Your browser does not support JavaScript!
 03 Sep 2019    18:00 WIB
Siapakah Yang Beresiko Terkena Kanker Prostat dan Bagaimana Mencegahnya?
Kanker prostat terjadi pada prostat, dan kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi pada pria.  Jika terdeteksi dini, kemungkinan lebih besar untuk berhasil dalam pengobatan.Siapa yang berisiko terkena kanker prostat?-    Pria yang lebih tua dari 65 tahun-    Riwayat keluarga mempunyai kanker prostat atau kanker payudara-    Pria yang obesitas/kegemukanBerikut adalah kemungkinan gejala kanker prostat : meskipun banyak juga dapat disebabkan oleh masalah lain yang mempengaruhi prostat Anda:-    Gangguan ereksi-    Darah dalam urin atau air mani-    Kesulitan buang air kecil-    Sering nyeri di punggung bawah, pinggul atau paha-    Rasa tidak nyaman di daerah panggulGejala-gejala diatas juga dapat dipengaruhi oleh penyebab lain selain kanker prostat. Anda harus segera memeriksakan diri Anda jika mengalami gejala-gejala diatas untuk pemeriksaan lebih lanjut dan mendapatkan penanganan yang tepat.Pencegahan adalah kunci dalam menangani kanker, dan berikut ini adalah tips untuk mencegah kanker prostat:-    Studi menunjukkan pria yang minum lebih banyak kopi memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami kanker prostat.-    Lebih banyak berhubungan intim membuat kelenjar prostat bekerja lebih aktif sehingga dapat  mengurangi resiko terkena kanker prostat-    Tomat telah dikaitkan dengan penurunan resiko kanker prostat-    Berolahraga secara teratur, makan sehat dan menjaga berat badan yang sehat-    Makan brokoli secara reguler dapat mengurangi risiko kanker prostatWalaupun orang Asia mempunyai resiko lebih rendah terkena kanker prostat dibanding orang non-Asia, tetaplah untuk  melakukan pengecekan prostat secara rutin terutama bagi mereka yang memiliki resiko tinggi.
 14 Jul 2019    18:00 WIB
Jangan Diam Saja, Lakukan Ini Bila Suami Sulit Ejakulasi
Setiap pasangan yang berhubungan intim tentu ingin mencapai big O. Namun bagaimana bila sudah melakukan hubungan seks yang lama tetapi tidak juga mencapai klimaks. Akhirnya kedua pasangan merasa lelah, gairah seks menurun dan gagal mencapai klimaks. Hal ini bisa membuat Anda dan pasangan tentu merasa kecewa. Tanda pria mencapai klimaks adalah keluarnya cairan air mani dari penis. Untuk Anda para wanita, ternyata ada loh usaha yang bisa Anda lakukan untuk membantu suami Anda agar bisa mencapai klimaks. Ayo disimak! 1.      Merangsangnya dengan lembut Untuk membantu suami mencapai klimaks maka Anda bisa merangsangnya dengan lembut. Bisikan ke telinganya kata-kata mesra, hembuskan napas dan tentu saja mendesah seksi. Selain berdesah Anda bisa mengecup dan mencium tubuh suami dengan bibir Anda yang lembut jangan lupakan sentuhan tangan pada titik-titik sensitif pria dan tentu saja Mr. P nya. 2.      Jadi "nakal" dan ‘liar" Anda bisa sesekali menservis pasangan dengan melakukan sesuatu yang nakal dan liar. Misalnya seperti "dirty talk", menepuk bokong, menggigit kuping, menghampirinya saat ia sedang di kamar mandi, saat sedang bekerja dan mengajaknya bercinta secara spontan. Jangan diam saja, buat keeadaan menjadi panas dengan tiba-tiba. Hal ini bisa membuatnya semakin bergairah. 3.      Mencoba gaya baru Hampir sama seperti Kita makan dengan menu yang sama, tentu akan timbul rasa bosan. Sama dengan berhubungan intim. Gaya yang itu-itu saja bisa menimbulkan rasa bosan. Oleh karena itu Anda bisa mencoba gaya-gaya baru dalam melakukan hubungan intim. Di siang hari Anda bisa mengirim pesan-pesan mesra bahwa malam ini akan memberikan kejutan dan melakukan gaya baru. Dijamin dia tidak akan sabar menunggu malam dan ingin segera pulang. 