Your browser does not support JavaScript!
 30 Nov 2017    11:30 WIB
Hal-hal yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Mengalami ISK (Infeksi Saluran Kemih)
Infeksi saluran kemih (ISK) terjadi saat ada bakteri masuk ke dalam kandung kemih Anda melalui uretra (lubang kencing) dan berkembang biak, yang menyebabkan dinding saluran kemih Anda meradang dan membengkak. Hal ini akan membuat Anda mengalami peningkatan frekuensi berkemih, tidak dapat menahan keinginan berkemih, kemaluan terasa panas saat berkemih, nyeri pinggul, dan nyeri perut bawah. Untuk mempercepat penyembuhan, sangat penting bagi Anda untuk menghindari beberapa aktivitas tertentu. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan saat sedang mengalami ISK dan apa yang sebaiknya Anda lakukan untuk mempercepat masa penyembuhan.   Jangan Menunda Memeriksakan Diri ke Dokter Saat gejala ISK mulai muncul, mencoba mengobatinya sendiri justru akan memberikan lebih banyak waktu bagi bakteri untuk menyebar di saluran kemih Anda. Semakin lama Anda menunda pengobatan, maka semakin besar resiko komplikasi yang dapat terjadi. Menunggu terlalu lama sebelum berobat dapat menyebabkan infeksi menyebar hingga ke ginjal. Oleh karena itu, daripada mencoba mengobati diri Anda sendiri, segera periksakan diri Anda ke dokter. Dengan demikian, Anda pun dapat memperoleh pengobatan yang sesuai secepat mungkin.   Jangan Berhenti Mengkonsumsi Antibiotik Setelah memeriksakan diri ke seorang dokter dan diberikan antibiotik, pastikan Anda menghabiskan antibiotik yang sudah diberikan, bahkan setelah gejala dirasa membaik. Hal ini bertujuan agar semua bakteri yang ada dapat terbunuh dan mencegah terjadinya resistensi antibiotik pada bakteri, yang akan membuat ISK semakin sulit diobati. Jadi, bila dokter Anda memberikan antibiotik untuk dikonsumsi selama 5 hari, maka habiskanlah antibiotik tersebut sesuai dengan anjuran dokter. Jika gejala tidak juga membaik, setelah antibiotik habis, segera periksakan diri ke dokter.   Jangan Kurang Minum Air Putih Menjadi sering berkemih saat menderita ISK mungkin akan membuat Anda malas minum air putih, akan tetapi kurang minum air putih saat menderita ISK justru akan membuat bakteri dapat berkembang biak dengan lebih baik. Saat Anda banyak minum air putih, maka Anda pun akan lebih sering BAK, dan air yang Anda minum juga akan membersihkan dinding saluran kemih. Dengan demikian, infeksi pun bisa lebih cepat sembuh. Selain itu, kurang minum juga akan membuat obat sulit mencapai saluran kemih. Oleh karena itu, pastikan Anda mengkonsumsi setidaknya 1.5-2 L air putih setiap harinya. Air putih juga dapat membantu mengeluarkan racun dari saluran kemih Anda dan membantu mengurangi gejala. Akan tetapi, perlu diingat bahwa minum air putih saja tidak dapat menyembuhkan infeksi.   Baca juga: Berbagai Gejala Gangguan Saluran Kemih yang Perlu Diwaspadai   Jangan Mengkonsumsi Makanan Atau Minuman yang Dapat Memperburuk Gejala Sama seperti saat Anda menderita sakit maag, ada beberapa makanan dan minuman yang juga perlu Anda hindari saat menderita ISK karena dapat mengiritasi dinding saluran kemih, yang akan membuat gejala semakin memburuk. Beberapa makanan dan minuman yang dimaksud adalah kopi, alkohol, minuman bersoda yang mengandung kafein, buah yang asam, makanan pedas, dan pemanis buatan. Jika Anda benar-benar ingin mengkonsumsi minuman manis, pilihlah jus cranberi murni. Hal ini dikarenakan sebuah zat di dalam cranberi diketahui dapat membuat kandung kemih menjadi lebih licin sehingga bakteri lebih sulit menempel.   