Your browser does not support JavaScript!
 07 Nov 2019    11:00 WIB
Loa Loa, Cacing Menjijikan yang Menggerogoti Mata Manusia
Loa Loa atau yang biasanya disebut juga cacing mata merupakan parasit yang menyebabkan terjadinya loiasis. Parasit ini memasuki tubuh manusia melalui gigitan lalat rusa yang telah terinfeksi oleh cacing. Lalat rusa ini terinfeksi cacing loa loa saat mereka menghisap darah manusia yang telah terinfeksi oleh cacing. Kebanyakan cacing ini dapat ditemui di daerah Afrika dan India. Infeksi cacing ini tidak dapat ditularkan antar manusia (manusia ke manusia). Sebagian besar orang yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala apapun, bahkan hingga beberapa bulan atau beberapa tahun setelah terinfeksi. Cacing akan tinggal diam di dalam tubuh inangnya, tersembunyi di balik kulit selama bertahun-tahun. Gejala loiasis yang biasa ditemukan adalah gatal dan pembengkakan (hilang-timbul) pada bagian tubuh yang tidak terasa nyeri. Pembengkakan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi lebih sering terjadi berdekatan dengan daerah persendian. Selain itu, penderita juga dapat menemukan adanya cacing yang keluar di permukaan bawah bola matanya. Kadangkala, penderita juga menemukan adanya cacing yang keluar dari dalam kulitnya. Gejala lainnya yang lebih jarang ditemukan adalah rasa gatal di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, dan merasa sangat lelah. Pada pemeriksaan darah biasanya ditemukan peningkatan kadar eosinofil. Pengeluaran cacing pada mata melalui tindakan pembedahan tidak dapat menyembuhkan infeksi cacing, karena cacing mungkin juga terdapat pada bagian tubuh lainnya. Pemberian obat anti parasit harus dipertimbangkan karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi obat-obatan apapun.   Baca Juga: Berbagai Jenis Parasit Paling Mengerikan di Dunia! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: WOW Fact, cdc
 17 Oct 2019    08:00 WIB
Penyebab Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Jika waktu tidur anda cukup tetapi anda masih memilik lingkaran hitam di bawah mata anda, maka ini bukanlah hal yang abnormal. Kelelahan dan kurang tidur bukanlah satu-satunya penyebab timbulnya lingkaran hitam di bawah mata anda. Kadangkala, bagian hitam yang ada di bagian bawah mata bukanlah lingkaran hitam, melainkan suatu cekungan akibat proses penuaan.   1.      Alergi Lingkaran hitam di bagian bawah mata dapat timbul akibat terlalu sering menggaruk atau menggosok mata anda akibat adanya rasa gatal pada mata yang disebabkan oleh suatu reaksi alergi. 2.      Dermatitis Atopik atau Eksim Lingkaran hitam di bagian bawah mata juga dapat merupakan suatu bentuk sisa akibat suatu penyakit seperti dermatitis atopik atau eksim. Eksim yang menyembuh dan tidak mengalami peradangan seringkali berwarna kehitaman. 3.      Herediter Bila salah satu atau kedua orang tua anda mempunyai lingkaran hitam di bawah matanya, maka anda kemungkinan juga memilikinya. 4.      Gaya Hidup Stress emosional maupun fisik, merokok, atau penggunaan alkohol dalam jangka waktu lama juga dapat membuat anda terlihat lebih tua daripada usia anda, sehingga anda tampak seperti memiliki lingkaran hitam di bagian bawah mata anda. 5.      Hidung Tersumbat Hidung tersumbat dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah vena yang membawa darah dari mata ke hidung anda. Hal ini juga dapat membuat pembuluh darah vena tersebut tampak lebih hitam sehingga tampak seperti lingkaran hitam di bawah mata anda. 6.      Sinar Matahari Sinar matahari merangsang kulit untuk memproduksi melanin sebagai salah satu bentuk pertahanan kulit terhadap sinar ultraviolet. Melanin merupakan suatu pigmen yang menyebabkan kulit berwarna coklat atau hitam. 7.      Penuaan Seiring dengan makin bertambahnya usia anda, maka kulit akan semakin menipis, begitu pula lapisan kolagen dan lemak di bawah kulit juga semakin berkurang. Hal ini dapat membuat pembuluh darah di bagian bawah mata anda terlihat lebih jelas dan kadangkala tampak seperti suatu lingkaran hitam di bagian bawah mata anda.   Baca juga: Tips Untuk Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 03 Oct 2019    08:00 WIB
