Your browser does not support JavaScript!
 07 Nov 2019    18:00 WIB
Apa Gejala Tinggi Atau Rendahnya Kadar Gula Darah Anda?
Selain memiliki beberapa dampak negatif bagi tubuh, seperti menyebabkan terjadinya obesitas dan diabetes, gula juga diperlukan tubuh sebagai salah satu sumber tenaga penting bagi tubuh.  Akan tetapi, untuk itu diperlukan pengaturan kadar gula darah di dalam tubuh untuk mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan seperti terlalu tingginya kadar gula darah di dalam tubuh, hiperglikemia, atau terlalu rendahnya kadar gula darah di dalam tubuh, hipoglikemia.   Hiperglikemia  Hiperglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah seseorang terlalu tinggi di dalam tubuhnya. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti: Mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung banyak gula Tidak memiliki cukup insulin di dalam tubuh Menderita cedera atau infeksi tertentu Stress  Jika tidak ditangani segera, hiperglikemia dapat menyebabkan terjadinya berbagai kerusakan di dalam tubuh, termasuk pada mata, ginjal, pembuluh darah, saraf, dan jantung.   Hipoglikemia Hipoglikemia merupakan suatu keadaan di mana kadar gula darah di dalam tubuh terlalu rendah. Hipoglikemia dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti: Terlalu banyak berolahraga Mengkonsumsi terlalu banyak hormon insulin Kekurangan asupan nutrisi Jika tidak segera ditangani, hipoglikemia dapat menyebabkan terjadinya syok hipoglikemia, dan bahkan kematian.   Kapan Hiper atau Hipoglikemia Terjadi? Terjadinya hiper atau hipoglikemia dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Jika hiperglikemia disebabkan oleh terlalu banyak makan, maka diperlukan waktu 3-5 jam hingga gejala muncul. Jika hipoglikemia terjadi karena kurangnya asupan makanan, maka diperlukan waktu beberapa jam hingga beberapa hari hingga gejala muncul, tergantung pada berapa lama kekurangan gizi tersebut berlangsung. Jika disebabkan oleh insulin, maka gejala hiper atau hipoglikemia dapat terjadi dalam waktu singkat, tergantung pada seberapa banyak insulin yang dikonsumsi. Segera hubungi dokter Anda jika Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini.   Gejala Hiperglikemia Beberapa gejala hiperglikemia adalah: Peningkatan nafsu makan Rasa lelah berlebihan Sering buang air kecil Penurunan berat badan Sering haus Mulut terasa kering Berbagai gejala ini biasanya hanya berupa gejala ringan yang tidak membutuhkan pertolongan medis segera, akan tetapi bila gejala berlangsung selama lebih dari 24 jam atau bila gejala terus memburuk, segera hubungi dokter Anda.   Gejala Hipoglikemia Beberapa gejala hipoglikemia adalah: Berkeringat terus-menerus Badan terasa lemas Merasa cemas Peningkatan denyut jantung Mudah marah Nyeri kepala Perut terasa nyeri karena lapar Berbagai gejala ini biasanya hanya berupa gejala ringan yang tidak membutuhkan pertolongan medis segera, akan tetapi bila gejala berlangsung selama lebih dari 24 jam atau terus memburuk, maka segera hubungi dokter Anda.   Gejala Darurat yang Membutuhkan Pertolongan Medis Segera Beberapa gejala di bawah ini dapat terjadi pada keadaan hiper maupun hipoglikemia dan membutuhkan pertolongan medis segera. Beberapa gejala tersebut adalah: Penurunan berat badan dalam waktu singkat Pusing saat mencoba untuk berdiri Pingsan Kesulitan bernapas Mengalami penurunan kesadaran Merasa bingung akan lingkungan sekitar Berbagai gejala di atas dapat merupakan gejala syok akibat hiper atau hipoglikemia yang Anda alami. Segera hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan segera.  Baca juga: Efek Pisang Terhadap Kadar Gula Darah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow
 22 Oct 2019    16:00 WIB
Ini Dia Fobia Aneh Terhadap Makanan!
