berhenti) dalam sebagian besar keadaan, aritmia dapat selesai dengan sendirinya. Apa saja gejala dari aritmia? Beberapa orang yang mengalami aritmia mungkin menyadarinya. Namun kesadaran detak jantung (palpitasi) bervariasi antara setiap orang. Beberapa orang dapat merasakan detak jantung yang normal, dan kebanyakan orang bisa merasakan detak jantung saat mereka berbaring di sisi kiri mereka. Bagaimana mendiagnosa aritmia?Seringkali, penjelasan pasien mengenai gejala membantu dokter membuat diagnosis awal dan menentukan keparahan aritmia. Electrocardiography (ECG) adalah prosedur pemeriksaan  utama untuk mendeteksi aritmia dan menentukan penyebabnya. Prosedur pemeriksaan lainnya termasuk tes tekanan latihan (ECG) dan pengukuran tekanan darah sewaktu olah raga dan tes alectrofisiologi. Apakah pengobatan untuk aritmia?Bagi pasien yang mengidap aritmia yang tidak berbahaya, untuk menjamin agar tidak berbahaya dengan pengobatan yang cukup. Kadangkala aritmia menjadi berkurang terjadinya atau bahkan berhenti ketika dokter mengganti obat pasien atau mengatur ulang dosisnya. Menghindari alkohol, kafein (dalam makanan dan minuman), atau merokok mungkin juga membantu. Menghindari olah raga keras dapat membantu jika debaran terjadi hanya sewaktu berolah raga. ObatObat antaritmia berguna untuk menekan aritmia cepat yang menyebabkan gejala yang tidak bisa ditolerir atau berisiko. Tidak ada satu obatpun yang mampu mengobati semua aritmia pada setiap pasien. Kadang kala beberapa obat harus dicoba sampai responnya memuaskan Alat pacu jantungAlat pacu jantung buatan adalah sebuah alat elektronik yang beraksi di tempat jantung sendiri. Alat ini diimplan melalui operasi di bawah kulit, biasanya di bawah tulang selangka.kanan atau kiri. Alat ini dkoneksikan ke jantung dengan kabel melalui pembuluh darah. Baca juga: Konsumsi Ganja Dapat Sebabkan Komplikasi Jantung dan Kematian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wemd
 29 Mar 2019    16:00 WIB
Bangun Tidur Keringat Menetes Deras ? Ini Dia Penyebabnya
Bingung mengapa selama beberapa hari terakhir Anda selalu terbangun dengan baju basah kuyup padahal Anda tidak melakukan sesuatu hal yang membuat Anda dapat berkeringat deras? Menurut sebuah penelitian, berkeringat di malam hari merupakan suatu hal yang sangat sering terjadi. Akan tetapi, apakah hal ini merupakan hal yang normal terjadi atau ada gangguan kesehatan lain yang menyebabkannya?   Perubahan Kadar Hormonal Pada wanita, penyebab tersering dari berkeringat di malam hari adalah rendahnya kadar hormon estrogen atau kadar hormon estrogen yang sedang berfluktuasi. Perubahan kadar hormonal ini biasanya terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan, mengkonsumsi pil KB, sedang memasuki masa perimenopause, dan telah memasuki masa menopause. Berbagai keadaan di atas dapat memicu seorang wanita berkeringat di malam hari, baik ringan maupun sangat ekstrim hingga pakaiannya basah kuyup di malam hari. Bila Anda terus saja berkeringat di malam hari, maka hal ini dapat membuat kelenjar adrenal Anda "stress", yang justru akan membuat Anda merasa sangat lelah, mengalami depresi, dan bahkan mengalami peningkatan berat badan. Untuk mengatasinya, dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis kandungan. Terapi hormon biasanya dapat membantu mengatasi keringat berlebih tersebut.   