Your browser does not support JavaScript!
 17 May 2019    18:00 WIB
Bahayanya Cacing Gelang (Askariasis) Yang Tumbuh Didalam Usus
Apa itu askariasis?Askariasis adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh Ascaris lumbricoides. Infeksi ini terjadi di seluruh dunia tetapi lebih sering ditemukan di daerah beriklim hangat dengan tingkat kebersihan yang buruk. Apa penyebab dari askariasis?Penyebabnya adalah cacing gelang Ascaris lumbricoisdes.Infeksi dimulai ketika seseorang menelan telur cacing Ascaris, seringkali melalui makanan yang mengalami kontak dengan tanah yang terkontaminasi kotoran manusia yang mengandung telur cacing Ascaris. Apa gejala dari askariasis?Banyak penderita askariasis tidak memiliki gejala. Namun, berpindahnya larva melalui paru-paru dapat menyebabkan demam, batuk, sesak nafas (mengi), dan terkadang dahak yang mengandung darah. Sejumlah besar cacing pada usus dapat menyebabkan kram perut dan adakalanya sumbatan pada usus. Keadaan ini paling sering terjadi pada anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan kebersihan yang buruk. Sumbatan pada usus dapat menyebabkan rasa mual, muntah, pembesaran (distensi) perut, dan nyeri perut. Penyerapan zat makanan yang buruk bisa terjadi akibat banyaknya cacing di dalam usus. Anak-anak yang terinfeksi dapat mengalami gangguan pertumbuhan atau pertambahan berat badan. Terkadang cacing dewasa dapat berpindah ke mulut atau hidung, dimuntahkan, atau keluar melalui tinja. Cacing dewasa adakalanya dapat menyumbat usus buntu, saluran empedu, atau saluran pankreas, yang menyebabkan nyeri perut yang hebat. Apakah pengobatan untuk askariasis?Untuk mengobati askariasis dapat diberikan albendazole, mebendazole, atau pyrantel pamoate. Namun, obat-obat ini tidak bole diberikan pada wanita hamil karena dapat membahayakan janin. Adakah tindakan pencegahan untuk askariasis?Cara pencegahan askariasis yang paling baik adalah dengan menjaga kebersihan dengan baik dan menghindari makan sayuran mentah yang belum dicuci bersih, terutama di daerah-daerah dimana menggunakan kotoran manusia sebagai pupuk. Ingin mengeahui lebih dalam mengenai askariasis? Silahkan baca di siniSumber: cek gejala penyakit
 26 Mar 2019    16:00 WIB
Makanan Mentah Membuat Penyakit Cacing Usus
Guys you know what! Parasit usus ada di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 3,5 miliar orang di seluruh dunia terinfeksi dengan beberapa jenis parasit usus, dan akibatnya sebanyak 450 juta dari mereka sakit. Anak-anak paling sering terinfeksi parasit ini.  Parasit usus menyebar di daerah dengan sanitasi yang buruk dan paling umum di negara berkembang tropis di benua Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Pada dasarnya mereka bukan masalah besar di Amerika Serikat, dan orang Amerika kemungkinan besar mendapatkan parasit usus ketika mereka melakukan perjalanan ke daerah-daerah terpencil. Cacing usus, juga dikenal sebagai cacing parasit, adalah salah satu jenis utama parasit usus. Jenis umum dari cacing usus meliputi: cacing pipih, yang meliputi cacing pita dan cacing trematoda (fluke). cacing gelang, yang menyebabkan infeksi ascariasis, cacing kremi, dan cacing tambang. Cacing usus, atau cacing parasit, adalah organisme sederhana yang memberi makan tubuh manusia. Banyak orang mengenali varietas yang lebih umum, seperti cacing pita dan cacing tambang, tetapi mungkin kurang menyadari yang lain. Cacing usus dapat menyebabkan banyak gejala dalam tubuh, beberapa di antaranya mirip dengan gejala gangguan usus lainnya. Diagnosis yang cepat dan menyeluruh sangat penting dalam setiap kasus untuk menghindari komplikasi. Setiap spesies cacing usus dapat menyebabkan gejala yang berbeda, dan gejalanya juga bervariasi dari orang ke orang. Namun, beberapa tanda dan gejala umum cacing usus meliputi: Kehilangan selera makan. Kelelahan. Sakit perut. Kembung. Mual. Penurunan berat badan. Sakit perut. Dalam beberapa kasus, orang tersebut mungkin mulai melewati segmen keluarganya cacing usus di tinja mereka. Dalam kasus yang lebih jarang, cacing usus dapat menyebabkan penyumbatan parah di usus, sehingga sulit bagi orang tersebut untuk buang air besar. Kita dapat terkena parasit (cacing usus) dari banyak hal. Beberapa parasit dapat hidup di tanah untuk waktu yang lama. Mereka dapat menembus tubuh melalui kulit atau jika tanah yang terkontaminasi tertelan secara tidak sengaja. Parasit lain hidup pada hewan, seperti babi dan sapi. Orang-orang dapat terserang ini dengan makan daging yang kurang matang atau minum susu yang tidak dipasteurisasi (susu yang belum diproses dengan panas untuk membunuh parasit dan bakteri). Telur-telur dari beberapa parasit usus melewati saluran pencernaan orang yang terinfeksi dan menjadi kotoran. Parasit kemudian dapat menyebar ke orang lain melalui kontak yang tidak disengaja dengan tinja. Tergantung pada jenis parasitnya, seseorang dapat terinfeksi dengan menyentuh mulutnya setelah kontak dengan kotoran yang mengandung organisme (misalnya mengganti popok atau mencuci pakaian), atau area yang terkontaminasi. Parasit dapat menyebar ketika seseorang makan makanan yang terkontaminasi (seperti buah atau sayuran mentah yang tidak dicuci, yang dapat membawa parasit dari tanah atau dari orang yang menanganinya) atau minum air yang terkontaminasi oleh kotoran. Berenang di air yang terkontaminasi juga dapat menyebabkan terserang oleh parasit tertentu. Infestasi cacing usus sering terjadi pada wabah, ketika beberapa orang memiliki gejala pada saat yang sama. Ini sangat mungkin terjadi jika banyak orang bersentuhan dengan persediaan makanan atau air yang sama. Untuk mencegah serangan dari cacing (parasit usus) ini, kita juga harus mempraktikkan kebersihan dan keamanan kita dalam  seperti: Hindari ikan mentah dan daging. Masak daging dengan saksama sampai suhu setidaknya 145 ° F (62,8 ° C) untuk seluruh potongan daging dan 160 ° F (71 ° C) untuk daging giling dan unggas. Bekukan ikan atau daging hingga –4 ° F (–20 ° C) selama setidaknya 24 jam. Cuci, kupas, bersihkan atau masak semua buah dan sayuran mentah. Cuci tangan kita secara teratur dengan sabun dan air panas sebelum dan sesudah menggunakan toilet dan sebelum menyiapkan atau makan makanan. Jika kita mengunjungi negara berkembang, masak buah dan sayuran dengan air matang atau air murni sebelum makan, dan hindari kontak dengan tanah yang mungkin terkontaminasi dengan kotoran manusia. Cuci tangan sesering mungkin, terutama setelah mengganti popok, pergi ke kamar mandi dan bermain di luar. Air yang berpotensi terkontaminasi harus dihindari, atau direbus atau disaring. Cuci dan bersihkan tempat tidur secara teratur. Cuci mainan anak-anak dengan disinfektan. Ganti celana dalam secara teratur. Usahakan untuk tidak menelan air saat berenang di kolam, danau atau sungai. Karena telur cacing kremi peka terhadap cahaya, usahakan banyak cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan rumah. So guys, jika kita ada masalah dengan parasit usus (cacing usus) segeralah pergi ke dokter, karena dokter akan mendiognosa jenis cacing apa yang menyerang usus kita dan obat yang diberikan pun juga bisa tepat. Missal. Dokter akan meresepkan praziquantel (Biltricide) untuk membersihkan cacing pita. Obat ini melumpuhkan cacing, memaksanya untuk terlepas dari dinding usus. Ini kemudian membantu melarutkan cacing sehingga dapat melewati sistem pencernaan dan meninggalkan tubuh selama buang air besar.   Dalam kasus cacing tambang, dokter meresepkan obat-obatan anthelmintik, seperti mebendazole atau albendazole. Triclabendazole dapat membantu mengobati cacing, sementara infeksi cacing kremi sering merespon dengan baik terhadap obat-obatan yang dijual bebas maupun dengan resep dokter. Tapi poin penting yang perlu kita pelajari dan ingat hari ini adalah "lebih baik mencegah dari pada mengobati yah". Salam sehat!!!   Sumber:www.disabledworld.com, www.medicalnewstoday.com, www.healthline.com, www.aboutkidshealth.ca, www.humanillnesses.com.
