Your browser does not support JavaScript!
 03 Oct 2019    11:00 WIB
Bagaimanakah Caranya Memaafkan ?
Tentunya setiap orang pernah disakiti oleh orang-orang terdekat yang disayanginya. Marah, kecewa, sakit hati, dan bahkan dendam adalah perasaan yang umumnya kita alami. Tetapi pilihan anda selanjutnyalah yang menentukan. Apakah anda tetap marah atau bahkan berniat balas dendam, atau anda memilih untuk memaafkan kesalahan tersebut? Memang tidak mudah bagi siapapun untuk memaafkan orang yang telah menyakitinya. Akan tetapi, dendam dan balas dendam hanya akan membuat anda semakin tenggelam dalam kemarahan dan justru membuat anda melakukan banyak hal yang nantinya dapat anda sesali. Berlawanan dengan itu, memaafkan memang bukan sesuatu hal yang mudah, tetapi justru hal inilah yang dapat membuat anda merasakan kedamaian dan dapat melanjutkan hidup anda.   Apa yang Dimaksud Dengan Memaafkan ? Secara umum, memaafkan adalah suatu keputusan untuk melupakan semua kebencian dan pikiran untuk membalas dendam, walaupun anda tetap tidak dapat melupakan rasa sakit dan terluka yang alami akibat perbuatan tersebut. Dengan memaafkan, anda dapat melanjutkan hidup anda dan melakukan berbagai hal positif lainnya. Memaafkan bukan berarti membiarkan atau membenarkan orang yang menyakiti anda. Memaafkan dapat membuat anda merasa lebih damai. Dengan memaafkan, anda dapat memperoleh beberapa keuntungan di bawah ini, yaitu: Mengurangi rasa cemas, stress, dan dendam Menurunkan tekanan darah Mencegah terjadinya depresi Menurunkan resiko penggunaan alkohol atau obat-obat terlarang lainnya   Dendam dan Efeknya Pada Anda Saat anda disakiti oleh orang yang anda cintai dan percayai, anda dapat menjadi marah, sedih, atau bingung. Bila anda terus mengingat berbagai kejadian menyakitkan tersebut, anda kemudian dapat dipenuhi oleh kebencian dan dendam. Semua hal ini justru dapat membuat anda makin jauh dari kedamaian. Jika anda merupakan orang yang pendendam dan tidak mudah memaafkan, maka anda akan selalu membawa semua kebencian dan rasa sakit hati di dalam setiap hubungan anda. Hal ini justru dapat membuat anda terus tersakiti. Anda juga dapat membuat kesalahan yang tidak dapat diperbaiki dan anda sesali nantinya. Bila hal ini terus berlanjut, anda dapat menjadi depresi dan kehilangan masa depan yang sebenarnya dapat anda raih.   Bagaimana Caranya Memaafkan ? Memaafkan merupakan sebuah komitmen untuk berubah. Untuk itu, di bawah ini terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan, yaitu: Pikirkan apa artinya memaafkan dan manfaatnya bagi kehidupan anda selanjutnya Pikirkan semua hal yang telah terjadi, bagaimana reaksi anda, dan bagaimana semua hal ini mempengaruhi kehidupan dan kesehatan anda Saat anda siap, maafkanlah orang yang menyakiti anda Berhentilah menjadi korban dan lepaskan semua pengaruh orang tersebut dari kehidupan anda Saat anda telah melepaskan semua amarah dan dendam anda, anda tidak akan lagi menyimpan kebencian di dalam hati anda dan justru akan menemukan pengertian, kasih, dan kedamaian.   