Your browser does not support JavaScript!
 16 Jul 2019    08:00 WIB
13 Manfaat Timun Bagi Kesehatan
1.  Membantu Rehidrasi TubuhTimun mengandung banyak air, sekitar 90% timun merupakan air. Jika anda tidak dapat mengkonsumsi banyak air putih karena berbagai alasan, penuhilah kebutuhan cairan anda dengan mengkonsumsi timun.2.  Melawan Panas di Luar dan DalamMengkonsumsi timun dapat membantu meredakan rasa terbakar di dalam dada. Selain itu, meletakkan timun di atas kulit anda juga dapat membantu meredakan rasa panas pada kulit akibat terbakar oleh sinar matahari.3.  Membuang RacunKandungan air yang tinggi di dalam tubuh dapat membantu membuang berbagai zat sisa dari dalam tubuh anda. Mengkonsumsi timun secara teratur dapat membantu menghancurkan batu ginjal.4.  Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin dan Mineral HarianTimun mengandung berbagai vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh anda, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C (terutama pada kulit timun), kalium, magnesium, dan silikon. Berbagai vitamin ini dapat membantu meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh anda. 5.  Membantu Pencernaan dan Menurunkan Berat BadanTimun dapat menjadi salah satu menu favorit anda saat ingin menurunkan berat badan, karena kandungan air yang tinggi dan kalori yang rendah. Selain itu, serat yang terdapat di dalam timun juga dapat membantu kerja sistem pencernaan anda dan membantu mengatasi sembelit kronik (dengan mengkonsumsi timun setiap hari).6.  Membantu Mengurangi Mata BengkakLetakkanlah sepotong timun dingin di atas mata anda yang bengkak untuk mengurangi kantong hitam dan bengkak pada mata karena timun mengandung zat anti inflamasi (anti radang).7.  Melawan KankerSekoisolariciresinol, lariciresinol, dan pinoresinol yang terdapat di dalam timun dapat mengurangi resiko terjadinya berbagai jenis kanker, seperti kanker ovarium (indung telur), kanker payudara, kanker prostat, dan kanker rahim.8.  Membantu Mengatasi Diabetes, Menurunkan Kolesterol, Mengendalikan Tekanan DarahTimun mengandung hormon yang diperlukan oleh sel-sel pankreas untuk memproduksi insulin sehingga bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain itu, sterol pada timun juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.Serat, kalium, dan magnesium yang terdapat dalam timun juga dapat membantu mengendalikan tekanan darah sehingga timun sangat bermanfaat bagi penderita tekanan darah tinggi dan rendah.9.  Mengatasi Bau MulutTimun juga dapat membantu proses penyembuhan berbagai gangguan gusi dan membuat mulut terasa lebih segar (mengatasi bau mulut). Caranya adalah masukkan sepotong timun di dasar mulut anda (di bawah lidah) dan tekanlah potongan timun tersebut selama 30 detik. Zat fitokimia yang terdapat di dalam timun dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut.10.  Melembutkan Rambut dan KukuSilika yang ada di dalam timun dapat membuat rambut dan kuku anda lebih kuat dan lebih berkilau. Selain itu, sulfur dan silika yang terdapat di dalam timun juga dapat membantu menstimulasi pertumbuhan rambut anda.11.  Mengurangi NyeriSilika juga membantu menjaga kesehatan sendi dengan cara menguatkan jaringan ikat di sekitarnya. Bila dicampurkan dengan wortel, maka timun dapat membantu mengurangi rasa nyeri sendi akibat radang sendi maupun nyeri sendi akibat gout (tingginya kadar asam urat di dalam darah). Selain itu, kombinasi ini juga dapat membantu menurunkan kadar asam urat.12.  Mengatasi Nyeri Kepala Akibat MabukUntuk menghindari nyeri kepala akibat mabuk, konsumsilah beberapa potong timun sebelum tidur. Vitamin B kompleks, gula, dan elektrolit di dalamnya dapat mengurangi nyeri kepala akibat mabuk.13.  Menjaga Kesehatan GinjalTimun dapat membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh anda yang secara tidak langsng juga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal anda.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: fitnea