Menurut the American Psychiatric Association, fobia merupakan suatu ketakutan yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu benda atau situasi. Anda mungkin sudah sering mendengar berbagai jenis fobia, misalnya fobia terhadap ketinggian atau terhadap binatang. Keduanya merupakan jenis fobia yang tidak akan membahayakan jiwa, walaupun akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Akan tetapi, salah satu jenis fobia, cibofobia atau fobia terhadap makanan, dapat sangat membatasi aktivitas fisik seseorang dan bahkan menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan. Seseorang yang mengalami fobia terhadap makanan biasanya tidak menyukai atau takut pada bentuk, bau, dan rasa dari makanan tersebut. Mereka biasanya tidak akan mengkonsumsi makanan tersebut dan justru kabur setiap kali melihat makanan tersebut. Alektorofobia, merupakan salah satu jenis fobia makanan di mana penderitanya takut dengan ayam dan berbagai hal yang berkaitan dengannya seperti telur, bulu, bahkan bangkai ayam. Dalam beberapa kasus, mendengar kata ayam saja dapat membuat sang penderita sangat ketakutan. Selain ayam, ada juga orang yang menderita fobia terhadap beras atau nasi karena bentuknya yang kecil dan dirasa menggelikan. Penderita biasanya tidak pernah mengkonsumsi nasi dan lebih memilih berbagai jenis sumber karbohidrat lainnya seperti mie atau kentang. Akan tetapi, tidak semua penderita fobia makanan memiliki ketakutan yang sama akan suatu makanan. Beberapa orang penderita mungkin takut terhadap berbagai jenis makanan yang mudah rusak seperti mayonnaise, sedangkan yang lainnya mungkin akan merasa takut untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Penderita mungkin akan merasa mual atau bahkan muntah saat mencoba suatu makanan baru. Sementara itu, beberapa orang lainnya mungkin takut untuk memasak suatu makanan atau takut mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak oleh dirinya sendiri karena takut diracuni. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis fobia makanan yang unik dan mungkin tidak disadari oleh sang penderita itu sendiri.   Takut Mencoba Makanan Baru Anak-anak kecil kadangkala memang memiliki ketakutan untuk mencoba berbagai jenis makanan baru. Akan tetapi, pada beberapa anak, ketakutan ini akan terus berlanjut hingga mereka dewasa sehingga mereka pun biasanya memiliki pola makan yang sangat ketat, di mana mereka biasanya hanya akan mengkonsumsi makanan yang sama setiap harinya.   Takut Memasak Megeirkofobia adalah ketakutan untuk memasak bagi orang lain. Penderita biasanya takut bahwa masakannya kurang menarik, kurang enak, atau kurang matang. Penderita lainnya mungkin takut memasak karena takut melukai dirinya sendiri saat memasak.   Takut Mual atau Muntah Beberapa orang merasa khawatir bahwa mereka akan merasa mual atau muntah bila mereka mengkonsumsi suatu jenis makanan tertentu. Mereka mungkin hanya akan mengkonsumsi makanan lunak atau makanan yang telah mereka siapkan sendiri. Ketakutan ini dikarenakan mereka khawatir bahwa masakan yang disediakan tidak dimasak dengan baik, atau terlalu pedas, atau dapat mengganggu sistem pencernaannya. Penderita biasanya tidak  mau makan di luar atau bahkan tidak akan makan bila ada orang lain di sekitarnya. Ketakutan ini kadang akan membuat penderita tidak dapat menelan atau bahkan merasa ada suatu benjolan di tenggorokannya.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Salah satu gejala yang paling sering ditemukan pada seorang penderita fobia makanan adalah penderita biasanya cukup pemilih dalam hal makanan. Ia akan dengan teliti memeriksa komposisi suatu makanan untuk mengetahui bahan apa saja yang ada di dalam makanan tersebut. Beberapa gejala lainnya yang dapat ditemukan adalah: Pusing Keringat berlebihan Mual Merasa sesak napas Berdebar-debar Gemetar Mengalami suatu serangan panik, seperti merasa mereka akan menjadi gila atau mati bila mengkonsumsi suatu jenis makanan   Seperti halnya fobia lainnya, fobia terhadap makanan juga dapat disembuhkan dengan melakukan terapi yang dibantu oleh seorang tenaga ahli seperti seorang psikolog atau psikiater. Salah satu terapi yang dianggap dapat sangat membantu seorang penderita fobia adalah dengan terapi paparan atau desensitisasi. Pada terapi ini, penderita biasanya akan diminta untuk menjelaskan apa sebenarnya ketakutan yang mereka rasakan saat melihat makanan yang tidak disukainya tersebut, di mana makanan tersebut akan diletakkan di hadapannya. Setelah itu, penderita biasanya akan diminta untuk berkonsultasi dengan seorang ahli gizi, di mana mereka akan diminta untuk mencoba makanan tersebut sendiri kemudian di rumah dan akhirnya di depan umum.   Apa Sebenarnya Bahaya dari Fobia Makanan? Agar tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka setiap orang perlu mengkonsumsi berbagai jenis makanan. Jadi, saat seseorang menghindari suatu jenis makanan tertentu, maka mereka pun secara tidak langsung akan mengeliminasi berbagai jenis nutrisi yang terdapat di dalam makanan tersebut, yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh untuk menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini dapat membuat penderita mengalami berbagai gejala malnutrisi seperti merasa sangat lelah, pusing, dan mengalami penurunan berat badan. Bila malnutrisi terus berlangsung untuk waktu yang cukup lama, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya beberapa gejala lainnya seperti: Rambut rontok Anemia Tekanan darah rendah Tulang rapuh Gagal ginjal Berbagai gangguan kesehatan lainnya Pada anak-anak, malnutrisi dapat membuat seorang anak mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Sumber: healthcentral
