Your browser does not support JavaScript!
 17 Aug 2019    18:00 WIB
Berat Badan Berlebih dan Hubungannya Dengan Perlemakkan Hati
Perlemakkan hati atau fatty liver atau steatosis hepatik merupakan suatu keadaan di mana terjadi akumulasi lemak di dalam hati. Bila terjadi bukan karena konsumsi alkohol yang berlebihan, maka gangguan ini disebut dengan perlemakkan hati non alkoholik. Obesitas dan beberapa gangguan medis lain seperti tekanan darah tinggi, hiperkolesterolemia (kadar kolesterol tinggi), dan diabetes dapat meningkatkan resiko terjadinya perlemakkan hati non alkoholik. Pada beberapa kasus, penumpukkan lemak di dalam hati ini akan menyebabkan hati menjadi meradang atau yang disebut dengan steatohepatitis atau steatohepatitis non alkoholik. Steatohepatitis non alkoholik pada akhirnya dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut (fibrosis) pada hati, yang akan menyebabkan terjadinya sirosis hati.   Bagaimana Mengetahui Apakah Anda Menderita Perlemakkan Hati? Fatty liver atau perlemakkan hati biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Akan tetapi, pada pemeriksaan fungsi hati dapat ditemukan peningkatan enzim hati, yaitu peningkatan SGOT dan SGPT, yang menandakan adanya peradangan pada hati.   Baca juga: Diet Bagi Penderita Perlemakkan Hati (Fatty Liver)   Obesitas dan Perlemakkan Hati Perlemakkan hati non alkoholik sangat berhubungan dengan obesitas. Lemak berlebih pada tubuh menyebabkan terjadinya resistensi insulin dan menyebabkan peradangan di dalam tubuh. Resistensi insulin berarti pankreas harus memproduksi lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal dan keadaan ini merupakan langkah awal terjadinya diabetes. Orang yang menderita tekanan darah tinggi, memiliki kadar kolesterol yang tinggi, memiliki berat badan berlebih atau mengalami obesitas, dan yang menderita diabetes atau resistensi insulin memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami perlemakkan hati. Menurunkan berat badan merupakan salah satu cara untuk mengurangi peradangan hati dan menurunkan kadar enzim hati yang meningkat.   Berapa Banyak Berat Badan yang Harus Diturunkan? Berbagai penelitian menunjukkan bahwa menurunkan 10% berat badan dapat membantu mengurangi peradangan hati, yang diketahui dengan menurunnya kadar enzim hati.   Apakah Menderita Perlemakkan Hati Akan Membuat Berat Badan Lebih Sulit Turun? Menderita perlemakkan hati tidak akan membuat Anda kesulitan menurunkan berat badan. Akan tetapi, Anda mungkin harus lebih disiplin dalam menjaga makan dan berolahraga.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: hopkinsmedicine
 29 Jul 2019    11:00 WIB
Cara Mengatasi Perdarahan Akibat Varises Pada Penderita Sirosis Hati
Komplikasi lain yang sering terjadi pada penderita sirosis (pengerasan) hati selain pembengkakan pada kaki dan perut adalah terjadinya varises pada esofagus (kerongkongan) atau pada lambung bagian atas. Hal ini dapat membuat penderita sirosis hati mengalami peradarahan bila varises pecah. Bila varises telah mengalami perdarahan, maka perdarahan ini cenderung berulang dan meningkatkan resiko kematian hingga 30-35%. Oleh karena itu, diperlukan pengobatan untuk mencegah terjadinya perdarahan ini. Pengobatan dapat berupa pemberian obat-obatan, berbagai tindakan untuk menurunkan tekanan pada vena porta, dan tindakan untuk mengangkat varises itu sendiri.   Obat-obatan Beta blocker merupakan obat yang cukup efektif untuk menurunkan tekanan di dalam vena porta dan dapat digunakan untuk mencegah terjadinya perdarahan pertama dan perdarahan berulang pada varises. Obat lain yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan dalam vena porta adalah obat golongan nitrat. Kombinasi beta blocker dan nitrat lebih efektif untuk menurunkan tekanan di dalam vena porta atau mencegah perdarahan daripada penggunaan beta blocker saja. Selain itu, obat golongan statin juga dapat digunakan untuk menurunkan tekanan di dalam vena porta dan untuk mengatasi perdarahan akibat varises.   