Your browser does not support JavaScript!
 03 Apr 2019    11:00 WIB
Mana Yang Lebih Baik, Suplemen Minyak Ikan Atau Ikan ?
Baik suplemen minyak ikan maupun ikan sama-sama mengandung asam lemak omega 3 yang baik bagi kesehatan, akan tetapi manakah yang lebih baik? Beberapa orang ahli mengatakan bahwa suplemen minyak ikan mungkin lebih aman daripada ikan, karena tidak atau hanya sedikit sekali mengandung berbagai zat racun seperti merkuri. Akan tetapi, perlu diingat bahwa mengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat berbahaya bagi kesehatan.Suplemen Minyak Ikan Mengandung Lebih Sedikit Zat Berbahaya Walaupun beberapa jenis ikan seperti salmon mengandung lebih sedikit zat berbahaya dibandingkan ikan lainnya, anda tetap mengkonsumsi merkuri saat anda memakan ikan, walaupun dalam jumlah kecil. Pada umumnya, minyak ikan akan melalui berbagai proses purifikasi saat dibuat menjadi suplemen sehingga berbagai zat berbahaya seperti merkuri dan PCBS di dalamnya akan ikut dibuang. Akan tetapi, tidak semua suplemen minyak ikan bebas dari merkuri maupun PCBS. Untuk memastikan keamanannya, pilihlah suplemen yang diproduksi oleh pabrik obat bereputasi baik atau berkonsultasilah dengan dokter anda.Kekurangan Suplemen Minyak Ikan Walaupun memiliki keuntungan, mengkonsumsi suplemen minyak ikan juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan tersebut adalah: •  Suplemen minyak ikan tidak mengandung protein seperti halnya ikan•  Suplemen minyak ikan tidak dapat dikonsumsi oleh semua orang karena dapat meningkatkan resiko perdarahan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun. Pastikan anda tidak mengkonsumsi lebih dari 3 gram suplemen minyak ikan setiap harinya.Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Dec 2018    16:00 WIB
Hati-Hati! Ini Efek Samping Jika Terlalu Banyak Mengkonsumsi Minyak Ikan
Mengkonsumsi suplemen minyakn ikan dapat membantu anda mencukupi kebutuhan vitamin A, asam lemak omega 3, dan vitamin D. Asam lemak omega 3 baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah anda. Sementara itu, vitamin A dan D dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anda. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan dapat berbahaya bagi kesehatan anda. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.PerdarahanMengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan dapat mengencerkan darah anda dan menyebabkan terjadinya perdarahan hebat. Asam lemak omega 3 memang memiliki peranan penting bagi tubuh anda, yaitu mengurangi peradangan. Akan tetapi juga dapat menyebabkan perdarahan hebat, terutama bila dikonsumsi bersamaan dengan obat pengencer darah (antikoagulan). Mengkonsumsi omega 3 dosis tinggi juga dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke hemoragik, yaitu stroke yang terjadi akibat pecahnya pembuluh darah di dalam otak.Keracunan Vitamin ATerlalu banyak mengkonsumsi suplemen minyak ikan yang juga mengandung banyak vitamin A dapat menyebabkan terjadinya keracunan vitamin A. Vitamin A merupakan vitamin larut lemak, yang membuat tubuh anda lebih sulit mengeluarkannya karena tidak larut di dalam air (sehingga tidak dapat dikeluarkan lewat air kemih). Kelebihan vitamin A akan menumpuk di dalam hati anda, yang dapat menyebabkan kerusakan hati dan berbagai gejala lainnya seperti pusing, rambut rontok, dan peningkatan nyeri tulang serta nyeri intrakranial (di dalam kepala). Dosis tepat vitamin A bervariasi bagi setiap orang, tergantung pada beberapa faktor seperti usia, keadaan kesehatan, dan kehamilan. Jangan mengkonsumsi lebih dari 1.300 mcg vitamin A setiap harinya.Keracunan Vitamin DMengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan yang mengandung vitamin D dapat menyebabkan terjadinya keracunan vitamin D. Hipervitaminosis D dapat memicu peningkatan kadar kalsium di dalam darah anda, yang dapat menyebabkan terjadinya kalsifikasi (penumpukkan kalsium) di dalam berbagai organ tubuh anda, termasuk pada ginjal dan jantung. Keracunan vitamin D berat dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti kerusakan ginjal, terbentuknya batu ginjal, hiperkalsemia (kadar kalsium di dalam darah tinggi), dan dehidrasi.Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala hipervitaminosis vitamin D. Mengkonsumsi lebih dari 18.1 mcg vitamin D setiap harinya dapat menyebabkan keracunan.Bahaya LainnyaSuplemen minyak ikan dapat menyebabkan beberapa gejala efek samping ringan seperti diare, perut kembung, dan sendawa. Selain itu, beberapa jenis minyak ikan juga mengandung zat-zat beracun yang dapat berbahaya bagi kesehatan anda, seperti merkuri, poliklorinasi bisfenil, dan dioksin. Sumber: healthyeating.sfgate
 21 Dec 2018    16:00 WIB
Berapa Banyak Minyak Ikan yang Boleh Dikonsumsi Saat Menyusui?
