Your browser does not support JavaScript!
 09 Mar 2016    18:00 WIB
7 Cara Menjaga Mata Tetap Sehat
Mata Anda merupakan jendela untuk melihat dunia luar. Bisakah Anda bayangkan jika dunia ini tanpa warna, keindahan dan karakter? Mungkin akan sulit dibayangkan karena Anda memiliki mata. Untuk tetap dapat melihat keindahan dunia dan juga melihat orang-orang yang Anda cintai, Anda memerlukan sepasang mata yang sehat. Berikut adalah tips untuk menjaga mata tetap sehat. 1.  Makan makanan sehatMakanan sehat merupakan fondasi untuk tubuh yang sehat dan kuat dan mata Anda juga bukan pengecualian. Makanan yang kaya akan asam lemak omega 3, beta karoten sangat penting untuk kesehatan mata. Cukupu kebutuhan nutrisi mata Anda dengan mengkonsumsi sayuran hijau, minyak ikan, telur, kacang, buah-buahan citrus dan wortel 2.  Bekerja dengan cahaya yang cukupCahaya memainkan peranan penting dalam menentukan kesehatan mata Anda. Jika Anda bekerja dalam penerangan yang kurang dan dalam waktu yang lama maka penglihatan Anda pasti akan rusak. Pastikan penerangan diatas kepala Anda tidak terlalu terang ataupun terlalu gelap sehingga tidak membuat mata Anda lelah saat bekerja. Jika Anda bekerja menggunakan komputer dalam waktu yang lama, pastikan Anda mempunyai penerangan dari meja Anda. Tambahkan tingkat ketajaman cahaya komputer sampai mata Anda terasa nyaman. 3.  Lindungi mata AndaJika pekerjaan Anda melibatkan hazard berbahaya yang dapat merusak mata, pastikan Anda melindungi mata dengan google pelindung mata. Saat Anda bekerja menggunakan komputer dalam waktu yang lama, gunakanlah kacamata anti radiasi atau kacamata yang diresepkan oleh dokter. Terekspose sinar UV dari matahari dalam waktu yang lama juga dapat merusak mata Anda sehingga gunakanlah kacamata hitam dengan lensa pelindung sinar UVA dan UVB saat Anda beraktifitas di luar ruangan dalam waktu yang lama. 4.  Berkediplah Sering sekali terjadi saat Anda fokus memandang objek yang sangat jauh atau sangat dekat, Anda memperlambat waktu berkedip. Gerakan berkedip sebenarnya bertujuan untuk melembabkan mata dan mencegah terjadinya kekeringan, pandangan kabur dan gangguan mata lainnya. 5.  Olahraga mataYa olahraga memamng dimaksudkan untuk seluruh anggota tubuh. Jangan pernag lewatkan olahraga jika Anda menginginkan penglihatan yang baik. Otot-otot mata harus dilatih untuk menghilangan ketegangan karena ekpose terus menerus. Bagaimana cara melakukannya? Peganglah pensil tiga inchi jauhnya dari mata kemudian fokuskan pandangan pada ujung pensil tersebut. Ambil nafas dalam-dalam sementara Anda memblok semua cahaya yang masuk ke mata. Juga Anda harus ingat untuk tidur cukup 8 jam sehari agar tubuh dan mata Anda cukup beristirahat. 6.  Berhenti merokokBerhentilah merokok, dan bila Anda bukan seorang perokok, jangan pernah berpikir untuk memulainya supaya penglihatan Anda tetap sehat terjaga. Merokok sangat buruk untuk kesehatan mata dan kesehatan tubuh pada umumnya. Penelitian menunjukkan merokok berkaitan erat dengan peningkatan degenerasi makula, kerusakan syaraf optik dan katarak. 7.  Menjaga kebersihan kontak lensaJika Anda menggunakan kontak lensa, rawatlah lensa Anda setelah Anda merawat mata Anda. Pastikan Anda sudah mencuci tangan dengan bersih sebelum memegang kontak lensa untuk menghindari terjadinya infeksi. Kontak lensa harus dibersihkan dengan baik dan benar, juga cairan pembersih kontak lensa harus diganti secara periodik.Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan mata Anda. Sikap acuh tidak acuh dan tidak memperhatikan kesehatan mata merupakan penyebab umum terjadinya kerusakan mata. Sumber: magforwomen
 20 Dec 2015    09:00 WIB
Tips Membantu Remaja Berhenti Merokok
