Your browser does not support JavaScript!
 12 Feb 2019    08:00 WIB
Pelihara Kucing Tapi Takut Kena Toksoplasma ? Cegah Dengan Cara Ini
Apakah Anda suka memelihara kucing? Bila iya mungkin Anda merasa takut akan terinfeksi toksoplasma.  Toksoplasma adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi Toxoplasma gondii (T.gondii). Apa akibat toksoplasma pada manusia? WanitaInfeksi toksoplasma dapat menginfeksi saluran telur wanita dan menyebabkan saluran ini menyempit atau tertutup. Sehingga sel telur yang telah dihasilkan oleh indung telur (ovarium) tidak dapat sampai ke rahim untuk dibuahi oleh sperma. Janin Kista toksoplasma bisa berada di otak janin menyebabkan cacat dan berbagai macam gangguan saraf seperti terjadi gangguan saraf mata yang berakibat kebutaan. Akibat lainnya adalah janin dengan ukuran kepala yang besar dan berisi cairan atau hidrosefalus PriaToksoplasma juga dapat menginfeksi pria. Infeksi akut toksoplasma dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening dan dapat menyebabkan kemandulan. Toksoplasma dapat menginfeksi dan menyebabkan peradangan pada saluran sperma. Radang yang berlebihan dapat menyebabkan terjadinya penyempitan bahkan tertutupnya saluran sperma. Akibatnya pria tersebut menjadi mandul, karena sperma yang diproduksi tidak dapat dialirkan untuk membuahi sel telur. Ada beberapa cara mengapa seseorang dapat terinfeksi parasit toksoplasma : - Menyentuh atau kontak dengan kotoran binatang misalnya kucing atau anjing yang terinfeksi. Kucing biasanya mendapatkan infeksi ini jika makan tikus, burung atau binatang lain yang mengonsumsi daging mentah.- Mengonsumsi daging mentah yang terkontaminasi atau dimasak kurang matang.- Mencuci buah atau sayuran kurang bersih, yang telah terkontaminasi oleh pupuk kandang.- Anak yang lahir dari ibu yang terkontaminasi, hal ini karena parasit bisa melewati aliran darah dan menginfeksi janin.- Umumnya toksoplasma dikeluarkan dari tubuh kucing melalui kotorannya dan bukan dari bulunya. Selain itu kasus toksoplasma umumnya paling banyak terjadi akibat kucing atau anjing mengonsumsi daging mentah atau kurang matang yang sudah terinfeksi. Berikut cara yang dapat Anda ikuti dalam merawat kucing Anda agar terhindar dari toksoplasma yaitu : 1.      Hindari kontak langsung dengan kotoranApabila ingin membersihkan kotak kotorannya sebaiknya menggunakan sarung tangan dan cuci tangan setelahnya. Rajin membersihkan tempat kotorannya 1-2 kali dalam sehari dan gunakan pasir khusus untuk kotoran kucing 2.      Makanan khusus Beri makanan kering atau basah yang memang khusus untuk kucing dan hindari memberikan makanan mentah seperti ikan atau daging mentah. 3.      Pelihara kucing dalam rumahDengan memelihara kucing di dalam rumah akan membantu mencegah kucing mengonsumsi tikus atau binatang lain yang mungkin terkontaminasi toksoplasma. 4.      Jaga kebersihan kucingMandikan kucing setidaknya 3 kali dalam sebulan atau seminggu sekali dengan menggunakan sampo kucing, dan mengeringkan bulunya hingga kering. 5.      Berikan vaksinBerilah vaksin untuk kucing sesuai dengan usianya, untuk mencegah toksoplasma berikan vaksin tokso dan juga kucing bisa diberi vaksin rabies. 6.      Konsultasi dokter hewanJika kucing menunjukkan tanda-tanda sakit seperti tidak nafsu makan, lebih banyak diam atau kurang lincah, pilek atau diare, maka segera konsultasikan dengan dokter hewan. 7.      Cuci tanganSelain itu jangan lupa untuk selalu mencuci tangan setiap kali bermain atau kontak dengan kucing.Jadi rawat terus kucing Anda atau binatang peliharaan Anda agar Anda dan binatang peliharaan kesayangan Anda selalu sehat Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: KF
 24 Oct 2018    11:00 WIB
Tips Memberantas Kutu dari Rumah dan Hewan Peliharaan
