Your browser does not support JavaScript!
 11 Oct 2019    11:00 WIB
Apa Itu Menstruasi ?
Menstruasi merupakan suatu keadaan yang dialami oleh setiap wanita. Menstruasi biasanya dimulai saat anak mencapai usia pubertas. Menstruasi terjadi akibat peluruhan dinding rahim. Setiap bulannya, tubuh akan membentuk dinding rahim sedemikian rupa agar rahim siap saat terjadi kehamilan. Bila tidak terjadi kehamilan, maka dinding rahim ini akan luruh dan keluar sebagai menstruasi.   Bagaimana Menstruasi Terjadi ? Hormon merupakan salah satu hal yang sangat berpengaruh dalam proses menstruasi. Peningkatan kadar hormon reproduksi membantu perkembangan sel telur anda di dalam indung telur (ovarium). Setiap bulannya, ovarium akan melepaskan satu sel telur ke dalam tuba Fallopi (suatu saluran yang menghubungkan ovarium dan rahim), disebut juga ovulasi. Sel telur kemudian akan mencapai rahim. Sementara itu, seiring dengan proses ovulasi, rahim pun mengalami perubahan. Dinding rahim menebal, penuh dengan pembuluh darah, mempersiapkan rahim untuk kehamilan. Bila sel telur yang telah ada bertemu dengan sperma, maka proses pembuahan pun terjadi. Sel telur yang telah dibuahi kemudian akan berjalan menuju ke rahim dan menempelkan dirinya pada dinding rahim dan proses perkembangan janin dan kehamilan pun berlangsung. Akan tetapi, bila sel telur tidak dibuahi oleh sperma, maka dinding rahim yang telah menebal akan luruh dan terjadilah menstruasi.   Kapan Menstruasi Dimulai ? Menstruasi pertama biasanya terjadi saat anak berumur 12 tahun, tetapi pada beberapa anak menstruasi terjadi lebih cepat atau lebih lambat daripada usia 12 tahun tersebut. Biasanya menstruasi pertama terjadi dalam waktu 2 tahun setelah buah dada mulai membesar dan rambut kemaluan mulai tumbuh. Pada awalnya, menstruasi yang terjadi tidak teratur, dibutuhkan waktu sekitar 2 tahun agar menstruasi menjadi lebih teratur karena peningkatan kadar hormon yang belum stabil. Perlu diingat bahwa walaupun menstruasi anda tidak teratur, anda masih tetap dapat hamil. Sebagian besar anak perempuan memulai menstruasinya di usia yang hampir sama dengan ibu mereka. Jika anda atau anak anda belum mendapat menstruasi sampai usia 16 tahun, segera hubungi dokter anda.   Berapa Lama Menstruasi Berlangsung ? Siklus menstruasi setiap orang berbeda-beda. Menstruasi biasanya berlangsung antara 3-5 hari, walaupun beberapa orang mengalaminya dalam waktu yang lebih singkat atau lebih lama. Hal ini merupakan hal yang normal.   Nyeri Perut Saat Menstruasi Nyeri atau kram perut saat menstruasi dapat terjadi saat rahim anda berkontraksi untuk mengeluarkan dinding rahim yang telah luruh dari dalam tubuh anda. Tidak semua perempuan mengalami nyeri atau kram perut. Untuk mengatas rasa nyeri atau kram di perut anda, anda dapat menggunakan obat anti nyeri. Bila anda mengalami nyeri perut hebat, segera hubungi dokter anda untuk memperoleh penanganan secepatnya.   Menstruasi dan Keadaan Emosional Perubahan mood dan emosi selama menstruasi merupakan hal normal yang sering terjadi, disebut juga sindrom premenstrual. Hal ini disebabkan oleh perubahan kadar hormon penyebab menstruasi di dalam tubuh. Akan tetapi, tidak setiap perempuan mengalami perubahan emosional selama menstruasi. Sindrom premenstrual yang terjadi biasanya menyebabkan beberapa hal di bawah ini, yaitu: Mudah marah Mudah tersinggung Perut kembung Buah dada terasa keras dan nyeri Konstipasi Saat menstruasi, sangat penting agar anda mempunyai waktu tidur yang cukup, hindarilah kafein, dan konsumsilah makanan rendah garam untuk mengurangi perut kembung.
