Your browser does not support JavaScript!
 01 Dec 2019    11:00 WIB
8 Hal Penyebab Nyeri Pinggang
1.  Tidur Pada Kasur  TuaSebuah kasur yang bagus dapat bertahan selama 8-10 tahun. Jika anda belum mengganti kasur anda selama lebih dari 10 tahun, maka tulang punggung anda mungkin tidak mendapatkan penyangga yang dibutuhkannya selama tidur. Gantilah  kasur lama anda dengan kasur baru yang tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembut sehingga tulang punggung anda tetap lurus selama anda tidur.2.  Membawa Tas yang BeratMembawa tas besar pada salah satu sisi pundak anda akan membuat tubuh anda menjadi tidak seimbang, dan membuat tulang punggung anda tidak lurus. Gunakanlah tas yang lebih ringan. Berat dompet dan berbagai benda di dalam tas anda seharusnya tidak lebih dari 10% berat badan anda.3.  Memakai Sepatu Hak Tinggi atau DatarMenggunakan sepatu dengan hak yang terlalu tinggi membuatu tulang punggung anda melengkung dan meningkatkan tekanan pada persendian anda. Sepatu tanpa hak atau datar mungkin juga tidak baik bagi anda, tergantung pada jenis kaki anda. Sandal atau sepatu tanpa hak, dapat membuat kaki anda bergerak dari satu sisi ke sisi lainnya sehingga berat badan anda tidak terdistribusi secara merata. 4.  Menyimpan DendamSebuah penelitian menemukan bahwa orang yang mudah memaafkan orang lain lebih jarang merasa benci, depresi, marah, dan lebih jarang merasa nyeri otot. Emosi anda, ketegangan otot anda, dan pikiran anda dapat secara langsung mempengaruhi reseptor nyeri di tubuh anda. Selain tidak baik bagi kesehatan tubuh anda, menyimpan dendam juga memberikan pengaruh buruk pada keadaan emosi anda.5.  Duduk Terlalu LamaDuduk terlalu lama di depan layar komputer anda di kantor dapat membuat otot  punggung anda menjadi lemah karena kurang banyak bergerak, apalagi bila anda tidak duduk dengan posisi tegak. Selain itu, duduk juga memberikan tekanan yang lebih besar pada tulang punggung anda (50% lebih besar) daripada tekanan saat anda berdiri. Bersandarlah pada punggung kursi anda, sehingga anda membentuk sudut sebesar 130° untuk mengurangi tekanan pada saraf di antara tulang punggung anda. Pastikan anda duduk dengan posisi kepala tegak dan lurus (tidak maju ke depan).6.  Merasa StressSaat anda merasa stress, seluruh tubuh anda pun merasa stress, termasuk otot-otot leher dan punggung anda. Kedua otot ini akan berkontraksi dan menjadi tegang saat anda merasa stress. Dan bila anda terus merasa stress, maka kedua otot yang sudah tegang ini tidak dapat berelaksasi dan menyebabkan timbulnya nyeri otot. Terdapat beberapa cara untuk mengurangi rasa stress anda, seperti berolahraga, meditasi, dan mandi air hangat (berendam di dalam bak yang berisi air hangat).7.  Kurang OlahragaOlahraga dapat membuat tonus otot anda menjadi lebih kuat, yang berperan penting untuk menyangga punggung anda. Saat anda tidak berolahraga, maka otot tubuh anda akan terasa kaku, lemah, dan saraf di antara tulang punggung anda pun akan berdegenerasi. Berbagai jenis olahraga yang dapat meningkatkan kekuatan otot punggung dan perut anda merupakan pilihan terbaik untuk mencegah timbulnya nyeri pinggang.8.  Mengkonsumsi Terlalu Banyak Makanan Siap SajiKonsumsi makanan tinggi kalori dan rendah nutrisi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan berat badan. Peningkatan berat badan ini dapat menyebabkan peningkatan beban pada tulang punggung anda. Kelebihan berat badan, terutama pada bagian perut, menyebabkan panggul tertarik maju ke depan, dan menyebabkan peningkatan tekanan pada tulang punggung anda. Orang-orang dengan berat badan berlebih memiliki resiko Osteoarthritis (radang sendi) yang lebih tinggi. Menurunkan berat badan anda sebanyak 5-10% dapat mengurangi rasa nyeri pada pinggang anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: fitnea
