Your browser does not support JavaScript!
 09 May 2019    18:00 WIB
Hubungan Nyeri Kepala, Migrain, dan Mual
Migrain merupakan jenis nyeri kepala yang paling sering menyebabkan timbulnya rasa mual. Selain migrain, terdapat berbagai gangguan kesehatan lainnya yang juga menimbulkan rasa nyeri kepala dan mual atau muntah, seperti flu, meningitis (radang selaput otak), dan nyeri kepala cluster.   Flu Virus yang sering menyebabkan terjadinya flu juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri kepala dan mual. Nyeri kepala dan rasa mual yang anda alami dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Berbeda dengan migrain, flu dapat disertai dengan berbagai gejala infeksi virus lainnya, seperti hidung meler, diare, menggigil, nyeri otot, dan demam.   Meningitis Nyeri kepala hebat yang disertai dengan sensitivitas berlebihan terhadap cahaya dan adanya rasa mual tampak seperti suatu serangan migrain klasik. Akan tetapi, bila gejala di atas juga disertai dengan kekakuan pada leher, baik dengan atau tanpa demam, maka anda mungkin mengalami meningitis. Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan secepatnya.   Nyeri Kepala Cluster Rasa mual seringkali merupakan pembeda antara serangan migrain dengan nyeri kepala biasa. Akan tetapi, nyeri kepala cluster juga dapat menyebabkan timbulnya rasa mual. Selain itu, nyeri kepala cluster biasanya terjadi secara berulang, sangat menyiksa, terjadi pada salah satu sisi kepala, dan seringkali membuat mata berair serta nyeri.   Migrain dan Mual Hubungan antara terjadinya migrain dan timbulnya rasa mual di saat yang bersamaan masih tidak diketahui dengan jelas. Akan tetapi, banyak ahli beranggapan bahwa serangan migrain terjadi akibat saraf-saraf tertentu di otak mengirimkan suatu sinyal pada pembuluh darah otak untuk melebar. Selain itu, perubahan kadar estrogen juga diduga dapat menyebabkan timbulnya serangan migrain. Hal ini mungkin merupakan penyebab mengapa migrain lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Penurunan kadar serotonin juga dapat menyebabkan pembuluh darah di permukaan otak melebar dan menyebabkan terjadinya serangan migrain. Orang yang memiliki kadar serotonin yang rendah biasanya lebih sering mengalami serangan migrain, mual, dan mabuk saat berkendara.   Siapa yang Sering Mengalami Mual dan Migrain? Wanita dan orang yang sering mengalami mabuk saat berkendara lebih sering mengalami serangan migrain dan merasa mual. Sekitar 5-20% populasi mengalami mabuk saat berkendara dan sekitar 50% penderita migrain mengalami mabuk saat berkendara.   Jenis Migrain dan Hubungannya Dengan Rasa Mual Beberapa jenis migrain lebih sering menyebabkan timbulnya rasa mual atau bahkan muntah. Migrain Dengan atau Tanpa Aura (Suatu Penglihatan atau Efek Visual yang Terjadi Sebelum Serangan) Migrain tanpa aura lebih sering terjadi dan dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala hebat, gangguan penglihatan, vertigo, peningkatan sensitivitas terhadap cahaya, dan mual. Orang yang mengalami migrain dengan aura biasanya mengalami suatu tanda peringatan (aura) sekitar 20 menit sampai 1 jam sebelum nyeri kepala dimulai. Tanda peringatan ini dapat berupa gangguan penglihatan dan rasa pusing. Migrain Perut Sebagian besar migraine menyebabkan timbulnya nyeri kepala, akan tetapi pada kasus yang jarang, anak-anak dapat mengalami serangan migrain yang menyebabkan nyeri perut. Saat hal ini terjadi, anak dapat merasa mual atau bahkan muntah serta hilangnya nafsu makan. Anak yang mengalami serangan migrain perut biasanya akan kembali mengalami serangan ini saat dewasa nanti. Vertigo Paroksismal Benign Migrain jenis ini paling sering dialami oleh balita. Saat migrain terjadi, balita akan tampak kehilangan keseimbangan dan tidak dapat kembali berjalan. Hal ini dapat membuat anda muntah. Serangan ini biasanya akan mereda setelah beberapa menit atau beberapa jam kemudian.   