Tips Sederhana Mengurangi Lingkaran Hitam di Bawah Mata
Lingkaran hitam di bawah mata merupakan salah satu hal yang sering anda khawatirkan karena dianggap mengganggu keindahan wajah anda, terutama pada wanita. Lingkaran hitam ini dapat disebabkan oleh sering kurang tidur atau memang merupakan suatu hal yang diturunkan dalam keluarga anda.   Gunakanlah Krim Beberapa hal yang dapat membantu untuk mengurangi lingkaran hitam di bawah mata adalah kafein, retinol, vitamin C dan E. Kafein dapat mengecilkan pembuluh darah dan mengurangi pembengkakan. Sedangkan retinol, vitamin C dan E dapat mencerahkan lingkaran hitam di bawah mata. Akan tetapi, tidak ada pengobatan yang dapat benar-benar menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata. Berbagai pengobatan yang ada biasanya hanya dapat mengurangi atau mencerahkan lingkaran hitam tersebut.   Sembunyikanlah Anda dapat menyembunyikan lingkaran hitam di bawah mata anda dengan menggunakan riasan wajah.   Kompres Mata Buatlah secangkir teh dengan menggunakan teh celup, kemudian masukkan kantong berisi teh tersebut ke dalam lemari pendingin untuk mendinginkannya. Setelah kantung teh tersebut terasa dingin, berbaring dan tutuplah mata anda, kemudian letakkan kantung teh tersebut di atas mata anda selama beberapa menit. The dapat mengurangi proses inflamasi, dengan demikian dapat mengurangi pembengkakan dan lingkaran hitam di bawah mata anda.   Alergi Terlalu sering menggosok mata anda anda menyebabkan terbentuknya lingkaran hitam di bawah mata anda. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang menderita alergi. Pakailah Kacamata Gunakanlah kacamata untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan bagian bawah mata menghitam.  Baca juga: 7 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Menggunakan Bulu Mata Palsu Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd
 04 Sep 2019    11:10 WIB
Turunkan Risiko Mata Minus Dengan Bahan Alami!
Masyarakat kota cenderung memiliki resiko yang tinggi untuk mengalami kelainan pada mata seperti mata minus. Hal ini karena masyarakat kota memiliki banyak kegiatan dengan jarak pandang terlalu dekat, seperti misalnya membaca buku dan pencahayaan kurang atau berselancar di dunia maya dengan durasi terlalu lama. Terlalu banyak menonton televisi dengan jarak yang terlalu dekat, konsumsi gula yang berlebihan juga merupakan hal-hal yang dapat menjadi factor penyebab mata minus. Untuk membantu menurunkan risiko kamu mengalami mata minus, Konsumsilah bahan-bahan makanan ini:  1.      WORTELKonsumsilah wortel secara rutin, hal ini karena wortel banyak mengandung vitamin A dan tentu sangat baik untuk kesehatan mata. Sangat dianjurkan mengkonsumsinya sebelum diolah karena kandungan vitamin A belum berkurang, kamu juga dapat membuatnya menjadi jus. 2.      BAYAMSayur bayam memiliki banyak kandungan vitamin A. Rajin mengkonsumsi bayam tentunya dapat mengatasi mata minus. 3.      DAUN SIRIHSiapkan 2 lembar daun sirih, cuci bersih daun sirih tersebut, kemudian tempel dimata setap kali tidur. Lakukan dengan rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal. 4.      TOMATTomat juga mengandung vitamin A sama halnya seperti wortel. Rajinlah mengkonsumsi tomat ataupun mengolahnya seperti dijadikan jus tomat dan lain-lain sesuai dengan selera. Masih banyak lagi buah-buahan yang mengandung vitamin A. Seperti semangka, pepaya, pisang, melon, belimbing dan masih lainnya. Jadi bila Anda ingin menjaga kesehatan mata Anda, mulailah dari sekarang dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Baca Juga: 4 Jenis Penyakit Mata yang Sering Terjadi dan Pencegahannya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: sf.gate
 02 Aug 2019    11:00 WIB
Tips Alami Untuk Memperoleh Bulu Mata Tebal dan Panjang
