Your browser does not support JavaScript!
 01 Jul 2019    16:00 WIB
Berbagai Hal yang Bisa Membuat Payudara Membengkak dan Nyeri
Pembengkakan pada payudara dapat merupakan gejala dari pubertas, menstruasi, kehamilan, atau menopause. Akan tetapi, pembengkakan pada payudara juga dapat merupakan gejala dari suatu penyakit serius. Beratnya gejala dan lamanya dapat berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya.  Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai hal yang dapat membuat payudara membengkak dan terasa nyeri.   Pubertas Pertumbuhan dan pembengkakan sementara pada payudara selama masa pubertas merupakan hal yang normal. Hal ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormonal di dalam tubuh. Nyeri biasanya ringan dan hanya berlangsung sementara. Akan tetapi, dapat pula terjadinya nyeri hebat atau nyeri yang berlangsung lama. Segera cari pertolongan medis bila Anda mengalami hal ini.   Menstruasi Karena peningkatan kadar hormon progesteron dan estrogen, maka payudara dapat menjadi membengkak selama menstruasi. Nyeri payudara ini biasanya akan mereda setelah menstruasi selesai.   Kehamilan Salah satu gejala awal kehamilan adalah pembengkakan payudara. Untuk memastikan kehamilan Anda, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan bantuan alat test pack atau segera periksakan diri Anda ke seorang dokter spesialis kandungan.   Menopause Nyeri dan pembengkakan pada payudara selama masa menopause merupakan hal yang normal. Jika nyeri yang dirasakan cukup hebat atau tidak juga mereda atau disertai oleh keluarnya cairan abnormal dari puting susu, segera cari pertolongan medis.   Menyusui Saat hamil dan setelah melahirkan, payudara biasanya akan menghasilkan susu dan pembesaran kelenjar susu pada payudara seringkali akan membuat payudara terasa nyeri. Menyusui dapat memperberat pembengkakan yang terjadi dan pertumbuhan gigi pada anak dapat menyebabkan terjadinya memar pada puting susu. Kecuali bila nyeri yang dirasakan cukup hebat, maka nyeri dan pembengkakan payudara saat menyusui merupakan hal yang normal.   Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Kontrasepsi hormonal seperti pil KB dapat mengganggu keseimbangan kadar hormonal di dalam tubuh, yang berarti juga dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan dan nyeri pada payudara.   Gangguan Medis Tertentu Walaupun adanya benjolan pada payudara dapat merupakan gejala dari kanker, akan tetapi benjolan juga dapat terbentuk secara alami. Benjolan pada payudara dapat merupakan kelenjar susu yang membengkak. Selain itu, benjolan pada payudara juga dapat merupakan sebuah kista jinak.   Kanker Payudara Jika benjolan pada payudara Anda menyebabkan nyeri yang cukup hebat, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter. Hal ini dikarenakan pembengkakan payudara yang disertai oleh nyeri hebat pada payudara, nyeri pada lengan, ketiak, atau pada puting susu dapat merupakan gejala dari kanker payudara.   Baca juga: Tips Untuk Memperlambat Proses Penuaan Pada Payudara Anda   Pembesaran Kelenjar Getah Bening Kelenjar getah bening dapat mengalami peradangan, membengkak, dan terasa nyeri akibat adanya suatu infeksi pada daerah sekitarnya. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter bila mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening.   Mastitis Mastitis merupakan infeksi bakteri yang seringkali disertai oleh demam dan peradangan pada daerah sekitar puting susu. Mastitis biasanya disebabkan oleh penyumbatan saluran susu di dalam payudara. Mastitis dapat menyebabkan nyeri hebat pada payudara. Diperlukan antibiotik untuk mengatasi infeksi dan mengurangi gejala.   Ektasia Saat kelenjar susu tersumbat oleh susu, maka hal ini dapat menyebabkan terjadinya peradangan, pembengkakan, nyeri, dan keluarnya cairan dari puting susu. Segera cari pertolongan medis bila Anda mengalami hal ini. Pemberian antibiotik atau tindakan pembedahan mungkin diperlukan.   Fibrokistik Payudara Fibrokistik payudara bukan merupakan suatu penyakit atau infeksi, tetapi merupakan suatu keadaan di mana jaringan payudara terasa keras seperti tali. Keadaan ini dapat menyebabkan payudara membengkak dan terasa nyeri. Gejala biasanya terjadi pada bagian ujung dari payudara dan seringkali terjadi berdekatan dengan waktu menstruasi. Gejala lain yang mungkin ditemukan adalah keluarnya cairan berwarna hijau atau cokelat dari puting susu. Gejala ini merupakan tanda gangguan sudah cukup berat dan membutuhkan pengobatan segera.   Nekrosis Trauma, tindakan biopsy, atau tindakan pembedahan dapat menyebabkan kematian jaringan (nekrosis) lemak pada payudara. Hal ini dapat menyebabkan terbentuknya benjolan yang terasa nyeri pada payudara. Segera cari pertolongan medis bila Anda mengalami hal ini.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: medhealthdaily
 18 Jun 2019    18:00 WIB
Kenali Benjolan Di Tubuh yang Dapat Mematikan!
