Your browser does not support JavaScript!
 18 Nov 2019    16:00 WIB
Tipe Demam yang Harus Anda Waspadai
Demam adalah penyakit yang sering terjadi. Kebanyakan dari kita cenderung menganggap demam sebagai infeksi biasa atau demam biasa. Tetapi ada beberapa macam demam yang bisa mematikan jika dibiarkan tanpa pengobatan. Dahulu, ketika parasetamol belum ditemukan, banyak orang meninggal disebabkan oleh demam. Saat ini kematian yang disebabkan oleh demam sangar jarang tetapi bukan berarti tidak pernah terjadi. Sangat penting untuk Anda mengenal berbagai macam tipe demam sehingga Anda mengetahui dengan pasti bagaimana mengobatinya. Kebanyakan kasus demam disebabkan infeksi virus. Beberapa infeksi virus seperti demam berdarah atau malaria dapat berakibat fatal.  Ada beberapa tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari demam dan akan mempermudah dokter mendiagnosa kondisi Anda. Berikut adalah beberapa tipe demam yang harus Anda waspadai. Setiap jenis demam mempunyai gejala khas yang Anda bisa identifikasi. Infeksi virusInfeksi virus normal dapat menyerang Anda selama 9 hari. Menurut kondisi medis, diperlukan tiga hari untuk virus berinkubasi, tiga hari berikutnya Anda akan mengalami panas tinggi dan tiga hari kemudian panas akan turun. Biasanya jenis demam ini diikuti oleh infeksi tenggorokan. Demam berdarahDemam berdarah adalah salah satu jenis demam yang mematikan dan sering menjadi wabah. Demam ini terjadi karena gigitan nyamuk aedes aegypti dan sering menimbulkan nyeri tubuh. Anda akan mengalami demam tinggi kemudian beberapa hari kemudian suhu turun. Pada kondisi yang berat, demam berdarah dapat menimbulkan perdarahan. MalariaMalaria juga salah satu jenis demam yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Orang-orang yang tinggal didaerah tropis dapat mengalami demam ini. Demam tinggi merupakan tanda utama dari malaria. Malaria juga dapat mengancam jiwa saat menyebar dan mempengaruhi otak. TyphoidTyphoid adalah jenis demam yang terjadi saat ada infeksi perut. Jiak Anda mengkonsumsi makanan dan minumam yang terinfeksi bakteri salmonela, maka kemungkinan Anda akan mengalami demam tinggi disertai nyeri kepala berat dan diare. Meningitis Meningitis adalah tipe demam karena infeksi di lapisan otak, jaringan lunak di otak dan sistem syaraf. Saat demam ini muncul artinya terjadi kerusakan otak yang diikuti kejang dan nyeri kepala. H1N1-flu babiH1N1 atau flu babi merupakan jenis infeksi yang menyebabkan influensa dan demam. Virus ini juga dapat menimbulkan demam tinggi, infeksi tenggorokan dan inflamasi di paru-paru. Kembali ke tahun 2010 saat H1N1 banyak menyerang dan menimbulkan kematian, tetapi saat ini sudah ditemukan pengobatan tamiflu. Bagaimanapun sangat penting untuk mendeteksi demam ini secepatnya. HIVSalah satu tanda awal infeksi HIV adalah demam sedang tetapi persisten dan tidak dapat hilang walaupun sudah mengkonsumsi obat. Jiak Anda mengalami demam terus menerus selama satu minggu atau lebih, dan Anda juga memiliki faktor resiko HIV segeralah periksa untuk HIV. Infeksi saluran kemihTerkadang infeksi saluran kemih dapat menimbulkan demam. Mungkin demam yang timbul tidak tinggi, tetapi diikuti oleh nyeri pada perut bagian bawah dan rasa terbakar saat berkemih. Kanker darahMereka yang menderita kanker darah sering mengalami demam yang sedang dan terus menerus selama periode waktu tertentu dan dapat terjadi beberapa bulan. Hal ini terjadi karena peningkatan dari sel darah putih.Sumber: boldsky
 10 Nov 2019    08:00 WIB
Apakah Bisa Menurunkan Demam Tanpa Obat?
