Your browser does not support JavaScript!
 30 Jul 2019    18:00 WIB
Ramuan Alami Cocok Untuk Memutihkan Selangkangan Hitam
Kulit yang mulus adalah impian hampir semua orang, terutama wanita. Karena kulit yang mulus dianggap lebih menarik. Namun ada salah satu masalah yang menjadi masalah untuk banyak orang yaitu selangkangan yang berwarna hitam, Meski memiliki kulit yang putih, belum tentu terhindar dari masalah yang satu ini. Ada beberapa penyebab mengapa selangkangan menjadi hitam: Adanya gesekan yang berlebihan sehingga membuat kulit selangkangan mudah kering dan mudah teriritasi yang lama kelamaan menjadi hitam. Ketidakseimbangan hormon, saat menstruasi, saat hamil biasanya akan terjadi perubahan hormon yang membuat kulit menjadi lebih hitam Daerah lipatan, biasanya daerah lipatan lebih tertutup, sehingga mudah berkeringat dan akan terasa gatal. Saat digaruk akan mudah mengalami iritasi dan menjadi lebih hitam. Nah untuk Anda yang memiliki masalah yang satu ini, berikut adalah cara mudah dan alami untuk membantu mengatasi selangkangan hitam. Berikut caranya: 1.      Scrub gula dan air lemon Lemon mengandung vitamin C yang tinggi sehingga dapat membantu mencerahkan kulit, gula berfungsi sebagai scrub untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Cara membuat: Campurkan 1 sendok makan gula dengan perasan 1 buah air lemon Gosokkan ke selangkangan dan diamkan selama 5 menit Bilas sampai bersih   2.      Susu dan air mawar Susu mengandung asam laktat yang membantu memperbaiki tekstur kulit. Cara ini tidak hanya mencerahkan kulit, tetapi juga membuat kulit lembut dan halus. Kandungan vitamin A dan vitamin E yang bekerja sangat baik untuk membantu mengelupaskan sel kulit mati. Cara membuat: Gosokkan pada selangkangan dan diamkan selama 5 menit Campuran 1 sendok makan susu dengan 1 sendok teh air mawar Bilas sampai bersih   3.      Parutan bengkuang dan jeruk nipis Bengkuang dan jeruk nipis sama-sama kaya akan vitamin C sehingga mampu mencerahkan kulit selangkangan. Selain itu parutan bengkuang berguna untuk membantu menghaluskan kulit. Cara membuat; Parut atau blender ½ buah bengkuang dicampur dengan 3 buah air jeruk nipis Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih   4.      Campuran kunyit dengan air lemon Kandungan dalam kunyit menghambat produksi melanin, yaitu pigmen yang membuat kulit menjadi lebih hitam. Cara membuat: Campurkan 1 sendok makan bubuk kunyit dengan ½ sendok makan madu Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih   5.      Campuran pepaya dengan yogurt Enzim papain dalam pepaya membantu pengelupasan kulit sehingga merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru dan kulit menjadi lebih cerah dan tentunya lebih lembut. Yogurt juga mengandung asam laktat yang membantu proses pengelupasan kulit Cara membuat: Hancurkan 1 potong buah pepaya sampai halus dan cukup Campurkan dengan 2 sendok makan yogurt Gosokkan campuran tersebut dan diamkan selama 5 menit. Bilas sampai bersih Campuran ini bisa digunakan untuk 2 orang Anda bisa melakukan cara diatas untuk membantu memutihkan selangkangan Anda, lakukan cara diatas minimal 2 kali dalam seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Perlu dingat biasakan untuk menggunakan pelembab agar daerah selangkangan Anda tidak mudah teriritasi sehingga menjadi lebih hitam. Baca juga: Penyebab Kulit Selangkangan Menjadi Hitam   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: prevention
 01 Jul 2019    08:00 WIB
Bagaimana Cara Mengatasi Kuku Kuning ?