Jangan Menahan BAK Memang tidak nyaman bila Anda harus terus bolak-balik ke toilet, akan tetapi bila Anda sedang menderita ISK, menahan BAK bukanlah pilihan yang bijak. Hal ini akan membuat bakteri bisa berada semakin lama di dalam kandung kemih Anda, yang dapat memperlambat proses penyembuhan. Mengosongkan kandung kemih dengan BAK akan membuat bakteri di dalam kandung kemih ikut keluar. Selain itu, menahan keinginan BAK juga dapat meningkatkan resiko kambuhnya ISK Anda. Cara lain untuk mencegah kekambuhan ISK adalah bersihkanlah dubur dari arah depan ke belakang dan berkemihlah sebelum dan setelah berhubungan intim.   Jangan Berhubungan Intim Bila Anda sedang menderita ISK dianjurkan untuk tidak berhubungan intim hingga sembuh karena dapat mendorong bakteri dari permukaan vagina masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan infeksi baru.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 25 Dec 2014    10:00 WIB
Berbagai Gejala Kanker yang Sering Diabaikan Oleh Pria (Part 3)
Perubahan Pada Kulit Segera periksakan diri anda bila anda menemukan perubahan pada tahi lalat anda (salah satu gejala kanker kulit) atau perubahan pada warna kulit. Perubahan lainnya yang patut anda waspadai adalah bila anda mengalami perdarahan tiba-tiba pada kulit atau bila kulit menjadi bersisik dan mengenai permukaan kulit yang cukup luas.   Perdarahan Jika anda mengalami batuk darah, muntah darah, atau mendapati adanya darah pada tinja maupun air kemih anda, segera hubungi dokter anda.   Perubahan Pada Mulut Jika anda merokok atau mengunyah tembakau, perhatikanlah setiap perubahan yang terjadi di dalam mulut anda. Bila anda menemukan adanya bercak putih di dalam mulut atau lidah anda, segera periksakan diri anda. Hal ini dapat merupakan suatu leukoplakia, yaitu suatu lesi pra kanker yang terjadi akibat iritasi terus-menerus. Leukoplakia dapat berkembang menjadi kanker mulut.   Gangguan Berkemih Gangguan berkemih atau gangguan saat buang air kecl merupakan salah satu hal yang sering dialami oleh pria seiring dengan makin bertambahnya usia. Berbagai gangguan berkemih yang sering terjadi adalah: Keinginan mendesak untuk buang air kecil yang semakin sering terjadi, terutama pada malam hari Rasa mendesak untuk buang air kecil Rasa tidak lampias setelah buang air kecil Ketidakmampuan atau kesulitan untuk memulai proses buang air kecil Adanya air kemih yang keluar saat tertawa atau batuk Aliran air kemih lemah atau tidak lancar Setiap pria kemungkinan besar akan mengalami berbagai hal di atas seiring dengan semakin bertambahnya usia mereka. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami berbagai gejala di atas atau gejala yang anda alami memburuk. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan colok dubur untuk memeriksa ukuran prostat anda. Pembesaran prostat dapat berupa pembesaran prostat jinak atau akibat kanker prostat. Untuk itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lainnya, seperti PSA (protein specific antigen) yang biasanya akan meningkat pada kanker prostat. Akan tetapi, pada beberapa kanker prostat nilai PSA masih berada dalam batas normal, oleh karena itu dokter anda mungkin akan menyarankan anda untuk melakukan pemeriksaan biopsi prostat.   Gangguan Pencernaan Gangguan pencernaan yang berlansung terus-menerus dapat merupakan salah satu gejala kanker pencernaan, baik kanker esofagus, tenggorokan, atau lambung. Periksakan diri anda bila anda mengalami gangguan pencernaan yang menetap atau gangguan pencernaan yang memburuk.   Sumber: webmd