Your browser does not support JavaScript!
 15 Jul 2019    11:00 WIB
Bakar Lemak dengan Makan Lemak ?
Bagi orang yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badan, lemak adalah sumber nutrisi yang harus dijauhi karena dianggap sebagai penyebab utama kegemukan dan juga dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Tetapi ilmu pengetahuan mengenai gizi sudah semakin berkembang. Banyak peneliatian yang mengungkapkan pentingnya lemak untuk tubuh. Tidak semua lemak harus dihindari. Bahkan beberapa pakar diet dunia pun menganjurkan, jika ingin membakar lemak sebaiknya Anda makan lemak. Bakar Lemak dengan Lemak Tubuh manusia mengatur sekresi hormon dan produksi enzim berdasarkan makanan yang dimakan. Ketika Anda mengkonsumsi karbohidrat maka tubuh akan menggunakannya sebagai sumber energi dan menyimpan sisanya dalam sel-sel lemak. Pun ketika Anda mengasup protein, maka tubuh akan menggunakannya sebagai bahan baku pembentuk sel dan jaringan otot. Saat Anda mengkonsumsi lemak, tubuh dapat langsung memetabolisme lemak dengan segera. Proses metabolism lemak akan menghasilkan zat keton yang akan disimpan di hati. Ketika tubuh tidak memiliki cukup glukosa, hati (liver) akan mengubah lemak menjadi asam keton, yang digunakan sebagai bahan bakar oleh otot. Sebuah peneliatan mengungkapkan jika Anda dapat membakar lemak dengan lemak. Tentu hasil penelitian ini membutuhkan lebih dari sekedar makan lemak untuk membakar lemak, tapi mengurangi asupan karbohidrat juga menjadi faktor penting untuk menurunkan berat badan, termasuk memilih asupan lemak yang tepat dan sehat. Karbohidrat Picu Timbunan Lemak Seperti kita ketahui bahwa karbohidrat dapat memicu pelepasan insulin. Insulin adalah hormon yang mengatur dan mengendalikan gula darah. Insulin juga berperan dalam perkembangan sel-sel dalam tubuh. Termasuk sel-sel otot dan lemak. Insulin melakukan ini dalam berbagai mekanisme berbeda, namun dua yang paling penting adalah regulasi insulin dari lipoprotein lipase (LPL) dan hormone-sensitive lipase (HSL). LPL memiliki fungsi menarik gula dari sel lemak dan otot untuk diubah menjadi energi atau disimpan sebagai lemak dalam sel lemak dan sebagai glikogen dalam sel otot. LPL juga diregulasikan oleh insulin tapi hanya di dalam sel lemak saja. Ketika kadar insulin meningkat, LPL di dalam sel lemak juga turut meningkat sehingga memungkinkan LPL untuk menarik sel-sel lemak keluar. Insulin memilki efek sebaliknya dalam sel otot. Ketika insulin naik, tubuh akan menurunkan fungsi dan konsentrasi LPL dalam otot. Kerugiannya adalah, otot tidak dapat membakar lemak secara efisien dan lemak yang tidak terpakai akan disimpan kembali di dalam sel lemak. Dengan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan diet yang baik adalah rendah karhidrat, tinggi protein dan cukup lemak. Sumber Lemak Sehat untuk Menurunkan Berat Badan Ikan Jenis-jenis ikan berlemak yang baik untuk dikonsumsi adalah ikan salmon, tuna, dan sarden. Ikan-ikan ini memiliki kandungan asam lemak Omega-3 yang sangat tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya. Jenis lemak tak jenuh ini bermanfaat untuk membantu mengontrol tekanan darah dan mengurangi pembekuan darah, juga membantu menurunkan kolesterol darah. Untuk itu disarankan untuk memasukkan jenis ikan ini dalam menu Anda. Kacang-kacangan Kacang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jika dimasukkan sebagai bagian dari menu makan sehari-hari Anda. Lemak yang terkandung dalam kacang-kacangan adalah jenis lemak tak jenuh, sehingga dapat membantu Anda mengurangi kadar kolesterol tubuh. Almond, kacang mete, kacang tanah, dan hazelnut merupakan sumber yang baik dari jenis lemak tak jenuh tunggal. Sedangkan walnut mengandung lemak tak jenuh ganda dan Omega-3 yang cukup tinggi. Minyak Zaitun Minyak zaitun memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah menjaga kesehatan jantung. Minyak ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang tinggi dan memiliki dampak positif pada penurunan tingkat kolesterol. Gunakan minyak zaitun saat memasak, hindari penggunaan mentega atau minyak kelapa yang mengandung lemak jenuh. Gunakan minyak zaitu jenis extra light olive oil (ELOO) untuk menumis makanan dan extra virgin olive oli untuk langsung dicampur ke makanan.
