Your browser does not support JavaScript!
 14 Sep 2019    11:00 WIB
Jenis Infeksi Jamur Mampu Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh
Jamur memang enak untuk dimakan, tapi kalau penyakit jamur, duhhh!!! Menyiksa bukan. Untuk itu sahabat setia Dokter.Id, kita perlu mengenal dengan jelas bagaimana jamur menyerang. Jamur ada di mana-mana. Ada jutaan spesies jamur yang berbeda di Bumi, tetapi hanya sekitar 300 dari jenis jamur yang diketahui bisa membuat kita sakit. 1-3 Penyakit jamur sering disebabkan oleh jamur yang umum di lingkungan. Jamur hidup di luar ruangan, di tanah, di tanaman dan pohon, serta di banyak permukaan dalam ruangan dan di kulit manusia. Kebanyakan jamur tidak berbahaya, tetapi beberapa jenis bisa berbahaya bagi kesehatan. Lalu siapa saja yang bisa terkena penyakit jamur. Siapa pun bisa terkena infeksi jamur, bahkan orang yang sehat. Jamur umum di lingkungan, dan kita bernapas atau bersentuhan dengan spora jamur setiap hari tanpa sakit. Namun, pada kita dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, jamur ini lebih mungkin menyebabkan infeksi. Banyak infeksi jamur adalah infeksi oportunistik. Yaitu infeksi yang terjadi karena sistem kekebalan tubuh seseorang lemah. Penyakit-penyakit ini dapat disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Apa yang melemahkan sistem kekebalan tubuh kita? Sebagian orang dilahirkan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kita mungkin memiliki penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh seperti HIV / AIDS. Beberapa hal karena efek obat, seperti kortikosteroid atau kemoterapi kanker, juga dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Jadi jika kita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, kita harus sadar bahwa infeksi jamur dapat terjadi. Mempelajari infeksi jamur dapat membantu kita mengantisipasi atau mengatasi hal ini lebih awal. Dan dapat membantu mencegah komplikasi serius. Berikut adalah jenis-jenis infeksi jamur: Aspergillosis adalah infeksi yang disebabkan oleh Aspergillus, jamur umum (sejenis jamur) yang hidup di dalam ruangan dan di luar ruangan. Kita yang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lemah atau penyakit paru-paru, berada pada risiko yang lebih tinggi untuk terserang masalah kesehatan karena infeksi Aspergillus. Seperti reaksi alergi, infeksi paru-paru, dan infeksi pada organ lain. Blastomycosis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur yang disebut Blastomyces. Jamur hidup di lingkungan, terutama di tanah yang lembab dan dalam materi yang membusuk seperti kayu dan daun. Kita bisa terkena blastomikosis setelah menghirup spora jamur mikroskopis dari udara. Meskipun kebanyakan kita yang bernapas dalam spora tidak jatuh sakit, namun tidak tutup kemungkinan bisa mengalami gejala flu, dan infeksi yang serius. Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh ragi yang termasuk genus Candida. Ada lebih dari 20 spesies ragi Candida yang dapat menyebabkan infeksi pada kita, yang paling umum adalah Candida albicans. Candida ragi biasanya berada di saluran usus dan dapat ditemukan pada membran mukosa dan kulit tanpa menyebabkan infeksi; Namun, pertumbuhan berlebih organisme ini dapat menyebabkan gejala berkembang. Kandidiasis yang berkembang di mulut atau tenggorokan disebut "sariawan" atau kandidiasis orofaringeal. Kandidiasis di vagina sering disebut sebagai "ragi infeksi." Kandidiasis invasif terjadi ketika spesies Candida memasuki aliran darah dan menyebar ke seluruh tubuh. Candida Auris adalah jamur yang muncul dan mengancam kesehatan global yang serius. Karena seringkali resistan terhadap berbagai obat, sulit