 24 Jul 2019    11:00 WIB
Tips Olahraga Untuk Mengatasi Nyeri Saraf Akibat Diabetes
Berolahraga teratur mungkin dapat membantu mengurangi atau mengendalikan nyeri saraf atau kesemutan pada anggota gerak anda. Berdasarkan sebuah penelitian, orang yang berjalan cepat di atas treadmill selama 1 jam setiap harinya selama 1 minggu dapat membantu memperlambat kerusakan saraf yang terjadi akibat diabetes. Kuncinya adalah berolahragalah secara teratur untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda mengenai jenis olahraga dan berapa lama anda dapat melakukan olahraga tersebut.Pilihlah Olahraga AndaBerenang atau aerobik di dalam air merupakan beberapa jenis olahraga ringan yang tidak terlalu berat bagi tubuh anda. Air dapat membantu menyangga tubuh anda, sehingga mengurangi tekanan pada kaki anda yang nyeri. Yoga dan tai chi juga dapat menjadi pilihan olahraga lainnya. Berbagai gerakan yoga dan tai chi dapat membantu melatih keseimbangan tubuh dan relaksasi otot tubuh anda.Mulailah Dengan PerlahanMemulai kegiatan olahraga juga dapat menjadi suatu tantangan bagi anda. Mulailah dengan perlahan, berolahragalah selama 5 menit pada awalnya, kemudian tambahkanlah sedikit-sedikit setiap harinya. The American Diabetes Association menganjurkan agar anda berolahraga selama 30 menit setiap harinya selama 5 hari setiap minggunya. Jika anda telah mengalami kerusakan saraf dan takut jatuh saat berolahraga, pilihlah olahraga yang dapat membantu melatih keseimbangan anda.Cara Melatih Keseimbangan Latihan Duduk BerdiriLatihlah keseimbangan tubuh anda dengan cara latihan bangun dari kursi duduk anda. Lakukanlah 3 kali berturut-turut. Pada awal latihan, gunakanlah tangan anda untuk membantu anda berdiri dan menyeimbangkan tubuh anda. Kemudian saat anda telah mulai terbiasa dan lebih kuat, mulailah berlatih bangun dari kursi duduk anda tanpa bantuan tangan anda. Latihan Berdiri Satu KakiLatihan keseimbangan lainnya adalah angkatlah salah satu kaki anda dari atas lantai secara perlahan, sehingga anda hanya berdiri menggunakan satu kaki. Cobalah untuk bertahan dalam posisi ini selama 30 detik, kemudian tukar posisi kaki anda. Setelah anda telah mulai terbiasa, cobalah untuk melakukan hal ini dalam waktu yang lebih lama. Tujuannya adalah hingga anda dapat berdiri dengan satu kaki tanpa bantuan tangan anda. Jika anda takut jatuh, lakukanlah hal ini di dekat tempat yang dapat dijadikan pegangan. Latihan Berjalan di Atas TaliCara lain untuk melatih keseimbangan anda adalah dengan berpura-pura berjalan di atas satu tali. Berjalanlah dengan menempelkan tumit dan ibu jari kaki anda dalam satu garis (seperti gerak jalan para peragawati). Tekuklah sedikit lutut anda dan rentangkanlah tangan anda untuk membantu menyeimbangkan diri anda. Bila anda sudah terbiasa melakukan gerakan ini sambil berjalan maju, mulailah untuk melakukan hal ini dengan berjalan mundur.Periksakan Keadaan Kesehatan Anda Sebelum Mulai BerolahragaPeriksalah keadaan jantung, mata, dan kaki anda sebelum memulai suatu jenis olahraga baru. Periksalah juga keadaan kaki dan bagian tubuh anda yang lainnya setiap kali selesai berolahraga untuk melihat ada tidaknya luka. Rawatlah semua jenis luka lecet, lepuhan, kulit pecah-pecah, dan sebagainya dengan baik untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka.Pilih Sepatu yang SesuaiPilihlah sepatu olahraga yang terasa nyaman bagi anda. Sepatu yang nyaman dapat membantu anda terhindar dari berbagai cedera. Pastikan jari kaki anda dapat bergerak bebas di dalam sepatu anda untuk mencegah terbentuknya lepuhan atau luka lecet akibat gesekan dengan sepatu. Jangan Lupa Bawa CemilanSaat anda berolahraga, jangan lupa untuk membawa permen untuk berjaga-jaga bila kadar gula anda mendadak