Your browser does not support JavaScript!
 18 Jun 2019    11:00 WIB
Tips Untuk Mengatasi Serangan Mual dan Muntah
Mual dan muntah merupakan hal yang umum dialami oleh anak-anak dan biasanya tidak berbahaya. Beberapa penyebab paling sering dari terjadinya mual dan muntah adalah infeksi virus pada saluran pencernaan dan kadangkala keracunan makanan. Hubungi dokter Anda bila anak Anda baru berusia kurang dari 12 minggu, tampak sangat sakit, atau bila Anda merasa khawatir. Salah satu hal terpenting yang perlu Anda perhatikan bila anak Anda menderita mual, muntah, atau diare adalah tanda-tanda terjadinya dehidrasi. Anak-anak lebih mudah mengalami dehidrasi dibandingkan dengan orang dewasa. Beberapa gejala dehidrasi yang perlu Anda perhatikan adalah: Tampak lelah atau rewel Mulut kering Air mata sedikit atau tidak ada saat menangis Kulit terasa dingin Mata tampak cekung Tidak buang air kemih sesering biasanya atau volume air kemih berkurang atau sedikit Air kemih berwarna kuning pekat Untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi, usahakanlah agar anak Anda dapat minum. Bahkan jika anak Anda terus muntah, ia tetap memperoleh cairan. Anda dapat memberikan air putih, minuman energi, atau oralit. Berikanlah anak Anda minum (air putih) dengan menggunakan sendok makan dan tambahkan terus jumlahnya bila anak Anda telah dapat mengkonsumsi lebih banyak air putih dan perhatikan seberapa sering anak Anda buang air kecil. Selain mencegah dan mengatasi dehidrasi, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi serangan mual dan muntah seperti di bawah ini.  1.      Diet Cair Jika serangan mual dan muntah telah berlangsung selama beberapa jam, Anda dapat mulai memberikan diet atau makanan cair (bening) atau oralit atau minuman elektrolit selain air putih. Berbagai jenis makanan dan minuman cair seperti sup atau jus buah lebih mudah dicerna dan memenuhi kebutuhan nutrisi anak Anda.  2.      Pemberian Obat-obatan Serangan muntah pada anak biasanya sembuh dalam waktu singkat, jadi akan lebih baik bila Anda menunggu selama beberapa waktu terlebih dahulu sebelum mulai memberikan obat-obatan. Tergantung pada penyebabnya, beberapa jenis obat-obatan mungkin tidak dapat membantu mengatasi mual dan muntah. Memberikan cairan yang cukup merupakan kunci yang lebih penting untuk mengatasi serangan mual dan muntah dibandingkan dengan pemberian obat-obatan. Akan tetapi, bila anak Anda mengalami muntah hebat, maka jangan ragu untuk segera menghubungi dokter.  3.      Jahe Jahe telah digunakan selama beribu-ribu tahun untuk mengurangi rasa nyeri dan rasa tidak nyaman pada perut. Para peneliti menduga bahwa berbagai zat kimia yang terdapat di dalam jahe dapat membantu mengatasi gangguan pada lambung dan usus, begitu juga otak dan sistem saraf yang mengendalikan rasa mual. Walaupun belum terbukti mampu meredakan mual dan muntah pada anak-anak, akan tetapi juga patut dicoba. Jahe aman diberikan pada anak yang berusia lebih dari 2 tahun.  4.      Akupresur Akupresur merupakan suatu prosedur di mana dilakukan penekanan pada titik-titik tertentu pada bagian tubuh untuk mengubah sesuatu hal di bagian tubuh lainnya, seperti halnya akupuntur. Untuk mengurangi rasa mual dan muntah, Anda dapat menggunakan jari tengah dan jari telunjuk Anda pada bagian tengah pergelangan tangan bagian dalam, di antara 2 tendon besar.   Kapan Hubungi Dokter Segera hubungi dokter anak Anda atau segera cari pertolongan medis bila anak Anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu: Berusia kurang dari 12 minggu dan muntah lebih dari 1 kali. Menunjukkan tanda-tanda dehidrasi atau mencurigai bahwa anak Anda mengkonsumsi racun Tampak bingung atau mengalami demam tinggi, nyeri kepala, kaku kuduk, nyeri perut, atau terdapat bercak kemerahan pada kulit Ada daerah atau cairan empedu pada muntahannya atau bila Anda menduga anak Anda mungkin mengalami usus buntu Sulit dibangunkan atau tampak sakit atau telah muntah selama lebih dari 8 jam atau jika Anda merasa khawatir     Sumber: webmd