Bila Anda memiliki hewan peliharaan di rumah, pasti ada satu hal yang sangat Anda takuti, yaitu adanya kutu, baik pada hewan peliharaan kesayangan Anda maupun pada rumah Anda. Untuk mengatasinya, di bawah ini Anda dapat melihat beberapa tips untuk memberantas kutu, yang lebih murah dan bebas efek samping.   Cuka Apel Cuka apel merupakan bahan alami yang cukup efektif untuk mengatasi kutu. Walaupun cuka apel tidak dapat membunuh kutu, akan tetapi kutu tidak menyukai bau dan rasa dari cuka apel ini, sehingga kutu pun akan menjauhi hewan peliharaan Anda. Selain itu, cuka apel juga tidak beracun bagi anjing dan kucing. Caranya adalah dengan mencampurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:1 di sebuah botol semprot. Bila Anda mau, Anda dapat menambahkan 2-3 tetes lavender atau minyak cedar pada larutan. Kemudian semprotkan larutan ini pada hewan peliharaan Anda, tetapi pastikan tidak mengenai daerah mata, telinga, dan hidung hewan peliharaan Anda. Lakukan hal ini setiap hari. Bila Anda menemukan kutu pada beberapa bagian rumah Anda, Anda juga dapat menyemprotkan larutan ini dalam jumlah yang cukup banyak pada bagian rumah dan perabotan rumah Anda. Lakukan hal ini setiap hari.   Sabun Cuci Piring Cair Anda juga dapat menggunakan sabun cuci piring cair untuk mengatasi kutu pada hewan peliharaan dan rumah Anda karena sabun cuci piring dapat menghancurkan rangka luar kutu. Sabun cuci piring ini terutama cocok untuk membasmi kutu pada anak anjing dan anak kucing. Caranya adalah dengan memandikan hewan peliharaan Anda dengan campuran sabun cuci piring ringan dengan air hangat, diamkan selama 5-10 menit. Kutu pun akan perlahan berjatuhan saat Anda membilas hewan peliharaan Anda. Lakukan hal ini beberapa kali seminggu selama 1-2 minggu. Untuk membasmi kutu di rumah, siapkan beberapa mangkuk berisi air hangat dan campurkan beberapa tetes sabun cuci piring hingga air berbusa. Kemudian letakkan mangkuk-mangkuk ini di beberapa sudut rumah Anda, di bawah lampu. Karena kutu akan tertarik pada kehangatan lampu, maka ia pun akan melompat masuk ke dalam air dan tidak bisa keluar lagi. Ulangi sesuai keperluan.   Garam Garam merupakan bahan alami yang tidak beracun dan dapat digunakan untuk mengusir kutu. Garam juga aman digunakan pada hewan peliharaan. Karena garam bersifat menarik air, maka hal ini akan membuat tubuh hewan Anda menjadi lembab. Kutu tidak menyukai tempat yang lembab, sehingga ia pun akan segera meninggalkan tubuh hewan peliharaan Anda. Selain itu, garam juga dapat membuat kutu mengalami dehidrasi, mengering, dan akhirnya mati. Caranya adalah taburkan sedikit garam halus secara merata pada karpet, lantai kayu, atau perobatan atau bagian rumah lainnya. Biarkan selama 12-48 jam, kemudian bersihkan dengan vakum. Lakukan hal ini secara teratur, setidaknya selama 1 minggu.   Lemon Lemon merupakan bahan alami lainnya yang cukup efektif untuk mengatasi kutu. Lemon dapat membunuh kutu yang ada dan telur kutu yang mungkin sudah ada. Caranya adalah irislah 1-2 butir lemon tipis-tipis, kemudian masukkan ke dalam panci berisi air dan didihkan. Matikan api dan biarkan selama semalam. Kemudian saring larutan ini dan tuangkan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan ini pada hewan peliharaan Anda hingga membasahi bulunya dan hindari daerah mata, hidung, dan telinga. Kemudian sisir bulu hewan Anda dengan menggunakan sisir kutu dan ulangi sesuai keperlukan. Untuk rumah, Anda dapat menyemprotkan larutan ini ke berbagai bagian rumah dan perabotan yang menjadi sarang kutu.   Boraks Boraks merupakan insektisida yang cukup efektif, yang bekerja dengan cara mengeringkan tubuh kutu, larva, pupa, dan telurnya; yang pada akhirnya akan membunuh kutu. Caranya adalah bersihkan karpet dan bagian rumah atau perabotan rumah lain yang menjadi sarang kutu. Kemudian, gunakan masker dan taburkan bubuk boraks pada karpet dan bagian rumah lain. Biarkan selama setidaknya 6-8 jam, kemudian bersihkan area tersebut dengan vakum. Perlu diingat bahwa boraks tidak boleh digunakan pada hewan peliharaan dan berhati-hatilah saat menggunakannya, terutama bila Anda memiliki anak di dalam rumah.   