Baca juga: 8 Penyebab Timbulnya Keringat dan Cara Mengatasinya   Obat-obatan Obat-obatan merupakan penyebab lain dari keringat pada malam hari. Sekitar 22% orang yang mengkonsumsi obat anti depresi berkeringat di malam hari.   Kadar Gula Darah Rendah Kadar gula darah yang rendah juga dapat membuat tubuh Anda menghasilkan lebih banyak keringat daripada biasanya. Keadaan ini biasanya ditemukan pada orang-orang yang mengkonsumsi insulin atau obat anti diabetes oral. Bila Anda mengalami hal ini, segera periksakan diri ke dokter Anda sehingga dokter dapat mengatur kembali dosis obat Anda atau mengganti jenis obat yang digunakan sehingga kadar gula darah Anda tidak terlalu rendah di malam hari dan membuat Anda berkeringat deras.   Hiperhidrosis Hiperhidrosis merupakan suatu keadaan di mana tubuh Anda memproduksi lebih banyak keringat daripada seharusnya walaupun tidak ditemukan penyebab medis tertentu. Penderita biasanya berkeringat lebih banyak hanya di beberapa bagian tubuhnya sementara bagian tubuh lainnya kering. Beberapa bagian tubuh yang biasanya lebih banyak berkeringat adalah telapak tangan, telapak kaki, ketiak, dan kepala. Akan tetapi, hiperhidrosis tidak hanya terjadi di malam hari. Keringat berlebih ini biasanya terjadi di sepanjang hari.   Infeksi Penyebab lain yang lebih serius dari keringat malam hari adalah adanya infeksi atau penyakit lain seperti infeksi bakteri, tuberkulosis, HIV, leukemia, dan kanker (terutama limfoma atau kanker kelenjar getah bening). Bila disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan tersebut, selain keringat di malam hari, penderita biasanya juga akan mengalami penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dan demam.   Apa yang Dapat Anda Lakukan Untuk Mencegah Berkeringat di Malam Hari? Mulailah dengan menyesuaikan suhu kamar tidur Anda, gunakan pakaian tidur yang lebih tipis, dan hindari berbagai jenis pemicu keringat seperti makanan pedas dan minuman beralkohol. Selain itu, mengatasi stress biasanya juga dapat membantu mengurangi keparahan keringat. Akan tetapi, bila Anda terus saja berkeringat di malam hari atau ada gejala lain yang menyertainya, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 05 Feb 2019    08:00 WIB
Tanpa Obat, Redakan Sakit Gigi Dengan Bahan Alami
Tingkat sakit gigi dapat sangat bervariasi, mulai dari nyeri ringan hingga nyeri hebat yang tidak tertahankan, baik pada gigi atau rahang Anda. Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit gigi adalah gigi berlubang, infeksi, akar gigi yang tidak terlindung, gigi retak, gangguan gusi, tambalan gigi yang bocor, atau gangguan sendi rahang. Sakit gigi dapat terjadi saat bagian tengah gigi atau yang juga dikenal dengan nama pulpa mengalami iritasi atau meradang. Pulpa berisi beberapa ujung saraf yang sangat sensitif. Pulpa dapat meradang atau mengalami iritasi karena berbagai hal, termasuk yang disebtukan di atas. Jika Anda mengalami sakit gigi, akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi sebelum keluhan semakin memburuk. Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa bahan alami di bawah ini untuk mengurangi rasa nyeri untuk sementara waktu.   Lada dan Garam Garam yang dicampur dengan lada dapat menjadi ramuan yang berguna saat gigi Anda menjadi sangat sensitif. Hal ini dikarenakan keduanya mengandung zat anti bakteri, anti radang, dan anti nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan garam dan lada dengan jumlah yang sama, kemudian tambahkan beberapa tetes air untuk membuatnya menjadi pasta Oleskan pada gigi yang nyeri dan diamkan selama beberapa menit Lakukan hal ini selama beberapa hari   Bawang Putih Bawang putih dapat menjadi pereda nyeri gigi yang cukup efektif. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung antibiotik dan berbagai zat obat lainnya yang sangat efektif untuk mengurangi nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan atau bubuk bawang putih dengan sejumlah garam dan oleskan langsung pada gigi yang sakit. Jika Anda lebih suka, Anda juga dapat mengunyah 1-2 siung bawang putih secara langsung Ulangi terapi ini selama beberapa hari   Cengkeh Cengkeh mengandung zat anti radang, anti bakteri, antioksidan, dan anestetik (bius) yang dapat membantu mengatasi sakit gigi dan melawan infeksi. Cara membuatnya adalah haluskan 2 butir cengkeh utuh. Campurkan dengan sedikit minyak zaitun atau minyak sayur dan oleskan pada gigi yang nyeri. Cara lainnya adalah oleskan cotton ball yang telah dibasahi dengan minyak cengkeh secara langsung pada gigi yang sakit atau campurkan beberapa tetes minyak cengkeh dengan setengah gelas air dan berkumurlah dengan air ini.   Bawang Bombay Bawang Bombay mengandung zat antiseptic dan anti mikroba yang dapat mengatasi sakit gigi. Selain itu, bawang Bombay juga dapat membantu meredakan nyeri dengan membunuh bakteri penyebab infeksi. Caranya adalah segera kunyah bawang Bombay mentah selama beberapa menit saat Anda pertama kali mengalami sakit gigi. Jika Anda tidak dapat mengunyahnya, letakanlah sepotong bawang Bombay mentah pada gigi atau gusi yang sakit.   Baca juga: Tips Menangani Nyeri Karena Tumbuh Gigi   Air Garam Hangat Tahukah Anda bahwa segelas air garam hangat dapat membantu meredakan sakit gigi? Campurkanlah setengah sendok makan garam ke dalam segelas air panas dan gunakan sebagai obat kumur. Larutan ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan radang serta infeksi.   Daun Jambu Biji Daun jambu biji segar juga dapat membantu meredakan nyeri gigi karena mengandung zat anti radang, anti nyeri, dan anti mikroba. Caranya adalah kunyahlah 1 atau 2 buah daun jambu biji hingga sarinya keluar dan meredakan nyeri. Selain itu, daun bayam mentah juga akan menimbulkan efek yang samat. Cara lainnya adalah masukkan 4-5 butir daun jambu biji ke dalam air mendidih. Biarkan hingga air menjadi hangat dan tambahkan sedikit garam. Gunakan larutan ini sebagai obat kumur.   Ekstrak Vanilla Ekstrak vanilla merupakan pilihan populer lainnya untuk meredakan nyeri gigi. Selain itu, vanilla juga memiliki efek menenangkan. Caranya adalah celupkan cotton bud ke dalam ekstrak vanilla dan oleskan pada gigi yang sakit. Lakukan hal ini beberapa kali sehari hingga gigi tidak lagi terasa nyeri.   Es Batu Es batu dapat membantu meredakan nyeri dengan membuat ujung saraf mati rasa. Caranya adalah bungkus es batu dengan kain tipis. Tempelkan pada pipi di dekat gigi yang sakit selama beberapa menit. Jangan tempelkan langsung pada gigi karena kontak langsung justru dapat membuat gigi terasa semakin sakit.   Selain mencoba berbagai obat herbal di atas, pastikan Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi karena beberapa jenis gangguan gigi dan gusi membutuhkan pengobatan yang lebih daripada pengobatan alami di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 20 Jan 2019    11:00 WIB
Kenapa Tidak Boleh Minum Obat Dengan Minuman Bersoda ?
