Your browser does not support JavaScript!
 01 Aug 2019    18:00 WIB
Seberapa Dampak Buruk Garam Bagi Kesehatan ?
Mengkonsumsi banyak garam (natrium) dapat berdampak negatif bagi kesehatan anda, yaitu menyebabkan peningkatan tekanan darah dan berbagai komplikasi jantung. Akan tetapi, konsumsi natrium dalam jumlah sedang (sesuai rekomendasi ahli keseahtan) justru dapat berdampak positif bagi kesehatan anda, yaitu membuat tubuh anda berfungsi sebagaimana mestinya. Jumlah natrium yang boleh anda konsumsi berbeda-beda setiap harinya, tergantung pada berbagai keadaan kesehatan anda.Dampak PositifNatrium membantu otot dan saraf anda bekerja sebagaimana  mestinya dengan cara membantu kontraksi otot dan transmisi impuls saraf. Selain itu, natrium juga membantu mengatur tekanan dan volume darah. Mengkonsumsi natrium dalam jumlah yang sesuai dapat membantu mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh anda dan menjaga pH darah anda.Dampak NegatifMengkonsumsi terlalu banyak natrium (garam) di dalam menu makanan anda dapat menyebabkan berbagai efek samping berbahaya dan berat. Misalnya saat ginjal (berfungsi untuk menjaga keseimbangan kadar natrium) tidak dapat mengeluarkan natrium dari dalam tubuh, maka natrium akan mulai menumpuk di dalam darah. Terlalu banyak natrium di dalam darah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi serta penumpukkan cairan di dalam tubuh orang-orang yang menderita gagal jantung kongestif, sirosis hati, atau penyakit ginjal. Berbagai keadaan ini menyebabkan ginjal semakin sulit menjaga keseimbangan kadar natrium.Terlalu banyak garam menyebabkan air tertahan di dalam tubuh sehingga terjadi peningkatkan volume darah dan menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah, yang meningkatkan tekanan pada pembuluh darah. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung, gagal jantung, atau stroke.Berapa Banyak Garam yang Boleh Dikonsumsi Setiap Harinya?Garam dapur mengandung natrium (40%). Satu sendok teh garam mengandung sekitar 2.300 mg natrium, yang merupakan jumlah garam maksimal yang boleh dikonsumsi oleh orang dewasa sehat setiap harinya. Orang yang menderita tekanan darah tinggi harus membatasi jumlah konsumsi natrium hingga 1.500 mg setiap harinya. Orang yang menderita gagal jantung kongestif, sirosis hati, dan penyakit ginjal mungkin hanya diperbolehkan mengkonsumsi lebih sedikit natrium. Para ahli mengatakan bahwa orang yang berusia lebih dari 51 tahun cenderung lebih mudah mengalami berbagai efek samping dari natrium seperti pengerasan pembuluh darah akibat penuaan, yang dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi.Sumber: healthyeating.sfgate
 17 Jul 2019    16:00 WIB
Yang Harus dan Tidak Boleh Dimakan Bagi Diet Hipertensi
Peraturan pertama untuk menurunkan tekanan darah adalah mengurangi atau menghentikan konsumsi dari garam. Tetapi diet hipertensi tidak hanya mengenai garam, ada beberapa jenis makanan yang memang harus Anda masukkan ke menu diet Anda dan ada beberapa jenis makanan yang harus Anda hindari. Sayur-sayuran Mengkonsumsi sayuran merupakan pilihan yang menyehatkan. Sangat direkomendasikan untuk Anda mengkonsumsi sayuran berdaun hijau gelap untuk membantu menurunkan tekanan darah. Kafein  Kafein yang banyak terkandung di