Your browser does not support JavaScript!
 10 Jul 2019    18:00 WIB
Manfaat dan Resiko Mengkonsumsi Air Lemon Saat Hamil
Saat hamil, tentu ada banyak sekali pantangan yang perlu Anda lakukan, baik berdasarkan pada fakta atau mitos. Di bawah ini Anda dapat melihat apa sebenarnya manfaat dan resiko dari mengkonsumsi air lemon atau buah lemon saat hamil.   Manfaat Konsumsi Air Lemon Saat Hamil Mengatasi Morning Sickness Menurut the American Pregnancy Association, lemon dapat membantu mengatasi mual yang berhubungan dengan morning sickness pada trimester pertama kehamilan Anda. Lemon dapat mengatasi kelebihan cairan empedu dan lendir yang berkumpul di dalam saluran pencernaan Anda, sehingga mencegah terjadinya penyumbatan. Lemon juga diketahui dapat membantu mengatasi bau mulut. Mengendalikan Tekanan Darah Vitamin yang terdapat di dalam lemon dapat menguatkan pembuluh darah dengan menjaganya tetap lembut dan lentur. Hal ini dapat membantu mencegah terjadinya peradarahan internal dan memiliki peranan penting dalam mengatasi tekanan darah tinggi. Lemon juga diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Mengatasi Gangguan Pencernaan Banyak wanita hamil mengalami gangguan pencernaan saat hamil. Air lemon dapat sangat membantu dalam mengatasi gangguan pencernaan ini. Mengatasi Sembelit Sembelit juga merupakan hal yang sering terjadi pada wanita hamil. Mengkonsumsi segelas air lemon setiap harinya dapat membantu mencegah terjadinya sembelit. Hal ini dikarenakan lemon akan menstimulasi hati dan meningkatkan gerakan usus, sehingga membantu mengeluarkan tinja dari dalam tubuh. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Air lemon juga dapat membantu mencegah terjadinya berbagai infeksi seperti flu, batuk, pilik, dan demam. Hal ini dikarenakan lemon mengandung banyak vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan alami tubuh dalam melawan bakteri dan virus. Menjaga Kesehatan Tulang Anda dan Bayi Anda Air lemon mengandung banyak magnesium dan kalsium, yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang Anda dan perkembangan tulang bayi Anda. Lemon juga mengandung kalium yang dapat membantu menutrisi sel-sel otak dan saraf . Membantu Mencegah Infeksi Saluran Kemih Air lemon juga memiliki efek diuretik dan dapat membantu menjaga kesehatan fungsi ginjal serta mencegah terjadinya infeksi saluran kemih pada ibu hamil. Membuat pH Tubuh Menjadi Basa Air lemon dapat menjaga kadar pH tubuh dan membuatnya tetap basa sehingga oksigen pun dapat beredar dengan lebih baik ke seluruh sel-sel tubuh. Membantu Mengatasi Pembengkakan Kaki Pembengkakan pada kaki juga merupakan hal yang sering ditemukan pada wanita hamil, terutama pada mereka yang sudah memasuki trimester ketiga. Dengan mencampurkan 1 sendok makan sari buah lemon dengan air hangat dan meminumnya, Anda dapat mengatasi keluhan ini. Menghidrasi Tubuh Sari buah lemon juga dapat membantu Anda tetap terhidrasi yang penting bagi ibu hamil untuk mencegah terjadinya berbagai komplikasi seperti mual, sakit kepala, bengkak, kram, dan pusing. Sumber Antioksidan Karena lemon mengandung banyak antioksidan, maka mengkonsumsi air lemon secara teratur dapat membantu membuang racun dari dalam tubuh Anda, sehingga dapat membantu mencegah terjadinya berbagai infeksi selama Anda hamil. Memperlancar Proses Persalinan Melahirkan merupakan proses yang menyakitkan dan melelahkan, yang dapat membuat Anda merasa stress. Mengkonsumsi air lemon yang dicampur dengan madu dapat membantu mengatasi rasa stress ini. Hal ini dapat bermanfaat bila Anda mulai mengkonsumsi air lemon sejak usia kehamilan Anda mencapai 5 bulan hingga saatnya melahirkan. Berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum melakukan hal ini. Manfaat Lainnya Beberapa manfaat lain dari air lemon adalah untuk membantu mengatasi demam, pilek, asma, dan scurvy. Selain itu, asam sitrat yang terdapat di dalam lemon juga dapat membunuh cacing-cacing di dalam saluran pencernaan dan mencegah terjadinya berbagai gangguan pencernaan.   