Bagaimana Bila Saya Tidak Dapat Memaafkan ? Memaafkan merupakan suatu hal yang sulit untuk dilakukan, terutama bila orang yang menyakiti anda tidak mengakui perbuatannya atau tidak memberikan penjelasan apapun. Akan tetapi, hal ini bukan berarti anda tidak dapat memaafkan, anda dapat. Bila anda masih tetap tidak dapat menerima dan memaafkan, cobalah untuk memposisikan diri anda pada posisi orang yang menyakiti anda dan mengapa ia melakukan hal tersebut. Pikirkan juga apa yang akan anda lakukan bila anda berada di posisi yang sama. Hal ini dapat membuat anda memperoleh suatu pengertian baru. Selain itu, ingatlah juga saat-saat di mana anda melakukan kesalahan dan orang lain dapat memaafkan anda. Anda juga dapat menceritakan masalah anda kepada Tuhan atau orang lain yang anda percayai, seperti orang tua anda atau psikolog. Hal ini mungkin dapat membantu anda memaafkan orang yang menyakiti anda dan memberikan anda ketenangan.   Apakah Memaafkan Berarti Berbaikan ? Memaafkan dapat membuat anda berbaikan dengan orang yang menyakiti anda. Tetapi, hal ini tidak selalu harus terjadi. Anda dapat memaafkan tetapi kemudian tidak mau berhubungan lagi dengan orang tersebut. Yang terpenting adalah memaafkan, berbaikan atau tidak itu tergantung pada anda dan orang tersebut. Memaafkan bukan berarti harus berbaikan.   Bagaimana Jika Saya Tetap Harus Berhubungan Dengan Orang yang Menyakiti Saya ? Jika anda belum dapat memaafkan orang yang menyakiti anda, berada di dekat orang tersebut dapat membuat anda merasa tertekan dan stress. Untuk itu, anda sebaiknya menghindari beberapa pertemuan yang memang tidak diwajibkan. Lakukanlah yang menurut anda merupakan tindakan terbaik bagi diri anda.   Bagaimana Jika Orang yang Menyakiti Saya Tetap Tidak Berubah ? Membuat seseorang berubah bukanlah bagian dari memaafkan. Memaafkan merupakan suatu cara untuk membuat anda merasa lebih damai dan bahagia. Selain itu, memaafkan juga berarti membuat pengaruh orang yang menyakiti anda terhadap diri anda menghilang.   Bagaimana Bila Saya Ingin Dimaafkan ? Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mengakui kesalahan anda dan apa pengaruhnya terhadap orang yang anda sakiti. Akan tetapi, janganlah menyalahkan diri anda secara berlebihan. Jika anda sungguh-sungguh merasa bersalah, akuilah dan minta maaflah kepada orang yang anda sakiti tanpa membuat berbagai alasan untuk membenarkan tindakan anda. Satu hal yang perlu diingat adalah anda tidak dapat memaafkan orang lain untuk memaafkan anda. Mungkin orang yang anda sakiti juga membutuhkan waktu untuk dapat memaafkan anda. Dimaafkan atau tidak, sebaiknya anda berusaha untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama nantinya.   Sumber: mayoclinic
 01 Mar 2019    11:00 WIB
Takut Pada Lubang Kecil? Anda Mungkin Menderita Fobia!