kopi dapat dengan cepat meningkatkan tekanan darah, yang mungkin bisa memberikan efek baik jika Anda memang dalam kondisi yang lemah energi dan tekanan darah rendah. Tetapi jika Anda menderita tekanan darah tinggi maka tidak disarankan untuk mengkonsumsi kafein. Batasi alkohol Alkohol tidak hanya meningkatkan tekanan darah, tetapi konsumsi alkohol berulang dapat menyebabkan tekanan darah naik secara konstan dan dalam jangka waktu panjang. Oleh karena itu sangat penting untuk menghidari konsumsi alkohol untuk menurunkan tekanan darah Kurangi garam Pembatasan sodium akan mengontrol tekanan darah dan juga dapat mencegah timbulnya darah tinggi untuk mereka yang belum mengalami tekanan darah tinggi. WHO merekomendasikan tidak lebih dari 2.000mg sodium atau lima gram garam, yang setara dengan satu sendok teh perhari. Jangan lupa untuk mengawasi kandungan garam pada makanan dalam kemasan, fast food dan makanan kaleng, dan semua sumber garam lainnya. Susu skim Jika Anda ingin menurunkan tekanan darah, konsumsinya segelas susu skim setiap harinya. Susu skim kaya akan kalsium dan vitamin D. kedua nutrisi ini bekerja secara tim untuk membantu menurunkan tekanan darah dan juga meningkatkan kekuatan tulang Anda. selain itu, kandungan vitamin D dan kalsium dapat mengurangi resiko terjadinya penyakit jantung.   Sumber: healthmeup
 17 Jan 2019    12:00 WIB
Pengobatan Alternatif Menggunakan Epsom Salt (Garam Inggris)
Hai guys, tahu tidak apa itu Epsom Salt (Garam Inggris)? Garam Epsom juga dikenal sebagai magnesium sulfat. Ini adalah senyawa kimia yang terbuat dari magnesium, belerang, dan oksigen. Namanya diambil dari kota Epsom di Surrey, Inggris, tempat garam ini ditemukan. Garam ini memiliki penampilan yang mirip dengan garam dapur dan sering dilarutkan dalam bak mandi, karena salah satu fungsinya bisa menghaluskan kulit kita, itulah sebabnya kita mungkin lebih mengenal sebagai Inggris sebagai "garam untuk mandi." Meskipun terlihat mirip dengan garam dapur, rasanya sangat berbeda. Garam epsom cukup pahit dan tidak enak. Beberapa orang masih mengkonsumsinya dengan melarutkan garam dalam air dan meminumnya. Namun, karena rasanya yang pahit dan tidak enak, kita tidak menggunakannya sebagai salah satu bumbu dapur. Selama ratusan tahun, garam ini telah digunakan untuk mengobati penyakit, seperti sembelit, insomnia, dan fibromyalgia. Sebagian besar manfaat garam Epsom berkaitan dengan magnesium, mineral yang tidak cukup banyak dimiliki orang. Kita dapat menemukan garam Epsom di penjualan online, di toko obat dan di market bahan-bahan dan makanan import. Bagaimana cara kerja garam Inggris. Ketika garam Epsom dilarutkan dalam air, ia melepaskan ion magnesium dan sulfat. Sehingga partikel-partikel senyawa ini dapat diserap melalui kulit kita, memberi kita magnesium dan sulfat - yang menyuplai bagian tubuh kita. Lalu apa fungsi utama dari Epsom Salt (garam Inggris) ini bagi kesehatan tubuh kita? Banyak orang, termasuk beberapa profesional kesehatan, mengklaim garam Epsom adalah terapi dan pengobatan alternatif untuk beberapa kondisi. Seperti: Menyediakan Magnesium. Magnesium adalah mineral paling berlimpah keempat di dalam tubuh, yang pertama adalah kalsium. Ini terlibat lebih dari 325 reaksi biokimia yang menguntungkan jantung