Your browser does not support JavaScript!
 26 Oct 2018    16:00 WIB
Perawatan Dirumah Untuk Bibir Gelap Karena Merokok
Rokok mengandung nikotin, yang merupakan bahan dalam rokok yang menyebabkan bibir menjadi lebih gelap.  Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kembali kilau merah muda bibir Anda atau mengurangi warna bibir yang menggelap adalah dengan menghentikan kebiasaan merokok. Selain Anda dapat melakukan perawatan. Berikut adalah perawatan yang dapat Anda lakukan di rumah: Berri Buah berri seperti raspberri ataupun stroberi juga dapat digunakan untuk menyingkirkan masalah bibir hitam. Campurkan madu, buah berri dengan lidah buaya kemudian aduk sampai merata. Oleskan campuran tersebut di bibir Anda, diamkan selama 5 menit, kemudian cuci dengan bersih. Buah berri diketahui mengandung vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk menjaga bibir yang alami dan sehat. Gliserin, madu dan air jeruk nipis Anda dapat membuat campuran air jeruk nipis, madu dan gliserin. Kemudian oleskan setiap malam sebelum tidur. Campuran ini akan mampu membuat bibir Anda bersinar dan menghilangkan kerutan pada bibir Anda yang disebabkan oleh rokok. Delima dan stroberi Gunakan campuran buah delima dan stroberi, kemudian oleskan di bibir Anda dan diamkan selama 20 menit kemudian cuci dengan bersih. Campuran ini merupakan perawatan di rumah yang dapat memberikan warna merah muda alami pada bibir Anda dan mengurangi warna gelap pada bibir Anda. Minyak almond dan minyak kelapa Gunakan campuran minyak almond dan minyak kelapa sambil memijat bibir Anda dengan lembut setiap hari. Hal ini tidak hanya akan melembapkan bibir Anda, tetapi juga menyembuhkan bibir perokok yang gelap dan secara alami membuat bibir Anda merah muda kembali Buah bit Potong sepotong buah bit, kemudian oleskan pada bibir. Hal ini berguna untuk mengurangi warna gelap pada bibir perokok Sumber: newhealthguide
 31 May 2016    12:00 WIB
Pengaruh Rokok Pada Kesehatan Tulang
Berapa pun usia anda, rokok tetaplah memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan tulang anda. Pembentukan massa tulang telah dimulai sejak masa kanak-kanak dan mencapai puncaknya hingga usia 30 tahun. Seorang perokok tidak akan memperoleh pertumbuhan tulang yang maksimal. Perokok biasanya akan memiliki tulang yang lebih kecil dan lebih tipis daripada orang yang tidak merokok. Wanita yang telah memasuki masa menopause akan mengalami penurunan hormon estrogen yang penting bagi tulang. Penurunan kadar estrogen disertai kebiasaan merokok dapat membuat penipisan tulang berlangsung semakin cepat.   Pengaruh Rokok Terhadap Kesehatan Tulang Nikotin dan berbagai racun lainnya yang terdapat di dalam rokok dapat mempengaruhi kesehatan tulang anda dari berbagai aspek. Merokok dapat meningkatkan radikal bebas (suatu molekul yang menyerang dan membunuh sel-sel pertahanan tubuh anda. Hal ini dapat menyebabkan suatu reaksi kerusakan beruntun di dalam tubuh anda, termasuk berbagai sel, organ, dan hormon yang berpengaruh dalam menjaga kesehatan tulang anda. Racun yang terdapat di dalam rokok dapat mempengaruhi keseimbangan hormon (estrogen) yang diperlukan oleh tulang agar tetap kuat. Merokok membuat hati anda menghasilkan lebih banyak enzim penghancur hormon, yang pada akhirnya juga dapat menyebabkan penipisan tulang, terutama saat anda memasuki masa menopause. Selain itu, merokok juga dapat memicu berbagai perubahan yang juga dapat merusak kesehatan tulang anda, yaitu meningkatkan kadar hormon kortisol yang menyebabkan penghancuran tulang. Merokok juga mengganggu kerja hormon kalsitonin (membantu pembentukan tulang). Nikotin dan radikal bebas juga membunuh sel osteoblast, yaitu suatu sel yang berfungsi untuk membuat sel tulang baru. Merokok juga dapat merusak pembuluh darah anda sehingga aliran darah yang menyuplai oksigen ke berbagai organ juga terganggu. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa apabila seorang perokok mengalami patah tulang, maka proses penyembuhannya pun biasanya berlangsung lebih lambat karena gangguan aliran darah. Selain kerusakan pada pembuluh darah, merokok juga dapat merusak saraf pada kaki dan ibu jari kaki anda, yang membuat anda lebih mudah jatuh dan mengalami patah tulang. Perokok memiliki resiko patah tulang 2 kali lebih tinggi daripada bukan perokok. Perokok berat memiliki resiko patah tulang yang lebih tinggi lagi.   Dapatkah Berhenti Merokok Memperbaiki Kesehatan Tulang Anda? Pertumbuhan tulang merupakan suatu proses yang berlangsung lambat, oleh karena itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, beberapa bahkan tidak dapat diperbaiki kembali. Semakin banyak konsumsi rokok anda, maka akan dibutuhkan waktu semakin lama untuk memperbaiki kesehatan tulang anda tersebut. Sebuah penelitian menemukan bahwa setelah setahun berhenti merokok, sekelempok wanita yang telah memasuki masa menopause dapat mengalami perbaikan kepadatan tulang daripada wanita yang terus merokok.   Tips Berhenti Merokok Terdapat berbagai cara untuk berhenti merokok, yaitu: Tentukan tanggal di mana anda akan mulai berhenti merokok dan bulatkan tekad anda untuk melakukannya Bila anda mengalami kesulitan langsung berhenti secara keseluruhan, anda dapat memulainya dengan mengurangi jumlah rokok yang anda hisap setiap harinya, terus lakukan hal ini hingga akhirnya anda dapat berhenti merokok sama sekali Terdapat beberapa obat-obatan yang dapat membantu anda Dukungan dari keluarga atau orang terdekat juga sangat penting Sibukkan diri anda untuk membuat keinginan anda merokok menjadi berkurang, terutama bila anda lebih sering merokok saat tidak ada kegiatan untuk dilakukan Bila anda merasakan desakan untuk merokok, cobalah untuk menunda merokok, katakana pada diri anda bahwa anda akan melakukannya 10 menit lagi, dan terus ulangi hal ini hingga anda akhirnya tidak ingin merokok lagi Bila anda mengalami kesulitan, hubungi dokter anda untuk memperoleh bantuan   Sumber: webmd
 16 Dec 2014    13:00 WIB
Buang Nikotin Dari Tubuh Anda Dengan Cara Berikut
Nikotin merupakan bahan berbahaya yang berasal dari rokok. Nikotin memiliki banyak efek negatif terhadap tubuh, seperti: Penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah Kanker paru-paru, kanker rongga mulut, kanker laring, kanker esofagus Bronkitis Tekanan darah tinggi Impotensi Gangguan kehamilan dan cacat pada janin. Untuk Anda yang perokok aktif maupun perokok pasif, berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu membuang nikotin dari dalam tubuh: 1.      Banyak minum air putih setiap hari Selama Anda sehat dan tidak memiliki masalah kesehatan yang mengharuskan Anda untuk membatasi asupan cairan. Maka sebaiknya Anda minum minimal 8 gelas sehari. Nikotin dan kotinin akan dibuang melalui ginjal. Dengan meningkatkan asupan cairan setiap harinya akan membantu tubuh memaksa keluar setiap limbah yang ada didalam tubuh termasuk nikotin dan kotinin. 2.      Makan makanan yang mengandung antioksidan Antioksidan adalah zat yang membantu membersihkan tubuh dari racun dengan mempercepat metabolisme. Jus buah tanpa tambahan gula merupakan sumber antioksidan. 3.      Makan makanan yang meningkatkan produksi empedu Empedu diproduksi dalam hati dan membantu untuk mendetoksifikasi tubuh Anda dan membuang nikotin. Makanan tersebut seperti bawang merah dan bawang putih. 4.      Olahraga yang teratur Apabila Anda melakukan olahraga secara teratur makan hal ini akan membantu mempercepat metabolisme tubuh Anda yang akan membantu membuang nikotin dan kotinin dari dalam tubuh.   Sumber: newhealthguide
 11 Dec 2014    13:00 WIB
Berapa Lama Nikotin Bertahan Didalam Tubuh?