Pilihan Terapi Bagi Migrain dan Mual Perubahan Gaya Hidup Stress merupakan pemicu tersering dari timbulnya migrain, termasuk migrain yang disertai oleh rasa mual. Mengurangi dan mengatasi stress dapat mengurangi frekuensi dan keparahan serangan. Berhenti merokok dan menghindari berbagai jenis makanan yang dapat memicu terjadinya migraine seperti coklat dan alkohol dapat membantu mengurangi terjadinya serangan migrain yang disertai dengan rasa mual. Obat-obatan Beberapa jenis obat-obatan yang dapat diberikan pada penderita migrain adalah obat untuk mencegah terjadinya migrain, obat untuk menghentikan migrain saat serangan berlangsung, dan obat untuk meredakan berbagai gejala migrain. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi obat apapun untuk mengatasi serangan migrain yang anda alami. Terapi Lainnya Akupuntur telah terbukti dapat mengurangi terjadinya migrain dan mengurangi rasa mual.   Sumber: webmd  
 22 Apr 2019    18:00 WIB
Nyeri Kepala Saat Berhubungan Seksual, Mengapa ?
Seorang ahli syaraf di Illinois mengatakan sebanyak 1% orang dewasa melaporkan mengalami nyeri kepala (terkadang sangat berat) saat berhubungan seksual. Dan diperkirakan lebih banyak lagi orang yang merasakan gejala tersebut tetapi terlalu malu untuk mengatakan dengan dokternya.  Nyeri kepala yang berhubungan dengan aktifitas seksual dapat sangat menyakitkan sekaligus menakutkan. Penderita dari gejala ini juga bisa merasa sangat frustasi, baik untuk dirinya sendiri maupun pasangannya. Kebanyakan nyeri kepala yang berhubungan dengan seks tidak berbahaya. Tetapi beberapa kasus nyeri kepala dapat menjadi kondisi yang mengancam jiwa jika disebabkan oleh perdarahan di otak, aneurisma otak, stroke dan berbagai jenis lain dari cedera otak. Para ahli menyarankan untuk pasien yang mengalami nyeri kepala saat berhubungan seksual untuk menjalani pemeriksaan neurologi untuk menemukan penyebab sekunder yang mungkin bisa mengancam jiwa. Hal ini sangat penting dilakukan terutama pada saat kejadian nyeri kepala pertama kali menyerang. Para ahli mengatakan, pria lebih sering mengalami nyeri kepala yang berhubungan dengan seks, tiga kali lebih besar dibandingkan wanita. Tiga tipe nyeri kepala berhubungan dengan seks yang paling sering terjadi adalah: Nyeri kepala tumpul, seperti nyeri kepala tension, gejala nyeri kepala dimulai di kepala dan leher sebelum orgasme dan semakin memburuk saat hubungan seksual berlangsung. Nyeri kepala seperti tersambar petir, yaitu nyeri kepala yang sangat intens yang dimulai saat orgasme. Nyeri kepala tipe ini dapat berlangsung selama beberapa jam Nyeri kepala yang dimulai setelah selesai berhubungan seksual, bisa bersifat ringan sampai sangat menyakitkan. Nyeri kepala jenis ini akan terasa bertambah parah saat orang tersebut berdiri.  Jadi apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala tersebut? Pada beberapa kasus dapat diberikan obat pereda nyeri untuk pengobatan dan pencegahan. Strategi lain yang bisa dilakukan termasuk olahraga, menghindari konsumsi alkohol, menjaga berat badan dan konseling.   Sumber: medicinenet
 27 Jun 2018    08:00 WIB
Mengenal Apa Itu Vertigo Posisional
Apakah vertigo posisional itu?Vertigo posisi atau Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) merupakan gangguan yang sering terjadi yang menimbulkan episode-episode singkat vertigo pada perubahan posisi kepala yang menstimulasi kanalis semisirkularis posterior di telinga bagian dalam. •  Seseorang tiba-tiba merasa dirinya atau lingkungan sekitarnya berputar ketika ia menggerakan kepalanya•  Seseorang dapat merasa mual dan muntah, serta bola matanya dapat bergerak abnormalVertigo merupakan suatu sensasi berputar yang khas. Seseorang dengan vertigo akan merasa dirinya, lingkungannya, atau keduanya bergerak atau berputar. Apakah penyebab dari vertigo