dan sistem saraf kita. Banyak orang tidak mengkonsumsi magnesium yang cukup. Sehingga faktor-faktor seperti asam fitat pada makanan dan oksalat dapat mengganggu penyerapan tubuh kita. Membuat tidur lebih nyenyak dan mengurangi Stres. Kadar magnesium yang kuat sangat penting untuk pengaturan tidur dan stres, kemungkinan karena magnesium membantu otak kita menghasilkan neurotransmiter yang menginduksi tidur dan mengurangi stres. Magnesium juga dapat membantu tubuh kita menghasilkan melatonin, hormon yang mendorong tidur. Kadar magnesium yang rendah dapat memengaruhi kualitas tidur dan stres secara negatif. Beberapa orang mengklaim bahwa mandi garam Epsom dapat membalikkan masalah ini dengan membiarkan tubuh kita menyerap magnesium melalui kulit. Membantu masalah Sembelit. Magnesium sering digunakan untuk mengobati sembelit. Tampaknya sangat membantu karena menarik air ke usus besar kita, yang membantu kita buang air besar. Paling sering, magnesium diminum untuk menghilangkan konstipasi dalam bentuk magnesium sitrat atau magnesium hidroksida. Orang dewasa biasanya disarankan untuk mengambil 2-6 sendok teh (10-30 gram) garam Epsom pada suatu waktu, dilarutkan dalam setidaknya 8 ons (237 ml) air dan dikonsumsi segera. Kita dapat menghasilkan efek pencahar dalam 30 menit hingga 6 jam. Namun perlu diketahui bahwa mengkonsumsi garam Epsom dapat menghasilkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti kembung dan tinja cair. Membantu Kinerja kita dan untuk Pemulihan tubuh. Beberapa orang mengklaim bahwa mandi garam Epsom dapat mengurangi nyeri otot dan meredakan kram - keduanya merupakan faktor penting untuk kinerja dan pemulihan olahraga. Telah diketahui bahwa kadar magnesium yang cukup bermanfaat untuk berolahraga karena magnesium membantu tubuh kita menggunakan glukosa dan asam laktat. Seorang atlet rentan terhadap kadar magnesium yang rendah, sehingga para profesional kesehatan sering merekomendasikan agar mereka mengonsumsi suplemen magnesium untuk memastikan kadar yang optimal. Mengurangi Nyeri dan Pembengkakan. Klaim umum lainnya adalah garam Epsom membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Banyak orang melaporkan bahwa mandi garam Epsom meningkatkan gejala fibromyalgia dan radang sendi. Sekali lagi, magnesium dianggap bertanggung jawab atas efek ini, karena banyak orang dengan fibromyalgia dan arthritis kekurangan mineral ini. Satu studi pada 15 wanita dengan fibromyalgia menyimpulkan bahwa pemberian magnesium klorida pada kulit mungkin bermanfaat untuk mengurangi gejala. Jadi intinya teman-teman, garam Inggris (Epsom Salt) ini aman dan mudah digunakan. Dua bahan utama garam Epsom adalah magnesium dan sulfat. Dipercaya bahwa kombinasi kedua bahan tersebut merangsang jalur detoksifikasi. Magnesium adalah zat alami yang membantu berbagai fungsi tubuh, termasuk menghilangkan racun. Sulfat dapat memperkuat dinding saluran pencernaan dan membuat pelepasan racun lebih mudah. Jadi selain sehat, aman-aman saja untuk menggunakan Epsom Salt setiap hari.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber : www.webmd.com, www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com.
 31 Jul 2018    16:00 WIB
Tebarkan Garam Di Seluruh Bagian Rumah, Dapatkan 5 Manfaat Menakjubkan Ini!