 14 Mar 2019    11:00 WIB
Berbagai Penyebab Menurunnya Tekanan Darah Saat Berdiri (Hipotensi postural)
Hipotensi postural merupakan suatu keadaan di mana tekanan darah menurun saat anda berubah posisi dari tidur atau duduk ke posisi berdiri. Keadaan ini diduga diakibatkan oleh kegagalan fungsi sistem saraf autonom. Sistem saraf autonom merupakan bagian dari sistem saraf yang mengendalikan fungsi vital tanpa disadari, seperti denyut jantung yang dapat berubah sesuai dengan perubahan keadaan tertentu. Pada keadaan normal, saat anda berdiri, sejumlah darah akan mengumpul pada kaki anda. Jika keadaan ini tidak segera diperbaiki maka akan menyebabkan tekanan darah anda menurun. Untuk mengatasinya, tubuh anda akan mengkompensasinya dengan mengirimkan sebuah impuls ke jantung anda untuk berdenyut lebih cepat dan pembuluh darah anda pun akan menyempit sehingga tekanan darah anda tidak menurun. Jika proses ini tidak terjadi atau berlangsung lambat, maka dapat terjadi hipotensi postural. Siapa yang Dapat Mengalami Hipotensi Postural?Hipotensi postural dapat terjadi pada siapapun yang dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti dehidrasi, kurangnya konsumsi makanan, terkena paparan panas dalam waktu lama, atau terlalu lelah. Terjadinya hipotensi postural juga dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:•    Perubahan genetika•    Penuaan•    Obat-obatan•    Makanan•    Keadaan psikologis•    Infeksi•    Reaksi alergi Hipotensi postural paling sering terjadi pada orang yang mengkonsumsi obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah tinggi (hipertensi). Hipotensi postural juga dapat terjadi saat anda hamil, mengalami emosi kuat, akibat penyempitan pembuluh darah arteri (aterosklerosis), atau diabetes. Hipotensi postural seringkali mengenai orang lanjut usia, terutama mereka yang menderita tekanan darah tinggi atau disfungsi sistem saraf autonomy. Sekitar 10-20% orang yang berusia lebih dari 65 tahun mengalami hipotensi postural.PenyebabHipotensi yang terjadi setelah makan seringkali menyebabkan seseorang merasa pusing dan pingsan setelah makan. Hal ini mungkin disebabkan oleh pengumpulan darah di dalam pembuluh darah lambung dan usus. Beberapa jenis obat juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural, yaitu obat anti hipertensi (diuretika, beta blocker, penghambat kanal kalsium, dan ACE inhibitor) dan obat yang memiliki hipotensi sebagai efek sampingnya seperti obat golongan nitrat, obat Parkinson, obat anti psikosis, obat neuroleptik, obat anti cemas, obat sedative, dan obat anti depresan trisiklik. Berbagai penyebab alami terjadinya hipotensi postural adalah:•    Dehidrasi dan hilangnya elektrolit, yang dapat disebabkan oleh diare, muntah, kehilangan banyak darah selama menstruasi, dan sebagainya•    Penuaan yang menyebabkan penurunan kemampuan mengendalikan tekanan darah yang dapat diperburuk oleh gangguan kesehatan tertentu atau obat-obatan•    Penyakit tertentu yang menyebabkan hipotensi posturalHipotensi postural juga dapat terjadi akibat adanya penyakit lain seperti pada:•    Gangguan sistem saraf pusat, seperti pada sindrom Shy-Drager atau atrofi sistem multipel•    Gangguan saraf, seperti pada neuropati perifer atau neuropati autonomy•    Gangguan jantung dan pembuluh darah•    Alkoholisme•    Gangguan akibat kekurangan nutrisi tertentu Beberapa keadaan lain yang juga dapat menyebabkan terjadinya hipotensi postural walaupun jarang adalah:•    Amiloidosis, yaitu suatu keadaan yang disebabkan oleh penimbunan amiloid di dalam tubuh•    Kekurangan vitamin tertentu•    Cedera medulla spinalis•    Neuropati atau gangguan saraf yang diakibatkan oleh kanker, terutama kanker paru atau kanker pankreas Baca juga: Sari Buah Bit Turunkan Tekanan Darah, Benarkah? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarangSumber: webmd
 13 Jan 2019    18:00 WIB
Apa itu Kram Otot?
