Your browser does not support JavaScript!
 23 Nov 2018    08:00 WIB
Optimis Memberikan Efek Samping Pada Tubuh Makin Sehat
Merasa kaget, dengan pernyataan diatas bahwa semakin Anda merasa optimis maka Anda akan semakin sehat? Bila iya, jangan kaget. Karena sikap optimis memang sangat diperlukan. Sikap optimis akan membuat Anda bersemangat dan mampu mencapai semua cita-cita Anda. Dan menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Kansas, diterbitkan dalam Journal of Personality mengatakan bahwa ada hubungan antara berpikir positif dengan kesehatan. Berikut manfaat sikap optimis dengan kesehatan tubuh: Tubuh menjadi lebih sehat Saat orang berpikir negatif maka seringkali mengalami stres. Saat menghadapi stres kebanyakan orang melakukan hal-hal yang bisa merusak kesehatan tubuhnya seperti makan terlalu banyak, merokok, minum alkohol, pola tidur yang teratur. Namun saat seseorang bersikap optimis dan berpikir positif akan membuatnya terhindar dari stres, menjalani hidup dengan lebih santai, terhindar dari kebiasaan buruk akibat stres, pola tidur yang lebih teratur dan nyenyak. Sehingga sikap optimis dan kebahagiaan dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit jantung. Menjauhkan Anda dari stres Sikap berpikir positif akan menghindarkan Anda dari stres. Berpikir negatif akan membuat pikiran menjadi tidak tenang bila dibiarkan lama-lama menjadi stres. Bagi mereka yang berpikiran positif, akan  mengambil setiap hikmah dari setiap permasalahan yang dihadapi dan akan mencari jalan keluar terbaik, bukan terus meratapi dan semakin larut dalam kesedihan dan mengalami stres berkepanjangan. Jadi berusahalah untuk terus berpikir positif.  Meningkatkan daya tahan tubuh Ternyata memenuhi otak dengan berbagai pikiran yang positif mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Berpikir positif dapat merangsang tubuh untuk berfungsi lebih baik. Kekebalan tubuh yang terus meningkat akan menghalau berbagai penyakit yang menyerang tubuh Anda. Ingin hidup lebih lama Seseorang yang mengalami stres, biasanya akan mengalami banyak penyakit dalam tubuhnya. Karena stres juga dapat merusak fungsi tubuh, untuk mereka yang terus berpikiran positif akan terhindar dari stres, selain itu sikap optimis akan membuatnya memacu dirinya untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Karena dia merasa bahwa kehidupannya menyenangkan jadi dia harus terus sehat, untuk bisa melihat setiap momen menyenangkan dalam hidupnya. Jadi ingin terus sehat, berusahalah untuk terus berpikir positif dan pertahankan sikap optimis ini. Baca juga: Stress Buat Umur Anda Lebih Pendek, Masa Sih? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: huffingtonpost
 12 Apr 2018    16:00 WIB
Mau Sukses Dalam Hidup Anda? Terapkan Hal Ini Dalam Hidup Yang Membantu Anda Sukses
Anak-anak diajarkan segala macam hal di sekolah saat ini. Mereka tahu lebih banyak mengenai menggunakan komputer, mereka belajar matematika dengan cara yang sama sekali berbeda dari bagaimana generasi sebelumnya mempelajarinya, dan mereka mempelajari semua keterampilan dasar membaca dan menulis, serta mata pelajaran akademik lainnya yang mereka perlukan untuk membantu mereka mendapatkan masa depan yang lebih baik. Namun ada hal yang harus Anda ketahui dan yang lebih penting, bahwa pengetahuan akademik bukan satu-satunya cara untuk mencapai kesuksesan. Ada ilmu lain yang mungkin tidak diajarkan di sekolah.   Berikut adalah hal yang harus Anda terapkan dalam hidup untuk mencapai kesuksesan: 1.      Anda perlu mengembangkan keterampilan manajemen waktu yang efektif Sebagian besar dari kita belajar keterampilan manajemen waktu sewaktu sekolah. Jika Anda tidak dapat mengatur waktu dengan baik, maka Anda tidak mendapatkan sesuatu. Untuk mencapai keberhasilan dalam hal apa pun. Bagaimana Anda harus mampu memanfaatkan waktu dengan baik agar semua pekerjaan yang Anda lakukan bisa selesai dengan baik. Anda harus memusatkan upaya Anda dan Anda harus belajar untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. 2.      Menyerap informasi seperti spons atau, dengan kata lain, tidak pernah berhenti belajar Orang-orang paling sukses dalam hidup adalah orang yang tidak pernah berhenti belajar dan, tidak peduli seberapa baik Anda berpikir Anda adalah yang terbaik, maka akan selalu ada orang lain lebih baik dibanding Anda. Anda harus selalu bersedia untuk mendengarkan ide-ide baru, bersedia untuk menjalankan ide baru yang akan menguntungkan Anda. 3.      Menganalisis umpan balik dan mendengarkan apa yang orang katakan Bahkan dalam menjalankan tugas yang paling mudah, kita harus memperhatikan umpan balik dari apa yang kita dapatkan dan siap untuk berubah arah, apabila umpan balik yang ada bersifat negatif. Dalam era informasi sekarang ini, meskipun, kita dibombardir oleh begitu banyak informasi, Anda harus mampu menyaring semuanya dengan baik, sehingga Anda dapat melihat informasi penting dan bertindak sesuai yang diperlukan. 