Kita semua tahu bahwa garam adalah bumbu penting yang membuat masakan menjadi lebih luar biasa. Mungkin ada pepatah "bagai sayur tanpa garam". Makanan tanpa garam rasanya memang akan hambar. Tapi asal Anda tahu manfaat hebat garam tidak hanya itu saja. Karena ternyata garam akan sangat bermanfaat untuk rumah Anda. Jadi manfaat apa saja dari garam untuk rumah Anda: 1.      Terbebas dari masalah semut Apabila Anda mengalami masalah yang berhubungan dengan semut, garam adalah solusi tepat untuk Anda. Taburkan garam di kusen jendela atau permukaan lain dimana banyak semut berkumpul. Garam akan membantu menurunkan kadar kelembaban di rumah dan mengusir semut-semut yang mengganggu tersebut. 2.      Barang-barang kuningan, perak, dan tembaga akan berkilau kembali Apabila Anda memiliki barang-barang dirumah yang berasal dari kuningan, perak dan tembaha maka Anda bisa menggunakan garam untuk membantunya tetap bersih dan berkilau. Gunakan garam untuk memoles barang-barang tersebut. Cara ini adalah cara yang sangat mudah dan tidak merusak barang-barang tersebut. Caranya adalah dengan mencampur 1 sendok garam dengan 1 sendok makan cuka, aduk sampai rata. Kemudian oleskan dengan menggunakan kain, maka campuran ini akan membuat barang-barang dari kuningan, perak dan tembaga tersebut akan bersinar lagi setelah Anda membilasnya. Campuran ini melarutkan setiap noda dan kotoran. 3.      Kaca jendela rumah dan mobil kembali kinclong Jika Anda ingin membersihkan jendela rumah Anda dan ingin menyingkirkan noda membandel. Caranya dengan mencampurkan air hangat sekitar 3,5 liter dengan 5 sendok makan garam, kemudian gosokkan ke jendela Anda. Campuran ini berguna untukmembersihkan jendela bernoda, membuatnya seperti masih baru dan akan tetap bersih lebih lama. Anda dapat menggunakannya untuk jendela mobil juga. 4.      Saluran wastafel tidak lagi mampet Jika Anda ingin membersihkan saluran wastafel maka, garam bisa sangat berguna. Campur air panas dengan garam dan tuangkan campuran di wastafel. Garam akan mencairkan penumpukan lemak yang menyebabkan saluran tersumbat dan membuat wastafel berbau segar. 5.      Warna tirai atau karpet kembali cerah Jika Anda ingin mengembalikan kilau asli dari tirai atau karpet fiber Anda, maka garam juga bis menjadi solusi yang tepat. Garam bisa mengembalikan warna mereka dengan hanya satu kali mencuci. Rendam kain di air garam dan menggosoknya. Dengan cara ini Anda akan membersihkan bintik-bintik noda yang hampir tidak hilang dengan deterjen. Semua manfaat diatas adalah manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan garam. Garam merupakan alternatif pembersih yang sempurna karena tidak mengandung bahan kimia apapun tetapi memiliki sifat desinfektan yang menakjubkan. Selain itu harganya juga sangat murah. Baca juga: 8 Manfaat Air Garam Bagi Tubuh Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: howstuffworks
 03 Jul 2018    08:00 WIB
Ternyata Ini 8 Manfaat Minum Air Garam, Kalau Nggak Coba, Rugi!
Garam murni kaya akan mineral dan baik untuk kesehatan, yang dibicarakan disini bukan garam yang sudah diproses. Garam yang sudah diproses sangat tidak baik untuk kesehatan. Garam murni mengandung hamper lebih dari 80 mineral seperti yodium, flour, natrium, fosfor, cobalt, kalsium, kalium, seng, sulfur, seng, magnesium, mangaan, tembaga dan lain-lain.  Sehingga baik untuk metabolisme tubuh, untuk tulang, system daya tahan tubuh dan kadar gula darah dalam tubuh. Penasaran apa iya garam murni ini bermanfaat untuk tubuh, Anda bisa mendapatkan manfaat garam murni dengan cara. Isilah sebuah gelas dengan 3 sendok teh murni da nisi dengan air. Kemudian tutup dan biarkan selama semalaman. Esok harinya, ambil secangkir air hangat dan tambahkan larutan garam tersebut dan minum. Maka Anda akan mendapatkan manfaatnya. Apa saja manfaat yang didapat dari minum air garam? Berikut ulasannya: 1.      Menjaga saluran pencernaan Setelah Anda minum air garam yang alami, maka akan merangsang kelenjar air liur bekerja dengan baik. Hal ini akan membantu melumasi makanan untuk lebih mudah ditelan, membantu makanan lebih mudah dicerna. Sehingga saluran pencernaan dapt bekerja dengan lebih baik. 2.      