 10 Oct 2019    16:00 WIB
Tanda dan Gejala Cedera Mata yang Patut Diwaspadai
Cedera pada mata tidak selalu mudah dikenali, terutama pada anak-anak. Cedera mata yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan dan bahkan kebutaan. Di bawah ini adalah beberapa gejala yang patut anda waspadai, yaitu: Nyeri pada mata Penglihatan kabur Robekan atau luka pada kelopak mata Gangguan pergerakan bola mata Salah satu mata terlihat lebih menonjol daripada mata yang lainnya Perubahan ukuran atau bentuk pupil Adanya darah pada bagian putih mata Adanya suatu benda asing pada mata atau di bawah kelopak mata yang sulit diangkat   Apa yang Dapat Anda Lakukan Bila Mengalami Cedera Mata ? Bila anda mengalami cedera pada mata baik ringan maupun berat, segera hubungi dokter anda untuk mendapatkan pemeriksaan dan pertolongan secepatnya. Terlambatnya penanganan dapat berakibat serius bagi penglihatan anda, bahkan dapat menyebabkan hilangnya penglihatan dan kebutaan. Selain itu, terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan bila mengalami cedera pada mata, yaitu: Jangan menyentuh, menggosok, atau menekan mata anda Jangan mencoba untuk mengeluarkan suatu benda yang terlihat menyangkut atau benda yang terlihat menembus mata anda Jangan memberikan salep atau obat-obatan lainnya pada mata anda sebelum berkonsultasi dengan dokter Cuci mata anda yang terpapar bahan kimia dengan air bersih yang mengalir Tutup mata anda yang mengalami cedera dengan kasa sampai anda memperoleh pengobatan selanjutnya Baca juga: Pengaruh Gula Terhadap Mata  Penanganan secepatnya pada cedera mata dapat mencegah dan mengurangi berbagai komplikasi dan gangguan penglihatan yang tidak diinginkan. Segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan dan penanganan secepatnya.
 16 Sep 2019    11:00 WIB
Menurunkan Kadar Gula Darah Dengan Semangka
Semangka merupakan bagian dari buah-buahan tropis, berair yang sebagian besar jenis daging buahnya bewarna merah, tetapi ada juga varian yang berwarna kuning. Buah ini sangat cocok di konsumsi di saat udara terasa sangat panas atau di siang hari yang cukup terik. Ini dikarenakan, hampir 90 persen kandungan semangka terdiri atas air. Sebagian besar dari kita tentu menyukai mengkonsumsi buah berair tersebut. Namun, di samping penganti penghilang dahaga, banyak sekali manfaat buah semangka bagi kesehatan tubuh anda. Semangka kaya akan nutrisi, vitamin dan semangka juga merupakan salah satu buah yang mengandung gizi paling banyak. Salah satu keuntungan semangka adalah sangat rendah kalori, dan karean 95% terdiri dari air semangka berguna untuk mencegah dehidrasi, terutama saat musim panas. Semangka juga dapat mengurangi nyeri otot yang sering terjadi pada atlet, mengontrol tekanan darah, melawan radikal bebas dan mempertahankan elastisitas pembuluh darah. Semangka juga dikenal sebagai viagra alami untuk para pria karena dapat meningkatkan nafsu seksual. Kandungan asam amino citruline dapat meningkatkan aliran darah ke penis. Semangka juga dapat membersihkan ginjal karena kandungan potasiumnya dan menghilangkan endapan garam dan asam urat didalam ginjal. Lalu, apa saja manfaat menakjubkan semangka bagi kesehatan tubuh tersebut? Kesehatan jantungSemangka mampu mempertahankan elastisitas pembuluh darah karena semangka memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang sangat rendah, juga kaya akan antioksidan. Penurunan berat badanKarena semangka kaya akan air sehingga semangka sangat cocok dikonsumsi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Semangka juga rendah lemak dan kolesterol. Viagra alamiSemangka kaya akan asam amino yang meningkatkan aliran darah ke penis. Hal ini akan membantu ereksi lebih baik. Membersihkan ginjalPotasium yang ditemukan pada semangka ternyata mampu membersihkan ginjal dari deposit garam dan juga asam urat. Mengatur tekanan darahKarena semnagka kaya akan antioksidan, potasium, mangaan sehingga semangka dapat mengatur tekanan darah dalam kondisi normal. Menurunkan kadar gula darahDengan mengkonsumsi semangka dalam jumlah normal dapat mengatur kadar gula darah dalam keadaan normal. Kecantikan kulitSemangka juga sangat baik untuk kecantikan kulit karena semangka dapat menjaga kelembaban kulit, mencegah penuaan dini dan mampi mencegah terjadinya jerawat.Sumber: boldsky
 26 Aug 2019    11:00 WIB
Buah Apa Yang Boleh Dimakan Jika Ingin Menurunkan Kadar Gula Darah?
Setiap orang harus makan setidaknya dua porsi buah per hari, termasuk penderita diabetes, karena buah memberi Anda serat dan sejumlah vitamin dan mineral esensial tanpa mengandung banyak kalori. Memilih buah yang memiliki indeks glikemik (Glycemic Index/ GI) yang rendah, bukan yang memiliki peringkat indeks glikemik yang sedang atau tinggi. Dengan cara ini akan membantu Anda meminimalkan atau menghindari lonjakan gula darah.   Membatasi Efek Glukosa Darah Nilai GI diukur dengan menggunakan ukuran porsi standar yang mungkin lebih besar daripada yang direkomendasikan oleh American Diabetes Association, yang merekomendasikan porsi buah tidak lebih dari 15 gram karbohidrat. Buah dan buah kering yang dikeringkan dalam sirup cenderung lebih tinggi kandungan karbohidrat daripada buah segar, jadi buah segar lebih aman untuk dikonsumsi.   Buah GI Tinggi Buah yang memiliki indeks glikemik 70 atau lebih seperti kurma kering, dengan GI 103 per porsi 60 gram, atau sekitar 2 1/2 kurma; Semangka, dengan GI 72 per 120 gram porsi, yang sedikit lebih dari ¾ cangkir; Dan leci kalengan sirup, dengan GI 70 per 120 gram porsi, yaitu sekitar ½ cangkir.   Buah GI Sedang Buah GI sedang adalah yang memiliki GI antara 56-69. Ini termasuk kismis, dengan GI 64 untuk sajian 60 gram, yang sedikit kurang dari ½ cangkir; Buah ara kering, dengan GI 61 per porsi 60 gram, yaitu sekitar 7 buah ara; Nanas, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, atau sekitar ¾ gelas; Pepaya, dengan GI 59 untuk sajian 120 gram, yang sedikit lebih dari ¾ gelas; Dan aprikot mentah, dengan GI 57 per 120 gram porsi, atau sekitar 3 ½ aprikot.   Buah GI Rendah Sebagai pilihan yang baik maka sebaiknya Anda memilih buah yang GI nya lebih rendah. Sebagian besar buah memiliki nilai GI rendah. Per 120 gram, ceri memiliki GI 22, jeruk memiliki GI 25, pir dan apel memiliki GI 38 dan plum memiliki GI 39. Buah ini tidak mungkin menyebabkan lonjakan kadar gula darah Anda kecuali jika Anda mengonsumsi secara berlebihan dan tidak jarang melakukan olahraga.   Baca juga: Makan Buah Lebih Banyak Turunkan Resiko Terjadinya Penyakit Jantung, Benarkah?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya Dokter.   Sumber: sfgate
 30 Jul 2019    08:00 WIB
Gula, Racun Manis yang Dapat Membunuh Anda!
