Your browser does not support JavaScript!
 29 Jan 2019    11:00 WIB
Hati-Hati Beras Plastik dan Bahayanya Bagi Kesehatan!
Berita heboh yang sempat membuat khawatir netizen adalah mengenai adanya beras plastik dari negeri Cina. Yup, beras plastik yang mengandung bahan kimia berbahaya ini bahkan dikabarkan telah memasuki beberapa negara, termasuk Indonesia, Singapura, Vietnam, dan India. Di Cina sendiri, beras plastik biasanya dijual di berbagai pasar di Cina, terutama di daerah Taiyuan, propinsi Shaanxi. Beras plastik ini dibuat dari campuran berbagai bahan seperti kentang, ubi, dan bahan kimia sintetik; yang kemudian dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai beras. Menurut hasil uji laboratorium yang dilakukan di Indonesia, beras plastik yang ditemukan di daerah Bantargebang ini ternyata mengandung senyawa polivinil, suatu bahan kimia yang biasa digunakan untuk membuat pipa, kabel, dan PVC. Bahan ini tentu saja bukanlah bahan yang aman untuk dikonsumsi, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Jika dilihat sekilas, beras plastik ini memang sangat mirip dengan beras asli. Akan tetapi, sebenarnya terdapat 4 hal yang dapat membantu Anda membedakan antara beras asli dengan beras plastik. Keempat hal tersebut adalah: Bentuk: beras asli memiliki guratan dari bekas sekam padi, sedangkan beras plastik tidak memiliki bulir dan berbentuk agak lonjong. Selain itu, beras plastik biasanya memiliki warna bening bersih Ujung beras asli berwarna putih (zat kapur yang mengandung karbohidrat), sedangkan ujung beras plastik tidak berwarna putih Saat direndam, beras asli akan menjadi lembek seperti bubur dan membuat air rendaman menjadi berwarna putih; sedangkan beras plastik biasanya tidak akan menyatu dengan air saat direndam dan airnya pun tidak berubah menjadi putih karena beras plastik tidak mengandung zat kapur Saat diletakkan di atas kertas, beras plastik akan tampak tidak natural dengan bentuk lengkung dan tidak memiliki patahan. Saat dipatahkan beras plastik akan pecah menjadi bentuk-bentuk kecil. Sedangkan beras asli berbentuk sedikit menggembung dan jika dipatahkan hanya terbelah menjadi 2. Selain itu, beras plastik biasanya juga akan tetap keras setelah dimasak. Selain beras plastik, di negeri Cina sendiri sebenarnya telah terdapat beberapa makanan berbahaya lainnya seperti susu dan susu formula bayi yang mengandung melamin, yang membuat sekitar 300.000 orang jatuh sakit dan setidaknya 6 orang bayi meninggal pada tahun 2008. Tidak lama kemudian, pemerintah Cina kembali menemukan makanan berbahaya lainnya, yaitu telur palsu yang juga mengandung melamin.   Para ahli memperingatkan bahwa mengkonsumsi beras plastik ini sangat berbahaya bagi kesehatan sistem pencernaan manusia dan bahkan dapat menyebabkan kematian.   Baca juga: Bahaya Kuku Palsu Bagi Kesehatan   Sumber: thestar, detik
 19 Oct 2018    16:00 WIB
Ganti Beras Putih Jadi Beras Merah dan Rasakan Banyak Manfaatnya Bagi Tubuh
Makan nasi merupakan makanan pokok di banyak negara. Namun, sebagian besar lebih memilih untuk makan nasi putih, yang dianggap sehat. Proses penggilingan menghilangkan nilai gizi nasi putih yang berasal dari beras putih, tapi bukan berarti Anda tidak boleh makan nasi. Cukup beralih ke beras merah untuk pilihan sehat.Beras merah mengandung gandum utuh, sehingga penuh dengan nutrisi. Sehingga merupakan sumber yang sangat baik dari protein dan serat. Selain itu mengandung magnesium, mangan, fosfor, kalsium, selenium, kalium serta besi dan seng. Beberapa vitamin yang hadir dalam beras merah adalah vitamin B1, B2, B3, B6, E dan K. Agar Anda makin yakin dengan manfaat beras merah dibawah ini akan diulas manfaat beras merah.Berikut adalah 10 manfaat kesehatan dari beras merah: 1.      