untuk diidentifikasi dengan metode laboratorium standar, dan bisa terdapat kesalahan jika diidentifikasi di laboratorium tanpa teknologi spesifik. Candida Auris telah menyebabkan wabah yang cepat penyebarannya. Demam lembah, juga disebut coccidioidomycosis, adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Coccidioides. kita bisa mendapatkan demam Valley dengan menghirup spora jamur mikroskopis dari udara. Cryptococcus neoformans adalah jamur yang hidup di lingkungan di seluruh dunia. Kita dapat terinfeksi C. neoformans setelah menghirup mikroskopis jamur. Cryptococcus gattii adalah jamur yang hidup di lingkungan terutama di daerah tropis dan sub-tropis di dunia tetapi juga di beberapa daerah beriklim sedang. C. gattii cryptococcosis adalah infeksi langka yang bisa menyerang kita setelah menghirup mikroskopis jamur jenis ini. Infeksi dapat mempengaruhi paru-paru, sistem saraf pusat, atau keduanya. Infeksi jamur mata. Biasanya diakibatkan karena cedera mata, terutama jika luka itu disebabkan oleh bahan tanaman seperti tongkat atau duri. Peradangan atau infeksi kornea (lapisan depan mata) dikenal sebagai keratitis, dan peradangan atau infeksi di bagian dalam mata disebut endophthalmitis. Infeksi jamur kuku (Onikomikosis) adalah infeksi umum pada kuku atau kuku kaki, yang dapat menyebabkan kuku menjadi berubah warna, tebal, menjadi retak dan pecah. Infeksi lebih sering terjadi pada kuku jari kaki daripada kuku jari. Histoplasmosis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur yang disebut Histoplasma. Jamur yang hidup di lingkungan, terutama di tanah yang mengandung banyak kotoran burung atau kelelawar. Pneumocystis pneumonia (PCP) adalah infeksi serius yang disebabkan oleh jamur Pneumocystis jirovecii. PCP menyerang sistem kekebalan tubuh. Kurap (ringworm) adalah infeksi kulit umum yang disebabkan oleh jamur. Karena dapat menyebabkan ruam melingkar, berbentuk seperti cincin, yang biasanya berwarna merah dan gatal. Siapapun bisa terkena kurap. Jamur yang menyebabkan infeksi ini dapat hidup di permukaan kulit, dan pada barang-barang rumah tangga seperti pakaian, handuk, dan alas tidur. Sporotrichosis (juga dikenal sebagai "penyakit mawar tukang kebun") adalah infeksi langka yang disebabkan oleh jamur bernama Sporothrix. Jamur ini hidup di seluruh dunia di tanah dan di materi tanaman seperti sphagnum moss, semak mawar, dan jerami. Kita dapat terkena sporotrichosis hanya karena bersentuhan dengan spora jamur di lingkungan. Infeksi ini sering terjadi yaitu ketika jamur masuk ke kulit melalui luka kecil atau goresan, biasanya setelah menangani materi tanaman yang terkontaminasi. Beberapa kasus sporotrichosis juga dikaitkan karena goresan atau gigitan dari hewan, khususnya kucing. Talaromycosis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur Talaromyces marneffei. T. marneffei dulu disebut Penicillium marneffei, dan talaromycosis dulu disebut penicilliosis. Talaromycosis hanya mempengaruhi orang yang tinggal di atau mengunjungi Asia Tenggara, Cina bagian selatan, atau India bagian timur. Kita yang menderita talaromycosis, memiliki kondisi medis yang melemahkan sistem kekebalan tubuh seperti HIV / AIDS, atau kondisi lain yang menurunkan kemampuan tubuh untuk melawan kuman dan penyakit. Itulah beberapa jenis jamur yang dapat menyerang kita, untuk itu penting sekali kita selalu menjaga kebersihan tubuh, kebersihan rumah atau lingkungan sekitar kita tinggal, dan hindari tempat-tempat kotor yang dapat membahayakan sistem imun tubuh kita. Sumber : www.webmd.com, www.medicalnewstoday.com
 16 Aug 2019    16:00 WIB
Infeksi Jamur Pada Kuku Kaki, Apa yang Perlu Diketahui?