Segala sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik, termasuk makanan. Walaupun diperlukan oleh tubuh sebagai sumber tenaga, mengkonsumsi gula secara berlebihan juga dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Selain dapat mempercepat proses penuaan, konsumsi gula secara berlebihan ternyata juga memiliki berbagai dampak buruk lainnya bagi kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini.   Baca juga: Kadar Gula Darah Selalu Tinggi, Apa Saja Resikonya?   Menurunkan Daya Tahan Tubuh Konsumsi gula secara berlebihan tentu saja akan membuat Anda mengalami peningkatan berat badan, yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya obesitas. Obesitas akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan. Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh yang seharusnya digunakan untuk melawan berbagai jenis penyakit terpaksa harus digunakan untuk mengatasi berbagai masalah yang timbul akibat obesitas.   Menurunkan Daya Ingat Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mengkonsumsi gula secara berlebihan dapat menurunkan daya ingat dan kemampuan berpikir. Hal ini dikarenakan gula dapat mempercepat proses penuaan sel, termasuk sel otak.   Perubahan Kadar Hormonal Tahukah Anda bahwa mengkonsumsi gula secara berlebihan juga akan menyebabkan terjadinya perubahan kadar hormonal di dalam tubuh Anda? Salah satu hormon yang paling terpengaruh adalah hormon ghrelin. Kadar hormon ini akan menurun bila Anda mengkonsumsi terlalu banyak gula.   Meningkatkan Resiko Terjadinya Gangguan Jantung Kenaikan berat badan yang Anda alami seiring dengan semakin banyaknya gula yang Anda konsumsi juga akan membuat kadar kolesterol Anda meningkat. Hal ini tentu saja akan berdampak buruk pada kesehatan jantung Anda.   Selain itu, suatu molekul yang terdapat di dalam gula, glucose 6 phosphate (G6P), dapat menyebabkan terjadinya perubahan di dalam protein otot jantung, yang dapat memicu terjadinya gagal jantung.   Mendukung Pertumbuhan Sel Kanker Tahukah Anda bahwa gula merupakan sumber makanan utama bagi para sel kanker seperti halnya sel-sel tubuh? Oleh karena itu, kurangi dan batasi konsumsi gula Anda untuk membantu mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.   Selain itu, adanya gula di dalam usus juga akan menstimulasi suatu protein yang disebut dengan beta katenin. Adanya protein ini akan membuat sel-sel tubuh menjadi lebih rentan terhadap sel-sel kanker.   Meningkatkan Resiko Terjadinya Diabetes Saat Anda mengkonsumsi gula secara berlebihan, maka tubuh pun harus memproduksi lebih banyak hormon insulin untuk menurunkan kadar gula darah Anda. Bila hal ini terus berlangsung dalam waktu yang lama, maka keadaan ini dapat memicu terjadinya diabetes tipe 2.   Meningkatkan Berat Badan Tahukah Anda bahwa kelebihan karbohidrat yang Anda konsumsi akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh? Jadi, saat Anda mengkonsumsi karbohidrat atau gula secara berlebihan, maka kelebihan gula di dalam tubuh pun akan diubah menjadi lemak. Selain itu, berbeda dengan serat, lemak, dan protein yang dapat membuat Anda merasa kenyang; gula hanya akan membuat Anda mengkonsumsi banyak kalori tetapi tidak terlalu mengenyangkan.   Gula Adalah Silent Killer Selain daripada garam yang dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi, gula juga dapat membunuh seseorang! Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi fruktosa (gula) secara berlebihan dapat meningkatkan resistensi leptin (suatu jenis hormon yang berfungsi untuk memberitahu tubuh bahwa ia telah merasa kenyang). Akibatnya adalah Anda tidak akan pernah merasa kenyang sehingga Anda pun akan makan secara berlebihan dan mengalami obesitas.   Kecanduan Gula Dapat Diturunkan Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mutasi genetik pada hormon ghrelin (hormon yang berfungsi untuk memberitahu Anda bahwa Anda sedang lapar)akan membuat seseorang menjadi lebih ingin mengkonsumsi gula dan minuman beralkohol dibandingkan dengan orang yang tidak mengalami mutasi genetik tersebut.   Gula Sama Beracunnya Seperti Minuman Beralkohol Sebuah penelitian baru menemukan bahwa ternyata gula sama berbahayanya seperti minuman beralkohol bagi hati manusia. Bila dikonsumsi secara berlebihan, maka tubuh akan memetabolisme gula dengan menggunakan cara yang sama seperti saat tubuh sedang memetabolisme etanol (bahan aktif di dalam minuman beralkohol).   Gula Bikin Umur Anda Lebih Pendek Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan bahwa banyak sekali kematian yang berhubungan dengan berbagai jenis minuman manis. Hal ini dikarenakan berbagai minuman manis tersebut dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai jenis penyakit kronik seperti diabetes, gangguan jantung, dan kanker.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang . Sumber: huffingtonpost