 04 Mar 2019    11:15 WIB
Gatal di Sekitar Anus Ketika Malam Hari Pertanda Kremian
Waspadai Cacing Kremi di Usus. Cacing kremi adalah jenis cacing kecil yang biasanya menginfeksi usus, sering pada anak-anak. mungkin banyak yang  tidak menyadari bahwa ada cacing kremi pada tubuhnya, karena bentuknya yang sangat kecil. Telur mereka masuk ke dalam tubuh melalui mulut setelah menyentuh sesuatu yang terkontaminasi telur cacing kremi.   Setelah masuk di mulut, telur melewati sistem pencernaan dan menetas di dalam usus kecil.  Dan bayi cacing tumbuh dan beralih ke usus besar. Di sana, cacing kremi menempel ke dinding usus. Setelah beberapa minggu, cacing kremi betina pindah ke ujung dari usus besar, dan mereka keluar dari tubuh pada malam hari untuk bertelur di sekitar anus yang menimbulkan rasa gatal pada lubang anus.   Cacing dapat menyebar dari satu orang ke orang lain, dan bukan dari hewan peliharaan, hanya dari orang. Anak-anak di sekolah mendapatkan cacing kremi dengan mudah karena mereka menghabiskan banyak waktu dengan anak-anak lain, yang mungkin memiliki cacing kremi   Ciri terkena Cacing Kremi, Gatal di malam hari yang mungkin hingga membangunkanmu di tengah malam. Jika memiliki cacing kremi, jangan khawatir. Mereka tidak menyebabkan kerusakan apapun (hanya gatal!), Dan tidak akan butuh waktu lama untuk menyingkirkanya. Dokter akan memberikan obat 2 kali selama 2 minggu untuk memastikan cacing hilang. Dokter juga dapat memberikan krim untuk membantu menghentikan gatal .   Bagaimana saya agar terhindar dari cacing kremi ? Cara terbaik untuk menjaga dari cacing kremi adalah dengan mencuci tangan dengan air hangat dan sabun sebelum makan, setelah menggunakan toilet. Cobalah untuk menjaga kuku tetap pendek dan bersih serta tidak memasukkan kuku kedalam mulut.   Sumber: Anastesi
 03 Jun 2018    13:00 WIB
Waspadai Penularan Cacing yang Berpindah Ketika Membelai Kucing
Kucing memang dikenal sebagai binatang peliharaan yang manja, ia sangat senang dibelai. Namun biasakanlah mencuci tangan Anda setelah membelainya, sebab di balik bulunya yang lembut bisa saja ada telur cacing pita yang bisa berpidah ke tangan Anda.   Cacing pita (Taennia) merupakan jenis cacing parasit yang banyak menginfeksi kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata); mulai dari kucing, sapi, hingga manusia.   Meski hanya menginfeksi vertebrata, penularan cacing pita juga dapat diperantarai oleh serangga yakni kutu anjing dan kutu kucing. Tanpa adanya kutu sekalipun, cacing pita juga dapat menular saat membelai binatang peliharaan yang sudah terinfeksi.   Kotoran binatang tersebut pasti mengandung telur atau larva cacing, yang kadang-kadang dapat menempel juga di tubuhnya apalagi jika mereka jarang dimandikan. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mencegah penularan cacing ini adalah dengan mencuci tangan Anda setelah bersentuhan dengan binatang peliharaan kesayangan Anda tersebut.   Langkah pencegahan berikutnya tentu saja dengan menjaga kesehatan binatang peliharaan Anda, yaitu dengan memandikan dan membersihkan tubuhnya secara teratur. Amati juga kemungkinan adanya gejala-gejala infeksi cacing pita pada hewan peliharaan Anda dan obati sesegera mungkin jika memang terbukti mereka telah terinfeksi.   Bagi para pecinta binatang, tidak sulit untuk mengenali gejala infeksi cacing pita pada hewan peliharaan Anda, yaitu berdasarkan pada perubahan perilaku dan penurunan berat badannya.   Baca Juga: 10 Makanan Manusia yang Berbahaya Bagi Kucing   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang     Sumber: healthy
 24 Apr 2017    15:00 WIB
Dia Selingkuh, Apa Yang Harus Anda Lakukan?