 05 Jun 2019    11:00 WIB
Ukuran Karbohidrat Yang Tepat Untuk Pertumbuhan Anak
Karbohidrat menyediakan energi yang membantu metabolisme tubuh anak, mendukung pertumbuhan, membuat otak dan sistem saraf mereka bekerja dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Anak-anak tidak memiliki masalah dalam memenuhi kebutuhan karbohidrat harian mereka, namun seringkali mereka tidak mendapatkan cukup serat, sementara mengonsumsi terlalu banyak gula tambahan. Kebutuhan Karbohidrat Ketiga jenis karbohidrat - gula, pati dan serat - terdiri dari molekul gula, tapi hanya gula sederhana dan pati yang dicerna dan digunakan untuk energi. Dimulai pada usia 1 tahun, dan berlanjut sepanjang masa remaja, anak-anak perlu mengonsumsi 130 gram karbohidrat total setiap hari. Mayoritas karbohidrat mereka harus berasal dari biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Selain menjadi sumber karbohidrat, makanan ini memberikan nutrisi yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Serat makanan Serat termasuk dalam asupan harian total karbohidrat, namun juga memiliki pedoman terpisah untuk memastikan anak mendapatkan jumlah yang cukup. Kebutuhan Serat Anak: Usia 1-3 tahun, anak membutuhkan serat 19 gram setiap hari. Usia 4-8 tahun, anak membutuhkan serat 25 gram setiap hari Usia 9 tahun, anak laki-laki membutuhkan serat 31 gram Usia 14 tahun, anak laki-laki membutuhkan serat 38 gram setiap hari Usia 9-18 tahun, anak perempuan membutuhkan 26 gram serat setiap hari Gula dan Pati Bila gula ditambahkan ke makanan, seperti permen dan soda, makanan ini memasok kalori untuk energi namun tidak memiliki nilai gizi. Gula yang ditambahkan juga menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat sehingga bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan diabetes. Bila gula yang sama berasal dari makanan utuh, ia menyediakan energi bersama dengan vitamin, mineral, fitokimia, pati dan serat. Adanya serat, terutama jenis yang mudah larut, sangat penting karena membantu membatasi dampak gula pada kadar gula darah. Pati adalah karbohidrat kompleks yang sehat yang ditemukan di biji-bijian, sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan. Mereka memecah lebih lambat dalam proses pencernaan, jadi memberi energi jangka panjang dan kurang berdampak pada gula darah. Pedoman Harian Usia 2-3 tahun membutuhkan 1 cangkir buah, 1 cangkir sayuran, 85 gram biji-bijian setiap hari. Usia 4-8 tahun membutuhkan 1½ cangkir buah, 1½ cangkir sayuran, 140 gram biji-bijian setiap hari Usia 9 tahun, 1½ cangkir buah, 2-2½ cangkir sayuran, 140-170 gram biji-bijian setiap hari Usia 14 tahun, ½ cangkir buah, ½ cangkir sayuran, 170-226 gram biji-bijian setiap hari Tips Dalam Menyajikan Makanan Anak Sebagai pengganti permen Anda dapat berikan anak buah potong yang diberi yogurt vanilla atau puding yang dibuat dengan susu bebas lemak. Anda bisa membuat jus sayuran dicampir buah agar memiliki rasa manis seperti wortel dan jeruk. Anak-anak memiliki keengganan alami untuk rasa pahit, jadi mulailah dengan memberi sayuran manis alami, seperti wortel, ubi jalar dan kacang polong. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate
 13 Mar 2019    08:00 WIB
Karbohidrat Sehat Untuk Turunkan Berat Badan
Banyak orang yang sedang menjalani diet banyak salah persepsi terhadap karbohidrat dan menyangka karbohidrat dapat meningkatkan berat badan. Bagaimanapun karbohidrat sangat penting untuk tubuh dan tidak semua karbohidrat buruk. Banyak jenis karbohidrat yang kaya akan nutrisi dan menjadi sumber energi yang sangat baik. Masukkan sumber-sumber karbohidrat dibawah ini ke dalam pola diet Anda dan Anda tentu akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu karbohidrat dibawah ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Barley (jelai)Peneliti mengatakan barley mengandung banyak nutrisi sehat dan mampu mencukupi 20-25% kebutuhan serat tubuh. Barley dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama dengan cara menaikkan