Resiko atau Efek Samping Mengkonsumsi Air Lemon Saat Hamil Walaupun secara keseluruhan lemon baik dikonsumsi saat hamil, akan tetapi ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi seperti di bawah ini. Heartburn atau Gangguan Pencernaan Pada trimester akhir kehamilan, sebagian besar ibu hamil biasanya akan mengalami heartburn atau gangguan pencernaan lainnya. Dan keasaman dari lemon dapat memicu timbulnya gejala gangguan pencernaan ini. Jika Anda mengalami gangguan pencernaan, hindari konsumsi lemon hingga gejala mereda. Gangguan Gigi Tulang dan gigi Anda sangat mudah mengalami dekalsifikasi saat Anda hamil dan asam sitrat di dalam lemon dapat berperan sebagai pemicu, yang akan merusak email gigi. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya berbagai gangguan gigi. Oleh karena itu, jangan mengkonsumsi air lemon dalam jumlah banyak setiap harinya. Menyebabkan Flu dan Batuk Mengkonsumsi air lemon dingin dapat menyebabkan terjadinya flu dan batuk pada ibu hamil. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu mengkonsumsi air lemon hangat atau pada suhu ruangan selama hamil, terutama bila cuaca sedang dingin.   Baca juga: 8 Manfaat Mengkonsumsi Almond Saat Hamil   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 02 Apr 2019    16:00 WIB
Apakah Aman Mengkonsumsi Air Lemon Saat Hamil?
Rasa dan aroma lemon telah diketahui dapat mengatasi rasa tidak nyaman pada perut dan dapat membantu mengatasi morning sickness dan mual, yang membuatnya cocok dikonsumsi oleh para ibu hamil. Satu buah lemon tanpa kulit mengandung sekitar 17 kalori dan mengandung berbagai jenis vitamin dan mineral seperti niasin, kalsium, magnesium, asam folat, vitamin C, vitamin B6, dan riboflavin. Akan tetapi, apakah lemon boleh dikonsumsi oleh para ibu hamil? Apakah aman? Jawabannya adalah ya, yang penting Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Dianjurkan untuk mengkonsumsi air lemon segar. Mengkonsumsi air lemon secara berlebihan dapat mempercepat proses detoksifikasi, yang tidak aman bagi ibu hamil. Mengapa banyak ibu hamil suka mengkonsumsi lemon? Hal ini dikarenakan pada trimester pertama, para ibu hamil sering merasa mual, yang membuat mereka ingin mengkonsumsi sesuatu yang asam. Oleh karena itu, banyak dari ibu hamil memilih lemon. Apakah mengkonsumsi air lemon dapat menyebabkan keguguran? Jawabannya adalah tidak. Sari lemon sangat aman dikonsumsi wanita hamil dan tidak akan menyebabkan terjadinya keguguran. Anda boleh mengkonsumsinya selama hamil, tetapi pastikan saja Anda tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Di bawah ini Anda dapat melihat berbagai pertanyaan lain yang sering diajukan seputar lemon dan kehamilan.   Baca juga: 10 Manfaat Air Lemon Bagi Kesehatan   Apakah Lemonade Baik Bagi Wanita Hamil? Ya, lemonade merupakan minuman menyegarkan yang dapat membantu mengatasi morning sickness selama hamil dan mengandung cukup banyak vitamin C. Akan tetapi, mengkonsumsi lemonade yang mengandung gula secara berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan ekstra. Bila lemonade yang Anda konsumsi bebas gula, maka ia mungkin mengandung pemanis buatan. Beberapa pemanis buatan yang aman dikonsumsi selama kehamilan bila dikonsumsi dalam jumlah sedang adalah rebaudioside A, aspartame, acesulfame potassium, dan sucralose. Akan tetapi, ibu hamil tidak dianjurkan mengkonsumsi aspartame bila kadar fenilalanin di dalam darah ibu hamil cukup tinggi.   