Anda mungkin sudah sering mendengar ibu Anda melarang Anda untuk minum obat dengan menggunakan kopi, teh, minuman bersoda, atau jus buah. Akan tetapi, tahukah Anda mengapa demikian?   Baca juga: Menghentikan Kebiasaan Minum Soda Diet   Memang benar bahwa Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi obat dengan berbagai jenis minuman yang mengandung kafein, jus buah golongan sitrus (jeruk, jeruk bali, lemon, dll), atau susu. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja penyebab yang membuat Anda sebaiknya tidak melakukan hal tersebut.   Membuat Obat Kurang Efektif Berbagai jenis minuman di atas dapat memetabolisme obat dan menyebabkan obat menjadi kurang efektif. Misalnya asam tannin yang ada di dalam teh dapat mengganggu proses pencernaan obat. Jus apel dan jeruk juga dapat menghambat kinerja sejumlah obat. Hal ini akan membuat hanya sekitar setengah dosis obat yang dapat diserap masuk ke dalam aliran darah.   Mengganggu Penyerapan Obat Berbagai jenis minuman di atas juga dapat mengganggu penyerapan sejumlah zat aktif di dalam otak, misalnya zat besi.   Dapat Berinteraksi Dengan Obat Yang paling buruk adalah berbagai jenis minuman di atas dapat berinteraksi dengan sejumlah obat. Asam karbonat di dalam minuman bersoda dan jus buah serta protein di dalam susu dapat berinteraksi dengan zat kimia di dalam otak.   Tips lainnya yang perlu Anda ingat saat akan mengkonsumsi obat adalah jangan minum obat segera setelah sarapan. Tunggu setidaknya 1 jam bila Anda mengkonsumsi susu, teh, atau kopi sebelum mengkonsumsi obat. Jika Anda terbiasa minum susu sebelum tidur, maka konsumsilah obat Anda setidaknya 1 jam sebelum tidur.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: munfitnessblog
 03 Sep 2018    11:00 WIB
Antibiotik Alami Yang Mudah Ditemukan
Antibiotik saat ini menjadi hal yang umum digunakan oleh masyarakat. Antibiotik yang diberikan seperti penisilin telah membantu orang banyak dari penyakit dan kondisi fatal lainnya sejak tahun 1940-an. Namun beberapa mungkin masih ada ketakutan akan efek samping yang ditimbulkan. Menurut NHS (National Health Service) 1 dari 10 orang yang minum antibiotik mengalami gangguan pencernaan setelah meminumnya. Sedangkan sekitar 1 dari 15 orang mengalami alergi setelah minum antibiotik. Oleh karena itu beberapa mungkin mencoba mencari alternatif beralih ke antibiotik alami. Berikut adalah daftarnya : 1.            Bawang putih                 Kebudayaan di berbagai belahan dunia telah lama mengenal bawang putih akan kemampuannya mencegah dan mengobati penyakit. Penelitian telah menemukan bahwa bawang putih dapat menjadi pengobatan yang efektif terhadap berbagai bentuk bakteri, termasuk Salmonella dan Escherichia coli (E. coli). Bawang putih bahkan telah dipertimbangkan untuk digunakan melawan tuberkulosis yang resistan terhadap beberapa obat. 2.            Madu                 Madu telah lama digunakan sebagai salep, bahkan sejak jamannya Aristoteles, untuk menyembukan luka dan mencegah serta mengobati infeksi. Ini pun sesuai dengan penelitian pada tahun 2016 yang menunjukan madu dapat membantu menyembuhkan luka. Madu memiliki sifat antibakteri karena adanya kandungan hydrogen peroksida di dalamnya. Selain itu, madu juga memberikan lapisan pelindung untuk mempertahankan lingkungan yang lembab sehingga membantu menyembuhkan luka. 3.            Jahe                 Komunitas ilmiah mengakui jahe sebagai antibiotik alami. Ini juga sesuai dengan penelitian yang pernah dilakukan tahun 2017 yang menemukan bahwa jahe memiliki kemampuan melawan banyak bakteri. Selain itu, jahe juga diteliti mengenai kemampuannya melawan mabuk laut dan juga menurunkan kadar gula darah. 4.            