 27 Oct 2018    08:00 WIB
Efek Pisang Terhadap Kadar Gula Darah
Pisang merupakan buah yang memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan Anda, mulai dari membantu mengurangi stress, mengurangi gejala premenstrual, membantu menurunkan tekanan darah, dan bahkan mampu mengatasi kutil (kulit pisang). Selain mengandung berbagai mineral dan vitamin penting di dalamnya, pisang juga mengandung cukup banyak gula yang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah Anda.  Indeks glikemik merupakan suatu ukuran untuk mengetahui apa dampak suatu makanan terhadap kadar gula darah seseorang. Indeks glikemik yang rendah adalah makanan dengan indeks glikemik kurang dari 55, sedangkan indeks glikemik yang sedang adalah makanan dengan indeks glikemik antara 56-69, makanan dengan indeks glikemik tinggi adalah makanan dengan indeks glikemik lebih dari 70.  Pisang merupakan salah satu jenis makanan yang memiliki indeks glikemik yang rendah yaitu sekitar 51. Oleh karena itu, mengkonsumsi pisang dapat membantu meningkatkan kadar gula darah secara bertahap.   Pisang dan Kadar Gula Darah Pisang dapat meningkatkan dan menjaga kadar gula darah dalam waktu cukup lama karena mengandung cukup banyak karbohidrat. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengurangi gejala morning sickness. Selain itu, pisang juga dapat membantu mengatasi nyeri kepala akibat mabuk. Haluskan pisang dan campurkan dengan madu dan buatlah menjadi milkshake. Mengkonsumsi 2 buah pisang sebelum berolahraga selama 90 menit akan membantu Anda memiliki cukup banyak energi untuk mensuplai kebutuhan tubuh Anda selama berolahraga.  Pisang mengandung 3 macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiga jenis gula ini dapat membantu menjaga kadar gula darah. Menjadikan pisang sebagai cemilan saat bekerja juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, sehingga membuat Anda tetap dapat berkonsentrasi dan menjaga mood Anda.   Kandungan Nutrisi di Dalam Pisang Pisang mengandung cukup banyak vitamin B kompleks sehingga membuatnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Vitamin B6 dapat membantu mengurangi gejala premenstrual dengan cara mengatur kadar gula darah yang dapat mempengaruhi mood.  Pisang juga dapat membantu Anda yang sedang berusaha berhenti merokok, karena mengandung banyak vitamin C, vitamin A1, vitamin B6, vitamin B12, kalium, dan magnesium yang dapat membantu tubuh Anda menyembuhkan diri dari ketergantungan nikotin. Selain itu, bila Anda sedang gugup, vitamin B kompleks yang terdapat di dalam pisang juga dapat membantu menenangkan Anda.   Pisang dan Mood Pisang mengandung triptofan, suatu jenis asam amino yang akan diubah di dalam tubuh menjadi serotonin, yang dapat membuat Anda merasa lebih tenang. Mengkonsumsi pisang secara teratur setiap harinya dapat membantu seorang penderita depresi.  Beberapa gejala kekurangan kalium adalah rasa lelah berlebihan, mudah marah, dan bingung. Mengkonsumsi pisang dapat membantu mengatasi hal ini karena pisang mengandung banyak kalium, yang dapat membuat Anda kembali berkonsentrasi dengan tugas Anda. Selain itu, kalium juga dapat menurunkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi dan stroke.  Karena mengandung cukup banyak zat besi, maka pisang juga dapat membantu mengatasi gejala anemia.  Baca juga: Pengobatan Tekanan Darah Rendah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: ehow
 01 Jun 2018    11:00 WIB
Manfaat Apel Bagi Kesehatan
Kandungan Nutrisi di Dalam ApelSetiap 100 gram apel hanya mengandung sekitar 50 kalori. Apel mengandung banyak karbohidrat dan air. Selain itu, apel juga mengandung serat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium. 1.  Mencegah KankerFlavonoid (quercetin dan triterpenoid) di dalam apel dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, termasuk kanker paru, kanker prostat, dan kanker payudara. Apel juga mengandung polisakarida (pektin dan berbagai jenis serat lain) yang saat diubah menjadi oligosakarida dapat menghambat pertumbuhan sel-sel berbahaya, terutama kanker usus besar. 2.  Menurunkan Kadar KolesterolMengkonsumsi apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL karena apel mengandung polifenol (antioksidan kuat) yang dapat membantu menurunkan jumlah sel-sel lemak. Quercetin di dalam apel juga dapat menurunkan kadar C reaktif protein yang merupakan faktor inflamasi (radang) utama yang dapat menyebabkan gangguan pembuluh darah kronik. 3.  