 12 Jun 2019    11:00 WIB
Yogurt, Wortel dan Lemon Mampu Mengatasi Bau Mulut Secara Mudah
Mulut adalah salah satu organ manusia yang memiliki fungsi cukup penting, namun makanan, air, virus dan juga berbagai bakteri juga masuk melalui rongga mulut. Oleh karenanya tak jarang beragam masalah mulut akan kita derita, mulai dari sariawan, gusi bengkak, hingga bau mulut. Masalah tersebut muncul karena kurangnya perawatan, hingga menu yang kita konsumsi. Namun bau mulut ini dapat diatasi dengan menginsumsi makanan berikut : 1.      YOGURTTahukah kamu pencernaan yang baik membuat keluhan bau mulut semakin berkurang. So, mari konsumsi yogurt, produk olahan yang tinggi akan prebiotik ini mampu menekan produksi bakteri jahat yang biasanya hidup di sistem pencernaan.2.      WORTELSayuran yang kaya akan vitamin A dan tinggi serat ini dapat sangat membantumu mengatasi masalah bau mulut, makanan dengan kadar serat tinggi ini dapat memicu produksi air liur lebih banyak dan alami, dan di dalam air liur terdapat senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. 3.      LEMONJenis makanan selanjutnya yang dapat mengatasi masalah bau mulut adalah lemon, meski tidak cukup signifikan mengatasi bau mulut namun buah lemon cukup ampuh mengusir masalah tersebut. 4.      JERUKKonsumsilah buah – buahan yang mengandung cukup banyak air di setiap buahnya, seperti halnya jeruk, tomat, apel, dan lain sebagainya, untuk menjaga agar mulut selalu dalam keadaan segar dan kelenjar yang ada di sekitar mulut aktif memproduksi air liur yang akan membunuh bakteri jahat penyebab bau mulut.Perbanyak konsumsi buah yang mengandung vitamin C tinggi, seperti jeruk dan lain sebagainya, vitamin C dipercaya ampuh membunuh beragam bakteri membandel di dalam mulut lho. Demikian tips mengatasi bau mulut, semoga bermanfaat ya. Baca Juga: Hubungan kesehatan gigi dan bau mulutSumber: Cantik Sehat
 08 May 2019    08:00 WIB
Bau Mulut, Penyebab dan Cara Mengatasi Yang Tepat!
Guys…!pernah rasakan tidak ketika kita sedang enak berbincang eh..tiba-tiba ada bau mulut tidak sedap dari lawan bicara kita, apalagi ketika kita sedang kencan dengan pasangan kita, duh…malu-maluin dan bikin gak betah. Mungkin kita sudah coba sikat gigi atau kumur dengan penyegar mulut, tapi tidak mempan. Lalu apa sebenarnya penyebab dari bau mulut yang membandel ini yah. Mari kita bahas bersama. Bau mulut, secara medis dikenal sebagai halitosis, adalah masalah umum. Bau mulut biasanya sederhana dan dapat dicegah. Faktor-faktor diet serta penggunaan tembakau dan alkohol semuanya dapat menjadi faktor penyebab bau mulut. Kebersihan mulut yang buruk, mulut kering, penyakit gusi, kerusakan gigi, atau infeksi mulut juga bisa menjadi penyebab halitosis. Infeksi pada paru-paru, sinus, atau saluran udara juga dapat menyebabkan bau mulut karena adanya sekresi hidung yang dapat mengalir ke mulut. Tetes postnasal kronis, misalnya seperti yang terjadi pada infeksi sinus, dapat menjadi penyebab bau mulut. Batuk berdahak dari infeksi paru-paru juga dapat menyebabkan bau mulut. Halitosis (bau mulut kronis) sebagian besar disebabkan oleh bakteri penghasil sulfur yang biasanya hidup di permukaan lidah dan di tenggorokan. Kadang-kadang, bakteri ini mulai memecah protein pada tingkat yang sangat tinggi dan senyawa sulfur volatil (VSC) yang dilepaskan dari bagian belakang lidah dan tenggorokan. Halitosis tidak menular. Sekitar 2,4% dari populasi orang dewasa menderita bau mulut. Kondisi kronis lainnya: Walaupun halitosis sering dikaitkan dengan sesuatu yang terjadi di mulut kita, halitosis juga dapat menjadi pertanda refluks lambung, diabetes, penyakit hati atau ginjal. Gejala