Banyak Cara alami menurunkan demam, Namun terkadang orang menginginkan cara instan untuk semua hal tanpa memikirkan efek nya. Memakai obat-obatan yang ada di pasaran boleh, namun anda harus cermat dalam memilih obat yang baik untuk dikonsumsi, karena apabila tidak cermat dalam pemilihan obat dapat membahayakan. Pertama kita perlu mengenal jenis-jenis demam. Demam pada anak dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: Demam karena infeksi yang suhunya bisa mencapai lebih dari 38°C. Penyebabnya beragam, yakni infeksi virus (seperti flu, cacar, campak, SARS, flu burung, demam berdarah dan lain-lain) dan bakteri (tifus, radang tenggorokan dan lain-lain). Demam noninfeksi, seperti kanker, tumor, atau adanya penyakit autoimun seseorang (rematik, lupus dan lain-lain). Demam fisiologis, seperti kekurangan cairan (dehidrasi), suhu udara yang terlalu panas dan lain-lain. Cara-cara menurunkan demam dengan cara alami yang bisa Anda lakukan sebelum mengkonsumsi obat penurun panas: 1.       Berendam di air hangat  Mungkin terdengar aneh tapi ini adalah obat alami yang cukup manjur untuk mengobati demam. Isi bak mandi dengan air hangat suam-suam kuku dan berendamlah di dalamnya. Beberapa saat kemudian, tubuh pun akan terasa segar dan demam mulai hilang perlahan. 2.       Terapi spons Terapi ini merupakan salah satu cara populer untuk menurunkan demam secara alami. Rendam sebentar spons basah ke dalam air dingin lalu letakkan di bagian tubuh yang panas misalnya dahi atau kaki. Ulangi cara ini beberapa kali, 3.       Gunakan putih telur atau bawang merah Rendam handuk atau lap di dalam putih telur atau perasan air parutan bawang merah. Kemudian, kompreskan handuk tersebut di sepanjang kaki dan tutup dengan kaus kaki. Ganti handuk jika dirasa sudah kering. Metode ini bereaksi setelah 15 menit sampai satu jam. Atau, langsung merendam kaus kaki di putih telur lalu menggunakannya pun tak masalah. 4.       Minum air Ketika panas dalam tubuh meningkat, itu tanda bahwa Anda kekurangan cairan tubuh hingga menyebabkan dehidrasi. Pastikan Anda terhidrasi dengan baik selama demam. Dengan begitu, perlahan suhu tubuh pun akan turun. 5.       Pasta kaki Haluskan bawang putih dan campurkan dengan sedikit minyak kelapa atau minyak zaitun. Setelah itu, oleskan di bagian tubuh yang panas dan gunakan pasta kaki itu sampai keesokan harinya jika memang digunakan malam hari. 6.       Turunkan suhu ruangan Jagalah supaya suhu kamar sedikit lebih rendah. Kondisi ini akan membuat kamar tetap dingin sehingga tubuh lebih nyaman. Jika tidak ada pendingin ruangan, Anda juga bisa menggunakan kipas angin. 7.       Sup hangat penelitian dibikin untuk mengonsumsi sup ayam sesaat pada orang demam tunjukkan bahwa beberapa bahan sup ayam betul-betul bisa kurangi pembengkakan rongga hidung serta menolong didalam pengobatan lebih cepat dari flu biasa. disamping itu sup ayam bisa berikan protein dari ayam, zat mutlak untuk tubuh kita untuk membangun antibodi untuk melawan virus. 8.       Pakai humidifier Perangkat ini merupakan metode yang baik untuk membuat udara lebih lembab. Hal ini dapat membantu untuk menjaga rongga hidung dalam bentuk cair dan dengan demikian menghindari pemblokiran hidung. Bila menggunakan humidifier pastikan untuk membersihkan secara teratur untuk memblokir kemungkinan mentransfer jamur di udara. 9.       Istirahat Salah satu faktor yang paling penting dalam pengobatan demam adalah tidur yang baik dan umumnya santai. Anda perlu banyak beristirahat agar tubuh Anda dapat melawan virus demam dengan lebih baik, lebih cepat dan lebih efisien. Jika Anda memiliki demam Anda pasti harus tinggal di rumah, matikan ponsel Anda dan cobalah untuk bersantai. Kebanyakan orang cenderung untuk mencoba dan mengatasi demam dengan tidak beristirahat. Saran ahli adalah untuk tinggal di rumah dan bersantai selama dua hari di lingkungan yang hangat. Suhu yang khas bisa menjadi 24-25 Celcius (75,2 F). 10.   Perhatikan diet Anda Meskipun tidak terbukti bahwa diet dapat membantu Anda menyembuhkan dari dingin, makan buah-buahan dan sayuran penuh dengan vitamin C dapat membantu Anda mengatasi lebih cepat dari demam. Vitamin C memperkuat perlindungan tubuh, melindungi dari penyakit virus dan memberikan kontribusi untuk berfungsi lebih baik dari sel darah putih, yang berperan untuk melawan virus. Makanan lain, yang dapat membantu Anda dalam memulihkan lebih cepat dari demam, meliputi: Bawang putih Madu Pepermin Jeruk, lemon, jeruk, peterseli, seledri, kembang kol Makanan yang mengandung zinc