Detoksifikasi Banyaknya kandungan mineral yang terkandung di dalam garam murni akan membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh Anda. Selain itu bersifat sebagai anti bakteri dan membantu membunuh bakteri yang ada dalam tubuh Anda. 3.      Baik untuk kulit Kandungan mineral dalam garam murni akan membantu meperbaiki struktur kulit. Kandungan sulfur, seng, yodium, kromium membantu mengatasi beberapa masalah kulit dan membuat kulit tetap bersih. 4.      Mencegah peradangan Saat tubuh Anda gagal untuk mendapatkan cukup natrium, kadar enzim renin dan hormon aldosteron dapat meningkat yang menyebabkan terjadinya peradangan. Sehingga dengan minum air garam alami membantu mencukupi kebutuhan natrium Anda. 5.      Baik untuk tulang Pada saat aliran darah dalam suasana asam, maka tubuh akan menggunakan kalsium dari tulang untuk membantu menetralkan suasana asam tersebut. Air garam murni dapat membantu membuat suasana menjadi lebih basa dan tulang Anda menjadi lebih aman. 6.      Tidur lebih nyenyak Mineral dalam garam alami membantu mengurangi hormone stress dan membuat system persarafan Anda menjadi lebih rileks. Hal ini akan membantu Anda untuk tidur lebih nyenyak. 7.      Membantu menghidrasi tubuh Anda Apabila Anda minum air garam secara alami maka akan membantu tubuh untuk menyerap air dan menggunakannya dengan cara yang tepat. Dalam keadaan normal, saat Anda minum banyak air putih, maka sebagain besar akan keluar melalui urin. Dengan minum air garam alami akan membantu tubuh untuk menyimpan cairan tersebut. 8.      Manfaat lainnya Minum air garam alami akan membantu meningkatkan tingkat, menstabilkan gula darah, mencegah kram otot dan juga membantu menurunkan berat badan. Ternyata ada banyak ya manfaat dari air garam yang bisa Anda dapatkan. Namun perlu diingat bahwa air garam yang dimaksud disini adalah air garam alami dan sebelum Anda melakukan terapi air garam ada baiknya Anda berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter Anda. Baca juga: Apakah Konsumsi Garam Dapat Membuat Berat Badan Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: eatthis
 30 Sep 2017    15:00 WIB
5 Alasan Mengapa Anda Harus Kurangi Konsumsi Garam
Garam adalah salah satu jenis bumbu yang paling banyak digunakan diseluruh dunia. Garam dapat menambah cita rasa dari suatu masakan dan banyak orang tidak dapat lepas dari garam walaupun hanya membutuhkan jumlah yang sedikit. Ya garam memang bisa memberikan manfaat kesehatan kepada Anda jika dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas, tetapi jika terlalu banyak garam justru dapat merugikan kesehatan Anda. berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus membatasi konsumsi garam harian Anda. The American Heart Association (AHA) menyarankan untuk seseorang yang sehat tanpa tekanan darah tinggi, diabetes atau penyakit jantung lainnya tidak boleh mengkonsumsi garam melebihi 3,75 gram garam setiap harinya. Walaupun garam dapat memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh, tetapi konsumsi garam yang melebihi dosis anjuran perhari dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut adalah berbagai gangguan kesehatan yang akan muncul jika Anda tidak membatasi konsumsi garam harian Anda.1.  Tekanan DarahKonsekuensi utama dari konsumsi tinggi garam adalah peningkatan darah tinggi. Kondisi ini jika dibiarkan maka dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan stroke. Penelitian memperkirakan dengan mengurangi asupan sodium di garam sampai satu pertiga akan dapat menurunkan resiko stroke sampai 22% dan resiko serangan jantung sampai 16%. 2.  OsteoporosisOsteoporosis adalah salah satu kondisi medis yang menyerang tulang, menyebabkan tulang rapuh dan cenderung mudah patah. Kalsium merupakan salah satu mineral penting untuk memperkuat tulang. Diet tinggi garam dapat menyebabkan tulang kehilangan kalsium sehingga menyebabkan tulang rapuh dan terkena osteoporosis 3.  