Penyebab tersering dari kuku kuning adalah penggunaan cat kuku alias kutek. Semakin gelap warna kutek yang Anda gunakan, maka semakin buruk pengaruhnya pada kuku Anda. Hal ini dikarenakan adanya sisa pewarna yang masih menempel pada permukaan kuku Anda. Salah satu cara termudah untuk mencegah terjadinya perubahan warna kuku adalah dengan menggunakan pelapis dasar kuku yang berwarna bening. Selain dapat membuat tampilan kuku tampak lebih mengkilap, pelapis dasar ini juga berfungsi untuk melindungi permukaan kuku dari berbagai jenis pewarna yang terdapat pada kutek. Penyebab lainnya dari kuku kuning adalah tar dan nikotin yang terdapat di dalam rokok. Jadi berhenti merokok merupakan cara terbaik untuk mengatasi kuku kuning. Selain berhenti merokok dan menggunakan pelapis dasar pada kuku, terdapat beberapa hal lainnya yang dapat membantu mencegah kuku Anda menjadi kuning seperti yang akan dibahas di bawah ini.   Gunakan Sari Buah Lemon Rendamlah kuku Anda di dalam sari buah lemon selama 10-15 menit setiap harinya hingga Anda puas dengan warna kuku Anda.   Peroksida dan Baking Soda Campurkanlah 1 sendok makan hidrogen peroksida dengan 2 ½ sendok makan baking soda pada sebuah mangkuk kecil. Kemudian gunakan cotton bud untuk mengoleskan campuran tersebut pada permukaan kuku Anda. Diamkan selama 3 menit kemudian bila dengan air. Ulangi hal ini setiap 6-8 minggu sekali.   Pasta Gigi Gosoklah kuku Anda dengan pasta gigi pemutih dengan menggunakan sikat kuku untuk menghilangkan sisa pewarna kutek dalam waktu singkat.   Sumber: sheknows
 29 Dec 2018    16:00 WIB
Mencegah Penularan Ketika Anggota Keluarga Mengalami Sakit
Satu keluarga sakit!! si ayah, si ibu, si adik dan si kakak sakit semua, wah sakit kok kompakan!! Kita pasti pernah menghadapi situasi seperti ini bukan? seperti contoh, satu orang di rumah kena flu, seisi rumah ikut kena, atau ketika yang satu sembuh, yang lain mulai merasakan gejalanya. Pernahkah kita berpikir, bagaimana pencegahannya, agar ketika si ayah, ibu, si adik atau si kakak ada yang sakit, yang lain tidak tertular. Nah sahabat, ini ada beberapa kiat pencegahan penyakit di dalam rumah. Seringlah mencuci tangan anda. CDC (Centers of Disease Control and Prevention), mengatakan mencuci tangan itu seperti vaksin yang dilakukan sendiri. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menghentikan kuman yang coba menyerang, sehingga kita dan keluarga tidak sakit. Karena terkadang kita atau anak kita mungkin mempunyai kebiasaan menggigit kuku atau jari kita, menyentuh mulut atau makanan kita ketika tangan dalam keadaan tidak bersih. Cuci tangan dengan bersih dan baik merupakan langkah awal, mencegah penularan penyakit. Berikut adalah cara terbaik dalam mencuci tangan: Basahi tangan Anda dengan air mengalir, gunakan sabun sampai berbusa, lalu gosok, bilas, dan keringkan. Ulangi langkah ini selama 2 kali dalam hitungan 20 detik.   Gunakan Hand Sanitizer. Hand Sanitizer, biasanya lebih efektif membunuh mikroorganisme, dibandingkan sabun dan air. Pilih Hand Sanitizer yang minimal mengandung 60% alkohol. Karena alkohol yang kurang dari 60% kurang efektif dalam membunuh berbagai jenis kuman, mungkin hanya menghentikan beberapa kuman untuk bertumbuh, tapi tidak membunuhnya. Karena itu penting untuk mempunyai dan menyediakan hand sanitizer dirumah, toilet, kantor, tas, dan mobil kita.   