Sekarang ini, merokok sudah menjadi hal yang umum dan dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan para remaja, baik laki-laki maupun perempuan. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu anda menghentikan kebiasaan merokok pada anak remaja anda.   1.      Jadilah Teladan Setiap anak, baik anda sadari atau tidak akan meniru perilaku, cara anda berbicara dan bersikap, serta berbagai kebiasaan anda, termasuk kebiasaan merokok. Bila anda merokok, maka kemungkinan besar anak anda pun akan menjadi perokok juga (80%). Bila anda tetap ingin merokok, tetapi tidak ingin anak anda mengikuti jejak anda, di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu, yaitu: Jangan merokok di dalam rumah Jangan merokok di depan anak anda Jangan meletakkan rokok anda di sembarang tempat, terutama di tempat yang mudah dijangkau oleh anak anda   2.      Jalin Komunikasi Jangan hanya melarang anak anda untuk merokok, tanpa memberitahukan alasan mengapa merokok tidak diperbolehkan dan tanpa menanyakan alasan mengapa anak anda merokok. Beritahukanlah berbagai dampak negatif rokok pada anak anda sehingga anak anda mengetahui alasan anda melarangnya merokok. Dengan demikian, anak anda dapat lebih mengerti dan bukannya justru merasa penasaran mengapa anda melarang mereka merokok dan justru membuat mereka ingin mencobanya. Selain itu, beberapa anak remaja merokok karena berbagai alasan, mulai karena ingin dianggap sebagai lelaki tulen, untuk bergaya, diajak temannya mencoba rokok, hingga merasa lebih dewasa saat merokok. Oleh karena itu, akan lebih baik bila anda menanyakan terlebih dahulu pada anak anda mengapa mereka merokok sebelum memarahi dan melarang mereka tanpa menanyakan apa alasannya. Hal ini akan membuat anda lebih memahami dan dapat mencari jalan keluar bersama anak anda agar mereka berhenti merokok.   3.      Beritahu Dampak Negatif Rokok Anak remaja anda mungkin hanya merokok karena mengikuti temannya dan tidak mengerti apa efeknya pada kesehatan mereka. Oleh karena itu, ada baiknya bila anda memberitahukan pada anak anda apa dampak negatif dari rokok. Beberapa dampak negatif merokok adalah: Merokok dapat menimbulkan bau mulut Merokok dapat menyebabkan bau tidak sedap pada pakaian dan rambut Merokok dapat membuat gigi dan kuku berwarna kuning Merokok dapat membuat kulit menjadi keriput Merokok dapat menyebabkan batuk dan kanker paru-paru Merokok dapat mengurangi tenaga dan stamina Merokok juga merupakan suatu pemborosan   4.      Bantu Anak Anda Berhenti Merokok Menurut penelitian, kecanduan nikotin pada remaja dapat terjadi cukup cepat. Hanya diperlukan waktu sekitar 1-2 minggu untuk membuat remaja merasa kecanduan. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bersama anak anda untuk membantu anak anda berhenti merokok adalah: Mintalah anak anda untuk menentukan satu tanggal di mana mereka akan mulai berhenti merokok, akan tetapi jangan bersamaan dengan tanggal ujian atau saat-saat mereka sedang menghadapi situasi stress lainnya Biarkan anak anda tetap bergaul dengan teman-teman sebayanya, terutama yang tidak merokok Dorong anak anda untuk melakukan aktivitas baru atau aktivitas lainnya untuk membantunya menyalurkan energi dan menghabiskan waktu. Berbagai kegiatan olahraga dapat sangat membantu Latihlah anak anda untuk menolak ajakan merokok Beritahukan pada anak anda bahwa rasa ingin merokok dapat ditahan atau dialihkan dengan melakukan hal lainnya Gantikan rokok dengan permen tanpa gula Bila anak anda kembali merokok, jangan langsung marah dan menghukumnya, ingatkan mereka dan tetap dukung mereka untuk berhenti merokok Berikan penghargaan pada anak anda bila mereka mampu berhenti merokok. Hal ini dapat membuat anak anda lebih termotivasi untuk berhenti merokok   Sumber: webmd    
 30 Sep 2015    09:00 WIB
OMG! Kabar Buruk Bagi Anda Para Workaholic!
Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang bekerja lebih dari 55 jam setiap minggunya memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita stroke! Pada penelitian yang menganalisa lebih dari 600.000 orang ini, para peneliti menemukan bahwa orang yang bekerja selama lebih dari 55 jam setiap minggunya memiliki resiko stroke yang lebih tinggi, yaitu hingga 33% dan memiliki resiko terjadinya penyakit jantung koroner yang lebih tinggi, yaitu hingga 13% dibandingkan dengan orang yang hanya bekerja selama 35-40 jam setiap minggunya. Para peneliti menemukan bahwa untuk setiap 1 jam kelebihan waktu kerja (batasnya adalah 40 jam untuk 1 minggu), maka resiko terjadinya stroke pun akan meningkat. Para peneliti menemukan bahwa orang yang bekerja selama 48 jam setiap minggunya memiliki resiko stroke yang lebih tinggi daripada orang yang hanya bekerja selama 40 jam setiap minggunya, yaitu hingga 10% lebih tinggi. Sementara itu, orang yang bekerja selama 54 jam setiap minggunya akan memiliki resiko stroke yang lebih tinggi lagi, yaitu hingga 27% lebih tinggi daripada orang yang hanya bekerja selama 40 jam setiap minggunya.   Baca juga: Tips Hilangkan Kantuk Saat Bekerja   Walaupun demikian, para peneliti hanya berhasil menemukan adanya hubungan antara lamanya waktu kerja dengan kesehatan jantung seseorang dan tidak menemukan apa penyebab dari peningkatan resiko tersebut, bahkan setelah meneliti berbagai hal lain yang juga dapat meningkatkan resiko terjadinya stroke dan gangguan jantung seperti kebiasaan merokok. Para peneliti menduga hal ini mungkin terjadi karena semakin lama seseorang bekerja, maka orang tersebut pun akan memiliki gaya hidup yang semakin tidak sehat seperti stress, pola makan yang buruk, kurang olahraga, dan duduk terlalu lama. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang . Sumber: foxnews
 24 Aug 2015    18:00 WIB
5 Rahasia Gigi Putih Cemerlang
Seiring dengan semakin bertambahnya usia anda, mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu dapat membuat gigi anda menjadi berwarna kuning atau keabuan. Menghindari berbagai jenis makanan dan minuman tersebut serta menggunakan zat tertentu pada gigi anda dapat membuat gigi anda kembali putih cemerlang.   1.      Pemutih Gigi Terdapat berbagai jenis pemutih gigi, mulai dari pasta gigi dengan pemutih hingga strip pemutih. Sebagian besar zat penghilang noda ini mengandung sedikit pemutih dan zat abrasif seperti dalam pasta gigi. Baking soda yang dicampur dengan jus lemon, menggigit makanan seperti apel, pir, dan wortel diduga dapat menjaga gigi anda tetap putih. Strawberi juga diduga mengandung zat yang dapat mengangkat noda dan vitamin C yang dapat mengangkat plak. Permen karet tanpa gula dapat merangsang pengeluaran air liur untuk membersihkan gigi dan menetralisir asam di dalam makanan. Perlu diingat bahwa semua pemutih gigi yang tersedia hanya berefek pada gigi asli anda. Jadi berhati-hatilah menggunakannya apabila anda menggunakan gigi palsu, karena dapat membuat warna gigi anda tidak seragam. Menggunakan terlalu banyak pemutih gigi dapat membuat gigi anda terlihat transparan dan tampak keabuan atau kebiruan. Jadi konsultasilah dahulu dengan dokter gigi anda sebelum mencoba pemutih gigi anda.   2.      Jangan Merokok Salah satu penyebab tersering dan terburuk yang dapat mengubah warna gigi adalah rokok. Gigi dapat berubah menjadi kecoklatan dan kuning, baik dengan merokok atau mengunyah tembakau. Selain itu, mengkonsumsi tembakau juga meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis kanker, bau mulut, dan penyakit gusi lainnya.   3.      