Infeksi jamur pada kuku kaki merupakan infeksi yang masuk melalui retakan di dalam kuku atau melalui luka pada kulit Anda. Infeksi jamur pada kuku dapat membuat kuku berubah warna atau menjadi lebih tebal, tetapi juga dapat membuatnya terasa nyeri. Karena jari kaki merupakan tempat yang hangat dan lembab, maka jamur pun mudah tumbuh di daerah tersebut. Berbagai jenis jamur dapat menyebabkan terjadinya infeksi jamur pada kuku kaki. Jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebar ke kuku kaki lainnya, kulit, atau bahkan hingga ke kuku tangan Anda.   Gejala yang Biasa Ditemukan Kuku yang terinfeksi biasanya tampak lebih tebal daripada kuku normal dan tampak melengkung atau berbentuk aneh. Kuku yang terinfeksi juga mudah patah dan tampak kekuningan. Kadangkala, jamur dapat tampak seperti titik putih pada permukaan kuku yang akan menjadi semakin besar. Saat jamur berkembang biak di bawah kuku Anda, maka kuku dapat menjadi kendur dan bahkan terlepas. Jamur juga dapat menyebar ke kulit di sekitar kuku kaki Anda.   Siapa yang Beresiko? Pria memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami infeksi kuku kaki dibandingkan dengan wanita. Selain itu, resiko infeksi jamur ini juga akan semakin meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang. Beberapa orang lainnya yang memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita infeksi jamur pada kuku kaki adalah: Penderita diabetes Menderita infeksi jamur pada kaki Orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah Merokok Memiliki anggota keluarga yang menderita infeksi jamur pada kuku kaki. Selain itu, bila Anda sering berada di dalam air atau mengalami luka pada kuku kaki, maka resiko terjadinya infeksi jamur pada kuku kaki juga akan meningkat.   Apakah Saya Menderita Infeksi Jamur Pada Kuku? Karena infeksi jamur pada kuku kaki dapat tampak seperti gangguan kulit lainnya seperti psoriasis, maka Anda mungkin membutuhkan bantuan seorang dokter untuk memastikan diagnosis. Dianjurkan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter mungkin akan memeriksan contoh kuku di laboratorium untuk mencari tahu jenis jamur atau apa yang menyebabkan terjadinya infeksi pada kuku kaki Anda.     Sumber: webmd
 07 Jun 2019    16:00 WIB
Cara Atasi Iritasi Daerah Miss V
Daerah miss V merupakan daerah yang sangat sensitif, bila Anda tidak merawat dengan baik daerah vagina akan mudah mengalami iritasi. Hampir semua wanita pernah mengalami iritasi pada daerah vaginanya. Iritasi pada daerah vagina bisa sangat mengganggu, rasanya yang mungkin perih namun mau periksa ke dokter merasa enggan. Ada beberapa hal penyebab dari iritasi pada vagina seperti kurang menjaga kebersihan daerah vagina, sering menggunakan sabun pembersih kewanitaan yang mengandung deterjen, tidak mengganti pakaian dalam, tidak sering mengganti pembalut, menggunakan pakaian dalam yang bahannya kasar. Nah agar organ intim Anda tidak lagi mengalami iritasi, berikut ini cara yang dapat Anda ikuti: Ganti pakaian dalam Anda Vagina sangat sensitif bila dalam keadaan basah, usahakan selalu agar daerah sana kering dan tidak lembab. Menurut WH penasihat Shari Brasner, MD, asisten profesor ginekologi klinis di Mount Sinai School of Medicine untuk itu gantilah pakaian dalam Anda, gunakan yang berbahan katun, mudah menyerap keringat dan tidak mudah lembab. Hindari penggunaan bahan kimia Sebaiknya Anda menghindari menggunakan produk yang mengandung bahan kimia seperti pembalut, celana dalam dari bahan sintetis yang ketat, kondom, sabun mandi, sabun pembersih kewanitaan dan tisu toilet wangi yang digunakan untuk membersihkan daerah kewanitaan, semua itu bisa menyebabkan iritasi dan gatal-gatal di vagina. Sebaiknya Anda mencari produk yang sesuai dengan kulit vagina Anda, perhatikan penggunaan produk tersebut apakah membuat iritasi atau tidak, bila iya hentikan penggunaan. Oleskan salep Terlalu keras saat membersihkan daerah vagina dan hubungan seks yang dilakukan dengan cepat juga bisa membuat iritasi daerah sekitar vagina. Anda bisa menggunakan salep yang mengandung petroleum jelly yang dapat membantu melindungi dan menyembuhkan daerah vagina yang mengalami iritasi. Menyembuhkan infeksi Vagina yang gatal adalah ciri dari terjadinya infeksi jamur. Untuk mengatasinya menggunakan krim antijamur atau supositoria yang dimasukkan kedalam vagina. Hubungi dokter Anda. Bila Anda merasakan rasa sangat tidak nyaman didaerah vagina, seperti timbul rasa nyeri, rasa terbakar. Kemungkinan terjadi infeksi yang harus diberikan antibiotik dibawah pengawasan dokter. Biasanya dokter akan memeriksa apakah Anda terinfeksi penyakit menular seksual atau tidak. Beberapa penyakit menular seksual seperti klamidia, herpes, trikomoniasis, dan gonore dapat menyebabkan iritasi vagina. Secara keseluruhan, iritasi pada vagina umumnya dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim. Jaga selalu kesehatan organ intim Anda, karena organ intim ini merupakan aset yang harus dijaga selalu kesehatannya. Baca juga: 11 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Vagina Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 29 Jan 2019    18:00 WIB