Asam lemak omega 3 yang terdapat di dalam minyak ikan sangat bermanfaat bagi pertumbuhan otak bayi anda. Akan tetapi, bila anda sedang menyusui maka anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi ikan karena kandungan merkuri di dalamnya. Banyaknya merkuri yang ditransmisikan melalui ASI dapat menyebabkan kerusakan neurologis pada bayi anda. Suplemen minyak ikan mengandung sangat sedikit merkuri sehingga lebih aman dikonsumsi. Jangan mengkonsumsi minyak ikan lebih dari 3 gram setiap harinya selama anda menyusuinya.Kandungan Nutrisi di Dalam Minyak IkanMinyak ikan mengandung DHA dan EPA. DHA telah terbukti sangat bermanfaat bagi perkembangan otak. Pada umumnya ASI mengandung lebih banyak DHA dibandingkan dengan susu formula. Beberapa orang ahli menganjurkan agar ibu menyusui mengkonsumsi 200 mg DHA setiap harinya. ManfaatDHA sangat bermanfaat bagi perkembangan otak dan mata bayi. Anda dapat memperolehnya baik saat mengkonsumsi ikan maupun saat mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Sebuah penelitian di Kanada pada tahun 2010 menemukan bahwa ibu yang mengkonsumsi minyak ikan selama menyusui dapat meningkatkan kadar DHA di dalam ASI hingga 12 kali lipat dibandingkan dengan ibu yang tidak mengkonsumsi suplemen. Bayi prematur mengalami kekurangan DHA karena DHA baru ditimbun di dalam lemak pada trimester ketiga kehamilan.ResikoMinyak ikan dapat mengandung sedikit merkuri dan berbagai polutan lainnya seperti dioksin atau poliklorinasi bifenil (PCBS). Berbagai zat ini dapat menyebabkan kerusakan neurologis bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Mengkonsumsi minyak ikan lebih dari 3 gram setiap harinya dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan. Hal ini sangat berbahaya bila anda mengkonsumsi obat antikoagulan atau memiliki gangguan pembekuan darah.Sumber: healthyeating.sfgate
 25 Nov 2018    11:00 WIB
Perawatan Alami Untuk Radang Sendi
Nyeri sendi, nyeri pada kaki dan nyeri panggul dapat berakhir menjadi radang sendi. Radang sendi sebenarnya merupakan inflamasi dari sendi. Arthritis juga dapat menyebabkan kemerahan dan pembengkakan sekitar sendi. Kebanyakan dokter akan mencoba mengobati nyeri sendi dengan meresepkan berbagai resep. Tetapi sebelum pergi ke dokter Anda bisa mencoba melakukan pengobatan alami yang dilakukan di rumah untuk mengobati radang sendi. Cuka ApelCuka apel kaya akan mineral, magnesium, kalsium dan potasium, sehingga dapat menyembuhkan nyeri sendi dan membuang toksin yang menumpuk di sendi. Tambahkan satu sendok teh cuka apel kedalam segelas air hangat, juga tambahkan madu dan minumlah campuran ini setiap pagi. Jahe Jahe kaya akan zat anti inflamasi. Giling enam sendok teh jahe, biji jinten dan tiga sendok teh lada. Aplikasikan campuran ini tiga kali sehari ke daerah yang mengalami nyeri sendi. Atau Anda bisa tambahkan sedikit parutan jahe ke makanan Anda. Pijat Menggunakan Minyak MustardMinyak mustard mempunyai bahan antiinflamasi yang dapat melegakan nyeri yang disebabkan nyeri sendi dan juga melancarkan aliran darah di sekitar daerah yang mengalami nyeri. Campurkan minyak mustard hangat dengan air perasan bawang dan pijatlah darah yang nyeri menggunakan campuran tersebut. Kemudian bungkus sendi tersebut dengan plastik kemudian tutup kembali dengan air