posisional?Perubahan posisi kepala, terutama saat membalikkan kepala di bantal saat hendak bangun tidur pagi hari, atau saat mendongakkan kepala saat meraih rak tinggi, merupakan pemicu paling banyak terjadinya serangan ini. BPPV biasanya terjadi karena partikel kalsium yang normalnya terjapat pada bagian tertentu di telinga bagian dalam (utrikulus dan sakulus) berpindah ke bagian lain di telinga bagian dalam (yaitu ke kanalis semisirkularis posterior). Apa saja gejala dari vertigo posisional?Pada BPPV akan terjadi episode-episode singkat vertigo. Seseorang dengan vertigo akan merasa dirinya, lingkungannya, atau keduanya bergerak atau berputar. Vertigo jenis ini dapat menakutkan, tetapi biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya. Serangan dapat disertai dengan rasa mual, muntah, dan gerakan abnormal bola mata tertentu (nystagmus). Episode vertigo dimulai 5-10 detik setelah gerakan kepala dan berlangsung kurang dari satu menit. Serangan biasanya mereda dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Terkadang, serangan dapat menetap untuk beberapa bulan dan dapat menyebabkan dehidrasi karena adanya mual dan muntah. Tidak terjadi bising (tinitus) atau hilangnya pendengaran. Apa saja pengobatan untuk vertigo posisional?BPPV mudah untuk diobati. Partikel-partikel dapat dikeluarkan dari kanalis semisirkularis posterior dan kembali ke tempat asalnya. Reposisi partikel ini dibuat dengan melakukan manuver Epley. Manuver ini segera menyembuhkan vertigo pada sekitar 90% penderita. Pengulangan manuver ini dapat menyembuhkan sekitar 5% penderita lainnya. Pada beberapa orang, vertigo dapat muncul kembali. Jika hal ini terjadi, manuver ini dapat kembali dilakukan. Seseorang dapat diajari untuk melakukan manuver ini sendiri di rumah jika seandainya vertigo muncul kembali. Pada sekitar 5% penderita yang tidak sembuh dengan manuver ini, dapat diberikan obat-obatan. Pada kasus yang jarang, pembedahan diperlukan. Terkadang kanalis horizontal terkena, dan berguling seperti batang kayu dapat mengurangi gejala. Ingin mengetahui tentang pengobatan vertigo posisional menggunakan kursi epley? Silahkan baca di sini Baca juga: Latihan untuk mengatasi Vertigo Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 07 Jan 2018    10:00 WIB
13 Manfaat Timun Bagi Kesehatan
1.  Membantu Rehidrasi TubuhTimun mengandung banyak air, sekitar 90% timun merupakan air. Jika anda tidak dapat mengkonsumsi banyak air putih karena berbagai alasan, penuhilah kebutuhan cairan anda dengan mengkonsumsi timun.2.  Melawan Panas di Luar dan DalamMengkonsumsi timun dapat membantu meredakan rasa terbakar di dalam dada. Selain itu, meletakkan timun di atas kulit anda juga dapat membantu meredakan rasa panas pada kulit akibat terbakar oleh sinar matahari.3.  Membuang RacunKandungan air yang tinggi di dalam tubuh dapat membantu membuang berbagai zat sisa dari dalam tubuh anda. Mengkonsumsi timun secara teratur dapat membantu menghancurkan batu ginjal.4.  Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin dan Mineral HarianTimun mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh anda, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C (terutama pada kulit timun), kalium, magnesium, dan silikon. Berbagai vitamin ini dapat membantu meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh anda. 5.  Membantu Pencernaan dan Menurunkan Berat BadanTimun dapat menjadi salah satu menu favorit anda saat ingin menurunkan berat badan, karena kandungan air yang tinggi dan kalori yang rendah. Selain itu, serat yang terdapat di dalam timun juga dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan membantu mengatasi sembelit kronik (dengan mengkonsumsi timun setiap hari).6.  Membantu Mengurangi Mata BengkakLetakkanlah sepotong timun dingin di atas mata anda yang bengkak untuk mengurangi kantong hitam dan bengkak pada mata karena timun mengandung zat anti inflamasi (anti radang).7.  