 13 Sep 2019    16:00 WIB
Tunda Menstruasi Dengan Pil KB
Bagaimana Menunda Menstruasi Dengan Pil KB?Pil KB terdiri dari 28 pil, tetapi hanya 21 pil yang berisi hormon untuk menurunkan fertilitas (masa subur) anda, sementara itu, 7 pil lainnya merupakan plasebo (tidak berisi hormon). Pil ini dibuat agar menyerupai siklus menstruasi normal. Perdarahan yang terjadi saat anda mengkonsumsi plasebo merupakan perdarahan akibat penghentian penggunaan obat, yang tampak seperti menstruasi. Hal ini merupakan respon tubuh anda untuk menghentikan produksi hormon. Jika anda tidak mengkonsumsi plasebo ini dan langsung mengkonsumsi pil aktif (pil yang berisi hormon), maka perdarahan ini pun tidak akan terjadi. Perdarahan yang terjadi saat anda mengkonsumsi plasebo tidak sama dengan menstruasi normal dan tidak berpengaruh bagi kesehatan anda. Oleh karena itu, anda dapat menggunakan pil KB untuk mengendalikan siklus menstruasi anda, baik untuk alasan pribadi atau untuk alasan kesehatan. Anda dapat menggunakan semua pil KB untuk menunda menstruasi anda, akan tetapi akan lebih baik bila anda menggunakan pil KB monofasik karena pil ini berisi hormon dengan jumlah yang sama pada setiap pilnya. Berkonsultasilah dengan dokter anda terlebih dahulu mengenai pil KB mana yang dapat anda gunakan.Manfaat Menunda MenstruasiMenunda menstruasi anda dapat membantu mengatasi atau mencegah berbagai gejala premenstrual. Anda mungkin dapat mempertimbangkan hal ini bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Gangguan fisik atau mental yang menyebabkan anda sulit menggunakan pembalut•  Adanya gangguan kesehatan lain yang memburuk saat masa menstruasi seperti endometriosis, anemia, asma, migrain, atau epilepsi•  Adanya berbagai gejala seperti payudara terasa kencang dan nyeri, perut kembung, mood berubah-ubah pada 7-10 hari sebelum masa menstruasi anda terjadi•  Anda mengalami nyeri kepala atau berbagai gejala menstruasi lainnya selama anda mengkonsumsi plasebo•  Anda mengalami gangguan menstruasi, seperti volume darah menstruasi yang berlebihan, menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya, sering mengalami menstruasi, atau mengalami menstruasi yang sangat nyeri Anda mungkin juga ingin menunda masa menstruasi anda karena berbagai alasan pribadi seperti sedang menjalani ujian penting atau ada acara atau liburan tertentu seperti pernikahan atau masa bulan madu.Apakah Aman Menunda Mentruasi?Jika dokter anda memperbolehkan anda mengkonsumsi pil KB, maka menggunakan pil KB untuk menunda menstruasi anda juga mungkin aman. Apa Akibat yang Terjadi Saat Anda Menunda Menstruasi?Anda mungkin akan mengalami perdarahan atau adanya bercak darah di antara masa menstruasi. Hal ini sering terjadi bila anda menggunakan pil KB untuk menunda atau mencegah terjadinya menstruasi, terutama pada beberapa bulan pertama penggunaan pil. Perdarahan di antara masa menstruasi ini biasanya akan berkurang seiring dengan berlalunya waktu saat tubuh anda telah dapat menyesuaikan diri.Akibat lainnya bila anda sering menunda menstruasi anda adalah agak sulit untuk mengetahui apakah anda sedang hamil. Jika anda mengalami mual dan muntah di pagi hari (morning sickness), payudara terasa kencang, atau merasa lelah yang tidak biasanya; maka periksakanlah kemungkinan terjadinya kehamilan.Apa yang Dapat Dilakukan Untuk Mengatasi Perdarahan di Antara Masa Menstruasi?Walaupun perdarahan ini biasanya berkurang dengan berlalunya waktu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu:•  Jangan lupa untuk mengkonsumsi pil KB anda secara teratur setiap harinya•  Berhenti merokok karena wanita yang merokok lebih sering mengalami perdarahan di antara masa menstruasi dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok Segera hubungi dokter anda bila anda tetap mengalami perdarahan walaupun telah mengkonsumsi pil aktif secara teratur sesuai petunjuk atau bila perdarahan bertambah berat atau bila perdarahan berlangsung selama lebih dari 7 hari