4.      Memiliki tekad yang tak tergoyahkan untuk sukses dengan sikap mental positif Tidak semua yang Anda rencanakan akan terwujud, sehingga Anda akan perlu tekad untuk menjalankan pekerjaan Anda sampai akhir. Anda harus pertahankan sikap Anda, bahkan ketika Anda merasa berkecil hati dan kemungkinan akan gagal. Jangan menyerah, rangkul tantangan yang ada dan ingat bahwa selalu ada banyak cara untuk memecahkan satu masalah, tetap berpikir  positif dan terus berjalan sampai Anda mendapatkan apa yang Anda ingin capai.  5.      Jangan selalu melakukannya sendiri Seorang atlet profesional memiliki pelatih, seorang pengusaha memiliki seluruh tim ahli di belakang mereka dan bahkan bintang rock memiliki penyanyi pendukung. Jika Anda ingin sukses, maka jangan takut untuk meminta bantuan, ketika Anda membutuhkannya, Anda tidak bisa menjadi ahli dalam segala hal dan Anda tidak dapat selalu melakukannya sendiri. 6.      Mengatur diri sendiri dan bertindak Sama seperti Anda harus mengatur waktu Anda, Anda perlu untuk mengatur diri sendiri juga. Menjaga area kerja tetap bersih dan bebas dari kekacauan adalah awal yang baik atau Anda hanya akan membuang-buang waktu saat mencari sesuatu. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa orang-orang sukses tidak bergantung pada memori saja, mereka memiliki catatan, mereka membuat daftar yang harus dikerjakan dan kemudian, mereka bertindak. 7.      Jangan pernah takut gagal, melihatnya sebagai sesuatu yang positif yang membantu Anda untuk tumbuh Kegagalan tidak menyenangkan, kita semua tahu itu, tapi Anda tidak harus takut atau Anda tidak akan pernah memulai sesuatu. Karena lebih baik Anda mengalami kegagalan dibanding Anda tidak pernah mencoba. Dari kegagalan tersebut Anda bisa belajar sesuatu dan menghindari mengalami kegagalan untuk yang kedua kalinya. 8.      Jangan melupakan antara keseimbangan antara kerja dan waktu bermain Anda Setelah melakukan semua hal diatas, Anda tidak boleh melupakan kebutuhan untuk beristirahat dan relaksasi, serta bekerja keras untuk mencapai tujuan Anda. Sukses tidak akan berarti apabola jika Anda tidak punya waktu untuk menikmati hidup Anda.   Baca juga: Perilaku Sehat Yang Membuat Bisa Membuat Anda Sukses   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: beautyandtips
 11 Nov 2016    18:00 WIB
Merasa Kesepian Ternyata Bahaya Lho Bagi Jantung Anda!
  Tahukah Anda bahwa jarang berpergian keluar bersama sahabat dan keluarga Anda ternyata benar-benar dapat mematahkan hati Anda? Menurut sebuah penelitian baru yang dilakukan di the University of York, menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian dapat meningkatkan resiko terjadinya serangan jantung dan stroke lho. Pada penelitian ini, para ahli menemukan bahwa orang yang jarang berhubungan dengan orang lain memiliki resiko 29% lebih tinggi untuk mengalami serangan jantung dan memiliki resiko 32% lebih tinggi untuk mengalami stroke dibandingkan dengan orang yang lebih sering berinteraksi dengan orang lain. Resiko gangguan jantung di atas bahkan akan menjadi semakin tinggi bila orang tersebut merasa terganggu dengan rasa kesepian yang dirasakannya dibandingkan dengan orang yang memang menyukai kesendiriannya. Misalnya seseorang yang pindah ke luar kota dan meninggalkan semua teman dekatnya akan memiliki resiko gangguan jantung yang lebih tinggi dibandingkan dengan seseorang yang memang memilih untuk bekerja dari rumah.   Baca juga: Kesepian Versus Obesitas, Hayo Mana Yang Lebih Berbahaya?   Jadi, bagaimana sebenarnya rasa kesepian bisa membuat Anda mengalami serangan jantung atau stroke? Salah satunya adalah karena rasa kesepian dapat mengganggu tidur Anda. Saat Anda dikelilingi oleh orang-orang yang Anda kenal dan percayai, maka Anda pun dapat tidur dengan leibh tenang. Akan tetapi, saat Anda merasa tidak aman dengan orang-orang di sekeliling Anda, maka Anda pun akan menjadi lebih mudah terbangun karena khawatir akan adanya bahaya. Hal ini tentu saja akan mengganggu tidur nyenyak Anda di malam hari. Kurang tidur dapat melemahkan kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan di dalamnya dan menjalankan fungisnya dengan benar, yang tentu saja akan menyebabkan jantung Anda menjadi "stress" bila hal ini terus berlangsung. Rasa kesepian juga dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi dan cemas, yang mana telah diketahui berhubungan dengan pembentukan plak lemak di dalam dinding pembuluh darah Anda. Kabar baiknya adalah bila Anda mulai berinteraksi dengan orang lain, maka hal ini dapat meminimalisir efek di atas, bahkan bila Anda hanya melakukannya melalui telepon genggam.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth