Your browser does not support JavaScript!
 11 Jul 2019    08:00 WIB
14 Penyebab Mengapa Anda Terus Merasa Lelah
Tahukah Anda bahwa kurang tidur bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuat Anda merasa lelah di sepanjang hari? Berbagai hal kecil yang Anda lakukan atau tidak Anda lakukan juga dapat membuat Anda merasa lelah, baik secara fisik maupun mental. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang dapat membuat Anda terus merasa lelah dan bagaimana cara mengatasinya.   1.      Tidak Berolahraga Saat Anda Merasa Lelah Tidak berolahraga karena Anda sedang merasa lelah justru dapat berdampak negatif bagi kesehatan Anda. Sebuah penelitian di University of Georgia menemukan bahwa orang dewasa sehat yang jarang atau tidak pernah berolahraga sebelumnya dan mulai melakukan olahraga ringan 3 hari setiap minggu selama 20 menit setiap kalinya, mengatakan bahwa mereka tidak lagi merasa selelah biasanya dan merasa lebih bertenaga setelah melakukan hal tersebut selama 6 minggu. Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan kekuatan dan stamina seseorang, membantu kerja jantung, dan membantu penghantaran oksigen serta berbagai nutrisi ke berbagai jaringan tubuh orang tersebut.   2.      Tidak Mengkonsumsi Cukup Air Putih Mengalami dehidrasi ringan sekalipun (hanya kehilangan 2% cairan tubuh) dapat membuat kadar energi Anda menurun. Dehidrasi menyebabkan terjadinya penurunan volume darah, yang membuat darah menjadi lebih kental. Keadaan ini akan membuat jantung Anda tidak dapat memompa darah dengan efisien, sehingga mengurangi kecepatan penghantaran oksigen dan nutrisi ke otot dan organ-organ tubuh Anda.   Baca juga: Tips Hilangkan Kantuk Saat Bekerja   3.      Tidak Mengkonsumsi Cukup Zat Besi Kekurangan zat besi juga dapat membuat Anda merasa lesu, mudah marah, lemah, dan sulit memusatkan perhatian (sulit berkonsentrasi). Keadaan ini juga akan membuat Anda merasa lelah karena jumlah oksigen yang sampai ke otot dan sel-sel tubuh juga berkurang. Oleh karena itu, tingkatkanlah konsumsi zat besi Anda untuk menurunkan resiko terjadinya anemia. Konsumsilah daging sapi, kacang merah, tahu, telur (beserta kuning telurnya), sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan selai kacang. Kemudian kombinasikan berbagai makanan sumber zat besi ini dengan berbagai makanan yang mengandung banyak vitamin C, karena vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi saat dikonsumsi secara bersamaan. Perlu diingat karena kekurangan zat besi juga dapat merupakan gejala dari gangguan kesehatan lain, maka dianjurkan agar Anda segera berkonsultasi dengan seorang dokter bila Anda mengalami berbagai gejala di atas.   4.      Anda Merupakan Seorang Perfeksionis Ingin segala sesuatu berlangsung sesempurna mungkin? Anda tentu tahu bahwa hal ini tidak mungkin terjadi. Hal ini hanya akan membuat Anda bekerja lebih keras dan lebih lama daripada yang seharusnya. Jika Anda menetapkan suatu tujuan akhir yang tidak realistis sehingga sulit atau bahkan mustahil untuk dicapai, maka pada akhirnya Anda hanya akan merasa tidak puas. Melakukan terlalu banyak pekerjaan sekaligus justru akan membuat Anda tidak dapat memperoleh hasil yang maksimal.   5.      Selalu Merasa Khawatir Jika Anda selalu mengkhawatirkan segala sesuatu dalam kehidupan Anda, maka hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental Anda. Bila Anda sedang memiliki berbagai pikiran buruk dan negatif, tariklah napas dalam-dalam dan bertanyalah pada diri Anda sendiri seberapa besar kemungkinan Anda mengalami hal buruk yang ada di dalam pikiran Anda. Berpergian ke luar ruangan, melakukan meditasi, berolahraga, atau menceritakan kekhawatiran Anda pada seorang teman atau pasangan Anda dapat membantu Anda menjadi lebih realistis dan tidak terlalu merasa khawatir.   6.      Tidak Sarapan Makanan yang Anda makan merupakan sumber tenaga bagi tubuh Anda, yang diperlukan untuk menjaga darah dan oksigen tetap mengalir ke seluruh tubuh Anda saat Anda tidur. Oleh karena itu, saat Anda bangun di pagi hari, maka Anda pun harus mengisi ulang tenaga Anda dengan sarapan. Jadi, bila Anda melewatkan waktu sarapan, maka Anda akan merasa lesu. Sarapan merupakan hal yang diperlukan oleh tubuh Anda untuk memulai metabolismenya di pagi hari. Konsumsilah sarapan yang mengandung gandum, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Beberapa contoh makanan yang baik dikonsumsi saat sarapan adalah oatmeal, susu rendah lemak, roti isi telur, dan Greek yogurt rendah lemak.   