Apakah Anda menemukan adanya benjolan pada tubuh Anda? Khawatir bila benjolan tersebut merupakan tanda keganasan alias kanker? Sebenarnya, selain sebagai suatu tanda adanya keganasan, benjolan juga dapat merupakan suatu tumor jinak atau tanda adanya proses peradangan di dalam tubuh.   Seperti halnya tahi lalat, benjolan dapat terbentuk di bagian tubuh mana pun, tetapi biasanya lebih sering ditemukan pada payudara, leher, dan daerah kemaluan. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis benjolan yang mungkin tumbuh pada tubuh manusia.   Getah Bening Benjolan yang terbentuk pada daerah ketiak dan leher; misalnya di bawah rahang, belakang telinga, dan dasar tengkorak, serta di selangkangan biasanya merupakan suatu pembesaran kelenjar getah bening. Pembesaran kelenjar getah bening ini biasanya terjadi karena adanya infeksi bakteri atau virus pada bagian tubuh di dekatnya.   Pembesaran kelenjar getah bening ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 3 minggu. Bila benjolan tetap ada selama lebih dari 3 minggu, maka segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat.   Nodul Tiroid Benjolan kecil yang teraba keras di leher bagian depan bawah biasanya disebabkan oleh pembesaran kelenjar tiroid, yang merupakan suatu tumor jinak. Akan tetapi, untuk memastikannya dianjurkan agar Anda segera berkonsultasi dengan dokter terdekat.   Fibroadenoma Fibroadenoma atau tumor jinak di daerah payudara biasanya mengenai wanita yang berusia antara 20-30 tahun. Benjolan biasanya berbentuk bulat, sangat mudah digerakkan, dan sebagian besar tidak berbahaya. Akan tetapi, jika benjolan terus membesar dan membuat Anda merasa khawatir, segera periksakan diri Anda ke dokter terdekat.   Kista Kista dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh, termasuk di daerah payudara dan daerah kemaluan. Kista dapat terasa sangat lembut dan berisi cairan. Kompres kista dengan air hangat dan oleskan krim antibiotik. Jika benjolan menetap selama lebih dari 1 bulan, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri Anda ke seorang dokter.   Lipoma Benjolan yang terdiri dari jaringan lemak ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk pada kaki, tangan, dan batang tubuh. Bentuknya biasanya berupa benjolan bulat yang mudah digerakkan. Penyebabnya biasanya merupakan faktor genetika atau diturunkan dalam keluarga. Benjolan ini biasanya hanya berupa tumor jinak dan tidak berbahaya.   Baca Juga: Apakah Arti Benjolan Pada Payudara Anda?   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: penyakitkulit
 28 Aug 2018    16:00 WIB
Waspada! Pria Juga Bisa Terkena Kanker Payudara
Walaupun jarang sekali ada pria yang didiagnosa menderita kanker payudara, akan tetapi bukan berarti mereka tidak mungkin menderita kanker yang satu. Pria juga dapat menderita kanker payudara lho! Hal ini dikarenakan pria juga memiliki jaringan payudara. Beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara pada pria adalah mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan mengalami obesitas. Hal ini dikarenakan keduanya dapat meningkatkan kadar hormon wanita, yaitu estrogen, di dalam tubuh pria. Kadar hormon yang abnormal inilah yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara pada pria.   Baca juga: Pilihan Terapi Kanker Payudara Stadium 0   Gejala Kanker Payudara Pada Pria Kanker payudara stadium awal biasanya tidak menimbulkan gejala apapun. Gejala awal yang paling sering ditemukan adalah adanya benjolan yang tidak nyeri pada payudara atau ketiak. Saat benjolan ini semakin berkembang, maka dapat terjadi perubahan bentuk dan struktur payudara. Oleh karena itu, sangat penting bagi para pria untuk segera memeriksakan dirinya bila mereka menemukan adanya benjolan pada payudaranya. Selain benjolan, beberapa gejala kanker payudara lain yang dapat ditemukan pada pria adalah: Keluarnya cairan dari puting susu Puting susu terasa gatal Puting susu tampak kemerahan dan bersisik Puting susu tertarik ke dalam Kulit payudara tampak mengkerut Perubahan ukuran dan bentuk payudara Kulit payudara tampak seperti kulit jeruk   Kanker Payudara Lebih Mudah Dideteksi Pada Pria Daripada Wanita Karena ukuran payudara pria yang lebih kecil, maka adanya benjolan pada payudara pria biasanya dapat lebih mudah disadari. Akan tetapi, banyak pria yang sering tidak menghiraukan berbagai gejala kanker payudara di atas. Apalagi, para dokter yang memeriksa juga seringkali tidak menduga adanya benjolan pada payudara pria sebagai sebuah sel kanker. Selain itu, pada sebagian besar kasus, kanker payudara yang diderita oleh para pria adalah kanker payudara yang cukup ganas (sub tipe luminal B), yang dapat sangat berbahaya bila terlambat didiagnosa. Oleh karena itu, segera periksakan diri Anda bila Anda menemukan adanya benjolan pada payudara Anda. Memang benar bahwa resiko terjadinya kanker payudara akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia Anda, memiliki anggota keluarga yang menderita kanker payudara, dan memiliki gaya hidup yang tidak sehat. Akan tetapi, langkah terpenting untuk mengatasi kanker payudara adalah mendeteksinya sedini mungkin dengan cara mengetahui bagaimana keadaan payudara Anda yang normal dan tahu kapan harus mencari pertolongan medis.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: sheknows