Jagalah kerbersihan lingkungan rumah. Bersihkan semua permukaan (tiap sudut) di rumah kita. Seperti, dapur, kamar tidur, ruang tamu, kamar anak, kaca jendela (kisi-kisi), rak sepatu, halaman rumah (garasi), dll. Tujuannya bukan hanya untuk menghilangkan kuman, tetapi untuk membunuh kuman-kuman. Untuk melakukan pembersihan, pilih pembersih yang mengandung "disinfektan" dan sudah memiliki Bpom pada label.   Bersihkan mainan anak-anak. Bagi kita yang mempunyai anak, sediakan waktu untuk membersihkan mainan anak kita, terutama ketika penyakit menyerang anak-anak kita, inilah saatnya untuk mengumpulkan semua mainan favorit mereka dan membersihkannya. Karena tanpa disadari, khususnya para balita, anak-anak sering memasukkan mainan ke dalam mulut mereka.   Jangan ada sampah yang menumpuk. Jangan pernah ada sampah menumpuk, apalagi selama berhari-hari di dalam rumah, karena bukan hanya menyebabkan bau, ini juga bisa menjadi pemicu untuk timbulnya dan penyebaran kuman di sekitar ruangan, juga bisa memicu tikus, semut atau serangga lain berdatangan. Gunakan plastik khusus sampah dan ikat dengan ketat, buanglah pada tempat / bak sampah diluar pekarangan rumah.   Jangan menyediakan makanan untuk orang lain ketika kita sakit. Ketika kita sendiri sakit, misalkan flu, beristirahatlah dengan cukup, jangan menyiapkan makanan, terutama untuk keluarga kita, selama 48 jam ke depan, sampai gejala kita sendiri sembuh, agar aman. Karena kuman mudah sekali menyebar, bisa lewat udara atau apapun yang kita sentuh, jadi jika orang lain menyentuh dan mengkonsumsi makanan yang kita makan atau minum dari gelas yang sama, mereka bisa tertular.   Jaga kebersihan toilet rumah. Toilet merupakan tempat paling rentan kuman, karena disanalah tiap hari kita membersihkan diri, BAB dan BAK, maka itu penting untuk meningkatkan upaya pembersihan kita di semua permukaan, seperti wastafel, toilet, dan lantai kamar mandi, terutama jika kita atau keluarga kita ada yang sakit perut (diare), muntah atau flu.   Bersihkan alat-alat pembersih rumah. Terkadang kuman masih bisa hidup atau bertahan di spons atau kain yang kita gunakan. Cuci kain pembersih kita dengan air panas. Atau gunakan kain desinfektan sekali pakai atau serbet kertas, dan buang ketika pakai.   Ganti sikat gigi lama dengan yang baru. Menurut ADA (American Dental Association), adalah baik jika kita mengganti sikat gigi kita setiap 3 atau 4 bulan sekali.   Jaga jarak. Jika kita sakit, hindari untuk tidur satu ruangan dengan keluarga yang sehat, terutama anak kita, karena biasanya anak-anak lebih rentan terhadap kuman.   Gunakan masker. Gunakan tisiu dan masker ketika kita mengalami sakit flu atau batuk. Dan jangan gunakan masker secara berulang-ulang, gantilah masker 2 kali sehari. Buang segera ke tempat sampah, ketika kita menggunakan tisiu dan masker, jangan biarkan menumpuk.   ASI. kita tidak harus berhenti menyusui ketika kita atau bayi kita jatuh sakit. Faktanya, ASI kita memiliki antibodi yang akan membantu melindungi bayi kita dari serangan kuman.   Vaksinasi. Vaksin adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit tertentu. Selalu jalani imunisasi teratur pada keluarga kita.   Sumber : webmd
 29 Sep 2018    16:00 WIB
Bahaya! 6 Barang Ini Jangan Pernah Dipinjamkan Kepada Siapapun!