7.      Mengkonsumsi Terlalu Banyak "Junk Food" Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat sederhana seperti yang biasa ditemukan pada "Junk Food" memiliki kadar indeks glikemik yang tinggi, yang berarti dapat meningkatkan kadar gula darah Anda dengan cepat. Kadar gula yang meninggi terus-menerus yang kemudian diikuti oleh penurunan kadar gula secara mendadak akan menyebabkan seseorang merasa lelah di sepanjang hari. Oleh karena itu, pastikan Anda menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil di sepanjang hari.   Baca juga: Tips Untuk Membuat Anda Dapat Bangun Pagi Setiap Hari   8.      Tidak Dapat Berkata "Tidak" Jika Anda merupakan seseorang yang selalu berusaha untuk menyenangkan orang-orang di sekitar Anda dengan selalu berkata "Ya", maka Anda pun akan merasa sangat lelah setelah sejangka waktu berlalu. Oleh karena itu, latihlah diri Anda untuk berkata "Tidak". Berlatihlah dengan sering berkata tidak saat Anda sedang sendirian di dalam mobil, karena mendengar diri Anda berkata tidak akan memudahkan Anda untuk mengatakannya nanti.   9.      Memiliki Kantor yang Berantakan Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Princeton University, para peneliti menemukan bahwa memilliki meja yang berantakan di tempat kerja dapat membuat Anda merasa sangat lelah secara mental karena Anda menjadi lebih sulit berkonsentrasi dan membuat kemampuan otak Anda untuk memproses suatu informasi pun menjadi lebih terbatas. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu membereskan meja kerja Anda setiap kali pulang kerja. Jika terlalu banyak hal yang harus dibereskan, maka jangan memaksa diri Anda untuk membersihkannya sekaligus, mulailah satu-persatu.   10.  Bekerja di Saat Liburan Bekerja di saat Anda sedang berlibur dapat membuat Anda merasa sangat kelelahan. Beristirahat sejenak dan membuat diri Anda merasa rileks akan membuat Anda dapat berpikir dengan lebih jernih dan dapat berkonsentrasi dengan lebih baik sehingga Anda pun dapat bekerja dengan lebih optimal saat kembali bekerja nanti.   11.  Mengkonsumsi Wine Sebelum Tidur Alkohol memang dapat mendepresi sistem saraf pusat dan memiliki efek sedatif. Akan tetapi, alkohol juga memiliki efek rebound saat dimetabolisme di dalam tubuh, yang dapat menstimulasi sistem adrenalin, sehingga Anda pun sering terbangun di tengah malam setelah mengkonsumsi minuman beralkohol. Oleh karena itu, hindarilah konsumsi minuman beralkohol setidaknya 3-4 jam sebelum waktu tidur.   12.  Memeriksa Email Sebelum Tidur Cahaya yang dipancarkan dari tablet, telepon genggam, laptop, atau komputer yang Anda mainkan sebelum tidur dapat mengganggu irama sirkadian tubuh Anda dengan menekan melatonin, sebuah hormon yang berfungsi untuk mengatur  siklus tidur dan bangun seseorang. Sensitivitas terhadap cahaya ini berbeda-beda pada setiap orang, akan tetapi secara keseluruhan menghindari penggunaan berbagai alat elektronik 1-2 jam sebelum tidur memiliki dampak yang lebih baik pada kualitas hidup Anda. Jika Anda memang harus membuka salah satu alat elektronik tersebut, maka pastikan jarak antara mata dan alat elektronik tersebut adalah sekitar 30 cm.   13.  Mengkonsumsi Kafein Untuk Mengurangi Rasa Kantuk Memulai pagi Anda dengan mengkonsumsi kopi sebenarnya tidak berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa mengkonsumsi 3 gelas kopi setiap harinya justru berdampak positif bagi kesehatan Anda. Akan tetapi, menyalahgunakan kafein justru dapat berdampak buruk pada siklus tidur dan bangun Anda. Kafein menghambat adenosin, suatu produk sampingan dari sel tubuh yang berfungsi untuk membuat Anda merasa mengantuk saat mencapai jumlah tertentu. Sebuah penelitian lainnya menemukan bahwa mengkonsumsi kafein, bahkan hingga 6 jam sebelum waktu tidur dapat mempengaruhi tidur Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi kafein setelah waktu makan siang.   14.  Bergadang di Akhir Pekan Bergadang di hari Sabtu malam dan bangun siang di hari Minggu dapat membuat Anda mengalami kesulitan tidur di hari Minggu malam, yang membuat Anda merasa sangat mengantuk dan lelah di hari Senin pagi.   Sumber: health
 29 Apr 2019    08:00 WIB
Merasa Sangat Lelah? Hati-hati Dampaknya Pada Jantung Anda!
