Your browser does not support JavaScript!
 24 Apr 2019    16:00 WIB
Mengenal Lebih Dalam Tentang Aritmia (Irama Jantung Abnormal)
Apakah aritmia itu?Ritme jantung abnormal (aritmia) adalah urutan dari detak jantung yang tidak teratur, terlalu cepat, terlalu lambat, atau dilakukan melalaui jalur listrik abnormal pada jantung. Gangguan jantung adalah penyebab paling umum dari irama jantung abnormal (aritmia). Kadang-kadang orang sadar irama jantungnya abnormal, tetapai kebanyakan mereka hanya merasakan konsekuensinya seperti lesu atau pingsan.Kecepatan normal jantung biasanya 60 sampai 100 detak per menit. Namun demikian, detak jantung normal lebih rendah untuk usia muda, khususnya yang mempunyai fisik fit. Kecepatan jantung yang bervariasi adalah normal. Kecepatan jantung tidak hanya merespon kegiatan olah raga dan tidak beraktivitas tetapi juga dipengaruhi oleh nyeri dan emosi. Hanya ketika kecepatan jantung tidak wajar cepatnya (takikardi) atau lambatnya (bradikardi) atau ketika impuls elektrik bergerak dalam aliran yang abnormal sehingga detak jantung diperkirakan mempunyai irama yang abnormal (aritmia). Irama abnormal mungkin teratur atau tidak teratur. Apa saja penyebab dari aritmia? Penyebab aritmia paling umum  adalah: •  Gangguan jantung, penyakit arteri koroner khususnya, gangguan katup jantung, dan gagal jantung. •  Obat resep atau OTC termasuk yang digunakan untuk mengobati gangguan jantung, dapat menyebabkan aritmia. •  Beberapa aritmia disebebakan oelh kelainan anatomi yang ada sejak lahir (cacat lahir bawaan). •  Umur berkaitan dengan perubahan dalam system listrik jantung menyebabkan aritmia lebih mudah terjadi. • Kelenjar tiroid ynag terlalu aktif (hipertiroidisme), menghasilkan kadar hormon tiroid yang tinggi, dapat menyebabkan aritmia cepat. Kelenjar tiroid yang kurang aktif (hipotiroid), menghasilkan hormone tiroid yang rendah dapat menyebabkan aritmia lambat. •  Terkadang tidak ada penyabab aritmia yang teridentifikasi.•  Aritmia cepat (takikardi) dapat disebabkan oleh olah raga, stress emosional, konsumsi alcohol berlebih, merokok, atau menggunakan obat yang mengandung stimulant, seperti obat flu dan demam. •  Aritmia lambat (bradikardi) dapat disebabkan oleh nyeri, lapar, capai, gangguan pencernaan (seperti diare dan muntah), atau kembung, yangd apat merangsang saraf vagus berlebihan (dengan stimulasi yang cukup, walau jarang terjadi, saraf vagus dapat menyebabkan jantung berhenti) dalam sebagian besar keadaan, aritmia dapat selesai dengan sendirinya. Apa saja gejala dari aritmia? Beberapa orang yang mengalami aritmia mungkin menyadarinya. Namun kesadaran detak jantung (palpitasi) bervariasi antara setiap orang. Beberapa orang dapat merasakan detak jantung yang normal, dan kebanyakan orang bisa merasakan detak jantung saat mereka berbaring di sisi kiri mereka. Bagaimana mendiagnosa aritmia?Seringkali, penjelasan pasien mengenai gejala membantu dokter membuat diagnosis awal dan menentukan keparahan aritmia. Electrocardiography (ECG) adalah prosedur pemeriksaan  utama untuk mendeteksi aritmia dan menentukan penyebabnya. Prosedur pemeriksaan lainnya termasuk tes tekanan latihan (ECG) dan pengukuran tekanan darah sewaktu olah raga dan tes alectrofisiologi. Apakah pengobatan untuk aritmia?Bagi pasien yang mengidap aritmia yang tidak berbahaya, untuk menjamin agar tidak berbahaya dengan pengobatan yang cukup. Kadangkala aritmia menjadi berkurang terjadinya atau bahkan berhenti ketika dokter mengganti obat pasien atau mengatur ulang dosisnya. Menghindari alkohol, kafein (dalam makanan dan minuman), atau merokok mungkin juga membantu. Menghindari olah raga keras dapat membantu jika debaran terjadi hanya sewaktu berolah raga. ObatObat antaritmia berguna untuk menekan aritmia cepat yang menyebabkan gejala yang tidak bisa ditolerir atau berisiko. Tidak ada satu obatpun yang mampu mengobati semua aritmia pada setiap pasien. Kadang kala beberapa obat harus dicoba sampai responnya memuaskan Alat pacu jantungAlat pacu jantung buatan adalah sebuah alat elektronik yang beraksi di tempat jantung sendiri. Alat ini diimplan melalui operasi di bawah kulit, biasanya di bawah tulang selangka.kanan atau kiri. Alat ini dkoneksikan ke jantung dengan kabel melalui pembuluh darah. Baca juga: Konsumsi Ganja Dapat Sebabkan Komplikasi Jantung dan Kematian Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wemd
 17 Apr 2018    18:00 WIB
Apakah Saya Menderita Tekanan Darah Rendah?