Menghindari Minuman Tertentu Minuman yang paling sering mengubah warna gigi adalah kopi, teh, minuman soda berwarna gelap, dan berbagai jenis jus buah, terutama yang berwarna gelap. Jika suatu makanan atau minuman dapat menodai baju anda maka makanan dan minuman tersebut juga dapat menodai gigi anda. Minuman lainnya yang juga dapat mengubah warna gigi anda adalah anggur merah, jus cranberry, dan jus anggur. Bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsi berbagai minuman ini, anda hanya harus ingat untuk membersihkan mulut anda dengan berkumur dan menyikat gigi anda setelah mengkonsumsi berbagai jenis minuman di atas. Minuman manis dan asam tidak baik bagi kesehatan gigi anda. Minuman asam dapat mengikis lapisan enamel anda. Jika anda ingin tetap mengkonsumsi minuman ini, jangan lupa untuk membersihkan mulut anda dengan berkumur dan menyikat gigi.   4.      Menghindari Makanan Tertentu Berbagai jenis makanan yang baik bagi kesehatan anda, tetapi dapat mengubah warna gigi anda adalah bluberri, blackberry, dan kismis. Bukan berarti anda tidak boleh mengkonsumsinya lagi, anda hanya harus membersihkan mulut anda dengan berkumur dan menyikat gigi segera setelah mengkonsumsi makanan tersebut.   5.      Obat-obatan Beberapa jenis zat yang dapat mengubah warna gigi anda adalah: Obat kumur yang mengandung klorheksidin atau setilpiridinium klorida Antibiotika tetrasiklin yang dapat membuat gigi yang masih berkembang menjadi keabuan Obat yang mengandung zat besi Fluride bila digunakan secara berlebihan Beberapa jenis obat anti histamin, anti psikotik, dan anti hipertensi Berkonsultasilah dengan dokter anda sebelum menggunakan pemutih gigi apapun dan hubungi dokter anda bila berbagai pemutih gigi yang anda gunakan tidak efektif. Periksakanlah keadaan gigi anda secara teratur pada dokter gigi anda setiap 6 bulan sekali. Baca juga: Menghilangkan plak dengan mudah  Sumber: webmd  
 26 Jul 2015    09:00 WIB
Tips Mengendalikan Kadar Gula Darah Anda
1.  Pilihlah Makanan Anda Dengan BijaksanaMenderita diabetes bukan berarti anda tidak dapat lagi mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang anda sukai. Anda hanya harus tahu bagaimana makanan tersebut mempengaruhi kadar gula darah anda. Seorang ahli gizi atau dokter spesialis gizi dapat membantu anda menghitung jumlah karbohidrat di dalam makanan anda dan mengajarkan anda bagaimana mengatur porsi makan anda sehingga kadar gula darah anda tetap terkendali serta anda tetap dapat menikmati makanan favorit anda tersebut.2.  Atur Porsi Makan AndaMengatur porsi makan anda dapat membantu anda menurunkan berat badan, mengendalikan kadar gula darah anda, dan tetap merasa kenyang. Bagilah piring makan anda menjadi 3 bagian. Isilah setengah bagian piring anda dengan sayuran seperti bayam atau brokoli, kemudian, bagilah setengah bagian sisanya menjadi dua, dan isilah salah satunya dengan makanan sumber karbohidrat seperti roti atau pasta atau nasi, dan setengahnya lagi dengan daging atau sumber protein lainnya. Anda juga dapat menambahkan menu makan anda dengan segelas susu rendah lemak dan satu porsi buah-buahan.3.  Catat Kadar Gula Darah Harian AndaCatatlah kadar gula darah anda setiap hari sehingga anda dapat mengetahui bagaimana makanan, aktivitas, dan obat-obatan mempengaruhi kadar gula darah anda. Catatan ini dapat membantu anda dan dokter anda mengetahui apakah obat yang diberikan telah sesuai dosis dan jenisnya.4.  Persiapkan Diri Saat SakitBerbagai jenis infeksi yang sering terjadi seperti flu dan diare dapat meningkatkan kadar gula darah anda. Sementara itu, diabetes juga membuat daya tahan tubuh anda menurun sehingga anda lebih sulit melawan berbagai infeksi. Siapkanlah berbagai cemilan yang mudah dicerna oleh lambung anda tetapi tetap dapat memenuhi kebutuhan cairan dan karbohidrat harian anda. Periksalah kadar gula darah anda lebih sering saat anda sakit dan hubungi dokter anda bila gejala tidak membaik setelah mengkonsumsi obat beberapa hari. Bila diperlukan, anda dapat menerima vaksinasi flu setiap tahunnya.5.  