Your browser does not support JavaScript!
 11 Nov 2018    11:00 WIB
Kopi Bisa Memperpanjang Hidup ? Mitos Atau Fakta ?
Banyak bukti alamiah yang muncul bahwa kopi memiliki efek protektif terhadap kesehatan seseorang. Minuman favorit ini banyak membuat para siswa dan para pekerja (karyawan) tetap aktif, produktif, tidak mengantuk dan bersemangat, dan ternyata salah satu manfaat terbesar dari kopi adalah mengurangi risiko kematian. Selama beberapa tahun terakhir, Berita Medis Hari Ini telah secara teratur melaporkan studi ilmiah yang menunjukkan bahwa peminum kopi dapat menuai lebih banyak manfaat daripada yang tidak meminumnya. Baru-baru ini, para peneliti berkumpul di Royal Society of Medicine roundtable di London, Inggris, untuk membahas bukti yang mendukung efek menguntungkan kopi pada kesehatan. Prof Miguel Martínez-González - dari University of Navarra di Spanyol - mempresentasikan penelitian yang tidak dipublikasikan yang menunjukkan bahwa minum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian. Lebih khusus lagi, Prof Martínez-González telah menemukan bahwa minum antara tiga dan enam cangkir kopi per hari dapat mengurangi semua penyebab kematian. Untuk setiap dua cangkir kopi tambahan per hari, risiko kematian berkurang sebanyak 22 persen, peneliti menyimpulkan. The Institute for Scientific Information on Coffee (ISIC) - yang menghitung di antara anggotanya enam perusahaan kopi utama, termasuk illycaffè, Jacobs Douwe Egberts, Lavazza, Nestlé, Paulig, dan Tchibo - telah menyusun laporan yang menguraikan temuan yang disajikan pada sesi roundtable . Lebih dari satu studi yang dibahas di Royal Society of Medicine roundtable menemukan bahwa minum kopi dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Berbagai meta-analisis menemukan bahwa peminum kopi memiliki risiko kematian hingga 17 persen lebih rendah dari semua penyebab, dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. Selain itu, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Imperial College London, di Inggris, bekerja sama dengan IARC, menyimpulkan bahwa, di antara kohor peserta yang bekerja dengan mereka, mereka yang memiliki konsumsi kopi tertinggi memiliki risiko terendah dari semua penyebab kematian. Selain itu, penelitian yang mengamati hubungan antara konsumsi kopi dan risiko kematian di kalangan penduduk non-kulit putih di Amerika Serikat menemukan bahwa peserta yang minum satu cangkir kopi setiap hari memiliki risiko kematian 12 persen lebih rendah dibandingkan dengan non-peminum. Ketika mempertimbangkan mengapa kopi mungkin terkait dengan hasil kesehatan yang lebih positif, para peneliti berkumpul di Royal Society of Medicine roundtable menyarankan bahwa kafein saja mungkin tidak memiliki efek yang cukup kuat. Namun, para ahli berpendapat, kopi juga mengandung polifenol - sejenis zat alami yang memiliki efek antioksidan, yang, menurut penelitian, mungkin memiliki sifat anti-inflamasi - dan dapat melindungi terhadap stres dan mekanisme penuaan pada tingkat sel. Begitu pula menurut Samantha Heller yang adalah ahli gizi di NYU Langone Medical Center di New York City. "Seperti begitu banyak makanan nabati," katanya, "biji kopi penuh dengan polifenol yang menurut penelitian, memberi manfaat kesehatan, seperti antioksidan, anti-inflamasi, anti-kanker, anti-diabetes dan sifat antihipertensi. Dan menurut Hu yang adalah penulis senior dari sebuah studi 2015 di jurnal American Heart Association Circulation yang menyimpulkan orang-orang yang secara teratur minum kopi dalam jumlah sedang setiap hari - kurang dari lima cangkir - mengalami risiko kematian yang lebih rendah dari penyakit jantung dan syaraf. "ini adalah gambaran keseluruhan yang cukup jelas," kata Dr Frank Hu, ketua nutrisi di Universitas Harvard T.H. Chan School of Public Health. "Tidak ada peningkatan risiko penyakit kronis jangka panjang, termasuk diabetes, penyakit kardiovaskular atau bahkan kanker. Nah, sahabat, setelah mendengar fakta penelitian dari para ahli, bukankah jadi ingin minum kopi mulai dari sekarang. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : news.heart.org, medicalnewstoday.com, consumer.healthday.com.