Nikotin adalah bahan aktif dalam produk tembakau seperti cerutu, rokok, tembakau pipa Ketika Anda merokok, nikotin akan masuk ke dalam aliran darah. Berapa lama waktu yang dibutuhkan nikotin untuk benar-benar meninggalkan tubuh tergantung beberapa faktor, seperti: Berapa banyak tembakau yang Anda gunakan Jenis tes yang dilakukan untuk mengukur tingkat nikotin Bagaimana kemampuan tubuh memetabolisme racun. Berapa lama nikotin berada di dalam tubuh? Saat seseorang menghisap nikotin maka nikotin akan masuk dalam tubuh dan akan dirubah menjadi kotinin di paru-paru sebelum keluar dari dalam tubuh melalui urin. Nikotin dan kotinin dapat dideteksi dalam darah, urin, air liur dan rambut. Nikotin dalam Darah Saat lab menguji tingkat nikotin, biasanya nikotin akan hilang dalam waktu 1-3 hari setelah Anda berhenti menggunakan tembakau. Jika lab menguji untuk tingkat kotinin, kotinin akan terus terdeteksi selama 1-10 hari setelah penggunaan terakhir tembakau. Nikotin dalam Urin Kadar nikotin dan kotinin dalam urin biasanya tidak terdeteksi dalam waktu 3-4 hari setelah berhenti menggunakan produk tembakau. Namun, bagi perokok pasif, tes urin nikotin bisa positif selama 15 sampai 20 hari. Kotinin juga bisa lebih lama untuk dibuang bila menggunakan rokok mengandung mentol Nikotin dalam air liur Tes air liur dapat mendeteksi tingkat kotinin sampai 4 hari. Nikotin di Rambut Tes folikel rambut bisa dilakukan selama berbulan-bulan setelah merokok. Hal ini sangat akurat untuk 1-3 bulan setelah Anda berhenti merokok dan nikotin dapat terdeteksi sampai satu tahun. Ini merupakan tes khusus yang digunakan bila tes lain mempunyai hasil yang kurang memuaskan Sumber: newhealthguide
 10 May 2014    16:00 WIB
Mengapa Berat Badan Meningkat Saat Berhenti Merokok?
