Your browser does not support JavaScript!
 25 Apr 2019    08:00 WIB
Pergelangan Tangan Sakit Karena Terlalu Lama Memegang Barang ?
Apabila Anda pernah mengalaminya, kemungkinan Anda mengalami CTS (Carpal tunnel syndrome/ sindrom lorong karpal). Carpal tunnel syndrome adalah kejadian yang sering dirasakan oleh setiap orang. Gangguan ini akan menyebabkan pergelangan tangan dan tangan sakit. Gejala utama carpal tunnel syndrome ialah nyeri, mati rasa atau kesemutan di tangan dan pergelangan tangan terutama di ibu jari, telunjuk, jari tengah dan setengah lingkaran jari manis. Kondisi ini terjadi terutama pada wanita, tetapi juga dapat mempengaruhi laki-laki. Carpal tunnel syndrome disebabkan oleh tekanan pada saraf median di pergelangan tangan. Orang yang menggunakan tangan dan pergelangan tangan mereka berulang kali dengan cara yang sama, misalnya tukang kayu, cenderung akan mengalami carpal tunnel syndrome. Untuk membantu mencegah carpal tunnel syndrome: Mengangkat lengan dengan bantal sambil berbaring. Hindari kegiatan yang terlalu sering menggunakan tangan untuk mencegah carpal tunnel syndrome. Cari cara yang berbeda untuk menggunakan tangan dengan menggunakan alat lain atau mencoba untuk menggunakan sisi lain. Hindari menekuk pergelangan tangan saat bekerja untuk meminimalkan risiko carpal tunnel syndrome. Saat melakukan beberapa jenis pekerjaan berulang-ulang dengan tangan, pastikan bahwatangan dan pergelangan tangan dalam posisi yang nyaman. Istirahat secara teratur apabila melakukan gerakan berulang. Hindari menaruh pergelangan tangan pada permukaan yang keras atau bergerigi untuk waktu yang lama. Sumber: ndtv
 05 Feb 2019    08:00 WIB
Tanpa Obat, Redakan Sakit Gigi Dengan Bahan Alami
Tingkat sakit gigi dapat sangat bervariasi, mulai dari nyeri ringan hingga nyeri hebat yang tidak tertahankan, baik pada gigi atau rahang Anda. Beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit gigi adalah gigi berlubang, infeksi, akar gigi yang tidak terlindung, gigi retak, gangguan gusi, tambalan gigi yang bocor, atau gangguan sendi rahang. Sakit gigi dapat terjadi saat bagian tengah gigi atau yang juga dikenal dengan nama pulpa mengalami iritasi atau meradang. Pulpa berisi beberapa ujung saraf yang sangat sensitif. Pulpa dapat meradang atau mengalami iritasi karena berbagai hal, termasuk yang disebtukan di atas. Jika Anda mengalami sakit gigi, akan lebih baik bila Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi sebelum keluhan semakin memburuk. Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa bahan alami di bawah ini untuk mengurangi rasa nyeri untuk sementara waktu.   Lada dan Garam Garam yang dicampur dengan lada dapat menjadi ramuan yang berguna saat gigi Anda menjadi sangat sensitif. Hal ini dikarenakan keduanya mengandung zat anti bakteri, anti radang, dan anti nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan garam dan lada dengan jumlah yang sama, kemudian tambahkan beberapa tetes air untuk membuatnya menjadi pasta Oleskan pada gigi yang nyeri dan diamkan selama beberapa menit Lakukan hal ini selama beberapa hari   Bawang Putih Bawang putih dapat menjadi pereda nyeri gigi yang cukup efektif. Hal ini dikarenakan bawang putih mengandung antibiotik dan berbagai zat obat lainnya yang sangat efektif untuk mengurangi nyeri. Cara membuatnya adalah: Campurkan bawang putih yang sudah dihaluskan atau bubuk bawang putih dengan sejumlah garam dan oleskan langsung pada gigi yang sakit. Jika Anda lebih suka, Anda juga dapat mengunyah 1-2 siung bawang putih secara