Melawan KankerSekoisolariciresinol, lariciresinol, dan pinoresinol yang terdapat di dalam timun dapat mengurangi resiko terjadinya berbagai jenis kanker, seperti kanker ovarium (indung telur), kanker payudara, kanker prostat, dan kanker rahim.8.  Membantu Mengatasi Diabetes, Menurunkan Kolesterol, Mengendalikan Tekanan DarahTimun mengandung hormon yang diperlukan oleh sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain itu, sterol pada timun juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.Serat, kalium, dan magnesium yang terdapat dalam timun juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah sehingga timun sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi dan rendah.9.  Mengatasi Bau MulutTimun juga dapat membantu proses penyembuhan berbagai gangguan gusi dan membuat mulut terasa lebih segar (mengatasi bau mulut). Caranya adalah masukkan sepotong timun di dasar mulut anda (di bawah lidah) dan tekanlah potongan timun tersebut selama 30 detik. Zat fitokimia yang terdapat di dalam timun dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut.10.  Melembutkan Rambut dan KukuSilika yang ada di dalam timun dapat membuat rambut dan kuku anda lebih kuat dan lebih berkilau. Selain itu, sulfur dan silika yang terdapat di dalam timun juga dapat membantu menstimulasi pertumbuhan rambut anda.11.  Mengurangi NyeriSilika juga membantu menjaga kesehatan sendi dengan cara menguatkan jaringan ikat di sekitarnya. Bila dicampurkan dengan wortel, maka timun dapat membantu mengurangi rasa nyeri sendi akibat radang sendi maupun nyeri sendi akibat gout (tingginya kadar asam urat di dalam darah). Selain itu, kombinasi ini juga dapat membantu menurunkan kadar asam urat.12.  Mengatasi Nyeri Kepala Akibat MabukUntuk menghindari nyeri kepala akibat mabuk, konsumsilah beberapa potong timun sebelum tidur. Vitamin B kompleks, gula, dan elektrolit di dalamnya dapat mengurangi nyeri kepala akibat mabuk.13.  Menjaga Kesehatan GinjalTimun dapat membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh anda yang secara tidak langsng juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: fitnea
 25 Nov 2017    10:00 WIB
Kiat Mudah Menghadapi Influenza
Musim hujan seperti ini sering kali membuat orang mudah terserang influenza Untuk Anda yang sedang mengalami influenza ada beberapa kiat yang dapat Anda lakukan sebelum datang ke dokter.   Berikut kiat mudahnya: 1. Minum banyak air putih Minum banyak air putih akan membantu mengurangi lendir. Sehingga membantu tenggorokan tetap lembab. 2. Kumur air garam Untuk membantu menghilangkan nyeri tenggorokan. Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air panas, kemudian berkumur sampai ke bagian belakang tenggorokan Anda. Hal ini membantu untuk menjaga tenggorokan tetap lembab dan membunuh bakteri. Lakukan ini tiga sampai empat kali per hari, sesuai kebutuhan. 3. Gunakan dekongestan nasal Meringankan hidung tersumbat dengan dekongestan nasal (hidung). Dekongestan ini dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Anda dapat membeli di Apotik 4. Minum obat demam dan sakit kepala Untuk membantu menangani demam dan sakit kepala yang Anda rasakan, Anda dapat konsumsi parasetamol tablet. Bila Anda tidak merasa demam dan tidak sakit kepala maka Anda dapat istirahat dengan baik. Anda dapat membeli parasetamol tablet di Apotik 5. Istirahat Salah satu hal yang dapat membantu mengatasi influenza adalah dengan beristirahat yang baik.   Semoga cara diatas dapat membantu, namun bila influenza yang Anda rasakan semakin parah dan mulai mengganggu. Panas yang tidak kunjung turun sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan secara langsung kepada dokter Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: wikihow
 11 Oct 2017    18:00 WIB
Apa Hubungan Antara Keju Dengan Migrain?