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa orang yang secara keseluruhan tampak sehat tetapi selalu merasa kelelahan lebih beresiko untuk mengalami penyakit jantung. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengalami kombinasi dari kelelahan berat dan mudah marah dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung hingga 36%. Pada zaman modern sekarang ini, banyak hal yang dapat membuat seseorang mengalami stress dan bila stress ini tidak diatasi dalam waktu lama, maka stress ini pun dapat mengganggu kesehatan fisik dan psikologis orang tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan fisik ternyata juga merupakan faktor resiko terjadinya gangguan jantung seperti halnya berbagai gangguan psikologis seperti gangguan depresi dan cemas. Kelelahan fisik ini bukan hanya suatu kelelahan berat. Keadaan ini terjadi saat stress yang telah berlangsung lama mulai mengganggu kemampuan seseorang untuk pulih dari rasa lelah. Bila seseorang mengalami hal ini, maka ia mungkin terus merasa sangat lelah dan tidak bertenaga bahkan saat ia telah tidur nyenyak dan cukup di malam hari, walaupun ia tidak menderita gangguan kesehatan apapun. Dengan adanya rasa lelah yang berkepanjangan, maka orang tersebut sangat mudah marah atau tersinggung. Pada penelitian ini, para peneliti mencari tahu hubungan di antara kelelahan fisik dengan terjadinya gangguan jantung dengan menganalisa 11 data penelitian, yang meneliti lebih dari 60.000 orang yang tidak menderita gangguan jantung apapun yang diamati selama 6.5 tahun. Setelah menyingkirkan berbagai faktor resiko terjadinya gangguan jantung yang lain, kelelahan fisik tetap saja dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada seseorang, hingga sepertiganya. Rasa stress dan lelah dapat mempengaruhi kesehatan jantung dengan 2 cara. Rasa stress dan lelah dapat mempengaruhi kadar hormon stress seperti adrenalin dan serotonin di dalam tubuh. Kedua hormon ini dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang dan menyebabkan terjadinya proses inflamasi (radang) di dalam tubuh. Selain itu, stress dan lelah juga dapat mempengaruhi keadaan psikologis seseorang yang membuatnya melakukan berbagai hal seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol atau makanan tiddak sehat lainnya, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung pada orang tersebut. Untuk mengatasi kelelahan fisik ini, para ahli menganjurkan para penderita untuk berolahraga, mengkonsumsi diet sehat, dan melakukan berbagai aktivitas fisik yang dapat membantu mengurangi rasa stress seperti yoga dan meditasi. Baca juga: Apakah Nyeri Dada Berarti Serangan Jantung? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd
 28 Jan 2019    11:00 WIB
Bumil Sering Merasa Lelah? Ada 7 Cara Agar Masa Kehamilan Bukan Jadi Hal Yang Membebani
Apakah Anda sedang hamil? Bila iya, maka selamat menjadi ibu hamil adalah impian seorang wanita dan tentu menjadi impian juga untuk para calon ayah. Untuk Anda yang para ibu hamil yang baru pertama merasakan kehamilan mungkin sering merasa mudah lelah. Dan untuk yang sudah pernah melahirkan mungkin sudah tahu mengapa seorang ibu hamil mudah merasa lelah. Mungkin Anda bertanya apakah hal ini wajar? Sebenarnya jawabannya adalah hal ini memang sering terjadi. Karena pada bulan-bulan pertama kehamilan, biasanya akan terjadi perubahan hormon di dalam tubuh