atau tanda-tanda kita memiliki halitosis dapat meliputi: Lapisan putih di lidah terutama di bagian belakang lidah. Mulut kering. Berkembang di sekitar gigi. Tetes hidung, atau lender. Napas buruk di pagi hari dan sensasi lidah yang terbakar. Air liur kental dan kebutuhan konstan untuk membersihkan tenggorokan kita. Rasa asam konstan, pahit metalik. Mengalami halitosis dapat berdampak besar pada seseorang. Karena bau mulut, orang lain mungkin mundur atau memalingkan kepala. Ini bisa menyebabkan hilangnya kepercayaan diri dan harga diri. Jika kita mengalami Halitosis (bau mulut), disarankan segera pergi ke dokter gigi dan biasanya dokter akan mendiagnosa halitosis dengan alat detektor canggih yang dapat menilai bau dengan lebih tepat. Seperti: Halimeter: Ini mendeteksi tingkat sulfur yang rendah. Kromatografi gas: Tes ini mengukur tiga senyawa sulfur yang mudah menguap: Hidrogen sulfida, metil merkaptan, dan dimetil sulfida. Tes BANA: Ini mengukur kadar enzim spesifik yang diproduksi oleh bakteri penyebab halitosis. Tes beta-galactosidase: Kadar enzim beta-galactosidase telah ditemukan berkorelasi dengan bau mulut. Dengan hal ini dokter gigi kemudian akan dapat mengidentifikasi kemungkinan penyebab bau mulut. Kita bisa melakukan perawatan di rumah jika kita mengalami Halitosis, Seperti: Sikat gigi. Flosh. Bersihkan gigi palsu. Menyikat lidah. Banyak minum air putih. Hindari bawang, bawang putih, dan makanan pedas. Makanan manis juga terkait dengan bau mulut. Kurangi konsumsi kopi dan alkohol. Makan sarapan yang meliputi makanan kasar dapat membantu membersihkan bagian belakang lidah. Untuk mengurangi bau mulut, hindarilah gigi berlubang dan risiko penyakit gusi, secara konsisten lakukan kebersihan mulut yang baik dan rutin. Perawatan lebih lanjut untuk bau mulut dapat bervariasi, tergantung pada penyebabnya. Jika bau mulut kita diduga disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, dokter gigi kita kemungkinan akan merujuk kita ke penyedia layanan kesehatan utama kita. so apapun masalah mulut kita, terutama jika kita mengalami bau mulut yang sangat mengganggu, segera hubungi dokter gigi kita yah. Salam sehat!!! Sumber : www.medicalnewstoday.com, www.webmd.com, www.healthline.com, www.mayoclinic.org, www.mouthhealthy.org 
 08 Feb 2019    16:00 WIB
Hati-Hati! 5 Jenis Bau Yang Ada Pada Diri Kita Merupakan Sebuah Gejala Penyakit
Bau badan sebenarnya merupakan hal yang umum dan pasti pernah dialami oleh setiap orang. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa pada beberapa kasus, bau badan juga dapat menunjukkan gangguan kesehatan yang sedang Anda alami? Di bawah ini Anda dapat melihat beberapa jenis bau badan yang dapat merupakan gejala dari suatu penyakit serius dan apa yang harus Anda lakukan saat mengalaminya.   Napas Berbau Seperti Buah = Diabetes Salah satu komplikasi diabetes, ketoasidosis diabetikum terjadi saat tubuh Anda kekurangan hormon insulin dan kadar gula darah tinggi. Seorang penderita diabetes tipe 1 biasanya lebih sering mengalami hal ini dibandingkan dengan seorang penderita diabetes tipe 2. Ketoasidosis diabetikum terjadiny karena tubuh tidak dapat menggunakan gula untuk menghasilkan energi, maka tubuh pun akan mulai menghancurkan lemak untuk dijadikan energi. Hal ini akan menyebabkan menumpuknya suatu produk sisa yang disebut dengan keton, di dalam darah. Banyaknya keton di dalam darah akan membuat napas Anda berbau seperti buah. Biasanya orang lain di sekitar Anda yang menyadari hal ini. Ketoasidosis diabetikum merupakan komplikasi diabetes berbahaya, yang dapat menyebabkan kematian akibat dehidrasi berat karena muntah hebat dan peningkatan frekuensi berkemih. Jadi, bila napas Anda berbau seperti buah dan Anda juga mengalami gejala lain seperti fatigue (rasa amat sangat lelah), mulut kering, kesulitan bernapas, atau nyeri perut; segera cari pertolongann medis.   