23 Fakta Menarik Mengenai Miss V yang Belum Di Ketahui
Tahukah Anda bahwa vagina ternyata bukan hanya sekadar alat kelamin wanita tetapi juga merupakan suatu "pintu masuk" dari organ reproduksi seorang wanita? Di bawah ini Anda dapat melihat 23 fakta menarik seputar Miss V yang mungkin belum pernah Anda ketahui sebelumnya. Rambut kemaluan ternyata berfungsi sebagai "bantalan" saat Anda dan pasangan bercinta untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan antar kulit yang berlangsung cukup lama Rambut kemaluan ternyata juga berfungsi untuk "menyimpan" bau khas vagina, yang dapat membuat para pria merasa bergairah Tahukah Anda berapa ukuran vagina Anda? Saat seorang wanita tidak merasa bergairah, maka lebar vagina seorang wanita dewasa bervariasi antara 6.25-7.5 cm dan memiliki kedalaman sekitar 8.75 cm. Saat seorang wanita merasa bergairah atau saat melahirkan, maka luas liang vaginanya pun dapat melebar hingga 200% Rambut kemaluan hanya dapat hidup selama 3 minggu, berbeda dengan rambut kepala yang dapat hidup hingga 7 tahun lamanya Seperti halnya mata Anda, vagina juga merupakan salah satu organ tubuh yang dapat membersihkan dirinya sendiri Walaupun liang vagina cukup besar untuk dimasuki penis, akan tetapi celah pada leher rahim (serviks) sangatlah kecil sehingga hanya sperma yang dapat masuk ke dalam celah tersebut dan mencapai saluran telur untuk membuahi sel telur Penggunaan berbagai sabun pembersih atau pewangi di daerah vagina dapat mengganggu keseimbangan pH pada vagina, yang justru akan menimbulkan iritasi dan berbagai gangguan kesehatan vagina lainnya Untuk mencegah terjadinya infeksi jamur pada vagina, gunakanlah pakaian dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat, cepat kering, dan memudahkan aliran udara. Hindarilah penggunaan pakaian dalam berbahan lace, sutra, atau materi sintetik Walaupun sangat jarang, beberapa orang wanita mungkin memiliki vagina yang alergi terhadap protein di dalam cairan mani; yang akan membuat wanita tersebut mengalami iritasi (vagina terasa gatal, membengkak, dan terasa seperti terbakar) di daerah vagina setelah berhubungan seks Menurut sebuah penelitian, beberapa vagina tertentu tampaknya hanya alergi terhadap beberapa penis tertentu Seperti halnya payudara dan bokong, vagina juga dapat menjadi kendur. Mengendurnya vagina ini dapat disebabkan oleh perubahan kadar hormonal, proses persalinan, dan faktor genetika Olahraga Kegel dapat membantu mengatasi dan mencegah mengendurnya vagina Peningkatan berat badan, merokok, dan sembelit merupakan beberapa hal lain yang juga dapat membuat vagina menjadi kendur Cairan yang keluar dari dalam vagina setiap wanita pasti berbeda-beda. Dalam waktu 8 jam, dari dalam vagina seorang wanita dapat keluar cairan sebanyak ¼ sendok teh. Jumlah ini akan meningkat saat wanita tersebut mengalami ovulasi (keluarnya sel telur matang dari dalam indung telur dan masuk ke dalam saluran telur) yaitu menjadi sekitar 1.96 gram Vagina ternyata juga dapat kentut, akan tetapi berbeda dengan kentut yang dikeluarkan dari bokong, kentut dari vagina tidak berbau Bau setiap vagina dapat berbeda-beda tergantung pada bakteri yang hidup di vagina, makanan yang dikonsumsi, tingkat kebersihan, serta jumlah keringat dan minyak yang dikeluarkan Vagina tidak berbau saat seorang wanita baru selesai mandi, berbau apek saat Anda berkeringat setelah berolahraga, berbau seperti besi saat seorang wanita sedang menstruasi, berbau seperti roti bila jumlah jamur pada vagina sangat banyak, berbau seperti pemutih setelah berhubungan seks, dan berbau tidak sedap saat pertumbuhan bakteri pada vagina berlebihan Minuman beralkohol, bawang Bombay, bawang putih, dan kopi dapat mempengaruhi bau vagina Cara terbaik untuk membersihkan vagina adalah dengan mencukur rambut kemaluan Nyeri saat pertama kali berhubungan seks merupakan suatu hal yang normal, akan tetapi bila hal ini terus berlangsung atau menetap; maka hal ini dapat merupakan gejala dari suatu peradangan atau akibat kontraksi otot vagina yang tidak disadari (vaginismus) atau akibat alergi terhadap kondom Menurut seorang ahli, daerah paling sensitif di dalam vagina adalah 5-7.5 cm dalam liang vagina, tepat di bawah uretra Menurut dokter ahli kandungan, masturbasi merupakan suatu hal yang dapat membantu mengurangi stress, memperbaiki mood, dan mengencangkan otot-otot dasar panggul   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: indiatimes
 06 Nov 2018    16:00 WIB
Wow ternyata Air Liur Dapat Menyembuhkan Luka!