 25 Aug 2018    18:00 WIB
Membaca Sikap dan Mengetahui Pasangan yang Cocok Berdasarkan Bentuk Payudara
Tahukah Anda bahwa bentuk payudara seorang wanita ternyata juga dapat menjelaskan seperti apa kepribadian yang dimilikinya? Di bawah ini, Anda dapat melihat beberapa bentuk payudara wanita dan bagaimana kepribadiannya.   SWOOPING BREAST Wanita dengan payudara naik ke atas cenderung memilih pria yang sesuai dengan kriterianya. Karena sekali ia jatuh cinta, maka ia akan setia pada pasangannya. Ia bahkan tidak keberatan jika sang suami memintanya menjadi seorang ibu rumah tangga penuh waktu dan merawat anak-anaknya di rumah. Pria ideal bagi wanita ini adalah pria yang punya rasa humor tinggi dan mempunyai kepribadian terbuka. Untuk memilih pasangan hidup, wanita ini tidak akan menilai dari harta, tetapi latar belakang keluarga si lelaki.   PAYUDARA BESAR (SWELLING BREAST) Wanita pemilik payudara besar memiliki pemikiran luas, rendah hati, baik hati, dan falsafah hidupnya adalah kehidupan ini pendek. Ia juga merupakan seorang wanita yang mudah memaafkan orang lain yang bersalah terhadapnya. Akan tetapi, ia juga tidak suka bila kebebasannya dikekang, sehingga ia pun selalu mendukung kebebasan dan kemandirian. Karena kepribadian dan sikapnya yang hangat, ramah, dan terbuka; maka wanita jenis ini pun mudah bergaul dengan pria. Anda akan terlibat dalam percakapan akrab meski baru mengenalnya.   Pria ideal bagi wanita ini adalah pria yang juga menjunjung tinggi kebebasan dan memiliki gaya hidup aktif. Wanita jenis ini biasanya menginginkan seorang pria yang bertanggung jawab dan dapat diajak berdiskusi saat ada masalah.   PAYUDARA KECIL Wanita dengan payudara kecil biasanya memiliki sifat yang terbuka, mampu memahami orang lain, dan sabar, sehingga membuat wanita ini dikenal sebagai orang baik hati dan penolong. Wanita dengan payudara demikian bercita-cita menjadi ibu rumah tangga yang baik bagi anak-anaknya.   Pasangan yang cocok bagi wanita ini adalah pria yang punya pekerjaan tetap. Hal ini dikarenakan wanita ini tidak tahan menghadapi stress berkepanjangan. Jika mengalami stress maka ia akan mudah jatuh sakit.   Baca Juga: Posisi Tidur dan Kepribadian Anda   WIDENING BREAST Wanita dengan bentuk payudara melebar merupakan seorang wanita yang dapat merasa bosan bila diharuskan untuk selalu mendampingi pasangannya ke mana pun pasangannya tersebut pergi. Hal ini dikarenakan ia merupakan seorang wanita yang mandiri. Sayangnya, wanita dengan payudara jenis ini juga merupakan seorang wanita yang cerewet dan suka membesar-besarkan masalah, walaupun mereka tidak enggan untuk membantu orang yang membutuhkan. Wanita ini selalu jujur dan berterus terang mengenai perasaannya.   Pria yang merupakan anak sulung tidak cocok dengan wanita ini karena anak pertama cenderung memiliki keinginan untuk mengatur segala sesuatu. Bagi wanita ini, pernikahan bukanlah suatu hal yang menyenangkan, akan tetapi bila ia pada akhirnya menikah juga, dengan anehnya ia akan segera berubah.   SAGGING BREAST Wanita dengan bentuk payudara turun merupakan seorang wanita yang tidak kenal kata menyerah. Hobinya adalah membaca dan sangat tertarik pada seni. Ia cenderung selalu mengikuti kata hatinya.   Pria yang ideal bagi wanita ini adalah seseorang yang dapat mengerti dan menerima dirinya apa adanya. Hal ini dikarenakan wanita dengan bentuk payudara ini cenderung sombong, egois, dan suka melakukan sesuatu seenaknya.   PAYUDARA SNOOPY (AREOLA BESAR) Wanita dengan bentuk payudara snoopy biasanya merupakan seorang wanita tomboy. Perilaku tomboy ini biasanya akan semakin berkurang seiring dengan semakin bertambahnya usia wanita tersebut, terutama setelah mereka memasuki masa remaja (mereka akan menjadi lebih feminim).   Ia tidak suka dipaksa atau dikekang oleh orang lain. Karena ia memiliki gengsi dan harga diri yang tinggi maka terkadang sulit baginya untuk bersikap rendah hati. Ia suka membandingkan teman-temannya dengan temannya yang lain. Pria ideal bagi wanita ini adalah seseorang yang dapat dipercaya dan selalu ada di sampingnya di saat sedih maupun senang.   