Your browser does not support JavaScript!
 18 Apr 2019    16:00 WIB
Lendir dan Dahak Serupa Namun Tak Sama
Halo sahabat setia Dokter.ID! kembali lagi untuk pembahasan tentang artikel kesehatan yang berhubungan dengan penyakit lendir dan dahak. Kita semua pasti punya pengalaman mengganggu seperti batuk atau pilek hingga mengeluarkan lendir dan dahak. Nah! Lendir dan dahak inilah yang akan kita kupas tuntas pada hari ini. Sebelumnya kita bahas bersama dulu definisi dan perbedaan antara lendir dan dahak. Lendir adalah zat cairan normal, licin, dan berserat yang diproduksi oleh banyak jaringan lapisan dalam tubuh. Sangat penting untuk fungsi tubuh dan bertindak sebagai lapisan pelindung dan pelembab untuk menjaga kekeringan organ-organ penting. Lendir juga bertindak sebagai perangkap bagi iritasi seperti debu, asap, atau bakteri. Ini mengandung antibodi dan enzim pembunuh bakteri untuk membantu melawan infeksi. Tubuh memproduksi banyak lendir - sekitar 1 hingga 1,5 liter per hari. Lendir diproduksi di banyak situs dalam tubuh oleh kelenjar lendir di jaringan lapisan beberapa organ, termasuk: paru-paru, sinus, mulut, tenggorokan, hidung, dan saluran pencernaan. Sedangkan Dahak adalah jenis lendir yang diproduksi di paru-paru dan saluran pernapasan bagian bawah yang berdekatan. Lendir jenis ini memiliki peran penting dalam mencegah kuman dan kotoran memasuki saluran udara dan paru-paru dan berpotensi menyebabkan infeksi. Area lain dari tubuh, termasuk saluran pernapasan bagian atas (hidung, mulut, dan tenggorokan) dan saluran pencernaan (usus) juga mengeluarkan lendir. Biasanya, lendir jernih dan tipis dan tidak terlihat sama sekali. Ketika seseorang sakit pilek atau infeksi, lendir bisa menebal dan berubah warna. Lendir dan dahak serupa, namun tidak sama, Lendir adalah sekresi lebih tipis dari hidung dan sinus kita. Dahak lebih tebal dan dibuat oleh tenggorokan dan paru-paru. Keduanya bekerja sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh kita. Keduanya merangkap partikel yang kita hirup melalui saluran udara - termasuk virus dan bakteri. Lendir dan dahak terbuat dari air, antibodi, enzim, protein dan garam. Keduanya membawa sel-sel mati, debu dan puing-puing lainnya dari hidung dan paru-paru. Saat kita bernapas melalui hidung, 80 persen partikel disaring melalui lapisan lendir. Rambut kecil yang disebut silia di hidung dan paru-paru menggerakkan lendir dan dahak ke tenggorokan. Dan tahukah kalian, dari warna dahak dan lendir, kita bisa mengetahui hal apa yang dapat ditunjukkan oleh konsistensi lendir dan dahak tersebut: Bersih. Lendir yang tipis dan jernih adalah normal dan sehat. Putih. Lendir putih yang lebih tebal menyertai perasaan tersumbat dan mungkin merupakan tanda bahwa infeksi mulai terjadi. Warna putih berasal dari peningkatan jumlah sel darah putih. Kuning muda atau hijau. Lendir atau dahak warna ini berarti tubuh kita sedang berjuang melawan infeksi. Warnanya berasal dari enzim dalam sel darah putih. Kuning tua atau hijau. Warna-warna ini - terutama jika disertai dengan demam, batuk dan bersin adalah tanda infeksi semakin buruk. Merah muda atau merah Lendir dan lendir dengan semburat merah meliputi darah. Iritasi dan kekeringan dari jaringan hidung dapat menyebabkan ini. Coklat. Darah kering, partikel kotoran dan residu dari merokok atau penggunaan tembakau dapat membuat lendir berwarna coklat. Hitam. Merokok berat dan polusi udara dapat menyebabkan lendir hitam. Itu bisa menjadi tanda infeksi jamur. Dan dari pengenalan tekstur dan warna lendir dan dahak diatas, jenis-jenis penyakit pun bisa dikenali, contohnya: Dahak hijau atau kuning umumnya disebabkan oleh: Bronkitis, Pneumonia, Sinusitis, Cystic fibrosis. Dahak coklat umumnya disebabkan oleh: Bakteri pneumonia, Bakterial bronchitis, Cystic fibrosis, Pneumoconiosis, Abses paru-paru. Dahak putih umumnya disebabkan oleh: Bronkitis virus, GERD (Kondisi kronis ini memengaruhi sistem pencernaan), COPD (Kondisi ini menyebabkan saluran udara kita menyempit dan paru-paru kita menghasilkan lendir berlebih), Gagal jantung Kongestif. Dahak hitam umumnya disebabkan oleh: Merokok, Pneumoconiosis, Infeksi jamur. Dahak yang jelas umumnya disebabkan oleh: Rinitis alergi, Bronkitis virus, Pneumonia virus. Dahak merah atau pink umumnya disebabkan oleh: Pneumonia, TBC, Gagal jantung kongestif (CHF), Emboli