kadar gula darah secara perlahan. Terlepas dari itu Anda juga harus ingta bahwa barley sangat rendah kalori. Kacang-kacanganPeneliti mengatakan mereka yang mengkonsumsi kacangs secara teratur dapat menurunkan resiko 23% mengalami pelebaran lingkar pinggang. Selain itu konsumsi kacang juga dapat menurunkan resiko sebanyak 22% untuk mengalami obesitas. Walaupun kandungan serat tiap-tiap jenis kacang akan berbeda tetapi semua jenis kacang tinggi kandungan protein dan zat besi. OatmealHampir separuh kandungan serat di oatmeal adalah serat yang laut air. Jenis serat ini akan membentuk gel saat masuk kedalam perut Anda dan menjaga Anda merasa kenyang untuk waktu yang lebih lama. Dengan menambahkan serat yang larut ini akan menurunkan timbunan lemak didalam dinding perut dan lemak yang menumpuk disekitar organ tubuh. Secara tidak langsung oatmeal dapat membuat Anda terhindar dari berbagai gangguan metabolik, penyakit jantung dan pembuluh darah dan juga diabetes. UbiUbi dapat mencukupkan kebutuhan serat dan antioksidan. Selain itu ubi juga kaya beta karoten dan vitamin. Dengan menambahkan ubi kedalam menu diet Anda akan membuat Anda kenyang lebih lama dan juga dapat mencukupkan kebutuhan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Kacang polongSetengah cangkir kacang polong dapat mencukupkan 12% kebutuhan zink harian Anda. jenis karbohidrat ini juga dapat mengurangi rasa lapar dengan meningkatkan kadar leptin dari tubuh. Leptin adalah hormon yang mengingatkan otak Anda bahwa perut Anda sudah cukup makan.Sumber: healthmeup
 03 Mar 2019    08:00 WIB
5 Jenis Makanan Rendah Karbohidrat
Karbohidrat adalah musuh terbesar Anda! Saat ini, banyak orang yang mulai sadar akan pentingnya kontrol terhadap asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Salah satu jalan yang ditempuh adalah membatasi makanan yang mengandung karbohidrat penuh. Saat asupan karbohidrat berlebihan, tubuh gampang gemuk. Kontrol terhadap asupan karbohidrat ini harus seimbang dengan pemahaman seseorang terhadap nilai gizi makanan. Tindakan meniadakan karbohidrat bukanlah pilihan bijak. Jauh lebih sehat jika Anda mengganti makanan karbohidrat penuh dengan komponen yang rendah karbohidrat. Apa saja makanan yang mengandung karbohidrat rendah? 1.  Salad Bukan salad dengan sajian banyak mayones diatasnya atau dengan kentang dan nasi. Pilihlah salad yang berisi sayuran dan buah-buahan segar, telur rebus (tanpa kuning telur) dan sebagainya. Salad dengan buah-buahan dan sayuran sangat rendah karbohidrat dan sangat nikmat. Selain nikmat salad juga mengenyangkan perut dan tidak akan membuat Anda gemuk. 2.  Ayam rebus/panggang/bakarIni adalah jenis makanan yang harus Anda cari saat ingin mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat. Tetapi saat Anda menggoreng ayam, maka kadar karbohidrat dan lemaknya akan meningkat. Maka langkah terbaik adalah dengan merebus, memanggang atau membakar ayam. 3.  Ikan steam/rebus/panggangIkan memiliki banyak kandungan nutrisi didalamnya dan juga tidak terlalu banyak kandungan karbohidrat. Jika dimasak dengan benar maka ikan dapat menjadi sajian makanan yang sangat nikmat dan sangat ideal untuk Anda yang ingin menjalankan diet rendah karbohidrat. 4.  Prosuk susu Jika Anda mengkonsumsi susu skim atau produk susu lainnya yang berasal dari susu skim maka Anda memberikan berbagai nutrisi yang diperlukan tubuh tanpa menambah jumlah karbohidrat dalam tubuh. 5.  Buah-buahan segar dan sayur-sayuran segarBrokoli, kembang kol, kubis, wortel, lobak, mentimun, tomat, bawang, apel dan banyak lagi. Hampir semua buah dan sayuran (kecuali mangga dan kentang) memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, tetapi kaya akan vitamin dan mineral. Jadi makanlah buah dan sayuran sebanyak Anda suka tanpa rasa bersalah.Sumber: magforwomen Baca juga: Karbohidrat Sehat Untuk Turunkan Berat Badan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang
 08 Feb 2019    11:00 WIB
Haruskah Berhenti Makan Buah Bila Ingin Kurus ?
  Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa salah satu diet yang cukup populer saat ini adalah diet rendah karbohidrat. Selain nasi putih, roti, kentang, dan pasta; ternyata banyak juga ahli gizi yang menganjurkan para pasiennya untuk tidak mengkonsumsi buah lho! Benarkah buah yang mengandung gula alami dapat membuat Anda bertambah gemuk atau bahkan berpengaruh buruk bagi kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan???   Apa Yang Terjadi di Dalam Tubuh Saat Anda Makan Buah? Karena buah juga mengandung gula, maka buah juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Memang benar bahwa kadar gula darah dapat meningkat dan menurun di sepanjang hari, tergantung pada waktu makan dan jumlah makanan yang Anda konsumsi. Kadar gula darah yang meningkat secara konstan dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan dan berbagai efek samping lainnya yang buruk bagi kesehatan. Akan tetapi, karena kandungan gula di dalam buah merupakan gula alami dan karena buah juga mengandung banyak vitamin, mineral, serat, antioksidan, dan berbagai nutrisi lainnya maka mengkonsumsi buah biasanya tidak akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah yang sama tinggi dengan saat Anda mengkonsumsi permen dan biskuit. Hal ini dikarenakan buah mengandung serat yang dapat mencegah peningkatan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Selain itu, banyak sekali penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi buah biasanya memiliki berat badan yang lebih rendah dan memiliki resiko yang lebih rendah untuk menderita gangguan jantung, tekanan darah tinggi, kanker, dan berbagai penyakit lainnya. Lagipula, buah juga mengandung banyak air, yang dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya. Jadi, selama Anda tidak mengkonsumsi buah secara berlebihan, misalnya memakan 1 buah semangka sekaligus, maka kadar gula darah Anda tidak akan meningkat tajam dan tidak akan terlalu berpengaruh terhadap berat badan Anda.   Baca juga: Eits, Ternyata Konsumsi Buah yang Salah Dapat Kacaukan Program Diet Lho!   Bagi Anda yang tidak terlalu menyukai buah-buahan, di bawah ini ada beberapa trik yang dapat membantu Anda mengkonsumsi buah setiap harinya.   Pasangkan Bila Anda tidak dapat hanya mengkonsumsi buah, maka Anda dapat memasangkannya dengan keju. Keduanya sangat cocok disatukan, baik dalam hal rasa maupun kandungan nutrisi, di mana buah mengandung serat sedangkan keju mengandung protein, yang dapat membuat Anda merasa kenyang.   Campurkan Bila Anda sering mengkonsumsi susu, Anda dapat menambahkan buah beri beku ke dalamnya untuk membuat smoothie. Selain terasa segar dan nikmat, smoothie buatan sendiri ini juga dipenuhi oleh banyak nutrisi, yang cocok dikonsumsi sebagai pengganti makanan setelah berolahraga.   Panggang Karena kandungan gula alami di dalam buah-buahan akan terasa semakin nikmat saat dipanggang, maka jangan ragu untuk memanggang semangka, peach, plum, atau bahkan pisang agar terasa lebih nikmat disantap.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth
 16 Dec 2018    11:00 WIB
Mana yang Lebih Baik, Diet Rendah Karbohidrat atau Rendah Kalori?