Air liur atau yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan saliva merupakan cairan bening yang dihasilkan oleh kelenjar liur di dalam mulut. Banyak ahli menduga bahwa seperti halnya air liur hewan yang dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka, air liur manusia pun memiliki khasiat yang sama. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan air liur manusia mengandung histatin. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Belanda, histatin merupakan suatu zat yang memang berfungsi untuk membantu proses penyembuhan luka. Para peneliti mengatakan bahwa histatin jugalah yang menyebabkan luka di daerah mulut, misalnya luka akibat proses pencabutan gigi dapat sembuh lebih cepat dibandingkan luka pada kulit atau tulang. Baca Juga: Mendeteksi Depresi Lewat Air Liur Histatin sendiri sebenarnya merupakan suatu protein yang dihasilkan oleh air liur yang terbukti dapat membantu menyembuhkan berbagai luka di dalam mulut dengan cara membunuh berbagai bakteri di dalam mulut. Selain dapat membantu proses penyembuhan luka dengan cara membunuh bakteri di dalam mulut, histatin ternyata juga dapat membantu mencegah terjadinya infeksi jamur di dalam mulut. Beberapa jenis jamur yang telah terbukti dapat dihambat pertumbuhannya dengan adanya histatin di dalam air liur adalah Candida albicans, Cryptococcus neoformans, dan Aspergillus fumigatus. Hal ini jugalah yang membuat seseorang dengan daya tahan tubuh yang baik jarang sekali mengalami infeksi jamur di dalam tubuh. Walaupun demikian, dianjurkan untuk tetap menjaga kebersihan mulut Anda dengan cara rajin menggosok gigi setiap harinya untuk membantu menghambat pertumbuhan kuman di dalam mulut yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada gusi atau gigi berlubang.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang .   Sumber: lintaskesehatan, sciencedaily,
 19 Sep 2018    18:00 WIB
Apa Perbedaan Antara Gonorea Dengan Infeksi Jamur Pada Kemaluan?
Berhubungan seksual dapat menyebabkan terjadinya berbagai jenis infeksi. Gonorea dan infeksi jamur pada kemaluan merupakan jenis penyakit menular seksual yang paling sering terjadi selain sifilis dan herpes.   Gonorea Gonorea merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Pada pria, penyakit ini pada umumnya menyebabkan keluarnya cairan dari penis dan rasa terbakar saat buang air kecil. Pada sekitar 50% penderita wanita, penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Setengah lainnya mungkin mengalami nyeri perut bawah, nyeri vagina selama berhubungan seksual, atau keluarnya cairan dari dalam vagina.  Jika tidak diobati, penyakit ini dapat ke bagian tubuh lainnya dan menyebabkan terjadinya epididimitis pada pria dan radang panggul kronik pada wanita atau bahkan menyebabkan septikemia (masuknya bakteri ke dalam darah) yang dapat mengenai sendi dan katup jantung. Gejala biasanya mulai timbul dalam waktu 1 minggu setelah infeksi bakteri, baik pada pria maupun wanita. Penyebaran infeksi dapat melalui hubungan seksual oral, anal, maupun vaginal.   Infeksi Jamur Pada Kemaluan Infeksi jamur pada kemaluan atau kandidiasis atau moniliasis disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans. Penyakit ini dapat mengenai kulit, lidah, dan berbagai bagian tubuh lainnya; tetapi biasanya sangat sering ditularkan melalui hubungan seksual tanpa pelindung dengan penderita. Infeksi jamur ini dapat menyebabkan terjadinya vaginitis pada wanita, dengan gejala berupa kulit kemaluan terasa gatal dan sangat merah, rasa terbakar atau adanya luka pada daerah sekitar vagina, dan keluarnya cairan berwarna putih seperti kapas dari vagina. Cairan ini biasanya bersifat kental.  Pada pria, gejala infeksi jamur dapat berupa adanya bercak kemerahan dan luka yang terasa nyeri pada kepala penis, yang disertai dengan rasa gatal hebat dan rasa terbakar. Kandidiasis dapat mengenai mukosa anus, kerongkongan, dan kuku, yang dapat menyebabkan beberapa gejala berat, termasuk kesulitan menelan makanan. Jika tidak diobati, jamur dapat terus menyebar ke berbagai sistem organ lainnya dan menyebabkan terjadinya fungemia (terdapatnya jamur di dalam darah).   Sumber: differencebetween