turun. Periksalah kadar gula darah anda sebelum dan setelah berolahraga untuk membantu mengetahui efek olahraga pada kadar gula darah anda. Kadar gula darah yang aman untuk mulai berolahraga adalah antara 100-250 mg/dL. Bila kadar gula darah harian anda mencapai lebih dari 250 mg/dL dan anda memiliki diabetes tipe 1, maka periksalah ada tidaknya keton di dalam air kemih anda. Jika ditemukan keton pada kadar sedang atau tinggi di dalam air kemih anda, maka tundalah kegiatan olahraga anda hingga kadar keton di dalam air kemih anda turun. Baca juga: Obat Golongan Statin Tingkatkan Resiko DiabetesSumber: medicinenet
 03 Oct 2018    11:00 WIB
Hindari Cedera Saat Yoga Dengan Tips Berikut
Yoga sudah dikenal dan dilakukan sejak 5000 tahun yang lalu, dan saat ini yoga sangat digemari, bahkan menjadi gaya hidup di perkotaan. Kebanyakan kelas yoga di barat lebih berfokus untuk mempelajari pose-pose fisik  yang disebut juga asanas. Didalam yoga juga mereka mempelajari tehnik bernafas dan tehnik meditasi. Beberapa kelas yoga khusus mempelajari tentang relaksasi. Tatapi ada beberapa gaya di yoga yang mengajarkan bangaimana menggerakkan tubuh anda dengan cara yang baru. Kelas ini menawarkan keuntungan kesehatan seperti memperbaiki fleksibilitas, kekuatan dan keseimbangan tubuh. Sebelum memulai : aman selama berlatih Walaupun bagi sebagian besar orang yoga merupakan olahraga non-aerobik yang cukup aman, tidak berarti tidak ada resiko. Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeon, cedera yang disebabkan oleh yoga yang paling sering terjadi adalah overstreching dan ketegangan otot karena pengulangan gerakan yang terjadi di : -          Leher -          Bahu -          Tulang belakang -          Kaki -          Lutut Juga pose-pose tertentu dapat meningkatkan resiko terjadinya cedera jika anda mempunyai kondisi-kondisi berikut : -          Osteoporosis berat -          Tekanan darah tinggi dan tekanan darah rendah -          Masalah di telinga -          Masalah dengan tulang belakang -          Kehamilan Berikut adalah beberapa tips untuk meminimalkan kemungkinan cedera dari yoga : Jika anda sedang hamil atau memiliki kondisi kesehatan tertentu Konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan lainnya sebelum anda memulai program yoga sehingga dokter anda dapat menentukan tipe dan level latihan yoga yang aman untuk anda. Jangan berlatih yoga sendiri Berlatih yoga denga pelatih yang berpengalaman dan bersertifikat adalah cara terbaik untuk terhindar dari cedera. Yoga bukanlan pengganti untuk perawatan kesehatan Yoga menawarkan berbagai manfaat kesehatan dan bahkanmenjadi bagian dari perawatan kesehatan tertentu. Tetapi tetaplah berkonsultasi dengan tenaga medis atau dokter anda jika anda memerlukannya untuk mendapat perawatan yang tepat. Ketahui limit anda Sebelum memulai berlatih jenis yoga yang baru, konsultasikan dulu kebutuhan fisik yang diperlukan. Bicarakanlah dengan instruktur anda jika anda merasa tidak mampu melakukan tipe yoga tertentu Mulailah dengan perlahan Anda tidak sedang berkompetisi dengan orang lain di kelas. Pelajari basic awal, seperti cara bernafas yang baik, mempertahankan keseimbangan, sebelum anda belanjut ke level yang lebih tinggi lagi. Lakukan pemanasan sebelum memulai latihan Otot yang dingin akan meningkatkan kemungkinan cedera Memakai pakaian yang sesuai Gunakanlah pakaian yang memungkinkan anda bergerak secara bebas. Bertanyalah Jika ada yang anda tidak mengerti saat melakukan latihan, bertanyalahlah terlebih dahulu kepada instruktur dengan jelas, sebelum anda melakukan gerakan tersebut sendiri. Jaga cairan tubuh Hal ini sangat penting, terutama saat anda melakukan "hot" yoga, yang dilakukan di ruangan yang hangat dan lembab. Perhatikan apa yang tubuh anda coba katakan Yoga seharusnya tidak menyakitkan. Jika anda merasa nyeri, hentikanlah latihan anda. Jika nyeri berlangsung terus menerus, segera temui dokter anda. Hentikan segera latihan anda jika anda mengalami nyerid dada, merasa akan pingsan, kepanasan, pusing berlebihan. Segera hubungi dokter anda jika gejala-gejala tetap anda rasakan walaupun anda sudah menghentikan latihan.   Sumber : webmd
