Your browser does not support JavaScript!
 12 Jun 2018    08:00 WIB
Gaya Berjalan dan Kepribadian Anda
Seperti halnya cara berpakaian atau cara bicara Anda, gaya berjalan Anda juga dapat menunjukkan seperti apa kepribadian Anda sebenarnya. Sebuah penelitian dari Swiss dan Inggris menemukan bahwa gaya berjalan seseorang dapat menunjukkan bagaimana kepribadian seorang pria. Sebagian besar orang memiliki gaya berjalan yang merupakan kombinasi dari beberapa jenis gaya berjalan di bawah ini, walaupun biasanya salah satunya bersifat lebih dominan.   Si Pengemudi Gaya Berjalan Cepat dan terburu-buru, ia tampak seperti seseorang yang harus pergi ke suatu tempat dan tahu bagaimana ia harus sampai di sana. Jika ia mengalami suatu hambatan dalam perjalanannya tersebut, ia akan langsung menghadapinya atau berputar melewatinya, bahkan bila ia harus sering bertabrakan dengan pejalan kaki lainnya. Tubuhnya biasanya tampak condong ke depan saat berjalan. Selain itu, ia juga biasanya melakukan banyak hal saat berjalan, baik mengobrol, saling berkirim pesan singkat di telepon genggamnya, atau sambil memikirkan berbagai hal penting yang perlu dilakukannya. Ia biasanya tidak melakukan kontak mata atau berinteraksi dengan orang-orang yang dilewatinya. Apa Anggapan Orang Lain Orang lain yang mengenal atau melihat gaya berjalannya biasanya beranggapan bahwa ia merupakan seseorang yang mampu membereskan berbagai masalah dan walaupun banyak orang mengagumi konsentrasinya saat bekerja, akan tetapi orang lain mungkin merasa ia sedikit "dingin" dan sulit didekati.   Si Pengoreksi Gaya Berjalan Lambat dan berhati-hati, pandangan matanya biasanya cenderung tertuju pada daerah kakinya atau pada permukaan tanah, seperti seseorang yang khawatir akan salah melangkah. Selain itu, saat berjalan, lengannya biasanya berada di dekat tubuhnya, karena ia takut mengganggu jalan orang lain. Orang dengan gaya berjalan satu ini juga tidak suka menggunakan telepon genggam atau berjalan sambil mengobrol dengan orang lain kecuali bila benar-benar diperlukan. Apa Anggapan Orang Lain Ia mungkin tampak sebagai seorang penyendiri dan plin-plan. Orang lain cenderung menganggapnya sebagai seorang introvert dan pemalu, sulit didekati dan dingin.   Si Pemengaruh Gaya Berjalan Cepat, walaupun tidak secepat Si Pengemudi. Gaya berjalannya tampak elastis dan bersemangat. Ia sangat senang berpose saat berjalan dan selalu menyapa orang-orang yang dilewatinya, baik dengan tersenyum, melambai, atau bahkan berteriak. Pandangan matanya cenderung selalu melihat ke sekelilingnya saat berjalan. Dadanya tampak membusung ke depan, bahu ke belakang, dan kepala terangkat ke atas. Ia biasanya merupakan seseorang yang menjadi pemimpin, misalnya menjadi orang pertama yang keluar dari ruangan atau bangkit berdiri. Apa Anggapan Orang Lain Orang lain menganggap orang dengan gaya berjalan seperti ini sebagai seseorang yang menyenangkan dan berkarisma, akan tetapi juga dapat terlihat sebagai seseorang yang sombong. Anda mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar dan biasanya disukai oleh orang-orang di sekitar Anda. Akan tetapi, Anda kadangkala terlalu berlebihan sehingga menjadi sorotan pada beberapa keadaan di mana sebenarnya orang lainlah yang harusnya menjadi sorotan.   Si Pendukung Gaya Berjalan Lambat hingga sedang, dengan postur tubuh yang santai. Postur tubuhnya sangat lembut, tidak cepat, atau berlebihan. Saat berjalan, ia tidak tampak condong ke depan maupun membusungkan dada, dan semua berat tubuhnya tampaknya difokuskan pada kakinya. Ia pun sering melakukan berbagai pose saat berjalan, akan tetapi tidak berlebihan. Apa Anggapan Orang Lain Ia merupakan seseorang yang lebih memperhatikan orang lain dibandingkan pekerjaannya. Sangatlah penting bagi orang dengan gaya berjalan seperti ini untuk diperhatikan dan dihargai oleh orang lain, akan tetapi ia terlalu malu untuk menunjukkan keinginannya tersebut. Selain itu, ia pun terlihat seperti seseorang yang ingin disukai oleh semua orang dan menjadi bagian dalam suatu tim.  Baca juga: Posisi Tidur dan Kepribadian Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: menshealth
 07 Jun 2018    08:00 WIB
Jalan Cepat Untuk Hidup Yang Lebih Sehat
Mereka yang hidup di kota besar khususnya kota metropolitan tentu tidak asing dengan kepadatan kendaraan dan manusia. Guys, coba perhatikan ketika berada di perhentian busway, khususnya tempat transit, orang bisa berjalan denga cepat dari satu pintu ke pintu lainnya untuk bisa segera masuk. Di pagi hari, apalagi sudah mau jam masuk kerja orang bisa berjalan dengan cepat agar tidak terlambat. Nah ternyata berdasarkan studi terbaru ternyata mereka yang suka berjalan khususnya yang berjalan dengan langkah yang lebih cepat mendapatkan manfaat yang lebih baik. Ini dikarenakan berdasarkan penelitian ditemukan bahwa semakin cepat kita berjalan, semakin panjang umur kita. Jalan untuk hidup yang lebih sehat Lima institusi melakukan penelitian terkait hal ini adalah dari University of Sydney dari Australia, the University of Limerick dari Irlandia, dan tiga lainnya dari UK yaitu the Universities of the Cambridge, Edinburgh, dan Ulster. Tim ini mengeksplorasi hubungan berjalan dan kematian seseorang yang disebabkan oleh penyakit jantung, kanker dan penyebab lainnya. Penelitian ini dilakukan di UK sekitar tahun 1994-2008 pada 50.225 pejalan kaki. Hasil yang berkaitan yang disebabkan oleh penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung ternyata menunjukan bahwa mereka yang berjalan cepat sekitar 21% sedangkan yang berjalan dengan kecepatan rata-rata sekitar 24%. Sedangkan untuk kematian yang disebabkan oleh kanker belum ada bukti yang menunjukan bahwa kecepatan berjalan mempengaruhi secara signifikan untuk kematian yang disebabkan penyakit ini. Yang tua yang lebih dapat manfaat Ternyata dari penelitian ini juga ditemukan yang usianya lebih tua mendapatkan manfaat lebih dari dengan berjalan lebih cepat. Mereka yang berumur 60 tahun atau lebih memiliki resiko kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung 46% sedangkan mereka yang berjalan dengan kecepatan langkah rata-rata sekitar 53% Dengan berjalan cepat meningkatkan detak jantung kita. So, guys tetap semangat ketika bekerja atau melakukan sesuatua yang mengharuskan kita untuk jalan. Kalau mau jalan santai boleh, tapi kalau mau bagus untuk kesehatan tidak ada salahnya kita berjalan lebih cepat.   Baca juga : 5 Cara Efektif Menurunkan Berat Badan Dengan Berjalan Kaki Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: Medical News Today