4.      Fantasi Seksual Pria adalah makhluk yang sering berfantasi. Dibandingkan si dia melakukan fantasinya sendiri. Mengapa Anda tidak berusaha mewujudkan fantasi seksualnya. Tanyakan kepadanya, apa yang dia inginkan saat bercinta. Biasanya pria paling suka dengan role play dan Anda harus mampu memerankan peran yang diimpikannya. Seperti keinginannya untuk bercinta dengan sekretaris atau perawat seksi. 5.      Kurangi Masturbasi Ternyata terlalu sering masturbasi dapat berdampak negatif bagi hubungan seksual. Karena saat melakukan masturbasi biasanya pria berfantasi dan saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan asli merasa ada kurang dan tidak sesuai harapan.  Sebagai pasangan, Anda harus bersikap aktif dan jangan berdiam diri dalam kondisi seperti ini. Apabila si dia merasa sulit untuk mengalami ejakulasi, maka ajaklah dia berbicara dan bantu dia untuk menemukan solusi. Semoga cara diatas dapat membantu. Baca juga: 5 Kesalahan Wanita Saat Berhubungan Seksual Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: intimatemedicine
 03 Oct 2018    18:00 WIB
Gejala dan Pencegahan Gangguan Seksual Pada Pria
Gangguan seksual pada pria baik disfungsi ereksi maupun priapismus dapat terjadi pada setiap pria. Disfungsi ereksi merupakan suatu keadaan di mana ereksi tidak dapat terbentuk atau tidak dapat bertahan cukup lama. Priapismus merupakan suatu keadaan di mana ereksi terus berlangsung selama lebih dari 4 jam. Beberapa gejala gangguan seksual pada pria yang dapat ditemukan adalah: Penurunan gairah seksual, fantasi seksual, atau ketertarikan berhubungan seksual Ketidakmampuan membentuk atau mempertahankan ereksi sama sekali Ketidakmampuan untuk membentuk atau mempertahankan ereksi untuk berhubungan seksual Ketidakmampuan untuk mencapai orgasme walaupun telah memperoleh stimulasi seksual yang cukup Orgasme hanya dapat tercapai setelah stimulasi seksual yang lebih lama daripada biasanya Orgasme hanya dapat tercapai saat melakukan masturbasi atau oral seks Orgasme hanya dapat tercapai dalam situasi yang aneh seperti merasa terangsang oleh benda mati Kesulitan untuk mengendalikan waktu orgasme atau ejakulasi, sehingga ejakulasi terjadi terlalu dini Ejakulasi berkurang Ereksi yang terus berlangsung walaupun tidak merasa bergairah Ejakulasi berdarah Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami: Ereksi yang berkepanjangan atau nyeri, tanpa disertai gairah seksual dan berlangsung selama lebih dari beberapa jam Nyeri saat berhubungan seksual Penurunan gairah seksual Penurunan keinginan untuk berhubungan seksual Kesulitan membentuk atau mempertahankan ereksi Tidak mampun mencapai orgasme Kesulitan mengendalikan waktu orgasme atau ejakulasi sehingga ejakulasi terjadi terlalu cepat   Pencegahan Beberapa hal di bawah ini mungkin dapat membantu anda terhindar dari berbagai gangguan seksual, yaitu: Jangan merokok Jaga agar tekanan darah, kadar kolesterol, dan gula darah tetap dalam batas normal karena dapat menyebabkan gangguan aliran darah menuju penis dan menyebabkan terjadinya disfungsi ereksi Hindari penggunaan alkohol atau obat terlarang lainnya karena dapat menurunkan gairah seksual anda Bila gangguan seksual yang anda alami merupakan akibat efek samping obat, konsultasikan hal ini dengan dokter anda untuk mengetahui kemungkinan penggantian obat ataupun dosisnya untuk mengurangi efek samping tersebut Olahraga teratur Diet sehat Tidur cukup Baca juga: Menjadi Pria Idaman Wanita Itu Gampang!  Sumber: webmd  
 31 Jul 2018    18:00 WIB
Ereksi Mendadak ? Bagaimana Cara Tepat Untuk Menghentikannya ?
