Your browser does not support JavaScript!
 19 May 2019    11:00 WIB
Makanan yang Dapat Membantu Meningkatkan Fungsi Kelenjar Tiroid
Banyak dokter tidak mempercayai bahwa terdapat makanan tertentu yang dapat membantu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid seseorang. Akan tetapi, banyak dokter lainnya yang mempercayai bahwa terdapat berbagai jenis makanan yang perlu dikonsumsi dan dihindari oleh seorang penderita hipotiroid. Apapun kepercayaan Anda atau dokter Anda di bawah ini terdapat beberapa jenis makanan yang dapat menstimulasi fungsi kelenjar tiroid Anda sehingga mungkin bermanfaat bagi seorang penderita hipotiroid.   1.      Makanan Mentah Sayuran mentah, terutama yang tumbuh secara organik memiliki berbagai manfaat positif bagi metabolisme tubuh. Karena masalah utama seorang penderita hipotiroid adalah lambatnya metabolisme tubuh, maka sayuran mentah mungkin bermanfaat.   2.      Makanan yang Mengandung Iodium Makanan yang mengandung banyak iodium diduga dapat membantu kerja kelenjar tiroid. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak iodium adalah rumput laut dan ikan. Selain itu, makanan yang mengandung banyak vitamin A juga baik. Berbagai jenis sayuran yang berwarna kuning, wortel, dan sayuran berdaun hijau mengandung banyak vitamin A, yang merupakan suatu antioksidan. Seng dan tembaga merupakan mineral penting yang membantu tubuh untuk memproduksi hormon tiroid. Oleh karena itu, berbagai jenis makanan yang mengandung banyak seng dan tembaga juga baik bagi penderita hipotiroid. Beberapa jenis makanan yang mengandung seng adalah daging sapi, daging ayam, seafood, oatmeal, kacang-kacangan, bayam, dan biji-bijian. Berbagai jenis makanan yang mengandung banyak tembaga adalah telur, kacang-kacangan, dan kismis.   3.      Jus Sayuran Mengkonsumsi jus sayuran yang mengandung klorofil dapat membantu proses pencernaan tubuh dan regenerasi sel, di mana keduanya bermanfaat bagi fungsi kelenjar tiroid. Beberapa jenis sayuran yang baik bagi fungsi kelenjar tiroid adalah lobak, wortel, tomat, seledri, timun jepang, rumput laut coklat, alfalfa, sayuran berdaun hijau, bit, paprika hijau, daun peterseli, rumput laut hijau, kecambah, dan selada air.   Makanan yang Perlu Dihindari Walaupun banyak makanan yang baik bagi seorang penderita hipotiroid, akan tetapi terdapat beberapa makanan dan suplemen yang perlu dihindari oleh seseorang yang mengkonsumsi obat tiroid seperti kacang walnut dan tepung kedelai. Keduanya perlu dihindari atau dimakan 2 jam sebelum atau setelah mengkonsumsi obat. Beberapa jenis suplemen yang perlu dihindari atau dikonsumsi dengan hati-hati adalah suplemen zat besi, suplemen kalsium, antasida, dan beberapa jenis obat penurun kadar kolesterol.     Sumber: ehow
 22 Feb 2019    16:00 WIB
Kumpulan Makanan Demi Tiroid yang Sehat
Mengkonsumsi obat-obatan untuk memastikan kadar hormon tiroidnya tetap berada dalam taraf normal bukanlah satu-satunya hal yang dapat membantu seorang penderita gangguan kelenjar tiroid seperti hipo dan hipertiroid. Kombinasi dari diet sehat, berolahraga secara teratur, mengkonsumsi suplemen yang tepat, dan mengatasi stress merupakan salah satu cara untuk membantu menjaga kesehatan kelenjar tiroid Anda. Makanan yang baik bagi seorang penderita gangguan kelenjar tiroid adalah kombinasi dari makanan yang mengandung indeks glikemik yang rendah, rendah lemak, dan tinggi protein. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu seorang penderita gangguan kelenjar tiroid untuk makanan dengan lebih baik sehingga ia pun dapat memiliki kelenjar tiroid yang lebih sehat dan merasa lebih baik.   1.      Konsumsi Makanan Dengan Indeks Glikemik yang Rendah Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengkonsumsi lebih banyak makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah. Hal ini dikarenakan berbagai jenis makanan ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah Anda secara drastis.   2.      