Apa Itu Kram Otot? Spasme otot merupakan kontraksi otot yang tidak disadari yang menyebabkan otot tidak dapat berelaksasi. Bila spasme ini terjadi terus-menerus dan kuat, maka terjadilah kram otot. Kram otot biasanya dapat diketahui melalui meraba atau melihat adanya pengerasan otot yang kram. Kram otot dapat berlangsung selama beberapa detik hingga 15 menit atau mungkin lebih lama (jarang). Kram otot biasanya tidak terjadi berulang kali. Kram otot dapat mengenai bagian otot, seluruh otot, atau beberapa otot yang memiliki kerja yang sama, seperti pada jari-jari tangan. Kram otot ini dapat terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Hampir setiap orang pernah mengalami kram otot dalam kehidupannya. Kram otot biasa terjadi pada dewasa dan menjadi lebih sering seiring dengan penuaan. Walaupun demikian, kram otot pun dapat terjadi pada anak-anak. Setiap otot yang dikendalikan secara sadar (otot skeletal) dapat mengalami kram. Kram otot paling sering terjadi pada kaki, terutama pada betis. Otot-otot yang bekerja tanpa anda sadari, seperti pada berbagai organ anda (rahim, pembuluh darah, usus, kandung empedu, dan otot pengendali saluran kemih dan saluran pernapasan) juga dapat mengalami kram otot. Terdapat empat jenis kram otot yang dibedakan oleh penyebab serta bagian otot yang terkena.   Penyebab Terjadinya Kram Otot Obat-obatan Terdapat berbagai jenis obat yang dapat menyebabkan terjadinya kram otot, seperti obat diuretika yang dapat memicu terjadinya kram otot akibat pengeluaran cairan tubuh yang berlebihan (dehidrasi) dan perubahan distribusi cairan tubuh serta menurunkan kadar kalsium, kalium, dan magnesium di dalam darah. Obat-obatan lain yang dapat menyebabkan terjadinya kram otot adalah: Donepezil (obat Alzheimer) Neostigmine (obat miastenia gravis) Asraloxifene (obat untuk mencegah terjadinya osteoporosis pada wanita paska menopause) Tolcapone (obat Parkinson) Nifedipin (obat anti angina dan anti hipertensi) Terbutalin dan albuterol (obat asma) Lovastatin (obat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah) Selain itu, kram juga kadang terjadi pada orang yang menghentikan penggunaan obat-obatan atau zat yang memiliki efek sedatif seperti alkohol, barbiturat, benzodiazepine, alprazolam, narkotika, dan berbagai obat sedatif lainnya. Defisiensi Vitamin Kekurangan beberapa jenis vitamin dapat menyebabkan terjadinya kram otot, baik secara langsung maupun tidak langsung. Vitamin tersebut adalah kekurangan vitamin B1 (tiamin), vitamin B5 (asam pantotenat), dan vitamin B6 (piridoksin). Penyebab mengapa kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kram masih tidak diketahui. Gangguan Sirkulasi Gangguan sirkulasi darah di kaki dapat menyebabkan jaringan otot kekurangan oksigen dan menyebabkan nyeri hebat pada otot (nyeri klaudikasia atau klaudikasia intermiten) yang dapat terjadi saat berjalan atau berolahraga dan biasa mengenai otot betis. Walaupun nyeri klaudikasia terasa mirip dengan nyeri akibat kram otot berat, rasa nyeri ini diduga bukan diakibatkan oleh kram otot. Nyeri ini diduga terjadi akibat akumulasi asam laktat dan berbagai zat kimia lainnya di dalam jaringan otot. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami nyeri otot seperti ini.   Gejala Nyeri akibat kram otot seringkali terasa sangat nyeri yang menyebabkan penderitanya harus menghentikan segala aktivitasnya karena tidak dapat menggunakan otot yang kram tersebut. Kram berat dapt disertai oleh luka dan pembengkakan yang biasanya berlangsung selama beberapa hari setelah kram mereda. Pada saat kram, otot yang terkena akan terasa sangat keras dan menonjol.   Jenis Kram Otot Tetani Pada keadaan tetani, semua sel-sel saraf di dalam tubuh teraktivasi yang kemudian menstimulasi berbagai otot. Hal ini menyebabkan terjadi spasme atau kram otot di seluruh tubuh. Tetani dapat disebabkan oleh racun tetanus pada saraf serta kadar kalsium dan magnesium yang rendah di dalam darah. Kadar kalsium dan magnesium yang rendah di dalam darah dapat meningkatkan aktivitas saraf sehingga menyebabkan terjadinya tetani. Pada keadaan ini, kram biasanya juga diikuti oleh hiperaktivitas berbagai saraf lainnya yang menyebabkan stimulasi otot. Rendahnya kadar kalsium di dalam darah tidak hanya menyebabkan spasme otot tangan dan pergelangan tangan, tetapi  juga menyebabkan timbulnya sensasi geli atau mati rasa pada daerah mulut dan berbagai daerah lainnya. Kadang-kadang tetani tidak dapat dibedakan dari kram sebenarnya karena tertutupinya perubahan sensasi dan gangguan fungsi saraf lainnya oleh rasa nyeri akibat kram otot.   