Sisirlah Bulu Mata Anda Hal ini mungkin terdengar aneh, akan tetapi saat ini memang telah tersedia suatu sisir kecil khusus untuk menyisir bulu mata sebelum Anda mengenakan maskara. Menyisir bulu mata Anda ternyata dapat membantu membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang.   Gunakan Pelembab Mengoleskan sedikit pelembab pada kelopak mata Anda sebelum Anda tidur dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang. Akan tetapi, hal ini mungkin memerlukan beberapa waktu sebelum hasilnya terlihat.   Oleskan Minyak Zaitun Mengoleskan sedikit minyak zaitun pada kelopak mata Anda di malam hari sebelum tidur membuat bulu mata Anda dapat menyerap berbagai vitamin dan mineral penting di dalam minyak zaitun yang dapat membuatnya menjadi lebih panjang dan tebal.   Pijat Kelopak Mata Anda Seperti halnya rambut, bulu mata pun dapat rontok bila Anda tidak menjaganya dengan baik. Salah satu cara yang dapat membantu bulu mata Anda tumbuh lebih kuat dan panjang adalah dengan memijat kelopak mata Anda. Hal ini dapat menstimulasi folikel rambut dan membuat bulu mata Anda menjadi lebih panjang dan kuat.   Lotion Vitamin E Mengoleskan lotion vitamin E pada kelopak mata Anda dapat membantu menebalkan bulu mata Anda dan membuatnya menjadi lebih panjang.   Perbanyak Konsumsi Buah dan Sayuran Terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak dan tidak sehat ternyata tidak hanya dapat mempengaruhi keadaan kesehatan Anda secara keseluruhan tetapi juga keadaan bulu mata Anda. Oleh karena itu, perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran bagi kesehatan Anda dan bulu mata Anda.   Perbanyak Konsumsi Protein Selain buah dan sayuran, protein pun memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan bulu mata Anda. Protein diperlukan oleh tubuh untuk proses pertumbuhan rambut dan bulu mata.   Konsumsi Biotin Biotin merupakan suatu jenis vitamin B yang telah dikenal dapat membantu menjaga kesehatan rambut, kuku, dan kulit Anda. Tidak hanya rambut, bulu mata pun dapat tumbuh dengan lebih cepat dengan konsumsi biotin secara teratur setiap harinya.   Jangan Mencabuti Bulu Mata Anda Saat membersihkan riasan Anda di malam hari, pastikan Anda tidak menarik bulu mata Anda. Oleh karena itu, pilihlah maskara yang mudah dibersihkan oleh pembersih riasan tetapi tidak luntur saat terkena air. Baca juga: Tips Untuk Melindungi Mata Dari Cedera Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: allwomenstalk
 11 Jun 2019    11:00 WIB
Berbagai Vitamin Untuk Mengatasi Kantong Mata
Terbentuknya kantong mata dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti kurang tidur, keturunan, dan proses penuaan. Selain itu, kandungan vitamin yang terdapat di dalam berbagai jenis makanan yang Anda konsumsi tampaknya juga memiliki peranan dalam proses pembentukan kantong mata. Oleh karena itu, mencukupi kebutuhan vitamin A, C, dan E mungkin dapat membantu memperlambat proses penuaan pada kulit, yang berarti juga dapat membantu mencegah pembentukan kantong mata.   Vitamin C Salah satu penyebab tersering dari terbentuknya kantong mata adalah melemahnya ligamen di bagian bawah mata yang berfungsi untuk menahan jaringan lemak di bawah kulit. Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menemukan bahwa kekurangan vitamin C dapat mempercepat proses penuaan kulit. Hal ini dikarenakan vitamin C turut berperan dalam pembentukan kolagen, sejenis protein yang dibutuhkan tubuh untuk membuat ligamen di bagian bawah mata. Oleh karena itu, untuk mencegah pembentukan kantong mata; mulai mengkonsumsi paprika merah dan hijau, jeruk, jeruk bali, brokoli, belewah, dan tomat untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian Anda.   Baca juga: 13 Manfaat Timun Bagi Kesehatan   Vitamin A Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2007 menemukan adanya hubungan antara kurangnya konsumsi vitamin A dengan percepatan proses penuaan kulit. Berbeda dengan vitamin C, vitamin A sebenarnya tidak memiliki hubungan langsung dengan terbentuknya kantong mata. Akan tetapi, vitamin A tampaknya dapat membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari, yang dapat membantu memperlambat proses penuaan kulit. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin A adalah ubi, wortel, kacang hitam, susu, dan telur.   