Skleroterapi atau Ligasi Tindakan skleroterapi atau ligasi dapat dilakukan untuk menghilangkan varises dan menghentikan perdarahan yang sedang terjadi serta mencegah terjadinya perdarahan ulang.  Tindakan skleroterapi telah jarang digunakan karena memiliki resiko komplikasi yang lebih tinggi daripada ligasi.    Transjugular Intrahepatik Portosistemik Shunt (TIPS) TIPS merupakan tindakan radiologi yang bertujuan untuk menurunkan tekanan di dalam vena porta. TIPS biasanya dilakukan oleh dokter spesialis radiologi dengan cara memasukkan sebuah stent ke dalam vena leher yang diarahkan ke bawah, ke vena cava inferior dan ke dalam vena hepatika di dalam hati. Pemasangan stent ini bertujuan untuk memperbaiki aliran darah di sekitar hati sehingga tekanan di dalam vena porta dan varises akan menurun dan mencegah terjadinya perdarahan akibat pecahnya varises. Tindakan ini biasanya dilakukan pada penderita sirosis hati yang tidak mengalami perbaikan dengan pemberian obat beta blocker atau ligasi atau pada penderita asites yang tidak membaik setelah pembatasan konsumsi garam dan air serta telah diberikan obat diuretika.  Salah satu efek samping tersering dari TIPS adalah ensefalopati hepatikum. Komplikasi lainnya yang dapat terjadi adalah penyumbatan stent yang menyebabkan kembali meningkatnya tekanan di dalam vena porta, perdarahan varises dan asites. Komplikasi lain dari tindakan TIPS adalah perdarahan karena robeknya kapsul pembungkus hati atau saluran empedu, infeksi, gagal jantung, dan gagal hati.    Tindakan Pembedahan Tindakan pembedahan bertujuan untuk membentuk suatu shunt atau jalan pintas dari vena porta ke beberapa vena lainnya dengan tekanan yang lebih rendah yang dapat membantu menurunkan aliran darah dan menurunkan tekanan di dalam vena sehingga dapat mencegah terjadinya perdarahan varises.  Tindakan pembedahan ini biasanya dilakukan pada penderita sirosis hati tahap awal yang menderita hipertensi porta. Tindakan pembedahan memiliki resiko yang lebih tinggi bila dilakukan pada penderita sirosis hati tahap lanjut.   Baca juga: Pengobatan Komplikasi Sirosis Hati Lainnya Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: medicinenet
 24 Jul 2019    09:00 WIB
Sekilas Info Seputar Pemeriksaan Gamma GT
Pemeriksaan gamma glutamil transpeptidase (gamma GT atau GGT) merupakan suatu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar enzim GGT di dalam darah Anda. Enzim GGT ini berfungsi sebagai alat transportasi di dalam tubuh. GGT berperan penting dalam proses metabolisme obat-obatan dan berbagai zat racun lainnya di dalam hati. GGT terutama terdapat di dalam hati.  Selain hati, GGT juga dapat ditemukan pada kandung empedu, limpa, pankreas, dan ginjal. Peningkatan kadar GGT di dalam darah biasanya disebabkan oleh kerusakan di dalam hati. Pemeriksaan ini seringkali dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan lainnya untuk mengukur enzim-enzim hati.   Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan GGT? Pemeriksaan GGT biasanya dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan pada hati atau saluran empedu Anda. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan lainnya seperti SGOT, SGPT, dan bilirubin.  Selain itu, pemeriksaan ini juga sering digunakan untuk memonitor keberhasilan dan kepatuhan peserta rehabilitasi alkohol karena kadar GGT akan meningkat bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak alkohol atau zat beracun lainnya seperti obat-obatan atau racun. Bila Anda sebelumnya merupakan peminum berat, maka dibutuhkan waktu sekitar 1 bulan untuk menurunkan kadar GGT ke dalam batas normal. Beberapa gejala yang dapat ditemukan bila Anda mengalami gangguan hati adalah: Nafsu makan berkurang Mual atau muntah Kurang bertenaga Nyeri perut Jaundice (kulit dan atau bagian putih mata berwarna kuning) Urin berwarna gelap atau tinja berwarna putih atau terang Kulit terasa gatal Sebelum melakukan pemeriksaan ini, Anda diharuskan untuk berpuasa selama 8 jam dan berhenti mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti fenobarbital, fenitoin, dan alkohol karena dapat meningkatkan kadar GGT Anda. Anda juga akan diminta untuk berhenti merokok sebelum melakukan pemeriksaan GGT karena merokok dapat menyebabkan peningkatan kadar GGT. Selain itu, pil KB dan klofibrat juga dapat menurunkan kadar GGT Anda. Bahkan jika Anda hanya mengkonsumsi sangat sedikit alkohol dalam waktu 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan, maka hal ini dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan Anda.   Apa Arti Hasil Pemeriksaan GGT? Kadar GGT yang normal adalah antara 0-51 IU/L. Beberapa gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan peningkatan kadar GGT Anda adalah: Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan Menderita hepatitis Kurangnya aliran darah yang menuju ke hati (iskemia hati) Tumor hati Sirosis hati Penyalahgunaan obat-obatan atau zat beracun lainnya Gagal jantung Menderita diabetes Gangguan atau penyumbatan aliran cairan empedu dari hati (kolestasis atau batu empedu) Nekrosis hati Menderita penyakit paru Menderita gangguan pankreas Pemeriksaan GGT seringkali diukur bersamaan dengan enzim lainnya yaitu ALP (alkalin fosfatase) atau SGPT. Jika kadar GGT dan SGPT meningkat, maka diduga Anda mengalami gangguan hati ataupun saluran empedu.  Jika kadar GGT normal tetapi kadar SGPT meningkat, maka hal ini mungkin disebabkan oleh adanya gangguan tulang.   Baca juga: Deteksi Dini Alzheimer Melalui Pemeriksaan Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthline, nlm.nih.gov
 26 Feb 2019    16:00 WIB
Konsumsi 3 Jus Pembersih Racun Di Hati dan Rasakan Efeknya
Organ hati memiliki fungsi untuk  menyaring racun dari darah Anda, menyimpan bahan bakar untuk tubuh Anda dan menghasilkan empedu, yang membantu sistem pencernaan.Sudah tentu "pekerjaan" hati adalah pekerjaan yang penting sehingga Anda harus menjaga organ hati Anda agar dapat berfungsi dengan baik. Salah satu cara untuk menjaga fungsi hati adalah dengan meminum jus buah dan sayuran yang baik untuk hati Anda, serta dapat memberikan dukungan nutrisi bagi organ hati, mendorongnya berfungsi lebih efisien dan menghilangkan racun dari tubuh anda. Manfaat Hidrasi Semua jus buah dan sayuran terutama terdiri dari air, yang merupakan salah satu minuman terbaik yang tersedia untuk pembilasan dan pembersihan hati. Hati Anda menggunakan air untuk memetabolisme lemak, dan hidrasi yang tidak memadai akan memberi tekanan pada hati Anda. Meskipun tidak ada kebutuhan air yang tepat, para ahli merekomendasikan antara enam dan delapan gelas air 200 ml per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Anda mungkin membutuhkan lebih banyak jika cuaca panas, lembab atau jika Anda terlibat dalam aktivitas berat. Berikut Adalah 3 Jus Yang Baik Untuk Hati Anda: 1.      Jus Bit Si Antioksidan Alami Jus bit segar rasanya manis dan mengandung polifenol, antioksidan alami yang membantu mengurangi risiko kematian sel dan kerusakan akibat paparan racun. "Nutrition" menerbitkan sebuah penelitian pada tahun 2007 di mana para ilmuwan menemukan bahwa polifenol dalam buah bit meningkatkan fungsi antioksidan alami hati dan mengurangi efek stres oksidatif pada hati. 2.      Jus Bluberi Si Antioksidan Kuat Kaya akan antioksidan, jus blueberry meningkatkan fungsi hati Anda dan mengurangi risiko jaringan parut. "PLoS One" menerbitkan sebuah penelitian pada tahun 2013 di mana para ilmuwan menemukan bahwa jus blueberry segar yang diumpankan ke tikus mengurangi tingkat stres oksidatif yang dialami oleh hati, serta mengurangi penumpukan kolagen di organ, yang menyebabkan jaringan parut. Penelitian lebih lanjut tentang efek jus bluberi pada manusia masih diperlukan. 3.      Jus Cranberi Si Pembersih Jus cranberi memang terkenal akan manfaat untuk ginjal, bukan hanya itu ternyata jus cranberi juga bermanfaat untuk membersihkan hati. Pada tahun 2007, sebuah penelitian hewan yang dipublikasikan dalam "Journal of Medicinal Food" di mana para ilmuwan menemukan tingkat trigliserida hewan lebih rendah saat mereka mengkonsumsi jus cranberi secara teratur. Antioksidan yang ditemukan secara alami dalam jus cranberi juga memberi dukungan fungsi hati tanpa menaikkan kadar kolesterol. Baca juga: Manfaat Jus Bagi Kesehatan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: healthyeating.sfgate