Distonia Distonia merupakan suatu keadaan di mana otot-otot yang tidak diperlukan untuk suatu pergerakan tertentu ikut terstimulasi dan berkontraksi. Otot-otot yang biasa terkena kram jenis ini adalah otot-otot yang bekerja berlawanan dengan gerakan yang dimaksud dan atau menyebabkan gerakan otot yang berlebihan. Kram distonia biasanya mengenai sekumpulan otot-otot kecil seperti otot kelopak mata, rahang, leher, tenggorokan, dan sebagainya. Tangan dan lengan dapat terkena saat melakukan suatu gerakan berulang-ulang, seperti saat menulis, mengetik, memainkan alat musik, dan lain sebagainya. Setiap gerakan berulang ini juga dapat menyebabkan terjadinya kram otot yang sebenarnya akibat kelelahan otot. Kram distonia ini jarang terjadi.   Diagnosa Tidak ada pemeriksaan khusus untuk mendiagnosa kram otot dan biasanya terdiagnosa melalui pemeriksaan fisik berupa otot terasa keras dan menonjol. Sebagian besar orang mengetahui bahwa mereka mengalami kram otot tanpa perlu pergi ke dokter.   Diagnosa Banding Kram Otot Keadaan atau kelainan lainnya yang menyerupai kram otot adalah kontraktur. Kontraktur merupakan suatu keadaan di mana adanya jaringan parut pada jaringan halus yang berperan dalam pergerakan otot. Pada kontraktur, jaringan yang terkena tidak dapat bergerak sebagaimana mestinya baik saat otot berkontraksi atau berelaksasi. Hal ini disebabkan oleh jaringan parut tidak bergerak seiring dengan pergerakan otot. Keadaan ini menyebabkan gangguan pergerakan tubuh yang menyebabkan terbatasnya jangkauan pergerakan bagian tubuh tersebut. Bagian tubuh yang paling sering mengalami kontraktur adalah telapak tangan dan biasanya mengenai tendon yang berfungsi untuk membuat jari-jari menekuk saat menggenggam sesuatu. Kontraktur ini seringkali mengenai jari manis dan dikenal dengan nama kontraktur Dupuytren.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: medicinenet
 10 Nov 2018    08:00 WIB
Apakah Anak Anda Telah Memperoleh Cukup Cairan?
Air merupakan salah satu hal penting bagi kehidupan manusia. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, terutama anak-anak. Anak-anak membutuhkan sekitar 5-8 gelas air putih setiap harinya. Bila anda bertanya-tanya apakah anak anda telah memperoleh cukup cairan, maka perhatikanlah beberapa hal di bawah ini.Jumlah Air Kemih dan Pola Buang Air BesarPerhatikanlah jumlah air kemih dan tinja yang dikeluarkan oleh anak anda. Bila anak anda tidak mengkonsumsi cukup cairan, maka ia mungkin tidak buang air kecil sesering biasanya. Warna air kemihnya pun dapat menjadi kuning gelap atau pekat, yang merupakan penanda bahwa anak anda telah mengalami dehidrasi. Air kemih normal berwarna kuning pucat. Anak-anak biasanya buang air kecil sebanyak 5-6 kali setiap harinya. Bila anak anda tidak memperoleh cukup cairan, ia pun dapat mengalami sembelit. Tinja yang terbentuk pun keras dan kering karena kurangnya konsumsi cairan. Setiap anak memiliki pola buang air besar yang berbeda-beda, mulai dari setiap hari hingga beberapa hari sekali. Akan tetapi, tinja anak anda seharusnya lembut dan berbentuk bila ia mengkonsumsi cukup cairan.MoodSaat anak anda mengkonsumsi cukup cairan, maka ia akan tampak aktif dan bertenaga. Akan tetapi, bila anak anda kekurangan cairan, maka ia mungkin akan tampak lelah, lesu, dan enggan melakukan berbagai aktivitas fisik (kurang aktif). Anak anda mungkin tampak lebih mengantuk daripada biasanya dan menjadi lebih rewel daripada biasanya.Penampilan FisikMengkonsumsi cukup cairan membantu menjaga kesehatan kulit dan mata anak anda. Saat anak anda kekurangan cairan dan mulai mengalami dehidrasi, maka kulitnya pun akan menjadi kering dan tampak mengelupas. Mata anak anda pun akan terlihat cekung dan hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak ada air mata saat menangis. Mulut dan bibirnya akan tampak kering dan lengket. Sumber: healthyeating.sfgate
 15 Sep 2018    16:00 WIB
Kenali Pemicu Asam Urat Dari Sekarang!