hangat. Ulangi ritual ini setiap hari jika nyeri masih dirasakan. KunyitKunyit mengandung curcumin yang merupakan bahan antiinflamasi yang membantu meredakan nyeri dan pembengkakan. Penelitian juga sudah membuktikan jika kunyit dapat meredakan nyeri yang diakibatkan radang sendi. Campurkan dua sendok teh kunyit dengan segelas susu hangat dan minum setiap malam. Anda juga dapat mengganti kunyit dengan suplemen curcumin (500-1.000 mg). Kayu ManisKayu manis berisi berbagai antioksidan dan antiinflamatory. Dalam segelas air hangat tambahkan beberapa sendok teh kayu manis dan beberapa sendok teh madu. Minum campuran ini untuk meredakan nyeri karena radang sendi. Minyak IkanMinyak ikan kaya akan asam lemak omega 3 yang merupakan sumber antioksidan dan antiinflamatory. Anda dapat mengkonsumsi suplemen minyak ikan dalam bentuk kapsul atau meminum beberapa sendok teh minyak ikan setiap harinya.Sumber: healthmeup
 01 Oct 2018    16:00 WIB
Apakah Omega 3 Dapat Meningkatkan Berat Badan?
Minyak ikan mengandung banyak asam lemak omega 3. Omega 3 merupakan lemak esensial yang hanya dapat diperoleh melalui makanan karena tidak dapat dibentuk oleh tubuh. Karena minyak ikan merupakan lemak, maka minyak ikan juga mengandung banyak kalori. Akan tetapi, anda sebenarnya hanya membutuhkan sedikit minyak ikan untuk memenuhi kebutuhan omega 3 harian anda. Berdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi minyak ikan dalam jumlah yang direkomendasikan dapat menurunkan kadar trigliserida dan menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung, serta membantu menurunkan berat badan. Akan tetapi, mengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke serta menyebabkan peningkatan berat badan.Dampak Pada Berat BadanBerdasarkan sebuah penelitian, penderita kanker yang mengkonsumsi 7.5 gram minyak ikan setiap harinya menunjukkan penurunan berat badan akibat kanker yang lebih lambat. Sebagian besar suplemen minyak ikan mengandung sekitar 40 kalori per satu sendok teh. Oleh karena itu, mengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Mengkonsumsi satu sendok teh minyak ikan sebenarnya telah dapat memenuhi kebutuhan omega 3 harian anda yaitu sebesar 1.600 mg bagi pria, 1.100 mg bagi wanita, 1.400 mg bagi wanita hamil, dan 1.300 mg bagi wanita menyusui. Walaupun mengurangi jumlah kalori penting bagi penurunan berat badan anda, akan tetapi mengkonsumsi ikan atau minyak ikan ternyata dapat membantu meningkatkan kecepatan penurunan berat badan anda. Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2007, para peserta penelitian yang mengkonsumsi ikan atau minyak ikan mengalami lebih banyak penurunan berat badan daripada peserta lain yang hanya mengkonsumsi diet rendah kalori tanpa mengkonsumi ikan atau minyak ikan. Akan tetapi, bila anda tidak mengurangi konsumsi kalori harian anda, maka berat badan anda tidak akan turun walaupun anda telah mengkonsumsi ikan atau minyak ikan.Dampaknya Pada Lemak TubuhMengkonsumsi minyak ikan mungkin dapat membantu mengurangi kelebihan lemak pada orang-orang dengan berat badan berlebihan. Sebuah penelitian di tahun 2007 menemukan bahwa suplemen minyak ikan dapat membantu mengurangi jumlah lemak tubuh pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebihan.Ikan atau Suplemen Minyak Ikan?Ikan dan suplemen minyak ikan dapat membantu anda memenuhi kebutuhan omega 3 harian anda. Mengkonsumsi ikan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian anda. Akan tetapi, karena sebagian besar ikan mengandung merkuri, maka dianjurkan agar para ibu hamil atau menyusui dan anak-anak kecil membatasi konsumsi ikan seperti salmon dan tuna kalengan, yaitu tidak lebih dari 12 ons setiap minggunya. Sebagian besar minyak ikan telah melalui proses purifikasi sehingga bebas dari berbagai zat berbahaya seperti merkuri.Sumber: healthyeating.sfgate
 12 Jun 2018    13:00 WIB
Berapa Banyak Minyak Ikan yang Dapat Anda Konsumsi Setiap Harinya?
Minyak ikan memiliki beberapa dampak positif bagi kesehatan jantung anda dan mengandung 2 jenis omega 3, yaitu DHA dan EPA yang penting selama kehamilan dan menyusui. Akan tetapi, bukan berarti anda dapat mengkonsumsi minyak ikan sebanyak yang anda inginkan. Berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai berapa banyak dosis maksimum yang boleh anda konsumsi setiap harinya.Dosis Maksimum Minyak Ikan yang Masih Aman DikonsumsiBagi sebagian besar orang dewasa, termasuk ibu hamil dan menyusui, mengkonsumsi kurang atau sama dengan 3 gram minyak ikan setiap harinya masih aman bagi kesehatan anda. Walaupun komposisi atau kandungan omega 3 pada setiap suplemen minyak ikan berbeda-beda, sebagian besar suplemen minyak ikan mengandung 1 gram minyak ikan di setiap kapsulnya. Mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan setiap harinya dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan. Minyak ikan juga dapat mengandung sedikit zat berbahaya seperti merkuri dan poliklorinasi bifenil (PCB) yang memiliki dampak negatif terhadap perkembangan janin dan anak-anak.Keadaan TertentuOrang-orang dengan beberapa gangguan kesehatan tertentu mungkin dapat memperoleh dampak positif saat mengkonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi (harus dalam pengawasan dokter). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi 12 gram minyak ikan dapat membantu mengurangi gejala sindrom Raynaud. Selain itu, beberapa penelitian lainnya juga menemukan bahwa mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan mungkin dapat memberikan dampak positif pada penderita rematik sendi, depresi, kadar trigliserida yang tinggi, tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, dan kanker (harus dilakukan di bawah pengawasan dokter).Kebutuhan Minimal Omega 3Mengkonsumsi suplemen minyak ikan juga dapat membantu memenuhi kebutuhan omega 3 harian anda. The American Pregnancy Association menganjurkan agar semua orang dewasa mengkonsumsi setidaknya 500 mg kombinasi DHA dan EPA setiap harinya, dan setidaknya 300 mg DHA selama kehamilan dan menyusui. Alternatif LainSelain suplemen minyak ikan, anda dapat memenuhi kebutuhan omega 3 harian anda dengan mengkonsumsi ikan salmon, ikan tuna, ikan teri, dan ikan sardine yang mengandung sekitar 1 gram omega 3 per 3.5 onsnya.Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Jan 2018    13:00 WIB
Resiko Berbahaya Saat Mengkonsumsi Terlalu Banyak Suplemen Minyak Ikan