Apakah Boleh Mengkonsumsi Lemon Soda Saat Hamil? Memang benar bahwa mengkonsumsi minuman bersoda, baik yang mengandung kafein atau tidak, tidak dianjurkan saat hamil. Dan karena sebagian besar lemon soda mengandung kafein dan pemanis buatan, maka tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi lemon soda saat hamil.   Apakah Aman Mengkonsumsi Teh Lemon Saat Hamil? Teh lemon atau lemon tea aman dikonsumsi saat hamil akan tetapi hanya dalam jumlah sedikit. Buatlah sendiri teh lemon Anda sehingga tidak mengandung banyak gula yang dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes gestasional.   Apakah Boleh Mengkonsumsi Lemon dan Timun Saat Hamil? Lemon dan timun air boleh dikonsumsi saat hamil. Lemon merupakan pembersih alami dan baik bagi pencernaan, sedangkan timun dapat membantu menghidrasi Anda. Anda dapat membuat minuman dari campuran keduanya dengan cara masukkan beberapa potong timun, air, sari lemon, dan mint.   Apakah Boleh Menggunakan Lemon Untuk Mengatasi Jerawat Saat Hamil? Keasaman alami di dalam lemon memang cukup efektif untuk mengatasi jerawat saat hamil. Anda dapat mengoleskan sari lemon pada bagian kulit yang berjerawat, diamkan selama 5 menit, dan bilas dengan air bersih. Mengoleskan sari buah lemon ini setiap hari dapat membantu mengangkat kotoran dan melunakkan minyak yang menumpuk pada pori-pori kulit.   Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter kami di fitur Tanya dokter sekarang.   Sumber: momjunction
 08 Dec 2018    08:00 WIB
6 Manfaat Lemon Untuk Kesehatan
Lemon berasal dari spesies pohon cemara kecil yaitu dari keluarga tanaman berbunga Rutaceae, asli Asia Selatan, terutama India timur utara. Dari segi kuliner, lemon dapat digunakan sebagai bahan makanan, minuman dan penyedap. Seperti, Infused water, lemon tea, muffin, biscuit, kue, dll. Lemon mengandung antioksidan yang disebut bioflavonoid (kaya akan anti oksidan). Karena itu lemon mengandung vitamin C, serat dan berbagai senyawa tanaman yang bermanfaat. Sekarang mari kita bahas beberapa fakta manfaat kesehatan yang luar biasa dari si kuning ini: Mendukung Kesehatan Jantung. Karena Lemon adalah sumber vitamin C yang baik. Satu buah lemon dapat menyediakan sekitar 31 mg vitamin C, yang merupakan 51% dari asupan harian yang direkomendasikan (RDI-Recommended Dietary Intake). Penelitian telah menunjukkan bahwa makan buah dan sayuran yang kaya vitamin C mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Namun, bukan hanya vitamin C yang dianggap baik untuk jantung kita. Serat dan senyawa tanaman di lemon juga dapat secara signifikan menurunkan beberapa faktor risiko untuk penyakit jantung. Sebagai contoh, satu studi menemukan bahwa, makan serat dari buah jeruk seperti lemon mengurangi kadar kolesterol darah total setelah 4 minggu. Bahan kimia tumbuhan yang ditemukan di lemon, yaitu hesperidin dan diosmin, juga telah terbukti menurunkan kolesterol dalam tubuh manusia. Mengontrol berat badan. Lemon sering dipromosikan sebagai salah satu makanan penurun berat badan, dan ada beberapa teori mengapa ini terjadi. Satu teori umum menjelaskan bahwa serat pektin yang larut di dalamnya mengembang di perut kita, membantu kita merasa kenyang lebih lama. Konon, tidak banyak orang makan lemon utuh. Dan karena jus lemon tidak mengandung pektin, minuman sari buah lemon tidak akan meningkatkan kepenuhan dengan cara yang sama. Teori lain mengklaim bahwa meminum air panas dengan lemon akan membantu kita menurunkan berat badan. Juga ada penelitian lain yang menunjukkan bahwa senyawa tanaman dalam ekstrak lemon dapat membantu mencegah atau mengurangi penambahan berat badan. Dalam sebuah penelitian, pada seekor tikus yang gemuk, tikus ini diberi lemon polifenol yang diekstrak dari kulitnya. Berat badan si tikus pun terbukti berkurang dan lemak tubuhnya menjadi lebih