Gout terjadi akibat tingginya kadar asam urat di dalam tubuh anda. Terlalu banyak asam urat di dalam tubuh dapat menyebabkan terbentuknya kristal-kristal asam urat di sekitar sendi dan menyebabkan timbulnya nyeri. Asam urat dapat berasal dari berbagai makanan dan minuman, stress, serta berbagai jenis obat-obatan. Dengan mengetahui berbagai pemicu terjadinya peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh dapat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout.   Berbagai Pemicu Terjadinya Serangan Gout Setiap orang memiliki pemicu serangan gout yang berbeda-beda. Beberapa orang dapat mentoleransi konsumsi pemicu sampai batasan tertentu sebelum timbulnya serangan gout, sementara yang lainnya langsung mengalami serangan gout setelah mengkonsumsi pemicu bahkan dalam jumlah sedikit. Mengetahui dan menghindari pemicu serangan gout merupakan salah satu cara pencegahan terbaik. Makanan Berbagai jenis makanan kaya purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah anda. Makanan-makanan tersebut adalah jeroan (hati), seafood (sardin, teri, remis, dan salmon), dan sayuran (bayam). Mengkonsumsi satu atau kombinasi makanan di atas dapat memicu terjadinya serangan gout. Purin dapat ditemukan pada semua jenis makanan yang mengandung protein. Alkohol Bir dan minuman beralkohol lainnya dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam darah dan memicu terjadinya serangan gout. Selain itu, alkohol juga dapat membuat anda mengalami dehidrasi, yang juga merupakan salah satu pemicu terjadinya serangan gout. Akan tetapi, wine walaupun mengandung alkohol, biasanya tidak menyebabkan terjadinya serangan gout bila dikonsumsi dalam jumlah sedang. Obat-obatan Beberapa jenis obat-obatan seperti obat anti hipertensi atau obat untuk mengatasi gagal jantung juga dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Obat-obatan yang dapat memicu terjadinya serangan gout adalah diuretika, obat golongan beta blocker, dan siklosporin. Aspirin dosis rendah juga dapat memicu terjadinya serangan gout. Beritahu dokter anda mengenai keadaan anda (menderita gout) sebelum mengkonsumsi obat-obatan apapun. Dehidrasi Saat tubuh anda mengalami dehidrasi, maka kadar asam urat di dalam tubuh anda meningkat dan terjadi penurunan kemampuan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan asam urat. Oleh karena itu, saat anda mengalami dehidrasi, maka kemungkinan terjadinya serangan gout pun meningkat. Minuman Manis Bila anda menderita gout, sebaiknya hindarilah mengkonsumsi minuman manis yang mengandung fruktosa karena hal ini dapat memicu terjadinya serangan gout. Gangguan Kesehatan Lainnya Adanya gangguan kesehatan lainnya, seperti pneumonia atau paska melakukan tindakan pembedahan juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat dan dapat memicu terjadinya serangan gout.   Tips Mencegah Serangan Gout Banyak penderita gout mengatakan bahwa serangan gout merupakan suatu keadaan yang menyebabkan timbulnya nyeri hebat secara mendadak. Selain menimbulkan nyeri hebat mendadak, serangan gout juga dapat merusak sendi, di mana kerusakan sendi ini tidak dapat diperbaiki. Hindari Pemicu Walaupun sulit untuk tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung purin, mengetahui makanan mana yang lebih berpotensi menyebabkan timbulnya serangan gout pada anda dan kemudian menghindarinya dapat sangat membantu anda mencegah terjadinya serangan gout. Obat-obatan Jika anda mengalami serangan gout sebanyak 2 atau 3 kali dalam satu tahun, maka dokter anda akan menyarankan anda untuk mengkonsumsi berbagai obat-obatan untuk menurunkan kadar asam urat anda, seperti feboxostat, allopurinol, dan probenesid. Dokter anda juga dapat memberikan kolkisin untuk mencegah terjadinya serangan gout berikutnya. Waspadalah selama beberapa bulan pertama saat menggunakan obat-obatan tersebut karena dapat menyebabkan terjadinya serangan gout. Gaya Hidup Sehat Mengkonsumsi makanan yang sehat, mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi alkohol, dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah serangan artritis gout dan menjaga kadar asam urat anda tetap stabil. Ingatlah untuk selalu mengkonsumsi cairan yang cukup selama berolahraga karena dehidrasi dapat memicu terjadinya serangan gout. Turunkan Berat Badan Berat badan berlebih juga dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat di dalam darah dan meningkatkan resiko terjadinya serangan gout. Baca juga: Mau perut sixpack?  Sumber: webmd