Kanker PerutTelah banyak penelitian yang dilakukan untuk memastikan adanya hubungan antara konsumsi tinggi garam dengan terjadinya kanker lambung. Penelitian tersebut mengatakan orang yang selalu menambahkan garam ke makanan mereka mengalami peningkatan resiko terkena kanker lambung sebanyak 78% 4.  ObesitasKonsumsi sodium memang tidak secara langsung menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas, tetapi memiliki kaitan dengan hal tersebut. Garam membuat Anda merasa sangat haus dan membuat Anda minum lebih banyak dan tidak selalu air. Dengan memilih minum minuman energi atau minuman yang mengandung gula lainnya akan menyebabkan Anda mengalami peningkatan berat badan terutama untuk anak-anak dan remaja. 5.  Batu GinjalBatu ginjal dapat terjadi karena endapan kalsium di ginjal. Garam menyebabkan tubuh kehilangan calsium dan tubuh mengeluarkannya melalui urin. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya endapan kalsium di ginjal dan membentuk batu ginjal.Sumber: healthmeup
 29 Nov 2016    08:00 WIB
Makanan Ini Bisa Bantu Naikkan Tekanan Darah Lho…
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa garam dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi. Selain garam, ternyata ada banyak makanan lain yang juga dapat meningkatkan tekanan darah Anda lho! Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis makanan yang dapat membuat tekanan darah Anda meningkat.   Makanan Olahan Sebagian besar garam yang Anda konsumsi berasal dari berbagai jenis makanan siap saji, makanan olahan, dan makanan restoran. Beberapa jenis makanan olahan yang mengandung banyak garam adalah berbagai jenis makanan kalengan, saos tomat, sup kalengan, kacang hitam kalengan, daging olahan, dan makanan beku.   Susu dan Produknya Walaupun susu mengandung banyak kalsium, akan tetapi susu juga mengandung natrium. Satu cup susu rendah lemak mengandung sekitar 100 mg natrium. Beberapa jenis keju juga mengandung banyak garam. Pilihlah keju yang mengandung 140 mg natrium atau kurang setiap porsinya. Keju mozzarella dan keju swiss merupakan jenis keju yang mengandung paling sedikit natrium.   Roti Isi (Sandwich) Roti isi atau yang lebih dikenal dengan nama sandwich merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak garam lho! Roti, daging isi, saus, dan acar yang menyusun roti sandwich merupakan berbagai jenis makanan yang mengandung banyak natrium (garam).   Baca juga: Tekanan Darah Tinggi dan Kehamilan   Minuman Beralkohol Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minuman beralkohol dapat meningkatkan tekanan darah. Oleh karena itu, dianjurkan agar seorang pria tidak mengkonsumsi lebih dari 2 gelas minuman beralkohol setiap harinya dan tidak lebih dari 1 gelas minuman beralkohol setiap harinya bagi seorang wanita.   Gula Tambahan Gula tambahan yang ada di dalam berbagai jenis makanan olahan, terutama fruktosa dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan stroke; bahkan lebih tinggi daripada garam.   Minuman Energi Karena berbagai jenis minuman energi mengandung kafein dan gula, maka minuman ini dapat menyebabkan perubahan tekanan darah. Akan tetapi, perubahan tekanan darah ini biasanya bersifat sementara. Namun, minuman energi biasanya juga mengandung stimulan dan suplemen yang dapat meningkatkan tekanan darah. Salah satunya adalah ginseng yang dapat menurunkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, tetapi akan meningkatkan tekanan darah bila dikonsumsi dalam dosis normal. Oleh karena itu, jangan mengkonsumsi ginseng bila Anda memiliki tekanan darah tinggi, kecuali bila disarankan demikian oleh dokter Anda.   Ikan dan Makanan Laut Beku Tahukah Anda bagaimana cara ikan dan makanan laut beku diawetkan? Salah satunya adalah dengan direndam dalam larutan garam. Hal ini dapat meningkatkan kandungan natrium di dalamnya. Sebagai contoh adalah udang segar biasanya mengandung sekitar 224 mg natrium untuk setiap 100 gramnya, tetapi udang beku yang telah diawetkan dengan larutan garam untuk menjaganya tetap segar dapat mengandung 566 mg natrium untuk setiap 100 gramnya.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: nextavenue  
 01 Jul 2016    12:00 WIB
Ingin Hidup Lebih Sehat? Gunakan Rempah-rempah Sebagai Pengganti Garam!