Meningkatkan Kesehatan JantungBeras merah sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Kandungan serat yang membantu mengurangi penyumbatan dalam arteri akibat penumpukan plak.2.      Menurunkan Kolesterol JahatBeras merah merupakan sumber serat larut, yang membantu menurunkan low-density lipoprotein (LDL) yang merupakan kolesterol jahat dalam darah. Minyak dalam beras merah juga telah terbukti menurunkan kadar kolesterol LDL.Pada saat yang sama, diet tinggi biji-bijian seperti beras merah dapat meningkatkan tingkat lipoprotein densitas tinggi (HDL), atau kolesterol baik, dalam tubuh Anda.3.      Mengurangi Risiko Kencing manisBeras merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dan dicerna lebih lambat, menyebabkan peningkatan gula darah secara perlahan, sehingga membantu menghindari lonjakan kadar gula darah.Selain itu kandungan yang lebih tinggi dari asam fitat, polifenol, serat makanan dan minyak dalam beras merah. Hal ini membuat beras merah lebih menguntungkan daripada beras putih untuk penderita kencing dan orang-orang yang memiliki gula darah tinggi.4.      Melindungi dan Melawan KankerKonsumsi beras merah bukan beras putih akan membantu dalam mencegah berbagai jenis kanker, seperti kanker usus besar, kanker payudara dan leukemia. Efek menguntungkan ini karena kandungan antioksidan dan kandungan serat yang tinggi dalam beras merah, ditambah dugaan bahwa beras merah mengandung senyawa dengan sifat kemopreventif kanker.5.      Menjaga Berat Badan Tetap StabilBeralih ke beras merah dari beras putih bahkan dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang sehat. Kandungan serat beras merah membuat Anda merasa kenyang, yang berarti lebih sedikit ngemil makanan yang tidak sehat. Beras merah mempengaruhi berat badan dan fungsi metabolisme. Plus, beras merah mengandung mangan yang membantu membakar lemak tubuh.6.      Meningkatkan Kekebalan TubuhBeras merah sarat dengan sejumlah besar vitamin, mineral dan komponen fenolik yang penting untuk sistem kekebalan yang kuat. Sebuah sistem kekebalan tubuh yang kuat mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi.Plus, kandungan antioksidan dalam beras merah membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas yang menyebabkan penyakit dan mempercepat proses penuaan. Asupan semua mikronutrien, termasuk vitamin B12 dan natrium, lebih tinggi pada mereka yang mengkonsumsi biji-bijian.lebih sering, kualitas diet yang lebih tinggi juga memainkan peran dalam menjaga kekebalan tubuh yang kuat dan sehat.7.      Menjaga tulang terus sehatMakan beras merah bahkan membantu memastikan tulang yang kuat dan sehat. Manfaat ini terutama disebabkan kandungan magnesiumnya. Hanya satu cangkir beras merah mengandung 21% kebutuhan harian magnesium Anda.Magnesium adalah nutrisi kunci, bersama dengan kalsium dan vitamin D, yang dibutuhkan untuk tulang sehat dan kuat. Magnesium diperlukan untuk mengkonversi vitamin D menjadi bentuk aktifnya sehingga membantu dalam penyerapan kalsium. Oleh karena itu, mineral ini membantu dalam membangun tulang dan mencegah penghancuran tulang. Bahkan, kekurangan magnesium telah dikaitkan dengan densitas tulang yang rendah tulang dan memperbesar kemungkinan rematik dan osteoporosis di kemudian hari.8.      Mendukung fungsi usus agar tetap sehatBeras merah mengandung serat larut, yang terkenal karena manfaatnya untuk pencernaan. Serat membantu menjaga gerakan usus dengan teratur, membantu mengurangi sembelit serta wasir.Beras merah juga mengandung mangan yang membantu mencerna lemak. Selanjutnya, beras merah secara alami bebas gluten, yang membuatnya menjadi produk populer bebas gluten. Ketika makan beras merah kaya serat, pastikan untuk juga minum banyak air untuk membantu serat menjalankan tugasnya.9.      