Your browser does not support JavaScript!
 24 Jan 2015    16:00 WIB
Apa Itu Cerebral Palsy ?
Apa Itu Cerebral Palsy ? Cerebral palsy merupakan suatu kumpulan gejala gangguan neurologis yang terjadi pada tahap awal kehidupan. Kelainan ini menyebabkan gangguan permanen pada kemampuan pergerakan penderitanya. Cerebral palsy disebabkan oleh gangguan di dalam otak dan biasanya tidak progresif, dengan demikian keadaan penderitanya tidak memburuk seiring dengan semakin bertambahnya usia. Cerebral palsy merupakan suatu kelainan yang sebenarnya telah ada sejak lahir akan tetapi baru diketahui beberapa tahun kemudian.   Penyebab Cerebral palsy merupakan akibat cedera otak atau gangguan perkembangan otak. Pada sebagian besar kasus, penyebab cerebral palsy ini tidak diketahui. Kerusakan otak ini dapat terjadi saat kehamilan, persalinan, atau pada 2-3 tahun awal kehidupan anak. Berbagai penyebab cerebral palsy adalah: Kelainan genetik atau metabolik Cedera pada saat lahir Tertular infeksi tertentu seperti rubella dari ibu saat kehamilan Komplikasi kehamilan Kadar gula darah yang rendah Kelahiran prematur Cedera kepala yang terjadi pada beberapa bulan awal kehidupan Infeksi otak seperti meningitis bakterialis atau ensefalitis Tanda-tanda cerebral palsy biasanya mulai timbul sebelum anak berusia 3 tahun. Gejala cerebral palsy sangat bervariasi dan tergantung pada berat ringannya kelainan yang terjadi. Beberapa anak mengalami keterbelakangan mental, sedangkan sebagian besar anak lainnya tidak mengalami gangguan intelektual. Gejala awal cerebral palsy yang dapat ditemukan adalah: Keterlambatan perkembangan, di mana bayi dengan cerebral palsy biasanya tidak mulai belajar duduk atau berjalan pada usia seharusnya Kelainan tonus otot. Tubuh bayi biasanya terasa sangat kaku walaupun terlihat lemas Posisi atau postur tubuh yang abnormal Berbagai gejala lain yang juga dapat ditemukan adalah: Menyeret kaki saat berjalan atau gerakan tangan yang tidak sama, merupakan tanda fungsi otot yang tidak sama Ileran Kesulitan menghisap, menelan, atau berbicara Gemetar   Faktor Resiko Beberapa keadaan yang membuat bayi anda memiliki resiko tinggi menderita cerebral palsy adalah: Infeksi atau paparan terhadap zat beracun saat kehamilan Gangguan sirkulasi pada ibu selama kehamilan Rhesus darah yang tidak sesuai Berat badan lahir rendah Kelahiran prematur Kehamilan kembar Kelahiran sungsang atau komplikasi kehamilan lainnya Jaundice (kulit dan atau bagian putih mata berwarna kuning) berat atau yang tidak diobati   Pengobatan Tidak ada pengobatan untuk cerebral palsy, akan tetapi intervensi dini dapat membantu memperbaiki kemampuan anak anda. Beberapa pilihan pengobatan untuk membantu anak dengan cerebral palsy adalah: Fisioterapi yang berguna untuk meningkatkan tenaga, fleksibilitas, dan keseimbangan Terapi okupasional untuk membantu anak agar dapat hidup lebih mandiri Terapi wicara untuk meningkatan kemampuan komunikasi dan kemampuan makan serta menelan Penggunaan alat bantu dengar atau penglihatan Obat-obatan untuk mencegah kejang atau nyeri atau untuk membantu relaksasi otot Tindakan pembedahan untuk memperbaiki kelainan berat Konseling perilaku dan kemampuan beradaptasi Sumber: webmd