Membantu Mengendalikan Kadar Gula DarahKonsumsi apel dapat membantu mengendalikan kadar gula darah anda. Apel dapat memperlambat proses pencernaan gula dengan cara menghambat kerja alfa amilase dan alfa glukosidase, yang berfungsi untuk mencerna karbohidrat. Selain itu, polifenol di dalam apel juga dapat menurunkan penyerapan glukosa di dalam darah. Apel juga dapat membantu mengatur produksi insulin dan mengaktivasi reseptor insulin. Apel juga dapat membantu kerja pankreas sehingga dapat membantu mengendalikan kadar gula darah. 4.  Membantu PencernaanKandungan serat yang tinggi di dalam apel dapat membantu kerja usus dan memperlancar buang air besar anda. Selain itu, vitamin C di dalam apel juga dapat membantu mengaktivasi berbagai enzim-enzim pencernaan sehingga dapat membantu kerja sistem pencernaan. Konsumsi apel dapat membantu mencegah terjadinya diare, sembelit, irritable bowel syndrome, dan nyeri perut. 5.  Meningkatkan Kesehatan RambutPolifenol di dalam apel dapat membantu perkembangan protein yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan rambut anda. Selain itu, prosianidin B2 yang terdapat di dalam apel juga dapat membantu menguatkan dan menebalkan rambut anda. Konsumsi apel dapat memperbaiki densitas (kepadatan) rambut anda. Apel juga dapat mencegah terjadinya kebotakan. Apel mentah mengandung lebih banyak prosianidin B2 daripada apel yang telah masak. 6.  Mempercantik KulitBerbagai antioksidan di dalam apel dapat membantu menutrisi kulit anda, mencegah kerusakan akibat radikal bebas, membuat kulit lebih halus dan sehat, memperlambat pembentukan kerutan, noda hitam, dan berbagai proses penuaan lainnya. Serat dan vitamin C di dalam apel juga sangat baik bagi kulit anda. Vitamin C dapat membantu membuang berbagai racun dari dalam tubuh (detoksifikasi). 7.  Menguatkan Sistem Kekebalan TubuhPektin di dalam apel dapat meningkatkan kadar interleukin 4 yang berfungsi untuk melawan sel mast yang seringkali menyebabkan alergi dan berbagai penyakit lainnya. Selain itu, apel juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dapat membantu pertumbuhan. 8.  Meningkatkan Fungsi OtakKonsumsi apel dapat membantu meningkatkan kadar neurotransmiter asetilkolin, yang sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya penyakit Alzheimer. Kandungan antioksidannya yang tinggi membuat otak dapat berfungsi dengan lebih baik dan mencegah berbagai kerusakan akibat proses oksidasi radikal bebas. Serat dan antioksidan di dalam apel juga dapat mencegah terjadinya penyakit Parkinson. 9.  Membantu Menjaga Berat BadanApel merupakan buah yang sangat mengenyangkan. Apel membuat anda merasa kenyang dan mengandung sangat sedikti kalori. Banyaknya serat di dalam apel membuatnya semakin sulit dicerna dan membuat anda merasa kenyang lebih lama. Apel juga mengandung asam ursolat yang dapat membakar lemak. 10.  Manfaat LainnyaBerbagai manfaat lain dari apel bagi kesehatan anda adalah:•  Mencegah kerusakan gigi dan membantu memutihkan gigi dengan cara mencegah pembentukan plak dan gigi berlubang (asam malat)•  Meningkatkan produksi air liur yang dapat membantu membersihkan mulut•  Meningkatkan kadar hemoglobin di dalam darah (zat besi)•  Mencegah pembentukan batu empedu (serat)•  Mencegah katarak•  Mengurangi gejala asma dan meningkatkan fungsi paru (quercetin)   Sumber: foodtofitness
 23 Feb 2018    08:00 WIB
Makanan Terbaik Untuk Menjaga Kadar Gula Darah Anda
Membuat pilihan makanan sehat dan melacak kebiasaan makan Anda dapat membantu Anda mengelola kadar gula darah Anda. Kadar gula darah yang tinggi bisa merusak organ tubuh Anda seperti mata, ginjal dan jantung. Menghindari konsumsi makanan berkalori tinggi adalah langkah awal mengatur kadar gula darah Anda. Menambahkan beberapa makanan tertentu ke dalam makanan sehari-hari Anda juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah Anda.   Berikut Makanan Untuk Menjaga Kadar Gula Darah Anda: Makanan Berserat Tinggi Serat makanan yang terdapat pada makanan nabati memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh Anda. Serat terbagi menjadi dua jenis: larut dan tidak larut. Sumber serat yang tidak larut meliputi kulit buah, seperti anggur, apel dan blueberry. Serat larut di sisi lain diserap dalam air dan membentuk zat seperti gel di saluran pencernaan. University of Maryland menjelaskan bahwa ini menghambat usus dari menyerap gula dan pati. Ini berarti konsumsi makanan berserat tinggi mengurangi risiko diabetes tipe 2, menurunkan kadar insulin dan gula darah. Serat larut bisa ditemukan di bagian lembut buah, kacang polong dan kacang kering. Kayu manis Menurut Worlds’ Healthiest Foods, cinnamaldehyde, cinnamyl acetate dan cinnamyl alcohol adalah tiga minyak esensial yang memberi