Takut atau merinding saat melihat lubang-lubang kecil seperti pada pori-pori kulit? Anda mungkin menderita suatu jenis fobia! Tripofobia merupakan suatu keadaan di mana seseorang merasa takut berlebihan saat melihat lubang-lubang kecil pada suatu area asimetris (batas tidak beraturan). Penderita tripofobia biasanya tidak menyadari bahwa mereka memiliki fobia tersebut. Penderita biasanya merasa takut, merinding, gatal, atau tidak nyaman saat melihat lubang-lubang kecil seperti sarang lebah, jamur, biji bunga teratai, gelembung, atau bahkan terumbu karang. Sebagian besar penderita tripofobia akan mulai merasa tidak nyaman, aneh, merinding, dan bahkan gatal di seluruh tubuh saat mereka melihat lubang-lubang kecil. Saat melihat lubang kecil pada pori-pori kulit, penderita juga dapat menjadi sangat stress karena mereka yakin bahwa lubang tersebut akan melebar dan menjadi lebih besar. Pada beberapa kasus, penderita tripofobia dapat menjadi sangat ketakutan saat digigit oleh serangga karena mereka percaya bahwa lubang bekas gigitan serangga tersebut akan membesar. Pihak American Psychiatric Associations serta Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders tidak mengakui kondisi tersebut sebagai fobia yang sesungguhnya. Menurut para ahli di bidang psikologi, gejala yang ditemukan pada penderita terjadi akibat rasa takut terhadap suatu penyakit tertentu yang tidak disadari oleh penderita, misalnya saat seseorang sakit cacar air, maka akan timbul suatu bintik-bintik kecil pada kulit yang dianggap sangat menjijikan.   Baca Juga: 10 Jenis Fobia Ekstrim dan Aneh   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya Dokter sekarang .   Sumber: cbsnews
 27 Jan 2019    11:00 WIB
6 Tehnik Relaksasi Untuk Mengatasi Kecemasan
Kehidupan modern memberikan kita tekanan, stress dan kegugupan yang berkaitan dengan berbagai isu. Memenuhi tenggat waktu pekerjaan, jadwal meeting, biaya hidup yang tinggi dapat memberikan tekanan yang sangat berat untuk Anda. Terkadang semua tekanan ini dapat membuat Anda cemas, takut dan dapat mempengaruhi kehidupan Anda. tetapi Anda dapat menolong diri sendiri dan mengatasi tingkat kecemasan Anda. Berikut adalah 6 tehnik relaksasi untuk kecemasan.1.  Latihan PernafasanAnda dapat melatih tehnik pernafasan yang sederhana di rumah Anda. Anda dapat melakukannya di pagi hari sebelum Anda berangkat kerja dan melakukan rutinitas pagi lainnya. Dengan tehnik pernafasan baik akan dapat mengurangi tingkat kecemasan Anda. 2.  Tehnik PereganganLatihlah tehnik peregangan dengan lebih dalam lagi seperti rotasi bahu, meregangkan otot bahu atau memutar leher searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam. Anda juga dapat melatih kaki, ankle dan tangan dengan melakukan gerakan memutar. 3.  Spa dan Terapi PijatAnda dapat mengunjungi tempat spa terkenal atau tempat terapi pijat yang biasa Anda datangi. Terapi spa dan pijat dapat menenangkan otot dan syaraf, dan juga meredakan kecemasan. 4.  Berjalan Berjalan seorang diri di pantai atau pergi ke daerah pegunungan, pergi ke taman bermain didekat rumah dan habiskan waktu seorang diri dapat sangat membantu mnegurangi kecemasan Anda. 5.  Meditasi dan YogaMelatih yoga dan meditasi dapat menenangkan mental Anda dan membuat Anda siap menghadapi masalah dalam hidup. Bagaimanapun yoga dan meditasi bukanlah obat anti nyeri. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah dengan melatih yoga dan meditasi terus menerus sehingga memberikan hasil yang lebih baik. 6.  Mandi Air Hangat Jika Anda mengalami stress yang sangat berat dan kecemasan menyerang Anda, Anda dapat segera meredakannya dengan berendam menggunakan air hangat. Siapkan bak mandi dengan air hangat, garam mandi dan busa akan membantu Anda merasa lebih tenang dan rileks.Sumber: magforwomen
 10 Oct 2018    11:00 WIB
Apakah Anda Mengalami Gangguan Cemas?