Hindari Makanan Tertentu Beberapa jenis makanan mentah yang mengandung goitrogen dapat mengganggu pembentukan hormon tiroid, sehingga lebih baik dihindari. Beberapa jenis makanan mentah tersebut adalah brokoli, kembang kol, kale, kol, Brussel sprout, lobak, kacang-kacangan, aprikot, dan strawberi.   3.      Perbanyak Konsumsi Karbohidrat Kompleks Mengkonsumsi banyak karbohidrat kompleks seperti gandum dan sayuran baik bagi Anda karena keduanya dapat membantu meningkatkan kadar triptofan dan serotonin yang dapat membantu mencegah terjadinya depresi, yang merupakan efek samping lain dari menderita gangguan kelenjar tiroid.   4.      Konsumsilah Lemak Sehat Untuk menjalankan fungsinya dengan baik, kelenjar tiroid membutuhkan asam lemak esensial seperti asam lemak omega 3. Oleh karena itu, mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung asam lemak omega 3 seperti minyak olive, alpukat, dan berbagai jenis minyak sayuran lainnya baik bagi kesehatan kelenjar tiroid Anda.   5.      Konsumsilah Ikan Selain mengkonsumsi dan menghindari berbagai jenis makanan di atas, tambahkan beberapa jenis ikan seperti ikan salmon, tuna, herring, dan sarden dalam menu makanan Anda karena berbagai jenis ikan ini dapat membantu mencegah terjadinya serangan autoimun pada kelenjar tiroid Anda.     Sumber: ehow
 04 Jun 2018    13:00 WIB
Penjelasan Tentang Hipertiroid Dan Gejala-gejalanya
Guys, nama Jet Li tentu tidak asing lagi bagi kita. Aktor laga ini memang terkenal dengan aksi bela diri dalam film-film aksi yang dibintanginya. Namun belakangan diketahui bahwa Jet Li menderita hipertiroid yang membuat kondisi kesehatannya menurun. Ladies dan juga sobat sekalian pasti mengenal pembawa acara terkenal di Amerika dan memiliki show sendiri bahkan presiden Amerika juga pernah hadir dalam shownya. Dia adalah Oprah Winfrey. Dilansir dari Newsweek, ternyata Oprah juga mengalami masalah tiroid juga seperti yang diungkapkannya pada Oktober 2017. Dia mengatakan kepada penontonnya, "Saya ingin begitu banyak wanita lainnya yang mengalami hal yang sama untuk memeriksakan diri Anda dan menyadari bahwa…ini adalah permasalahan yang sama-sama kita hadapi." Menurut  the Society for Women's Health Research sekitar 27 penduduk Amerika, yang mengalami masalah tiroid mencapai hingga 80%. Berdasarkan National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease (NIDDK), sekitar 1,2 persen orang di amerika memiliki hipertiroid. Ini berarti 1 dari 100 orang memiliki hipertiroid. Potensi wanita terkena hipertiroid bisa 2 hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan pria.   Apa itu hipertiroid Hipertiroid adalah kondisi dimana kelenjar tiroid memproduksi hormon thyroxine terlalu banyak melebihi yang dibutuhkan tubuh. Tiroid sendiri berukuran kecil dan memiliki bentuk seperti kupu-kupu di bagian depan leher kita, di bawah jangkun. Kelenjar tiroid menghasilkan dua jenis hormon yaitu thyroxine (T-4) dan triiodothyronine (T-3) yang mempengaruhi setiap sell di dalam tubuh kita. Mereka berfungsi untuk menjaga kadar lemak dan karbohidrat yang digunakan tubuh kita, membantu menjaga suhu tubuh kita, mempengaruhi detak jantung kita dan membantu mengatur produksi protein. Tiroid juga menghasilkan calcitonin, hormon yang membantu mengatur jumlah kalsium di dalam darah kita.   Gejala-gejala Untuk mendiagnosa penyakit ini ternyata tidak mudah bagi dokter. Oprah sendiri mengatakan dia pergi dari satu dokter ke dokter lain hingga akhirnya ditemukan permasalahannya adalah tiroid. Ini dikarenakan karena hipertiroid gejalanya dapat meniru masalah penyakit lainnya. Gejal-gejala dari hipertiroid adalah sebagai berikut: - Mendadak turun berat badan, sekalipun ketika selera dan banyaknya jenis makanan yang kita makan sama atau bahkan meningkat - Detak jantung yang cepat dan tidak beraturan - Gugup, cemas dan perubahan mood - Kelelahan dan lemah otot - Gemetaran khususnya di tangan dan jari - Tidak tahan panas - Susah tidur - Sering sakit perut atau diare - Kelenjar tiroid yang membesar   Jadi sobat sehat jika ada gejala-gejala demikian ada baiknya untuk diperiksakan ke dokter untuk mengetahui kepastiannya. Bukankah lebih baik mengetahuinya sejak dini sehingga bisa ditangani lebih dini.     Sumber: mayoclinic.org | newsweek.com | niddk.nih.gov