 19 Dec 2018    08:00 WIB
Batu Empedu (Penyebab dan Jenisnya)
Hai Sobat, hari ini kita akan membahas tentang penyakit batu empedu, tapi ada baiknya sebelum kita bahas tentang penyakit ini, kita harus kenal jelas fungsi dari kantung empedu. Kantung empedu adalah sebuah organ kecil berbentuk seperti buah pir, yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cairan empedu (cairan yang berperan penting dalam proses pencernaan). Pada manusia panjang dari organ ini adalah sekitar 7 – 10 cm, berwarna hijau gelap dan terhubung dengan hati serta usus dua belas jari (duodenum). Kantung empedu memproduksi sekitar 600 – 1200 ml cairan empedu per harinya. Dalam keadaan norma 97% dari cairan ini adalah air. Singkatnya, fungsi kantung empedu adalah untuk: Membantu proses pencernaan lemak. Membantu Proses Absorbsi lemak. Membantu pengeluaran limbah. Membantu Menghilangkan racun dari hati. Nah sekarang kita bahas penyakitnya. Batu empedu merupakan suatu bentuk endapan padat yang mengeras dan terbentuk di dalam kantung ataupun saluran empedu kita. Kandung empedu kita terletak tepat di bawah hati kita, di sisi kanan atas perut kita. Jika kita mengalami nyeri mendadak di bagian atas atau kanan perut kita, segera konsultasikan dengan dokter, karena kemungkinan kita menderita batu empedu (cholelithiasis). Batu empedu bisa sekecil butiran pasir atau sebesar bola golf. Kita dapat memiliki satu batu atau banyak batu. Bagaimana batu empedu bisa terbentuk? Tidak jelas bagaimana batu empedu terbentuk. Tetapi menurut pernyataan Para Ilmuwan, batu empedu dapat dibentuk melalui hal-hal berikut: Kadar kolesterol tinggi disekresikan oleh hati - Normalnya, kolesterol yang disekresi oleh hati dicerna oleh empedu, tetapi empedu tidak dapat mencerna banyak kolesterol, dan ketika terlalu banyak, kolesterol dibuang ke kantong empedu. Bentuk kolesterol yang berlebih ini menjadi batu empedu. Tingginya kadar bilirubin, (yaitu, sebuah komponen yang berasal dari darah merah, yang akan dikirim kedalam empedu sehingga dikeluarkan melalui urin, kadar yang terdapat dalam urin akan mengindikasikan beberapa jenis penyakit yang ada di dalam tubuh). Kadar Bilirubin ini akan tinggi, ketika sel darah merah kita mengalami kerusakan dengan cepat, seperti gangguan darah atau infeksi saluran empedu. Ketidakmampuan kantong empedu Anda untuk mengosongkan dengan benar dan empedu menjadi terkonsentrasi, kemudian mengeras menjadi batu.   Ada tiga jenis batu empedu. Batu yang paling umum di populasi Asia adalah batu pigmen berwarna gelap, yang bisa berwarna coklat atau hitam dan terbuat dari bilirubin. Kedua, batu pigmen berwarna kuning yang terbuat dari kolesterol, yang lebih umum pada populasi Barat. Ketiga, adalah campuran dari kedua jenis batu empedu ini, batu dengan kadar kolesterol dan batu dengan kadar bilirubin. Lalu apa Gejala Umum Batu Empedu? Kebanyakan orang dengan batu empedu tidak bergejala. Ada yang merasakan sakit yang tiba-tiba (dadakan), ada juga yang berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam. Rasa sakitnya memang menyakitkan, dan nyeri yang ditimbulkan berada di sekitar lambung, rasa sakitnya hampir mirip dengan sakit maag. Karena letak lambung dan kantung empedu berdekatan. Tetapi orang yang terkena batu empedu, rata-rata akan mengalami tanda-tanda di bawah ini: Perut kembung, yang biasanya lebih buruk setelah makan atau malam hari. Tiba-tiba rasa sakit di bagian kanan atas perut. Tiba-tiba nyeri di daerah epigastrium atau pusat perut kita, di bawah tulang dada kita. Nyeri dari perut ke belakang. Nyeri di bahu kanan. Mual dan muntah. Nyeri perut yang parah, demam, atau terkena penyakit kuning, juga menandakan komplikasi yang timbul dari batu empedu.  Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber : www.healthline.com