rasa manis khas kayu manis. Menggunakan kayu manis untuk makanan tinggi karbohidrat mengurangi dampak peningkatan pada kadar gula darah Anda. Sebuah studi oleh "American Journal of Clinical Nutrition" yang diterbitkan pada tahun 2007 menunjukkan bahwa menambahkan kayu manis ke makanan tinggi karbohidrat menurunkan tingkat pengosongan lambung. Hal ini secara signifikan mengurangi kenaikan kadar gula darah setelah makan tinggi karbohidrat. Sebuah makalah yang diterbitkan dalam "Diabetes Care" pada tahun 2003 menunjukkan bahwa konsumsi sehari-hari 1-6 gram kayu manis mengurangi kadar gula darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2. Kacang Sebuah studi oleh para periset di Rumah Sakit St. Michael di Kanada yang diterbitkan pada bulan Agustus 2011 di "Diabetes Care" menemukan bahwa asupan 2 kacang per hari untuk menjaga kadar gula darah dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, kacang sangat ideal untuk meningkatkan asupan minyak nabati dan protein dalam makanan penderita diabetes tipe 2. Kacang panggang campuran, tawar, mentah atau kering mengendalikan kadar glukosa darah, kadar lemak darah dan membantu mencegah penambahan berat badan pada pasien tersebut. Cuka Sebuah studi oleh para periset di Arizona State University yang diterbitkan dalam edisi Januari 2004 tentang "Diabetes Care" menemukan bahwa cuka memperlambat kenaikan gula darah yang biasa setelah makan. Hal ini karena mengandung zat penyusun aktif biologis yang disebut asam asetat, yang menghambat aktivitas beberapa enzim pencerna karbohidrat aktif. Beberapa gula dan pati karenanya tidak dicerna. Akibatnya kadar gula darah tidak meningkat.   Baca juga: Gula Juga Bisa Membuat Anda Kecanduan Lho, Berikut Tandanya…   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate
 01 Feb 2018    11:00 WIB
Buah Bisa Meningkatkan Kadar Gula Darah? Coba Simak, Agar Tidak Salah Pilih!
Meski buah mengandung air, serat, vitamin, mineral dan antioksidan, namun buah juga mengandung karbohidrat. Seperti makanan karbohidrat lainnya, yang mengandung gula, minuman ringan, pasta, roti. Semua buah dapat meningkatkan kadar gula darah Anda. Beberapa buah mengandung lebih banyak karbohidrat per porsinya, terutama bila disaring dan dipekatkan, seperti jus dan buah kering, dan karenanya akan meningkatkan kadar gula darah Anda lebih banyak dibandingkan buah segar yang memiliki kandungan karbohidrat lebih rendah.   Berikut Bentuk Buah Yang Dapat Meningkatkan Kadar Gula: Jus buah Jus buah bukanlah pilihan yang baik jika Anda mencoba mengendalikan kadar gula darah Anda, terutama jika Anda menderita diabetes, resistensi insulin atau sindrom ovarium polikistik. Sebagian besar serat alami yang sehat dan nutrisi yang ditemukan dalam buah-buahan dikeluarkan selama proses pembuatan menjadi jus. Buah segar mengandung lebih banyak nutrisi dan mencegah lonjakan gula darah.   Buah Kering Buah yang dikeringkan akan mengalami penurunan kadar airnya dan meningkatkan kadar gula alami. Kismis sekitar 1/4 cangkir, mengandung lebih dari 30 gram karbohidrat, atau sekitar 8 sendok teh gula. Banyak jenis buah kering, seperti cranberry kering misalnya, juga sering mengandung karbohidrat tambahan dari gula tambahan. Jika Anda tidak bisa berpegang pada konsumsi buah kering dalam porsi kecil dan tergoda untuk makan berlebihan maka bisa jadi menyebabkan kenaikan tajam kadar gula darah Anda.   Buah Tinggi Karbohidrat Buah segar adalah pilihan karbohidrat sehat dibandingkan jus buah dan buah kering, namun kandungan karbohidrat yang tinggi dari beberapa buah buah dapat membuat kadar gula darah Anda meningkat cukup cepat. Misalnya, pisang besar memiliki 31 gram karbohidrat dan mangga memiliki 50 gram karbohidrat. Banyak buah-buahan besar, seperti apel dan pir, dapat dengan mudah menyediakan antara 30 dan 36 gram karbohidrat, yang setara dengan 7 sampai 9 sendok teh gula.   Buah Rendah Karbohidrat Jika Anda ingin memuaskan kebutuhan akan manis dan Anda tetap ingin sehat tanpa mengganggu kadar gula darah Anda, pilihlah buah segar yang memiliki kandungan karbohidrat lebih rendah per porsinya. Buah beri mengandung beberapa kandungan karbohidrat terendah dari semua buah. Misalnya, stroberi hanya mengandung 11 gram karbohidrat per cangkir. Bluberi, raspberry dan blackberry juga memiliki kadar karbohidrat rendah dan tidak akan membuat kadar gula darah Anda naik terlalu banyak. Semangka dan melon, merupakan pilihan bagus lainnya, dengan sekitar 11-13 gram karbohidrat per cangkirnya.   Baca juga: Jangan Sampai Tersesat. Segera Luruskan Pendapat Keliru Soal Kencing Manis Dengan Membaca Ini...   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang   Sumber: sfgate