Hampir sebagian besar wanita selalu mencari cara untuk menurunkan berat badannya dengan cepat dan mudah. Pilihan diet yang paling banyak dilakukan oleh para wanita sekarang ini adalah diet rendah karbohidrat dan diet rendah kalori. Sebenarnya, manakah yang lebih efektif dalam menurunkan berat badan?   Kekurangan Diet Rendah Karbohidrat Dasar dari diet rendah karbohidrat adalah mengendalikan kadar gula darah. Hal ini dikarenakan karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah Anda yang memicu pelepasan insulin, yang akan membuat metabolisme atau pemecahan lemak menjadi lebih sulit. Jadi, dengan mengurangi jumlah karbohidrat yang Anda konsumsi, kadar gula darah Anda pun akan menjadi lebih rendah sehingga insulin yang dihasilkan juga lebih sedikit, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Selain itu, karena karbohidrat tidak ada, maka tubuh pun akan membakar lemak sebagai sumber energi pengganti. Akan tetapi, para ahli tetap saja tidak menyetujui adanya hubungan antara penurunan berat badan pada diet rendah karbohidrat dengan kadar gula darah atau kadar insulin. Orang-orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya dengan ketat menghindari atau bahkan sama sekali tidak mengkonsumsi berbagai jenis makanan tertentu seperti roti, beras, sayuran yang mengandung banyak karbohidrat seperti kentang dan wortel, serta buah-buahan. Akibatnya, orang yang melakukan diet rendah karbohidrat biasanya mengkonsumsi banyak protein dan lemak serta rendah serat; yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda bila dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, mengkonsumsi terlalu banyak protein juga akan berdampak buruk pada fungsi ginjal Anda yang harus bekerja lebih keras untuk memetabolisme lebih banyak protein. Mengkonsumsi terlalu banyak protein juga dapat meningkatkan pelepasan kalsium dari dalam tulang, yang dapat menyebabkan penurunan kepadatan tulang; terutama pada wanita. Akan tetapi, karena penurunan berat badan dapat terjadi dalam waktu singkat, maka diet rendah karbohidrat ini pun menjadi cukup terkenal di kalangan wanita. Tergantung dari berapa banyak berat badan yang ingin Anda turunkan, Anda dapat mengalami penurunan 5-10 kg hanya dalam waktu 2 minggu pertama. Walaupun demikian, penurunan berat badan yang cukup cepat ini hanya berlangsung dalam waktu singkat. Hal ini dikarenakan penurunan konsumsi karbohidrat membuat tubuh Anda kehilangan cukup banyak cairan pada 2 minggu pertama, di mana penurunan berat badan ini akan mulai melambat setelah 2 minggu pertama berlalu. Selain itu, karena penurunan berat badan awal hanya terjadi akibat keluarnya cairan, maka sangatlah mudah bagi Anda untuk kembali mengalami peningkatan berat badan. Karena banyaknya makanan yang harus dihindari, maka diet rendah karbohidrat bukanlah diet yang dapat dilakukan dalam waktu lama. Sebagian besar orang yang melakukan diet ini hanya dapat bertahan 1 tahun. Jadi, apa yang harus dilakukan? Jawaban paling tepat adalah dengan menjaga keseimbangan antara berapa banyak karbohidrat dan berapa banyak kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Kunci paling penting untuk menurunkan berat badan adalah dengan menghitung dan membatasi jumlah kalori yang Anda konsumsi setiap harinya. Selain itu, tingkatkan pembakaran kalori melalui olahraga secara teratur. Bila Anda telah melakukan kedua hal ini, maka Anda pun dapat menjaga berat badan Anda untuk waktu yang cukup lama. Akan tetapi, perlu diingat agar Anda tidak mengkonsumsi terlalu sedikit kalori, karena membatasi konsumsi kalori secara berlebihan dapat memicu Anda untuk makan secara berlebihan, memperlambat metabolisme tubuh, dan menyebabkan terjadinya defisiensi (kekurangan) berbagai nutrisi penting (efek jangka panjang). Para ahli juga menyarankan agar para wanita mengkonsumsi karbohidrat tertentu atau yang biasa dikenal dengan karbohidrat "baik" (bukannya sama sekali tidak mengkonsumsi karbohidrat), yaitu karbohidrat kompleks yang mengandung indeks glikemik rendah hingga sedang seperti roti gandum, sereal, dan kacang-kacangan.   Sumber: sheknows
 08 Nov 2018    08:00 WIB
Wow Kentang Punya Peranan Penting Dalam Program Diet !