 12 Dec 2018    16:00 WIB
Ini Ciri-Ciri Jika Hati Tidak Berfungsi Dengan Baik
Tidak hanya dapat membuang berbagai racun dan zat berbahaya dari dalam tubuh Anda, hati juga berfungsi untuk memproduksi hormon, menyimpan energi, dan membuat berbagai komponen yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan. Berbeda dengan anggapan banyak orang, sedikit gangguan pada hati biasanya tidak akan menimbulkan gejala apapun. Gejala biasanya baru timbul setelah terjadi banyak kerusakan pada sel-sel hati, yang membuat hati gagal menjalankan fungsinya. Salah satu contohnya adalah hepatitis B atau hepatitis C, yang disebabkan oleh virus hepatitis B atau C. Sebagian besar penderita biasanya tidak menyadari mereka menderita hepatitis hingga hati sudah mengalami sirosis atau pengerasan dan tidak lagi dapat berfungsi dengan baik. Sirosis merupakan kerusakan hati berat yang disebabkan oleh suatu penyakit atau cedera kronik pada hati. Penderita sirosis hati juga memiliki resiko kanker hati yang lebih tinggi dan biasanya membutuhkan transplantasi hati. Selain hepatitis, perlemakkan hati atau fatty liver disease juga merupakan salah satu gangguan hati yang cukup sering ditemukan, terutama pada orang yang menderita obesitas. Mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya sirosis dan kanker hati. Untuk memastikan Anda memperoleh pengobatan secepatnya, dianjurkan agar Anda segera memeriksakan diri ke seorang dokter bila Anda mengalami berbagai gejala gangguan hati di bawah ini.   Nyeri Perut Nyeri dan pembengkakan pada perut kanan atas dapat merupakan gejala adanya gangguan pada organ hati Anda, misalnya karena hati Anda meradang.   Baca juga: 8 Tips Untuk Menjaga Kesehatan Hati Anda   Mata Atau Kulit Menjadi Kuning (Jaundice) Saat tubuh Anda menghancurkan sel darah merah, maka akan dihasilkan suatu produk sampingan yang berwarna kuning, yang disebut dengan bilirubin. Saat berada dalam keadaan sehat, hati dapat mengeluarkan bilirubin dengan baik dari dalam tubuh. Akan tetapi, saat hati Anda mengalami gangguan, maka dapat terjadi penumpukkan bilirubin di dalam darah Anda, yang akan membuat kulit dan mata Anda menjadi kuning. Keadaan ini disebut dengan jaundice. Selain itu, air kemih Anda dapat menjadi berwarna gelap dan tinja Anda menjadi berwarna lebih terang.   Nyeri Sendi Nyeri sendi seperti pada radang sendi, mual, muntah, fatigue, dan hilangnya nafsu makan merupakan berbagai gejala yang sering ditemukan pada berbagai gangguan hati, terutama pada hepatitis autoimun. Hepatitis autoimun merupakan suatu keadaan di mana sistem kekebalan tubuh Anda menyerang sel dan jaringan hati yang sehat karena menganggapnya sebagai benda asing yang berbahaya. Keadaan ini lebih sering ditemukan pada wanita daripada pada pria.   Pelebaran Pembuluh Darah Karena hati Anda mengalami gangguan, maka ia tidak dapat membersihkan darah Anda dengan baik, akibatnya dapat terbentuk bekuan darah di dekat permukaan kulit, keadaan ini akan menyebabkan terbentuknya spider angioma atau pelebaran pembuluh darah kecil yang menyerupai laba-laba. Spider angioma sering ditemukan pada dada dan batang tubuh.   Tampak Bingung Gangguan pada hati dapat menyebabkan peningkatan kadar tembaga di dalam darah dan otak Anda. Hal ini dapat membuat Anda mengalami kebingungan seperti seseorang yang menderita penyakit Alzheimer. Penurunan kesadaran ini biasanya ditemukan pada gangguan hati tahap akhir.   Menghilangnya Massa Otot Perut tampak membesar, pergelangan kaki membengkak, kaki dan tangan tampak kurus dan lemah juga dapat merupakan gejala dari gangguan hati yang disebabkan oleh gangguan keseimbangan cairan di dalam tubuh. Menghilangnya massa otot ini juga dapat terjadi pada pipi dan pelipis. Gejala ini biasanya ditemukan pada gangguan hati tahap akhir.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: prevention
 02 Oct 2018    08:00 WIB
Apakah Hati Ayam Sehat Untuk Dimakan ?