 10 Dec 2017    13:00 WIB
Tips Mencegah Terjadinya Dehidrasi
Dehidrasi terjadi saat tubuh anda tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsinya. Dehidrasi berat dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Selain itu, dehidrasi dapat sangat berbahaya bila terjadi pada anak-anak dan orang lanjut usia.Tanda DehidrasiBila anda menderita diare atau muntah, perhatikan berbagai tanda dehidrasi yang mungkin timbul, yaitu:•  Merasa haus•  Lebih jarang buang air kecil daripada biasanya•  Air kemih berwarna gelap•  Kulit kering•  Merasa sangat lelah•  Kepala terasa ringan •  Tidak dapat menghasilkan keringat Dehidrasi biasanya telah mencapai tahap yang berat bila berbagai gejala di atas mulai timbul. Oleh karena itu, pastikan agar penderita mengkonsumsi cukup banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi.Cara Mencegah Terjadinya DehidrasiSaat anda mengalami diare atau muntah, maka anda akan kehilangan cairan tubuh dalam waktu yang cukup cepat. Jadi pastikan agar anda mengkonsumsi sebanyak mungkin cairan. Konsumsilah banyak air putih. Jika anda memiliki gangguan kesehatan tertentu yang mengharuskan anda membatasi konsumsi cairan, seperti gagal jantung atau inkontinensia urin (ketidakmampuan untuk menahan keinginan untuk buang air kecil), maka berkonsultasilah dengan dokter anda mengenai berapa banyak cairan yang dapat anda konsumsi untuk mencegah terjadinya dehidrasi saat anda sakit. Jika anda merasa mual, maka jangan mengkonsumsi banyak cairan sekaligus karena dapat membuat anda merasa semakin mual. Konsumsilah cairan lebih sering dalam jumlah yang lebih sedikit. Saat diare atau muntah berbagai elektrolit akan ikut keluar sehingga dapat menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit. Air putih saja tidak dapat menggantikan elektrolit yang ikut keluar bersamaan dengan diare dan muntah tersebut. Oleh karena itu, selain air putih, anda juga perlu mengkonsumsi oralit atau larutan gula garam untuk mengembalikan keseimbangan elektrolit di dalam tubuh anda. Saat anda mengalami diare atau muntah-muntah, gunakanlah pakaian seperlunya dan  atau pastikan suhu di ruangan anda tetap terjaga (tidak terlalu panas atau dingin) sehingga mencegah pengeluaran cairan melalui keringat dan kulit. Pencegahan Dehidrasi Pada Anak-anakAnak-anak dapat mengalami kehilangan cairan yang sangat banyak dalam waktu yang singkat akibat diare atau muntah. Para orang tua sebaiknya memperhatikan tanda-tanda dehidrasi yang dapat timbul pada anak-anak, yaitu:•  Mulut dan lidah tampak kering•  Tidak ada air mata saat menangis•  Anak tampak lesu atau rewel•  Mata atau pipi tampak cekung•  Ubun-ubun tampak cekung (pada bayi)•  Demam•  Kulit tidak kembali normal setelah dicubit (tidak kembali tampak rata) Segera hubungi dokter anak anda bila anda menemukan adanya tanda-tanda dehidrasi di atas. Selain itu, berikanlah larutan oralit atau larutan gula garam. Jika anak anda tidak muntah, oralit dapat diberikan dalam jumlah yang cukup banyak hingga jumlah air kemih anak anda kembali normal.Pencegahan Dehidrasi Pada Orang Lanjut Usia Orang lanjut usia memiliki resiko dehidrasi yang lebih tinggi karena mereka kurang sensitif terhadap rasa haus dibandingkan orang dewasa muda. Selain itu, proses penuaan juga menyebabkan penurunan kemampuan tubuh untuk menjaga keseimbangan elektrolitnya. Orang lanjut usia yang mengalami diare dan atau muntah harus mengkonsumsi air putih setidaknya 1.7 liter setiap harinya. Bila memungkinkan, anda juga dapat memberikan cairan tambahan melalui makanan (berikan makanan cair atau makanan yang mengandung lebih banyak air seperti bubur).Kapan Hubungi Dokter?Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•  Jika diare atau muntah telah berlangsung lebih dari 2 hari•  Segera hubungi dokter anda bila demam atau muntah disertai oleh demam atau nyeri perut atau nyeri rektum (bagian usus besar yang berhubungan dengan anus)•  Jika tinja berwarna hitam atau berwarna seperti ter•  Jika terdapat tanda-tanda dehidrasi   Bca Juga: 3 Tanda Dehidrasi yang Perlu Diwaspadai   Sumber: webmd