berturut-turut.Apa yang Harus Dilakukan Untuk Menunda Menstruasi Dengan Pil KB?Dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi pil aktif selama 6 minggu berturut-turut tanpa mengkonsumsi plasebo. Setelah anda mengkonsumsi pil aktif selama 6 minggu berturut-turut, maka dokter mungkin akan meminta anda untuk mengkonsumi plasebo pada minggu ke tujuh. Pada saat inilah anda akan mengalami masa menstruasi anda. Untuk mengurangi volume darah yang keluar atau mengurangi gejala penghentian obat lainnya, maka dokter mungkin akan meminta anda untuk mengkonsumsi plasebo hanya selama 3 atau 4 hari. Jika anda tidak mengalami perdarahan di antara masa menstruasi atau efek samping lainnya, dokter anda mungkin akan mengijinkan anda untuk mengkonsumsi pil aktif selama 9 minggu berturut-turut pada siklus menstruasi berikutnya dan 12 minggu pada siklus menstruasi berikutnya.Sumber: mayoclinic
 09 Sep 2019    16:00 WIB
6 Alasan Anda Tidak Hamil Tapi Menstruasi Terlambat
Kebanyakan wanita berpikir dan merasa bahwa menstruasi yang terlambat adalah tanda pertama kehamilan. Tetapi ada berbagai alasan lain yang dapat terjadi. Tidak perlu panik karena ada kemungkinan lain selain kehamilan penyebab lain mengapa menstruasi terlambat.   Berikut adalah penyebab menstruasi terlambat: 1.      Ketidakseimbangan hormon Wanita bisa mengalami masalah ketidakseimbangan hormonal. Hormon yang mendukung proses menstruasi seperti hormon estrogen dan hormon progesteron mungkin mengalami ketidakseimbangan dan mengarah ke siklus menstruasi yang tidak teratur.Dalam hal ini, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter dan minum obat. 2.      Meminum obat tertentu Saat Anda mengalami perubahan siklus menstruasi maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan salah satunya adalah obat-obatan yang Anda minum. Karena ada beberapa obat-obatan tertentu yang menyebabkan menstruasi yang tidak teratur. Anda perlu menanykan kepada dokter Anda tentang efek samping dari obat tersebut. Ada obat-obatan seperti antidepresi, obat-obatan kemoterapi, obat-obatan asma dan sejenisnya yang bisa menjadi alasan mengapa menstruasi Anda terlambat. 3.      Ketidakseimbangan tiroid Ketidakseimbangan kadar hormon tiroid tubuh menyebabkan gangguan siklus menstruasi, Fungsi tiroid berhubungan erat dengan semua hormon di tubuh Anda. Sehingga gangguan hormon tiroid dapat mengakibatkan menstruasi yang tidak teratur, Kunjungi dokter Anda secepat mungkin dan mencari tahu apakah gangguan tiroid adalah pelakunya. 4.      Olahraga terlalu berat Wanita yang melakukan olahraga yang ketat, bisa mengalami masalah dengan siklus menstruasi mereka. Hal ini dikarenakan mereka mengalami kehilangan energi yang tinggi, tubuh yang kelelah akibat olahraga berat. 5.      Kontrasepsi Wanita yang minum pil KB secara teratur. Pil ini menyebabkan gangguan siklus menstruasi. Konsumsi pil KB bisa membuat Anda tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan dan  menstruasi yang tidak teratur untuk jangka waktu yang panjang. Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda dan menyadari tentang efek samping dari obat ini. 6.      Ketegangan dan stres Stres dapat mempengaruhi fungsi tubuh Anda dan Anda mungkin tidak menyadari bahwa hal itu bisa menjadi penyebabnya. Ketika Anda stres, kelenjar adrenal mengeluarkan hormon kortisol yang berdampak langsung pada beberapa hormon-hormon yang terlibat dalam menstruasi seperti estrogen dan progesteron. Sehingga Anda harus tetap tenang dan bebas stres untuk memiliki siklus menstruasi yang teratur. Jadi bila Anda mengalami gangguan siklus menstruasi jangan panik dahulu, lebih baik Anda menunggu selama 3 bulan kemudian periksa ke dokter bila masih belum ada perubahan.   Baca juga: Bercinta Saat Menstruasi Picu Terjadinya Berbagai Penyakit Berbahaya, Masa Sih?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: magforwomen
 06 Sep 2019    11:00 WIB
Apakah Saja Gejala dari Sindrom Premenstrual yang Berat?