 02 Oct 2019    18:00 WIB
7 Tanda Bahaya Misterius Bagi Kesehatan
Kesehatan adalah salah satu harta yang tak ternilai harganya. Sehat adalah suatu keadaan sejahtera dari tubuh, jiwa, dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk hidup secara produktif baik dari segi sosial maupun ekonomi. Berbagai gejala gangguan kesehatan yang serius seperti nyeri dada, nyeri perut hebat, atau perdarahan mungkin dapat langsung membuat anda mencari pertolongan medis segera. Akan tetapi, bagaimana dengan berbagai gejala gangguan kesehatan lainnya yang seringkali anda lewatkan atau bahkan tidak sadari?   Penurunan Berat Badan Tanpa Penyebab yang Jelas Apabila berat badan anda turun secara tiba-tiba tanpa adanya usaha apapun untuk menurunkannya hal ini dapat merupakan suatu tanda adanya gangguan kesehatan tertentu. Bila berat anda turun sekitar 10% dalam waktu 6 bulan, tanpa melakukan upaya apapun untuk menurunkannya, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter anda. Penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas dapat disebabkan oleh hipertiroidisme (peningkatan aktivitas kelenjar tiroid), diabetes, depresi, gangguan hari, kanker, atau akibat gangguan absorpsi nutrisi tertentu (malabsorpsi).   Demam Tinggi atau Demam yang Menetap Demam merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan suatu infeksi. Demam yang menetap dapat merupakan suatu tanda adanya infeksi tersembunyi, misalnya akibat infeksi pada saluran air kemih ataupun tuberkulosis. Selain itu, kadang-kadang limfoma atau obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan demam lama atau menetap. Bila anda mengalami demam selama lebih dari 3 hari atau demam lebih dari 39°C, segera periksakan diri anda ke dokter.   Sesak Napas Sesak napas yang lebih berat daripada sesak yang ditimbulkan oleh hidung tersumbat ataupun olahraga dapat merupakan tanda adanya gangguan pada kesehatan anda. Segera hubungi dokter anda bila anda merasa sesak atau sulit bernapas atau sesak saat berbaring. Berbagai penyakit yang dapat menyebabkan terjadinya sesak napas adalah penyakit paru obstruktif kronik, bronkitis kronik, asma, pneumonia, emboli paru, serta berbagai gangguan jantung dan paru lainnya. Selain itu, serangan panik atau kecemasan hebat juga dapat menimbulkan gejala sesak napas yang disertai dengan peningkatan denyut jantung, berkeringat, dan berbagai gejala lainnya.   Perubahan Fungsi Saluran Cerna Fungsi saluran cerna setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang dapat mempunyai saluran pencernaan yang lebih sensitif daripada yang lainnya. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu: Diare yang menetap Konstipasi yang menetap Tinja disertai darah atau tinja berwarna hitam Keinginan mendesak untuk buang air besar Perubahan fungsi atau gangguan fungsi saluran cerna ini dapat merupakan suatu tanda adanya infeksi bakteri (misalnya campylobacter atau salmonella), virus, atau parasit. Penyebab lainnya adalah irritable bowel syndrome dan kanker usus besar.   Penurunan Kesadaran atau Perubahan Perilaku Penurunan kesadaran (bingung atau gelisah) atau perubahan perilaku dapat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk infeksi, anemia, kadar gula darah rendah, dehidrasi, gangguan jiwa, atau akibat efek samping obat-obatan tertentu. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu: Bingung Penurunan kemampuan berpikir Disorientasi tempat atau waktu (tidak dapat mengenali tempat atau waktu) Gangguan konsentrasi atau daya ingat secara mendadak Perubahan perilaku atau kepribadian mendadak, misalnya perilaku agresif   Merasa Kenyang Walau Hanya Makan Sangat Sedikit Bila anda selalu merasa kenyang lebih cepat dari biasanya atau setelah makan porsi yang lebih sedikit dari biasanya, segera hubungi dokter anda untuk pemeriksaan lebih lanjut. Gejala ini juga seringkali diikuti dengan mual, muntah, perut kembung, demam, dan penurunan atau peningkatan berat badan. Beberapa hal yang dapat menyebabkan hal ini adalah refluks gastroesofageal (GERD), irritable bowel syndrome, dan kanker pankreas.   Melihat Kilatan Cahaya Melihat kilatan cahaya atau suatu sinar terang atau gangguan penglihatan lainnya dapat disebabkan oleh migrain atau ablasio retina (terlepasnya retina dari tempat perlekatannya). Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami hal ini untuk mencegah hilangnya penglihatan yang menetap.   sumber : mayoclinic
 06 Sep 2019    08:00 WIB
Kapan Anda Harus Menghubungi Dokter Saat Anak Anda Flu?