PLUMP BREAST Wanita dengan payudara jenis ini tidak pernah memiliki hubungan asmara yang serius. Kadangkala, ia tidak perduli dengan perasaan orang lain. Akan tetapi, saat ia telah memutuskan untuk berkomitmen, maka ia akan sangat menyayangi keluarga pasangannya tersebut dan berusaha untuk memenuhi semua persyaratan yang diinginkan oleh pasangan dan keluarganya. Wanita ini mungkin terlihat seperti seorang wanita yang baik dan bertanggung jawab, akan tetapi sebenarnya ia merupakan seorang wanita pemarah. Pria ideal bagi wanita dengan bentuk payudara ini adalah seorang pria macho dan menawan.   CONSTRICTED BREAST Wanita yang memiliki bentuk payudara seperti ini sangat menghargai kebebasan dan sangat teoritis. Ia seringkali bertengkar dengan dirinya sendiri dan orang lain, akan tetapi juga dapat dengan mudah menemukan jalan keluar dari masalah yang ia miliki. Ia sangat berbakat di bidang seni sepert dekorasi interior dan kerajinan tangan, memasak, dan memelihara hewan. Walaupun cukup keras kepala, tetapi wanita dengan bentuk payudara constricted biasanya juga merupakan seseorang yang hangat, penuh kasih sayang, dan dapat dipercaya.   Pria ideal bagi wanita ini adalah seorang pria yang gesit dan pendiam. Hal ini dikarenakan mereka lebih suka seseorang yang sedikit berbicara dan banyak bekerja.   DADA RATA (PECTUS CARINATUM BREAST/DOWN BREAST) Wanita dengan bentuk payudara ini biasanya sangat sensitif. Ia akan merasa dikhianati bila ia tidak mendapatkan cukup perhatian yang ia inginkan. Wanita ini sangat polos dan biasanya tidak berpengalaman dalam hal seks, akan tetapi hal ini biasanya akan membaik setelah ia menikah. Setelah menikah, wanita ini biasanya akan menjadi seorang istri yang baik, yang akan menyambut suaminya saat pulang kerja. Pria ideal bagi wanita ini adalah seseorang yang suka mengatur, penuh semangat, dan tegas.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur https://dokter.id/tanya-dokter"> Tanya dokter sekarang .   Sumber: daily, onhealth
 01 Oct 2016    12:00 WIB
Nih Bagi Yang Mau Tahu Lebih Banyak Tentang Puting Susu!
Seperti halnya setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda, setiap orang, baik pria maupun wanita, juga memiliki puting susu yang berbeda-beda. Selain dipengaruhi oleh faktor genetika; kadar hormonal tampaknya juga dapat mempengaruhi perbedaan bentuk dan warna puting susu setiap orang, khususnya wanita. Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa fakta unik mengenai puting susu yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya.   Puting Dapat Mengeras Tahukah Anda bahwa puting susu merupakan area payudara yang paling sensitif terhadap sentuhan? Putting susu yang mengeras juga dapat menjadi petunjuk bahwa seorang wanita atau pria sedang merasa bergairah, walaupun tidak selalu. Hal ini dikarenakan perubahan suhu, terutama suhu dingin, juga dapat menstimulasi puting susu sehingga mengeras.   Bagaimana puting susu dapat mengeras? Berbeda dengan ereksi penis yang disebabkan oleh masuknya darah ke dalam pembuluh darah di area sekitar penis, mengerasnya puting susu terjadi karena kontraksi otot-otot di bawah kulit, seperti yang terjadi saat seseorang merinding, hanya saja dengan efek yang lebih kuat.   Ukuran Berbeda Seperti halnya payudara kanan dan kiri yang berbeda ukuran, puting susu kanan dan kiri juga memiliki ukuran yang berbeda. Beberapa orang bahkan memiliki puting susu yang masuk ke arah dalam. Walaupun tidak membahayakan, hal ini dapat membuat Anda mengalami kesulitan saat akan menyusui anak Anda.   Puting Tampak Masuk ke Dalam Pada beberapa orang, puting susu justru tampak masuk ke dalam kulit dan bukannya menonjol keluar. Keadaan ini biasanya tidak berbahaya, kecuali bila baru saja terjadi. Masuknya puting susu ke dalam kulit dapat merupakan tanda kanker payudara yang menarik puting susu masuk ke dalam kulit payudara. Oleh karena itu, bagi Anda yang sebelumnya memiliki puting susu yang menonjol, tetapi kemudian puting susu mengalami perubahan menjadi masuk ke dalam kulit, segera hubungi dokter Anda.   Warna Berubah Selain ukuran dan bentuk yang berbeda-beda, warna puting susu pun dapat berubah warna. Perubahan warna ini biasanya disebabkan oleh perubahan kadar hormonal saat seorang wanita sedang hamil atau menyusui. Pada beberapa keadaan, warna puting susu juga dapat berubah menjadi lebih gelap seiring dengan semakin bertambahnya usia seseorang.   Baca Juga: Apakah Arti Benjolan Pada Payudara Anda?   