dengan cepat sehingga bumil akan mudah merasa lelah. Biasanya pada trimester kedua, sudah terjadi penyesuaian kondisi tubuh dengan perubahan hormon kehamilan tersebut dan tidak merasakan kelelahan yang berlebihan. Saat memasuki trimester akhir, akan terjadi perubahan berat badan dan pertumbuhan janin yang semakin membesar sehingga kembali mengakibatkan bumil cepat merasakan kelelahan. Untuk membantu mengatasi rasa kelelahan yang dirasakan oleh para ibu hamil dibawah ini ada cara-cara mudah yang dapat dilakukan. Berikut adalah cara mengatasi kelelahan untuk para ibu hamil: 1.      Segera beristirahat Saat Anda para ibu hamil merasa lelah, maka segeralah untuk beristirahat kalau bisa sampai sekitar 30 menit. Biarkan tubuh Anda beristirahat, rilekskan bagian tubuh terutama kaki dan bagian pinggang. 2.      Mengkonsumsi Makanan  Sehat Sebagai seorang ibu hamil maka Anda harus banyak makan makanan sehat yang penting untuk perkembangan janin. Selain itu makanan sehat membantu Anda mengurangi rasa kelelahan. Usahakan dalam setiap menu makan mencakup buah, sayuran dan biji-bijian, serta beberapa protein dan susu rendah lemak. Selain itu perhatikan asupan cairan Anda dalam sehari, karena dehidrasi dapat membuat Anda semakin merasa lelah. 3.      Hindari cemilan mengandung lemak tinggi Ibu hamil biasanya memang senang makan makanan tertentu, namun jangan biarkan Anda makan terlalu banyak terutama cemilan yang mengandung lemak tinggi. Karena camilan ini akan membuat Anda cepat lelah. Makanan tinggi lemak 4.      Konsumsi makanan yang tinggi zat besi Ibu hamil sering mengalami masalah anemia (kekurangan sel darah merah). Saat mengalami anemia biasanya bumil akan merasa mudah lelah. Jadi perhatikan asupan makanan sehari-hari yaitu banyak konsumsi makanan yang tinggi zat besi untuk mencegah anemia seperti sayuran hijau tua, daging merah, blackberry dan alpukat 5.      Senam hamil Senam hamil adalah salah satu cara baik yang dapat dilakukan oleh para bumil untuk menjaga kesehatan sang ibu dan janin. Biasanya seorang ibu akan memiliki tubuh yang kuat, belajar mengatur pernapasan menjelang proses melahirkan dan tidak mudah merasa lelah. 6.      Menggunakan aromaterapi Anda bisa menghirup beberapa aroma terapi dan bisa menggunakannya untuk berendam atau mandi. Aromaterapi yang biasa digunakan seperti lavender atau jeruk. Minyak lavender aman pada trimester pertama namun untuk mandi jangan gunakan lebih dari 3 tetes dan tidak perlu digunakan setiap hari. Cara ini akan membantu mengatasi rasa kelelahan yang dirasakan oleh para ibu hamil 7.      Pijat refleksi Untuk membantu mengatasi rasa lelah yang dirasakan, Anda para ibu hamil juga bisa mencoba melakukan pijat refleksi namun Anda tidak boleh sembarangan memilih tempat pijat refleksi. Pilihlah tempat pijat yang terpercaya sehingga akan dilakukan oleh seorang ahli. Bila perlu Anda bisa menanyakan kepada dokter spesialis kandungan Anda untuk merekomendasikan tempat pijat yang terpercaya. Selain itu biasanya pemijatan yang dilakukan menghindari area perut karena takutnya akan membahayakan janin. Cara diatas adalah cara untuk membantu mengatasi rasa lelah yang dirasakan oleh ibu hami. Selain itu jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain untuk membantu pekerjaan Anda jangan sampai Anda malah sibuk sendiri dan membahayakan kesehatan Anda dan janin. Baca juga: Manfaat Jalan Kaki Buat Ibu Hamil Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: magforwomen