Mengkonsumsi terlalu banyak garam dapat meningkatkan resiko terjadinya tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa menambahkan beberapa jenis rempah-rempah dapat menurunkan jumlah garam yang harus digunakan dalam suatu makanan. Para ahli menganjurkan agar anda membatasi konsumsi natrium (garam) anda setiap harinya, yaitu tidak lebih dari 2.300 mg setiap harinya untuk seseorang yang berusia lebih dari 2 tahun. Akan tetapi, tidak lebih dari 1.500 mg natrium setiap harinya bila anda berusia lebih 51 tahun, menderita tekanan darah tinggi, diabetes, aau penyakit kronik lainnya. Pada penelitian, para peneliti mengamati 55 sukarelawan, yang mengkonsumsi berbagai makanan dan minuman rendah natrium (garam) selama 4 minggu. Lebih dari 60% peserta menderita tekanan darah tinggi, 18% peserta menderita diabetes, dan semua peserta memiliki berat badan berlebih.Setelah 4 minggu, semua peserta penelitian berhasil mengurangi konsumsi natriumnya dari 3.450 mg setiap harinya menjadi 1.656 mg setiap harinya. Pada awal penelitian, peneliti memberikan makanan rendah natrium tersebut, akan tetapi karena hal ini tidak dapat dilakukan dalam waktu lama, maka peneliti mengajari sekitar setengah dari peserta penelitian mengenai bagaimana menggunakan rempah-rempah sebagai pengganti garam untuk memasak makanan. Pada penelitian tahap kedua, setengah peserta penelitian diberikan suatu brosur sederhana mengenai bagaimana cara mereka mengkonsumsi makanan rendah natrium di rumah, sedangkan setengah lainnya diminta untuk mengikuti program pelatihan selama 20 minggu, yang bertujuan untuk menurunkan konsumsi natrium harian mereka hingga 1.500 mg setiap harinya dengan menggunakan rempah-rempah sebagai gantinya. Para peserta yang mengikuti program pelatihan juga diberikan konseling mengenai bagaimana makan di restoran dan kembali menjaga konsumsi natrium setelah mengalami kegagalan sebelumnya.Secara keseluruhan, semua peserta penelitian kembali mengkonsumsi lebih banyak natrium pada tahap kedua penelitian dibandingkan pada penelitian tahap pertama. Akan tetapi, kelompok yang mengikuti program pelatihan mengalami lebih sedikit peningkatan konsumsi natrium dibandingkan dengan kelompok lainnya yang hanya diberi brosur.Sumber: foxnews
 29 Jul 2015    16:00 WIB
Benarkah Konsumsi Tinggi Garam Picu Terjadinya Serangan Asma?
Sejak tahun 1930, sebuah penelitian menemukan sebuah hasil tak terduga, yaitu bahwa konsumsi makanan tinggi garam dapat memperburuk berbagai gejala asma pada anak-anak, yang mungkin menjadi salah satu penyebab mengapa tingkat kejadian asma sangat tinggi di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat.   Baca juga: Makanan yang Perlu Dihindari Oleh Para Penderita Asma   Untuk mencari tahu apakah benar ada hubungan antara konsumsi makanan tinggi garam dengan terjadinya serangan asma, maka para peneliti dari Indiana University, Amerika Serikat, pun melakukan sebuah penelitian baru-baru ini. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati 24 orang pria dan wanita yang biasanya mengalami serangan asma bila mereka berolahraga atau melakukan suatu aktivitas fisik berat. Para peneliti membagi para peserta penelitian menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari 12 orang peserta penelitian diberikan diet rendah garam, yaitu tidak lebih dari 3.750 mg garam setiap harinya (yang sama dengan 1.600 mg natrium) dan sebuah kapsul plasebo. Kelompok kedua yang juga terdiri dari 12 orang peserta penelitian diberikan diet tinggi garam, di mana mereka diberikan menu makanan yang sama dengan kelompok pertama tetapi diberikan tambahan kapsul garam, yang berisi 10.000 mg garam setiap harinya. Dua minggu kemudian, para peneliti pun meminta seluruh peserta penelitian untuk berlari pada sebuah treadmill hingga mereka merasa sangat kelelahan, kemudian mengukur seberapa banyak udara yang masih dapat mereka hembuskan. Para peneliti kemudian menemukan bahwa para peserta penelitian yang mengkonsumsi diet rendah garam dapat menghembuskan lebih banyak udara dibandingkan dengan peserta penelitian yang mengkonsumsi diet tinggi garam. Selain itu, para peserta yang mengkonsumsi diet rendah garam juga membutuhkan obat asma dengan dosis yang lebih kecil. Mereka juga memiliki kadar pertanda radang yang lebih sedikit di dalam dahaknya, yang berarti bahwa saluran pernapasan mereka lebih jarang tersumbat. Para peneliti juga menemukan bahwa penghantaran oksigen dari paru-paru ke dalam aliran darah para peserta penelitian yang mengkonsumsi diet tinggi garam lebih sulit. Para peneliti menduga hal ini dikarenakan garam meningkatkan jumlah darah di dalam pembuluh darah kapiler paru. Intinya adalah bila Anda merupakan seorang penderita asma, maka Anda akan dapat bernapas lebih mudah bila Anda membatasi konsumsi garam dan menghindari konsumsi makanan olahan (mengandung banyak garam).   Sumber: eatingwell
 14 May 2015    16:00 WIB
Awas, Asupan Garam Berlebih Picu Terjadinya Kanker Perut!