Keluar Cairan dari Puting Susu Kadangkala, Anda mungkin menyadari ada semacam cairan yang keluar dari puting susu Anda, bahkan di saat Anda tidak hamil atau menyusui. Hal ini normal terjadi bila payudara atau puting susu Anda ditekan dengan sangat kuat, misalnya saat Anda sedang menjalani pemeriksaan mamografi.   Akan tetapi, keluarnya cairan dari dalam puting susu juga dapat merupakan suatu tanda bahaya bila terjadi tanpa adanya rangsangan apapun pada payudara atau puting susu Anda atau bila cairan yang keluar merupakan darah atau bila hanya terjadi pada salah satu puting susu Anda.   Implan Buat Puting Susu Mati Rasa Sebuah penelitian menemukan bahwa semakin besar implan yang dimasukkan ke dalam payudara seseorang, maka semakin besar kemungkinan orang tersebut akan mengalami mati rasa di daerah puting susunya. Hal ini juga dapat terjadi saat seseorang melakukan operasi untuk mengecilkan ukuran payudaranya.   Tindik Buat Puting Susu Semakin Besar Ternyata, menindik daerah puting susu Anda dapat membuat puting susu Anda menjadi lebih besar lho! Pembesaran ini juga bersifat permanen.   Memiliki 3 Puting Susu Puting susu tambahan biasanya terbentuk di "garis susu" tubuh Anda, yaitu dari daerah ketiak yang melewati puting susu normal Anda dan turun hingga ke selangkangan. Puting susu tambahan yang tumbuh pada "garis susu" ini biasanya akan menghilang saat Anda masih berada di dalam kandungan ibu Anda, akan tetapi pada beberapa orang, puting susu tambahan ini tidak menghilang, sehingga orang tersebut pun memiliki puting susu yang lebih banyak daripada orang lain, yang seringkali dikira tahi lalat. Keadaan ini biasanya lebih sering ditemukan pada pria daripada pada wanita. Baca juga:  Ingin Payudara Lebih Kencang? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: buzzfeed
 05 Nov 2015    16:00 WIB
Kanker Payudara Ternyata Tidak Hanya Menyerang Wanita Lho, Pria Juga Bisa!
Tahukah Anda bahwa kanker payudara ternyata tidak hanya dapat mengenai para wanita, tetapi juga para pria walaupun sangat jarang? Hal ini dikarenakan walaupun para pria dewasa tidak memiliki payudara sebesar wanita dewasa, mereka tetap memiliki sedikit jaringan payudara, yaitu seperti yang dimiliki seorang anak perempuan sebelum mereka memasuki masa pubertas. The American Cancer Society memperkirakan bahwa ada sekitar 1.900 kasus kanker payudara baru (pada pria) setiap tahunnya dan menyebabkan terjadinya sekitar 480 kematian setiap tahunnya. Resiko terjadinya kanker payudara pada pria biasanya akan meningkat seiring dengan semakin bertambahnya usia seorang pria, tetapi biasanya jarang mengenai pria yang masih berusia kurang dari 35 tahun. Kanker payudara lebih sering terjadi pada pria yang telah berusia 65 tahun atau lebih. Akan tetapi, pada beberapa kasus yang jarang, kanker payudara juga dapat mengenai pria berusia 20 tahun atau bahkan 90 tahun.   Baca Juga: Benarkah Sabun Anti Bakteri Dapat Sebabkan Kanker Payudara?   Seperti halnya wanita, terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara pada seorang wanita, seperti: Memiliki anggota keluarga dekat yang menderita kanker payudara Pernah terpapar oleh radiasi di bagian dada Mengalami pembesaran payudara karena mengkonsumsi berbagai jenis obat-obatan atau karena sedang melakukan terapi sulih hormon atau karena menderita suatu infeksi atau justru keracunan Mengkonsumsi hormon estrogen Menderita suatu kelainan genetika, yaitu sindrom klinefelter Menderita gangguan hati berat seperti sirosis hati Menderita gangguan pada buah zakar seperti gondongan, orkitis (radang buah zakar), cedera buah zakar, atau buah zakar tidak dapat turun ke tempatnya (undescended testicle) Gejala kanker payudara pada pria pun umumnya hampir sama dengan gejala kanker payudara pada wanita. Beberapa gejala kanker payudara yang biasa ditemukan pada pria adalah: Adanya benjolan pada payudara Puting susu tampak tertarik ke arah dalam Keluarnya cairan abnormal atau darah dari puting susu Nyeri pada payudara (tahap lanjut) Nyeri pada tulang (tahap lanjut) Pembesaran kelenjar getah bening di sekitar payudara, seperti pada ketiak, dada, dan leher (tahap lanjut) Masalah utama dari kanker payudara pada pria adalah keterlambatan diagnosa. Hal ini dikarenakan para pria tidak terlalu memperhatikan adanya sesuatu hal yang aneh pada payudaranya. Selain itu, karena jaringan payudara yang sangat sedikit pada pria, maka mencari adanya benjolan atau gangguan lainnya pun akan menjadi lebih sulit. Hal ini berarti sel kanker juga akan menyebar dengan lebih cepat ke berbagai jaringan di sekitar payudara. Pengobatan kanker payudara pada pria sama seperti pengobatan kanker payudara pada wanita. Beberapa pilihan