paru, Kanker paru-paru. Perawatan dan pengobatan dahak dan lendir sebenarnya sangat sederhana, dimulai dari: Minum lebih banyak air putih. Istiharat yang cukup. Gunakan pelembab udara. (Air Humidifier) Ini dapat membantu tubuh kita melembabkan tenggorokan dan saluran hidung dan dapat membantu kita mengurangi produksi lendir dan dahak. Periksa filter pada sistem pemanas dan pendingin. Pastikan saringan bersih dan berfungsi dengan baik untuk menjaga debu dan potensi iritasi dari udara. Gunakan semprotan saline hidung. Ini membantu membilas dan melembabkan jaringan di hidung dan sinus kita. Obat tetes atau semprot hidung (nasal spray) ini juga membantu jika masalah kita dengan lendir dan dahak berkembang. Obat alergi. Jangan merokok dan hindari asap rokok. Menghindari iritasi. Menghindari alkohol dan kafein. Mandi air panas atau hangat. Hembuskan hidung dengan lembut. Makan banyak buah. Menghindari makanan yang menyebabkan refluks asam Meminimalkan penggunaan dekongestan. Menggunakan minyak kayu putih. Berkumur dengan air garam. Sering buang dahak. Menjaga posisi kepala tetap tinggi. Mengoleskan waslap hangat dan basah ke wajah. Dan yang terakhir, jika langkah-langkah di atas sudah kita coba namun belum berhasil, sangat disarankan untuk pergi ke dokter THT, demikianlah artikel kesehatan kita pada hari ini tentang dahak dan lendir. salam sehat dan sampai jumpa.   Sumber : www.medicinenet.com, www.everydayhealth.com, www.webmd.com, www.mysinustory.com, www.medicalnewstoday.com, www.premierhealth.com, www.healthline.com
 08 Nov 2018    11:00 WIB
Ternyata Penyakit Bisa Dikenali Dari Warna Dahak
Dahak di dalam tenggorokan Anda dapat sangat mengganggu seperti halnya debu di dalam mata Anda. Akan tetapi, dahak ternyata memiliki banyak manfaat lho! Dahak yang kental ini sebenarnya terbuat dari air (sebagian besar), garam, dan antibodi, yang memang didesain untuk menangkap dan membunuh bakteri serta berbagai mikroorganisme yang tidak diinginkan dari dalam hidung dan tenggorokan Anda. Bahkan di saat Anda tidak sedang sakit pun, tubuh Anda akan memproduksi dahak setiap harinya. Hal ini dikarenakan tanpa dahak, kuman dan iritan di dalam udara dapat dengan mudah masuk ke dalam paru-paru Anda melalui saluran pernapasan. Dan saat Anda sakit atau sedang menderita alergi, maka tubuh Anda pun akan meningkatkan produksi dahaknya untuk membuang kuman yang ada di dalam saluran pernapasan Anda. Walaupun rasanya mungkin tidak enak, akan tetapi Anda sebenarnya boleh-boleh saja menelan dahak. Bahkan, mungkin hal inilah yang diinginkan oleh tubuh Anda karena dahak secara alami selalu berada di dalam tenggorokan Anda. Bila Anda menelan dahak Anda, maka asam lambung dan sistem pencernaan dapat menghancurkannya bersama dengan semua hal berbahaya di dalamnya.   Baca juga: 8 Tips Mengatasi Batuk di Malam Hari   Bila Anda tidak mau menelannya, Anda juga dapat mengeluarkan dahak Anda. Perhatikanlah apa warna dahak yang Anda keluarkan bila Anda memilih untuk mengeluarkannya. Jika dahak Anda berwarna kuning atau hijau, maka Anda mungkin sedang mengalami infeksi virus. Warna ini disebabkan oleh enzim yang diproduksi oleh sel darah putih Anda untuk melawan infeksi. Jika dahak tetap Anda selama lebih dari 1 minggu, maka hal ini menunjukkan bahwa infeksi virus yang Anda alami telah berkembang menjadi infeksi bakteri. Segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mengetahui apa penyebabnya dan pengobatan apa yang paling tepat untuk mengatasinya. Jika dahak Anda berwarna jernih, maka Anda mungkin hanya mengalami suatu reaksi alergi. Alergi akan memicu membran mukosa di dalam tubuh Anda untuk memproduksi histamin, yang akan membuat sel-sel di dalam saluran pernapasan Anda memproduksi lebih banyak dahak. Mengkonsumsi obat anti histamin dapat membantu menghentikan produksi dahak yang berlebih. Jika dahak Anda berwarna merah (disertai dengan darah), maka hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh udara yang kering. Tingkatkan kelembaban saluran pernapasan Anda dengan menggunakan semprotan hidung atau gunakanlah humidifier di dalam kamar tidur Anda. Jika dahak Anda selalu berdarah, terutama bila Anda merupakan seorang perokok atau peminum berat, maka hal ini dapat merupakan gejala dari penyakit yang lebih serius, termasuk kanker. Segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: menshealth