Pada beberapa orang penderita, makanan dan minuman tertentu atau zat yang terdapat di dalam makanan tersebut dapat memicu terjadinya migrain. Salah satu zat yang telah dikenal dapat memicu terjadinya migrain adalah tiramin. Tiramin merupakan suatu zat yang secara alami terdapat di dalam berbagai jenis makanan, terutama pada makanan yang telah diawetkan dan makanan yang telah difermentasikan. Beberapa jenis makanan yang mengandung tiramin adalah keju, ikan asap, daging olahan, dan beberapa jenis bir. Selain berbagai contoh makanan di atas, makanan tinggi protein lainnya juga dapat mengandung tiramin bila makanan tersebut telah disimpan dalam waktu lama dan dalam tempat yang tidak terlalu dingin. Karena tiramin merupakan suatu monoamine, maka dibutuhkan enzim monoamine oksidase (MAO) untuk memetabolisme tiramin. Akan tetapi, saat Anda mengkonsumsi obat yang bekerja dengan cara menghambat enzim ini (penghambat MAO), maka tiramin pun tidak dapat dikeluarkan dari dalam tubuh dan akan masuk ke dalam aliran darah. Keadaan ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah dan nyeri kepala. Pada sebuah penelitian yang dilakukan di tahun 2010, para peneliti bertanya pada sekitar 200 orang penderita migrain mengenai apa saja yang dapat memicu terjadinya serangan migrain. Para peneliti kemudian menemukan bahwa sekitar 18% penderita mengatakan bahwa makanan dapat memicu terjadinya serangan migrain dan beberapa jenis makanan yang paling sering memicu terjaidnya serangan migrain adalah keju dan sosis. Sebuah penelitian lainnya yang dilakukan pada tahun yang sama dan mengamati sekitar 126 orang penderita migrain dengan aura menemukan bahwa keju dapat memicu terjadinya serangan migraine pada beberapa orang. Hingga saat ini, para peneliti masih mencari tahu bagaimana sebenarnya tiramin dapat memicu terjadinya serangan migrain. Salah satu mekanisme yang mungkin adalah karena tiramin dapat memicu pelepasan norepinefrin dari sel-sel saraf di dalam otak. Tingginya kadar tiramin di dalam darah dan tingginya kadar zat kimia di dalam otak inilah yang dapat memicu terjadinya berbagai perubahan di dalam otak dan menyebabkan nyeri kepala. Beberapa jenis makanan yang memiliki kadar tiramin yang tinggi adalah: Hati ayam yang telah diawetkan Keju lama Bir Daging yang telah diawetkan atau dikeringkan Anggur merah (wine) Kimchi Saus soy Kecap ikan atau berbagai jenis kecap yang mengandung ikan atau udang Sup miso Ekstrak ragi Perlu diingat bahwa nyeri kepala mungkin tidak akan terjadi dalam waktu 24 jam setelah Anda mengkonsumsi makanan yang memicunya. Oleh karena itu, catatlah juga berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi 1-2 hari yang lalu untuk membantu Anda mencari tahu makanan apa sebenarnya yang telah memicu terjadinya serangan migrain.   Sumber: webmd
 20 May 2017    12:00 WIB
Kenali Gejala Kanker Hidung dan Tenggorokan
Kanker Hidung dan Tenggorokan atau kanker nasofaring adalah keganasan pada tenggorokan bagian atas (nasofaring). Kanker nasofaring dapat terjadi pada berbagai kelompok usia. Kanker ini sepertinya tidak memiliki hubungan dengan kebiasaan merokok atau mengkonsumsi alkohol dalam jumlah sedang (lebih dari 15 gelas per minggunya).   