sedikit. Mencegah Batu Ginjal. Batu ginjal adalah benjolan kecil yang terbentuk ketika produk limbah dalam tubuh mengkristal dan menumpuk di ginjal. Ini penyakit yang cukup umum, dan siapapun mudah terserang penyakit ini. Namun asam sitrat yang terdapat dalam lemon dapat membantu mencegah batu ginjal dengan meningkatkan volume urin dan meningkatkan pH urin, sehingga mencegah pembentukan batu ginjal. Diperkirakan bahwa hanya 1/2 cangkir (4 oz) jus lemon per hari dapat memberikan asam sitrat yang cukup untuk membantu mencegah pembentukan batu ginjal. Perlindungan dari penyakit Anemia. Penyakit Anemia defisiensi besi cukup umum. Itu terjadi ketika kita tidak mendapatkan cukup zat besi dari makanan yang kita konsumsi. Lemon mengandung beberapa zat besi, tetapi terutama mereka membantu mencegah anemia dengan meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan nabati.  Zat besi dari daging, ayam dan ikan (dikenal sebagai heme-iron) sangat mudah diserap di usus kita. Zat besi dari sumber tanaman (non-heme iron) tidak terserap dengan baik, tetapi ini dapat ditingkatkan dengan asupan vitamin C dan asam sitrat yang terkandung di dalam lemon. Sehingga dapat menyerap zat besi sebanyak mungkin dari makanan yang kita konsumsi. Mengurangi resiko kanker. Studi observasional telah menemukan bahwa orang yang makan buah jeruk paling banyak memiliki risiko kanker lebih rendah. Dalam tabung reaksi, banyak senyawa dari lemon telah membunuh sel kanker. Beberapa peneliti berpikir bahwa senyawa tanaman yang ditemukan di lemon, seperti limonene dan naringenin, dapat memiliki efek anti-kanker. Tingkatkan Kesehatan Pencernaan. Lemon terdiri dari sekitar 10% karbohidrat, sebagian besar dalam bentuk serat larut dan gula sederhana. Serat utama dalam lemon adalah pektin, suatu bentuk serat larut yang terkait dengan segala macam manfaat kesehatan. Serat larut dapat meningkatkan kesehatan usus dan memperlambat pencernaan gula dan pati. Efek ini dapat menurunkan kadar gula darah.   Nah, teman-teman, setelah membaca beberapa fakta penting dari buah Lemon, ada baiknya kita mulai mengkonsumsi lemon dari sekarang bukan. Dan untuk mendapatkan manfaat serat dari lemon, kita perlu setiap hari mengkonsumsinya, termasuk daging dan kulitnya. Karena kalau kita hanya minum jus dari lemon, tanpa mengkonsumsi kulit dan ampasnya, akan kehilangan manfaat dari serat lemon itu sendiri. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang. Sumber : www.healthline.com
 03 Aug 2018    08:00 WIB
Apakah Benar Air Lemon Dapat Menurunkan Berat Badan?
Anda tentunya pernah mendengar mengenai manfaat campuran air hangat dan sari buah lemon untuk menurunkan berat badan, akan tetapi benarkah campuran keduanya mampu membantu menurunkan berat badan? Seorang ahli gizi di Amerika mengatakan bahwa sebenarnya campuran air hangat dan lemon tidak memiliki hubungan langsung dengan penurunan berat badan. Akan tetapi, bila Anda mengganti konsumsi kopi dan jus buah Anda dengan campuran air dan lemon, maka tentunya hal ini dapat menyebabkan terjadinya penurunan jumlah kalori yang dikonsumsi dan menyebabkan terjadinya penurunan berat badan. Selain itu, mengkonsumsi air putih, baik panas ataupun dingin, dicampur dengan lemon atau tidak; juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Mencukupi kebutuhan cairan harian Anda merupakan hal yang penting saat Anda sedang menjalani diet sehat karena menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Bagi orang yang tidak menyukai rasa tawar dari air putih, maka menambahkan sari buah lemon atau buah lemon ke dalam air putih dapat membantu membuat air tidak lagi terasa tawar tanpa perlu menambahkan kalori. Pada jangka pendek, mengkonsumsi air campuran lemon juga dapat membantu mengurangi perut kembung, karena