Ketika berdiet, banyak sekali pantangan yang harus dijalani. Misalnya saja, tidak boleh makan makanan yang banyak mengandung kalori, karbohidrat dan lain sebagainya. Namun, jika anda tidak boleh memakan makanan yang banyak mengandung karobohidart maka kamu pasti akan merasa cepat lapar, hm.. tenang, ada kentang sebagai solusinya.   Kentang merupakan salah satu sumber kalori dan karbohidrat. Namun, walau sumber karbohidrat dan kalori, kentang bukanlah penyebab dari bertambahnya lemak didalam tubuh. Justru, dengan mengkonsumsi kentang secara teratur dapat menurunkan berat badan, mengapa begitu? Karena meskipun kentang sumber karbohidrat dan kalori, namun kadar gula dalam kentang sangatlah rendah, lebih rendah dari kadar gula nasi.   Menguji manfaat kentang tersebut, para peneliti University of California melakukan sebuah penelitian terhadap 86 orang yang mengalami masalah obesitas. Dalam penelitian mereka disuruh untuk diet dengan kentang selama kurang lebih 12 minggu dengan memakan 5-7 porsi kentang dalam setiap minggunya, dan selama 12 minggu itu pula mereka diukur tingat indeks glikemik. Kentang yang mereka konsumsi sendiri adalah sebuah kentang sedang dengan kandungan kalori 110 perbuahnya. Dari hasil penelitian, ditemukan penurunan berat badan yang cukup cukup tinggi pada mereka yang obesitas.   Menurunkan berat badan tidak hanya berkaitan dengan mengurangi jenis makanan tertentu atau bahkan berhenti makan makanan tertentu. Tapi juga mengurangi asupan kalori yang masuk kedalam tubuh. Tidak ada bukti yang menyatakan kalau kentang bisa menambah penimbunan lemak dan menyebabkan kegemukan jika diproses dengan cara yang benar.   Mengenai cara pengolahannya, kukuslah kentang atau beli saja olahan kentang yang sudah jadi, seperti kripik atau bubur. Disarankan untuk mengolahnya menjadi bubur saja, mengapa? Karena dengan mengolahnya menjadi bubur, akan menghindarkan dari minyak yang merupakan sumber lemak. Baca juga: Pentingnya Antioksidan Pada Diet Sehat Sumber: Healthy
 19 Oct 2018    16:00 WIB
Ganti Beras Putih Jadi Beras Merah dan Rasakan Banyak Manfaatnya Bagi Tubuh
Makan nasi merupakan makanan pokok di banyak negara. Namun, sebagian besar lebih memilih untuk makan nasi putih, yang dianggap sehat. Proses penggilingan menghilangkan nilai gizi nasi putih yang berasal dari beras putih, tapi bukan berarti Anda tidak boleh makan nasi. Cukup beralih ke beras merah untuk pilihan sehat.Beras merah mengandung gandum utuh, sehingga penuh dengan nutrisi. Sehingga merupakan sumber yang sangat baik dari protein dan serat. Selain itu mengandung magnesium, mangan, fosfor, kalsium, selenium, kalium serta besi dan seng. Beberapa vitamin yang hadir dalam beras merah adalah vitamin B1, B2, B3, B6, E dan K. Agar Anda makin yakin dengan manfaat beras merah dibawah ini akan diulas manfaat beras merah.Berikut adalah 10 manfaat kesehatan dari beras merah: 1.      Meningkatkan Kesehatan JantungBeras merah sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kandungan serat yang membantu mengurangi penyumbatan dalam arteri akibat penumpukan plak.2.      Menurunkan Kolesterol JahatBeras merah merupakan sumber serat larut, yang membantu menurunkan low-density lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol jahat dalam darah. Minyak dalam beras merah juga telah terbukti menurunkan kadar kolesterol LDL.Pada saat yang sama, diet tinggi biji-bijian seperti beras merah dapat meningkatkan tingkat lipoprotein densitas tinggi (HDL), atau kolesterol baik, dalam tubuh Anda.3.      