Periksa Persediaan Obat AndaTerdapat dua jenis obat anti diabetes, obat minum (pil) atau obat yang disuntikkan. Pastikan agar anda selalu memeriksa persediaan obat anda secara teratur. Catatlah berbagai nama obat yang anda gunakan dan beritahukan hal ini pada dokter anda. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum menghentikan atau mengganti obat yang anda gunakan atau sebelum mengkonsumsi suplemen apapun. Jangan mengubah dosis atau mengganti obat anda sebelum berkonsultasi dengan dokter anda.6.  Atasi Stress Dengan Tetap AktifMenderita diabetes dapat membuat anda merasa sedih dan stress. Stress ternyata tidak hanya  mempengaruhi mood anda, tetapi juga dapat meningkatkan kadar gula darah anda. Selain itu, stress juga membuat anda mengkonsumsi lebih banyak  minuman beralkohol dan mengkonsumsi makanan tidak sehat. Salah satu cara mengatasi stress adalah dengan tetap aktif. Berolahraga secara teratur atau mengikuti berbagai kelas dansa dapat membuat anda tetap aktif dan mengurangi stress.7.  Olahraga TeraturBanyak orang kesulitan menyisihkan waktunya untuk berolahraga, apalagi selama 30 menit setiap harinya. Selain itu, anda juga mungkin merasa kelelahan bila harus berolahraga selama itu. Apa yang harus dilakukan? Tidak perlu khawatir, anda dapat membagi waktu olahraga anda menjadi beberapa kali sehari, misalnya anda dapat berjalan cepat selama 10 menit di pagi hari, lalu 20 menit di sore atau malam hari. Hal  ini memiliki efek yang sama dengan saat anda berolahraga selama 30 menit.Terdapat berbagai jenis olahraga yang dapat anda lakukan, seperti berjalan cepat, jogging, atau angkat beban. Olahraga angkat beban dapat membantu mencegah hilangnya massa otot dan memperbaiki reaksi berbagai organ tubuh terhadap insulin dan glukosa (gula).Berolahraga secara teratur dapat membantu mengendalikan kadar gula darah anda, menurunkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol, menurunkan berat badan, dan mengurangi stress.8.  Periksa Kaki Anda Setiap MalamPeriksalah keadaan kaki anda setiap malam. Anda dapat menggunakan kaca atau meminta bantuan pasangan atau anggota keluarga anda untuk melihat adanya luka, pembengkakan, atau perubahan warna pada kaki anda. Jangan lupa untuk memeriksa kulit di antara jari-jari kaki anda. Segera hubungi dokter anda bila anda menemukan adanya luka yang sulit sembuh atau kulit anda mengelupas. Cucilah kaki anda setiap hari, gunakan pelembab dan guntinglah kuku kaki anda secara teratur. Jangan lupa untuk meminta dokter anda memeriksa kaki anda juga saat pemeriksaan.9.  Berhenti MerokokBila anda merokok, maka berhenti merokok dapat sangat membantu anda. Bila anda merasa sangat sulit berhenti merokok akibat efek kecanduan nikotin, anda dapat meminta bantuan pada dokter anda. Dukungan dari anggota keluarga lainnya juga dapat membantu.10.  Tetap Makan Saat Minum BirAlkohol dapat menurunkan kadar gula darah anda. Oleh karena itu, minumlah bir atau minuman beralkohol lainnya bersamaan dengan waktu makan anda. Bagi wanita, anda hanya dapat mengkonsumsi 1 gelas minuman beralkohol setiap harinya, sementara bagi pria, anda hanya dapat mengkonsumsi 2 gelas minuman beralkohol setiap harinya.Sumber: webmd
 25 Jun 2015    09:00 WIB
Pria Yang Kehilangan Suara Karena Merokok, Telah Meninggal Dunia