berfungsi sebagai diuretik alami (walaupun ringan). Beberapa hal yang dapat membuat perut terasa kembung adalah makan terlalu cepat, minum melalui sedotan, mengkonsumsi minuman bersoda, mengkonsumsi terlalu banyak garam, dan mengkonsumsi makanan yang mengandung gula atau alkohol. Akan tetapi, pastikan Anda tidak mengkonsumsi air campuran lemon ini bila Anda sedang menderita gangguan lambung atau menderita refluks asam lambung. Hal ini dikarenakan citrus di dalam lemon dapat memicu terjadinya gejala sakit maag. Baca juga: Mengapa Konsumsi Air Lemon di Pagi Hari Baik Bagi Anda? Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: womenshealthmag
 01 Oct 2017    11:00 WIB
Pengobatan Alami Untuk Batu Empedu
Batu saluran empedu atau batu empedu terbentuk didalam kandung empedu. Batu ini terbentuk karena pengerasan dari kolesterol yang masuk ke kandung empedu. Ukuran batu empedu dapat bervariasi dari batu berukuran kecil sampai batu berukuran sebesar bola golf. Pertumbuhan batu ini dapat menyebabkan nyeri yang luar biasa, terutama saat batu menghambat saluran empedu. Seiring dengan nyeri perut berat dan juga nyeri punggung, batu empedu juga dapat memicu gejala lain seperti muntah, perut kembung, kesulitan mencerna makanan dan perubahan terhadap warna tinja. Diperlukan pemeriksaan yang tepat untuk dapat mendiagnosis kondisi ini dan juga agar dapat memberikan pengobatan yang tepat. Berikut adalah beberapa pengobatan alami yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko munculnya batu empedu. Air perasan lemon Air perasan lemon mengadung pektin yang dapat meredakan nyeri dan juga sumber vitamin C yang dapat membuat kolesterol larut dalam air. Hal ini dapat membantu mengurangi pembentukan batu empedu. Anda dapat menggunakan air perasan lemon untuk pengobatan maupun pencegahan batu empedu. Yang perlu Anda lakukan hanyalah minum air perasan lemon saat perut kosong diikuti dengan segelas air putih. Konsumsi air perasan lemon secara teratur dapat membantu mengobati batu empedu Minyak jarak Minyak jarak memiliki zat antiinflamasi yang dapat mengurangi terjadinya inflamasi dan meredakan nyeri. Ambil satu cangkir minyak jarak murni yang beku dan hangatkan di wajan. Kemudian rendam kain tipis kedalam minyak hangat tersebut dan peras kelebihan minyak didalamnya. Letakkan kain tipis ini di sisi kanan perut Anda yang biasanya merupakan tempat timbulnya batu empedu. Tutupi kain ini dengan selembar plastik. Selanjutnya Anda letakkan air hangat ke lembaran plastik tersebut dan biarkan selama 30 menit sampai satu jam. Cobalah terapi ini beberapa kali setiap minggu sampai batu empedu hancur secara keseluruhan. Cuka apel Cuka apel mengandung zat asam alami yang dapat mengahancurkan pembentukan batu empedu dan mengurangi nyeri. Campurkan satu sendok makan cuka apel dengan jus apel dan minumlah. Anda juga bisa mencampurkan cuka apel dengan air perasan lemon dan ditambah air hangat. Minum campuran ini secara teratur untuk memecah batu empedu.   Sumber: healthmeup
 10 Dec 2015    15:00 WIB
Stop Bau Badan, Tampil Maksimal
Semua orang merasa khawatir dengan yang namanya bau badan. Wajah sudah oke, rambut sudah rapi atau klimis, pakaian modis tapi ternyata....... bau badan menyengat. Hal ini sudah sangat dapat dipastikan dapat membuat orang tersebut minder. Masalah bau badan bisa dialami siapa saja oleh orang lain dan juga Anda. Agar masalah bau badan tidak lagi menurunkan rasa kepercayaan diri Anda yang tinggi, berikut adalah cara untuk membasmi bau badan:   1.      Mandi dengan bersih Bau badan dapat disebabkan karena adanya bakteri yang berkumpul bergabung dengan sel kulit mati, sehingga bilaslah tubuh Anda disemua bagian tubuh terutama daerah liparan. Hal ini akan membantu menyingkirkan bau badan dengan cepat. Fokus pada ketiak dan kaki Anda, karena bagian ini adalah penyebab bau badan paling sering. Gunakan sabun sesuai dengan jenis kulit dan jangan lupa menggosok gigi Anda. 2.      