Merasa cemas atau gugup adalah sesuatu yang normal. Beberapa kejadian dapat menimbulkan rasa gugup atau takut. Kegugupan atau ketakutan yang paling sering terjadi biasanya disebabkan karena kekhawatiran akan masa depan, apakah Anda mendapat promosi di pekerjaan? Apakah Anda membesarkan anak dengan benar? Apakah bisnis Anda berjalan dengan baik? Hal-hal demikian sering membuat Anda takut dan gugup, dan hal tersebut sangat normal terjadi. Tetapi rasa cemas, takut, gugup yang tampaknya normal itu sering menjadi penyebab stress sehari-hari. Bahkan di Amerika sebanyak 18% populasi penduduknya mengalami gangguan cemas. Beberapa orang mempunyai kemampuan untuk menenangkan diri saat menghadapi berbagai masalah, sementara yang lain menghadapi rasa stress melalui episode kecemasan. Kecemasan dapat menjadi sulit untuk dideskripsikan. Kecemasan dapat digambarkan seperti berdiri diatas gedung yang akan runtuh tanpa ada apapun yang melindungi diri Anda kecuali sebuah payung. Atau bisa juga digambarkan seperti Anda sedang memegang benda yang berputar dengan sangat cepat tanpa bisa melakukan apapun untuk memperlambatnya. Kunci untuk membedakan apakah rasa cemas itu normal atau berlebihan adalah dari frekuensi, durasi dan intensitas dari rasa cemas dibandingkan dengan peristiwa yang menyebabkan rasa cemas tersebut. Berbagai tipe kecemasan dihubungkan dengan jenis penyebabnya adalah:•  Gangguan panik, tipe kecemasan ini digambarkan seperti serangan panik atau serangan ketakutan yang intens atau teror yang berkembang dengan cepat dan tak terduga.•  Fobia sosial atau ketakutan dipermalukan di hadapan publik•  Kelainan obsesif kompulsif, adalah tipe gangguan cemas dimana orang tersebut melakukan sesuatu secara berulang-ulang diluar keinginan mereka. •  Gangguan cemas karena perpisahan, hal ini timbul saat berada jauh dari rumah atau jauh dari orang yang disayangi•  Anoreksia nervosa adalah ketakutan akan peningkatan berat badan•  Gangguan somatisasi adalah banyaknya keluhan yang timbul mengenai masalah fisik padahal tidak ada bukti yang membenarkan adanya suatu penyakit.•  Hipokondrosiasis yaitu ketakutan akan mengalami penyakit yang serius•  Gangguan stress paska trauma adalah rasa cemas karena kejadian trauma seperti kematian seseorang yang dicintai, peperangan atau menjadi korban kejahatanSumber: healthline
 18 Dec 2016    12:00 WIB
Apa Penyebab Sering Mengulang Pekerjaan Berulang-ulang?
Apakah Anda sering melakukan pekerjaan berulang-ulang kemungkinan mengalami gangguan obsesif kompulsif Gangguan Obsesif kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder/ OCD) adalah kondisi dimana seseorang tidak mampu mengontrol dari pikiran-pikirannya yang menjadi obsesi yang sebenarnya tidak diharapkannya dan mengulang beberapa kali perbuatan tertentu untuk dapat mengontrol pikirannya tersebut. Hal ini dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasannya Dibawah ini adalah ciri-ciri seseorang yang mengalami gangguan obsesif kompulsif:  Perasaan cemas berlebihan Pikiran yang terkontaminasi, terdapat keraguan berulang (bertanya-tanya apakah seseorang telah melakukan tindakan tertentu), dan pikiran sering agresif seperti berpikir untuk meneriakkan kata-kata kotor di sebuah kuil atau tempat ibadah.  Memiliki hal-hal yang diatur dalam urutan tertentu (misal buku yang diatur sesuai abjad judul) Berulang kali memeriksa sesuatu, misalnya memeriksa apakah pintu sudah terkunci atau belum berkali-kali.  Koleksi barang-barang yang tidak perlu.  Perilaku yang melakukan sesuatu berulang-ulang dan merasa cemas bila tidak dilakukan Biasanya orang tersebut sadar ada gangguan tetapi gagal untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Menghitung, mengulangi kata-kata tertentu, atau melakukan hal-hal yang tidak masuk akal lainnya untuk mengurangi kecemasan.  Berdoa berlebihan atau terlibat dalam ritual dipicu oleh ketakutan agama.  Menghabiskan waktu yang lama untuk mencuci atau membersihkan. Sumber: ndtv Tags: gangguan obsesif kompulsif, cemas, pikiran