Kaki Bau = Infeksi Jamur Bingung mengapa kaki Anda tetap saja bau walaupun sudah mencoba berbagai cara? Hal ini mungkin dikarenakan Anda mengalami infeksi jamur pada kaki. Jika Anda melihat kulit di sekitar jari kaki Anda menjadi kering, bersisik, merah, atau bahkan melepuh. Maka Anda mungkin mengalami infeksi jamur pada kaki atau yang juga dikenal dengan nama athlete’s foot. Bau kaki ini disebabkan oleh kombinasi infeksi bakteri dan jamur yang mengerosis kulit kaki Anda. Anda dapat menularkan infeksi jamur ini ke bagian tubuh lain dengan cara menggaruk bagian kaki yang terinfeksi kemudian memegang bagian tubuh lain. Jika demikian, dapat timbul bau tidak sedap pada bagian tubuh yang ikut tertular. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, kulit di antara jari kaki Anda akan menjadi amat sangat lembut dan lembab, yang membuat bakteri lebih mudah masuk, yang akan meningkatkan resiko terjadinya selulitis, suatu infeksi bakteri pada jaringan lunak kulit. Oleh karena itu, segera obati infeksi jamur dengan salep anti jamur. Jika gejala tidak juga membaik setelah 2 minggu pengobatan, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke seorang dokter.   BAB Bau = Intoleransi Laktosa Saat usus halus Anda tidak memproduksi cukup enzim laktase, maka hal ini akan membuat Anda tidak dapat mencerna laktosa, suatu jenis gula yang terdapat di dalam susu dan produknya. Akibatnya, laktosa yang tidak tercerna ini pun akan langsung masuk ke dalam usus besar Anda (bukannya ke aliran darah), di mana akan difermentasi oleh bakteri usus. Hal ini akan membuat tinja Anda menjadi encer dan bau, serta membuat perut Anda kembung dan membuat gas (kentut) yang Anda keluarkan menjadi bau. Intoleransi laktosa sebenarnya cukup sering ditemukan. Beberapa gejala intoleransi laktosa yang sering ditemukan adalah kram perut, mual, diare, muntah, dan tinja serta gas (kentut) yang berbau tidak sedap. Jadi, bila BAB Anda selalu menjadi bau setelah Anda mengkonsumsi susu atau sejenisnya, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Baca juga: 8 Makanan Penyebab Timbulnya Bau Badan   Air Kemih Berbau Tajam = Infeksi Saluran Kemih Infeksi saluran kemih (ISK) akan menyebabkan terbentuknya air kemih yang berbau tajam. ISK terjadi saat bakteri, paling sering E.coli, masuk ke dalam saluran kemih dan uretra Anda. Bakteri ini kemudian akan berkembang biak di dalam kandung kemih Anda dan menyebabkan terjadinya infeksi. ISK lebih sering ditemukan pada wanita daripada pria karena uretra wanita lebih pendek daripada pria. Jadi, bila Anda menyadari bahwa air kemih Anda berbau aneh tidak seperti biasanya, segera periksakan diri Anda ke seorang dokter.   Bau Mulut = Gangguan Tidur Apnea Jika bau mulut Anda di pagi hari selalu saja tidak sedap, bahkan setelah Anda menggosok gigi secara teratur, Anda mungkin mengalami gangguan tidur apnea, suatu gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan Anda berhenti dan mulai secara tidak teratur saat Anda tidur. Gangguan tidur apnea dapat menyebabkan penderita mendengkur parah, sehingga membuatnya bernapas melalui mulut saat tidur. Hal ini dapat membuat mulut menjadi amat sangat kering, yang sering menyebabkan bau mulut. Mulut kering akan membuat bakteri dapat berkembang biak dengan lebih cepat di dalam mulut, yang akan menghasilkan gas sulfur, yang membuat mulut Anda berbau seperti telur busuk. Penggunaan continuous positive airway pressure device (CPAP), suatu masker yang menutupi hidung dan mulut dapat membantu mengatasi gangguan tidur apnea dan sekaligus bau mulut yang Anda alami.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: womenshealthmag
 18 Aug 2018    08:00 WIB
Ternyata Cuka Apel Mengandung Banyak Manfaat Untuk Kesehatan Lho!