Menurut sebuah penelitian, orang yang sering mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak garam dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker lambung hingga 2 kali lipat. Pada penelitian ini, para peneliti mengamati pola makan, kebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol, dan kebiasaan merokok sekitar 40.000 orang Jepang berusia paruh baya selama lebih dari 11 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa resiko terjadinya kanker lambung pada para pria Jepang yang mengkonsumsi paling sedikit garam adalah 1 di antara 1.000 orang setiap tahunnya. Yang berarti resiko ini akan meningkat hingga 1 di antara 500 orang setiap tahunnya pada orang yang mengkonsumsi paling banyak garam. Bagi wanita, bila mereka mengkonsumsi sedikit garam, resiko terjadinya kanker lambung adalah 1 di antara 2.000 orang. Sedangkan, bila mereka mengkonsumsi banyak garam, maka resiko ini akan meningkat hingga 1 di antara 1.300 orang. Kanker lambung merupakan penyebab kematian akibat kanker terbesar kedua di seluruh dunia. Kanker lambung merupakan salah satu jenis kanker tersering di seluruh dunia (urutan ke 4). Para peneliti dari the National Cancer Centre Research Institute di Kashiwa mempelajari jawaban dari berbagai kuesioner yang diberikan pada para peserta penelitian yang terdiri dari pria dan wanita di 4 distrik di Jepang, yaitu distrik Iwate, Akita, Nagano, dan Okinawa. Di antara 18.684 orang pria yang dipelajari, sekitar 358 orang di antaranya menderita kanker lambung dan di antara 20.381 orang wanita yang dipelajari, sekitar 128 orang di antaranya menderita kanker lambung. Di Jepang sendiri, kanker lambung merupakan jenis kanker yang paling sering ditemukan. Hal ini dikarenakan tingginya konsumsi garam, kebiasaan merokok, dan rendahnya konsumsi buah serta sayuran; terutama pada para pria. Para peneliti sebenarnya telah mengetahui bahwa tingginya konsumsi garam dapat memicu terjadinya gastritis atrofi, yang merupakan pemicu terjadinya kanker lambung. Sayangnya; diasinkan, dibuat menjadi acar, dan diasap merupakan cara mengolah makanan yang paling populer di Jepang. Acar dan mie sebenarnya merupakan 2 jenis makanan yang mengandung banyak garam (natrium) dan rendah vitamin C. Walaupun pada penelitian ini para peneliti berhasil menemukan adanya hubungan yang kuat antara kanker lambung dengan tingginya konsumsi garam pada berbagai jenis makanan Jepang, termasuk ikan asin dan acar; akan tetapi mereka masih tidak dapat memastikan apakah peningkatan resiko terjadinya kanker lambung ini memang hanya berhubungan dengan garam yang ada di dalam berbagai jenis makanan ini atau karena adanya kombinasi antara garam dan berbagai jenis zat kimia lainnya.   Sumber: nature