Untuk Anda yang memiliki bayi, mungkin seringkali bayi Anda mengalami pilek atau flu. Pilek memang bukanlah suatu penyakit yang berbahaya. Namun Anda harus waspada apabila terjadi tanda-tanda di bawah ini, maka Anda harus mulai menghubungi dokter Anda: Apabila bayi Anda berusia di bawah 3 bulan. Anda harus menghubungi dokter apabila bayi Anda mengalami demam tinggi melebihi 100,4 derajat Fahrenheit (38 derajat Celsius)  yang diukur melalui dubur Apabila bayi Anda berusia di antara 3 sampai 6 bulan, maka Anda harus menghubungi dokter saat bayi Anda mengalami demam mencapai 101 derajat Fahrenheit (38,3 derajat Celsius) Apabila bayi Anda berusia diatas usia 6 bulan, maka Anda harus menghubungi dokter saat bayi Anda mengalami demam mencapai 103 derajat Fahrenheit (39,4 derajat C) Tidak peduli berapapun usia bayi Anda, hubungi dokter apabila Anda melihat salah satu dari gejala berikut:  Setiap demam yang berlangsung lebih dari dua hari.  Batuk yang memburuk, napas cepat (lebih dari 60 napas menit), mengi, atau terengah-engah. Gejala ini bisa menjadi tanda pneumonia atau respiratory syncytial virus (RSV), penyakit pernafasan yang relatif umum terjadi tetapi berpotensi serius pada bayi di bawah usia satu tahun. Menarik atau menggosok telinganya, menangis saat menyusui atau selama makan, atau menangis ketika sedang ditidurkan. Semua hal ini menunjukkan kemungkinan terjadinya  infeksi telinga.  Mata berair kemungkinan ini salah satu tanda terkena penyakit mata yang menular.  Anak terlalu rewel, kantuk yang tidak biasa, atau perubahan signifikan dalam pola makan atau tidur.   Sumber: babycenter
 15 Aug 2019    18:00 WIB
Tips Mudah Untuk Turunkan Demam!
Demam sebenarnya merupakan suatu tanda bahwa tubuh Anda sedang melawan suatu infeksi atau penyakit di dalamnya. Demam merupakan suatu keadaan di mana suhu tubuh mencapai 38 derajat Celcius atau lebih. Di bawah ini terdapat beberapa tips yang dapat membantu mengatasi demam.   Minum Obat Penurun Panas Salah satu cara tercepat untuk menurunkan demam adalah dengan mengkonsumsi obat penurun panas. Konsumsilah obat anti panas setiap 6-8 jam untuk membuat Anda merasa lebih nyaman dan menjaga agar demam Anda tidak kembali lagi.   Konsumsi Cukup Air Putih Saat suhu tubuh Anda meningkat, maka tubuh pun akan kehilangan cairan dengan sangat cepat, yang sebagian besar terjadi melalui keringat. Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, pastikan Anda mengkonsumsi cukup air putih di sepanjang hari. Konsumsilah setidaknya 2 liter air setiap harinya. Buang air kecil setiap 2 jam sekali merupakan pertanda bahwa Anda telah mencukupi kebutuhan cairan harian Anda.   Makan Juga Penting Makan merupakan hal yang penting untuk mempercepat proses penyembuhan. Bahkan, sebuah penelitian di Amerika menemukan bahwa orang yang sedang menderita demam seharusnya makan banyak karena kurangnya konsumsi kalori justru dapat membuat tubuh memproduksi sel-sel pelawan penyakit dalam waktu yang lebih lama, yang membuat sakit berlangsung lebih lama. Apa makanan terbaik untuk dikonsumsi saat demam? Sup sayuran dan berbagai jenis makanan sederhana lainnya seperti sayuran rebus atau kukus. Jika Anda sama sekali tidak dapat makan, Anda dapat mengkonsumsi jus buah atau sayuran yang mengandung banyak antioksidan.   Istirahat yang Cukup Jika Anda demam, maka segera beristirahat alias tidur merupakan langkah yang paling bijaksana. Bekerja, berolahraga, atau bahkan melakukan berbagai kegiatan saat demam hanya akan membuat Anda merasa semakin tidak enak badan karena berbagai kegiatan tersebut justru akan meningkatkan kadar stress pada tubuh Anda. Beristirahatlah saat demam dan kembali lakukan aktivitas harian Anda secara perlahan setelah sembuh. Jika Anda sulit tidur, maka mandi dengan menggunakan air hangat dapat membantu membuat Anda merasa lebih rileks.   Kompres Dingin Saat tubuh Anda terasa sangat panas, maka Anda dapat melakukan kompres dingin dengan cara meletakkan handuk dingin pada dahi Anda, akan tetapi jangan langsung menempelkan es batu pada dahi Anda karena dapat menyebabkan terjadinya luka bakar pada kulit. Selain itu, pastikan Anda tidak menggunakan selimut yang terlalu tebal karena justru dapat membuat demam Anda semakin tinggi.   Jika demam (38 derajat Celcius) telah berlangsung selama lebih dari 2 hari atau disertai dengan nyeri kepala atau nyeri leher; maka segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat untuk memastikan apa penyebab dari demam tersebut.   Sumber: sheknows
 07 Aug 2019    18:00 WIB
Kiat Mudah Menghadapi Influenza
Musim hujan sering kali membuat orang mudah terserang influenza. Namun cuaca panas yang tidak menentu juga bisa membuat seseorang terserang influenza. Untuk Sobat yang sedang mengalami influenza ada beberapa kiat yang dapat Sobat lakukan sebelum datang ke dokter. Berikut kiat mudahnya: 1. Minum banyak air putih Minum banyak air putih akan membantu mengurangi lendir. Sehingga membantu tenggorokan tetap lembab. 2. Kumur air garam Untuk membantu menghilangkan nyeri tenggorokan. Larutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air panas, kemudian berkumur sampai ke bagian belakang tenggorokan Anda. Hal ini membantu untuk menjaga tenggorokan tetap lembab dan membunuh bakteri. Lakukan ini tiga sampai empat kali per hari, sesuai kebutuhan. 3. Gunakan dekongestan nasal Meringankan hidung tersumbat dengan dekongestan nasal (hidung). Dekongestan ini dapat membantu meredakan hidung tersumbat. Anda dapat membeli di Apotik 4. Minum obat demam dan sakit kepala Untuk membantu menangani demam dan sakit kepala yang Anda rasakan, Anda dapat konsumsi parasetamol tablet. Bila Anda tidak merasa demam dan tidak sakit kepala maka Anda dapat istirahat dengan baik. Anda dapat membeli parasetamol tablet di Apotik 5. Istirahat Salah satu hal yang dapat membantu mengatasi influenza adalah dengan beristirahat yang baik.   Semoga cara diatas dapat membantu, namun bila influenza yang Anda rasakan semakin parah dan mulai mengganggu. Panas yang tidak kunjung turun sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan secara langsung kepada dokter Anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: wikihow
 11 Jun 2019    16:00 WIB
Ciri-Ciri Seseorang Mengalami Sindrom Lelah Kronis
Gejala utama dari sindrom kelelahan kronis adalah rasa lelah yang tidak tertahankan dan bertahan minimal selama enam bulan dan tidak menghilang hanya dengan beristirahat. Kelelahan ini juga dirasakan sangat berat sehingga bisa mengganggu pekerjaan Anda, kehidupan sehari-hari dan aktivitas sosial. Kelelahan dan gejala lain yang dijelaskan dibawah ini mungkin dapat dirasakan tiba-tiba atau mungkin berkembang perlahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Gejala dari sindrom kelelahan kronis adalah: Mudah lupa, kehilangan daya ingat, kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi Nyeri tenggorokan Demam Nyeri kelenjar getah bening di leher atau ketiak Nyeri otot Nyeri sendi tanpa disertai pembengkakan atau kemerahan Nyeri kepala yang berbeda dari nyeri kepala terdahulu yang pernah Anda rasakan Tidak merasa segar saat bangun tidur Merasa tidak sehat saat melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya Karena sindrom ini sangatlah sulit untuk didagnosa, para ahli kesehatan mungkin akan menegakkan berbagai aturan untuk membantu mengenali gejala ini. Untuk dapat mendiagnosa sindrom kelelahan kronis ini Anda harus mengalami rasa lelah dan paling tidak empat gejala yang sudah disebutkan diatas yang dirasakan bersamaan saat Anda mulai merasa kelelahan, dan gejala tersebut harus berlangsung minimal 6 bulan. Tetapi jika Anda memiliki gejala sindrom kelelahan kronik, seperti mudah merasa lelah tanpa alasan yang jelas, Anda tetap harus mendapatkan terapi walaupun belum terjadi selama6 bulan. Sebaliknya dokter Anda tentu memerlukan terapi baru yang lain jika Anda mengalami gejala tersebut lebih dari enam bulan. Beberapa orang dengan sindrom nyeri kronis mungkin akan mengalami peningkatan denyut jantung dan tekanan darah menurun ketika mereka bangun dari posisi berbaring. Hal ini sering dideskripsikan sebagai "terasa melayang" atau merasa akan pingsan atau pusing. Kondisi ini disebut "orthostatic hypotension". Depresi merupakan kondisi yang dapat memperburuk gejala yang Anda rasakan. Obat Antidepresan mungkin dapat membantu membuat Anda merasa lebih baik.   Sumber: webmd
 02 May 2019    18:00 WIB
Apakah Pemberian Paracetamol untuk Anak Berbahaya ?
Di musim hujan seperti ini, ragam penyakit seperti flu bisa menyerang dengan mudah terutama pada anak-anak. Ini adalah salah satu infeksi yang menyerang saluran napas atas. Demam atau suhu badan meninggi adalah gejala umum yang bisa kita temui. Untuk mengobatinya, para orangtua kerap memanfaatkan obat yang mengandung zat penurun panas, parasetamol. Namun, hati-hatilah saat menggunakannya. Sebuah penelitian dipublikasikan dalam jurnal Toxicological Science,  menemukan bahwa parasetamol bisa mengganggu perkembangan otak anak. Bahkan, obat jenis ini bisa berbahaya bagi anak-anak yang belum lahir atau yang masih ada di kandungan. Para ilmuwan di Universitas Uppsala, Swedia membuktikan kenyataan ini. Mereka meneliti penggunaan parasetamol sebagai salah satu obat yang paling sering digunakan untuk mengobati nyeri dan demam pada anak-anak. Dengan dosis yang rendah ilmuwan-ilmuwan ini mencobakan obat ini pada tikus di usia 10 hari. Peneliti kemudian melakukan uji coba terhadap perilaku tikus saat sudah dewasa. Hasilnya, tikus menjadi hiperaktif dan bisa menunjukkan adanya gangguan pada perilaku. Selain itu, pemeriksaan pada otak tikus membuktikan lebih rendahnya daya ingat tikus yang sudah diberi parasetamol dibanding tikus yang tak diberi parasetamol. Para peneliti menyebutkan, penggunaan parasetamol pada tikus muda (saat otak sedang berkembang) bisa menyebabkan efek jangka panjang yang buruk pada fungsi kognitif. Karena itu, para ilmuwan mengingatkan agar para orangtua berhati-hati pada penggunaan parasetamol untuk anak-anak. Lantas kapan, pemberian antidemam atau antipiretik seperti parasetamol disebut aman. Menurut para ilmuwan, pemberian yang aman adalah saat demam atau suhu badan sudah mencapai 38 derajat celsius. Beberapa efek samping obat antipiretik yang sering muncul harus diketahui seperti mual, muntah, sakit perut, kesulitan bernapas, dan sakit kepala. Penggunaan antipiretik, menurut para dokter, harus dibatasi hanya untuk mengurangi gejala dan membantu agar demam tak naik ke tingkat yang berbahaya. Sebagian besar kerap menggunakan antipiretik meski demam belum parah atau sekadar mencegah demam agar tidak berulang meski sebenarnya tak ada bukti yang menunjukkan bahwa antipiretik dapat mencegah berulangnya demam.
 27 Feb 2019    11:00 WIB
Apa Itu Demam Lassa ?