Bunga Echinacea                 Echinacea adalah tanaman berbunga yang banyak tumbuh di Eropa dan Amerika Utara. Hasil penggalian arkeologi menunjukkan bahwa penduduk asli Amerika mungkin telah menggunakan echinacea selama lebih dari 400 tahun untuk mengobati infeksi dan luka dan sebagai obat segala penyakit. Sepanjang sejarah orang-orang Indian menggunakan echinacea untuk mengobati demam scarlet, sifilis, malaria, keracunan darah, dan difteri.                 Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam the Journal of Biomedicine and Biotechnology, ekstrak Echinacea purpurea dapat membunuh berbagai jenis bakteri, termasuk Streptococcus pyogenes (S. pyogenes). Bakteri ini yang menyababkan strep throat yaitu infeksi pada tenggorokan yang membuat tenggorakan terasa sakit dan gatal. Selain itu juga menyebabkan penyakit toxic shock syndrome dan necrotizing fasciitis. 5.            Goldenseal                 Goldenseal (Hydrastis canadensis) merupakan tanaman kecil dengan batang berbulu tunggal. Tanaman ini tumbuh liar di tanah teduh di utara Amerika Serikat. Golden seal biasanya dikonsumsi dalam bentuk teh dan kapsul untuk mengobati masalah pernafasan dan pencernaan serta untuk melawan bakteri yang menyebabkan diare dan infeksi saluran kemih. Ternyata berdasarkan hasil penelitian baru ekstrak goldenseal untuk mencegah bakteri MRSA. MRSA atau methicillin-resistant Staphylococcus aureus adalah salah satu tipe bakteri Staphylococcus yang ditemukan pada kulit dan hidung yang kebal terhadap antibiotik. Setiap tahunnya lebih dari 90.000 warga Amerika Serikat berpotensi terinfeksi bakteri ini. Jumlah kematian akibat infeksi bakteri MRSA lebih banyak dibandingkan dengan angka kematian akibat AIDS. Kemampuan goldenseal menjadi antibiotik alami karena adanya kandungan berberin. Namun bahan ini tidak aman untuk bayi dan wanita hamil atau menyusui. 6.            Cengkeh                 Sobat mungkin tidak asing atau pernah menemukan orang memakai cengkeh untuk mengurangi rasa sakit pada gigi kita. Ternyata bukan hanya itu saja. Berdasarkan penelitian ternyata ekstrak air cengkeh efektif untuk berbagai jenis bakteri termasuk bakteri E. Coli yang dapat menyebabkan infeksi.  Baca juga : Fakta Menarik Tentang Bakteri E.Coli Jadi sobat jika ingin mecari antibiotik alami bisa mencoba bahan di atas. Namun jika sobat sedang dalam pengobatan atau masih terasa sakit karena infeksi, lebih baik konsultasikan dengan dokter yang berkompeten. Tetaplah sehat, tetap semangat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.
 22 Jul 2018    18:00 WIB
Sering Minum Obat Anti Nyeri Ternyata Berbahaya Lho…
Hampir sebagian besar orang pasti pernah mengalami nyeri kepala, yang berarti sebagian besar orang juga pernah mengkonsumsi obat anti nyeri. Akan tetapi, terlalu sering mengkonsumsi obat anti nyeri ternyata dapat berbahaya bagi kesehatan Anda lho. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh BPOM Amerika, mengkonsumsi obat anti nyeri tidak hanya dapat berdampak buruk bagi lambung Anda, tetapi juga bagi kesehatan jantung dan otak Anda. Berdasarkan pemberitahuan yang dikeluarkan oleh BPOM Amerika, sekarang ini mereka akan mencantumkan tambahan peringatan pada obat anti nyeri golongan NSAIDs (non steroid anti inflammatory drugs). Peringatan tambahan tersebut adalah resiko terjadinya serangan jantung atau stroke akan meningkat bahkan pada minggu awal penggunaan obat NSAID. Resiko ini tampaknya akan semakin tinggi seiring dengan semakin lama seseorang mengkonsumsi obat golongan NSAID tersebut. Selain itu, resiko ini juga akan bertambah tinggi pada orang-orang yang mengkonsumsi obat NSAID dosis tinggi. Obat anti nyeri golongan NSAIDs yang paling sering digunakan dan dapat dibeli dengan bebas di pasaran adalah ibuprofen dan naproxen.   Baca juga: Apa Resiko dari Sering Mengkonsumsi Obat Anti Nyeri?   