pengobatan kanker payudara yang telah tersedia saat ini adalah tindakan pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi biologis, dan terapi hormon. Perbedaan antara kanker payudara pada pria dan wanita adalah kanker payudara pria biasanya memberikan respon yang jauh lebih baik dengan terapi hormon dibandingkan dengan wanita. Hal ini dikarenakan sekitar 85% kanker payudara pada pria dipengaruhi oleh hormon estrogen. Hal ini berarti perkembangan dan pertumbuhan sel kanker sangat tergantung pada kadar hormon estrogen di dalam tubuh sang pria. Angka harapan hidup bagi pria yang terkena kanker payudara dapat bervariasi, tergantung pada stadium kanker saat pertama kali diketahui. Bagi pria yang menderita kanker payudara stadium awal, perkiraan angka harapan hidupnya dalam 5 tahun ke depan (5 tahun setelah diagnosa awal) adalah sekitar 75-100%. Akan tetapi, bagi pria yang menderita kanker payudara stadium pertengahan, maka angka harapan hidupnya selama 5 tahun mendatang pun menurun menjadi 50-80%. Bagi pria yang menderita kanker payudara stadium akhir, maka angka harapan hidupnya selama 5 tahun mendatang pun menurun hingga menjadi 30-60%.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: webmd
 30 Oct 2015    09:00 WIB
Bagian Tubuh Mana Saja Yang Perlu Wanita Perhatikan
Memiliki tubuh yang sehat adalah impian semua orang. Untuk menjaga tubuh Anda tetap sehat maka Anda harus selalu melakukan deteksi dini pada tubuh Anda. Disini Kami akan membahas mengenai deteksi dini yang harus dilakuakn oleh wanita. Berikut ini adalah pemeriksaan yang harus dilakukan: Perhatikan pola menstruasi Anda Tamu bulanan ini adalah harus selalu Anda perhatikan, seperti: Apakah teratur atau tidak? Apakah darah menstruasi yang keluar berlebihan atau tidak? Adakah rasa nyeri yang berlebihan Karena adanya gangguan pada pola menstruasi dapat berhubungan dengan beberapa penyakit seperti endometriosis, fibroid rahim, atau bahkan kanker leher rahim. Perhatikan kuku Anda Bila Anda melihat garis-garis kekuningan, coklat, atau hitam semua bisa menjadi tanda-tanda kerusakan sel, mungkin dari melanoma, bentuk kanker kulit paling mematikan Perhatikan daerah ketiak Anda Apabila Anda melihat kulit ketiak Anda yang kasar, terlalu hitam bisa jadi ada gangguan kadar gula darah Anda yang dapat menyebabkan sel kulit sulit untuk beregenerasi dengan biak dan membuat penumpukan jaringan dan melanin (pigmen kulit). Kemudian perhatikan juga adanya benjolan di daerah ketiak Anda yang bisa jadi tanda awal dari kanker payudara. Perhatikan payudara Anda Anda bisa melakukan pemeriksaan payudara Anda dengan melakukan SADARI. Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah sekitar dua sampai tiga hari setelah menstruasi. Pada saat ini payudara Anda tidak bengkak dan tidak lembek sehingga lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan sendiri. Perhatikan selalu kondisi tubuh Anda, setiap ada keluhan yang Anda rasakan bisa jadi itu merupakan alarm dari tubuh mengenai kondisi tubuh Anda yang sedang bermasalah. Baca juga: 6 Cara Menjaga Kesehatan Payudara Anda Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: teruskan
 26 Oct 2015    20:00 WIB
Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri
Cara terbaik untuk mendeteksi kanker payudara adalah melalui pemeriksaan mamografi dan pemeriksaan fisik pada payudara juga dapat membantu. Pemeriksaan fisik pada payudara ini tidak hanya dapat dilakukan oleh dokter anda, tetapi juga dapat dilakukan oleh diri anda sendiri dan dikenal dengan nama pemeriksaan sadari. Pemeriksaan sadari merupakan salah satu cara yang dapat anda lakukan untuk memeriksa ada tidaknya perubahan pada payudara anda, baik berupa benjolan atau penebalan pada kulit payudara atau perubahan bentuk puting susu anda dengan melihat dan meraba payudara anda.   Bagaimana Cara Melakukan Pemeriksaan Sadari Berdiri di Depan Cermin Lakukanlah beberapa langkah di bawah ini, yaitu: Berdirilah di depan cermin anda tanpa memakai busana. Lihatlah payudara anda dan jangan khawatir bila ukuran kedua payudara anda tidak sama persis atau bentuknya agak berbeda. Hal ini terjadi pada sebagian besar wanita. Letakkanlah lengan anda di bagian samping tubuh anda, periksalah (lihat) apakah ada perubahan dalam ukuran, bentuk, posisi, atau perubahan pada kulit payudara anda. Lihat juga apakah ada luka, kerutan, lekukan, atau perubahan warna pada kulit anda. Periksalah juga puting susu anda dan lihat apakah ada luka, kulit yang mengelupas, atau perubahan arah puting susu anda (masuk ke dalam) Letakkanlah tangan anda pada panggul anda dan tekanlah payudara anda dengan lembut dan periksalah setiap