Mengurangi Risiko Kencing manisBeras merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan dicerna lebih lambat, menyebabkan peningkatan gula darah secara perlahan, sehingga membantu menghindari lonjakan kadar gula darah.Selain itu kandungan yang lebih tinggi dari asam fitat, polifenol, serat makanan dan minyak dalam beras merah. Hal ini membuat beras merah lebih menguntungkan daripada beras putih untuk penderita kencing dan orang-orang yang memiliki gula darah tinggi.4.      Melindungi dan Melawan KankerKonsumsi beras merah bukan beras putih akan membantu dalam mencegah berbagai jenis kanker, seperti kanker usus besar, kanker payudara dan leukemia. Efek menguntungkan ini karena kandungan antioksidan dan kandungan serat yang tinggi dalam beras merah, ditambah dugaan bahwa beras merah mengandung senyawa dengan sifat kemopreventif kanker.5.      Menjaga Berat Badan Tetap StabilBeralih ke beras merah dari beras putih bahkan dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Kandungan serat beras merah membuat Anda merasa kenyang, yang berarti lebih sedikit ngemil makanan yang tidak sehat. Beras merah mempengaruhi berat badan dan fungsi metabolisme. Plus, beras merah mengandung mangan yang membantu membakar lemak tubuh.6.      Meningkatkan Kekebalan TubuhBeras merah sarat dengan sejumlah besar vitamin, mineral dan komponen fenolik yang penting untuk sistem kekebalan yang kuat. Sebuah sistem kekebalan tubuh yang kuat mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.Plus, kandungan antioksidan dalam beras merah membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas yang menyebabkan penyakit dan mempercepat proses penuaan. Asupan semua mikronutrien, termasuk vitamin B12 dan natrium, lebih tinggi pada mereka yang mengkonsumsi biji-bijian.lebih sering, kualitas diet yang lebih tinggi juga memainkan peran dalam menjaga kekebalan tubuh yang kuat dan sehat.7.      Menjaga tulang terus sehatMakan beras merah bahkan membantu memastikan tulang yang kuat dan sehat. Manfaat ini terutama disebabkan kandungan magnesiumnya. Hanya satu cangkir beras merah mengandung 21% kebutuhan harian magnesium Anda.Magnesium adalah nutrisi kunci, bersama dengan kalsium dan vitamin D, yang dibutuhkan untuk tulang sehat dan kuat. Magnesium diperlukan untuk mengkonversi vitamin D menjadi bentuk aktifnya sehingga membantu dalam penyerapan kalsium. Oleh karena itu, mineral ini membantu dalam membangun tulang dan mencegah penghancuran tulang. Bahkan, kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan densitas tulang yang rendah tulang dan memperbesar kemungkinan rematik dan osteoporosis di kemudian hari.8.      Mendukung fungsi usus agar tetap sehatBeras merah mengandung serat larut, yang terkenal karena manfaatnya untuk pencernaan. Serat membantu menjaga gerakan usus dengan teratur, membantu mengurangi sembelit serta wasir.Beras merah juga mengandung mangan yang membantu mencerna lemak. Selanjutnya, beras merah secara alami bebas gluten, yang membuatnya menjadi produk populer bebas gluten. Ketika makan beras merah kaya serat, pastikan untuk juga minum banyak air untuk membantu serat menjalankan tugasnya.9.      Mempertahankan sistem persarafan yang sehatBeras merah mengandung mangan, mineral yang diperlukan untuk menghasilkan asam lemak dan hormon yang diperlukan untuk sistem persarafan yang sehat. Magnesium juga menyeimbangkan aktivitas kalsium dalam tubuh untuk pengaturan saraf dan otot. Hal ini penting untuk mencegah kontraksi otot.Plus, vitamin B di dalamnya memastikan kelancaran fungsi otak dan sistem saraf dengan mempercepat metabolisme di otak. Kalium dan kalsium berperan dalam menjaga sel-sel saraf dan sel-sel otot yang sehat. Bahkan vitamin E dalam beras merah terkait dengan pencegahan beberapa penyakit otak yang disebabkan oleh kerusakan oksidatif.10.  