Cuka apel merupakan bahan alami yang bersifat antibakteri, mengandung banyak potasium, chlorin, sodium, sulfur, tembaga, zat besi, kalsium, magnesium, fosat dan fluorine yang merupakan mineral yang sangat penting untuk tubuh yang sehat. Berikut adalah beberapa manfaat cuka apel untuk kesehatan. Mengurangi bau mulutCuka apel ketika dicampur dengan air dapat melawan pertumbuhan bakteri di dalam mulut dan mencegah timbulnya bau mulut. Memperbaiki pencernaanJika Anda mengalami masalah pencernaan, campurkanlah satu sendok teh cuka apel dengan satu sendok teh madu kedalam air hangat dan minumlah. Campuran ini akan memperbaiki masalah pencernaan yang Anda derita. Menghentikan cegukanMinumlah satu sendok cuka apel untuk menghentikan cegukan dengan cepat Meringankan nyeri tenggorokanSaat Anda mengalami nyeri tenggorokan, campurkan seperempat cangkir cuka apel dengan air hangat kemudian berkumurlah dengan campuran ini setiap jamnya. Bau badanCuka apel dapat meningkatkan kadar pH kulit untuk menghilangkan bau badan yang disebabkan oleh bakteri. Cukup celupkan cotton bud atau kapas kedalam cuka apel dan usapkan ke ketiak Anda. Mencerahkan kulitCuka apel dapat mencegah munculnya inflamasi dan dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi kulit yang kering dan bernoda. Dengan membersihkan tubuh meggunakan sedikit cuka apel akan membuat kulit Anda terlihat lebih cerah dan bercahaya. Noda di kulit karena proses penuaanKarena cuka mengandung sulfur, maka cuka apel dapat melawan salah satu tanda penuaan yaitu munculnya noda gelap di wajah. Anda cukup aplikasikan cuka apel ke noda-noda pada wajah Anda dan lihatlah noda-noda tersebut akan semakin menipis.Sumber: healthmeup
 09 Jul 2018    08:00 WIB
Tidak PD Karena Bau Mulut ? Cari Tahu Penyebabnya
Tentu kita tidak nyaman ketika kita dapati ternyata bau mulut kita tidak sedap. Apalagi sampai orang yang kita ajak bicara jaga jarak atau lebih lagi tutup hidungnya. Mungkin kita sediakan permen atau mouth spray untuk mengatasi hal ini. Namun cara yang terbaik adalah kita perlu mengenali sumber masalah bau mulut kita. Secara umum bau mulut terjadi ketika bakteri alami di mulut kita memecah makanan yang ada di antara gigi, sepanjang gusi dan terutama lidah kita. Nah, yang bikin bau adalah ketika melakukan ini bakteri alami tersebut melepaskan senyawa yang baunya tidak sedap yang disebut sebagai halitosis Jadi sobat sehat, artikel kali ini membahas penyebab bau mulut kita. Ada daftar yang selama ini kita tidak duga ternyata menjadi penyebab hal yang tidak menyenangkan ini. 1.         Baru bangun tidur             Tentu kita merasakan sendiri ketika bangun, bau mulut kita tidak sedap. Ini disebabkan karena ketika kita tidur, produksi air liur melambat sehingga bakteri bisa lebih bebas. Para peneliti menyebutnya sebagai "halitosis pagi". 2.         Nafas pakai mulut             Guys, mulut jangan sering terbuka untuk nafas. Ini dikarenakan ketika kita bernafas menggunakan mulut kita membuat air liur kita menguap sehingga mulut menjadi kering sehingga kemampuan mulut kita untuk membersihkan atau membilas partikel makanan yang masih ada menjadi berkurang. Ada orang yang ketika tidur bernafas dengan mulutnya. Nggak heran ketika tidur mulutnya terbuka. Biasanya juga ketika selesai olahraga dan nafas terengah-engah kita bernafas tidak hanya lewat hidung tapi juga lewat mulut. 