Berhenti merokok merupakan tindakan yang dapat menyelamatkan nyawa Anda, tetapi beberapa orang tampak enggan untuk berhenti merokok karena kemungkinan akan mengalami peningkatan berat badan. Hal ini merupakan hasil penelitian terbaru yang diterbitkan di International Journal of Clinical Practice. Peneliti dari  the Penn State College of Medicine menganalisa 186 perokok yang tengah menjalani terapi untuk berhenti merokok (yang diindikasikan dengan partisipasinya didalam sesi terapi studi) dan 102 perokok yang tidak menjalani terapi (diindikasikan dari ketidaktertarikan mereka untuk menghadiri terapi). Semua perokok yang terlibat dalam penelitian ini merokok minimal lima batang rokok setiap harinya. Para peneliti kemudian menanyakan para peserta tentang masalah yang mungkin mereka miliki saat akan berhenti merokok dan peningkatan berat badan yang mereka alami saat menjalani proses berhenti merokok. Para peneliti juga menanyakan apakah para peserta merasa takut akan peningkatan berat badan di kemudian hari saat mereka sudah berhenti merokok. Para peneliti mengungkapkan sekitar separuh dari peserta mengalami rasa takut akan peningkatan berat badan yang diperoleh akibat berhenti merokok. Dan diantara mereka yang memiliki kepeduan akan berat abdan akan menghindari terapi untuk berhenti merokok. Peningkatan berat badan sudah lama dihubungkan dengan berhenti merokok. Pada penelitian yang diadakan oleh the British Medical Journal pada tahun 2012 menunjukkan bahwa mantan perokok bisa mengalami peningkatan berat badan sampai 5 Kg setelah mereka berhenti merokok. Para peneliti menyimpulkan penyebab dari peningkatan berat badan tersebut mungkin karena kemampuan dari nikotin untuk memberi tahu sel otak untuk berhenti makan karena sudah merasa kenyang. Walaupun proses berhenti merokok itu akan diikuti peningkatan berat badan, tetap saja tindakan tersebut dapat menurunkan resiko serangan jantung dan stroke dibandingkan mereka yang tetap merokok.Sumber: huffingtonpost
 09 May 2014    11:00 WIB
Berbagai Fakta Mengenai Rokok Elektronik
Rokok elektronik atau E-cigarettes diperkenalkan sebagai produk nikotin yang lebih aman dan lebih murah. Rokok elektronik terlihat dan terasa seperti rokok biasa tetapi tidak seperti rokok biasa, rokok elektronik dikabarkan tidak memiliki bahaya seperti rokok biasa. Pada suatu penelitian, hampir 70% perokok mengungkapkan bahwa mereka mempertimbangkan untuk berhenti merokok dan lebih dari 42% mengatakan mereka sudah berusaha untuk berhenti sejak tahun lalu. Saat ini semakin banyaknya orang yang mencoba rokok elektronik ini dan menjadikan rokok elektronik sebagai pengganti rokok biasa yang lebih nyaman. Sebelum Anda juga memutuskan untuk memilih produk ini, berikut adalah fakta mengenai rokok elektronik yang harus Anda ketahui.•  Rokok elektronik sama sekali tidak sama dengan rokok yang biasa Anda gunakan. Dengan bahasa yang lebih mudah rokok elektronik ini adalah suatu nikotin vaporiser. Alat ini memerlukan batere sebagai sumber tenaganya, yang akan menghangatkan cairan nikotin didalamnya dan mengubah cairan itu menjadi berbentuk asap yang dapat Anda hirup.•  Tidak diperlukan api seperti pada rokok biasa untuk menghidupkannya. Selain dari nikotin, produk ini tidak mengandung bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbon dioksida atau tar yang biasanya terdapat di rokok biasa.•  Rokok elektronik tidak akan membahayakan lingkungan disekitar perokok, karena tidak ada asap yang dihasilkan saat Anda menghirupnya.•  Cairan yang ada didalam rokok elektronik ini merupakan kombinasi dari nikotin dan zat perasa seperti permen karet atau semangka, media penyampur dan beberapa zat tambahan lainnya. jumlah nikotin tergantung pada cartridge yang terinstal pada alat tersebut.•  Walaupun rokok elektronik ini tidak sepenuhnya bebas nikotin, tetapi nikotin yang dihasilkan mempengaruhi lingkungan pada level yang rendah dan tidak mempunyai efek samping apapun.•  Rokok elektronik tidaklah sepenuhnya aman seperti yang sudah diiklankan. Beberapa produk rokok elektronik mengandung bahan berbahaya yang toksik dan bersifat karsinogenik, yang dapat mematikan. Jadi bacalah dengan baik bahan yang terkandung dalam rokok elektronik sebelum Anda memutuskan untuk menggunakannya.•  Banyak badan kesehatan yang tidak menyetujui penggunaan rokok elektronik sebagai alternatif pengganti rokok biasa karena belum ada konfirmasi mengenai efek jangka panjang yang mungkin ditimbulkan.•  Rokok elektronik tidak dijual secara perorangan. Contol gratis dan penjualan menggunakan mesin sangat dilarang.Sumber: healthmeup