Makanan yang sempurna bagi bayiMenjadi pembangkit tenaga listrik, gizi alami dan serat, beras merah adalah salah satu makanan sehat untuk bayi. Beras merah akan membantu pertumbuhan yang cepat untuk bayi Anda. Kandungan serat yang kaya memastikan kelancaran usus dapat berfungsi baik dan mencegah sembelit pada bayi. Plus, ada kemungkinan mengurangi reaksi alergi. Anda dapat memberikan bubur atau sereal beras merah untuk bayi yang berusia lebih dari 6 bulan.Cara membuatnya:Cuci 1 cangkir beras merah.Panggang kering selama 5-7 menit, sampai beras berubah warna menjadi coklat. Pastikan Anda terus mengaduk beras.Biarkan hingga dingin dan kemudian giling dalam blender selama beberapa menit sampai menjadi bubuk halus.Berikan air sampai menjadi adonan.Beras merah siap dihidangkan untuk bayi kecil Anda, bila ada sisa Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas.Begitu banyak manfaat dari beras merah, jadi tunggu apalagi. Mulai konsumsi beras merah dari sekarang. Baca juga: Beras Putih vs Beras Merah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: top10homeremedies
 30 Jul 2018    11:00 WIB
Merasa Lelah Setelah Makan, Apa Sebabnya?
Jika anda merupakan seorang penderita intoleransi gluten, maka mengkonsumsi gluten dapat membuat anda merasa lelah dan lesu, bahkan dapat menyebabkan anda kekurangan berbagai nutrisi penting bila berlangsung dalam waktu yang lama. Merasa lelah setelah makan juga dapat disebabkan oleh mengkonsumsi terlalu banyak gula atau terlalu banyak karbohidrat sederhana dalam suatu waktu. Anda juga mungkin mengalami alergi terhadap makanan atau intoleransi terhadap berbagai zat lain selain gluten. Gejala Intoleransi GlutenMerasa lelah atau lesu setelah mengkonsumsi gluten (suatu protein yang terdapat pada gandum, jelai/barley, atau gandum hitam) dapat merupakan gejala dari penyakit seliak atau intoleransi gluten. Pada orang yang alergi, mengkonsumsi gluten dapat memicu reaksi sistem kekebalan tubuh yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi di dalam makanan yang anda makan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai organ tubuh anda kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkannya. Rasa lelah merupakan akibat dari kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan timbulnya nyeri kepala. Hubungilah dokter anda untuk memastikan apa penyebab rasa lelah anda, apakah intoleransi gluten atau alergi terhadap makanan tertentu.Intoleransi Gluten dan Hubungannya Dengan Gangguan Penyerapan NutrisiBerdasarkan sebuah penelitian di Amerika mengenai penyakit seliak, kekurangan berbagai nutrisi penting seringkali terjadi pada orang-orang yang tidak mengetahui bahwa mereka menderita intoleransi gluten. Pada orang yang menderita intoleransi gluten, mengkonsumsi gluten dapat menyebabkan iritasi dindind usus, yang dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting dari makanan. Gangguan penyerapan ini dapat menyebabkan anda mengalami kekurangan zat besi, vitamin D, vitamin b12, tembaga, asam folat, magnesium, niasin (vitamin B3), dan riboflavin (vitamin B2). Kekurangan berbagai nutrisi penting ini dapat membuat tubuh anda terasa lelah, lesu, dan lemas. Hindarilah konsumsi gluten bila anda menderita intoleransi gluten.Hubungan Karbohidrat Sederhana Dengan Rasa LelahAlasan lain anda merasa lelah setelah makan selain intoleransi gluten adalah karena mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat sederhana. Mengkonsumsi makanan kaya karbohidrat (gula) dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan menimbulkan rasa lelah serta nyeri kepala. Sumber: healthyeating.sfgate