 07 Nov 2018    16:00 WIB
Apakah Benar Kopi Bisa Membakar Lemak ?
Seperti yang kita tahu, kopi mengandung kafein, yang merupakan bahan psikoaktif paling umum digunakan di dunia. Untuk suatu alasan, kafein dipublikasikan sebagai salah satu suplemen yang mampu membakar lemak. Kafein memang diketahui sebagai salah satu zat yang mempu memobilisasi lemak dari jaringan dan meningkatkan metabolisme. Kafein dapat ditemukan diberbagai jenis minuman selain kopi, seperti teh, minuman energi dan soda. Kopi mengandung zat stimulan Kopi tidak hanya sekedar minuman hangat berwarna hitam. Kandungan yang ada didalam biji kopilah yang menjadi minuman Anda saat ini. Faktanya kopi mengandung beberapa senyawa biologi yang dapat mempengaruhi sistem metabolisme tubuh, yaitu: Kafein yang merupakan stimulan sistem syaraf pusat Teobromin dan teofilin merupakan senyawa yang berhubungan dengan kafein, juga mempunyai efek stimulan Asam chlorogenik merupakan salah satu senyawa biologis yang terikat dengan kopi, dapat memperlambat proses penyerapan karbohidrat. Senyawa yang paling penting dari ketiga zat diatas adalah kafein, yang merupakan senyawa paling kuat dan juga paling banyak dipelajari. Cara kerja kafein di otak adalah menghambat neurotransmitter yang dikenal dengan nama Adenosin. Dengan menghambat Adenosin, kafein dapat meningkatkan kerja sistem syaraf menjadi lebih aktif dan juga dapat melepaskan neurotransmitter lain seperti dopamin dan norepinefrin. Kopi dapat mempercepat mobilisasi lemak dari jaringan tubuh Kafein menstimulasi sistem syaraf yang bertugas mengirimkan pesan ke jaringan lemak untuk memecahkan lemak. Kafein juga dapat meningkatkan tekanan darah dan hormon adrenalin. Kemudian hormon adrenalin ini menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah sampai ke jaringan lemak dan memecah lemak-lemak dan membuangnya kembali ke pembuluh darah. Ini merupakan cara kerja kafein dalam memobilisasi lemak dari jaringan lemak, membuatnya menjadi asam lemak bebas dalam darah. Kopi dapat meningkatkan metabolisme tubuh Seberapa banyak kalori yang bisa kita bakar saat beristirahat disebut Resting Metabolic Rate (RMR). Semakin tinggi metabolic rate kita, semakin mudah kita menurunkan berat badan. Penelitian membuktikan kafein dapat meningkatkan metabolic rate sebanyak 3-1%. Semakin banyak kafein yang masuk ke dalam tubuh, semakin tinggi juga metabolic rate yang dihasilkan. Sayangnya efek ini sulit didapatkan pada orang yang sudah mengalami obesitas. Suatu studi membuktikan dengan minum kafein dapat meningkatkan metabolic rate hingga 29%, sedangkan pada orang obesitas hanya sebesar 10%. Efek ini juga dipengaruhi oleh faktor usia. Semakin muda usia semakin tidak berpengaruh kafein terhadap metaboloc ratenya.   Sumber: care2    
 11 Apr 2018    08:00 WIB
Secangkir Kopi Hitam di Pagi Hari Memang Nikmat! Ternyata Memiliki Manfaat Yaitu…
Secangkir kopi hitam yang nikmat di pagi hari bisa membuat Anda menjadi memiliki energi lebih untuk memulai hari Anda, tidak heran rasanya bila Anda meluangkan waktu untuk menikmati pagi Anda dengan secangkir kopi hitam. Tapi apabila Anda meminumnya apakah memberi manfaat atau tidak. Kopi hitam itu rendah lemak, rendah kalori dan ternyata memasok banyak antioksidan yang membantu melindungi kesehatan Anda.   