 01 Jan 2017    15:00 WIB
Sedang Hamil Tapi Ingin Berlibur? Ikuti Kiat Berikut
Apakah Anda ragu-ragu untuk melakukan perjalanan panjang dan menggunakan pesawat hanya karena Anda sedang hamil? Apakah Anda pikir perjalanan panjang akan menyebabkan beberapa masalah karena kehamilan Anda? Kehamilan adalah periode penting dalam kehidupan setiap wanita, namun bukan berarti hal ini membatasi Anda untuk bersenang-senang. Ingat bahwa biasanya saat paling aman untuk melakukan perjalanan adalah sekitar trimester kedua kehamilan (usia kehamilan bulan ke 4-6). Berikut adalah kiat untuk Anda wanita hamil yang ingin berliburan: Konsultasi dengan dokter Anda Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda melakukan liburan panjang. Apakah Anda boleh melakukan perjalanan panjang dan persiapan apa yang perlu Anda bawa Bawa catatan medis Anda Usahakan untuk membawa catatan medis terbaru Anda, yang mungkin diperlukan bila ada keadaan darurat medis Membuat daftar keperluan Hal ini penting untuk mengingatkan Anda barang apa yang perlu Anda bawa Bawa obat-obatan Jauh lebih baik Anda membawa obat Anda sendiri. Karena Anda bisa langsung Anda gunakan saat Anda membutuhkannya. Bawa pakaian yang nyaman Ingatlah Anda sedang hamil, maka bawalah pakaian yang cocok dan nyaman untuk ibu hamul Tetap Terhidrasi Untuk Anda ibu hamil selalu siapkan botol ekstra untuk Anda minum, agar Anda tidak kehausan. Bergerak Terbang terlalu lama bisa menyebabkan terjadi penggumpalan darah. Penyakit ini biasanya dikenal sebagai deep vein thrombosis atau DVT. Risiko ini meningkat ketika Anda duduk terlalu lama. Bila saat di dalam pesawat dan penerbangan stabil Anda bisa berjalan sebentar di dalam pesawat. Membawa bantal Sebagai seorang wanita hamil, Anda akan merasa sulit untuk merasa nyaman di kursi pesawat. Usahakan membawa bantal tambahan untuk membuat Anda merasa nyaman. Baca juga: Tips Saat Berlibur Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: stylecraze
 08 Nov 2016    15:00 WIB
Penyebab, Gejala dan Pengobatan Gagal Ginjal
Apakah gagal ginjal itu?Penyakit Gagal Ginjal adalah suatu penyakit dimana fungsi organ ginjal mengalami penurunan hingga akhirnya tidak lagi mampu bekerja sama sekali dalam hal penyaringan pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium didalam darah atau produksi urine. Apa saja penyebab dari gagal ginjal?Penyebab-penyebab Prerenal (pre=sebelum + renal=ginjal) disebabkan oleh penyedian darah ke ginjal yang berkurang. Contoh-contoh dari penyebab-penyebab prerenal adalah: •  Hypovolemia (volume darah yng rendah) disebabkan oleh kehilangan darah. •  Dehidrasi dari kehilangan cairan tubuh (muntah, diare, berkeringat, demam). •  Pemasukan cairan yang sedikit sekali. •  Obat, contohnya, diuretics ("water pills") mungkin menyebabkan kehilangan air yang berlebihan. •  Kehilangan penyedian darah ke ginjal disebabkan oleh halangan dari arteri atau vena renal. Penyebab-penyebab renal (kerusakan secara langsung pada ginjal sendiri) termasuk: •  Sepsis: Sistim imun tubuh ditaklukan oleh infeksi dan menyebabkan peradangan dan penutupan/penghentian dari ginjak-ginjal. •  Obat-Obat: termasuk obat-obat antiperadangan nonsteroid seperti ibuprofen dan naproxen. Yang lain-lain adalah antibiotik-antibiotik seperti aminoglycosides [gentamicin (Garamycin), tobramycin], lithium (Eskalith, Lithobid•  Rhabdomyolysis: Ini adalah suatu situasi dimana ada penguraian otot yang signifikan didalam tubuh•  Multiple Myeloma •  Acute glomerulonephritis atau peradangan dari glomeruli Penyebab-penyebab post renal (post=setelah + renal= ginjal) disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi pengaliran urin: •  Halangan/rintangan dari kantong kemih atau ureters dapat menyebabkan tekanan balik ketika tidak ada tempat untuk urin pergi ketika ginjal-ginjal melanjut bekerja. Ketika tekanan cukup meningkat, ginjal-ginjal menutup. •  Prostatic hypertrophy atau kanker prostat •  Tumor-tumor didalam perut yang mengelilingi dan menghalangi ureter-ureter. •  Batu-batu ginjal Apa saja gejala dari gagal ginjal?