Guys setiap pria sejati pasti senang kalau bisa turn on atau ereksi kalau tidak bisa malah bisa gawat. Masalahnya muncul kalau kita mengalami ereksi pada saat dan tempat yang tidak tepat. Misalnya lagi berdiri atau presentasi di depan klien atau boss, tiba-tiba mengalami ereksi kan bisa malu. Apalagi kalau pas posisinya tidak tepat, wah mesti dibetulkan supaya nyaman tapi kelihatan orang kitanya yang malu. Penyebab umum ereksi Secara umum ereksi terjadi karena adanya rangsangan seksual, namun sebenarnya ada tiga jenis ereksi: Reflexogenic      : ereksi yang terjadi disebabkan refleks karena mendapatkan sentuhan Psychogenic       : ereksi yang dihasilkan karena pikiran atau fantasi seksual Nocturnal            : ereksi ini terjadi ketika seorang dalam keadaan tidur Hormon yang berperanan penting agar bisa tetap ereksi adalah testosteron. Ketika seorang mengalami ereksi, sejumlah kecil darah mengalir ke penis bersamaan dengan hormon, otot dan syaraf membuat penis menegang. Cara mengendalikan atau menghentikan ereksi 1.            Tetap tenang                 Cara yang sederhana tentu menunggunya sampai hilang. Kuncinya jangan panik guys, namun tetap tenang dan cara bernafas perlahan. Untuk mengurangi rasa malu, dengan tenang menutupinya pakai jaket, keluarkan kemaja, atau benda lain. Selama tidak ada yang memperhatikan jangan cemas dan stay cool karena mungkin perasaan kita saja yang merasa ada orang yang memperhatikan. 2.            Meditasi                 Seperti dijelaskan di atas salah satu penyebab ereksi adalah pikiran. Nah, untuk mengatasinya cobalah untuk meditasi tujuannya adalah supaya kita tidak fokus pada pikiran atau angan-angan menggairahkan yang tiba-tiba muncul. Meditasi bikan berarti lalu kita duduk kemudian menyilangkan kaki kita. Kalau di tempat umum malah jadi tontonan orang. Untuk mencoba meditasi beberapa hal berikut ini bisa dilakukan : Bernafas perlahan dan dalam Fokus pada suara pernafasan kita Fokuskan pikiran kita pada hal lain dengan mengulangi kata atau frasa Memang kadangkala sulit untuk bermeditasi. Namun saat ini ada kelas bahkan aplikasi yang membantu kita untuk bermeditasi. 3.            Mengalihkan pikiran                 Yang satu ini sepertinya tidak berbeda dengan sebelumnya. Namun perbedaanya kalau sebelumnya melibatkan pernafasan untuk ketenangan kita, yang satu ini adalah bagaimana kita mengalihkan pikiran kita ke pikiran lain. Tujuannya dengan memikirkan yang lain bisa membantu kita menghindari memikirkan sesuatu yang menggairahkan, misalnya: Coba pikirkan masalah hitung-hitungan matematika semakin sulit semakin baik Mengingat pidato atau presentasi yang akan kita lakukan 4.            Membetulkan posisi                 Seperti disebutkan diatas salah satu penyebab ereksi adalah reflexogenic yang disebabkan oleh sentuhan. Ini bukan berarti ada orang yang menyentuh kita, tetapi bisa jadi karena posisi duduk atau berdiri kita yang menyebabkan hal itu atau bahkan celana yang kita kenakan. Sebab itu, kita perlu membetulkan posisi supaya tidak terjadinya sentuhan yang merangsang kita. Selain itu, dengan berbuat demikian kita bisa menyembunyikan ereksi kita agar jangan terlalu kelihatan mencolok. 5.            Olahraga ringan                 Ada beberapa orang yang melakukannya untuk menghentikan ereksi. Mungkin bisa mencobanya dengan lari-lari di tempat atau gerakan olahraga ringan lainnya. Tips di atas adalah cara-cara sederhana yang bisa kita lakukan secara praktis. Mengalami ereksi beberapa kali dalam sehari adalah wajar. Namuh jika sobat sehat ereksi lebih dari empat jam, harus segera pergi temui dokter ya. Karena bisa jadi ini adalah gejala yang disebut priapisme yang bisa merusak jaringan penis. Ereksi yang menyakitkan bisa jadi menyertai gejala ini. Jadi jangan tunda kalau mengalami gejala ini karena dampak panjangnya bisa mengalami disfungsi ereksi. So guys, tetap sehat and stay cool. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : www.medicalnewstoday.com
 07 Mar 2015    14:00 WIB
Ereksi Tanpa Stimulasi? Apa Penyebabnya?