Ayam adalah salah satu daging yang paling sering dimakan bukan hanya dagingnya tapi bagian tubuh yang lain juga digemari seperti hati ayam, usus ayam atau cekernya. Ayam adalah makanan yang aman untuk dikonsumsi karena tidak mengandung lemak terlalu banyak kemudian bagaimana dengan bagian tubuh yang lainnya seperti hati ayam. Apakah hati ayam aman untuk dikonsumsi? Silahkan simak ulasan dibawah ini.   Berikut Kandungan Dari Hati Ayam: Lemak dan Kolesterol Diet rendah lemak, terutama lemak jenuh, dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan kemungkinan Anda terkena penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Satu hati ayam mengandung 2,86 gram lemak total, dengan 0,9 gram jenuh, 248 mg kolesterol. Orang dewasa sehat dengan nilai kolesterol LDL normal harus mengkonsumsi kurang dari 300 mg kolesterol setiap hari menurut American Heart Association. Besi dan Seng Hati ayam mengandung zat besi dan seng yang sehat. Zat besi memungkinkan tubuh Anda menggunakan oksigen secara efisien dan membuat sel darah merah baru. Mineral ini juga berperan dalam pembelahan sel dan kesehatan sistem kekebalan tubuh Anda. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan, penurunan oksigen dan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Pria sehat membutuhkan 8 mg zat besi setiap hari dan wanita sehat membutuhkan 18 mg. Satu hati ayam menyediakan 5,12 mg zat besi. Seng berperan dalam penyembuhan luka, fungsi sistem kekebalan tubuh dan pembelahan sel. Pria membutuhkan 11 mg seng setiap hari dan wanita membutuhkan 8 mg. Satu hati ayam mengandung 1,75 mg. Vitamin Hati ayam merupakan sumber vitamin B yang bergizi. Satu hati ayam mengandung 7,41 mikrogram vitamin B12, yang secara signifikan lebih dari 2,4 mg yang Anda butuhkan setiap hari. Anda memerlukan vitamin B12 untuk fungsi sehat otak dan sistem saraf Anda dan untuk melengkapi suplai darah Anda. Satu hati ayam memasok 254 mikrogram 400 mikrogram asam folat yang Anda butuhkan setiap hari. Asam folat mengurangi risiko cacat lahir tertentu. Hati ayam yang sama mengandung 5.864 unit vitamin A internasional, nutrisi yang penting untuk kesehatan mata dan sel darah putih Anda. Ini lebih dari 2.300 unit internasional yang direkomendasikan untuk wanita dan 3.000 unit internasional yang direkomendasikan untuk pria. Makan hati ayam cukup sesekali untuk mencegah konsumsi terlalu banyak vitamin A, yang dapat menghambat kemampuan tubuh Anda menyerap vitamin D.   Jadi karena kandungannya yang baik hati ayam dapat bermanfaat bagi kesehatan, tapi bila dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kolesterol. Jadi Anda cukup konsumsi hati ayam tidak terlebihan namun cukup saja.   Baca juga: Bagaimana Mengatasi Kolesterol Tinggi   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthyeating.sfgate
 06 Aug 2018    08:00 WIB
Bagaimana Cara Menjaga Hati Yang Sehat ?
Sobat kalau bicara masalah hati, pastilah ini merupakan hal yang penting. Namun hati di sini bukanlah hati yang berhubungan dengan perasaan kita. Tetapi adalah organ tubuh kita yang disebut juga sebagai liver.  Supaya tidak ada masalah dengan hati kita, artikel kali ini membahas mengenai makanan yang baik dan buruk terhadap hati kita. 1.            Makanlah oatmeal atau havermut                 Makanan ini sekalipun namanya sepertinya asing, namun salah satu makanan yang cukup populer. Oatmeal kaya akan kandungan seratnya sehingga menurut penelitian membantu kita mengurangi berat badan dan lemak perut sehingga menjauhkan kita dari penyakit liver. 2.            Jauhkan makanan berlemak                 Makanan junk food dan juga makanan yang tinggi kandungan lemak jenuhnya sangat buruk bagi kesehatan liver kita. Sebab makanan demikian membuat hati kita bekerja lebih keras sehingga dalam jangka waktu yang panjang akan menyebabkan peradangan hati atau sirosis. 3.            Brokoli                 Tentu sayuran penting untuk diet yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan makanan renyah ini dapat membantu melindungi dari penyakit hati berlemak (fatty liver). Cara memasak yang terbaik dengan dikukus atau dipanggang. 4.            Kopi                 Studi menunjukkan bahwa minum dua hingga tiga cangkir sehari dapat melindungi hati kita dari kerusakan yang disebabkan oleh terlalu banyak alkohol atau diet yang tidak sehat. Beberapa penelitian menunjukkan itu dapat menurunkan risiko kanker hati. 5.            