Berikut Manfaat Yang Anda Dapat Dari Minum Kopi Hitam: Lemak, Kalori dan Nutrisi Secangkir kopi hitam seberat 8 ons mengandung 2 kalori dan 0 gram lemak. Secangkir kopi yang sama mengandung kalsium dalam dosis kecil untuk tulang dan kalium agar detak jantung tetap teratur. Kanker Senyawa dalam kopi hitam bisa membantu mencegah kanker. Para periset di Harvard Medical School menemukan bahwa minum kopi dapat mengurangi risiko kanker hati Anda hingga 50 % dibandingkan orang yang tidak minum kopi. Senyawa dalam kopi juga dapat mengurangi risiko kanker usus besar, payudara dan kanker rektal. Manfaat Antioksidan Antioksidan yang terkandung dalam secangkir kopi hitam mengandung banyak manfaat perlindungan bagi Anda. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam "American Journal of Clinical Nutrition" melaporkan bahwa minum kopi hitam mengurangi tingkat peradangan di tubuh Anda, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung Anda. Sebuah artikel tahun 2004 yang diterbitkan dalam "Journal of Nutrition" mencatat bahwa antioksidan dalam kopi dapat membantu mengurangi risiko penyakit degeneratif tertentu. Artikel tersebut juga melaporkan bahwa tingkat antioksidan pada kopi lebih tinggi dari pada kadar anggur, teh, buah dan sayuran, selain itu dikatakan kopi juga bisa melindungi Anda dari penyakit Parkinson dan diabetes tipe 2.   Kopi hitam memang memiliki manfaat kesehatan namun perlu Anda perhatikan kopi hitam juga mengandung kafein, yang bisa berbahaya bagi kesehatan Anda bila dikonsumsi dalam dosis besar. Anda dapat mengkonsumsi antara 200-300 mg kafein per hari dengan aman,. Ini berarti antara 2-4 cangkir kopi.   Apabila Anda mengonsumsi lebih dari 500 mg per hari secara teratur dapat menyebabkan Anda mengalami masalah tidur, dapat menyebabkan iritabilitas, kegelisahan, sakit perut dan detak jantung yang cepat.   Selain itu yang perlu Anda perhatikan apabila Anda menambahkan krim dan gula ke secangkir kopi, Anda akan meningkatkan kandungan lemak dan kalori dari minuman Anda yang bisa saja membuat kolesterol Anda meningkat. Jadi memang ada risiko tertentu dikaitkan dengan minum kopi hitam dalam jumlah besar, namun yakinlah bahwa Anda dapat dengan aman minum secangkir kopi setiap pagi.   Baca juga: Minum Kopi Saat Masih Menyusui, Amankah???   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 10 Oct 2016    15:00 WIB
Kopi Ternyata Bermanfaat Bagi Mata Anda
Anda tentunya telah sering mendengar berbagai manfaat baik dan buruk dari kopi bagi kesehatan anda. Kopi mengandung sangat sedikit kalori dan merupakan sumber utama dari kafein (sekitar 95% kopi terdiri dari kafein). Berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalam kopi adalah natrium, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, asam folat, fosfor, magnesium, mangan, dan kalium. Selain itu, kopi juga mengandung berbagai antioksidan.Para peneliti baru-baru ini telah menemukan satu lagi manfaat kopi bagi kesehatan anda. Para peneliti menduga bahwa kopi mungkin dapat membantu menjaga kesehatan mata anda. Hal ini dikarenakan kopi mengandung suatu antioksidan, yaitu asam klorogenik (CLA). Antioksidan ini dapat mencegah terjadinya degenerasi retina pada tikus percobaan. Pada manusia, degenerasi retina ini dapat menyebabkan terjadinya glaukoma, diabetes, dan penuaan. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa tikus yang diobati dengan pemberian CLA tidak menunjukkan tanda-tanda adanya kerusakan pada retina, bahkan setelah dipaparkan terhadap nitrit oksida, yang dapat mempercepat proses degenerasi pada retina. Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah kopi dapat menghantarkan CLA ini langsung ke dalam retina, yang dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan mata anda.Sumber: foxnews Baca juga: Tips Untuk Mendapatkan Mata Yang Bersinar Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.