langsung Ulangi terapi ini selama beberapa hari   Cengkeh Cengkeh mengandung zat anti radang, anti bakteri, antioksidan, dan anestetik (bius) yang dapat membantu mengatasi sakit gigi dan melawan infeksi. Cara membuatnya adalah haluskan 2 butir cengkeh utuh. Campurkan dengan sedikit minyak zaitun atau minyak sayur dan oleskan pada gigi yang nyeri. Cara lainnya adalah oleskan cotton ball yang telah dibasahi dengan minyak cengkeh secara langsung pada gigi yang sakit atau campurkan beberapa tetes minyak cengkeh dengan setengah gelas air dan berkumurlah dengan air ini.   Bawang Bombay Bawang Bombay mengandung zat antiseptic dan anti mikroba yang dapat mengatasi sakit gigi. Selain itu, bawang Bombay juga dapat membantu meredakan nyeri dengan membunuh bakteri penyebab infeksi. Caranya adalah segera kunyah bawang Bombay mentah selama beberapa menit saat Anda pertama kali mengalami sakit gigi. Jika Anda tidak dapat mengunyahnya, letakanlah sepotong bawang Bombay mentah pada gigi atau gusi yang sakit.   Baca juga: Tips Menangani Nyeri Karena Tumbuh Gigi   Air Garam Hangat Tahukah Anda bahwa segelas air garam hangat dapat membantu meredakan sakit gigi? Campurkanlah setengah sendok makan garam ke dalam segelas air panas dan gunakan sebagai obat kumur. Larutan ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan radang serta infeksi.   Daun Jambu Biji Daun jambu biji segar juga dapat membantu meredakan nyeri gigi karena mengandung zat anti radang, anti nyeri, dan anti mikroba. Caranya adalah kunyahlah 1 atau 2 buah daun jambu biji hingga sarinya keluar dan meredakan nyeri. Selain itu, daun bayam mentah juga akan menimbulkan efek yang samat. Cara lainnya adalah masukkan 4-5 butir daun jambu biji ke dalam air mendidih. Biarkan hingga air menjadi hangat dan tambahkan sedikit garam. Gunakan larutan ini sebagai obat kumur.   Ekstrak Vanilla Ekstrak vanilla merupakan pilihan populer lainnya untuk meredakan nyeri gigi. Selain itu, vanilla juga memiliki efek menenangkan. Caranya adalah celupkan cotton bud ke dalam ekstrak vanilla dan oleskan pada gigi yang sakit. Lakukan hal ini beberapa kali sehari hingga gigi tidak lagi terasa nyeri.   Es Batu Es batu dapat membantu meredakan nyeri dengan membuat ujung saraf mati rasa. Caranya adalah bungkus es batu dengan kain tipis. Tempelkan pada pipi di dekat gigi yang sakit selama beberapa menit. Jangan tempelkan langsung pada gigi karena kontak langsung justru dapat membuat gigi terasa semakin sakit.   Selain mencoba berbagai obat herbal di atas, pastikan Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter gigi karena beberapa jenis gangguan gigi dan gusi membutuhkan pengobatan yang lebih daripada pengobatan alami di atas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 27 Oct 2018    16:00 WIB
5 Penyebab Paling Umum Nyeri Panggul Pada Wanita
Apakah Anda sering merasakan nyeri pada panggul. Ternyata wanita lebih sering mengalami nyeri pada panggul. Ada beberapa penyebab bisa terjadinya nyeri panggul. Bila Anda tahu apa penyebab nyeri panggul tersebut maka akan lebih mudah dan lebih tepat dalam menangani keadaan tersebut. Berikut ini adalah penyebab paling umum terjadinya nyeri panggul: Artritis/ radang sendi  Merupakan penyebab paling umum terjadinya nyeri panggul yang kronis. Nyeri artritis sering dirasakan di bagian depan paha atau dipangkal paha, karena kekakuan atau pembengkakan di sendi.  