 24 Sep 2018    08:00 WIB
9 Jenis Makanan Untuk Mengatasi Kelelahan
Kelelahan dan badan pegal-pegal dapat disebabkan oleh berbagai hal. Tetapi para ilmuwan mengatakan salah satu penyebab kelelahan adalah kekurangan nutrisi. Karena kekurangan nutrisi, tubuh tidak dapar berfungsi dengan baik. Jadi lain kali saat Anda merasa kelelahan, cobalah atasi dengan makanan berikut: 1.  SemangkaSemangka merupakan salah satu buah yang dapat mengatasi kekurangan cairan tubuh. Semangka dapat menghidrasi tubuh sehingga kandungan 90% air didalamnya. 2.  Gandum utuhKarbohidrat merupakan bahan bakar untuk otal. Kandungan karbohidrat kompleks didalam gandum utuh dapat meningkatkan energi tubuh Anda secara bertahap. Gandum utuh juga dapat mempertahankan kadar gula darah tanpa meningkatkan gula darah secara signifikan. Salah satu pilihan pengganti gandum utuh adalah oatmeals. 3.  Dark coklatBeberapa studi mengatakan sedikit dark coklat dapat mengembalikan energi tubuh dan membuat kerja otak lebih meningkat. Dark coklat dapat menstimulasi sel-sel otak agar bekerja lebih cepat. 4.  Walnut Walnut tak hanya menjadi camilan yang renyah dan lezat. Kacang ini bisa memberikan energi makro sekaligus nutrisi mikro yang dibutuhkan tubuh. Nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari walnut antara lain magnesium, tembaga, besi, mangan, seng, kalsium, omega 3, vitamin E, asam folat, dan vitamin lainnya dalam kelompok B. Vitamin E dapat mengurangi inflamasi (radang) pada otak dan melindungi neuron. Orang-orang yang kekurangan vitamin E dalam darah lebih rentan mengalami depresi. 5.  Kacang Kacang mengandung serat tinggi sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Selain itu kacang juga kaya akan magnesium dan dapat membuat gula darah lebih stabil. 6.  Makanan yang kaya vitamin CBuah-buahan jenis citrus, lada merupakan jenis makanan yang dapat meredakan rasa lelah pada tubuh. Kandungan antioksidan didalamnya dapat menurunkan tingkat stress didalam tubuh Anda. dengan mengkonsumsi vitamin C secara teratur dapat membuat fungsi tubuh berjalan lebih mulus dan meningkatkan tingkat energi. 7.  KentangKentang terbaik yang baik untuk menjaga kesehatan dan memulihkan energi Anda adalah kentang dengan kulit berwarna merah atau keunguan. Kentang tersebut memiliki zat phytonutrient sebanyak brokoli dan mengandung berbagai vitamin. Zat lain yang ada dalam kentang yaitu asam folat, iodin dan kukoamine yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Menyantap kentang panggang atau kentang kukus bisa menjadi pilihan yang sehat 8.  Telur Telur kaya akan protein, zat besi dan zinc yang merupakan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu kandungan protein di dalam telur mampu mencukupi kebutuhan kalori tubuh. 9.  Daging tanpa lemakPernah mencoba memakan burger atau pizza dengan daging berlemak saat Anda merasa lelah? Makanan tersebut akan segera meningkatkan energi Anda, tetapi juga tiba-tiba menurun karena makanan tersebut kaya akan garam yang justru akan merusak kandungan energi didalamnya. Cobalah untuk memakan daging tanpa lemak karena lebih kaya akan protein yang dapat membangun otot dan kandungan asam amino didalamnya juga dapat mempercepat kerja otak.Sumber: magforwomen
 30 Jul 2018    11:00 WIB
Merasa Lelah Setelah Makan, Apa Sebabnya?