Baca juga: Tips Untuk Mencegah Anda Tertular Penyakit dari Hewan Peliharaan   Rosemary Rosemary juga dapat digunakan untuk mengatasi kutu karena kutu tidak menyukai bau rosemary. Caranya adalah masukkan 2 cup rosemary segar ke dalam panci berisi air, didihkan dan biarkan mendidih selama 20-30 menit. Saring larutan ini dan buang daun rosemary. Campur larutan ini dengan 4 liter air hangat dan biarkan hingga agak dingin. Basahi atau rendam hewan peliharaan Anda dalam larutan ini dan biarkan tubuh hewan Anda mengering dengan sendirinya. Ulangi jika diperlukan. Perlu diingat bahwa rosemary tidak dapat digunakan untuk mengatasi kutu pada kucing.   Mandikan Barang-barang Hewan Peliharaan Anda Karena kutu biasanya masuk ke dalam rumah melalui hewan peliharaan Anda, maka Anda juga perlu memperhatikan kebersihkan barang-barang milik hewan peliharaan Anda. Jika barang hewan peliharaan Anda terlalu kotor, akan lebih baik bila Anda membuangnya dan membelikannya barang baru.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: top10homeremedies
 28 Jul 2018    18:00 WIB
Apa yang Ingin Dikatakan Oleh Hewan Peliharaan Anda?
Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengenai apa sebenarnya yang ingin dikatakan oleh hewan peliharaan Anda pada Anda? Di bawah ini terdapat beberapa hal yang dilakukan oleh hewan peliharaan Anda untuk menyampaikan apa yang sebenarnya ia inginkan.    •    Seekor Hamster Menggigiti KandangnyaBila hamster peliharaan Anda melakukan hal ini, maka hal ini menunjukkan bahwa ia sedang merasa ditelantarkan dan bosan. Untuk mengatasi hal ini, cobalah memodifikasi kandangnya. Anda dapat menggantinya dengan kandang yang lebih besar atau mendekor ulang kandangnya hingga hamster Anda tidak lagi merasa bosan. Pastikan Anda membelikannya berbagai jenis mainan untuk dimainkan dan berikan dia kertas atau kardus untuk digigiti daripada kandangnya. Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah sering-sering mengajaknya bermain di luar kandang sehingga ia tidak lagi merasa kesepian dan bosan.    •    Seekor Anjing Meletakkan Tangannya Pada Kaki AndaJika hewan peliharaan Anda sering melakukan hal ini, maka hal ini berarti bahwa Anda harus lebih banyak menghabiskan waktu bersamanya. Anjing biasanya melakukan hal ini bila mereka telah ditinggalkan cukup lama sendirian di rumah atau bila ia sedang merasa terancam.     •    Seekor Anjing Terus Memandangi AndaJika Anda melihat bahwa Anjing Anda terus saja memandangi Anda, maka hal ini berarti bahwa ia sedang memohon pada Anda. Anjing Anda mungkin melakukan hal ini saat ia menginginkan sesuatu dari Anda. Bila Anda terus memberikan apa yang ia inginkan saat ia melakukan hal ini, maka ia pun akan semakin sering melakukannya. Jika ia tidak mendapatkan perhatian Anda atau tidak mendapatkan apa yang ia inginkan, maka ia mungkin akan mulai menangis, menggonggong, atau terus berada di dekat Anda. Daripada marah-marah dan berteriak pada anjing Anda, akan lebih baik bila Anda mengelus-elusnya atau mengajaknya bermain. Sangatlah penting bagi seekor anjing untuk memiliki ikatan tertentu dengan pemiliknya, bila tidak, anjing Anda mungkin akan menjadi lebih agresif.    •    Seekor Kelinci Terus Menyentuh Anda Dengan HidungnyaBila Anda melihat kelinci peliharaan Anda tampak seperti sedang mengunyah sesuatu walaupun tidak, hal ini menunjukkan bahwa moodnya sedang bagus. Akan tetapi, bila ia menjadi kaku saat Anda memegang atau menggendongnya, maka hal ini berarti bahwa ia merasa tidak aman, misalnya karena ia telah ditinggal sendirian dalam waktu lama atau ditelantarkan. Dan bila kelinci Anda menyentuh Anda dengan hidungnya, maka hal ini berarti ia senang melihat Anda. Hal ini merupakan salah satu caranya menyapa Anda.    •    Seekor Kucing Membuat Suatu Suara Berkumur yang KerasPerilaku kucing yang satu ini dapat berarti banyak hal, tergantung pada situasinya. Salah satu arti yang paling umum adalah ia ingin berteman dengan Anda atau mungkin ia ingin berbaikan kembali dengan Anda. Akan tetapi, bila ia seringkali melakukan hal ini maka hal ini berarti bahwa ia merasa tidak aman atau hal ini merupakan kebiasaannya saja.    •    Seekor Kucing Mengedipkan Matanya Dengan LambatSaat Anda melihat betapa lambatnya kedipan kucing Anda, maka hal ini berarti bahwa ia mempercayai Anda. Seperti halnya pada manusia, saat Anda berbicara dengan orang yang Anda percayai dan memperhatikan apa yang sedang dibicarakannya, maka Anda pun akan berkedip lebih lambat.    •    Seekor Kuda Berguling di TanahKuda melakukan hal yang satu ini saat ia merasa aman dan moodnya sedang bagus. Oleh karena itu, tidak ada yang perlu Anda khawatirkan bila kuda Anda melakukan hal ini, kecuali bila ia sering melakukannya. Hal ini berarti bahwa kuda Anda mungkin sedang menderita gangguan kulit tertentu.Sumber: womanitely
 03 Jun 2018    13:00 WIB
Waspadai Penularan Cacing yang Berpindah Ketika Membelai Kucing
Kucing memang dikenal sebagai binatang peliharaan yang manja, ia sangat senang dibelai. Namun biasakanlah mencuci tangan Anda setelah membelainya, sebab di balik bulunya yang lembut bisa saja ada telur cacing pita yang bisa berpidah ke tangan Anda.   Cacing pita (Taennia) merupakan jenis cacing parasit yang banyak menginfeksi kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata); mulai dari kucing, sapi, hingga manusia.   Meski hanya menginfeksi vertebrata, penularan cacing pita juga dapat diperantarai oleh serangga yakni kutu anjing dan kutu kucing. Tanpa adanya kutu sekalipun, cacing pita juga dapat menular saat membelai binatang peliharaan yang sudah terinfeksi.   Kotoran binatang tersebut pasti mengandung telur atau larva cacing, yang kadang-kadang dapat menempel juga di tubuhnya apalagi jika mereka jarang dimandikan. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah penularan cacing ini adalah dengan mencuci tangan Anda setelah bersentuhan dengan binatang peliharaan kesayangan Anda tersebut.   Langkah pencegahan berikutnya tentu saja dengan menjaga kesehatan binatang peliharaan Anda, yaitu dengan memandikan dan membersihkan tubuhnya secara teratur. Amati juga kemungkinan adanya gejala-gejala infeksi cacing pita pada hewan peliharaan Anda dan obati sesegera mungkin jika memang terbukti mereka telah terinfeksi.   Bagi para pecinta binatang, tidak sulit untuk mengenali gejala infeksi cacing pita pada hewan peliharaan Anda, yaitu berdasarkan pada perubahan perilaku dan penurunan berat badannya.   Baca Juga: 10 Makanan Manusia yang Berbahaya Bagi Kucing   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthy
 20 Apr 2018    08:00 WIB
Fakta Unik Kucing Yang Membuat Anda Semakin Jatuh Cinta
Banyak orang memiliki hewan peliharaan, mereka merawat binatang dengan baik dan menjadikan mereka sebagai teman. Merawat hewan sebenarnya memiliki banyak keuntungan seperti menghilangkan stres. Salah satu hewan yang lucu dan banyak disukai orang adalah kucing. Di bawah ini akan diulas fakta mengenai kucing yang akan membuat Anda semakin jatuh cinta.   Berikut Fakta Kucing: - Kucing dapat membuat beberapa suara yang berbeda yang bisa membuat Anda takjub. Berbagai jenis kucing dapat menghasilkan hingga 100 suara vokal yang berbeda, bukankah hal ini adalah hal yang menarik? - Saat kucing merasa bahagia dapat membelokkan matanya, ini merupakan gestur tubuh yang menunjukkan kebahagiaan namun terlihat seperti karakter animasi dan terlihat sangat lucu. - Taruh kucing dalam air dan lihat reaksi dari kucing Anda. Kucing benci air karena bulu mereka tidak tahan dengan air. Mereka benci saat seseorang menyiram air kepada mereka dan kucing akan membuat suara menggeram. - Seekor kucing melompat sampai lima kali lebih tinggi dari ketinggiannya sendiri. Kucing biasanya cenderung melompat, saat mereka