Kabar duka datang dari Robby Indra Wahyuda (27) yang meninggal akibat kanker laring (kaner pita suara) pada hari Selasa  (23/6/2016). Kabar ini menyebar dengan cepat di jejaring media sosial karena Robby sempat menjadi trending topic karena pengalamannya mengalami kanker pita suara yang disebabkan oleh rokok. Pria ini menampilkan foto lehernya yang ditanam semacam pipa sebagai alat bantu dalam bernafas. Kanker laring atau kanker pita suara lebih sering menyerang pria dibanding wanita. Pria memiliki kemungkinan 4 kali lipat lebih besar daripada wanita untuk terserang kanker laring. Umumnya, kanker pita suara ini lebih banyak menyerang orang-orang dewasa daripada orang muda. Hanya ada sedikit kasus penderita kanker laring yang berusia di bawah 40 tahun. Apa faktor utama penyebab kanker pita suara? Dikatakan bahwa merokok dan minum minuman beralkohol merupakan faktor utama penyebab kanker pita suara.  Seseorang yang menghisap rokok setiap hari dapat meningkatkan resiko terkena kanker pita suara, paru-paru, rongga mulut, gangguan pembuluh darah, gangguan kehamilan dan sakit jantung. Rokok mengandung senyawa yang bisa meningkatkan risiko kanker seperti: nikotin, karbon monoksida, hidrogen sianida dan amonia Saat merokok, asap rokok akan melewati laring dan menuju paru-paru. Semakin lama Kita merokok dan semakin banyak rokok yang kita hisap setiap hari bisa semakin memperbesar risiko Kita terkena kanker. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang merokok lebih dari 25 rokok per hari atau yang merokok lebih dari 40 tahun memiliki risiko terkena kanker laring 40 kali lebih besar dibandingkan non-perokok. Jadi sebelum terlambat, berhentilah merokok. Jangan sampai Anda kehilangan suara dan nyawa Anda karena merokok. Baca juga: Bahaya bagi para perokok   Sumber: melania
 08 May 2015    09:00 WIB
4 Desa Bebas Asap Rokok di Indonesia
Hampir setiap orang di dunia ini tentunya telah mengetahui apa bahaya dari merokok bagi kesehatan dan apa dampaknya bagi orang-orang di sekitarnya yang menghirup asap rokok tersebut (perokok pasif). Akan tetapi, tahukah Anda bahwa di tengah-tengah dunia yang dipenuhi oleh asap rokok sekarang ini masih ada beberapa tempat di Indonesia yang benar-benar bebas dari asap rokok? Di bawah ini Anda dapat melihat 4 desa di Indonesia yang masih bebas dari asap rokok.   Baca Juga: Mengapa Berhenti Merokok Baik Bagi Kesehatan?   Desa Sitiung, Sumatera Barat Nagari (Desa) Sitiung merupakan desa pertama di Indonesia yang bebas dari asap rokok. Desa yang terletak di Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat ini, melarang warganya untuk merokok. Warga yang tertangkap merokok di sembarang tempat diberikan sanksi tegas dari desa. Tidak hanya melarang warganya untuk merokok, Pemerintah Nagari Sitiung juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang semula merokok dan menyatakan tidak merokok lagi.   Desa Bone-Bone, Sulawesi Selatan Desa Bone-bone merupakan desa yang berlokasi di kaki Gunung Latimojong, 1.500 meter dari permukaan laut. Suasana anti rokok begitu terasa saat memasuki desa yang berpenduduk 801 jiwa tersebut. Tanda larangan merokok langsung terpampang pada baliho besar tepat di gerbang masuk Desa Bone-bone, sekitar 300 kilometer sebelah utara Kota Makassar. Sejumlah papan berisi larangan merokok dan imbauan untuk menjaga kesehatan juga menghiasi sudut-sudut desa seluas 800 hektar itu.   Desa Ngunut, Jogjakarta Saat Anda memasuki Desa Ngunut, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, lebih baik jangan coba-coba menyalakan rokok di tempat umum. Karena warga setempat akan menegurmu dengan keras. Namun demikian, larangan itu hanya berlaku untuk tempat-tempat publik. Hak dari non-perokok di desa ini sangat di hormati. Namun juga masih toleran terhadap pecandu rokok yang belum bisa meninggalkan kebiasaan buruknya.   Desa Cikidang, Jawa Tengah Boleh juga kiat Pemerintah Desa Cikidang, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, "menceraikan" warganya dari kebiasaan merokok. Melalui Peraturan Desa Nomor 10 Tahun 2009 tentang Ketentuan-ketentuan yang Mengatur Ketertiban Desa, seluruh warga dilarang merokok di tempat umum dan mewajibkan tidak merokok hari Jumat. Bagi warga yang telah menjadi pecandu rokok telah disediakan tempat untuk merokok, yakni Poskamling.   Sumber: WOW Fact
 09 Feb 2015    12:00 WIB
Mengapa Berhenti Merokok Baik Bagi Kesehatan?