Jika anda merupakan seorang penderita intoleransi gluten, maka mengkonsumsi gluten dapat membuat anda merasa lelah dan lesu, bahkan dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting bila berlangsung dalam waktu yang lama. Merasa lelah setelah makan juga dapat disebabkan oleh mengkonsumsi terlalu banyak gula atau terlalu banyak karbohidrat sederhana dalam suatu waktu. Anda juga mungkin mengalami alergi terhadap makanan atau intoleransi terhadap berbagai zat lain selain gluten. Gejala Intoleransi GlutenMerasa lelah atau lesu setelah mengkonsumsi gluten (suatu protein yang terdapat pada gandum, jelai/barley, atau gandum hitam) dapat merupakan gejala dari penyakit seliak atau intoleransi gluten. Pada orang yang alergi, mengkonsumsi gluten dapat memicu reaksi sistem kekebalan tubuh yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi di dalam makanan yang anda makan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai organ tubuh anda kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkannya. Rasa lelah merupakan akibat dari kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Hubungilah dokter anda untuk memastikan apa penyebab rasa lelah anda, apakah intoleransi gluten atau alergi terhadap makanan tertentu.Intoleransi Gluten dan Hubungannya Dengan Gangguan Penyerapan NutrisiBerdasarkan sebuah penelitian di Amerika mengenai penyakit seliak, kekurangan berbagai nutrisi penting seringkali terjadi pada orang-orang yang tidak mengetahui bahwa mereka menderita intoleransi gluten. Pada orang yang menderita intoleransi gluten, mengkonsumsi gluten dapat menyebabkan iritasi dindind usus, yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting dari makanan. Gangguan penyerapan ini dapat menyebabkan anda mengalami kekurangan zat besi, vitamin D, vitamin b12, tembaga, asam folat, magnesium, niasin (vitamin B3), dan riboflavin (vitamin B2). Kekurangan berbagai nutrisi penting ini dapat membuat tubuh anda terasa lelah, lesu, dan lemas. Hindarilah konsumsi gluten bila anda menderita intoleransi gluten.Hubungan Karbohidrat Sederhana Dengan Rasa LelahAlasan lain anda merasa lelah setelah makan selain intoleransi gluten adalah karena mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat (gula) dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan menimbulkan rasa lelah serta nyeri kepala. Sumber: healthyeating.sfgate
 23 May 2018    13:00 WIB
Merasa Sangat Lelah? Kembalikan Energi Anda Melalui Pikiran!
Jika kopi atau minuman berkafein lainnya tidak lagi dapat mengatasi rasa kantuk dan lelah Anda, Anda mungkin ingin mencoba satu trik lain yang baru saja ditemukan oleh sebuah penelitian di Kanada. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hanya dengan memikirkan pacar atau istri Anda, maka Anda pun dapat kembali bersemangat dan mood Anda pun dapat menjadi lebih baik.   Para peneliti menemukan bahwa hanya dengan memikirkan orang yang Anda cintai, maka hal ini dapat memicu berlangsungnya suatu rangkaian reaksi kimia yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda, yang berarti peningkatan energi di dalam tubuh Anda.   Walaupun tidak sama persis, respon ini jugalah yang terjadi di dalam tubuh Anda di saat Anda merasa stress. Di saat seseorang dikejar oleh tenggat waktu atau terlambat datang ke suatu janji temu, maka tubuh orang tersebut juga akan melepaskan suatu lonjakan energi yang dapat membuat orang tersebut untuk bekerja lebih keras atau bergerak lebih cepat.   Menurut para peneliti, apa yang Anda rasakan saat jatuh cinta juga akan memicu respon yang sama dari dalam tubuh. Satu-satunya perbedaan adalah tidak ada perasaan negatif yang Anda rasakan seperti saat Anda mengalami lonjakan energi akibat stress. Anda mendapatkan tambahan energi ekstra ini tanpa disertai oleh rasa khawatir, panik, atau cemas. Jatuh cinta membuat Anda merasa "tertekan" secara positif.   Bagaimana cara mendapatkan energi ekstra tersebut? Tutuplah mata Anda dan pikirkanlah pacar atau istri Anda. Ingatlah bagaimana wajah dan tubuhnya sedetail mungkin dan pikirkanlah momen yang paling Anda sukai saat bersamnya serta apa yang Anda rasakan saat bersama dengannya. Bukalah mata Anda beberapa menit kemudian dan semoga Anda pun merasa lebih bersemangat.     Sumber: menshealth