Halo sahabat! Kalau kalian senang pergi ke Negara Afrika, kudu berhati-hati yah, karena ada penyakit yang bernama demam Lassa. Mungkin diantara kita ada yang baru mendengar nama penyakit ini. Biar makin jelas, kita baca yuk! sejarah singkatnya, apa itu Lassa Fever dan dari mana asalnya? Demam Lassa adalah penyakit virus akut yang ditularkan melalui hewan, atau zoonosis. Ini endemik di beberapa bagian Afrika Barat termasuk Sierra Leone, Liberia, Guinea dan Nigeria. Negara tetangga juga berisiko, karena vektor hewan untuk virus Lassa, "tikus multimamate" (Mastomys natalensis) menyebar di seluruh wilayah. Demam Lassa pertama kali dideskripsikan pada 1950-an, dan partikel virus diidentifikasi pada 1969 dari tiga perawat misionaris yang meninggal di Lassa, Nigeria, setelah merawat pasien obstetri yang terinfeksi. Demam Lassa adalah salah satu virus demam berdarah, yang terjadi di sub-wilayah Afrika Barat di daerah yang mirip dengan virus Ebola. Sierra Leone, Liberia, Ghana, dan Nigeria paling sering terkena dampaknya. Daerah sekitarnya juga berisiko, karena hewan pengerat yang menularkan virus sangat umum di seluruh Barat hingga Afrika Timur. Ada 100.000 hingga 300.000 kasus demam Lassa setiap tahun di dunia. Demam Lassa sangat memengaruhi Sierra Leone dan Liberia, khususnya, yang diperkirakan menyebabkan 5.000 kematian dan sekitar 10% -16% rawat inap di rumah sakit setiap tahun. Kematian sangat umum terjadi pada anak-anak. Kematian kasus adalah 1% secara umum (dibandingkan dengan 70% pada virus Ebola). Kasus yang parah memiliki kasus fatal 15%. Wabah yang luar biasa hebat terjadi pada awal 2018 di Nigeria dengan lebih dari 300 kasus positif yang dikonfirmasi dilaporkan pada bulan Maret. Kasus dilaporkan di Bauchi, Plateau, Edo, Ondo, dan Ebonyi States. Enam belas petugas kesehatan, setidaknya empat di antaranya meninggal, didiagnosis pada 4 Maret 2018. Seiring dengan jumlah yang tinggi, tingkat fatalitas kasus untuk wabah ini melebihi 20%. Lalu bagaimana cara penularan dan penyebaran virus ini?, adalah setelah tikus Mastomys terinfeksi virus, ia dapat mengeluarkan virus dalam kotoran dan urinnya, berpotensi untuk sisa hidupnya. Akibatnya, virus dapat menyebar dengan mudah, terutama karena tikus berkembang biak dengan cepat dan dapat menghuni rumah kita. Metode penularan yang paling umum adalah dengan mengonsumsi atau menghirup urin atau feses tikus. Ini juga dapat menyebar melalui luka dan luka terbuka. Tikus hidup di dalam dan di sekitar tempat tinggal kita, dan mereka sering bersentuhan dengan bahan makanan. Parahnya ada sebagian orang yang suka makan daging tikus. Kontak orang-ke-orang dimungkinkan melalui darah, jaringan, sekresi atau ekskresi, tetapi tidak melalui sentuhan. Berbagi jarum dapat menyebarkan virus, dan ada beberapa laporan penularan seksual. Demam Lassa juga dapat ditularkan antara pasien dan staf di rumah sakit yang tidak dilengkapi peralatan dengan baik di mana sterilisasi dan pakaian pelindung tidak standar. Gejala demam Lassa biasanya dimulai dengan penyakit seperti flu: demam, malaise, kelemahan umum, sakit tenggorokan (sangat mirip dengan radang tenggorokan dan tanpa pilek), sakit kepala parah, sakit dada (terutama di belakang tulang dada), punggung sakit, dan telinga berdenging. Mual, muntah, sakit perut, dan diare juga terjadi. Perdarahan tidak umum terjadi pada penyakit yang kurang serius, tetapi kehilangan cairan dari pembuluh darah ke jaringan dapat terjadi; ini menyebabkan pembengkakan wajah, putih mata yang memerah, dan cairan di sekitar paru-paru dan jantung. Batuk kering dan gangguan pernapasan dapat terjadi jika penyakit melibatkan cairan di paru-paru. Penyakit berat dapat menyebabkan ensefalitis dengan kebingungan, tremor, kejang, dan koma. Kegagalan dan syok organ sering kali merupakan peristiwa tahap akhir. Individu berkulit putih mungkin memiliki ruam samar pada tubuh bagian atas yang tidak terlihat pada individu berkulit gelap. Beberapa pendarahan dari selaput lendir terjadi pada