Sebelum menentukan diagnosa tekanan darah rendah, dokter anda akan mengajukan berbagai pertanyaan dan berbagai pemeriksaan untuk mencari penyebab timbulnya gejala sehingga diagnosa dan pengobatan dapat dilakukan dengan tepat. Berbagai gejala seperti pusing dan kepala terasa melayang atau ringan saat berdiri tidak selalu berarti anda menderita hipotensi postural atau tekanan darah rendah. Terdapat berbagai gangguan kesehatan lain yang dapat menyebabkan timbulnya gejala-gejala tersebut. Dokter anda akan menanyakan riwayat kesehatan anda, usia, gejala apa saja yang anda alami, dan apakah ada kondisi tertentu yang membuat gejala timbul. Dokter anda mungkin juga akan berulang kali memeriksa tekanan darah dan denyut jantung anda, baik saat anda berbaring, beberapa menit setelah anda berbaring, dan dalam 2-5 menit setelah anda berdiri.   Pemeriksaan lain yang juga mungkin dilakukan oleh dokter anda adalah: •    Pemeriksaan EKG untuk memeriksa irama jantung dan denyut jantung anda•    Ekokardiogram yaitu USG pada jantung untuk melihat keadaan jantung anda•    Pemeriksaan darah untuk memeriksa adanya anemia dan memeriksa kadar gula darah anda   Untuk memastikan apakah anda menderita hipotensi postural (penurunan tekanan darah saat anda duduk atau berdiri dari posisi tidur atau duduk), maka dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan "tilt table" yaitu pasien akan dibaringkan pada suatu ranjang periksa, dipasangkan tali pengaman, kemudian ranjang ini akan diubah posisinya menjadi berdiri, lalu dokter akan mengukur tekanan darah dan denyut jantung anda saat perubahan posisi ini.   Sumber: webmd
 28 Nov 2016    18:00 WIB
Treadmill Test, Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui…
Treadmill test dapat digunakan untuk mendeteksi adanya gangguan pada jantung. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak stress yang dapat ditanggung oleh jantung Anda sebelum jantung mengalami suatu gangguan (misalnya irama jantung menjadi abnormal atau mulai menunjukkan tanda-tanda iskemia karena aliran darah yang masuk ke dalam otot jantung tidak mencukupi). Pada pemeriksaan ini, pasien biasanya diminta untuk berjalan pada sebuah treadmill atau sepeda statis, di mana tingkat kesulitan akan terus ditingkatkan. Selama pemeriksaan berlangsung, dokter akan memonitor EKG, denyut jantung, dan tekanan darah Anda. Pada pemeriksaan ini, dokter akan memonitor berapa lama Anda dapat berjalan atau berlari di atas treadmill dan apakah anda mengalami nyeri dada atau perubahan irama jantung pada EKG, yang menunjukkan bahwa jantung Anda tidak mendapatkan cukup darah.   Mengapa Anda Perlu Melakukan Pemeriksaan Ini? Para dokter biasanya menggunakan pemeriksaan ini untuk: Menentukan apakah aliran darah yang masuk ke dalam jantung mencukupi saat terjadi peningkatan aktivitas Mengevaluasi efektivitas obat jantung yang Anda konsumsi untuk mengatasi nyeri dada dan serangan jantung Menentukan resiko terjadinya penyakit jantung koroner dan perlu tidaknya evaluasi lebih lanjut Memeriksa efektivitas tindakan yang dilakukan untuk meningkatkan aliran darah ke dalam jantung pada orang yang menderita penyakit jantung koroner Mengidentifikasi irama jantung yang abnormal Memeriksan fungsi katup jantung jika ditemukan kelainan Membantu mengetahui keamanan program olahraga   Baca juga: Cegah Gangguan Jantung Pada Penderita Diabetes Dengan Konsumsi Kayu Manis   Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Melakukan Pemeriksaan? Sebelum melakukan treadmill test, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti: Jangan makan atau minum apapun