Mengetahui pasangan berselingkuh merupakan pengalaman paling menyakitkan. Ketika Anda sudah memberikan kasih sayang yang besar dan waktu kebersamaan yang indah namun dibalas dengan sebuah pengkhianatan. Keadaan ini pasti akan menguji ketahanan mental dan menghancurkan perasaan Anda. Namun jangan biarkan Anda terbawa perasaan. Apabila memang Anda mengalami hal ini maka ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan kejelasan dari hubungan Anda dan apa yang harus dilakukan selanjutnya. 1.      Tanya alasannya Karena dalam emosi hampir kebanyakan orang tidak mau mendengarkan penjelasan dari pasangan yang berselingkuh. Namun dalam menghadapi masalah ini maka sebaiknya Anda berusaha untuk lebih dewasa, hadapi keadaan ini dengan kepala dingin. Tanyakan alasan mengapa dia selingkuh. Dengan jawaban tersebut Anda bisa mengambil keputusan untuk memutuskan langkah selanjutnya dan menjadi bahan introspeksi diri Anda. 2.      Katakan apa yang Anda rasakan Katakan saja apa yang Anda rasakan saat Anda melihatnya berselingkuh. Buat dia sadar bahwa tindakannya telah menyakiti hati Anda dan mungkin saja menghancurkan hati dari keluarga Anda yang sudah mempercayai dan memberi dia ijin untuk memiliki hubungan dengan Anda. Cara ini akan membuat Anda merasa lebih lega meski nanti pada akhirnya Anda harus mengakhiri hubungan. 3.      Menentukan langkah selanjutnya Setelah Anda mendengarkan penjelasan darinya dan mengungkapkan rasa sakit yang dirasakan. Maka Anda harus segera menentukan pilihan Anda. Memaafkan dan kembali merajut hubungan yang baru dengannya atau melepaskannya dan memilih untuk meninggalkannya. Jangan ambil keputusan saat Anda merasa emosi. Coba tenangkan diri Anda sejenak, teriakkan semua rasa kesedihan Anda. Setelahnya Anda baru dapat mengambil keputusan.  4.      Jika Ingin Melanjutkan hubungan Apabila Anda sudah mendengar penjelasannya dan memutuskan untuk kembali padanya. Ada beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan. Apabila alasan utama dia berselingkuh karena kesalahan Anda dan Anda dapat menerimanya, hal ini mungkin tidak menjadi masalah. Namun bagaimana bila Anda tidak menerima namun kembali padanya hanya karena merasa bersalah, dia bisa menggunakan senjata tersebut untuk kembali mengkhianati Anda lagi. Selain itu tidak mudah membangun kembali hubungan yang sudah dinodai perselingkuhan. Anda akan mudah curiga dan cemburuan terhadap wanita lain.  5.      Jika Harus Berakhir Perpisahan adalah hal yang menyakitkan. Namun satu hal yang perlu Anda sadari bahwa diri Anda sangat berharga. Jangan biarkan perasaan sedih membuat Anda terpuruk. Lupakan semua kesedihan, mulailah hidup yang baru dan bersiap-siaplah untuk mendapatkan kehidupan yang jauh lebih menyenangkan. Perselingkuhan bukan alasan Anda menjadi takut untuk memiliki hubungan yang baru. Di luar sana masih banyak calon-calon pasangan setia yang bisa menerima Anda apa adanya. Harus Anda sadari bahwa saat seseorang berselingkuh hal ini menunjukkan ada sesuatu yang kurang dari Anda menurut dia. Jangan sampai Anda menghabiskan waktu dengan seseorang yang tidak bisa mencintai dan menerima Anda apa adanya. Baca juga: Apakah Dia Cinta Atau Nafsu? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: femalefirst
 01 Oct 2016    18:00 WIB
Loa Loa, Cacing Menjijikan yang Menggerogoti Mata Manusia
