Your browser does not support JavaScript!
 17 Feb 2017    08:00 WIB
Tersenyumlah Bagi Kesehatan Anda
Anda tentunya telah sering mendengar bahwa tertawa dan tersenyum dapat membuat anda tampak lebih muda. Akan tetapi, tahukah anda bahwa tersenyum juga dapat membuat anda lebih sehat? Di bawah ini terdapat beberapa manfaat tersenyum bagi kesehatan anda.1.  Menurunkan Denyut JantungTersenyum dapat menurunkan denyut jantung dan membuat tubuh lebih rileks. Orang yang sering tersenyum dan tertawa memiliki resiko penyakit jantung yang lebih rendah. Selain itu, tersenyum juga dapat menurunkan tekanan darah anda untuk sementara waktu.2.  Mengurangi StressTersenyum sedikit lebih banyak di sepanjang hari anda juga dapat membantu mengurangi rasa stress. Tersenyum menyebabkan tubuh melepaskan endorfin yang menyebabkan penurunan produksi hormon stress. Hal ini juga dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit jantung secara tidak langsung.3.  Memperbaiki MoodSelain mengurangi stress, endorfin juga dapat membuat mood anda menjadi lebih baik. Saat anda merasa sedih atau stress, cobalah untuk tersenyum walaupun terpaksa. Hal ini mungkin dapat membuat perasaan anda menjadi lebih baik.4.  Meningkatkan ProduktivitasTersenyum juga dapat membantu meningkatkan produktivitas anda saat bekerja. Anda mungkin merasa lebih bersemangat dan bekerja lebih keras setelah tertawa atau tersenyum.5.  Meningkatkan Rasa PercayaBerbagai penelitian telah menunjukkan bahwa anda akan lebih mudah percaya pada orang saat mereka tersenyum dengan tulus. Hal ini tentunya dapat membantu anda dalam pergaulan dan hubungan anda dengan pasangan.6.  Menimbulkan Rasa EmpatiSaat anda merasa malu atau tertangkap sedang melakukan sesuatu yang tidak seharusnya, maka seringkali reaksi pertama anda adalah tersenyum. Hal ini merupakan salah satu insting manusia untuk mengurangi rasa malu dan membuat orang lain lebih bersimpati dan berempati, bahkan dapat membuat orang lain tersenyum balik.7.  Mencegah Terjadinya PenyesalanSenyuman anda juga dapat menjadi salah satu cara anda untuk mencegah orang lain merasa sakit hati saat mereka bercerita tentang sesuatu hal yang sebenarnya tidak terlalu anda pedulikan. Dengan demikian anda tidak merasa menyesal karena telah menyakiti perasaan orang tersebut. Penyesalan dapat membuat anda merasa sedih dan stress.8.  Mengurangi NyeriEndorfin yang dihasilkan saat anda tersenyum atau tertawa merupakan salah satu zat pereda nyeri alami yang dapat membantu mengurangi rasa nyeri anda.9.  Meningkatkan KonsentrasiRasa stress dapat membuat anda sulit berkonsentrasi dan membuat anda berpikiran sempit. Sebaliknya, tersenyum justru dapat meningkatkan konsentrasi anda dan membuat anda berpikir lebih terbuka dan kreatif sehingga anda mungkin dapat menemukan jawaban dari masalah anda.10.  Menarik Perhatian Lawan Jenis AndaSenyuman anda, terutama wanita, dapat membuat lawan jenis anda (pria) merasa tertarik. Pria biasanya lebih suka mendekati wanita yang sering tersenyum, walaupun tidak demikian dengan wanita. Butuh lebih dari sekedar senyuman anda (pria) untuk membuat seorang wanita merasa tertarik pada anda.11.  Tampak Lebih MudaSenyum dapat mengencangkan wajah anda secara alami. Berbagai penelitian pun telah menemukan bahwa sering tersenyum dapat membuat seseorang tampak 3 tahun lebih muda.12.  Membuat Panjang UmurSebuah penelitian menemukan bahwa orang yang sering tersenyum dapat hidup lebih lama, yaitu sekitar 7 tahun lebih lama dibandingkan dengan orang yang jarang tersenyum. Tersenyum dapat mengurangi rasa stress, membantu kerja jantung, dan berbagai manfaat lainnya yang dapat membuat anda lebih sehat.13.  Meningkatkan Sistem Kekebalan TubuhSenyum membuat tubuh merasa lebih rileks dan meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh lebih mampu melawan berbagai infeksi.Cara Lebih Sering TersenyumTerdapat beberapa cara sederhana untuk membuat anda lebih sering tersenyum dan tertawa, yaitu:•  Tersenyum dan tertawalah secara teratur karena otak anda tidak dapat membedakan antara senyuman atau tawa palsu dengan senyuman atau tawa asli dan anda tetap memperoleh manfaat dari tersenyum dan tertawa. Selain itu, senyum dan tawa juga dapat membuat anda merasa lebih baik dan akhirnya dapat membuat anda tersenyum dan tertawa secara spontan•  Menonton berbagai acara atau film lucu•  Habiskan lebih banyak waktu bersama keluarga atau teman atau pasangan yang membuat anda merasa bahagia. Selain itu, dikelilingi orang yang bahagia dan optimis juga dapat mempengaruhi perilaku anda •  Pikirkanlah berbagai hal yang lucu yang dapat membuat anda tersenyum atau tertawa. Anda juga dapat melakukan berbagai kegiatan yang anda sukai yang dapat membuat anda tersenyum dan tertawa Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: sunwarrior, lifehack
 15 Jul 2016    12:00 WIB
Bagaimana Menjadi Lebih Pintar Secara Emosi di Pekerjaan
Salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi setiap orang  saat ini adalah bagaimana menghadapi rekan sekerja dan membuat segala sesuatu menjadi saling menguntungkan untuk semua orang yang terlibat. Saat seseorang hanya mengandalkan IQ, orang tersebut akan memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman tapi mungkin kurang fokus di area yang berbeda, yaitu EQ atau Emotional Intelligence. Hanya mereka yang bisa menyeimbangkan kemampuan IQ dan EQ dapat menjadi orang yang sukses di pekerjaan yang mereka lakukan. Berikut adalah beberapa langkah untuk menyeimbangkan kemampuan EQ dan IQ Anda. Ketahui faktor pemicuUntuk dapat meningkatkan EQ Anda, Anda harus dapat mengenali diri sendiri terlebih dahulu. Ketahuilah apa yang memicu Anda bersikap irasional atau menjadi emosi berlebihan. Dengan mengetahui faktor pemicu yang membuat Anda lepas kontrol, frustasi, marah, maka Anda dapat menghindarinya. Kenalilah pemicu Anda dan saat Anda menyadari pemicu tersebut muncul, Anda dapat mengontrolnya sebelum keluar. Tahu bagaimana mengontrolSemua manusia mempunyai emosi. Ada yang menyimpannya dalam hati, ada yang menunjukkannya terang-terangan. Orang-orang dengan EQ yang tinggi mengerti bagaimana emosi mereka, kemudian menyadari apa yang terjadi saat mereka lepas kontrol dan bagaimana menanganinya dengan pantas. Mereka dengan tenag mengatasi suasana kerja yang penuh stress dan tekanan. Mereka juga tetap fokus menyelesaikan tugas tanpa membiaran emosi mempengaruhi penilaiannya. Tahu bagaimana memecahkan masalahJika Anda ingin meningkatkan EQ, Anda harus belajar bagaimana memecahkan masalah dengan efektif. Artinya Anda tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan   secara emosional. Anda harus memikirkan masak-masak setiap keputusan yang Anda buat serta akibat yang ditimbulkan oleh keputusan tersebut. Tahu mengarahkan pikiranCegah pikiran Anda mengembara kemana-mana. Seseorang dengan tingkat EQ yang tinggi mampu membatasi pikirannya dan juga dapat melihat permasalahan dari berbagai sisi. Tekanan yang tinggi tidak akan membuat mereka stress atau frustasi. Seseorang dengan EQ tinggi tidak akan berpikir secara stereotipe dan begitu saja mendengar saran orang lain. Mereka akan membuka diri untuk saran yang diberikan dan juga bersedia berbagi pikiran dengan orang lain. Tahu kapan melangkahJika Anda ingin EQ yang tinggi maka Anda harus tahu kapan saatnya melangkah. Saat Anda berada di tengah-tengah argumen atau diskusi dan kemudian situasi makin memanas, Anda harus mampu mengalah dan mundur. Tahu bagaimana menghormati orang lainSaat Anda berhadapan dengan orang lain, Anda harus memperlakukan orang lain dengan penih hormat. Jangan biarkan penilaian Anda terhadap seseorang mempengaruhi rasa hormat Anda terhadap kelompoknya. Tahu dan mengekspresikan empatiDengan kemampuan ini Anda dapat menempatkan diri pada posisi orang lain. Anda harus mampu melihat permasalahan dari sudut pandang orang lain. Tahu bagaimana cara menangani kritikKritik memang tidak selalu enak untuk didengar, tetapi jika Anda ingin meningkatkan EQ, maka Anda harus dengan nyaman menerimanya. Jadikan kritik tersebut sebagai bahan untuk memperbaiki performa Anda.Sumber: lifehack
 20 Mar 2015    13:00 WIB
Benarkah Stress Dapat Membuat Seseorang Menjadi Lebih Cuek?
Sebuah penelitian baru menemukan bahwa stress ternyata memiliki hubungan langsung dengan kemampuan seseorang untuk menunjukkan rasa empati pada orang lain. Pada penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa stress dapat membuat seseorang lebih sulit menunjukkan rasa kasih sayangnya pada orang lain. Pada penelitian ini, para peneliti memberikan tikus dan manusia sebuah obat yang berfungsi untuk menghambat pelepasan hormon stress. Para peneliti kemudian menemukan hasil yang menakjubkan, yaitu saat kadar stress rendah (terkendali), maka seseorang pun menjadi lebih perhatian pada orang-orang di sekitarnya dan lebih dapat menunjukkan rasa empati pada orang lain. Perubahan perilaku ini juga terjadi pada tikus percobaan, di mana tikus menjadi lebih berempati pada teman sekandangnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu penyebab mengapa seseorang tampaknya enggan menolong orang lain ternyata adalah karena seseorang merasa lebih stress saat berada di sekitar orang-orang yang tidak dikenalnya. Jadi, semakin tinggi kadar stress seseorang, maka makin rendahnya rasa empati yang dimilikinya. Pada penelitian ini, para peneliti memberikan penghambat hormon stress (metirapon) pada tikus dan menemukan bahwa tikus tersebut langsung mau berinteraksi dengan tikus asing yang tampak kesakitan dan bukannya menyerang tikus asing tersebut. Obat yang sama juga diberikan oleh para peneliti pada para mahasiswa yang ikut serta dalam penelitian ini. Para mahasiswa ini kemudian dipasangkan dengan orang-orang asing dan diminta untuk menyaksikan saat orang asing tersebut memasukkan tangannya ke dalam air es. Para peneliti kemudian menemukan respon yang sangat berbeda pada para mahasiswa tersebut. Mereka menunjukkan raut wajah nyeri dan melakukan berbagai gerakan tubuh saat menyaksikan orang asing tersebut kesakitan.   Sumber: sheknows