Jangan terlalu banyak konsumsi gula                 Saslah satu tugas hati kita adalah mengubah gula menjadi lemak. Jadi sobat bisa banyangkan kalau kita berlebihan mengkonsumsi gula akibatnya akan terlalu banyak lemak yang dihasilkan. Sehingga jika terus berlebihan makan manis-manis dalam jangka waktu panjang akan menyebabkan penyakit fatty liver. 6.            Teh hijau                 Tanaman satu ini enuh dengan jenis antioksidan yang disebut katekin. Penelitian menunjukkan itu dapat melindungi terhadap beberapa bentuk kanker, termasuk kanker hati. Kita akan mendapatkan lebih banyak catechin jika menyeduh teh sendiri dan meminumnya panas. Namun kandungnya akan berkurang kapankala kita meminumnya dingin atau meminum minum teh hijau yang siap saji. 7.            Air putih                 Yang satu ini kita tentu sudah tahu tapi terkadang berat dilakukan. Untuk menjaga hati yang sehat juga berkaitan dengan berat badan kita. Air putih membantu kita menjaga berat badan yang sehat.  Jadi kalau sobat habis berolahraga lebih baik minum air putih jangan minum minuman yang manis. Baca juga : Diet Bagi Penderita Perlemakkan Hati (Fatty Liver)   Sumber : www.webmd.com
 05 Jun 2018    16:00 WIB
Berbagai Tips Untuk Membantu Melupakan "Mantan" Anda
Melupakan mantan pacar anda dapat menjadi suatu hal yang sangat berat bagi anda. Melupakan berbagai kenangan anda bersamanya dan melanjutkan hidup seringkali tidak semudah mengatakannya, terutama bila anda memiliki teman yang sama, tempat berpergian yang sama, atau bahkan lingkungan rumah yang berdekatan. Di bawah ini terdapat beberapa hal yang mungkin dapat membantu anda melupakan mantan pacar anda.1.  Nikmati Masa Kesendirian AndaMenjalin suatu hubungan berarti anda harus berkompromi dengan pasangan anda mengenai berbagai hal dalam hidup anda. Akan tetapi, tidak memiliki pacar berarti "kebebasan", artinya anda dapat melakukan apapun yang anda inginkan. Nikmati dan lakukanlah berbagai hal yang tidak dapat anda lakukan saat masih bersama mantan anda. Hal ini merupakan salah satu cara untuk melupakan mantan anda.2.  Ingatlah Masa "Buruk" Saat BersamanyaHal yang umum terjadi saat anda baru saja putus dari pacar anda adalah anda baru menyadari bahwa betapa baiknya dan berharganya ia bagi anda. Saat anda ingin mencoba untuk berkencan kembali, anda kemudian tiba-tiba teringat akan betapa menyenangkannya waktu yang anda habiskan bersama mantan anda tersebut. Jika anda mengalami hal di atas, maka buang jauh-jauh pikiran tersebut dari otak anda. Untuk melupakan mantan anda secepat mungkin, ingatlah berbagai pertengkaran anda dan bagaimana ia memperlakukan anda dengan buruk. Ingatlah berbagai hal buruk tentangnya, maka anda mungkin akan mulai mensyukuri keputusan anda untuk berpisah dengannya.3.  Pergilah Bersama Teman-teman AndaSalah satu hal yang jarang anda lakukan atau harus anda relakan setelah anda memiliki pasangan adalah waktu bersama teman-teman anda. Mantan anda tentunya ingin anda menghabiskan sebagian besar waktu anda bersamanya. Akan tetapi, sekarang setelah anda tidak lagi berpacaran, anda dapat menjalin kembali hubungan dengan para sahabat anda dahulu. Berpergian bersama teman anda dapat membuat anda merasa lebih baik dan melupakan mantan anda pun akan terasa lebih mudah.4.  BerolahragaSetelah putus, anda mungkin akan memiliki lebih banyak waktu luang daripada sebelumnya. Berolahraga dapat membantu mengisi waktu luang anda ini sambil tetap sehat tentunya. Selain itu, berolahraga juga dapat membuat anda merasa lebih percaya diri dan tempat olahraga pun dapat menjadi salah satu tempat untuk mencari pasangan baru.5.  Jangan Menghubungi Mantan AndaHal terpenting yang harus anda lakukan untuk melupakan mantan pacar anda adalah berhenti menghubunginya!! Berhentilah menyiksa diri anda dengan tetap menjadi temannya. Anda tidak dapat menjadi temannya sekarang, mungkin saat anda telah betul-betul melupakannya anda baru benar-benar dapat menjadi temannya. Oleh karena itu, hapus nomor telepon mantan anda dan berhenti menghubunginya.6.  Pastikan Anda Telah Mengakhiri Hubungan AndaPastikan bahwa anda dan pasangan anda telah benar-benar putus, bukannya hanya "break". Hal ini akan memudahkan anda untuk melanjutkan hidup dan melupakan mantan anda tersebut. 7.  Berhenti Menganggap Mantan Anda Adalah yang Terbaik Bagi AndaSalah satu hal penting lainnya yang harus anda lakukan untuk melupakan mantan anda adalah berhenti menganggapnya sebagai yang terbaik bagi anda. Tidak ada orang yang sempurna, oleh karena itu mantan pacar anda pun bukanlah seseorang yang sempurna. Sumber: askmen
 12 Mar 2018    11:00 WIB
Apa Penyebab Terjadinya Sumbatan Pada Saluran Empedu?