Loa Loa atau yang biasanya disebut juga cacing mata merupakan parasit yang menyebabkan terjadinya loiasis. Parasit ini memasuki tubuh manusia melalui gigitan lalat rusa yang telah terinfeksi oleh cacing. Lalat rusa ini terinfeksi cacing loa loa saat mereka menghisap darah manusia yang telah terinfeksi oleh cacing. Kebanyakan cacing ini dapat ditemui di daerah Afrika dan India. Infeksi cacing ini tidak dapat ditularkan antar manusia (manusia ke manusia). Sebagian besar orang yang terinfeksi biasanya tidak mengalami gejala apapun, bahkan hingga beberapa bulan atau beberapa tahun setelah terinfeksi. Cacing akan tinggal diam di dalam tubuh inangnya, tersembunyi di balik kulit selama bertahun-tahun. Gejala loiasis yang biasa ditemukan adalah gatal dan pembengkakan (hilang-timbul) pada bagian tubuh yang tidak terasa nyeri. Pembengkakan ini dapat terjadi di bagian tubuh manapun, tetapi lebih sering terjadi berdekatan dengan daerah persendian. Selain itu, penderita juga dapat menemukan adanya cacing yang keluar di permukaan bawah bola matanya. Kadangkala, penderita juga menemukan adanya cacing yang keluar dari dalam kulitnya. Gejala lainnya yang lebih jarang ditemukan adalah rasa gatal di seluruh tubuh, nyeri otot, nyeri sendi, dan merasa sangat lelah. Pada pemeriksaan darah biasanya ditemukan peningkatan kadar eosinofil. Pengeluaran cacing pada mata melalui tindakan pembedahan tidak dapat menyembuhkan infeksi cacing, karena cacing mungkin juga terdapat pada bagian tubuh lainnya. Pemberian obat anti parasit harus dipertimbangkan karena dapat menimbulkan efek samping berbahaya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter Anda sebelum mulai mengkonsumsi obat-obatan apapun.   Baca Juga: Berbagai Jenis Parasit Paling Mengerikan di Dunia! Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: WOW Fact, cdc
 10 Oct 2015    18:00 WIB
Kelainan Retina yang Dapat Mengakibatkan Kebutaan
Apa Itu Retina?Retina merupakan suatu jaringan saraf di bagian belakang mata, yang berfungsi untuk mengubah impuls cahaya menjadi impuls saraf dan mengirimkannya ke dalam otak. Di dalam retina, terdapat 2 macam sel yang berfungsi sebagai penerima impuls cahaya (fotoreseptor), yaitu sel batang dan sel kerucut. Sel batang berjumlah lebih banyak dan lebih sensitif terhadap cahaya daripada sel kerucut. Sel batang tidak sensitif terhadap warna. Sel kerucut merupakan sel yang lebih sensitif pada warna. Sebagian besar sel kerucut terdapat pada bagian tengah retina, yaitu makula. Pada bagian tengah makula, terdapat suatu area yang disebut dengan fovea sentralis, yaitu suatu area pada mata yang hanya berisi sel kerucut dengan diameter sekitar 0.3 mm. Sel batang merupakan sel yang berfungsi untuk penglihatan di malam hari, pendeteksi gerakan yang paling sensitif, dan juga berfungsi sebagai penglihatan perifer (samping). Sel kerucut merupakan sel yang berfungsi untuk penglihatan di siang hari dan membedakan warna. Mata anda akan terus bergerak sehingga impuls cahaya dari benda yang anda lihat jatuh tepat pada fovea sentralis sehingga anda dapat melihat benda tersebut dengan jelas. Bila terjadi gangguan atau kerusakan pada retina, maka hal ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan seperti pada retinitis pigmentosa.Retinitis PigmentosaRetinitis pigmentosa merupakan suatu gangguan pada mata, di mana terjadi kerusakan pada retina. Retinitis pigmentosa dapat diturunkan dalam keluarga (herediter) dan dapat disebabkan oleh berbagai kelainan genetika. Bagian retina yang paling sering mengalami gangguan ini adalah sel-sel yang berfungsi untuk mengatur penglihatan pada malam hari (sel batang). Akan tetapi, pada beberapa kasus, sel-sel kerucut retinalah yang mengalami kerusakan terparah. Tanda utama retinitis pigmentosa adalah adanya bintik hitam pada retina. GejalaGejala pertama seringkali muncul di masa kanak-kanak, akan tetapi gangguan penglihatan berat biasanya baru mulai muncul saat memasuki masa dewasa. Gejala yang dapat ditemukan adalah:•  Penurunan penglihatan di malam hari atau saat redup•  Hilangnya penglihatan perifer (samping)•  Hilangnya penglihatan