 16 Nov 2017    16:30 WIB
10 Gejala Adanya Gangguan Pada Kelenjar Tiroid Anda
Tahukah Anda bahwa adanya gangguan pada kelenjar tiroid tidak akan menunjukkan gejala spesifik seperti halnya gangguan jantung dan lambung? Tiroid sendiri sebenarnya merupakan suatu organ yang berbentuk seperti kupu-kupu, yang terletak pada dasar tenggorokan dan berfungsi untuk menghasilkan hormon-hormon, yang akan menjaga tubuh Anda tetap berfungsi dengan baik. Beberapa gangguan tiroid yang sering ditemukan adalah kelenjar tiroid terlalu aktif (hipertiroidisme) dan kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroidisme). Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa gejala gangguan kelenjar tiroid yang mungkin tidak terlalu jelas tetapi patut diwaspadai.   Selalu Merasa Kedinginan Bila Anda terus saja merasa kedinginan tanpa sebab yang jelas, maka hal ini mungkin dikarenakan kelenjar tiroid Anda kurang aktif. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid berfungsi untuk meningkatkan laju metabolisme tubuh, yang akan membakar lemak dan menghasilkan panas.   Kulit Terasa Sangat Kering Kelenjar tiroid yang kurang aktif akan membuat kulit Anda menjadi kering dan kasar, serta membuat rambut dan kuku menjadi rapuh. Sebaliknya kulit yang berminyak dan sangat mudah berjerawat dapat menunjukkan bahwa kelenjar tiroid Anda bekerja secara berlebihan.   Gangguan Kesuburan dan Menstruasi Bagi wanita, kelenjar tiroid yang kurang aktif atau terlalu aktif dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Kelenjar tiroid yang kurang aktif akan menyebabkan volume darah menstruasi menjadi lebih banyak dan menstruasi terasa lebih nyeri. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif akan membuat menstruasi Anda menjadi tidak teratur atau volume darah menstruasi menjadi lebih sedikit. Karena gangguan siklus menstruasi ini, maka gangguan kelenjar tiroid dapat membuat seorang wanita lebih sulit hamil. Selain itu, wanita hamil juga lebih mudah mengalami keguguran bila kelenjar tiroidnya tidak bekerja dengan baik. Pria juga akan mengalami gangguan kesuburan bila kelenjar tiroidnya mengalami gangguan. Kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat mempengaruhi sperma, sedangkan kelenjar tiroid yang kurang aktif akan menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron. Kedua hal ini akan menyebabkan kesuburan seorang pria menurun.   Tenggorokan Membengkak Atau Suara Serak Jika kelenjar tiroid ini menjadi hiperaktif, maka hal ini biasanya akan menyebabkan terjadinya peradangan, yang membuat suara Anda menjadi serak atau bahkan leher tampak membengkak (goiter). Akan tetapi, perlu diingat bahwa leher yang tampak membengkak dapat disebabkan oleh kekurangan iodium.   Merasa Depresi   Karena hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid memiliki fungsi yang sangat penting, maka kekurangan atau kelebihan hormon ini juga dapat mempengaruhi pikiran Anda. Beberapa orang penderita mengalami kesulitan berpikir, menjadi pelupa, dan bahkan menjadi depresi.   Baca juga: Makanan yang Perlu Dikonsumsi Untuk Memiliki Tiroid yang Sehat   Selalu Merasa Lelah Orang yang menderita hipotiroidisme dapat selalu merasa lelah, yang bahkan membuat mereka merasa bahwa mereka segera membutuhkan tidur siang walaupun sebenarnya mereka baru saja terbangun. Jadi, bila Anda sudah tidur secara teratur dan waktu tidur Anda pun mencukupi, maka terus saja merasa mengantuk dan lelah mungkin disebabkan oleh adanya gangguan pada kelenjar tiroid Anda.   