Saat Anda memiliki teman akrab, seringkali Anda menghabiskan waktu dan saling berbagi hal apapun. Kemudian mereka sesekali menginap di rumah Anda, pada saat itu Anda meminjamkan beberapa barang Anda. Hal ini memang terlihat menyenangkan tetapi perlu Anda ketahui bahwa ada beberapa produk yang tidak boleh Anda pinjamkan kepada siapa pun karena hanya boleh digunakan Anda seorang.   Berikut adalah produk kebersihan yang jangan pernah Anda pinjamkan kepada siapapun:  1.      Sabun batangan Menurut studi dari University of Florida kepada pemain sepak bola, mereka yang berbagi sabun batang lebih mungkin menyebarkan bakteri Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) kuman stafilokokus yang tidak terpengaruh dengan jenis antibiotik yang biasanya menyembuhkan stafilokokus. Sehingga bila Anda ingin meminimalkan risiko penyebaran bakteri maka bisa menggunakan sabun cair. 2.      Antiperspirants Antiperspirants, memperlambat produksi keringat tetapi tidak membunuh bakteri. Jadi bila Anda menggunakannya kemudian dipinjamkan ke teman makan akan menyebarkan sel kuli,  partikel rambut dan juga bakteri. 3.      Pisau cukur Studi kasus dari pisau cukur berkontribusi terhadap penularan hepatitis B, C, dan HIV. Saling berbagi pisau cukur juga telah diketahui menyebabkan perpindahan jamur seperti tinea corporis, atau lebih umum dikenal dengan kurap. 4.      Handuk Berpikirlah dua kali sebelum kembali menggunakan handuk teman Anda: Menurut CDC,  hal ini mungkin untuk menyebarkan infeksi mulai dari mata merah muda sampai gonore saat berbagi handuk kotor (terutama yang basah). Jadi pada saat Anda tinggal di hotel dengan teman ada baiknya untuk mengingat yang mana handuk milik Anda. 5.      Sikat gigi Bahkan berbagi sikat gigi dengan pasangan Anda yang Anda cintai dan Anda cium tetap saja rasanya menjijikkan. Selain itu merupakan faktor risiko untuk penularan infeksi melalui darah,  menyikat gigi akan meningkatkan tingkat bakteri dalam aliran darah Anda. 6.      Gunting kuku Dua kata: jamur kuku. Plus, bergantian menggunakan gunting kuku juga dapat menimbulkan risiko penularan virus melalui darah , terutama bila Anda tidak sengaja melukai kulit Anda.   Bukan mengajarkan Anda untuk menjadi pelit, tetapi Anda perlu memperhatikan hal tersebut agar diri Anda tetap terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.   Baca juga: Cara Merawat Kuku Secara Alami Agar Kuat dan Cantik   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: womenshealthmag
 05 Nov 2017    15:00 WIB
Bagaimana Membuat Kamar Mandi Bebas Kuman?
Beberapa hal yang harus dilakukan untuk membuat kamar mandi anda tetap bersih dan bebas kuman adalah:•    Bersihkan semua lantai dan dinding kamar mandi anda setiap minggu. Jika ada anggota keluarga anda yang sakit, bersihkan kamar mandi anda lebih sering•    Bersihkanlah kloset anda sesering mungkin. Bersihkan kloset, dudukan kloset, dan pegangannya sehari sekali. Diamkan cairan pembersih selama beberapa waktu sebelum menyiram toilet•    Pastikan dinding dan lantai kamar mandi anda bebas dari jamur. Gantilah kain penutup bak mandi anda bila terdapat jamur di atasnya•    Pastikan kepala pancuran air anda tetap bersih. Bakteri yang terdapat pada permukaannya dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bila air yang telah terkontaminasi oleh bakteri tersebut mengembun (saat mandi) dan embun ini terhirup oleh orang yang sedang mandi. Bakteri ini lebih mudah tumbuh pada air yang tidak mengalir (bak mandi) dan pada tempat di mana kerak telah terbentuk pada kepala pancuran air•    Buanglah spons yang anda gunakan untuk membersihkan kamar mandi atau gunakanlah handuk bekas atau lap. Jangan gunakan spons yang sama untuk membersihkan lantai dan bak mandiBeberapa hal yang harus anda lakukan untuk menjaga kebersihan diri anda adalah:•    Cucilah tangan anda dengan baik setelah menggunakan kamar mandi atau sebelum menggosok gigi•    Tutuplah kloset saat anda menyiramnya karena bakteri dari tinja dapat berterbangan di udara saat anda menyiramnya dan mengkontaminasi sikat gigi anda•    Gantilah sikat gigi anda secara teratur dan buanglah saat ada anggota keluarga yang sakit•    Jangan letakkan sikat gigi pada tempat yang berisi air kotor dan air liur di dasarnya•    Gunakanlah gelas sekali pakai daripada gelas kaca Anak-anak, orang tua, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih rentan terhadap infeksi berbagai kuman yang terdapat di dalam kamar mandi.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: webmd