3.         Makan makanan yang baunya tidak sedap             Untuk yang satu ini tentu tidak asing lagi bagi kita. Makanan seperti bawang putih, bawang merah termasuk kubis, bunga kol dan lobak bisa jadi penyebab bau mulut kita. Sekalipun bau menyengat dari makanan itu bisa memudar namun juga bisa balik lagi. Menurut seorang dokter gigi dari New York, bau tidak sedap tidak hanya berasal dari mulut kita namun juga bisa berasal makanan yang ada di saluran pencernaan. Ini dikarenakan unsur kimia pada makanan yang kita cerna akhirnya diserap ke dalam aliran darah dan masuk ke paru-paru yang sewaktu-waktu bisa keluar. 4.         Belum makan seharian             Makan bau, tidak makan ternyata bikin lebih bau lagi. Ini ternyata dikarenakan ketika kita tidak atau melewatkan makan maka mulut kita tidak menghasilkan banyak air liur. Sedangkan air liur tidak hanya berfungsi membersihkan partikel makanan, namun juga menghancurkan makanan dan membuatnya meluncur dengan mudah ke dalam tenggorokan kita. 5.         Merokok             Merokok tidak hanya meningkatkan jumlah senyawa yang menghasilkan bau yang tidak sedap ke dalam paru-paru kita, namun juga menmbuat mulut kita kering. Menurut penelitian yang di lakukan dari Hong Kong, ini dikarenakan karena merokok menyebabkan produksi air liur kita lebih rendah. 6.         Obat-obatan yang menyebabkan mulut kering             Obat-obatan tertentu memiliki efek samping yang bisa menyebabkan menurunkan produksi air liur kita seperti antihistamin, diuretik, antipsikotik,dsb. Ketika kita dalam masa pengobatan yang mengharuskan kita meminum obat tersebut maka kita perlu membersihkan lidah kita dengan menggunakan sikat gigi atau sikat lidah. Ini dikarenakan menurut American Dental Association sebagian besar bakteri yang menyebabkan bau nafas berada di lidah.   Inilah sebagian dari penyebab bau mulut kita. Intinya adalah bahwa kita perlu memperhatikan kesehatan mulut kita dan jangan sampai mulut kita kering. Jika masih belum bisa diatasi, sobat sehat bisa datang kepada dokter yang bersangkutan sehingga bau mulut kembali segar dan percaya diri.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber : www.health.com
 22 May 2018    16:00 WIB
Tips Mencegah Bau Mulut
Bau mulut atau secara ilmu medis disebut halitosis, dapat berasal dari kesehatan mulut yang buruk dan merupakan tanda-tanda penyakit kesehatan yang lain. Bau mulut dapat diperburuk oleh makanan tertentu yang anda makan dan polahidup yang tidak sehat lain.   Makanan apa yang menyebabkan bau mulut ? Pada dasarnya, semua makanan yang dimakan mulai dipecah di mulut. Makanan akan dicerna dan diserap ke dalam aliran darah, dan akhirnya dibawa ke paru-paru dan dilepaskan dalam napas Anda. Jika makanan yang anda makan memiliki aroma yang kuat (seperti  bawang putih dan bawang Bombay), dengan menggosok, menggunakan dental floss, bahkan menggunakan mouthwash, mungkin dapat menutupi bau mulut sementara. Bau mulut tidak akan hilang seluruhnya sampai seluruh makanan keluar dari tubuh anda.   Apa kebiasaan buruk yang menyebabkan bau mulut ? Walaupun  anda menggosok gigi dan menggunakan dental floss setiap hari, partikel-partikel makanan akan tetap tinggal di mulut anda yang dapat membuat tumbuhnya bakteri diatara sela-sela gigi, sekitar gusi dan di lidah. Hal ini menyebabkan timbulnya bau mulut. Pencuci mulut antibakteri dapat membantu mengurangi bakteri. Merokok atau produk tembakau yang dikunyah juga dapat menyebabkan bau mulut, noda di gigi dan mengurangi kemampuan untuk merasakan makanan, juga dapat mengiritasi gusi.   