 14 Sep 2018    11:00 WIB
Penyakit Kulit Yang Paling Sering Menyerang Diabetes Tipe 2
Pasien dengan diabetes mempunyai resiko lebih tinggi untuk terkena masalah kulit, atau dari komplikasi kulit yang tidak diketahui lebih awal, lebih sering disebabkan oleh penurunan sensasi pada kulit. Kebanyakan kondisi kulit dapat dicegah dan diobati dengan baik jika ditemukan pada tahap awal. Tetapi jika masalah kulit tersebut tidak mendapat perhatian yang baik, sebuah kelainan kulit minor pada penderita diabetes dapat berubah menjadi kondisi yang berat dan membawa komplikasi yang serius. Kondisi kulit yang terkait dengan diabetes: Skleroderma diabetikum Kondisi ini menyebabkan penebalan pada kulit di bagian leher dan punggung atas. Kondisi ini sangat jarang terjadi pada diabetes tipe 2. Pengobatan memerlukan kadar gula darah yang stabil. Losion dan pelembab terkadang dapat membantu melembutkan kulit Diabetik dermopati Disebut juga shinspot, kondisi ini berkembang sebagai akibat dari perubahan suplai aliran darah ke kulit. Dermopati terlihat seperti lesi berbentuk melingkar atau oval yang mengkilat, biasanya muncul di permukaan kulit yang tipis misalnya di bagian bawah kaki. Lesi tidak terasa sakit walaupun terkadang dapat menimbulkan rasa gatal maupun sensasi terbakar. Biasanya tidak dibutuhkan terapi khusus. Diabetik bulosa Pada kasus yang jarang terjadi, pengidap diabetes sering mengalami lesi berbentuk bulosa. Lesi bulosa ini dapat terjadi di daerah jari, tangan, kaki dan lengan atas. Lesi bulosa ini biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri dan dapat sembuh sendiri. Lesi bulosa ini sering terjadi pada penderita diabetes berat dan juga diabetes neuropati. Dengan mengontrol kadar gula darah tetap normal maka akan terhindar dari penyakit kulit ini. Disemineted granuloma anulare Kondisi ini menyebabkan lesi kulit berbentuk cincin yang berbatas tegas di daerah kulit sekitar jari dan telinga. Lesi kulit ini juga dapat muncul di dada dan abdomen. Ruam bisa berwarna merah, merah kecoklatan atau sewarna dengan kulit. Biasanya tidak memerlukan terapi, tetapi terkadang diperlukan steroid topikal untuk pengobatannya misalnya seperti hidrokortison. Infeksi bakteri Infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri stafilokokus bisa menjadi masalah yang serius pada diabetes. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan inflamasi mulai dari kelenjar rambut. Infeksi ini sering terjadi di kelenjar di bulu mata dan infeksi kuku. Kebanyakan bakteri memerlukan pengobatan antibiotik, baik dalam bentuk pil maupun krim Infeksi jamur Infeksi jamur pada penderita diabetes sering disebabkan oleh kandida albikans. Wanita lebih mudah terkena infeksijamur ini, terutama didaerah vagina. Daerah lain yang sering diserang oleh jamur adalah di sudut bibir yang dikenal dengan istilah "angular cheilitis", yang akan terasa seperti sensasi terpotong di sudut bibir. Jamur juga sering muncul di kaki dan jari, juga di kuku (onikomikosis). Infeksi jamur yang berpotensi berbahaya disebabkan oleh Mucormycosis. Infeksi ini biasanya dimulai di lubang hidung dan dapat menyebar sampai ke mata dan otak.   Sumber: webmd
 24 Aug 2018    11:00 WIB
Ternyata Ini Penyebab Kulit Selangkangan Menjadi Hitam