Bagaimana membedakan antara gejala sindrom premenstrual normal dengan sindrom premenstrual berat? Beberapa gejala sindrom premenstrual yang normal adalah kram perut, merasa sangat lelah, timbulnya jerawat, perut terasa kembung, dan mudah marah. Sementara itu, gejala sindrom premenstrual berat sebenarnya sama dengan gejala sindrom premenstrual normal, akan tetapi lebih berat. Para ahli menduga bahwa serotonin tampaknya juga memiliki peranan dalam terjadinya gejala sindrom premenstrual berat. Pada sindrom premenstrual berat, terjadi penurunan kadar serotonin yang membuat seorang wanita merasa sulit mengendalikan emosi dan rasa lelah yang dirasakannya beberapa hari sebelum menstruasinya.   Perubahan Mood Ekstrim dan Gangguan Emosional Salah satu hal yang paling dikhawatirkan dari gejala sindrom premenstrual berat adalah perubahan mood yang sangat ekstrim dan rasa amarah yang sering terjadi akibat gangguan ini. Selain itu, pada beberapa orang wanita juga sering ditemukan adanya gejala depresi seperti rasa rendah diri, merasa dirinya tidak berharaga, tidak berdaya, tidak mempunyai harapan, dan rasa sedih yang berlebihan. Beberapa wanita yang mengalami sindrom premenstrual berat juga dapat mulai menarik diri dari pergaulan sosial dan tidak lagi melakukan berbagai kegiatan yang mereka sukai. Para ahli di Amerika bahkan menganjurkan agar para penderita sindrom premenstrual berat juga diberikan obat anti depresi untuk meningkatkan kadar serotonin mereka yang membantu mengatasi depresi dan berbagai gangguan emosional lainnya.   Gangguan Tidur dan Rasa Lelah Berlebihan Wanita yang menderita sindrom premenstrual berat mungkin juga mengalami gangguan tidur seperti insomnia. Akibat dari gangguan tidur yang membuat penderita kekurangan tidur atau sering terbangun saat tidur, maka penderita pun akan merasa sangat lelah di siang hari. Seorang ahli mengatakan bahwa hypersomnia (rasa kantuk berlebihan di siang hari) biasanya dimulai beberapa hari sebelum menstruasi dimulai dan berakhir dalam beberapa hari setelahnya. Berapa lama seorang wanita mengalami gangguan tidur ini berbeda-beda di antara tiap wanita. Selain membuat penderita merasa sangat lelah, gangguan tidur ini juga membuat penderita menjadi mudah marah.   Peningkatan Nafsu Makan Sindrom premenstrual berat seringkali juga menyebabkan peningkatan nafsu makan dan keinginan seseorang untuk mengkonsumsi suatu makanan tertentu, yang membuat penderita makan berlebihan. Penderita sindrom premenstrual berat biasanya memiliki keinginan yang berlebihan untuk mengkonsumsi makanan manis dan asin. Untuk membantu mengatasi hal ini, dianjurkan agar Anda mengubah pola makan Anda menjadi sedikit tetapi lebih sering. Mengurangi konsumsi makanan manis dan asin sebelum dan setelah menstruasi juga dapat membantu mengurangi keinginan Anda untuk mengkonsumsi makanan tersebut pada saat masa premenstrual dimulai. Selain itu, berolahraga juga dapat membantu.   Perut Kembung Perut kembung merupakan salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada seorang wanita yang menderita sindrom premenstrual berat. Mengkonsumsi makanan sehat dan seimbang yang penuh dengan buah, sayuran, susu dan produknya, protein, dan gandum dapat membantu menjaga tubuh Anda tetap sehat dan mengurangi rasa kembung pada perut. Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok dan mengurangi konsumsi kafein serta garam juga dapat membantu.   Sumber: ehow