Masalah kesehatan apa yang menyebabkan bau mulut ? Bau mulut yang terus menerus atau rasa di mulut yang tidak enak dapat merupakan peringatan dari penyakit gusi. Penyakit gusi dapat disebabkan oleh menumbunnya karang gigi. Bakteri mengeluarkan toksinyang dapat mengiritasi gusi. Jika infeksi gusi ini tidak diobati dengan baik maka dapat menyebabkan kerusakan di gusi dan tulang rahang. Penyakit mulut lain yang menyebabkan bau mulut adalah penggunaan alat pembersih gigi yang tidak baik, infeksi jamur di mulut dan karies gigi. Kondisi medis yang disebut "mulut kering" (juga disebut xerostomia) juga dapat menyebabkan bau mulut. Air liur diperlukan untuk untuk melembabkan dan membersihkan mulut dengan menetralkan asam yang dihasilkan oleh karang gigi dan membasuh keluar sel-sel mati yang menumpuk di lidah, gusi dan pipi.. Jika tidak disingkirkan, sel-sel mati yang menumpuk ini dapat menyebabkan bau mulut. Mulut kering dapat disebabkan karena efek samping seperti obat-obatan, masalah kelenjar lidah atau kebiasaan bernafas melalui mulut. Banyak penyakit lain yang dapat menyebabkan bau  mulut. Berikut adalah masalah kesehatan yang harus diawasi : masalah saluran pernafasan seperti pneumonia atau bronchitis, infeksi sinus kronik, postnasal drip, diabetes, refluks acid kronik, masalah hati dan masalah ginjal.     Sumber : webmd  
 19 Feb 2017    15:00 WIB
Tips Mengurangi Bau Mulut
Bau mulut merupakan masalah yang tidak terlalu besar tetapi mampu menurunkan kepercayaan diri. Umumnya bau mulut muncul karena banyaknya bakteri yang terdapat di dalam mulut. Namun untuk menghilangkan bau mulut, sebenarnya dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Berikut beberapa cara untuk menghilangkan bau mulut yang dapat membuat kepercayaan diri menurun: Ganti konsumsi kopi dengan teh hijau atau teh hitam Teh hijau dan teh hitam mengandung polifenol yang merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk menghentikan pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut. Oleh karena itu gantilah konsumsi kopi dengan teh yang mampu menyingkirkan bau mulut. Kunyahlah beberapa jenis rempah-rempah Beberapa jenis rempah-rempah mampu menyingkirkan bakteri penyebab bau mulut seperti cengkeh dan kayu manis. Cengkeh mampu membuat nafas menjadi segar sedangkan kayu manis mengandung aldehida sinamat, sejenis minyak esensial yang bermanfaat untuk mengurangi bakteri yang menyebabkan bau mulut. Madu dan jeruk nipis Campurkan 1 sendok makan madu murni dan 1 sendok makan jeruk nipis. Minum setiap pagi setelah bangun tidur Buah-buahan Konsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C. jangan mengambil vitamin C dari suplemen. Makanlah buah-buahan ini 1 jam sebelum makan besar  atau minimal 4 jam setelah makan besar Berkumurlah dengan cuka sari apel Cuka sari apel memiliki sifat asam yang efektif untuk menyembuhkan bau mulut. Caranya kamu dapat menambahkan satu sendok cuka sari apel ke segelas air sebelum mengonsumsi makanan. Sikat lidah secara teratur Selain gigi dan gusi, lidah juga dapat menjadi tempat bertumbuhnya bakteri penyebab