Faktor Resiko Beberapa hal yang diduga dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker nasofaring adalah: Ras Asia Terpapar oleh virus Epstein-Barr Riwayat keluarga (sangat jarang) Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah banyak   Gejala Tanda dan gejala yang sering ditemukan pada kanker nasofaring adalah: Pembesaran kelenjar getah bening di kedua sisi dan bagian belakang leher yang tidak menimbulkan nyeri (pada sekitar 75% penderita) Obstruksi nasal (hidung) Mimisan Pendengaran berkurang Telinga berdengung (tinitus) Sering mengalami infeksi telinga tengah Gangguan fungsi saraf kranial (biasanya mengenai saraf kranial ke II-VI atau IX-XII) Nyeri tenggorokan Nyeri kepala   Diagnosa Pada orang yang mengalami pembesaran kelenjar getah bening leher dan ditemukan adanyaDNA virus Epstein-Barr di dalamnya, maka diduga kuat menderita kanker nasofaring. Diagnosis biasanya ditegakkan melalui pemeriksaan biopsi pada massa di nasofaringeal. Beberapa pemeriksaan lain yang sering dilakukan untuk memastikan diagnosa adalah: Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fungsi saraf kranial Foto rontgen kepala CT scan MRI Foto rontgen dada Berbagai pemeriksaan di atas juga dapat membantu menentukan ada tidaknya penyebaran tumor dan telah seberapa jauh penyebaran terjadi.   Prognosis Prognosis atau tingkat keparahan penyakit ditentukan oleh beberapa hal yaitu ukuran tumor, stadium kanker, dan ada tidaknya penyebaran sel kanker ke kelenjar getah bening leher. Beberapa faktor lainnya yang juga berpengaruh adalah: Usia Gambaran histologi kanker Lamanya waktu antara keluarnya hasil biopsi dengan dimulainya terapi radiasi Kehamilan selama pengobatan Adanya antibodi virus Epstein-Barr tertentu   Sumber: webmd
 17 Mar 2017    18:00 WIB
Apakah Nyeri Kepala Diabetes Itu?
Fluktuasi kadar gula darah yang tiba-tiba dapat menyebabkan terjadinya nyeri kepala pada penderita diabetes. Jadi satu-satunya cara mengontrol hal tersebut supaya tidak terjadi adalah dengan menjaga kadar gula darah tidak naik terlalu tajam atau turun secara tiba-tiba. Nyeri kepala karena kadar gula darah yang rendah sering dihubungkan dengan pembuluh darah di otak. Otak membutuhkan suplay gukosa yang siap pakai supaya bisa berfungsi dengan baik. Jika suplay yang ada tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, maka akan menimbulkan nyeri kepala. Saat kadar gula darah turun, hormon stress juga dilepaskan dan dapat menyebabkan penyempitan dari pembuluh darah sehingga menyebabkan munculnya nyeri kepala. Beberapa orang dengan diabetes sering mengalami nyeri kepala karena kadar gul darah yang rendah dan kemudian diikuti dengan kadar gula darah yang tinggi. Hal ini terjadi karena pelepasan hormon yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah sebagai alat pengaturnya. Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan nyeri kepala juga. Jika kadar gula darah terlalu tinggi untuk waktu yang lama, tubuh akan mengeluarkan urin dalam jumlah lebih banyak dari normal, sehingga dapat menimbulkan dehidrasi. Dehidrasi sendiri dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit didalam cairan tubuh dan juga nyeri kepala. Cara untuk mencegah munculnya nyeri kepala diabetes: Cegah terjadinya peningkatan atau penurunan kadar gula darah yang tiba-tiba Minum air putih yang cukup Hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein karena dapat menyebabkan nyeri kepala Hindari stress Olahraga yang teratur   Sumber: healthmeup
 09 Dec 2016    18:00 WIB
Ingin Kurus Dalam Waktu Singkat? Hati-hati Nyeri Kepala Hebat!