bahagia. - Urin kucing bersinar di tempat gelap. - Kucing sering berguling di lantai, karena mereka ingin menunjukkan rasa percaya mereka. Ya, ini merupakan gerakan lucu yang menandakan kucing dapat dipercaya. - Hewan lain mungkin tetap terjaga saat istirahat, berbeda dengan kucing dimana saat mereka mendengar suara maka mereka hanya akan terjaga sebentar dan saat mereka bangun mereka akan memasang muka lucu. - Kucing adalah hewan yang sedikit rewel dalam hal makanan. Mereka lebih memilih makanan dalam suhu ruangan, tidak suka terlalu panas atau terlalu dingin. - Kucing bereaksi berbeda terhadap warna tergantung mood mereka. Secara umum, mereka  bereaksi berbeda terhadap warna hijau dan merah dibanding warna lainnya.   Baca juga: Berbagai Cemilan yang Sangat Baik Dikonsumsi Sebelum Berolahraga   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: magforwomen
 04 Oct 2015    20:00 WIB
7 Alasan Mengapa Anda Sebaiknya Memilih Burung Sebagai Hewan Peliharaan
  Tidak Terlalu Berantakkan Anda hanya perlu membersihkan kandang burung seminggu sekali atau 4 hari sekali. Karena burung dapat menjaga kebersihannya sendiri, Anda tidak perlu memandikannya untuk membuatnya tetap bersih.   Lucu Burung merupakan hewan yang lucu. Seperti halnya anjing atau kucing, burung pun akan merasa senang bila Anda membelai-belai bagian belakang lehernya. Setiap burung memiliki caranya sendiri untuk menunjukkan bahwa ia menyukai apa yang Anda lakukan.   Mudah Dirawat Selain tidak terlalu berantakkan, burung juga merupakan hewan yang mudah dirawat. Anda hanya perlu memberinya cukup makan dan minum. Anda mungkin hanya kesulitan mengenali bahwa burung Anda sedang sakit karena burung seringkali menyembunyikan gejalanya. Akan tetapi, bila Anda telah cukup lama memelihara burung maka Anda pun akan mengetahui ada sesuatu yang tidak beres pada burung peliharaan Anda bila ia sedang sakit.   Setia Walaupun banyak orang mengira bahwa anjing adalah hewan yang paling setia, ternyata burung pun tidak kalah. Burung peliharaan Anda pun sangat menyukai saat Anda membelai-belai kepalanya atau menghabiskan waktu Anda bersamanya seperti halnya seekor anjing atau kucing.   Tidak Memerlukan Banyak Ruang Burung tidak memerlukan ruang yang luas untuk tempat tinggalnya. Anda hanya memerlukan tempat kosong sebesar kandangnya saja.   Murah Burung merupakan hewan yang cukup murah, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membelinya kecuali untuk beberapa jenis tertentu. Makanan burung pun tidak terlalu mahal. Jadi Anda dapat memiliki hewan peliharaan tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.   Pintar Burung merupakan hewan yang pintar. Anda dapat melatih burung Anda untuk meniru suatu gerakan, bersiul, atau bahkan melakukan suatu trik tertentu. Burung merupakan hewan yang senang mempelajari hal-hal baru dan dapat belajar dengan cukup cepat. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Baca juga: Cara Hewan Peliharaan Berbicara  Sumber: allwomenstalk  
 04 Oct 2015    18:00 WIB
7 Hal Menarik Tentang Anjing yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Apakah Anda memiliki binatang peliharaan di rumah? Anjing, kucing, burung, hamster, bahkan landak telah banyak menjadi pilihan sebagai anggota keluarga baru di rumah. Bila Anda memilih anjing sebagai sahabat baru Anda, maka di bawah ini terdapat beberapa hal menarik yang mungkin belum Anda ketahui tentang sahabat baru Anda tersebut.   Bentuk Hidung Seperti halnya sidik jari tangan pada manusia, anjing memiliki sidik hidung yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sidik hidung ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi seekor anjing secara akurat.    Suhu Tubuh Pada keadaan normal, suhu tubuh anjing lebih tinggi daripada suhu tubuh manusia. Anjing juga mempunyai kelenjar keringat, tetapi hanya pada telapak kakinya saja sehingga mereka tidak tampak berkeringat. Hal inilah yang membuat suhu tubuh anjing lebih tinggi daripada manusia.   