bau mulut. Gunakan pembersih lidah untuk membersihkan lidah secara teratur. Tambahkan baking soda ke pasta gigi Menambahkan baking soda ke dalam pasta gigi mampu mengubah tingkat pH di dalam mulut , caranya dengan mencampur baking soda ke dalam segelas air hangat untuk berkumur. Air putih yang cukup jangan biarkan mulut dalam kondisi kering. Air putih adalah pelembab alami yang paling bagus. Mulut yang kelembaban alaminya terjaga tidak akan berbau aneh. Mengunyah permen karet xylitol Cari permen karet yang mengandung xylitol. mengunyah permen karet dapat membantu menghilangkan plak di gigi dan solusi jangka pendek sebagai Cara menghilangkan bau mulut. Baca juga: Tips Mengatasi Bau Mulut
 19 Dec 2015    15:00 WIB
Mengatasi Bau Mulut Karena Kopi
Bau mulut tidak selalu disebabkan oleh duren, petai, atau jengkol. Kopi juga bisa bikin mulut bau, karena apapun yang kita makan dan minum dicerna di perut dan usus kita. Zat-zat kimia yang terkandung di dalam makanan dan minuman yang kita konsumsi mengalir dalam tubuh kita, dan semakin kuat aroma makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh kita, akan semakin membuat napas kita bau. Bagaimana caranya menghilangkan bau kopi yang mengganggu tersebut? Berikut tips yang bisa Anda coba untuk menghilangkan bau kopi pada mulut yang sangat mengganggu ini Rotasikan kopi dengan teh hijau Anda suka menambahkan gula ke dalam kopi Anda? Bukan rahasia lagi gula dapat menyebabkan kerusakan gigi. Salah satu tanda kerusakan gigi adalah munculnya bau mulut atau halitosis. Tetapi ekstrak teh hijau dapat menghilangkan sulfur yang menyebabkan gigi rusak dan bau mulut, hal ini dimuat dalam the Journal of Oral Biology. Para peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi teh hijau untuk menstimulasi produksi air liur atau saliva yang akan membantu pembersihan gigi Anda setelah makan atau minum kopi. Santai Saat Anda memulai pagi dengan minum kopi, kafein yang terkandung dalam kopi akan menimbulkan efek kecemasan sesaat. Ternyata efek ini juga dapat memberi kontribusi timbulnya bau mulut Anda. Studi yang dilakukan di Brazil mengatakan jika semakin tinggi tingkat cemas seseorang, semakin banyak sulfur yang dihasilkan. Sulfur inilah yang akan menimbulkan bau mulut. Kecemasan ini juga dapat membuat mulut kering. Hal-hal inilah yang membuat para peneliti menghubungkan kecemasan dengan timbulnya bau mulut. Sarapan dengan yoghurt Pada studi yang dilakukan di Jepang, peneliti memeriksa relawan yang mengkonsumsi yoghurt setiap pagi selama 6 minggu, kemudian dilakukan pemeriksaan pada lidah para relawan tersebut. Ternyata ditemukan jumlah bakteri yang terdapat pada mulut relawan itu tetap sama tetapi produk sampingan yang dihasilkan bakteri yaitu hydrogen sulfida berkurang setengahnya. Para peneliti mengatakan jumlah bakter "baik" dalam yoghurt menggantikan posisi bakteri yang menyebabkan bau dalam mulut. Hasil yang sama juga didapat dengan menggunakan pil prebiotik. Tambah kopi lagi Tim peneliti dari Israel mencoba mencampur air liur manusia dengan kopi dan menemukan bahwa kopi sebenarnya juga bisa mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Usahakan untuk tidak mencampur kopi dengan susu. Menurut peneliti, selain mengakibatkan dehidrasi, susu dapat memfermentasi kopi menjadi zat yang menyebabkan bau mulut.   Sumber: menshealth