Berdasarkan sebuah penelitian di Amerika, minyak ikan merupakan sumber asam lemak omega 3, yang dapat membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung. Beberapa jenis ikan yang merupakan sumber minyak ikan adalah ikan mackerel, halibut, salmon, herring, dan tuna. Walaupun minyak ikan memiliki berbagai manfaat baik bagi kesehatan anda, akan tetapi mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan setiap harinya dapat menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu bagi kesehatan anda. Meningkatkan Resiko PerdarahanJangan mengkonsumsi terlalu banyak suplemen omega 3 tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda, terutama bila anda menderita gangguan pembekuan darah atau obat pengencer darah seperti aspirin, warfarin, dan klopidogrel. Mengkonsumsi terlalu banyak omega 3 dapat meningkatkan resiko perdarahan. Resiko ini juga dapat terjadi pada orang yang tidak memiliki gangguan pembekuan darah dan pada orang yang tidak mengkonsumsi obat lainnya. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh dan Menimbulkan Reaksi AlergiMengkonsumsi terlalu banyak minyak ikan dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh anda, dengan cara menurunkan kemampuan sistem kekebalan tubuh untuk melawan berbagai infeksi dan penyakit.Penderita HIV/AIDS atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah harus berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen ini. Selain itu, bila anda menderita alergi terhadap berbagai jenis seafood, termasuk ikan; maka anda mungkin juga mengalami reaksi alergi terhadap suplemen minyak ikan. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan benar tidaknya reaksi alergi dapat terjadi juga saat mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Meningkatkan Resiko Kanker PankreasBerdasarkan sebuah penelitian, mengkonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi mungkin dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat. Sejumlah besar asam lemak omega 3 dapat memicu terjadinya stress oksidatif, yang dapat merusak DNA, yang ternyata dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker prostat. Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengkonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi atau mengkonsumsi banyak ikan berminyak mengalami peningkatan resiko kanker prostat hingga 43% dibandingkan dengan pria yang hanya mengkonsumsi sedikit suplemen minyak ikan maupun ikan. Dampaknya Terhadap Vitamin E dan LemakSebuah penelitian di tahun 1991 menemukan bahwa penggunaan suplemen minyak ikan dalam jangka panjang mungkin dapat mengganggu metabolisme vitamin E dan memicu terjadinya peroksidasi lemak, yang merupakan suatu proses yang seringkali terjadi sebagai efek berbahaya dari radikal bebas. Walaupun beberapa jenis suplemen minyak ikan juga mengandung vitamin E, para peneliti mengatakan bahwa jumlahnya tidak cukup untuk mencegah kerusakan oksidatif tersebut. Efek Samping LainSelain berbagai efek samping di atas, anda juga dapat mengalami berbagai gejala di bawah ini bila mengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan, yaitu:•  Dada terasa seperti terbakar•  Mimisan•  Bau mulut•  Sendawa•  Timbulnya bercak kemerahan pada kulit•  Tinja yang lunak•  Mual Selain itu, suplemen minyak ikan ini juga dapat memperburuk gejala gangguan depresi dan gangguan bipolar. Sumber: healthyeating.sfgate
 09 Sep 2017    08:00 WIB
Konsumsi Minyak Ikan Bantu Proses Penyembuhan Paska Serangan Jantung, Benarkah?
Sebuah penelitian awal menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak omega 3 dosis tinggi dapat membantu melindungi jantung dari kerusakan lebih lanjut paska terjadinya serangan jantung. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati sekitar 374 orang yang berhasil selamat dari serangan jantung yang telah menerima pengobatan standar dan diberikan 4 gram asam lemak omega 3 atau hanya sebuah plasebo. Akan tetapi, para peneliti mengatakan bahwa seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan omega 3 di atas hanya dari mengkonsumsi makanan sumber omega 3 saja. Para peneliti mengatakan bahwa 4 gram asam lemak omega 3 sama dengan mengkonsumsi 8 ons ikan salmon. Dengan menggunakan MRI, para peneliti pun memeriksa keadaan jantung para peserta penelitian pada minggu ke 2, minggu ke 4, dan 6 bulan setelah mereka mengalami serangan jantung. Dibandingkan dengan para penderita yang mengkonsumsi plasebo, para penderita yang mengkonsumsi asam lemak omega 3 memiliki kadar molekul inflamasi (radang) yang lebih rendah dan memiliki resiko yang lebih rendah untuk mengalami gangguan fungsi jantung, yaitu hingga 39%.   Baca juga: Manfaat Minyak Ikan Bagi Kecantikan   Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa para penderita yang mengkonsumsi omega 3 memiliki penebalan atau jaringan parut yang lebih sedikit di bagian jantung yang tidak terkena dampak langsung dari serangan jantung yang terjadi. Penebalan ini atau yang juga disebut dengan fibrosis seringkali terbentuk saat otot jantung orang yang selamat dari serangan jantung bekerja lebih keras untuk mengkompensasi jaringan jantung yang rusak. Para peneliti menemukan bahwa para penderita yang mengalami peningkatan kadar asam lemak omega 3 sebanyak 5% di dalam darahnya tampaknya mendapatkan manfaat lebih dari suplemen omega 3 tersebut. Para peneliti melaporkan bahwa memberikan minyak ikan dosis tinggi (asam lemak omega 3) segera setelah terjadinya serangan jantung tampaknya dapat meningkatkan struktur dan fungsi jantung lebih daripada hanya memberikan terapi standar. Selain itu, beberapa penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa asam lemak omega 3 dapat menurunkan resiko terjadinya gangguan irama jantung dan kematian akibat serangan jantung. Hal ini mungkin dikarenakan asam lemak omega 3 memiliki zat anti inflamasi (anti radang) yang sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan paska serangan jantung.   Sumber: newsmax
 06 May 2017    12:00 WIB
Apakah Aman Memberikan Suplemen Minyak Ikan Pada Anak?
Mengkonsumsi minyak ikan setiap harinya secara teratur memang bermanfaat bagi kesehatan Anda. Akan tetapi, seperti halnya obat, minyak ikan pun memiliki beberapa efek samping. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi berbagai jenis suplemen.Karena mengandung banyak omega 3, maka minyak ikan juga memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan Anda, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak. Omega 3 berperanan penting dalam perkembangan otak janin dan anak-anak. Selain itu, minyak ikan juga telah dikenal dapat membantu menurunkan kadar trigliserida dan mengurangi resiko penyakit jantung dan cenderung aman dikonsumsi oleh siapa saja, asalkan dikonsumsi sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan. Berdasarkan sebuah penelitian di tahun 2011, mengkonsumsi minyak ikan mungkin dapat membantu para penderita kanker menjaga berat badan dan massa ototnya selama tindakan kemoterapi.Berapa Dosis Suplemen Minyak Ikan yang Aman?Berdasarkan MedlinePlus, minyak ikan biasanya cukup aman dikonsumsi oleh orang dewasa, termasuk oleh ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui, tetapi hanya bila dikonsumsi sebanyak 3 gram atau kurang setiap harinya. Mengkonsumsi 2.2 gram minyak ikan setiap harinya dapat membantu menjaga massa otot dan berat badan selama tindakan kemoterapi.Para ahli menganjurkan agar seorang wanita mengkonsumsi setidaknya 1.100 mg minyak ikan, 1.400 mg minyak ikan untuk ibu hamil, 1.300 mg minyak ikan untuk ibu yang sedang menyusui, dan 1.600 mg minyak ikan bagi pria setiap harinya.Dampak Mengkonsumsi Minyak Ikan Secara BerlebihanBerlebihan selalu bukan merupakan hal yang baik, termasuk saat Anda mengkonsumsi suplemen minyak ikan. Mengkonsumsi terlalu banyak suplemen minyak ikan dapat meningkatkan resiko terjadinya perdarahan, sulit mengendalikan kadar gula darah, membuat Anda lebih sering memikirkan hal yang buruk, melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, berbahaya bagi orang yang memiliki implan defibrillator, dan dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat-obatan. Oleh karena itu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun, termasuk suplemen minyak ikan.Bolehkan Memberikan Suplemen Minyak Ikan Pada Anak-anak?Jangan pernah memberikan suplemen minyak ikan pada anak Anda sebelum berkonsultasi dengan dokter anak Anda terlebih dahulu. Pastikan anak Anda tidak memiliki reaksi alergi terhadap suplemen minyak ikan, tidak memiliki gangguan pembekuan darah, dan tidak mengkonsumsi obat-obatan tertentu yang mungkin berinteraksi dengan suplemen minyak ikan sebelum memberikan suplemen minyak ikan pada anak Anda. Minyak ikan sebenarnya memiliki dampak positif bagi anak-anak yaitu dapat membantu meningkatkan kemampuan belajarnya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum memberikan suplemen apapun pada anak Anda.Sumber: healthyeating.sfgate
 28 Feb 2017    12:00 WIB
Dapatkah Suplemen Minyak Ikan Mencegah Terjadinya Preeklampsia?
