Your browser does not support JavaScript!
 11 Oct 2019    16:00 WIB
Mengenal Gejala Infertilitas
Infertilitas (kemandulan) merupakan suatu keadaan di mana anda tidak dapat hamil walaupun tidak menggunakan kontrasepsi apapun dan telah melakukan hubungan seksual secara teratur selama 6 bulan sampai 1 tahun, tergantung pada usia anda. Gejala utama infertilitas adalah tidak dapat hamil. Gejala infertilitas lainnya biasanya tergantung pada penyebab infertilitas. Beberapa penyakit tertentu dapat membuat anda sulit hamil, akan tetapi pada beberapa kasus, penyebab infertilitas tidak diketahui.   Gejala Infertilitas Pada Wanita Pada wanita, perubahan siklus menstruasi dan ovulasi (suatu proses pelepasan sel telur dari indung telur) dapat merupakan suatu gejala penyakit penyebab infertilitas. Gejala infertilitas yang sering ditemukan pada wanita adalah: Menstruasi abnormal, di mana volume darah yang keluar lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya Menstruasi tidak teratur, di mana rentang waktu di antara menstruasi tidak sama setiap bulannya Tidak mendapat menstruasi, di mana anda sama sekali tidak pernah mendapat menstruasi atau pernah mendapat menstruasi tetapi kemudian menstruasi berhenti Nyeri saat menstruasi, seperti nyeri pinggang, nyeri perut, dan kram perut Kadangkala, infertilitas pada wanita disebabkan oleh gangguan hormonal. Gejala yang dapat ditemukan adalah: Perubahan pada kulit, misalnya jerawat Perubahan gairah seksual Pertumbuhan rambut halus pada bibir, dada, dan dagu Penipisan atau kerontokan rambut Peningkatan berat badan Berbagai gejala lain yang juga dapat ditemukan adalah: Keluarnya cairan berwarna putih susu dari puting susu, di luar masa menyusui Nyeri saat berhubungan seksual   Gejala Infertilitas Pada Pria Gejala infertilitas pada pria biasanya lebih tidak jelas daripada wanita. Gejala yang dapat ditemukan juga tergantung pada penyebabnya. Gejala tersebut adalah: Perubahan pertumbuhan rambut Perubahan gairah seksual Nyeri, benjolan, atau pembengkakan pada buah zakar Gangguan ereksi dan ejakulasi Buah zakar berukuran kecil dan keras Beberapa hal yang perlu anda ingat sebelum menemui dokter anda adalah: Catatlah semua obat atau suplemen yang anda konsumsi Seberapa sering anda berhubungan seksual tanpa kontrasepsi Berapa lama anda dan pasangan telah mencoba Kapan terakhir kali anda telah mencoba untuk hamil Perubahan pada tubuh anda atau berbagai gejala lain yang anda emukan Riwayat kesehatan dan tindakan pembedahan yang pernah anda lakukan, terutama bila berhubungan dengan organ reproduksi Riwayat radiasi atau kemoterapi yang pernah anda gunakan Berapa banyak anda merokok, mengkonsumsi alkohol, atau pernahkah anda menggunakan obat-obatan terlarang Riwayat penyakit menular seksual Adanya anggota keluarga dengan gangguan genetik atau penyakit kronik lainnya, seperti diabetes, gangguan kelenjar tiroid, atau berbagai penyakit lainnya
 24 Feb 2019    11:00 WIB
4 Tanda Infertilitas pada Wanita Yang Harus Dikenali
Saat ini, di era generasi fastfood, infertilitas menjadi masalah yang umum terjadi. Infertilitas secara sederhana didefinisikan sebagai ketidakmampuan mengandung anak. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari ketidakseimbangan hormonal, riwayat penyakit kronis yang pernah diderita, gangguan makan, merokok, alkohol, kelebihan berat badan, berat badan kurang dari normal, kista ovarium dan lain-lain. Saat ini banyak tersedia pengobatan untuk mengatasi kondisi-kondisi tersebut. Menjalani pola hidup sehat merupakan cara terbaik untuk menghindari komplikasi yang terjadi, walaupun memang sulit untuk mengenali gejala awal dari infertilitas karena beberapa kasus infertilitas tidak menunjukkan gejala apapun. Gejala yang timbul dapat berbeda pada tiap-tiap orang, tergantung dari kasus yang terjadi. Semakin awal deteksi infertilitas ditegakkan, semakin besar kemungkinan Anda untuk hamil. Berikut berbagai tanda umum infertilitas pada wanita yang harus Anda kenali: Lebih dari satu tahun hubungan