Bagian putih mata dan kulit yang tampak kekuningan, tinja yang berwarna terang, dan air kemih yang berwarna gelap dapat merupakan gejala dari jaundice obstruktif, suatu kondisi di mana aliran empedu yang normal dari hati ke usus halus terhambat. Jaundice obstruktif sendiri sebenarnya bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan sebuah gejala dari suatu gangguan kesehatan lain yang melibatkan hati, kandung empedu, atau pankreas. Untuk mengatasinya biasanya diperlukan tindakan pembedahan.   Penyebab Penyebab tersering dari jaundice obstruktif adalah adanya batu empedu yang mengganggu aliran cairan empedu. Penyebab lain dari jaundice obstruktif adalah kista pada saluran empedu, penyempitan saluran empedu (striktur), pankreatitis, dan kanker, seperti kanker pankreas, kanker saluran empedu, kanker kandung empedu, dan kanker hati. Keganasan yang menyebabkan penyumbatan total pada saluran empedu dapat membuat penderita mengalami keluhan gatal yang cukup berat akibat penumpukkan bilirubin di dalam kulit. Penderita juga dapat mengalami malnutrisi karena gangguan proses pencernaan makanan. Bagaimana cara mengetahui apakah penyebab terjadinya jaundice obstruktif ini adalah suatu keganasan atau bukan? Rasa nyeri yang dirasakan penderita biasanya sedikit berbeda. Bila penderita jaundice juga mengalami rasa nyeri, maka hal ini biasanya berhubungan dengan batu empedu, sementara itu jaundice yang tidak disertai oleh nyeri biasanya berhubungan dengan tumor. Hal ini dikarenakan batu empedu cenderung menyebabkan infeksi, yang akan menyebabkan penderita merasa nyeri dan demam.   Proses Terjadinya Jaundice Pada keadaan normal, hati akan memproduksi empedu untuk mencerna makanan dan mengeluarkan produk sisa metabolisme ke dalam usus untuk dikeluarkan dari dalam tubuh. Saat terjadi gangguan aliran cairan empedu, maka kadar bilirubin, suatu produk sampingan dari proses metabolisme sel darah merah, akan menumpuk di dalam hati dan akhirnya merembes ke dalam aliran darah, yang akan membuat kulit dan bagian putih mata menjadi berwarna kekuningan.   Baca juga: 10 Bahan Alami Untuk Mengatasi Batu Empedu…   Jenis Jaundice Jaundice obstruktif sendiri sebenarnya berbeda dengan jaundice medis pada umumnya. Penderita yang mengalami jaundice medis biasanya juga memiliki kulit yang kekuningan, tetapi air kemih dan tinja tidak mengalami perubahan warna. Jaundice medis biasanya disebabkan oleh: Jaundice hepatoseluler. Jaundice jenis ini biasanya disebabkan oleh gangguan hati, seperti hepatitis dan sirosis hati Jaundice hemolitik. Jaundice jenis ini biasanya disebabkan oleh peningkatan metabolisme (penghancuran) sel darah merah di dalam tubuh akibat suatu kelainan darah tertentu, seperti talasemia, penyakit autoimun, atau malaria Semua jenis jaundice ini dapat menyebabkan peningkatan kadar bilirubin, yang akan membuat kulit tampak kuning.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: healthxchange