Patah tulang panggul Patah tulang panggul sering terjadi pada wanita yang lebih tua, terutama mereka yang mengalami osteoporosis (penurunan kepadatan tulang). Gejala patah tulang panggul adalah timbul rasa sakit saat Anda meluruskan kaki, mengangkat kaki dan saat berdiri. Akan terjadi perubahan bentuk jari pada sisi tulang panggul yang patah, tanda ini menjadi awal untuk membantu diagnosa dokter Anda. Tendinitis dan bursitis Banyak tendon di sekitar panggul yang menghubungkan otot sendi. Tendon ini dapat dengan mudah menjadi meradang jika Anda terlalu sering beraktivitas berat. Yang paling sering mengalami tendinitis di sendi panggul adalah pelari. Selain itu bursitis peradangan pada bursa yang disertai rasa nyeri. Bursa adalah kantong datar yang mengandung cairan sinovial, yang memudahkan pergerakan normal dari beberapa sendi pada otot dan mengurangi gesekan. Seperti tendon, kantung ini dapat menjadi meradang dan iritasi akibat penggunaan berlebihan. Hernia Timbulnya benjolan di daerah selangkangan, turunnya usus karena melemahnya lapisan otot dinding perut. Pada wanita yang sedang hamil rentan terjadinya hernia. Terjadinya hernia juga menyebabkan rasa nyeri pada panggul Masalah kandungan dan tulang belakang Pada wanita yang memiliki masalah pada kandungan juga akan menimbulkan rasa nyeri pada panggul, seperti endometriosis (ketika lapisan rahim tumbuh di tempat lain). Nyeri pada bagian tulang belakang juga dapat menimbulkan nyeri pada bokong dan panggul. Penanganan Pengobatan untuk nyeri panggul tergantung pada diagnosis, tapi rasa sakit yang disebabkan karena penggunaan berlebihan atau olahraga yang terlalu berat dapat diredakan dengan panas, istirahat, dan obat anti-inflamasi. Untuk mencegah terjadinya cedera, penting untuk melakukan peregangan sebelum berolahraga,  memakai pakaian yang sesuai dan sepatu  yang paling nyaman digunakan.  Jika kegiatan yang dilakukan berlebihan dan menimbulkan nyeri panggul, hentikan sementara dan konsultasikan dengan dokter. Kelebihan berat badan juga dapat memberikan tekanan pada sendi panggul, jadi dengan menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi terjadinya nyeri panggul. Beberapa penyebab nyeri pinggul seperti patah tulang dan hernia mungkin memerlukan tindakan bedah. Jika nyeri panggul yang Anda rasakan semakin bertambah, konsultasikan dengan dokter Anda tentang kemungkinan penyebab dan bagaimana perawatannya.  Sumber: everydayhealth
 19 Mar 2018    12:30 WIB
Tips Mengatasi Nyeri Payudara Saat Hamil
Saat hamil, Anda tidak dapat terhindar dari nyeri pada payudara. Hal ini dikarenakan jaringan payudara Anda sedang mengalami perubahan sebagai persiapan untuk pembentukan ASI. Untuk membantu mengurangi "penderitaan" Anda, di bawah ini ada beberapa tips yang dapat membantu mengurangi nyeri pada payudara saat hamil.   Pilih Bra yang Tepat Selama hamil, pastikan Anda memilih bra yang tepat sehingga payudara Anda memiliki penyanggah yang baik. Perhatikan juga ukuran bra yang Anda gunakan, karena biasanya akan terjadi perubahan ukuran bra yang cukup signifikan selama hamil. Intinya adalah segera beli bra baru setiap kali Anda merasa membutuhkannya. Jika payudara Anda terlalu berat atau besar, gunakanlah sports bra (bra olahraga) atau bra yang memiliki busa. Bra jenis ini biasanya lebih sesuai dan terasa lebih nyaman.   Kurangi Konsumsi Garam Entah Anda percaya atau tidak, mengurangi konsumsi garam dapat sangat membantu mengurangi nyeri pada payudara. Hal ini dikarenakan garam bersifat menahan air, yang membuat payudara Anda semakin berat dan nyeri.   