Your browser does not support JavaScript!
 16 Oct 2018    16:00 WIB
Apa Perbedaan Antara Kanker Tenggorokan dan Kanker Kerongkongan?
Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti sekarang ini karena penyakit ini dapat terjadi tanpa gejala apapun dan berkembang dengan sangat cepat ke seluruh tubuh dan membunuh seseorang secara perlahan tetapi pasti.  Mendeteksi kanker secara dini mungkin dapat membantu menurunkan angka kematian dan memperpanjang angka harapan hidup. Kanker yang diobati pada stadium awal dapat diatasi atau dikurangi penyebarannya dengan menggunakan kemoterapi, yang dapat membunuh sel kanker, tetapi juga membunuh sel sehat di dalam tubuh. Akan tetapi, kanker yang terdeteksi pada stadium lanjut dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Kanker yang telah menyebar ke berbagai organ tubuh dapat membuat para dokter dan ahli lainnya kesulitan menemukan tempat kanker berasal, yang mana sangat penting untuk mengobati kanker.  Dua jenis kanker yang seringkali membuat para dokter kebingungan untuk menemukan daerah asalnya adalah kanker tenggorokan dan kanker kerongkongan.    Kanker Tenggorokan Tenggorokan merupakan bagian tubuh yang menghubungkan mulut dan hidung dengan paru-paru. Jadi tenggorokan merupakan bagian dari saluran pernapasan. Laring atau pita suara bukan merupakan bagian dari tenggorokan.  Inflamasi atau radang kelenjar getah bening di daerah leher atau tenggorokan dapat merupakan tAnda awal telah terjadinya kanker tenggorokan. Kanker tenggorokan dapat menyebar ke kerongkongan, laring, dan daerah sekitarnya. Bila kanker telah memasuki stadium lanjut, maka sel-sel kanker dapat menyebar hingga ke mulut, bibir, pita suara, dan rongga hidung. Bila kanker telah menyebar ke seluruh daerah tenggorokan, maka hal ini dapat membuat penderita merasa sangat kesakitan dan tidak dapat berbicara.   Kanker Kerongkongan (Esofagus) Kerongkongan merupakan suatu saluran yang menghubungkan mulut dengan lambung dan merupakan bagian dari saluran pencernaan. Kerongkongan berfungsi untuk menghantarkan makanan dari dalam mulut ke dalam lambung untuk dicerna.  Kanker esofagus bermula di bagian atas kerongkongan yang kemudian akan menyebar ke seluruh kerongkongan. Penderita kanker esofagus biasanya tidak dapat atau kesulitan menelan makanan padat dan mengalami nyeri hebat serta rasa tidak nyaman yang membuat mereka hanya dapat mengkonsumsi makanan cair.  Bila kanker telah memasuki stadium lanjut, maka hal ini dapat membuat penderitanya sering muntah. Lama-kelamaan hal ini dapat membuat penderita mengalami kekurangan gizi dan menyebabkan kematian.   Perbedaan Kanker Tenggorokan dan Kanker Kerongkongan Baik kanker tenggorokan maupun kanker kerongkongan dimulai dengan peradangan kelenjar getah bening di sekitarnya dan terbentuknya suatu benjolan atau tumor. Keduanya juga menyebabkan kesulitan menelan dan nyeri hebat, akan tetapi kanker kerongkongan biasanya lebih tidak tertahankan karena membuat penderita tidak dapat mengkonsumsi makanan padat. Penderita kanker tenggorokan biasanya mengalami kesulitan untuk berbicara, tetapi dapat mengkonsumsi makanan padat dengan baik. Pemicu tersering dari terjadinya kanker tenggorokan adalah merokok berlebihan, sedangkan penyebab tersering dari terjadinya kanker kerongkongan adalah penyalahgunaan alkohol dan refluks asam lambung dalam waktu lama.   Sumber: differencebetween