Takut terkena serangan jantung atau stroke karena mengkonsumsi kedua obat tersebut? Jangan panik. Anda hanya harus lebih pintar dalam menggunakan kedua obat tersebut yaitu dengan cara mengkonsumsi obat dengan dosis sekecil mungkin untuk waktu yang sesingkat mungkin. Jadi, bila Anda hanya mengkonsumsi ibuprofen sesekali untuk meredakan nyeri, maka hal ini biasanya tidak akan menimbulkan efek samping berat seperti yang disebutkan di atas. Akan tetapi, ada beberapa orang yang perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID yaitu: Orang yang menderita gangguan jantung Orang yang memiliki resiko tinggi menderita stroke atau gangguan jantung; misalnya orang yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, menderita diabetes, obesitas, dan pernah menderita gangguan pembuluh darah Orang yang menggunakan obat anti nyeri golongan NSAID dalam waktu lama, dengan dosis tinggi Orang lanjut usia   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 18 Jan 2018    16:00 WIB
6 Obat yang Sering Menyebabkan Berat Badan Meningkat
Bingung mengapa berat badan Anda terus bertambah walaupun pola dan nafsu makan Anda tidak berubah? Hal ini mungkin disebabkan oleh obat yang Anda konsumsi. Salah satu efek samping beberapa jenis obat adalah peningkatan berat badan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis obat yang memiliki efek samping tersebut.   Obat Anti Depresan Obat anti depresan merupakan obat yang telah dikenal dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Beberapa jenis obat anti depresan yang dapat meningkatkan berat badan adalah obat golongan SSRI (Paxil, Prozac, Zoloft) dan lithium (Lithobid). Berbagai obat ini diketahui dapat meningkatkan nafsu makan dan menurunkan metabolisme tubuh.   Obat Anti Alergi Selain obat anti depresan, ada beberapa jenis obat anti alergi (anti histamin) yang juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan seperti allegra dan zyrtec. Kemungkinan besar hal ini dikarenakan keduanya dapat meningkatkan nafsu makan.   Baca juga: 7 Minuman yang BERBAHAYA Bila Dikonsumsi Bersama Dengan Obat   Pil KB Obat lain yang juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan adalah pil KB. Hal ini kemungkinan besar dikarenakan peningkatan kadar cairan di dalam tubuh. Kabar baiknya adalah peningkatan berat badan ini biasanya hanya bersifat sementara dan akan menghilang dengan sendirinya setelah sejangka waktu.   Obat Anti Kejang Salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi nyeri dan kejang, yaitu gabapentin (Neurontin) juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Berbagai penelitian telah menemukan bahwa pengguna dapat mengalami kenaikan berat badan hingga 10% dari berat badannya bila mengkonsumsi 3 gram gabapentin setiap harinya.   Obat Anti Radang Obat anti inflamasi (anti radang) seperti deltasone (obat golongan kortikosteroid) juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi artritis (radang sendi), gangguan kulit, gangguan darah, dan gangguan saluran napas.   Insulin Insulin merupakan hormon yang digunakan untuk membantu mengatur kadar gula darah, yang biasa digunakan oleh para penderita diabetes. Salah satu efek sampingnya adalah peningkatan berat badan karena sel-sel tubuh akan menyerap lebih banyak gula daripada yang diperlukannya, yang kemudian akan diubah menjadi lemak.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 01 Jan 2017    15:00 WIB
Sedang Hamil Tapi Ingin Berlibur? Ikuti Kiat Berikut