 05 Sep 2019    16:00 WIB
Cara Alami Mengatasi Menstruasi yang Datang Terlambat
Teh Herbal Anda dapat membuat teh herbal sendiri dengan cara menyeduh 1 sendok teh campuran herbal kering atau 2-3 sendok teh campuran herbal segar dengan air mendidih atau hampir mendidih selama 15-20 menit. Air mendidih mungkin dapat merusak kandungan nutrisi di dalam teh herbal dan mengurangi efektivitasnya.    Camomile Camomile telah dikenal sebagai tonik saraf, yang juga dapat membantu mengurangi stress (stress seringkali membuat menstruasi menjadi tertunda) dan membuat Anda merasa lebih rileks dan tenang. Konsumsilah teh camomile 2-4 kali sehari untuk memicu datangnya menstruasi.   Peterseli (Parsley) Teh parsley merupakan salah satu obat tradisional yang banyak digunakan untuk mengatasi menstruasi yang datang terlambat. Mengkonsumsi 3-4 gelas teh parsley setiap hari dapat memicu terjadinya menstruasi.   Jahe Jahe merupakan suatu stimulan yang dapat meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, jahe juga dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat dan membuat Anda berkeringat, yang dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah. Konsumsilah 2-4 gelas teh jahe setiap harinya. Gunakanlah irisan jahe segar untuk membuat teh jahe kreasi Anda sendiri.   Walaupun beberapa jenis herbal di atas bersifat ringan, namun beberapa jenis herbal juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Selain itu, beberapa jenis herbal juga dapat berinteraksi dengan berbagai obat-obatan yang Anda gunakan atau berdampak negatif pada kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi herbal apapun. Sumber: ehow
 04 Sep 2019    16:00 WIB
Tanda Terjadinya Menstruasi Pertama Pada Remaja
Siklus menstruasi merupakan suatu proses di mana tubuh Anda mengeluarkan darah dan jaringan yang tidak diperlukan. Menstruasi pertama yang terjadi pada seorang remaja perempuan disebut dengan menarke. Menarke menandakan bahwa tubuh seorang remaja perempuan sedang berkembang menjadi tubuh seorang wanita dan sedang mempersiapkan diri untuk kehadiran seorang bayi di masa mendatang. Sebenarnya tidak ada tanda pasti atau khusus yang menandakan bahwa Anda akan segera mengalami menstruasi pertama Anda. Setiap remaja perempuan mengalami gejala dan tanda yang berbeda-beda. Saat masa pubertas dimulai, tubuh Anda pun akan mulai berubah, baik dari dalam maupu dari luar. Pubertas terjadi akibat adanya suatu proses kimia di dalam tubuh yang mengirimkan sinyal dari dalam otak ke organ reproduksi Anda. Pubertas merupakan salah satu tanda menuju kedewasaan. Di bawah ini terdapat beberapa tanda telah dimulainya masa pubertas. Pembesaran Payudara Saat berusia sekitar 10 setengah tahun atau kurang, beberapa remaja perempuan biasanya mulai mengalami pembesara payudara. Biasanya saat proses ini dimulai, Anda dapat menemukan sebuah benjolan kecil di bawah puting susu pada salah satu atau kedua payudara. Hal ini merupakan tanda awal dimulainya masa pubertas. Rambut Kemaluan Tumbuhnya rambut pada kemaluan dan ketiak merupakan fase selanjutnya dalam masa pubertas. Pada awalnya, biasanya hanya terdapat beberapa helai rambut kemaluan, akan tetapi dalam waktu 6-12 bulan, sebagian besar rambut kemaluan biasanya telah tumbuh. Pada beberapa orang remaja perempuan, rambut kemaluan dapat tumbuh terlebih dahulu sebelum payudara membesar. Tanda Lainnya Tanda lainnya dari dimulainya masa pubertas dan akan