Priapismus adalah suatu keadaan di mana ereksi terjadi tanpa stimulasi seksual apapun, yang berlangsung selama lebih dari 4 jam dan terasa nyeri. Hal ini terjadi akibat darah di dalam penis terperangkap dan tidak dapat keluar. Jika hal ini tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut dan disfungsi ereksi yang permanen. Priapismus dapat terjadi pada semua umur, termasuk pada bayi baru lahir.   Jenis Priapismus Aliran Rendah Priapismus jenis ini terjadi akibat darah terperangkap di dalam pembuluh darah penis. Hal ini sering terjadi tanpa penyebab yang jelas dan dapat terjadi pada pria yang sehat atau pria dengan penyakit sickle cell, leukemia, atau malaria. Aliran Tinggi Priapismus jenis ini lebih jarang terjadi dan biasanya tidak terlalu sakit. Keadaan ini diakibatkan oleh robeknya pembuluh darah arteri akibat cedera pada penis atau perineum (suatu area di antara kantong zakar dan anus), yang mengganggu sirkulasi darah normal di penis.   Penyebab Anemia Sickle Cell Beberapa kasus priapismus disebabkan oleh penyakit sickle cell. Sekitar 42% pria dewasa yang menderita penyakit sickle cell akan mengalami priapismus. Obat-obatan Penyebab priapismus yang cukup sering adalah menggunakan dan atau penyalahgunaan obat-obatan tertentu. Obat-obatan yang dapat menyebabkan priapismus adalah obat anti depresi dan obat anti psikosis. Obat yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi juga dapat menyebabkan terjadinya priapismus. Penyebab Lainnya Penyebab lain dari priapismus adalah: Cedera pada medulla spinalis atau daerah kemaluan Akibat gigitan laba-laba black widow Keracunan karbonmonoksida Penggunaan obat-obatan terlarang, seperti marijuana dan kokain Pada kasus yang jarang, priapismus dapat diakibatkan oleh kanker yang menyebabkan gangguan pada penis dan mencegah aliran darah.   Apakah Saya Menderita Priapismus ? Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami ereksi dalam waktu lama dan nyeri. Beberapa hal yang biasanya ditanyakan oleh dokter anda adalah: Berapa lama ereksi telah berlangsung Berapa lama biasanya ereksi anda berlangsung Obat-obatan apa saja yang anda gunakan Apakah ada riwayat trauma pada kemaluan atau daerah sekitarnya Dokter anda mungkin akan melakukan beberapa pemeriksaan baik pemeriksaan fisik maupun penunjang untuk mencari penyebab terjadinya priapismus.   Pengobatan Tujuan pengobatan priapismus adalah untuk menghentikan ereksi yang telah berlangsung terlalu lama dan tetap menjaga fungsi ereksi. Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan adalah: Kompres es pada penis dan perineum dapat mengurangi pembengkakan Tindakan pembedahan ligase dilakukan bila terjadi robekan pada pembuluh arteri yang menyebabkan terjadinya priapismus sehingga sirkulasi darah kembali normal Penyuntikkan obat di dalam kavernosa (badan penis) digunakan untuk mengatasi priapismus aliran rendah. Obat golongan alfa agonis disuntikkan ke dalam penis. Obat ini menyebabkan penyempitan pembuluh darah balik (vena), mengurangi aliran darah ke dalam penis, dan mengurangi pembengkakan pada daerah kemaluan. Obat golongan alfa agonis oral (dikonsumsi melalui mulut) juga dapat digunakan untuk pengobatan priapismus akut Tindakan pembedahan shunt juga dapat digunakan untuk mengatasi priapismus aliran rendah. Shunt merupakan suatu saluran kecil yang dimasukkan ke dalam penis melalui tindakan pembedahan untuk mengalihkan aliran darah dan mengembalikan sirkulasi darah normal Aspirasi merupakan suatu tindakan di mana dokter akan memasukkan jarum dan kemudian mengeluarkan darah dari dalam penis untuk mengurangi tekanan dan pembengkakan pada penis. Sebelum tindakan ini dilakukan, dokter akan membuat penis mati rasa dengan obat anestesi lokal Jangan pernah mencoba untuk mengobati diri anda sendiri bila anda mengalami priapismus. Segera hubungi dokter anda untuk memperoleh penanganan yang tepat dan secepatnya. Semakin cepat penanganan priapismus maka semakin baik hasilnya. Semakin lama pengobatan tertunda, maka resiko terjadinya disfungsi ereksi permanen akan semakin meningkat.   Sumber: webmd  
 02 Aug 2014    11:00 WIB
Sulit Mencapai Ereksi, Apa Penyebabnya ?