kecuali air putih 4 jam sebelum pemeriksaan dilakukan Jangan minum atau mengkonsumsi makanan yang mengandung kafein 12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Hal ini dikarenakan kafein dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan Jangan mengkonsumsi obat jantung berikut ini pada hari pemeriksaan dilakukan kecuali dianjurkan oleh dokter Anda atau bila pengobatan diperlukan untuk mengatasi nyeri dada pada hari pemeriksaan. Obat jantung yang dimaksud adalah isosorbide dinitrate (ISDN), isosorbide mononitrat, dan nitrogliserin Jika Anda perlu menggunakan inhaler untuk membantu pernapasan, jangan lupa untuk membawanya pada hari pemeriksaan   Bagaimana Bila Saya Menderita Diabetes? Bila Anda menderita diabetes dan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan treadmill, maka ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan seperti: Jika Anda mengkonsumsi insulin untuk mengendalikan kadar gula darah, bertanyalah pada dokter Anda berapa dosis obat yang boleh Anda konsumsi pada hari pemeriksaan. Seringkali, Anda akan dianjurkan untuk mengkonsumsi hanya setengah dosis harian pagi Anda dan makan ringan 4 jam sebelum pemeriksaan dilakukan Jika Anda mengkonsumsi obat anti diabetes oral untuk mengendalikan kadar gula darah, maka jangan mengkonsumsi obat Anda hingga pemeriksaan selesai dilakukan Jangan mengkonsumsi obat diabetes dan jangan makan sebelum pemeriksaan dilakukan Jika Anda memiliki alat monitor gula darah, maka jangan lupa membawanya untuk memeriksa kadar gula darah sebelum dan setelah pemeriksaan dilakukan. Jika Anda merasa kadar gula darah Anda terlalu rendah, segera beritahu petugas Segera makan dan konsumsi obat diabetes Anda setelah pemeriksaan selesai dilakukan   Apa yang Akan Terjadi Selama Pemeriksaan Berlangsung? Saat pemeriksaan berlangsung, pertama-tama, seorang petugas akan membersihkan 10 area dada Anda dan menempelkan elektroda pada area tersebut. Elektroda ini akan dihubungkan dengan sebuah monitor EKG untuk mencatat aktivitas listrik jantung Anda selama pemeriksaan berlangsung. Sebelum Anda mulai berolahraga, petugas akan melakukan pemeriksaan EKG untuk mengukur denyut jantung Anda saat istirahat dan mengukur tekanan darah Anda. Anda akan memulai pemeriksaan dengan berjalan kaki pada sebuah treadmill atau sepeda statis. Tingkat kesulitan olahraga ini akan ditingkatkan secara bertahap. Anda akan diminta untuk berolahraga hingga Anda merasa sangat lelah. Secara teratur, petugas akan bertanya mengenai apa yang Anda rasakan. Segera beritahu petugas bila Anda merasa nyeri dada, nyeri lengan, nyeri rahang, rasa tidak nyaman pada dada, sesak napas, pusing, kepala terasa seperti melayang, atau gejala tidak normal lainnya. Peningkatan denyut jantung, tekanan darah, laju pernapasan, dan berkeringat merupakan hal yang normal terjadi selama pemeriksaan dilakukan. Petugas akan memantau adanya gejala atau perubahan apapun pada monitor EKG yang mengindikasikan bahwa pemeriksaan harus dihentikan. Setelah pemeriksaan selesai dilakukan, Anda akan diminta untuk tetap berjalan atau mengayuh sepeda statis dengan perlahan selama beberapa menit untuk pendinginan. Denyut jantung, tekanan darah, dan irama jantung Anda akan terus dimonitor hingga ketiganya mencapai nilai normal. Walaupun pemeriksaan berlangsung selama 60 menit, akan tetapi waktu olahraga yang sebenarnya biasanya hanya berlangsung sekitar 7-12 menit. Bertanyalah pada dokter Anda mengenai berbagai hal lain yang ingin Anda ketahui sebelum melakukan pemeriksaan treadmill.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: webmd