Your browser does not support JavaScript!
 12 Nov 2016    18:00 WIB
Penyakit Paru Akibat Gangguan Pada Pembuluh Darah
Proses pertukaran oksigen terjadi di dalam paru-paru anda. Proses ini dimulai dari masukanya darah dari seluruh tubuh anda ke dalam jantung kanan anda. Darah ini memiliki kadar oksigen yang rendah. Jantung kemudian akan memompa darah dengan kadar oksigen rendah ini ke dalam paru-paru melalui suatu pembuluh darah (arteri pulmonalis). Di dalam paru-paru darah ini akan kembali diperkaya dengan oksigen dan kemudian dialirkan kembali ke dalam jantung kiri anda melalui pembuluh darah lainnya (vena pulmonalis) yang kemudian akan diedarkan ke seluruh tubuh oleh jantung. Gangguan pada pembuluh darah yang menghubungkan jantung kanan dan paru-paru (arteri pulmonalis) dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada paru-paru dan proses pertukaran darah ini.Emboli ParuEmboli paru merupakan suatu keadaan yang disebabkan oleh adanya bekuan darah (biasanya yang terdapat di dalam vena dalam di tungkai atau trombosis vena dalam) yang terlepas dan mengikuti aliran darah sampai ke jantung dan yang oleh jantung kemudian ikut terpompa ke dalam paru-paru. Bekuan darah ini dapat tersangkut di dalam arteri pulmonalis, yang menyebabkan timbulnya sesak napas dan turunnya kadar oksigen di dalam darah.Hipertensi PulmonalHipertensi pulmonal merupakan suatu keadaan di mana terjadi peningkatan tekanan darah di dalam arteri pulmonalis. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya sesak napas dan nyeri dada. Terdapat banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah di dalam arteri pulmonalis tersebut. Saat penyebabnya tidak diketahui, maka keadaan ini disebut dengan hipertensi pulmonal idiopatik.Sumber: webmd
 04 Sep 2016    15:00 WIB
Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Resiko Terjadinya Tekanan Darah Tinggi?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa kekurangan vitamin D mungkin dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Berbagai penelitian sebelumnya telah menemukan adanya hubungan yang kuat antara kekurangan vitamin D dan terjadinya tekanan darah tinggi, akan tetapi para peneliti tidak menemukan adanya hubungan sebab akibat di antara keduanya.   Baca juga: Benarkah Vitamin D Dapat Membuat Proses Persalinan Tidak Terlalu Menyakitkan?   Selain dapat diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari, vitamin D juga dapat diperoleh melalui berbagai jenis makanan seperti telur, susu, yogurt, tuna, salmon, sereal, dan jus jeruk. Pada penelitian ini, para peneliti menganalisa data genetik lebih dari 146.500 orang keturunan Eropa di Eropa dan Amerika Utara. Untuk setiap 10% kenaikan kadar vitamin D, maka resiko terjadinya tekanan darah tinggi pun akan menurun sebanyak 8%. Akan tetapi, walaupun penelitian ini menemukan adanya hubungan sebab akibat, akan tetapi para peneliti masih tidak dapat memastikan adanya hubungan pasti. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan bahwa kekurangan vitamin D memang dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi  dan bahwa mengkonsumsi suplemen vitamin D dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi. Baca juga: 4 Penyebab Ketidakstabilan Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: newsmax
 03 Sep 2016    18:00 WIB
Tekanan Darah Tinggi dan Gangguan Fungsi Seksual
Gangguan aktivitas seksual seringkali terjadi pada penderita tekanan darah tinggi, terutama pada tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Pengobatan tekanan darah tinggi dapat membantu memperbaiki kehidupan seksual anda.   Gangguan Seksual Pada Pria Walaupun gangguan ereksi sering terjadi pada pria berusia 50 tahun ke atas, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan resiko terjadinya disfungsi ereksi. Hal ini disebabkan oleh adanya gangguan aliran darah yang menuju ke pembuluh darah di dalam penis. Gangguan aliran darah ini seringkali disebabkan oleh aterosklerosis akibat kerusakan dinding pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dalam waktu lama. Gejala yang paling sering ditemukan adalah ketidakmampuan membentuk atau mempertahankan ereksi akibat penyumbatan pada pembuluh darah pada penis. Bila anda pernah mengalami disfungsi ereksi, anda dapat merasa cemas dan takut setiap kali berhubungan seksual. Hal ini bahkan dapat membuat anda menghindari hubungan seksual dan pada akhirnya dapat mengganggu hubungan anda dan pasangan. Tekanan darah tinggi dan beberapa obat anti hipertensi juga dapat mempengaruhi kemampuan kemampuan ejakulasi dan mengurangi gairah seksual anda.   Gangguan Seksual Pada Wanita Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan gangguan fungsi seksual pada wanita. Gangguan aliran darah yang menuju vagina dapat menyebabkan penurunan gairah seksual, vagina kering, dan kesulitan mencapai orgasme. Penggunaan pelumas vagina dapat membantu mengatasi kekeringan pada vagina.   Obat Anti Hipertensi yang Dapat Menyebabkan Gangguan Seksual Diuretik Diuretik dapat menurunkan aliran darah yang mengalir ke dalam penis, sehingga membuat ereksi sulit terbentuk. Obat ini juga dapat menurunkan seng, yang dibutuhkan bagi pembentukan hormon testosteron. Beta Blocker Obat ini dapat menghambat reaksi sistem saraf yang menyebabkan ereksi. Selain itu, beta blocker juga menghambat pembesaran pembuluh darah penis sehingga aliran darah ke penis kurang dan ereksi sulit terbentuk. Untuk mengurangi efek samping di atas, gunakan obat sesuai dosis yang telah ditentukan oleh dokter anda. Bila gangguan seksual terus berlangsung, segera hubungi dokter anda.   Obat Anti Hipertensi Lainnya Beberapa obat anti hipertensi lainnya yang tidak terlalu mengganggu fungsi seksual anda adalah: ACE inhibitor Penghambat kanal kalsium Angiotensin II reseptor blocker Alfa blocker Beritahukan pada dokter anda mengenai obat-obatan lainnya yang anda konsumsi selain obat anti hipertensi, baik obat herbal ataupun pengobatan lainnya, sehingga dokter dapat menentukan obat yang sesuai bagi anda.   Perubahan Gaya Hidup Selain pengobatan, mengubah gaya hidup anda, mulai dari diet, kebiasaan, olahraga, dan tidur yang cukup dapat membantu menurunkan tekanan darah anda. Perubahan gaya hidup yang dapat anda lakukan adalah: Jangan merokok Diet sehat dan seimbang Kurangi konsumsi garam Turunkan berat badan anda bila berat badan anda berlebih Olahraga teratur Sumber: webmd  Baca juga: Diet Untuk Mengontrol Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang