Your browser does not support JavaScript!
 08 Apr 2017    11:00 WIB
Penelitian Menemukan Transplantasi Hati Sebagian Memiliki Kesuksesan Yang Sama Dengan Transplantasi
Dari hampir 16.000 orang yang berada dalam daftar tunggu untuk dilakukan operasi transplantasi hati, sekitar 10 persen orang tersebut meninggal sebelum mereka dipilih untuk dilakukan operasi. Salah satu solusi untuk keadaan kekurangan organ ini adalah transplantasi hati sebagian, di mana hati donor dibagi dan dipindahkan ke dalam tubuh dua pasien.  Salah satu solusi untuk mengatasi dimana terjadi kekurangan organ hati untuk transplantasi maka dilakukan transplantasi organ hati sebagian. Agar saat ada yang mendonorkan hati maka hati tersebut dapat diberikan untuk dua orang pasien Berdasarkan sebuah penelitian dari Cleveland Clinic telah menemukan bahwa teknik membagi hati memiliki tingkat kelangsungan hidup lima tahun yang sama dengan operasi transplantasi hati dengan seluruh organ hati. "Tujuan utama dari prosedur ini adalah untuk  meningkatkan jumlah tindakan transplantasi," menurut pernyataan Dr Koji Hashimoto, seorang ahli bedah transplantasi di Cleveland Clinic kepada FoxNews.com. "Yang harus diketahui hati adalah satu-satunya organ dalam tubuh yang dapat beregenerasi. Apabila Anda membagi hati menjadi dua bagian, maka sebagian hati tersebut dapat beregenerasi dan mencapai ukuran hati yang normal. Hati benar-benar merupakan organ tubuh yang unik". Beberapa penyebab gagal hati termasuk alkoholisme, hepatitis B, hepatitis C dan steatohepatitis nonalkohol (NASH)  yaitu penyakit umum yang menyebabkan penumpukan lemak di hati.  Mulai dari bulan April 2004 sampai Juni 2012, dilakukan sebuah penelitian dimana dilakukan operasi transplantasi hati kepada 25 orang penerima organ hati sebagian dan 121 orang penerima seluruh organ hati. Ternyata penerima hati sebagian memiliki tingkat kelangsungan hidup selama lima tahun sebesar 80 persen dan penerima seluruh organ hati memiliki tingkat kelangsungan hidup yang sama sebesar 81,5 persen  Komplikasi untuk penerima sebagian hati hampir sama dengan penerima seluruh organ hati seperti gangguan bekuan darah di hati atau hati tidak dapat  bekerja setelah dilakukan transplantasi.  Karena berdasarkan bentuk anatomi hati, hati tidak dapat dibagi secara merata untuk transplantasi. Dalam prosedur ini biasanya organ hati dibagi sekitar 35 sampai 40 persen merupakan lobus kiri dan 65 sampai 70 persen merupakan lobus kanan. Salah satu manfaat dari pembagian organ ini memungkinkan dilakukan transplantasi hati untuk pasien yang memiliki tubuh lebih kecil  "Apabila suatu saat ada seorang pasien yang memiliki tubuh yang kecil namun memiliki donor hati yang cukup besar. Saya pikir di negara ini, kami dapat membagi hati tersebut untuk pasien lain yang berada di dalam daftar tunggu" kata Hashimoto "Prosedur transplantasi hati sebagian pertama kali dilakukan oleh Cleveland Clinic pada tahun 2004, tidak banyak yang dilakukan karena tantangan teknis" kata Hashimoto. Proses pemisahan hati adalah posedur yang rumit dimana ahli bedah harus membagi pembuluh darah, kadang-kadang memerlukan mikroskop. Semua sumbangan organ hati berasal dari donor yang sudah meninggal dan dilakukan pembelahan di dalam tubuh pendonor.  "Faktor terpenting untuk mendapatkan kesuksesan proses transplantasi hati sebagian adalah perbandingan ukuran hati antara donor dan penerima. Sehingga harus segera mencari penerima organ hati lainnya. Dimana, proses identifikasi donor dan membuat perbandingan yang tepat harus dilakukan dalam waktu 24 jam" "Namun Anda dapat meningkatkan jumlah tindakan transplantasi, sehingga dimana kami bisa menyelamatkan dua pasien dari satu donor, hal ini merupakan konsep besar yang saya pikirkan. Apabila Anda memilih donor dan penerima yang tepat, maka transplantasi ini akan berhasil dengan baik" kata Hashimoto   Sumber: foxnews