 16 Sep 2018    08:00 WIB
8 Dampak Negatif dari Olahraga Berlebihan
Saat pertama kali memulai suatu kegiatan olahraga, anda mungkin akan mengalami nyeri otot di hampir seluruh otot tubuh anda dan anda mungkin tidak ingin berolahraga lagi. Akan tetapi, seiring dengan berlalunya waktu, anda pun mulai menyukai olahraga tersebut dan merasa berolahraga 3 kali seminggu tidaklah cukup. Anda ingin berolahraga lebih lama dan lebih sering, anda bahkan dapat menjadi terobsesi pada olahraga dan merasa tidak dapat hidup tanpanya. Anda mungkin mengira bahwa apa yang anda lakukan baik bagi riri anda, akan tetapi berolahraga berlebihan justru dapat berbahaya bagi kesehatan anda. Di bawah ini terdapat 8 dampak negatif dari olahraga berlebihan.1.  Gangguan Hubungan Dengan Orang LainKecanduan olahraga dapat membuat anda terisolasi dari keluarga dan teman-teman anda. Anda bahkan mungkin akan merasa enggan untuk menghadiri suatu acara karena ingin berolahraga. Anda mungkin tidak dapat berolahraga dengan orang lain karena ketatnya jadwal olahraga anda sehingga orang lain sulit mengikutinya. Hubungan anda dengan pasangan anda juga mungkin terganggu karena anda lebih menyukai berolahraga daripada bersama pasangan anda.2.  Gangguan Pada Pekerjaan atau SekolahSaat anda mengalami kecanduan olahraga, maka berolahraga adalah prioritas utama anda. Anda mungkin lebih ingin berolahraga daripda bekerja atau belajar di sekolah. Anda mungkin merasa sulit berkonsentrasi dalam pekerjaan atau tugas anda bila anda tiak berolahraga sesuai jadwal anda setiap harinya.3.  CederaTubuh yang kelelahan lebih mudah mengalami cedera. Olahraga berlebihan dapat menyebabkan terjadinya keseleo atau patah tulang. Anda mungkin juga sering mengalami nyeri otot.4.  Gagal JantungKelelahan akibat olahraga berlebihan dapat melemahkan jantung anda. Bila anda pun tidak mengkonsumsi cukup nutrisi, maka anda pun dapat meningkatkan kerusakan pada jantung anda.5.  Melemahnya Sistem Kekebalan TubuhTubuh akan memulihkan dirinya sendiri saat anda tidur, akan tetapi bila kecanduan olahraga yang anda alami membuat anda tidak cukup beristiraha, maka hal ini dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh anda melemah. Anda lebih mudah terkena batuk, nyeri kepala, demam, dan bahkan berbagai penyakit lainnya yang lebih berat.6.  Gangguan MenstruasiOrang yang melakukan olahraga berlebihan pada akhirnya akan kehilangan terlalu banyak lemak tubuh. Bila hal ini terjadi pada wanita, maka dapat menyebabkan gangguan menstruasi, yaitu tidak mendapat menstruasi. Bila hal ini berlangsung dalam waktu lama, maka dapat menyebabkan kemandulan.7.  Sulit TidurOlahraga dalam jumlah yang cukup dapat membantu anda tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, anda dapat mengalami insomnia atau sulit tidur bila anda berolahraga berlebihan. Berolahraga membuat tubuh anda merasa stress dan menyebabkan pengeluaran kortisol, yang membuat anda tidak mengantuk dan sulit merasa rileks, apalagi tidur.8.  DepresiJika anda merupakan orang yang sangat suka bekerja (kecanduan bekerja), maka olahraga merupakan obatnya. Anda menjadi sangat bergantung pada olahraga agar dapat melakukan pekerjaan anda dengan baik. Tanpa olahraga, mood anda akan menjadi sangat buruk dan anda bahkan dapat mengalami depresi atau tidak percaya diri. Baca juga: Dahsyat, Rajin Olahraga Bikin Hebat Di Ranjang Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: allwomenstalk