Minum Banyak Air Putih Minum air putih juga dapat membantu mengurangi nyeri. Tidak hanya dapat membantu mengeluarkan kelebihan cairan dari dalam tubuh, minum banyak air putih juga dapat membuat Anda merasa lebih ringan dan segar.   Baca juga: Mengapa Kaki Wanita Hamil Sering Membengkak???   Tetap Aktif Saat hamil, sebagian besar wanita biasanya akan mengurangi aktivitas fisiknya. Akan tetapi, untuk membantu mengurangi nyeri payudara, bergerak justru membantu. Berjalan santai selama 30 menit atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang ringan dapat membantu. Dengan tetap aktif, maka aliran darah di dalam tubuh Anda pun akan menjadi lebih baik.   Kompres Panas Atau Dingin Mengkompres payudara Anda dengan kompres dingin atau panas juga dapat membantu mengurangi nyeri. Pilihlah jenis kompres mana yang lebih Anda sukai.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 16 Mar 2018    11:00 WIB
4 Alasan Mengapa Payudara Terasa Nyeri Saat Hamil
Sebelum Anda dapat menikmati masa-masa menyenangkan sebagai seorang ibu, Anda harus mengalami beberapa jenis nyeri selama hamil. Salah satu jenis nyeri yang dirasa cukup menyiksa dan akan dialami oleh semua ibu hamil adalah nyeri pada payudara. Mengapa payudara terasa nyeri saat hamil? Nyeri pada payudara sebenarnya merupakan tanda paling awal dari kehamilan dan merupakan hal yang normal terjadi. Beberapa orang wanita juga dapat mengalami hal ini saat mereka akan menstruasi atau selama menstruasi. Nyeri pada payudara terutama dirasakan pada 3 bulan pertama kehamilan Anda. Pada masa ini, payudara biasanya teraba keras, membengkak, nyeri, dan sensitif. Nyeri pada payudara biasanya mulai dirasakan saat usia kehamilan Anda sudah mencapai 5-6 minggu. Rasa nyeri ini biasanya akan semakin berkurang seiring dengan semakin membesarnya usia kehamilan Anda. Di bawah ini Anda dapat melihat apa saja hal yang paling sering menyebabkan terjadinya nyeri pada payudara saat hamil.   Terjadinya Perubahan Jaringan Payudara Perubahan jaringan payudara ini merupakan penyebab paling sering dari nyeri pada payudara saat hamil. Pada saat hamil, akan terbentuk kista-kista kecil pada jaringan fibrosa payudara, yang kemudian akan terisi oleh cairan dan membengkak. Hal inilah yang membuat payudara terasa nyeri.   Ketidakseimbangan Kadar Hormon di Dalam Tubuh Saat hamil, tubuh akan mengalami berbagai perubahan untuk mendukung perkembangan bayi di dalam kandungan Anda. Hal ini akan menyebabkan perubahan mendadak pada kadar berbagai hormon di dalam tubuh Anda, terutama kadar estrogen, yang dapat menyebabkan terjadinya nyeri pada payudara.   Baca juga: Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Hamil 3 Bulan   Keluarnya ASI Salah satu keluhan yang paling dijumpai pada ibu hamil adalah keluarnya ASI sebelum melahirkan. Hal ini biasanya terjadi saat kehamilan memasuki trimester kedua atau ketiga. Kebocoran ASI ini sebenarnya terjadi karena payudara sudah mulai memproduksi kolostrum. Cairan ini biasanya keluar saat Anda memijat payudara atau saat Anda merasa bergairah dan merupakan penyebab tersering dari terjadinya nyeri payudara, terutama pada tahap akhir kehamilan.   Perubahan Ukuran Payudara Saat hamil, sel pembentuk ASI dan kelenjar susu akan mulai terbentuk. Hal ini akan membuat ukuran payudara Anda membesar. Pembesaran payudara ini akan tetap berlangsung hingga 3 bulan pertama paska melahirkan. Akibatnya, ukuran bra Anda mungkin akan bertambah sekitar 1 cup. Pembesaran payudara inilah yang membuat payudara terasa sakit.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 10 Jan 2018    12:30 WIB
Payudara Sakit, Karena Menstruasi Atau Bukan???