Vitamin E Vitamin E juga dapat membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan akibat paparan sinar matahari, yang berarti juga dapat membantu memperlambat proses penuaan kulit, yang berperan dalam terbentuknya kantong mata. Selain itu, vitamin E juga mengandung berbagai antioksidan penting yang dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari berbagai kerusakan oksidatif yang dapat mempercepat proses penuaan kulit. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak vitamin E adalah kacang almond, biji bunga matahari, dan selai kacang.   Hal Lain yang Turut Berperan Dalam Terbentuknya Kantong Mata Selain mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda, terdapat hal lain yang juga berperan penting dalam mencegah terbentuknya kantong mata. Salah satunya adalah dengan mengubah pola makan Anda. Mulailah dengan membatasi konsumsi berbagai jenis makanan yang membuat cairan tertahan di dalam tubuh seperti makanan siap saji, daging olahan, dan berbagai jenis cemilan asin untuk mencegah pembengkakan pada tubuh, termasuk mata Anda. Selain itu, batasilah konsumsi kafein Anda sehingga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: livestrong
 04 May 2019    18:00 WIB
Bila Merasakan 4 Tanda Ini Maka Anda Sudah Membutuhkan Kacamata Baca
Terkadang ada beberapa orang yang tidak merasa malas untuk menggunakan kacamata baca, karena mungkin akan terlihat tidak modis atau rasanya merepotkan. Padahal bila Anda tidak menggunakan kacamata baca dan membiasakan diri tidak menggunakan kacamata meski sebenarnya Anda membutuhkan. Hal ini akan membuat penglihatan Anda nantinya akan terganggu dan mengarah ke penurunan kemampuan penglihatan. Kemudian Anda tahu darimana kalau sudah membutuhkan kacamata baca? Gejala yang paling jelas adalah pandangan kabur, tapi ternyata ada petunjuk mengejutkan lain yang mungkin membuat Anda sadar bahwa Anda memang sudah butuh untuk menggunakan kacamata baca. Berikut adalah tanda Anda membutuhkan kacamata baca: 1.      Anda tertidur di dekat komputer Anda Otot-otot di mata Anda bekerja paling sulit ketika Anda fokus melihat dekat atau kerja secara terperinci, seperti saat Anda membaca atau bekerja menggunakan komputer. Apabila penglihatan Anda sudah bermasalah maka otot-otot mata bekerja lebih keras untuk membantu melihat dengan jelas. Karena ini bukan posisi alami untuk mata, maka mudah merasa lelah, yang membuat Anda merasa mengantuk. 2.      Anda perlu cahaya yang lebih terang untuk membaca Lampu baca yang biasa menurut Anda tampaknya tidak cukup terang, sehingga Anda menyalakan lampu lain. Apabila Anda mengalami hal ini, itu bisa menjadi tanda bahwa Anda memerlukan kacamata baca. Rata-rata seseorang berusia 60 tahun membutuhkan setidaknya tiga kali jumlah cahaya orang berusia 20 tahun. 3.      Harus mendekatkan buku saat membaca Cara Anda memegang sebuah buku bisa menjadi salah satu tanda paling jelas bahwa Anda perlu kacamata baca. Apabila Anda memiliki rabun jauh maka Anda tidak dapat melihat jauh, biasanya tidak bisa lebih dari 30 cm. Apabila dalam jarak 35 cm dari wajah Anda dan penglihatan Anda kabur maka Anda membutuhkan kacamata baca.   4.      Anda terus menerus merasa sakit kepala Mata yang digunakan secara terus menerus untuk bekerja dapat membuat Anda rentan mengalami sakit kepala dan membuat sakit kepala berulang yang memburuk. Apabila Anda mengalami sakit kepala tepat di belakang mata Anda bisa jadi adalah penyebabnya adalah rabun dekat atau silinder (saat benda terlihat kabur pada sudut tertentu karena bentuk kornea). Kedua masalah dapat dikoreksi dengan kacamata. Pastikan untuk mengambil waktu istirahat ketika melakukan pekerjaan yang dapat membuat mata Anda terasa tegang. Setiap 20 menit, melihat sesuatu yang setidaknya 6 m selama 20 detik. Apabila Anda memiliki gejala diatas jangan merasa ragu untuk melakukan pemeriksaan mata Anda. Jangan sampai mata Anda terlalu lelah bekerja dan mengakibatkan masalah mata lainnya. Baca juga: Perawatan Mata Untuk Pengguna Kacamata Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: rd
 25 Feb 2019    11:00 WIB
Mata Sering Kedutan, Kenapa Ya?