 25 Aug 2018    11:00 WIB
10 Langkah Mencegah Terjadinya Cedera Akibat Olahraga
Ingatlah untuk memeriksa keadaan kesehatan anda sebelum mengikuti kegiatan olahraga apapun, terutama bila anda seorang wanita yang berusia lebih dari 55 tahun atau seorang pria yang berusia lebih dari 45 tahun.1.  Lakukan Pemanasan dan PendinginanSelalu lakukan pemanasan sebelum mulai berolahraga dan pendinginan setelah selesai berolahraga. Pemanasan membantu menyiapkan tubuh anda untuk berolahraga dan akan meningkatkan denyut jantung anda dan mengendurkan otot serta sendi anda secara bertahap.Terdapat beberapa cara untuk melakukan pemanasan, yaitu mengendarai sepeda, lompat tali, lari di tempat selama 5-10 menit. Pendinginan setelah berolahraga penting dilakukan untuk menurunkan kembali denyut jantung anda ke normal. Berjalan santai selama 5-10 menit setelah berolahraga merupakan salah satu cara pendinginan.2.  Lakukan PereganganLakukanlah juga peregangan sebelum dan setelah anda selesai berolahraga. Peregangan dapat meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi resiko terjadinya nyeri serta cedera otot. Lakukanlah peregangan setelah anda selesai melakukan pemanasan dan pendinginan.3.  Mulailah Dengan Perlahan dan Jangan Memaksakan DiriSaat anda memulai suatu rutinitas olahraga atau baru saja mulai berolahraga kembali, mulailah dengan perlahan dan tingkatkan intensitas, waktu, dan frekuensi olahraga secara bertahap. Jangan memaksakan diri anda untuk melakukan suatu kegiatan olahraga. Selain itu, jangan memaksa diri anda untuk terus berolahraga walaupun otot atau sendi anda terasa nyeri. Nyeri dapat merupakan tanda adanya cedera. Bila anda merasa nyeri, jangan lanjutkan kegiatan olahraga anda di hari itu dan beristirahatlah selama 1 hari.4.  Lakukan Olahraga yang BervariasiLakukanlah berbagai jenis kegiatan olahraga, jangan melatih suatu kumpulan otot tertentu dengan berlebihan. Saat anda melakukan gerakan otot yang sama terlalu sering, maka dapat menyebabkan terjadinya cedera otot dan peradangan pada tendon. Anda dapat memvariasikan olahraga dengan cara berlari pada hari pertama, kemudian angkat beban pada hari kedua, dan berenang atau bersepeda pada hari ketiga. Dengan demikian, anda dapat melatih berbagai otot pada tubuh anda dan mencegah terjadinya cedera.5.  Ketahui Kelemahan AndaSesuaikan jenis olahraga anda dengan keadaan kesehatan atau tubuh anda. Sebagai contoh, jika anda menderita radang sendi di bagian lutut, maka anda memang harus melatih kekuatan otot, tetapi jangan memaksakan diri hingga membuat nyeri lutut anda semakin berat. Mulailah dengan perlahan.6.  Banyak Minum Air PutihMinumlah air putih sebelum, selama, dan setelah anda selesai berolahraga. Pastikan anda mengkonsumsi cukup banyak air putih agar tidak terjadi dehidrasi. 7.  Jangan Lupa MakanMakanlah setelah anda selesai berolahraga untuk mengembalikan energi yang terbuang selama berolahraga. Konsumsilah makanan sehat yang mengandung karbohidrat dan protein.8.  Sewa Seorang PelatihSebelum memulai olahraga angkat beban atau suatu rutinitas olahraga tertentu, berkonsultasilah dengan seorang pelatih. Dengan demikian, anda dapat berolahraga dengan cara yang benar dan aman.9.  Gunakan Pakaian yang SesuaiGunakanlah pakaian yang sesuai dengan jenis olahraga yang anda lakukan. Kenakanlah pakaian yang membuat anda bebas bergerak dan sepatu olahraga dengan ukuran yang sesuai dengan kaki anda. 10.  Istirahatkan Tubuh AndaBeristirahatlah selama 1-2 hari setiap minggunya. Waktu istirahat ini berguna untuk memberikan kesempatan bagi tubuh anda untuk pulih dari berbagai kegiatan olahraga yang anda lakukan dan juga dapat membantu mencegah terjadinya cedera. Sumber: webmd
 20 Aug 2018    16:00 WIB
Perlukah Menggunakan Sport Bra Saat Berolahraga ?
Pentingnya penggunaan bra sport saat berolahraga memang sangat jarang dibicarakan. Saat berolahraga tentu yang berada di pikiran Anda adalah bagaimana melakukan olahraga yang baik dan menyehatkan, tanpa memberikan perhatian terhadap pakaian yang harus Anda pakai. Bagaimanapun, memakai bra sport sangat penting pada wanita saat melakukan olahraga, karena bra sport yang baik akan mampu menyangga payudara Anda secara maksimal saat Anda melakukan aktifitas fisik. Sekarang kita akan membicarakan pentingnya pemakaian bra sport saat Anda melakukan olahraga dan jenis-jenis bra sport yang saat ini beredar di pasaran. Pentingnya penggunaan bra sport yang bagus:•    Bra sport yang baik akan memastikan payudara Anda tetap pada tempatnya saat Anda sibuk berolahraga. Payudara pada dasarnya terbentuk dari jaringan lemak dan terlalu banyak goncangan akan menyebabkan ligamen-ligamen meregang.•    Bra sport juga dapat menyerap keringat sehingga menyebabkan Anda tetap nyaman dan kering saat berolahraga.•   Bra sport akan menjaga payudara Anda pada tempatnya tanpa membuatnya terikat atau membuat sesak. Tidak seperti bra biasa yang menggunakan kawat pada bagian bawahnya dan tali yang kencang akan menyebabkan kulit Anda iritasi dan merah, bra sport akan mengikuti lekuk tubuh dan nyaman di tubuh.•    Bra sport juga dapat mencegah nyeri punggung bagian bawah dan masalah di bahu.   Tipe bra sport Bra sport yang tersedia di pasaran saat ini terdiri dari berbagai ukuran, warna dan disain.Bra sport juga memiliki tehnik melindungi yang berbeda, berikut adalah jenis-jenisnya: Encapsulation braBra jenis ini memiliki cup yang terpisah sehingga akan menjaga bentuk payudara Anda. Jenis bra ini cocok digunakan untuk ukuran payudara cup D. Compression braBra jenis ini dapat membantu memberikan tekanan payudara terhadap dinding bra sehingga akan meminimalisir goncangan dan gerakan. Jenis bra ini cocok digunakan untuk ukuran payudara A dan B. Compression/encapsulation braLebih populer dengan nama "combination bra". Bra ini cocok digunakan untuk payudara berukuran cup C atau D. Bra sport sangat penting digunakan saat berolahraga karena dapat mencegah terjadinya kerusakan jaringan payudara saat berolahraga. Pilihlah bra sportyang sesuai dengan ukuran payudara Anda. Jika Anda memilih payudara berukuran besar, pilihlah bra dengan tali yang cukup lebar dan tebal. Gunakan bra sport yang pas dengan tubuh Anda sehingga menungkinkan Anda untuk bergerak dengan bebas saat berolahraga dan jangan gunakan bra sport yang terlalu ketat karena akan menghalangi pernafasan Anda. Baca Juga: 11 Hal Tentang BraSumber: healthmeup
 17 Jul 2018    11:00 WIB
Turunkan Berat Badan Dengan Bersepeda
Bagaimana cara menurunkan berat badan secara alami? Pertanyaan ini paling sering muncul di benak kita bukan? Bersepeda merupakan salah satu alternatif penurunan berat badan secara alami. Bersepeda dapat membakar kalori dan membangun massa otot. Berikut merupakan tips untuk menurunkan berat badan secara alami dengan bersepeda dan bagaimana mencegah terjadinya cedera saat bersepeda.Keuntungan bersepeda:•  Bersepeda dapat memperbaiki denyut jantung dan metabolisme sehingga dapat mengiduksi terjadinya penurunan berat badan. Dengan bersepeda selama setengah jam Anda dapat membakar 670 kalori.•  Dengan bersepeda Anda akan melatih otot betis, hamstring, bokong dan quadriceps.•  Bersepeda akan meningkatkan aliran darah dan oksigen. Tetapi bersepeda merupakan jenis olahraga low impact sehingga jarang menyebabkan cedera•  Bersepeda secara teratur dapat menurunkan resiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Bersepeda juga termasuk jenis olahraga aerobik yang dapat menurunkan tekanan darah dan kadar lemak didalam tubuh. Bersepeda dapat meningkatkan kekuatan jantung dan paru-paru.Bagaimana mencegah terjadinya cedera saat bersepeda?