 22 May 2018    08:00 WIB
Tips Untuk Tetap Terjaga di Saat Lelah dan Mengantuk
Apakah Anda kurang tidur semalam tetapi tetap harus bangun pagi dan berangkat kerja pagi ini? Maka Anda membutuhkan beberapa hal yang dapat membantu Anda tetap bersemangat walaupun merasa sangat lelah dan mengantuk. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat membantu Anda tetap terjaga selain dari kopi dan kafein.   Sinar Matahari Sinar matahari merupakan peningkat mood yang efektif dan cepat. Sinar matahari dapat memicu pembentukan vitamin D di dalam tubuh dan melindungi Anda dari perubahan mood musiman. Pancaran sinar matahari juga dapat membantu Anda tetap terjaga saat mengantuk.   Minum Lebih Banyak Air Putih Jika Anda mengalami dehidrasi, maka Anda akan merasa lebih lelah. Oleh karena itu, mengkonsumsi cukup air putih setiap harinya sangatlah penting, terutama bila Anda sedang merasa lelah dan mengantuk. Mengkonsumsi segelas air putih yang dingin dapat membuat Anda merasa lebih segar di cuaca yang panas dan membuat Anda tetap terjaga walaupun lelah.   Pilih Makanan yang Tepat Saat Anda mengantuk, sangat penting untuk menjaga apa yang Anda makan. Jangan lewatkan waktu sarapan dan pastikan makan siang Anda tidak dipenuhi oleh makanan berlemak. Makanlah makanan dengan porsi kecil tetap sering. Pilihlah makanan yang mengandung banyak protein dan hindarilah konsumsi kopi dan berbagai minuman energi lainnya.   Berjalan Kaki Duduk tidak dapat membantu Anda tetap terjaga. Saat Anda mengantuk, cobalah untuk berjalan kaki sejenak bahkan jika pekerjaan Anda sangat banyak. Berjalan kaki merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk membuat Anda tetap terjaga saat mengantuk dan lelah.   Tarik Napas Dalam-dalam Menarik napas dalam-dalam juga dapat membantu Anda tetap terjaga dengan cepat.   Dengarkanlah Musik yang Bersemangat Mendengarkan musik dengan irama yang cepat dan naik turun, yang membuat Anda ingin menggerakkan kaki atau kepala Anda dapat membantu Anda tetap terjaga. Jangan mendengarkan musik bernada pelan seperti musik klasik karena jenis musik ini dapat membuat Anda merasa semakin mengantuk.   Tetap Aktif Secara Fisik Setiap 30 Menit Menghabiskan sebagian besar waktu Anda di depan televisi atau komputer dapat membuat Anda merasa lelah dan mengantuk. Oleh karena itu, bangunlah dan gerakkan kaki Anda setiap 30 menit untuk membuat Anda tetap terjaga sepanjang hari.   Menghirup Udara Segar Saat Anda mengantuk, maka menghirup udara segar merupakan suatu hal yang Anda perlukan untuk membuat Anda merasa lebih segar. Jika Anda bekerja di gedung perkantoran, maka bukalah jendela kantor Anda atau pergilah keluar saat makan siang.   Mandi Jika Anda dapat melakukan pekerjaan Anda dari rumah, maka Anda dapat mandi untuk membuat Anda lebih segar dan tetap terjaga. Jika Anda kerja di gedung perkantoran, maka cucilah wajah Anda dengan air dingin untuk membuat Anda terjaga dan lebih bersemangat.   Tidur Siang Tidur siang memang tidak dapat dilakukan semua orang dan tidak harus dilakukan semua orang saat ia merasa lelah dan mengantuk. Anda tidak perlu tidur siang selama beberapa jam untuk membuat Anda merasa lebih segar, 10-15 menit tidur siang dapat memberikan Anda perubahan yang cukup signifikan.      Sumber: womenitely
 31 Mar 2018    16:00 WIB
5 Hal Tak Terduga yang Dapat Membuat Anda Tampak Lelah
Tahukah Anda bahwa ternyata bukan hanya kurang tidur di malam hari yang dapat membuat Anda tampak lelah? Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin tidak pernah Anda duga dapat membuat Anda tampak sangat lelah di pagi hari.   Kafein Walaupun Anda mungkin merasa memerlukan kopi di pagi hari untuk mengusir rasa kantuk Anda, akan tetapi berhati-hatilah karena kopi dapat membuat Anda mengalami dehidrasi dan membuat kulit Anda menjadi kering, kusam, dan berkeriput.  Selain itu, kopi juga dapat merusak berbagai antioksidan yang berfungsi untuk melindungi elastisitas kulit Anda. Hal ini juga dapat membuat kulit Anda berkeriput. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi lebih dari 4 gelas kecil kopi setiap harinya. Anda dapat mengganti kopi dengan teh hijau, karena selain mengandung lebih sedikit kafein, teh hijau juga mengandung banyak antioksidan kuat yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit Anda.   