Mempertahankan sistem persarafan yang sehatBeras merah mengandung mangan, mineral yang diperlukan untuk menghasilkan asam lemak dan hormon yang diperlukan untuk sistem persarafan yang sehat. Magnesium juga menyeimbangkan aktivitas kalsium dalam tubuh untuk pengaturan saraf dan otot. Hal ini penting untuk mencegah kontraksi otot.Plus, vitamin B di dalamnya memastikan kelancaran fungsi otak dan sistem saraf dengan mempercepat metabolisme di otak. Kalium dan kalsium berperan dalam menjaga sel-sel saraf dan sel-sel otot yang sehat. Bahkan vitamin E dalam beras merah terkait dengan pencegahan beberapa penyakit otak yang disebabkan oleh kerusakan oksidatif.10.  Makanan yang sempurna bagi bayiMenjadi pembangkit tenaga listrik, gizi alami dan serat, beras merah adalah salah satu makanan sehat untuk bayi. Beras merah akan membantu pertumbuhan yang cepat untuk bayi Anda. Kandungan serat yang kaya memastikan kelancaran usus dapat berfungsi baik dan mencegah sembelit pada bayi. Plus, ada kemungkinan mengurangi reaksi alergi. Anda dapat memberikan bubur atau sereal beras merah untuk bayi yang berusia lebih dari 6 bulan.Cara membuatnya:Cuci 1 cangkir beras merah.Panggang kering selama 5-7 menit, sampai beras berubah warna menjadi coklat. Pastikan Anda terus mengaduk beras.Biarkan hingga dingin dan kemudian giling dalam blender selama beberapa menit sampai menjadi bubuk halus.Berikan air sampai menjadi adonan.Beras merah siap dihidangkan untuk bayi kecil Anda, bila ada sisa Anda bisa menyimpannya di dalam kulkas.Begitu banyak manfaat dari beras merah, jadi tunggu apalagi. Mulai konsumsi beras merah dari sekarang. Baca juga: Beras Putih vs Beras Merah Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: top10homeremedies
 20 Sep 2018    16:00 WIB
Beras Merah VS Beras Putih, Mana yang Lebih Baik?
Di antara berbagai jenis beras yang ada di Indonesia, beras yang berwarna merah atau beras merah diyakini memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan manusia. Pada tahun 2.800 SM, beras merah bahkan banyak digunakan oleh para tabib sebagai salah satu obat yang diyakini dapat memberikan rasa tenang dan damai pada penderita sakit. Apa yang membuat beras merah lebih sehat daripada beras putih? Berdasarkan penelitian, beras merah ternyata mengandung karbohidrat yang lebih rendah (baik bagi penderita diabetes), mengandung lebih banyak protein, dan dapat menghasilkan lebih banyak kalori. Dibandingkan dengan beras putih yang mengandung sekitar 78.9 gram karbohidrat, kandungan karbohidrat di dalam beras merah pun lebih rendah, yaitu 75.7 gram karbohidrat. Walaupun demikian, beras merah justru dapat menghasilkan lebih banyak energi dibandingkan dengan beras putih, yaitu sekitar 353 kalori (beras putih hanya dapat menghasilkan 349 kalori). Selain itu, beras merah juga mengandung lebih banyak protein yaitu sekitar 8.2 gram protein (beras putih hanya mengandung sekitar 6.8 gram protein). Selain berbagai kelebihan di atas, beras merah juga mengandung berbagai unsur gizi lainnya yang penting bagi kesehatan seperti: Fosfor. Beras merah mengandung sekitar 243 mg fosfor pada setiap 100 gramnya Selenium. Selenium merupakan suatu mineral penting yang berfungsi sebagai salah satu bahan penyusun enzim glutation peroksidase. Enzim ini diperlukan tubuh untuk memetabolisme peroksida sehingga tidak berbahaya bagi tubuh (peroksida dapat berubah menjadi radikal bebas yang dapat menyebabkan terjadinya kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya) Seng. Seng merupakan suatu mineral yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mempercepat penyembuhan luka Zat besi. Selain dapat mencegah terjadinya anemia, zat besi ternyata juga dapat membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Karena berbagai kandungan di ataslah, maka banyak ahli menyatakan bahwa beras merah mungkin dapat membantu mencegah terjadinya kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Baca Juga: Sushi dan Tidur, Kunci Umur Panjang   Sumber: dechacare