•  Pastikan ketinggian dari bangku sepeda disesuaikan dengan tinggi badan Anda, begitu juga dengan pedal sepeda. Hal ini akan mencegah terjadinya inflamasi pada tendon di kaki.•  Inflamasi pada tendon juga bisa disebabkan kursi yang terlalu rendah dan jika Anda mengendarai sepeda terlalu lama•  Pemasangan pedal yang terlalu tingg dapat menyebabkan kelelahan otot•  Perbaiki dan perkuat otot bagian bawah utuk mencegah terjadinya cedera punggung bawah saat melakukan sesi bersepeda yang agresif.•  Cegah terjadinya cedera leher dan bahu dengan meninggikan posisi kursi dan stang.Sumber: healthmeup
 26 Nov 2017    18:00 WIB
Cedera Akibat Olahraga? Berikut Ini Cara Pengobatannya
Cedera akibat berolahraga dapat terjadi pada siapa saja dan tidak berhubungan dengan seberapa sering anda telah melakukan olahraga tersebut ataupun stamin anda. Berjalan kaki pun dapat menyebabkan terjadinya cedera. Berbagai Cedera Akibat OlahragaBerbagai cedera yang sering terjadi akibat olahraga adalah:•    Otot tertarik dan tegang•    Pergelangan kaki terkilir•    Cedera bahu•    Cedera lutut•    Radang tendon (tendinitis)•    Dislokasi (tulang bergeser dari tempat semestinya) atau terkilirnya pergelangan tangan PengobatanCedera dapat terjadi, bahkan saat anda sangat berhati-hati. Jika anda mengalami cedera apapun akibat berolahraga, maka lakukanlah metode RICE di bawah ini untuk mencegah cedera semakin memburuk. Yang dimaksud dengan metode RICE adalah:•  R (rest) yaitu istirahatkanlah daerah yang mengalami cedera•  I (ice) yaitu kompres daerah yang mengalami cedera dengan kompres dingin atau es untuk mengurangi pembengkakan, perdarahan, dan inflamasi (radang)•  C (compression) yaitu balutlah daerah yang cedera dengan menggunakan suatu perban dengan ketat (mengkompresi) untuk meminimalisasi pembengkakan•  E (elevate) yaitu angkatlah daerah yang mengalami cedera untuk mengurangi pembengkakan Anda juga dapat mengkonsumsi obat non steroid anti inflammatory (NSAID) seperti ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan inflamasi pada daerah yang mengalami cedera. Jangan melakukan berbagai aktivitas yang dapat memicu atau meningkatkan beban kerja daerah yang mengalami cedera hingga anda benar-benar pulih (daerah yang cedera tidak lagi terasa nyeri selama lebih dari 1 minggu). Anda dapat tetap melakukan aktivitas anda sehari-hari selama tidak meningkatkan kerja daerah yang mengalami cedera. Tetap aktif dapat membantu proses penyembuhan berlangsung lebih cepat daripada bila anda hanya berdiam diri. Gantilah jenis olahraga anda saat cedera anda telah sembuh. Sebagai contoh, bila anda mengalami cedera pada pergelangan kaki, maka pilihlah olahraga yang lebih banyak melatih lengan anda dan sebagainya. Selain itu, mulailah olahraga anda secara perlahan dan jangan berolahraga seberat saat anda belum mengalami cedera. Anda harus kembali membentuk kekuatan dan ketahanan otot anda kembali. Mungkin dibutuhkan waktu sekitar 3 minggu (dengan berolahraga teratur) untuk memperoleh kembali kemampuan anda (dalam berolahraga) sebelum mengalami cedera. Kapan Hubungi Dokter?Sebagian besar cedera akibat olahraga akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4 minggu atau kurang. Segera hubungi dokter anda bila cedera tidak membaik dalam waktu 1 minggu atau bila cedera memburuk. Sumber: webmd
 04 Nov 2017    18:00 WIB
Mengapa Peregangan Sangat Penting?