Sebuah penelitian menemukan bahwa tindakan operasi sedot lemak mungkin dapat membuat beberapa orang yang melakukannya beresiko mengalami nyeri kepala hebat. Pada beberapa orang, operasi ini berhubungan dengan terjadinya gangguan kesehatan yang disebut dengan hipotensi intrakranial spontan atau tekanan darah rendah di dalam otak. Keadaan ini dapat memicu terjadinya nyeri kepala saat berdiri, yang akan membaik bila penderita berbaring. Nyeri kepala ini juga dapat disertai dengan mual, muntah, kaku leher, dan kesulitan berkonsentrasi. Akan tetapi, seorang ahli lainnya mengatakan bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan kebenaran hasil penelitian ini. Hal ini dikarenakan penelitian ini hanya terdiri dari sedikit peserta, dan efek nyeri kepala pun terjadi terlalu berjauhan dengan waktu operasi dilakukan, rata-rata 56.5 bulan setelah tindakan dilakukan. Walaupun para peneliti masih tidak mengetahui secara pasti apa penyebab terjadinya hipotensi intrakranial spontan paska tindakan operasi sedot lemak, akan tetapi, para peneliti menduga hal ini mungkin disebabkan oleh perubahan tekanan di dalam otak akibat penurunan berat badan yang cukup signifikan dalam waktu singkat. Penelitian ini memang menemukan adanya hubungan antara operasi sedot lemak dan peningkatan resiko terjadinya nyeri kepala hebat, akan tetapi tidak menemukan adanya hubungan sebab akibat. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 338 orang yang menderita hipotensi intrakranial spontan. Para peneliti kemudian membandingkannya dengan 245 orang yang menderita aneurisma intrakranial (tetapi belum pecah), suatu kelemahan pada pembuluh darah di dalam otak yang dapat pecah kapan saja dan menyebabkan terjadinya perdarahan dan nyeri kepala. Para peneliti menemukan bahwa 11 orang di antara para penderita hipotensi intrakranial spontan pernah melakukan tindakan operasi sedot lemak, sedangkan hanya 2 orang penderita aneurisma intrakranial yang melakukan tindakan operasi sedot lemak. Di antara para peserta penelitian yang telah melakukan tindakan operasi sedot lemak, nyeri kepala mulai dirasakan dalam waktu 3 bulan hingga 20 tahun setelah tindakan operasi sedot lemak tersebut. Para peneliti menemukan bahwa di antara 11 orang yang mengalami hipotensi intrakranial spontan dan telah melakukan tindakan operasi sedot lemak, 9 orang di antaranya berhasil mengatasi nyeri kepala yang dialaminya dengan pengobatan biasa, sedangkan 2 orang di antaranya tetap mengalami nyeri kepala walaupun telah menerima pengobatan. Walaupun penelitian ini menunjukkan bahwa operasi sedot lemak dapat menyebabkan terjadinya nyeri kepala, akan tetapi seorang ahli lainnya mengatakan bahwa memiliki berat badan berlebih juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan di dalam otak dan memicu terjadinya nyeri kepala. Beberapa penderita bahkan mengalami kebutaan, yang justru dapat diatasi dengan tindakan operasi sedot lemak.       Sumber: newsmaxhealth