segera datangnya menarke adalah mulai terbentuknya cairan vagina, yaitu suatu cairan kental berwarna putih yang keluar dari dalam vagina. Hal ini biasanya terjadi sekitar 6 bulan sebelum menstruasi pertama terjadi. Selain itu, Anda juga mungkin mengalami kram perut, nyeri kepala, perut membesar, dan berbagai gejala lainnya. Menstruasi Menstruasi pertama biasanya terjadi sekitar 2-2.5 tahun setelah payudara mulai membesar. Akan tetapi, hal ini bukanlah sesuatu hal yang pasti, melainkan hanya sebuah perkiraan kasar. Menstruasi Anda mungkin masih belum teratur pada beberapa bulan pertama, Anda mungkin tidak mendapat menstruasi selama 1-2 bulan. Hal ini merupakan hal yang normal pada masa awal menstruasi, kecuali bila Anda telah aktif secara seksual.  Baca juga: Berbagai Hal yang Dapat Mengganggu Siklus Menstruasi Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow
 11 Aug 2019    16:00 WIB
Mengapa Darah Haid Encer, Kental Atau Berlendir ?
Setiap wanita akan mengalami periode menstruasi dan hal ini adalah hal yang normal. Namun ada beberapa wanita yang bisa mengalami perubahan saat haid. Ada yang mengalami keterlambatan, terlalu cepat, darah yang keluar sedikit atau terlalu banyak. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai konsistensi dari darah haid. Faktanya adalah darah haid berbeda dengan darah di bagian tubuh yang lain, yaitu tidak mudah menggumpal. Bila mudah menggumpal maka tentu akan sulit keluar. Kemudian bagaimana konsistensi darah haid yang normal, konsistensi yang normal yaitu tidak seencer obat merah dan sekental saus tomat.   Kental Seperti Bergumpal Sesekali dalam periode menstruasi yang berat, setiap wanita akan melihat segumpal darah di toilet mereka, dan itu tidak masalah. Menurut CDC, bekuan darah yang kurang dari ukuran seperempat darah yang keluar bukanlah masalah besar. Tapi bila semakin banyak gumpalannya, maka bisa jadi ini tidak normal. Gumpalan darah yang keluar terlalu besar maka pertanda gangguan hormonal atau pertumbuhan benjolan kecil di dalam rahim yang disebut fibroid rahim. Kondisi ini bisa dialami oleh wanita sebelum usia 50 tahun dan bisa saja menyebabkan gangguan kehamilan dan menimbulkan rasa nyeri.   Encer Seperti Berair Terkadang Anda juga bisa mengalami hal ini, darah yang keluar seperti encer dan berair. Apabila Anda sering mengalami hal ini, atau dirasakan terlalu encer sampai warna sepertinya memudar bisa jadi ini dikarenakan adanya tumor ovarium atau tumor tuba falopi.   Licin dan Berlendir Jika Anda memperhatikan bahwa menstruasi Anda sedikit lebih licin daripada biasanya, itu mungkin hanya karena darah menstruasi Anda telah bercampur dengan lendir serviks. Di kanal yang mengarah ke rahim, ada sel penghasil lender. Lendir ini justru membantu melindungi dan mengarahkan sperma ke sel telur atau bisa juga menebal bila dipengaruhi oleh kontrasepsi hormonal untuk mencegah kehamilan. Apapun, ini bukan masalah besar jika sebagian bercampur dengan darah haid.   Kondisi diatas merupakan penyebab konsistensi darah haid Anda berubah, apabila Anda merasa ada yang salah dengan tubuh Anda maka ada baiknya Anda melakukan kontrol ke dokter spesialis kandungan.   Baca juga: Bercinta Saat Menstruasi Picu Terjadinya Berbagai Penyakit Berbahaya, Masa Sih?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: womenshealthmag
 28 Jun 2019    16:00 WIB
Ngidam Makanan Manis dan Berlemak Sebelum Menstruasi, Mengapa Demikian?