Apakah Anda ragu-ragu untuk melakukan perjalanan panjang dan menggunakan pesawat hanya karena Anda sedang hamil? Apakah Anda pikir perjalanan panjang akan menyebabkan beberapa masalah karena kehamilan Anda? Kehamilan adalah periode penting dalam kehidupan setiap wanita, namun bukan berarti hal ini membatasi Anda untuk bersenang-senang. Ingat bahwa biasanya saat paling aman untuk melakukan perjalanan adalah sekitar trimester kedua kehamilan (usia kehamilan bulan ke 4-6). Berikut adalah kiat untuk Anda wanita hamil yang ingin berliburan: Konsultasi dengan dokter Anda Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda melakukan liburan panjang. Apakah Anda boleh melakukan perjalanan panjang dan persiapan apa yang perlu Anda bawa Bawa catatan medis Anda Usahakan untuk membawa catatan medis terbaru Anda, yang mungkin diperlukan bila ada keadaan darurat medis Membuat daftar keperluan Hal ini penting untuk mengingatkan Anda barang apa yang perlu Anda bawa Bawa obat-obatan Jauh lebih baik Anda membawa obat Anda sendiri. Karena Anda bisa langsung Anda gunakan saat Anda membutuhkannya. Bawa pakaian yang nyaman Ingatlah Anda sedang hamil, maka bawalah pakaian yang cocok dan nyaman untuk ibu hamul Tetap Terhidrasi Untuk Anda ibu hamil selalu siapkan botol ekstra untuk Anda minum, agar Anda tidak kehausan. Bergerak Terbang terlalu lama bisa menyebabkan terjadi penggumpalan darah. Penyakit ini biasanya dikenal sebagai deep vein thrombosis atau DVT. Risiko ini meningkat ketika Anda duduk terlalu lama. Bila saat di dalam pesawat dan penerbangan stabil Anda bisa berjalan sebentar di dalam pesawat. Membawa bantal Sebagai seorang wanita hamil, Anda akan merasa sulit untuk merasa nyaman di kursi pesawat. Usahakan membawa bantal tambahan untuk membuat Anda merasa nyaman. Baca juga: Tips Saat Berlibur Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 04 Dec 2016    11:00 WIB
Mencegah HIV Dengan Pengobatan Truvada
Dalam rangka untuk memperlambat penyebaran HIV, orang-orang tertentu yang tidak memiliki virus tetapi beresiko untuk terkena HIV harus meminum obat untuk mencegah jangan sampai terinfeksi. Hal ini merupakan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit dan, baru-baru ini, oleh WHO. Pengobatan pencegahan ini dikenal dengan PrPP, untuk profilaksis pra pajanan.  Eric McCulley membuat keputusan untuk memulai PrPP. Pria ini berusia 40 tahun, seorang gay dan pemeriksaan HIV-negatif. Di luar sebuah kedai kopi, ia mengambil plastik yang berisi pil biru. "Ukuran pil ini cukup besar, beberapa orang mungkin menyebutnya pil kuda." Kata eric Pil ini disebut Truvada, kombinasi dua obat yang dipakai untuk mengobati HIV. Meskipun status pemeriksaan HIV negatif, McCulley memulai minum pil setiap hari selama beberapa bulan terakhir. Dokter sangat menganjurkan cara yang satu ini Selama satu dekade, Truvada digunakan sebagai pengobatan untuk orang yang sudah HIV-positif. Dalam beberapa tahun terakhir, juga telah terbukti mampu mencegah terjadinya infeksi baru, dan pejabat New York mengakui pil ini sebagai cara untuk mencegah penyebaran AIDS.  Namun beberapa pengguna PrPP khawatir bahwa tidak semua orang di komunitas medis bisa mendapatkan Truvada dengan cepat. Meski Truvada telah berada di toko obat, namun memerlukan resep cara penggunaan obat untuk mendapatkan obat tersebut. Namun ada asumsi sementara apabila seseorang mengkonsumsi Truvada ada anggapan dapat melakukan hubungan seks dengan siapapun . Dr Melanie Thompson mengatakan pernah mendengar hal seperti itu sebelumnya. Dia adalah peneliti utama di Research Consortium AIDS dari Atlanta, dan telah lama bekerja dalam penelitian HIV. Dia mengalami keengganan untuk meresepkan PrPP karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai hal tersebut  "Ini merupakan hal yang menarik bagi saya," katanya, "karena para dokter yang mengatakan, 'Saya tidak ingin meresepkan PrPP untuk seseorang yang mungkin berisiko untuk HIV karena mereka mungkin tidak akan menggunakan kondom" Menurut Thompson hal ini seperti ada seorang dokter yang menolak untuk meresepkan statin (obat penuruan kolestrol) untuk pasien yang mengalami kelebihan berat badan.  Penyedia layanan kesehatan harus meningkatkan perhatian mereka dan melakukan hal yang tepat Namun Thompson dan para petugas CDC berharap pedoman pengobatan baru akan membantu mengatasi hambatan. Sumber: npr