Gangguan ereksi dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari masalah psikologis hingga fisik. Depresi Otak merupakan organ yang sangat sensitif terhadap rangsangan seksual. Rangsangan seksual pertama kali diterima oleh otak anda dan kemudian diteruskan ke berbagai organ lainnya. Depresi dapat mengurangi gairah seksual anda dan pada akhirnya menyebabkan disfungsi ereksi. Obat-obat anti depresi justru seringkali menurunkan gairah seksual anda sehingga sulit mencapai ereksi dan orgasme. Alkohol Konsumsi alkohol berlebihan juga dapat membuat anda sulit mencapai ereksi. Efek ini hanya bersifat sementara. Obat-obatan Beberapa jenis obat dapat menyebabkan disfungsi ereksi, seperti beberapa jenis obat anti hipertensi, anti nyeri, dan anti depresan. Obat-obatan terlarang seperti amfetamin, kokain, dan marijuana juga dapat menyebabkan gangguan ereksi. Stress Tekanan yang disebabkan oleh pekerjaan dapat menyebabkan stress yang pada akhirnya akan mengganggu kehidupan seksual anda. Stress dapat menurunkan gairah seksual anda dan membuat anda sulit mencapai ereksi. Olahraga teratur dan tidur yang cukup dapat mengurangi stress anda. Marah Kemarahan menyebabkan anda sulit mencapai ereksi. Karena di saat anda marah, anda tidak akan dapat menikmati apa yang anda lakukan. Cemas Rasa cemas pada pekerjaan atau rasa cemas tidak dapat memuaskan pasangan anda justru dapat membuat anda sulit mencapai ereksi. Kecemasan ini dapat berujung pada keengganan untuk berhubungan intim. Bila hal ini terus berlanjut, maka dapat menjadi masalah bagi kehidupan seksual anda dan pasangan, bahkan masalah bagi hubungan anda dan pasangan. Obesitas Obesitas dapat menyebabkan penurunan kadar hormon testosteron yang dapat menyebabkan penurunan gairah seksual. Selain itu, berat badan yang berlebih dapat mengurangi rasa percaya diri dan juga ketahanan anda dalam berhubungan seksual. Plak aterosklerosis atau plak lemak tidak hanya dapat terjadi pada pembuluh darah jantung, tetapi di semua pembuluh darah. Bila terjadi penumpukkan pada pembuluh darah penis, maka hal ini dapat mempengaruhi kemampuan ereksi anda karena berkurangnya aliran darah yang menuju penis. Kurangnya Gairah Seksual Penurunan gairah seksual dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari obat-obatan, penyakit kronis tertentu (diabetes), maupun berbagai faktor psikologis seperti stress, cemas, takut, dan rasa kurang percaya diri. Ereksi akan sulit tercapai bila anda bahkan sama sekali tidak merasa bergairah atau tertarik untuk berhubungan seksual. Penyakit Tertentu Terdapat berbagai penyakit yang dapat menyebabkan gangguan ereksi karena menyebabkan gangguan pada saraf, otot, atau aliran darah. Penyakit yang dapat menyebabkan gangguan ereksi adalah diabetes, tekanan darah tinggi, aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah karena penumpukan lemak), cedera medulla spinalis, dan sklerosis multipel. Tindakan pembedahan prostat maupun kandung kemih juga dapat menyebabkan gangguan pada saraf dan pembuluh darah yang berfungsi mengatur ereksi. Apa yang Harus Dilakukan ? Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter anda mengenai masalah yang anda hadapi, walaupun memang sulit. Dokter dapat membantu anda mencari penyebab untuk mengatasi gangguan ereksi anda dan juga memberikan pengobatan yang paling tepat bagi kondisi anda. Apakah melalui pemberian obat-obatan, terapi hormon, atau konseling. Menurunkan berat badan dan berhenti merokok juga dapat membantu anda mengurangi gangguan ereksi yang anda alami.