seksual tanpa kontrasepsiTanda pertama infertilitas adalah kegagalan untuk hamil setelah mencoba selama lebih dari 1 tahun. Jika anda sudah menjalani hubungan seksual secara teratur tanpa menggunaan kontrasepsi lebih dari 1 tahun tetapi tidak berhasil untuk hamil, maka sudah waktunya Anda menghubungi dokter untuk berkonsultasi. Kriteria 1 tahun ini juga sangat bergantung pada usia. Untuk Anda yang berusia dibawah 35 tahun, maka Anda harus menunggu 1 tahun, sementara jika Anda lebih dari 35 tahun maka Anda hanya harus menunggu selama 6 bulan. Tetapi untuk Anda yang berusia lebih dari 35 tahun disarankan untuk mencoba selama 2 tahun sebelum menyerah. Siklus menstruasi yang tidak teratur dan nyeriJika Anda tidak mendapat menstrusi secara teratur diikuti dengan jarak antara menstruasi terlalu jauh atau terlalu dekat, maka ini sudah merupakan tanda peringatan. Terdapat gejala-gejala lain seperti nyeri punggumg, nteri pinggang, kram perut, darah menstruasi terlalu banyak atau terlalu sedikit atau pada beberapa kasus siklus menstruasi berhenti samasekali. Ketidakteraturan menstruasi ini merupakan bisa saja tanda dari gangguan ovulasi. Tetapi bisa saja tanda ini tidak ada hubungannya dengan ovulasi. Jadi segera periksa ke dokter jika Anda memiliki tanda-tanda diatas. Ketidakseimbangan hormonalJika Anda mendapat siklus menstruasi yang tidak teratut, nyeri, periode menstruasi yang terlalu pendek atau terlalu panjang, hal tersebut juga merupakan tanda ketidakseimbangan hormonal. Ketidakseimbangan hormonal dapat merupakan tanda adanya infertilitas. Anda dapat mengalami gejala seperti rambut menipis, depresi, jantung berdebar-debar, penurunan nafsu seksual. Walaupun tanda yang disebutkan tadi tidak berarti Anda menderita infertilitas, tetapi tidak ada salahnya Anda mencoba mengkonsultasikannya dengan dokter Anda. Keguguran berulang kaliKeguguran adalah keluarnya janin sebelum usia kehamilan menginjak 20 minggu. Umumnya dokter akan menduga adanya infertilitas setelah mengalami keguguran 2 kali atau lebih secara berturut-turut. Memang tanda ini belum pasti, tetapi jika Anda mengalami 3 kali keguguran berturut-turut Anda bisa menduga penyebabnya adalah infertilitas. Tetapi kabar baiknya adalah walaupun Anda mengalami kegugran berkali-kali, kemungkinan Anda untuk hamil lebih besar, tetapi Anda tetap perlu memeriksakan ke dokter untuk mencari tahu penyebab keguguran yang Anda alami.Sumber: magforwomen
 12 Aug 2016    18:00 WIB
4 Bahaya yang Mengintai Para Perokok Sosial
Mungkin Anda merokok hanya pada situasi tertentu, saat bersama teman-teman atau saat menikmati bir untuk merayakan sesuatu. Tetapi merokok tetap merokok, baik itu hanya sesekali atau sudah menjadi kebiasaan. Rokok, walaupun hanya satu batang, ternyata mampu merusak tubuh Anda, terutama paru-paru, bahkan tingkat kerusakan yang terjadi bisa sampai ke tahap sel tubuh terkecil. Berikut adalah bahaya yang mengintai para perokok sosial. InfertilitasDengan menghirup asap roko dapat menyebabkan ovarium Anda menua, produksi estrogen menjadi tidak seimbang dan merusak DNA sel telur. Semua hal tersebut dapat menyebabkan infertilitas dan menopause awal. Kanker payudaraBahan kimia yang terkandung dalam sebatang roko dapat menyebabkan perubahan sel pada payudara yang berakhir menjadi kanker payudara. Sebuah analisis terbaru mengungkapkan wanita yang merokok memiliki kemungkinan terkena kanker payudara lebih besar 24% dibandingkan mereka yang tidak meroko. Hal ini dicatata dalam Journal of the National Cancer Institute. Kanker kolonResiko wanita terkena kanker kolon meningkat sebesar 19% jika sekali saja ia merokok. Sedangkan pada pria kemungkinan terkena kanker akan meningkat dua kali lipat. Kerusakan DNAPenelitian pada Journal Stem Cell menemukan jika sel pra kanker terus berubah pada paru-paru perokok, walaupun pada pemeriksaan rontgen ditemukan normal. Dengan kata lain, para perokok mungkin terlihat sehat diluar, tetapi di tingkat sel perlahan-lahan mengalami kematian.Sumber: womenhealthmag