•  Metabolic acidosis, atau peningkatan asam dari tubuh •  Ketidakmampuan untuk mengeluarkan potassium dihubungkan dengan gangguan-gangguan irama jantung yang fatal atau aritmia. •  Tingkat-tingkat urea yang naik didalam darah (uremia) dapat mempengaruhi fungsi dari banyak organ-organ yang berkisar dari otak (encephalopathy) •  Kelemahan keseluruhan dapat terjadi disebabkan oleh anemia, •  Ketika produk-produk sisa mengumpul didalam darah, kehilangan nafsu makan, kelesuan, dan kelelahan menjadi nyata. •  bernapas menjadi lebih cepat. Tekanan darah mungkin naik karena kelebihan cairan, dan cairan ini dapat menumpuk di paru-paru, menyebabkan gagal jantung kongesti (congestive heart failure). Apa saja pengobatan yang bisa dilakukan untuk gagal ginjal? Diet Diet adalah suatu pertimbangan yang penting untuk mereka dengan fungsi ginjal yang terganggu. Konsultasi dengan seorang ahli gizi mungkin bermanfaat untuk mengerti makanan-makanan apa adalah tepat atau tidak tepat. Obat-Obat Obat-obat mungkin digunakan untuk membantu mengontrol beberapa dari persoalan-persoalan yang berhubungan dengan gagal ginjal. •  Obat-obat yang menurunkan Phosphorus [calcium carbonate (Caltrate), calcitriol (Rocaltrol), sevelamer (Renagel)] •  Stimulasi produksi sel darah merah [erythropoietin, darbepoetin (Aranesp)] •  Produksi sel darah merah (suplemen-suplemen zat besi) •  Obat-obat tekanan darah •  Vitamin-vitamin Sekali ginjal-ginjal gagal total, opsi-ops perawatan adalah terbatas pada dialysis atau penggantian ginjal dengan transplantasi. Dialysis Dialysis membersihkan tubuh dari produk-produk sisa didalam tubuh dengan menggunakan sistim penyaringan. Ingin mengetahui lebih dalam mengenai gagal ginjal? Silahkan membaca di siniSumber: cek gejala penyakit
 13 Feb 2016    12:00 WIB
Manfaat Bir Untuk Kesehatan
Jika Anda memiliki rencana untuk berpesta minggu ini, jangan ragu untuk membuka sekaleng bir dingin karena ternyata bir memiliki manfaat untuk kesehatan. Dibalik reputasi buruk yang dimiliki oleh bir, ternyata bir mengandung berbagai macam antioksidan alami dan vitamin-vitamin yang dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan bahkan dapat membangun otot tubuh. Bir juga memiliki kandungan energi lebih banyak dibanding makanan atau minuman manapun, yang berarti juga Anda harus membatasi jumlah bir yang Anda minum, karena jika tidak dapat membuat Anda gemuk. Jika Anda khawatir terkena dehidrasi karena minum bir, perlu Anda ketahui bahwa bir terdiri dari 93% air. Juga menurut studi dari Spanyol, bir ternyata dapat mencegah dehidrasi lebih baik dari H2O saat Anda berkeringat karena terpapar sinar matahari.Jadi bir jenis apa yang dapat Anda minum? Dengan pertimbangan kalori, Anda cenderung akan mengambil bir yang ringan, tetapi secara kesehatan, bir yang lebih pekat  memiliki manfaat lebih baik untuk kesehatan. Bir yang pekat mengandung lebih banyak antioksidan yang akan mencegah terjadinya kerusakan seluler yang terjadi pada tubuh. Studi terakhir yang dipublikasikan di  the Journal of the Science of Food and Agriculture mengatakan bir yang pekat memiliki kandungan zat besi yang lebih tinggi dibandingkan bir yang ringan. Zat besi merupakan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan tubuh. Zat besi merupakan bagian dari sel darah dan berfungsi mengedarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.Hanya saja Anda tetap harus ingat, minumlah dengan secukuplah. Anda tentu tidak ingin mempermalukan diri sendiri karena minum bir terlalu banyak dan mabuk. Anda juga tidak ingin mendapat problem kesehatan di masa yang akan datang misalnya masalah hati, ginjal dan penyakit jantung.Sumber: foxnews