Pada wanita, seringkali sulit dibedakan apakah keluhan nyeri pada payudara disebabkan oleh perubahan kadar hormonal akibat menstruasi (nyeri siklik) atau karena hal lainnya (non siklik). Di bawah ini Anda dapat melihat perbedaan gejala antara nyeri payudara yang berhubungan dengan siklus menstruasi dan yang bukan.   Nyeri Payudara Siklik Nyeri payudara siklik biasanya berhubungan dengan siklus menstruasi. Nyeri ini terutama terjadi pada akhir masa pubertas dan awal masa menopause. Walaupun demikian, nyeri ini dapat mengenai wanita pada usia berapa pun. Nyeri payudara siklik biasanya berupa: Nyeri dapat tajam maupun tumpul dengan intensitas yang bervariasi, dari hampir tidak terasa hingga sangat nyeri Selain nyeri, payudara juga dapat terasa kesemutan, tertekan, panas, atau mati rasa Nyeri dapat mengenai suatu bagian payudara, seluruh payudara, tulang rusuk, ketiak, bahu, atau bagian dada lainnya selain payudara Intensitas nyeri biasanya berkurang seiring dengan berlalunya siklus menstruasi. Jika gejala tidak juga membaik, maka hal ini dapat merupakan tanda dari suatu gangguan yang lebih serius   Nyeri Payudara Non Siklik Nyeri payudara non siklik biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tidak memiliki jadwal tertentu. Nyeri ini merupakan nyeri umum yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi. Nyeri payudara non siklik dapat disebabkan oleh trauma, olahraga, tindakan pembedahan, penumpukkan cairan, dan sebagainya. Nyeri payudara non siklik biasanya berlangsung sementara atau ringan. Akan tetapi, bila payudara terasa panas seperti terbakar atau nyeri tidak juga menghilang atau gejala semakin memburuk, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Baca juga: Ini Dia Penyebab Payudara Tetap Nyeri Setelah Haid Selesai   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily
 01 Sep 2017    08:00 WIB
Kurangi Nyeri Saat Bercinta Dengan Posisi Berikut Ini…
Apakah Anda selalu merasa "tersiksa" oleh nyeri setiap kali berhubungan intim dengan suami? Bila ya, maka mengganti posisi bercinta Anda mungkin dapat membantu meminimalisir rasa nyeri tersebut. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa posisi bercinta untuk berbagai jenis keluhan Anda.   Nyeri Pada Panggul   Untuk mengurangi nyeri pada panggul Anda, jagalah supaya posisi panggul Anda tetap netral. Posisi bercinta yang cocok bagi Anda adalah doggy style.   Nyeri Pada Pinggang   Untuk mengurangi nyeri pada pinggang saat bercinta, pastikan punggung Anda tetap berada dalam keadaan lurus dengan posisi bercinta seperti di atas.   Nyeri Sendi   Posisi bercinta yang cocok bagi Anda yang menderita nyeri pada sendi lutut adalah posisi misionaris karena posisi ini akan mengurangi tekanan pada daerah lutut dan paha. Jika Anda mengalami nyeri pinggang saat bergerak, letakkan handuk bersih yang digulung pada pinggang Anda untuk menyangga pinggang agar tidak nyeri.   Vagina Kering   Bila Anda merasa nyeri karena vagina kering, maka cobalah bercinta dengan posisi duduk. Duduklah di atas pangkuan pasangan Anda dengan wajah saling berhadapan. Dengan mengendalikan gerakan, Anda dapat mengetahui posisi dan gerakan apa yang paling nyaman bagi Anda.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Wanita Selalu Mencapai "Big O" Saat Bercinta   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention  
 17 Jan 2017    12:00 WIB
Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Nyeri Otot