sisi payudara anda Bungkukkan badan anda mendekati cermin dan tekuklah tangan anda untuk mengencangkan otot dada anda. Lihatlah apakah ada perubahan bentuk pada payudara anda Letakkan kedua tangan anda di belakang kepala anda, kemudian periksalah seluruh sisi payudara anda. Ingatlah untuk juga memeriksa bagain bawah payudara anda, angkatlah payudara anda sehingga anda dapat melihat bagian bawah payudara anda tersebut Periksalah puting susu anda, apakah ada cairan yang keluar dari puting susu anda tersebut. Letakkanlah ibu jari dan jari telunjuk anda pada jaringan di sekitar puting susu anda kemudian tekanlah puting susu anda dan lihatlah apakah ada cairan yang keluar dari dalamnya. Lakukan hal ini pada kedua payudara Saat Mandi Beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memeriksa payudara anda ketika mandi adalah: Periksalah apakah ada perubahan pada payudara anda, adakah benjolan atau perubahan lainnya. Pemeriksaan ini akan lebih mudah bila tangan anda telah licin oleh sabun dan air. Periksalah payudara dan ketiak kiri anda dengan tangan kanan anda sambil meletakkan tangan kiri anda pada pinggul anda, dan sebaliknya pada payudara yang lain Periksalah juga daerah di atas dan bawah tulang selangka anda, apakah terdapat benjolan atau penebalan kulit Angkatlah salah satu lengan anda dan letakkan di belakang kepala anda kemudian periksalah payudara anda dengan seksama menggunakan tangan anda (gunakan tangan kanan untuk memeriksa payudara kiri dan sebaliknya untuk payudara kanan). Periksalah seluruh sisi dari kedua payudara anda Sambil Berbaring Anda kemudian dapat melanjutkan pemeriksaan payudara anda sambil berbaring, yaitu: Berbaringlah dan letakkan bantal kecil atau handuk yang telah dilipat di bagian bawah bahu kanan anda. Letakkan tangan kanan anda di belakang kepala anda. Kemudian letakkan tangan kiri anda pada bagian atas payudara anda dan periksalah payudara anda. Menggunakan lotion dapat mempermudah pemeriksaan Mulailah pemeriksaan pada arah jam 12 kemudian ke arah jam 1 (melingkar). Lakukanlah hal ini mulai dari bagian terluar payudara dan ulangi terus sambil bergeser mendekati puting susu. Periksa juga bagian ketiak anda Periksalah juga puting susu anda. Letakkan tangan anda pada bagian atas puting susu anda dan perhatikan ada tidaknya perubahan Tumor ganas biasanya ditemukan pada bagian payudara tertentu, yaitu pada payudara bagian atas luar (41%), payudara bagian atas dalam (14%), payudara bagian bawah dalam (5%), payudara bagian bawah luar (6%), dan bagian belakang puting susu (34%).   Apa yang Harus Dilakukan Bila Saya Menemukan Sebuah Benjolan? Segera hubungi dokter anda bila anda menemukan perubahan pada payudara anda, seperti: Adanya suatu area pada payudara anda yang berbeda dengan area payudara lainnya Adanya benjolan atau penebalan kulit di dalam atau dekat payudara atau di daerah ketiak yang menetap setelah menstruasi selesai Adanya perubahan ukuran, bentuk, dan struktur payudara Adanya massa atau benjolan Adanya perubahan pada kulit payudara atau puting susu (kerutan, lekukan, bersisik, atau meradang) Keluarnya cairan atau darah dari puting susu Kulit payudara atau puting susu berwarna kemerahan   Sumber: webmd
 26 Oct 2015    09:00 WIB
13 Fakta Menarik Tentang Payudara
Payudara, mendengarnya pasti semua orang akan tahu apa ini. Semua orang baik pria maupun wanita selalu suka segala sesuatu yang berhubungan dengan payudara. Namun apakah Anda benar-benar mengetahui fakta menarik mengenai payudara. Agar Anda lebih mengenal tentang payudara. Di bawah ini adalah ulasan mengenai fakta-fakta menarik dari payudara. Ayo disimak. 1.      Ukuran kedua payudara tidak pernah sama. Apabila Anda sedang berdiri di depan cermin dan melihat ukuran kedua payudara. Mungkin berpikir mengapa ukurannya tidak sama. Apakah hal ini tidak normal? Bila iya, hal ini sebenarnya hal yang normal. Ukuran kedua payudara kanan dan kiri memang tidak sama. 2.      Anda TIDAK BISA membesarkan ukuran payudara Anda secara alami. Pembesaran payudara hanya bisa dilakukan dengan botoks atau operasi payudara. Namun ada beberapa gerakan dalam yoga yang dapat membuat payudara menjadi lebih kencang. Pada saat hamil biasanya ukuran payudara akan membesar namun setelahnya payudara bisa mengendur. 3.      Payudara kantung lemak? Pada usia muda payudara Anda terdiri dari kelenjar susu, lemak dan kolagen. Namun seiring dengan pertambahan usia, maka payudara Anda menjadi kantung lemak. Dan karena ada pengaruh gravitasi, payudara akan mudah mengendur. 4.      