Kedutan pada mata atau blefarospasme merupakan suatu keadaan di mana otot kelopak mata melakukan gerakan mengedip atau kontraksi (kram) berulang. Kedutan biasanya terjadi pada kelopak mata bagian atas. Kedutan pada mata biasanya mengenai otot-otot di kedua mata. Sebagian besar orang pasti pernah mengalami kedutan mata di suatu saat pada kehidupannya. Kedutan pada mata biasanya tidak menimbulkan nyeri dan tidak berbahaya, tetapi cukup mengganggu apalagi bila kram cukup kuat hingga membuat kelopak mata benar-benar tertutup saat berkedut. Kedutan biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Pada beberapa kasus, kedutan dapat berlangsung cukup sering di sepanjang hari dan dapat berlangsung selama beberapa hari, minggu, atau bahkan bulan. Hal ini tentu saja dapat membuat Anda merasa semakin stress dan mengganggu kualitas hidup Anda. Pada kasus yang berat, jarang, kedutan mata dapat terus berlangsung (kronik). Keadaan ini akan membuat Anda terus-menerus berkedip dan menyipitkan mata. Jika kedutan membuat Anda tidak dapat menjaga mata tetap terbuka, maka kedutan dapat menyebabkan gangguan penglihatan berat.   Apa Penyebabnya? Walaupun penyebabnya biasanya tidak diketahui, akan tetapi kedutan pada mata biasanya berhubungan dengan: Rasa lelah yang amat sangat Stress Kafein Selain karena ketiga hal di atas, kedutan pada mata juga dapat disebabkan oleh berbagai hal di bawah ini, yaitu: Blefaritis (radang kelopak mata) Mata kering Sensitif terhadap cahaya Infeksi konjungtiva Walaupun sangat jarang, kedutan pada mata juga dapat merupakan tanda dari adanya gangguan pada otak atau saraf, seperti: Bell’s palsy Distonia Penyakit Parkinson Sindrom Tourette Selain itu, kedutan pada mata juga dapat terjadi akibat efek samping dari obat-obatan tertentu. Obat yang paling sering menyebabkan kedutan pada mata adalah obat anti psikosis dan obat epilepsy.   Jenis-jenis Kedutan Pada Mata Kedutan Kelopak Mata Ringan Kedutan kelopak mata ringan biasanya terjadi akibat gaya hidup seperti rasa lelah, stress, kurang tidur, dan konsumsi alkohol, tembakau, atau kafein. Selaint itu, kedutan kelopak mata ringan juga dapat disebabkan oleh iritasi pada kornea atau konjungtiva.   Blefarospasme Esensial Jinak Blefarospasme esensial jinak biasanya terjadi pada pertengahan atau akhir mada dewasa dan memburuk secara perlahan. Keadaan ini lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria. Walaupun bukan keadaan yang serius, akan tetapi blefarospasme esensial jinak ini dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari bila cukup parah. Biasanya, blefarospasme esensial jinak berawal saat Anda mengedipkan mata secara berlebihan dan atau mengalami iritasi mata yang dipicu oleh rasa lelah, stress, atau berbagai jenis iritan (cahaya terang, angin, atau polusi udara). Bila gangguan terus memburuk, penderita dapat mengalami gangguan penglihatan (penglihatan kabur), sensitivitas terhadap cahaya meningkat, dan spasme fasial (kram wajah). Pada kasus yang berat, spasme otot kelopak mata dapat sangat kuat hingga kelopak mata benar-benar tertutup selama beberapa jam. Para peneliti menduga bahwa blefarospasme esensial jinak terjadi akibat kombinasi dari pengaruh lingkungan dan genetika. Walaupun dapat terjadi secara acak, gangguan ini kadangkala menurun dalam keluarga.   Spasme hemifasial Spasme hemifasial cukup jarang dan biasanya mengenai otot lain selain otot-otot kelopak mata. Spasme hemifasial biasanya juga mengenai otot-otot di sekitar mulut. Akan tetapi, berbeda dengan jenis kedutan mata lainnya, spasme hemifasial hanya mengenai salah satu sisi wajah. Pada sebagian besar kasus, spasme hemifasial disebabkan oleh penekanan saraf wajah oleh pembuluh darah.   Kapan Perlu Hubungi Dokter? Jadi, kapan kedutan pada mata cukup berbahaya hingga Anda harus pergi ke dokter? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa keadaan yang membuat Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke seorang dokter, yaitu: Kedutan yang berlangsung selama lebih dari 1 minggu Kedutan yang membuat kelopak mata benar-benar tertutu Spasme yang juga mengenai otot-otot wajah Mata tampak kemerahan, membengkak, atau keluar cairan abnormal dari dalam mata Kelopak mata atas tampak turun   Baca juga: Tips Untuk Melindungi Mata Dari Cedera   Pengobatan yang Dapat Dilakukan Pada sebagian besar kasus, kedutan pada mata dapat menghilang dengan sendirinya bahkan tanpa Anda sadari, jika Anda beristirahat dengan cukup dan atau mengurangi atau menghindari konsumsi minuman beralkohol, tembakau (rokok), atau kafein. Blefarospasme biasanya tidak terjadi saat Anda tidur. Jika blefarospasme disebabkan oleh mata kering yang mengiritasi kornea atau konjungtiva, maka mengobati keduanya dengan air mata buatan biasanya dapat menghilangkan kedutan. Sayangnya, hingga saat ini para ahli masih belum berhasil menemukan pengobatan yang dapat menyembuhan blefarospasme esensial jinak. Jadi, pengobatan biasanya hanya bertujuan untuk mengurangi keparahan. Pengobatan yang paling sering dianjurkan untuk mengatasi blefarospasme esensial jinak adalah menyuntikkan racun botulinum ke dalam otot  mata. Obat ini biasanya juga digunakan untuk mengobati spasme hemifasial. Penyuntikkan botulinum dapat mengatasi gejala selama beberapa bulan, akan tetapi efeknya lama-kelamaan akan menghilang, jadi penyuntikkan ulang biasanya diperlukan.  Jika semua jenis terapi yang diberikan oleh dokter Anda gagal, maka dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan operasi. Sekitar 75-85% penderita blefarospasme esensial jinak mengalami perbaikan setelah melakukan operasi (miektomi). Pada miektomi, dokter akan mengangkat otot-otot dan saraf pada kelopak mata. Untuk mengatasi spasme hemifasial, dokter biasanya akan melakukan tindakan operasi untuk mengurangi tekanan pembuluh darah arteri pada saraf wajah. Walaupun operasi ini dapat memberikan kesembuhan secara permanen, akan tetapi tindakan ini juga dapat menyebabkan terjadinya beberapa komplikasi berat dan efek samping permanen. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 09 Jan 2019    18:00 WIB
3 Jenis Air Mata dan Manfaatnya Bagi Kesehatan
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengenai apa sebenarnya air mata itu dan di mana air mata dihasilkan? Air mata merupakan suatu cairan yang dihasilkan oleh kelenjar air mata atau kelenjar lakrimal, yang terletak di antara bola mata dan kelopak mata.   Tergantung dari caranya terbentuk, air mata ternyata terdiri dari beberapa jenis. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis air mata tersebut.   AIR MATA BASAL Air mata basal merupakan jenis air mata yang berfungsi untuk melindungi dan melumasi kornea mata sehingga tidak menjadi kering dan terlindung dari berbagai benda asing. Air mata basal ini diproduksi setiap hari dan mengandung protein yang dapat membuat mata tetap lembab dan terhindar dari berbagai jenis infeksi.   AIR MATA REFLEKS Air mata jenis ini diproduksi saat ada rangsangan dari luar, misalnya saat mata terkena debu, asap, saat mengiris cabai atau bawang, atau akibat terkena sesuatu benda secara tidak sengaja. Air mata ini terbentuk sebagai bentuk pertahanan mata terhadap bahaya dari luar.   AIR MATA EMOSIONAL Air mata jenis ini terbentuk tatkala Anda merasa sedih ataupun bahagia. Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa kajian tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun! Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya dari mata.   Selain dapat membuang racun, air mata jenis ini juga mengandung sejenis zat kimia yang dapat membuat Anda menjadi lebih rileks dan lebih lega setelah menangis. Menangis ternyata juga dapat menurunkan denyut jantung yang akan membuat Anda merasa lebih baik setelah menangis. Baca juga: Mengapa Air Mata Keluar Saat Memotong Bawang?  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: interestingthings