pada bagian tengah (pada tahap lanjut)DiagnosaUntuk menentukan diagnosa retinitis pigmentosa, terdapat beberapa pemeriksaan mata yang dapat dilakukan yaitu:•  Pemeriksaan buta warna•  Pemeriksaan retina dengan oftalmoskop•  Pemeriksaan tekanan intraocular (tekanan di dalam mata)•  Pemeriksaan elektroretinogram•  Pemeriksaan angiografi fluoresen•  Pemeriksaan refleks pupil•  Pemeriksaan refraksi atau ketajaman penglihatan•  Pemeriksaan lapang pandang•  Pemeriksaan slit lampPengobatanTidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan keadaan ini. Menggunakan kacamata hitam untuk melindungi retina dari paparan sinar UV matahari dapat membantu melindungi penglihatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi antioksidan (vitamin A) dosis tinggi dapat memperlambat perjalanan penyakit. Akan tetapi, mengkonsumsi vitamin A dosis tinggi dapat menyebabkan gangguan hati berat. Kelainan ini akan terus berkembang, walaupun dengan perlahan. Kebutaan total jarang terjadi. Segera hubungi dokter anda bila anda mengalami kesulitan melihat di malam hari atau bila anda mengalami berbagai gejala penyakit ini. KomplikasiHilangnya penglihatan perifer dan sentral akan terjadi. Penderita retinitis pigmentosa seringkali mengalami katarak lebih cepat daripada biasanya atau pembengkakan retina (edema makular). Katarak dapat diatasi dengan tindakan pembedahan bila menyebabkan gangguan penglihatan.PencegahanTidak ada hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya retinitis pigmentosa. Akan tetapi, konseling dan pemeriksaan genetika dapat membantu memeriksa apakah anak anda memiliki resiko penyakit ini. Dengan demikian, dapat dilakukan penanganan dan pengobatan sedini mungkin. Baca juga: Cacing Yang Ada Dalam MataSumber: ncbi.nlm.nih, hyperphysics.phy-astr.gsu
 23 May 2015    16:00 WIB
Dracunculus Medinensis, Parasit Super Ganas Tertua di Dunia
Dikenal sebagai cacing Guinea, parasit yang satu ini adalah salah satu parasit tertua yang telah didokumentasikan manusia. Dokumentasi tulisannya dapat kita temukan hingga sejauh abad 2 SM yang ditulis oleh para penulis sejarah Yunani. Parasit ini sendiri banyak ditemukan di Afrika dan Asia. Cacing guinea (Dracunculus medinensis) telah menyebabkan penderitaan pada manusia selama puluhan ribu tahun. Larva cacing guinea ini hidup di dalam tubuh kutu air. Ketika manusia meminum air yang mengandung kutu air, maka sistem pencernaan manusia akan membunuh kutu air yang terminum, namun tidak mematikan larva cacing yang terus berkembang menjadi dewasa. Cacing jantan biasanya akan mati setelah berhubungan intim dengan cacing betina di dalam tubuh manusia, sementara cacing betina ini akan terus membesar dalam waktu singkat. Pertumbuhan cacing betina ini akan mencapai lebih dari 2 cm setiap minggunya. Dalam waktu setahun, cacing ini perlahan-lahan akan keluar dari dalam tubuh manusia yang diinfeksinya dengan cara menjulurkan kepala terlebih dahulu di bagian bawah kaki atau lengan manusia yang terinfeksi. Proses ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Selain itu, luka bekas lubang keluarnya cacing ini juga akan terus membesar dan akan terasa sangat menyakitkan. Sering kali penderita terburu-buru mencari sumber air untuk merendam luka mereka, padahal tindakan ini adalah salah. Ketika cacing guinea yang masih berada di dalam tubuh manusia itu merasa dekat dengan air, ia akan melepaskan ribuan larva yang kemudian akan dimakan oleh kutu air, dan begitu seterusnya. Untuk membasminya, para ahli punya satu cara sederhana yaitu dengan menyaring air minum menggunakan kain katun biasa dan mencegah penderita mendekati sumber air saat cacing sedang berusaha keluar dari dalam tubuhnya.   Baca Juga: Mengobati herpes saat kambuh