Berat Badan Meningkat Tak Terkendali Bila kelenjar tiroid Anda tidak bekerja sebagaimana mestinya, yaitu kurang aktif, maka hal ini berarti laju metabolisme tubuh Anda juga akan ikut melambat. Keadaan ini akan membuat seorang penderita hipotiroidisme mengalami kenaikan berat badan. Selain karena laju metabolisme yang menurun, kelenjar tiroid yang kurang aktif juga akan membuat tubuh penderita menarik lebih banyak garam dan air, yang juga akan membuat berat badan penderita meningkat.   Gangguan Pencernaan Saat kelenjar tiroid Anda kurang aktif, maka Anda dapat mengalami sembelit. Sedangkan bila kelenjar tiroid Anda terlalu aktif, maka hal ini akan membuat kerja usus meningkat, yang akan membuat Anda menjadi sangat sering buang air besar.   Persendian Terasa Kaku Atau Membengkak Orang yang memiliki kelenjar tiroid yang kurang aktif dapat mengalami nyeri dan kaku sendi, yang mirip dengan orang yang menderita radang sendi. Gejala yang dapat ditemukan berupa nyeri dan pembengkakan pada sendi atau bahkan terjadinya sindrom carpal tunnel.   Merasa Berdebar-debar Salah satu gejala hipertiroidisme yang paling sering ditemukan adalah meningkatnya denyut jantung, bahkan di saat Anda sedang beristirahat atau duduk. Hal ini dikarenakan meningkatnya laju metabolisme tubuh Anda. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, dapat terjadi gangguan pada jantung Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: cheatsheet
 07 Sep 2015    20:00 WIB
Kenali Benjolan Di Tubuh yang Dapat Mematikan!
Apakah Anda menemukan adanya benjolan pada tubuh Anda? Khawatir bila benjolan tersebut merupakan tanda keganasan alias kanker? Sebenarnya, selain sebagai suatu tanda adanya keganasan, benjolan juga dapat merupakan suatu tumor jinak atau tanda adanya proses peradangan di dalam tubuh.   Seperti halnya tahi lalat, benjolan dapat terbentuk di bagian tubuh mana pun, tetapi biasanya lebih sering ditemukan pada payudara, leher, dan daerah kemaluan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis benjolan yang mungkin tumbuh pada tubuh manusia.   Getah Bening Benjolan yang terbentuk pada daerah ketiak dan leher; misalnya di bawah rahang, belakang telinga, dan dasar tengkorak, serta di selangkangan biasanya merupakan suatu pembesaran kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening ini biasanya terjadi karena adanya infeksi bakteri atau virus pada bagian tubuh di dekatnya.   Pembesaran kelenjar getah bening ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 3 minggu. Bila benjolan tetap ada selama lebih dari 3 minggu, maka segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat.   Nodul Tiroid Benjolan kecil yang teraba keras di leher bagian depan bawah biasanya disebabkan oleh pembesaran kelenjar tiroid, yang merupakan suatu tumor jinak. Akan tetapi, untuk memastikannya dianjurkan agar Anda segera berkonsultasi dengan dokter terdekat.   Fibroadenoma Fibroadenoma atau tumor jinak di daerah payudara biasanya mengenai wanita yang berusia antara 20-30 tahun. Benjolan biasanya berbentuk bulat, sangat mudah digerakkan, dan sebagian besar tidak berbahaya. Akan tetapi, jika benjolan terus membesar dan membuat Anda merasa khawatir, segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat.   Kista Kista dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk di daerah payudara dan daerah kemaluan. Kista dapat terasa sangat lembut dan berisi cairan. Kompres kista dengan air hangat dan oleskan krim antibiotik. Jika benjolan menetap selama lebih dari 1 bulan, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri Anda ke seorang dokter.   Lipoma Benjolan yang terdiri dari jaringan lemak ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk pada kaki, tangan, dan batang tubuh. Bentuknya biasanya berupa benjolan bulat yang mudah digerakkan. Penyebabnya biasanya merupakan faktor genetika atau diturunkan dalam keluarga. Benjolan ini biasanya hanya berupa tumor jinak dan tidak berbahaya.   Baca Juga: Apakah Arti Benjolan Pada Payudara Anda?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: penyakitkulit