Semua orang tentu ingin memiliki kulit putih dan bersih, terutama untuk para wanita. Sekalipun untuk daerah yang tertutup. Namun apa yang terjadi apabila seseorang yang memiliki kulit selangkangan yang menghitam, tentu akan menjadi kurang percaya diri dan dapat mengganggu penampilan seseorang. Terutama untuk Anda yang ingin menggunakan pakaian renang. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa kulit selangkangan bisa mudah berubah menjadi lebih hitam. Perubahan warna tersebut dapat disebabkan karena terjadi hiperpigmentasi kulit. Pigmentasi adalah perubahan warna kulit seseorang yang disebabkan adanya penyakit atau perlukaan yang bisa menimbulkan perubahan warna yang lebih gelap (hyperpigmentation) atau lebih terang (hypopigmentation) Penyebab utama hiperpigmentasi adalah peningkatan jumlah melanin, substansi tubuh yang bertanggung jawab terhadap tampilan warna kulit (pigmen). Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan perubahan warna kulit di selangkangan: Kegemukan Seseorang yang memiliki berat badan berlebih memiliki paha yang lebih besar sehingga mudah terjadi gesekan paha setiap hari. Hal ini yang menyebabkan selangkangan akan terlihat lebih gelap. Kondisi lembab Kondisi lembab membuat seseorang menjadi lebih mudah berkeringat terutama dibagian yang tertutup, saat berkeringat akan mudah menimbulkan rasa gatal. Apabila seseorang sering menggosok kulit selangkangan dan menimbulkan iritasi. Hal ini juga dapat membuat kulit selangkangan menjadi gelap.  Pakaian ketat Menggunakan celana dan pakaian dalam yang terlalu ketat Minum obat kontrasepsi  Pil kontrasepsi juga dapat menyebabkan perubahan warna kulit termasuk kulit selangkangan. Infeksi jamur Infeksi jamur pada kulit juga dapat membuat selangkangan menjadi lebih hitam Usia  Pertambahan usia dapat meningkatkan proses pigmentasi sehingga membuat selangkangan menjadi  lebih hitam. Agar selangkangan Anda tidak menjadi lebih hitam usahakan Anda menghindari penyebab selangkangan hitam Baca juga: Tips Untuk Menyamarkan Warna Gelap Selangkangan  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber: simpleremedies
 21 Jul 2018    16:00 WIB
Mengapa Terjadi Keputihan ?
Keluarnya cairan berwarna bening atau putih dari vagina dikenal dengan nama keputihan. Gejala ini merupakan fenomena yang umumnya terjadi pada kebanyakan wanita, terutama pada usia subur. Jumlah, konsistensi, warna dan bau dari keputihan ini bisa bervariasi pada setiap wanita. Kelanjar pada leher rahim memproduksi mukus atau lendir. Lendir yang dihasilkan ini biasanya berubah warna menjadi putih atau kekuningan saat terpapar udara. Jumlah dari lendir yang diproduksi juga bisa berubah sesuai siklus menstruasi. Keputihan akan lebih banyak terjadi pada saat ovulasi, menyusui atau mengalami gairah seksual. Dinding dari vagina juga bisa memproduksi lendir dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Keputihan sering terjadi pada kondisi: Stress emosional Ovulasi: ovulasi adalah peristiwa pelepasan sel telur dari indung telur atau ovarium yang terjadi ditengah-tengah siklus menstruasi, biasanya pada hari ke 14 pada siklus menstruasi 28 hari Kehamilan Gairah seksual Tetapi tidak semua keputihan bersifat normal. Perubahan tiba-tiba terhadap warna, konsistensi, bau dan adanya peningkatan atau penurunan dari jumlah keputihan bisa saja bersifat abnormal. Dokter yang memeriksa Anda biasanya akan memeriksa riwayat dari gejala Anda. Dia akan menanyakan: kapan gejala dimulai? Apa warna dari lendir yang keluar? Apakah memiliki bau yang tidak normal? Apakah Anda sedang menjalani program pengobatan tertentu? Apakah Anda memiliki pasangan seksual lebih dari satu? Biasanya akan diambil contoh dari keputihan untuk pemeriksaan lenih lanjut. Jika keputihan disebabkan oleh adanya infeksi bakteri maka diperlukan pemberian antibiotika. Obat seperti metronidazole atau tinidazole biasanya diberikan untuk mengobati infeksi trikomonas. Pengobatan anti jamur tersedia dalam bentuk pil, krim atau gel. Penyebab munculnya keputihan yang tidak normal   Penyebab dari keputihan yang abnormal adalah: Infeksi vagina dan leher rahim Infeksi bakteri vagina: infeksi bakteri vagina merupakan salah satu penyebab utama dari keputihan pada wanita usia produktif. Mencuci vagina, memiliki