Setiap pelatih yang baik pasti akan menekankan pentingnya melakukan peregangan sebelum dan sesudah berolahraga. Tetapi sering kali karena tidak ada waktu kita melewati proses peregangan. Terkadang kita juga tidak peduli tentang pentingnya melakukan peregangan. Jadi seberapa pentingkah peregangan berimbas pada olahraga dan tubuh Anda? Apa yang terjadi saat Anda melewatkan proses peregangan? Sebagai gambaran ideal, Anda harus melakukan peregangan sebelum melakukan pemanasan, disela-sela latihan dan setelah Anda selesai melakukan olahraga. Fleksibilitas penuh sangat diperlukan saat melakukan olahraga apapun. Sayangnya beberapa orang hanya melakukan peregangan terhadap beberapa otot, beberapa lainnya bahkan melewati proses peregangan dengan alasan tidak punya waktu. Padahal dengan melewati peregangan, mereka dapat mencederai diri sendiri. Selain mencederai diri sendiri, olahragawan yang tidak melakukan peregangan juga akan membuat pergerakan ototnya terbatas dan menyebabkan kram otot dan kaku sendi.   Berikut merupakan keuntungan melakukan peregangan secara teratur:•    Membuat otot lebih lentur dan memanjang. Otot yang lentur akan memberikan daya jangkau yang lebih luas dan gerakan yang lebih luwes.•    Otot Anda tidak akan merasa nyeri setelah melakukan olahraga•    Mengurangi stress otot dan kekakuan otot•    Mengurangi resiko cedera•    Membuat tubuh terasa lebih nyaman.   Saat Anda bertambah tua, peregangan akan semakin penting untuk Anda lakukan. Tetapi jika Anda masih berada di usia 20-an, peregangan tetap sangat penting untuk Anda karena akan membuat Anda tetap memiliki postur yang terjaga walaupun sudah tua. Sumber: healthmeup
 13 Feb 2017    08:00 WIB
Pengobatan dan Pencegahan Timbulnya Nyeri Lutut
Pengobatan nyeri lutut tergantung pada jenis dan keparahan cedera yang terjadi. Banyak cedera lutut yang dapat membaik dengan sendirinya atau hanya memerlukan perawatan di rumah. Beberapa hal sederhana yang dapat anda lakukan di rumah adalah:•    Sebisa mungkin hindari penambahan beban pada lutut yang cedera•    Angkat kaki anda dengan menggunakan bantal dan kompreslah lutut anda menggunakan kompres dingin•    Gunakan obat anti nyeri untuk membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami beberapa hal di bawah ini, yaitu:•    Lutut anda tidak dapat menyangga beban apapun•    Nyeri hebat walaupun tidak ada beban pada lutut•    Lutut tidak dapat digerakkan (terkunci) dan terasa sangat nyeri•    Lutut terlihat mengalami perubahan bentuk•    Anda mengalami demam•    Kulit di sekitar lutut terasa panas dan berwarna kemerahan•    Pembengkakan hebat pada lutut•    Betis di bawah lutut yang terluka terasa nyeri, membengkak, mati rasa, atau kesemutan•    Nyeri masih terus berlangsung setelah 3 hari melakukan perawatan di rumah Bila anda mengalami berbagai gejala di atas, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang pada lutut yang cedera. Pemeriksaan penunjang yang biasa dilakukan adalah pemeriksaan darah, foto rontgen, maupun MRI Pengobatan lain yang mungkin juga diperlukan untuk mengobati cedera lutut adalah fisioterapi, pemberian obat anti nyeri, dan kadangkala dilakukan tindakan artroskopi, yaitu suatu tindakan pembedahan yang dilakukan untuk melihat bagian dalam dari sendi yang cedera dan memperbaiki kerusakan apapun yang terjadi di dalamnya.Kapan Nyeri Berkurang?Proses dan lama penyembuhan nyeri lutut tergantung pada jenis dan keparahan cedera yang terjadi. Setelah sembuh, anda mungkin tidak dapat lagi melakukan olahraga yang menyebabkan banyak tekanan pada lutut anda seperti berlari. Lakukanlah olahraga lain yang tidak banyak membebani lutut seperti berenang.PencegahanNyeri lutut tidak selalu dapat dicegah. Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya nyeri lutut adalah:•    Melakukan peregangan, pemanasan, dan pendinginan sebelum dan setelah berolahraga•    Menggunakan alat pelindung lutut•    Berhenti berolahraga bila lutut terasa nyeriSumber: webmd