Penglihatan Anjing tidak dapat melihat sejauh manusia, tetapi mereka memiliki penglihatan malam yang lebih baik daripada manusia. Anjing dapat mendeteksi adanya gerakan dan melihat suatu benda di saat gelap lebih baik daripada manusia.   Waktu Sendirian Apakah Anda merasa khawatir bila harus meninggalkan anjing Anda sendirian di rumah? Apa yang dilakukan oleh seekor anjing saat sendirian dapat berbeda-beda. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir bila Anda harus meninggalkan anjing Anda selama beberapa jam untuk pergi bekerja. Anda dapat meninggalkan anjing Anda selama 6 jam dan anak anjing Anda selama 3 jam.   Bau dan Suara Indra penciuman seekor anjing jauh lebih sensitif dibandingkan dengan manusia. Selain itu, anjing juga dapat mendengar suara dengan frekuensi yang lebih tinggi dari manusia dan dapat menentukan asal suatu suara.   Makanan Sisa Jangan pernah memberikan anjing Anda sisa tulang ayam maupun tulang ikan karena dapat menyebabkannya mengalami diare. Selain itu, anjing Anda juga mungkin tersedak dan menyumbat jalan napasnya. Bila hal ini terjadi, maka mungkin perlu dilakukan tindakan pembedahan pada anjing Anda.   Permainan Berbahaya Anjing atau anak anjing Anda mungkin suka mengejar ekornya sendiri, akan tetapi hal ini dapat menyebabkan terjadinya cedera punggung. Oleh karena itu, jangan biarkan anjing Anda melakukan hal ini dan tariklah perhatiannya dengan hal lainnya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: pets.amerikanki
 14 Jul 2015    16:00 WIB
Berbagai Manfaat Memelihara Kucing di Rumah
Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang cerdas, jinak, menarik dan menggemaskan; karenanya banyak sekali orang-orang yang menjadikannya sebagai hewan peliharaan. Karena kucing memiliki bulu yang cukup panjang, banyak penderita asma yang tidak dapat menoleransi kehadiran mereka. Akan tetapi, selain 1 kekurangan ini, memelihara kucing ternyata memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan Anda seperti yang akan dibahas di bawah ini.   Membuat Anda Lebih Pintar Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa orang pemilik kucing di Inggris menemukan bahwa orang yang memelihara kucing cenderung lebih cerdas dibandingkan dengan orang yang memelihara anjing. Hal ini dikarenakan memelihara kucing membuat para pemiliknya menjadi lebih cermat dan pandai.   Lebih Sehat Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2009 menemukan bahwa kucing memiliki kandungan karbon yang lebih sedikit pada jejak kakinya dibandingkan dengan anjing. Hal ini dikarenakan kucing lebih suka mengkonsumsi ikan daripada biskuit hewan yang berbentuk sayur tetapi beraroma daging sapi.   Pembunuh Galau Salah satu manfaat lainnya dari memelihara kucing adalah dapat membunuh rasa galau. Memelihara kucing diduga dapat mengurangi rasa bimbang dan rasa galau. Hal ini dikarenakan kucing memiliki tingkat respon nada yang lebih tinggi, sehingga bila sang majikan sedang memerlukan teman bicara, maka sang kucing pun akan dengan setia mendengarkan dan merespon sang majikan dengan nada khasnya.   Lebih Cepat Mendapatkan Pasangan Bila Anda merupakan seorang pria dan belum memiliki pasangan, maka cobalah untuk memelihara seekor kucing. Berdasarkan pada sebuah survei yang dilakukan di Inggris, sekitar 82% wanita lebih menyukai pria yang memelihara kucing sebagai hewan peliharaannya.   Meningkatkan Kesehatan Jantung Manfaat lainnya dari memelihara kucing adalah dapat membantu mengurangi rasa stress yang sedang dirasakan oleh sang majikan. Selain itu, kucing juga merupakan hewan yang lebih mudah dirawat dibandingkan anjing. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa sekitar 30% pemilik kucing dapat hidup lebih lama karena memiliki resiko serangan jantung dan stroke yang lebih rendah.   Baca Juga: 10 Makanan Manusia yang Berbahaya Bagi Kucing   Sumber: lovecats