Apakah Anda merupakan salah satu dari para wanita yang selalu ingin mengkonsumsi makanan manis penuh lemak saat menstruasi Anda akan segera datang? Bila Anda bingung mengenai mengapa hal ini terus terjadi, maka hormon Anda mungkin merupakan penyebabnya. Masa premenstruasi merupakan saat di mana kadar hormon stress, yaitu hormon kortisol meningkat dan kadar hormon serotonin (hormon yang membuat Anda merasa bahagia) menurun. Perubahan kadar hormonal ini membuat tubuh Anda menginginkan berbagai jenis makanan yang mengandung banyak gula dan lemak karena keduanya dapat meningkatkan kadar hormon serotonin dan menurunkan produksi hormon kortisol, yang tentu saja dapat membuat Anda merasa lebih bahagia dan rileks. Jadi, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi hal ini? Walaupun banyak wanita mengira tidak ada yang dapat mereka lakukan untuk mencegah keinginan untuk mengkonsumsi makanan manis dan berlemak tersebut, akan tetapi sebenarnya terdapat suatu cara. Caranya adalah pastikan Anda menghindari berbagai jenis makanan olahan, kafein, dan karbohidrat olahan 2 minggu sebelum menstruasi Anda dimulai dan tingkatkan konsumsi serat dan protein Anda. Hal ini dapat membantu menjaga keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh Anda dan menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil di sepanjang hari. Mengapa harus menghindari ketiga jenis makanan di atas? Hal ini dikarenakan kafein dapat meningkatkan kadar hormon kortisol dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dalam waktu singkat. Jika Anda sedang menstruasi saat ini dan tidak dapat berhenti mengkonsumsi makanan berlemak, maka mulailah hari Anda dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak protein, misalnya roti isi telur atau selai kacang, untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil di sepanjang hari. Di siang hari, pastikan anda mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang diolah dari sayuran segar, yang mengandung banyak air dan serat, yang dapat mengurangi rasa perut kembung dan rasa lapar, serta keinginan Anda untuk mengkonsumsi suatu makanan tertentu. Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak boleh tergoda sama sekali. Sesekali mengkonsumsi makanan manis atau berlemak tinggi di saat Anda sangat menginginkannya merupakan hal yang normal dan boleh dilakukan, hanya saja dalam suatu batasan tertentu.     Sumber: womenshealthmag
 12 Jun 2019    16:00 WIB
Mengapa Darah Menstruasi Hanya Sedikit ?
Hipomenorea merupakan suatu keadaan di mana darah menstruasi yang keluar sangat sedikit, yaitu lebih sedikit daripada normal. Penyebabnya dapat bermacam-macam, mulai dari yang ringan sehingga tidak membutuhkan pengobatan hingga cukup berat sehingga membutuhkan pengobatan segera. Beberapa penyebab ringan dari hipomenorea adalah: Faktor genetika Penggunaan pil KB Pernah melakukan operasi untuk memperkecil rahim   Faktor Genetika Yang dimaksud dengan faktor genetika adalah beberapa orang wanita memang normalnya hanya mengeluarkan sedikit darah saat menstruasi dan hal ini tidak menyebabkan gangguan pada kesuburannya serta tidak menyebabkan gangguan lainnya. Bila demikian, biasanya tidak dibutuhkan pengobatan.   Penggunaan Pil KB Pil KB dan alat kontrasepsi hormonal lainnya dapat menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih sedikit.   Tindakan Pembedahan Rahim Tindakan pembedahan rahim yang menyebabkan ukuran rahim berkurang tentu saja akan menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih sedikit. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada masalah lain yang terjadi akibat tindakan pembedahan.   