pasangan seks yang baru atau memiliki pasangan seksual lebih dari satu merupakan faktor resiko terjadinya keputihan. Keputihan yang terjadi biasanya tipis, berbau dan tidak berhubungan denga gatal. Penyakit menular seksual: penyakit menular seksual misalnya Clamidia, Gonore dan Trikomoniasis vaginalis merupakan jenis bakteri yang berhubungan erat dengan keputihan. Keputihan biasanya berwarna kekuningan dan biasanya diikuti dengan sensasi terbakar dan gatal didaerah vagina. Pasien juga mungkin akan mengalami infeksi di saluran kemih. Infeksi jamur: infeksi jamur pada vagina biasanya menghasilkan keputihan yang tebal, putih dan terkadang tidak berbau. Pasien bisa mengeluhkan rasa gatal dan nyeri saat berhubungan seksual. Wanita dengan diabetes atau yang mengkonsumsi antibiotika bisa mengalami infeksi jamur ini. Kanker mulut rahim Kanker mulut rahim merupakan kanker yang terjadi di mulut rahim yang bisa menghasilkan keputihan yang berwarna kecoklatan atau seperti bercampur darah. Setelah mengkonsumsi pengobatan Konsumsi obat-obatan seperti pil kontrasepsi atau antibiotik sering dihubungkan dengan keputihan yang abnormal. Sebagai tambahan, penggunaan pembersih vagina, sabun yang mengandung pewangi, bisa juga berperan menimbulkan keputihan. Riwayat penggunaan alat-alat tersebut harus disingkirkan untuk mengobati keputihan yang terjadi. Benda asing Adanya benda asing didalam vagina dapat membuat terjadinya perubahan pada keputihan. Keputihan bisa menjadi berwarna kecoklatan dan berbau. Kondisi ini bisa ditegakkan dengan pemeriksaan fisik.   Sumber: medindia
 07 Jan 2018    18:00 WIB
5 Tips Mengobati Infeksi Jamur
Terkena infeksi jamur dapat menyakiti Anda baik secara fisik maupun mental. Anda tidak dapat menjadi diri Anda sendiri saat terganggu masalah jamur terus menerus. Tips berikut merupakan solusi praktis yang bisa Anda gunakan untuk mengobati infeksi jamur yang sangat mengganggu.   1.  Tetap keringRagi jamur tumbuh subur pada kondisi yang lembab. Jika Anda suka mengenakan pakaian berbahan sintetis dan tipis maka tubuh Anda akan hangat dan lembab. Kondisi inilah yang disukai jamur untuk tumbuh. Jika Anda ingin mencegah atau mengobati jamur, maka Anda harus mengenakan pakaian berbahan katun sehingga kulit Anda bisa bernafas dan menyerap kelembaban. Juga hindari pemakaian celana jeans yang ketat atau stoking karena dapat meningkatkan suhu tubuh dantingkat kelembaban.   2.  Kebersihan tubuh merupakan prioritas utamaSangat penting untuk Anda melakukan beberapa rutinitas membersihkan tubuh jika ingin terhindar dari infeksi jamur. Anda harus mengganti pakaian dalam secara teratur dan selalu mengenakan pakaian dalam yang bersih dan kering. Setelah selesai buang air kecil, sekalah dari arah depan ke belakang untuk menghindari penyebaran jamur. Kebanyakan wanita juga terserang jamur saat masa menstruasi, jadi pastikan Anda mengganti pembalut setiap 4-6 jam.   3.  Hindari hubungan seksualSaat Anda terkena infeksi jamur, disarankan agar Anda tidak melakukan hubungan seksual sementara waktu untuk mencegah penyebaran infeksi jamur ke pasangan Anda dan juga berhubungan seksual saat terkena infeksi jamur dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Jika Anda harus berhubungan seksual, pastikan pasangan Anda menggunakan  kondom.   4.  Hindari pembersih vagina yang mengandung wewangianJika Anda menggunakan pembersih vagina yang mengandung wewangian, maka hal tersebut dapat memperparah infeksi Anda. Hindari penggunaan sabun yang beraroma. Gunakan pembersih vagina yang dapat menyeimbangkan tingkat pH di vagina.   5.  Periksa kembali kebiasaan makan AndaAda beberapa jenis makanan yang diketahui dapat membuat jamur tumbuh subur. Makanan seperti gula, makanan kaleng hanya akan menambah masalah Anda. Jadi jauhi jenis makanan tersebut jika Anda sudah terkena infeksi jamur.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: magforwomen