Nyeri otot merupakan suatu hal yang sangat mengganggu dan menyiksa, akan tetapi apa jadinyabila Anda sendiri tidak mengerti mengapa Anda sering sekali mengalami nyeri otot? Hal ini tentusangat tidak menyenangkan.Sekitar 5 juta penduduk Amerika menderita fibromialgia, suatu gangguan kesehatan yanggejalanya adalah nyeri otot yang hilang timbul di seluruh tubuh. Penderita biasanya mengeluhnyeri otot di seluruh tubuh tanpa penyebab yang jelas.Bila Anda merupakan salah satu penderita fibromialgia, maka terdapat beberapa hal mengenaipenyakit ini yang mungkin belum pernah Anda ketahui seperti yang akan dibahas di bawah ini. Tidak Selalu NyeriSelain nyeri otot, banyak penderita fibromialgia juga mengalami kaku otot (terutama di pagihari), kesemutan, atau mati rasa pada tangan atau kakinya, gangguan tidur, nyeri kepala, danmerasa amat sangat lelah. Dapat DiketahuiHanya karena penyebab nyeri pada fibromialgia masih tidak jelas, akan tetapi bukan berarti paradokter tidak dapat mendiagnosa fibromialgia. Jika Anda mengalami nyeri otot pada 11-18 titikdan pemeriksaan telah mengeliminasi semua penyebab lain, maka fibromialgia pun terdiagnosa.Kemungkinan Besar Berhubungan Dengan Sistem SarafSebagian besar ahli menduga bahwa fibromialgia berhubungan dengan gangguan pada sistemsaraf, di mana telah terjadi perubahan ambang batas nyeri pada penderita. Menurut sebuahpenelitian yang dilakukan di Jerman pada tahun 2015, sistem saraf seorang penderitafibromialgia memberikan respon yang berbeda terhadap nyeri. Stress Dapat Memicu Terjadinya SeranganBanyak penderita fibromialgia mengeluhkan stress fisik dan psikologis yang menjadi pemicuserangan. Hal ini dikarenakan stress (entah bagaimana) menyebabkan perubahan atau kerusakanpada sistem kerja saraf di dalam tubuh penderita, yang mengakibatkan penderita mengalaminyeri otot. Kekurangan Vitamin D Juga Dapat Memicu Terjadinya SeranganMenurut sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2015, seseorang yang mengalami nyerikronik dan menyeluruh seringkali juga memiliki kadar vitamin D yang leibh rendahdibandingkan dengan orang yang tidak mengalami nyeri. Bila demikian, konsumsilah suplemenvitamin D sesuai dengan anjuran dokter Anda. Baca juga: Mencegah terjadinya Kram Otot Berhubungan Dengan Penyakit LainFibromialgia ternyata seringkali berhubungan dengan sindrom kelelahan kronik. Gejalakeduanya pun hampir sama, yaitu nyeri otot dan merasa sangat lelah. Perbedaannya adalah padapenderita fibromialgia, gejala yang lebih dominan adalah nyeri dan gejala biasanya terjadi secaraperlahan, yang akan memburuk seiring dengan berlalunya waktu; sedangkan pada penderitasindrom kelelahan kronik, gejala yang lebih dominan adalah rasa lelah dan gejala biasanyaterjadi dengan sangat cepat serta menjadi sangat berat hanya dalam waktu beberapa hari. Lebih Sering Ditemukan Pada Wanita Daripada PriaWanita memiliki resiko 3 kali lebih tinggi untuk menderita fibromialgia dibandingkan denganpria. Para ahli masih tidak mengetahui mengapa demikian. Selain itu, walaupun dapat terjadipada usia berapa pun, fibromialgia lebih sering mengenai wanita yang berusia 40 tahun ataulebih. Faktor genetika tampaknya juga memiliki peranan karena penyakit ini cenderung menurundalam keluarga. Obat-obatan Dapat MembantuUntuk mengatasi nyeri akibat fibromialgia, terdapat 3 jenis obat yang biasa diberikan olehdokter, yaitu duloxetine, milnacipran, dan pregabalin. Ketiganya merupakan obat yang dapatmenghambat sinyal nyeri, tetapi tidak mengatasi penyebab nyeri. Hal Lain yang Diperlukan Selain ObatSelain obat-obatan, rasa nyeri biasanya juga dapat membaik dengan melakukan aktivitas fisiktertentu, olahraga tertentu, yoga, dan mengkonsumsi diet sehat dan seimbang. Perubahan gayahidup dapat membantu mengatasi penyebab penyakit, bukan hanya rasa nyeri. Dapat DisembuhkanDengan menggunakan beberapa kombinasi obat dan perubahan gaya hidup, gejala fibromialgiadapat dihilangkan secara permanen. Beberapa penderita dapat mengalami perbaikan hinggatahap tertentu atau bahkan menyeluruh.Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya doktersekarang.Sumber: prevention