Baca juga: 5 Cara Mengatasi Kram Perut Saat Menstruasi   Stress dan Gangguan Makan Selain penyebab ringan di atas, ada beberapa hal lain yang dapat menyebabkan terjadinya hipomenorea. Salah satunya adalah tingkat stress yang sangat tinggi. Mengalami gangguan makan atau berdiet terlalu ketat juga dapat menyebabkan penurunan volume darah menstruasi. Bila hipomenorea disebabkan oleh kedua hal di atas, maka gejala biasanya hanya berlangsung sementara, misalnya hanya selama 1-2 bulan. Segera periksakan diri ke dokter bila gejala semakin memburuk akibat stress berkepanjangan atau karena Anda mengalami kekurangan nutrisi berat.   Gangguan Keseimbangan Kadar Hormonal Penyebab lain dari hipomenorea yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dan pengobatan adalah gangguan keseimbangan kadar hormonal. Hormon yang terganggu dapat beragam, misalnya hormon seksual seperti estrogen dan progesteron atau hormon tiroid. Pemeriksaan darah biasanya diperlukan untuk mengetahui berapa kadar hormon di dalam tubuh Anda. Kadangkala, gangguan keseimbangan kadar hormonal ini akan membuat kehamilan lebih sulit terjadi karena tubuh tidak dapat membentuk lapisan rahim yang mencukupi untuk mempertahankan kehamilan setiap bulannya.   Satu hal yang perlu Anda ingat adalah segera periksakan diri Anda ke seorang dokter spesialis kandungan bila Anda mengalami hipomenorea, terutama bila hipomenorea juga disertai oleh berbagai gejala lain atau bila menstruasi benar-benar berhenti. Jangan menunggu terlalu lama, terutama bila Anda masih ingin memiliki momongan.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: wisegeekhealth
 13 May 2019    18:00 WIB
Apakah Makanan Dapat Mempengaruhi Menstruasi?
Tahukah Anda bahwa makanan yang Anda makan atau tidak makan dapat mempengaruhi menstruasi dan mood Anda. Beberapa jenis makanan bahkan dapat memicu terjadinya menstruasi beberapa hari lebih awal daripada seharusnya. Satu hal yang perlu Anda ingat bahwa setiap wanita berbeda. Oleh karena itu, jenis makanan yang mempengaruhi siklus menstruasinya pun dapat berbeda-beda. Sindrom Premenstrual Sindrom premenstrual merupakan suatu kumpulan gejala yang sering dialami oleh para wanita sebelum menstruasi terjadi. Beberapa gejala tersebut adalah perut kembung, nyeri kepala, dan mood berubah-ubah. Terdapat beberapa jenis makanan yang dapat membuat gejala premenstrual ini semakin memburuk seperti kafein, gula, garam, dan makanan berlemak. Sementara itu, beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengatasi berbagai gejala premenstrual adalah buah-buahan, sayuran, dan air putih. Siklus Menstruasi Tidak Teratur Wanita yang memiliki pola makan tidak sehat atau kurang gizi mungkin dapat mengalamimenstruasi tidak teratur, misalnya tidak mendapat menstruasi sama sekali selama beberapa bulan. Keadaan ini sangat sering dialami oleh para penderita anoreksia. Selain pola makan tidak sehat dan kurang gizi, mengkonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol dan karbohidrat juga dapat menyebabkan menstruasi menjadi tidak teratur. Menstruasi Berat Mengkonsumsi banyak nanas pada awal menstruasi Anda dapat membuat darah yang keluarmenjadi sangat banyak. Menstruasi Datang Lebih Cepat Daripada Biasanya Pada beberapa orang wanita, perubahan pola makan dapat menyebabkan menstruasi terjadi beberapa hari lebih awal daripada seharusnya. Hal ini dapat dialami oleh seorang vegetarian yang tiba-tiba mengkonsumsi daging. Selain itu, mengkonsumsi banyak nanas atau pepaya juga dapat membuat menstruasi Anda datang lebih cepat daripada biasanya. Beberapa wanita bahkan mendapat menstruasi lebih awal daripada biasanya setelah mengkonsumsi buah golongan citrus seperti jeruk. Bila Anda biasanya tidak mengkonsumsi banyak garam, mengkonsumsi lebih banyak garam juga dapat membuat menstruasi Anda datang lebih cepat daripada biasanya. Terlambat Menstruasi Wanita yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badan atau sedang mengikuti banyak kegiatan olahraga mungkin akan mendapat menstruasi lebih lambat daripada biasanya. Sumber: knoji