penyakit parah. Virus Lassa menginfeksi semua jaringan, tetapi infeksi hati sangat khas. Terkena Hepatitis ringan atau berat. Virus demam Lassa juga sering menyebabkan ketulian, dan komplikasi ini dapat ditemukan pada penyakit stadium akhir dan selama periode pemulihan. Dan sayangnya belum ada vaksin yang tersedia untuk melawan demam Lassa. Karena itu jika kita mengalami gejala awal, segeralah pergi ke dokter atau rumah sakit terdekat. Agar kita dapat diberikan  obat anti virus, yaitu Ribavirin. Ribavirin yang diberikan secara intravena dan awal dalam proses selama sakit adalah pengobatan yang efektif, selain mendukung cairan dan elektrolit, oksigenasi, dan tekanan darah. Kita juga perlu menyadari, betapa penting menjaga kebersihan di dalam dan sekitar lingkungan rumah kita, selalu ikut peduli dan ambil bagian untuk kebersihan lingkungan secara gotong royong, (pembersihan selokan, bak sampah umum, gang-gang rumah, dll). Perlunya memanggil petugas pembasmi hewan pengerat yang sudah membandel di dalam rumah atau sekitar lingkungan. Semakin kita menjaga kebersihan, semakin aman kita dari si hewan pengerat yang membawa virus-virus bermasalah. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber : www.webmd.com, ecdc.europa.eu, www.medicalnewstoday.com, www.medicinenet.com
 27 Feb 2019    08:00 WIB
Cegah Kanker dan Penyakit Lainnya Dengan Buah Sirsak
Kandungan Nutrisi Dalam SirsakSetiap 100 gram sirsak mengandung 70 kalori. Sirsak kaya akan karbohidrat dan serat. Berbagai vitamin dan mineral yang terdapat di dalam sirsak adalah vitamin B, vitamin C, magnesium, kalsium, kalium, fosfor, dan natrium. Manfaat Sirsak Bagi Kesehatan: Mencegah KankerSirsak membantu menurunkan jumlah reseptor faktor pertumbuhan epidermal sehingga dapat mencegah berkembangnya sel-sel kanker. Acetogenin di dalam sirsak merupakan suatu zat antikarsinogenik dan membantu menghambat kerja nikotinamid adenin dinukleotida oksidase dari sel kanker. Membantu Menurunkan Berat BadanSirsak mengandung kalori yang sangat rendah dan memiliki banyak nutrisi dan serat yang membuat anda merasa kenyang lebih lama. Daun sirsak juga dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Menjaga Kecantikan KulitSirsak dapat menjaga kecantikan kulit anda dengan cara:•  Membantu menutrisi kulit anda•  Membuang berbagai racun dari dalam tubuh (vitamin C)•  Membuat kulit lebih kenyal dan lembut (vitamin C)•  Mengurangi jerawat dan bisul (zat anti inflamasi)•  Membantu penyembuhan luka (zat anti bakterial)•  Melindungi tubuh dari berbagai radikal bebas dan mencegah terjadinya proses penuaan dini, termasuk pembentukan keriput dan pigmentasi (antioksidan seperti polifenol, saponin, dan bioflavonoid)•  Mencegah kekambuhan eksim dengan cara menempelkan daun sirsak pada daerah kulit yang terkena Menurunkan Tekanan DarahKarena sirsak mengandung kalium yang cukup tinggi, maka sirsak dapat membantu memperlancar sirkulasi darah anda sehingga tekanan darah anda pun turun. Mencegah DiabetesSirsak mengandung banyak acetogenin (suatu zat fitokimia) yang dapat membantu mengatur kadar gula di dalam tubuh. Kandungan serat yang tinggi di dalam sirsak juga dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan mengendalikan kadar gula darah anda. Menurunkan DemamSirsak juga mengandung zat antipiretik (penurun panas) dan anti parasit yang berguna untuk menurunkan demam, mengatasi batuk dan flu. Daun sirsak juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Manfaat LainnyaBerbagai kegunaan sirsak bagi kesehatan anda adalah:•  Membantu meredakan pembengkakan, radang sendi, nyeri sendi, dan nyeri punggung (zat anti inflamasi)•  Membantu menguatkan tulang dan menurunkan resiko osteoporosis (kaya akan kalsium dan fosfor)•  Membantu mengurangi rasa cemas dan depresi, dapat memperbaiki mood, dan membuat tidur lebih nyenyak (triptofan)•  Mencegah terjadinya infeksi saluran air kemih karena sirsak mengandung banyak air•  Membantu mengatasi infeksi (zat anti bakterial) Sumber: foodtofitness