Pria lebih tertarik lihat payudara dibanding wajah wanita Menurut sebuah penelitian ternyata hanya sekitar 20 persen pria melihat wajah seorang wanita ketika bertemu untuk pertama kalinya, selebihnya sekitar 80 persen lebih sibuk menatap payudara. Fakta yang paling menarik di sini adalah menatap payudara perempuan selama 10 menit terus menerus memiliki hasil yang sama seperti melakukan aerobik selama setengah jam untuk seorang pria. Sehingga mereka bisa hidup lebih lama! 5.      Salah posisi tidur bisa rubah bentuk payudara Apakah Anda tahu bahwa Anda bisa merusak bentuk payudara Anda apabila tidur telengkup.. Para ahli menyarankan tidur menyamping dan juga menempatkan bantal di bawah payudara untuk menopang payudara. Selain itu tidak ada aturan mengenai mana yang lebih baik menggunakan atau tidak menggunakan bra saat tidur. Yang pasti bila Anda menggunakan bra saat tidur, pilih yang tidak terlalu ketat karena akan membuat Anda tidak nyaman. 6.      Payudara terbesar Ingin tahu siapa yang memiliki sepasang payudara terbesar di dunia? Yaitu Sheyla Hershey dari Texas. Setelah melakukan 9 kali operasi yang menyakitkan, ukuran payudaranya sekarang adalah 38KKK. 7.      Wanita jarang melakukan SADARI Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa 50 persen wanita tidak pernah melakukan SADARI.  Alasannya bisa karena mereka kurang peduli atau takut apabila mereka berpotensi mengalami kanker payudara. 8.      Benjolan lunak di payudara Pernahkah Anda memperhatikan benjolan di payudara Anda? Sekitar 80% benjolan yang ada di payudara adalah jinak. Namun bukan berarti Anda jadi batal berkonsultasi dengan dokter Anda. Saat masa menstruasi biasanya oayudara akan mengalami perubahan dari yang bisanya lembut menjadi lebih tegang dan membengkak. Namun bila payudara selalu terasa keras sebaiknya Anda segera melakukan deteksi awal kanker payudara. 9.      Pria juga memiliki payudara Hal ini bukan bercanda. Hal ini bukanlah keadaan yang dialami oleh pria kelebihan berat badan. Namun suatu kondisi medis yang disebut Ginekomastia dimana kelenjar susu tumbuh secara abnormal. 10.  Menyusui menurunkan berat badan Kabar baik untuk ibu menyusui, Anda dapat mengalami penurunan berat badan apabila menyusui selama 6 bulan. 11.  85% perempuan memakai ukuran bra yang salah Hal ini bisa dikarenakan mereka terlalu malu untuk bertanya atau mereka ingin menyanjung diri dengan menggunakan ukuran bra yang salah.. Jadi silakan ambil pita pengukur dan cari bra yang sesuai ukuran payudara Anda. 12.  70% wanita tidak puas dengan ukuran payudaranya. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam the International Journal of Sexual Health, sekitar 70% wanita tidak puas dengan ukuran payudaranya. Entah merasa terlalu kecil atau terlalu besar. 13.  Wanita mudah terangsang bila ada sentuhan pada payudara Berbicara tentang seks, menurut sebuah penelitian pada tahun 2006, 82 persen wanita lebih mudah terangsang apabila ada sentuhan pada payudaranya. Baca juga: Ingin Payudara Lebih Kencang? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: indiatimes
 07 Sep 2015    16:00 WIB
Wow, Ini Penampakkan Pria Dengan Payudara Terbesar di Dunia!
Para dokter di Cina mengklaim telah menemukan pria berdada terbesar di dunia setelah seorang petani memeriksakan dirinya di klinik spesialis dada di Beijing. Menurut sang pria, Guo Feng, dadanya mulai membesar sekitar 10 tahun lalu. "Awalnya, saya tidak terlalu peduli dengan pembesaran payudara yang saya alami, karena saat itu saya memang sedang bertambah gemuk. Namun, beberapa tahun terakhir ini, keadaannya makin tak terkendali. Saya sudah memeriksakan diri ke beberapa rumah sakit, tetapi tidak ada yang bisa menolong," ucap Guo Feng.   Dokter Zhang Lilan dari Rumah Sakit Dada Jinan mengatakan pria bernama Guo Feng ini tidak berbeda dengan pria lain. Guo Feng merupakan seorang pria yang gagah, tegap, dan berotot; namun juga memiliki payudara yang sangat besar sekali. Guo Feng mengaku sangat tidak nyaman, apalagi ketika bekerja, karena dadanya yang terlalu besar membuatnya sulit melakukan beberapa hal.   Baca Juga: Apa Hubungan Antara Kedelai dan Kanker Payudara?   Selama 30 tahun menjadi seorang dokter spesialis di rumah sakit ini, saya belum pernah menemukan kasus semacam ini," ungkap dokter Zhang. Direktur rumah sakit itu, Gaoyong Hong, menambahkan, "Awalnya kami mengira dia telah makan racun atau bahan makanan yang telah terkontaminasi. Namun, tes darah tidak menemukan adanya racun apa pun. Secara genetis pun dia normal. Berdasarkan hasil pemeriksaan foto rontgen pun dalam payudaranya tidak ada kanker." "Mungkin ini ada hubungannya dengan lemak," ujar Gaoyong Hong.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang .   Sumber: unikfact