Banyak orang tentunya telah mengetahui berbagai dampak negatif dari merokok bagi kesehatan, seperti bau mulut, gigi menjadi kuning, timbulnya noda pada jari tangan dan bibir, timbulnya bintik hitam pada kulit, kerutan, kanker paru, emfisema, gangguan kesuburan, gangguan jantung, dan stroke. Rokok dibuat dari daun tembakau kering yang mengandung nikotin. Dalam proses pembuatannya, rokok pun ditambahkan beberapa zat kimia seperti ammonia, tar, timah, sianida, coklat, kopi, dan mentol untuk membuat rokok terasa lebih nikmat. Rokok mengandung sekitar 7.000 zat kimia, di mana 60 di antaranya merupakan zat karsinogen (penyebab kanker).   Merokok, Kehamilan, dan Kesuburan Merokok dan tembakau sendiri dapat mengganggu organ reproduksi dan kesuburan sang perokok. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pria yang merokok memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan sperma perokok seringkali memiliki bentuk abnormal yang membuatnya lebih sulit bergerak, sehingga lebih sulit membuahi sel telur. Selain itu, para peneliti menduga merokok dapat mempengaruhi DNA sperma, yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan perkembangan dan kesehatan fisik anak. Wanita hamil yang merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada janin di dalam kandungannya. Ibu yang merokok beresiko lebih tinggi untuk melahirkan secara prematur atau melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Bayi yang dilahirkan oleh ibu perokok juga beresiko lebih tinggi untuk mengalami sudden infant death syndrome (SIDS).   Merokok dan Resiko Terkena Suatu Penyakit Salah satu penyebab kematian utama di Amerika, baik pada pria maupun wanita adalah gangguan jantung. Merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung hingga 2-4 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Hal ini juga berlaku bagi stroke. Merokok dapat membuat pembuluh darah menyempit, yang dapat menyebabkan terhambatnya aliran darah di dalam tubuh Anda dan meningkatkan resiko terjadinya penyakit arteri perifer, di mana terjadi penyumbatan pembuluh darah besar pada tangan dan kaki. Penyakit arteri perifer ini dapat menyebabkan timbulnya nyeri, kelemahan otot, dan bahkan kematian otot. Selain itu, merokok juga dapat merusak jaringan paru-paru dan saluran pernapasan seseorang. Hal ini tentu saja akan meningkatkan resiko terjadinya gangguan saluran pernapasan. Pada manusia, resiko terjadinya kanker paru-paru akan meningkat hingga 23 kali lipat bila ia merokok. Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada wanita dan merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker paru hingga 13 kali lipat dibandingkan dengan orang yang tidak merokok. Sebagian besar perokok biasanya juga akan mengalami penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), seperti bronkitis atau emfisema; yang akan membuat saluran pernapasan menyempit sehingga membuat udara lebih sulit keluar masuk ke dalam paru-paru, yang akan menyebabkan penderita kesulitan bernapas.   Merokok dan Kematian Merokok sebenarnya tidak hanya menyebabkan kematian pada para perokok aktif tetapi juga pada para perokok pasif. Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak pernah merokok sepanjang hidupnya tetapi hanya menghirup asap rokok dari lingkungan sekitarnya. Menurut AHA (American Heart Association), setiap tahunnya rokok dapat menyebabkan kematian jutaan perokok pasif. Masih menurut AHA, perokok biasanya meninggal 13-14 tahun lebih cepat bila dibandingkan dengan orang yang tidak pernah merokok. Menurut CDC, sekitar 443.000 orang dewasa meninggal setiap tahunnya akibat penyakit atau komplikasi yang terjadi karena merokok. Tidak pernah ada kata terlambat untuk berhenti merokok! Di saat Anda berhenti merokok, maka resiko Anda terhadap berbagai penyakit dan gangguan kesehatan yang berhubungan dengan merokok pun akan menurun. Menurut American Cancer Society, setahun setelah Anda berhenti merokok, maka resiko Anda untuk terkena gangguan jantung pun akan menurun hingga setengahnya. 15 tahun kemudian, resiko Anda untuk terkena gangguan jantung pun akan sama rendahnya dengan orang yang tidak pernah merokok di sepanjang hidupnya, begitu pula halnya dengan resiko stroke.   Sumber: healthline