Minyak ikan pada ikan dan suplemen dapat menjadi sumber lemak baik untuk menjaga kesehatan wanita hamil dan janin di dalam kandungannya. Minyak ikan dapat menurunkan resiko beberapa komplikasi kehamilan, termasuk preeklampsia. Akan tetapi, para ahli masih belum mengetahui dengan jelas seberapa efektif minyak ikan dapat mencegah terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Berkonsultasilah dulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.Apa yang Terdapat Dalam Minyak Ikan?Minyak ikan merupakan sumber asam lemak omega 3, yaitu EPA dan DHA. Tubuh anda tidak dapat memproduksi asam lemak baik ini sehingga anda hanya dapat memperolehnya melalui makanan. Kedua asam lemak tersebut dapat membantu mengendalikan tekanan darah, mengurangi inflamasi (peradangan), dan memperbaiki membran sel tubuh. Selain itu, asam lemak omega 3 juga penting bagi perkembangan sistem saraf pada janin selama kehamilan.Apa Itu Preeklampsia?Preeklampsia merupakan gangguan yang dapat terjadi selama kehamilan, di mana ibu hamil mengalami tekanan darah tinggi dan ditemukannya  protein dalam air kemihnya. Penyebab pasti preeklampsia masih tidak diketahui, akan tetapi para ahli menduga bahwa keadaan ini dapat dipicu oleh makanan, gangguan pembuluh darah, atau gangguan autoimun. Preeklampsia dapat menyebabkan pembengkakan pada wajah dan tangan, peningkatan berat badan, mudah marah, nyeri kepala, mual, dan atau muntah. Preeklampsia dapat membahayakan jiwa ibu hamil bila berkembang menjadik eklampsia karena dapat menyebabkan terjadinya kejang, kebutaan, dan nyeri kepala hebat.Minyak Ikan dan Resiko PreeklampsiaApakah minyak ikan benar-benar dapat menurunkan resiko terjadinya preeklampsia sebenarnya masih merupakan suatu kontroversi. Sebuah penelitian di tahun 2007 menemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi lebih banyak asam lemak omega 3 memiliki resiko preeklampsia yang lebih rendah. Akan tetapi, penelitian lainnya pada tahun 2007 menemukan bahwa pemberian suplemen minyak ikan tidak dapat menurunkan resiko terjadinya preeklampsia pada wanita hamil secara signifikan. Oleh karena itu, belum ada bukti jelas mengenai apakah minyak ikan benar-benar dapat menurunkan resiko terjadinya preeklampsia. Selain diduga dapat menurunkan resiko preeklampsia, pemberian asam lemak omega 3 pada wanita hamil dapat membantu perkembangan otak janin (bagian kognitif dan penglihatan). Selain itu, asam lemak omega 3 juga dapat menurunkan resiko terjadinya alergi pada bayi dan dapat membantu mencegah terjadinya depresi selama kehamilan pada ibu hamil. Secara umum, suplemen minyak ikan aman dikonsumsi selama kehamilan. Akan tetapi, dianjurkan agar para wanita hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum mengkonsumsi suplemen apapun.Sumber: healthyeating.sfgate