Makanan Olahan Banyak orang telah mengetahui bahwa gula dan karbohidrat olahan dapat membuat gemuk, akan tetapi tahukah Anda bahwa keduanya juga dapat berdampak buruk pada kulit Anda? Keduanya dapat menghasilkan suatu produk sisa yang memicu terjadinya peradangan di dalam tubuh, yang menyebabkan kerusakan lapisan kolagen pada kulit, yang tentu saja menyebabkan kulit Anda berkeriput. Selain itu, keduanya juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, yang diperlukan oleh kulit Anda agar tampak segar. Oleh karena itu, pastikan Anda tidak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak gula, tepung putih, atau minyak hidrogenasi; yang biasanya ditemukan pada berbagai makanan olahan.   Tidur Dengan Posisi Tengkurap Pada malam hari, tubuh Anda akan melepaskan cairan dari dalam aliran darah menuju ke berbagai jaringan lunak tubuh Anda, termasuk ke wajah Anda. Seiring dengan berlalunya waktu saat Anda tidur, cairan ini dapat menumpuk di sekitar mata Anda dan membuat kulit yang sangat tipis di sekitar mata merenggang. Hal ini akan menyebabkan terbentuknya kantong mata pada bagian bawah mata Anda dan membuat Anda terlihat lelah dan tampak lebih tua. Oleh karena itu, tidurlah terlentang. Hal ini dapat mencegah penumpukkan cairan pada bagian wajah Anda dan mencegah terbentuknya kantong mata.   Menderita Alergi Reaksi alergi yang Anda alami tidak hanya membuat Anda terus bersin atau batuk atau gatal-gatal, akan tetapi juga menyebabkan terbentuknya suatu lingkaran hitam di bagian bawah mata akibat peradangan yang terjadi di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan peningkatan aliran darah ke area tersebut juga turut membawa sel-sel pigmen dan menyebabkan bagian bawah mata Anda menjadi hitam. Jangan menunda konsumsi obat anti alergi Anda bila Anda menderita alergi dan bila alergi Anda terjadi hampir setiap harinya, maka pastikan Anda mengkonsumsi obat anti alergi secara teratur setiap harinya walaupun Anda tidak sedang mengalami reaksi alergi untuk mencegah semakin memburuknya gejala alergi.   Udara Kering Pernah terbangun dengan mata merah di pagi hari? Hal ini mungkin disebabkan oleh keringnya udara di dalam kamar tidur Anda. Tidur dengan udara kering dapat menyebabkan hilangnya kelembaban pada mata Anda dan menyebabkan pembuluh darah mata Anda melebar, yang membuat Anda tampak lelah atau mengantuk atau keduanya. Menggunakan alat humidifier di dalam kamar tidur Anda dapat membantu menjaga kelembaban di dalam kamar tidur Anda.     Sumber: menshealth
 11 Dec 2014    16:00 WIB
Tanda-Tanda Anda Berolahraga Berlebihan
Olahraga merupakan kegiatan yang baik, selain dapat membuat Anda lebih bugar, membentuk tubuh yang lebih ideal dan membuat Anda terhindar dari beberapa penyakit. Namun bila dilakukan terlalu berlebihan hal tersebut juga kurang baik untuk tubuh Anda. Berikut adalah tanda Anda melakukan olahraga secara berlebihan: Merasa lelah sepanjang waktu Olahraga apabila dilakukan dengan benar akan membuat Anda merasa lebih berenergi,  lebih muda, lebih bugar. Namun bila Anda sudah merasa lelah sepanjang waktu itu berarti Anda melakukan olahraga secara berlebihan. Gangguan menstruasi pada wanita Apabila olahraga dilakukan secara berlebihan maka akan merangsang tubuh untuk mengeluarkan hormon kortisol yaitu salah satu hormon stres yang dapat mengganggu siklus menstruasi seorang wanita Lekas ??marah dan mudah merasa murung Ironisnya dengan melakukan olahraga ringan secara teratur memperbaiki suasana hati, namun bila Anda melakukan secara berlebihan maka akan mengganggu emosi Anda dan membuat Anda mudah marah dan mudah merasa murung. Terus menerus merasa nyeri Yup. Bila Anda melakukan olahraga secara berlebihan maka tubuh Anda akan terus menerus merasa nyeri. Yang seharusnya dalam dua atau tiga hari biasanya nyeri akan menghilang. Sering sakit Salah satu alasan melakukan olahraga adalah membuat tubuh lebih bugar agar terhindar dari penyakit. Namun bila Anda terus mengalami sakit seperti flu maka Anda harus mengurangi intensitas olahraga Anda. Tidak ada kenikmatan Bila Anda sudah merasa tidak bahagia dan menikmati saat melakukan olahraga maka Anda dapat mengurangi intensitas olahraga Anda. Sumber: sunsigns