Menggunakan antiperspiran dan deodoran Penggunaan keduanya dapat membantu mengurangi bau badan. Antiperspiran menghambat keluarnya keringat. Sementara deodoran untuk mencegah bau badan. Cukup oleskan atau semprotkan seperlunya. Karena penggunaan antisperpiran dan deodoran terlalu berlebih juga akan menimbulkan tumbuhnya bakteri sehingga tetap menjadi bau. 3.      Gunakan campuran hidrogen peroksida. Anda bisa membuat campuran ini dengan mencampur satu sendok teh 3% hidrogen peroksida dengan satu cangkir air. Aduk campuran tersebut dan kemudian mencelupkan kain lap dalam larutan. Gosok kain basah di bawah ketiak Anda untuk membantu mengurangi bau badan. 4.      Gunakan cairan pembersih tangan Apabila Anda sedang ada diluar, kemudian merasa timbul bau badan namun tidak membawa antiperspiran dan deodoran. Maka Anda dapat menggunakan cairan pembersih tangan. Gosokkan pada daerah ketiak untuk menyingkirkan bau badan. Cairan pembersih tangan akan membantu melawan bakteri penyebab bau badan. 5.      Gunakan kertas minyak Kertas minyak tidak hanya dapat digunakan untuk menyerap minyak berlebih di wajah. Saat Anda sedang merasa sangat berkeringat dan takut akan timbul bau badan. Kertas minyak dapat membantu dalam menyerap keringat berlebihan, cukup gosokkan kertas minyak di bawah ketiak, atau bagian mana pun yang menurut Anda terlalu berkeringat. 6.      Tawas Tawas dikenal sebagai kristal deodoran. Anda dapat menggosok tawas di daerah yang menimbulkan bau. Tawas merupakan mineral yang mengandung bahan yang dapat membantu melawan bakteri penyebab bau badan. Cara penggosokan tawas sama dengan saat menggosokkan deodoran. 7.      Semprotkan cuka Apabila Anda memang tidak suka menggunakan deodoran, Anda dapat menggunakan bahan alami untuk mengatasi masalah bau badan Anda dengan cepat. Cuka adalah antiseptik alami yang dapat membantu membunuh bakteri atau jamur di daerah-daerah yang bermasalah seperti kaki atau ketiak Anda. Anda bisa menuangkan cuka atau cuka sari apel ke dalam botol bekas parfum yang sudah terpakai dan mencairkannya dengan sedikir air. 8.      Perasan air lemon Anda bisa menggunakan perasan air lemon, Anda bisa memeras lemon kemudian campurkan dengan sedikit air. Celupkan kain bersih dan gosokkan pada bagian tubuh yang menurut Anda bermasalah. Perasan air lemon merupakan antibakteri dan antijamur alami. Karena itu, dapat digunakan secepat mungkin untuk menyingkirkan bau badan. Namun perlu Anda ketahui perasan air lemon bersifat asam, mungkin saja bisa menyebabkan kulit menjadi iritasi. Oleh karena sebaiknya Anda membuatnya dengan mencairkan dengan air. Ayo ikuti langkah-langkah diatas untuk membantu Anda dalam menyingkirkan bau badan. Sehingga Anda dapat tampil maksimal bebas bau badan..... Baca juga: 8 Makanan Penyebab Timbulnya Bau Badan Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: wikihow
 16 Oct 2015    18:00 WIB
7 Makanan Pembersih Tubuh
Anda tentunya sudah sering mendengar istilah detoks atau detoksifikasi. Detoksifikasi merupakan suatu proses metabolisme di dalam tubuh untuk menguraikan dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh anda. Di bawah ini terdapat beberapa makanan yang dapat membantu tubuh anda melakukan proses detoksifikasi ini.1.  Berri dan Sayuran HijauMulailah hari anda dengan sarapan sehat berupa sepiring sayuran hijau seperti bayam dengan segelas jus berri. Sayuran hijau ini mengandung klorofil, yaitu suatu molekul yang membantu menyingkirkan berbagai racun berbahaya dari lingkungan yang dapat menyebabkan penyakit dan kerusakan hati.Buah berri mengandung banyak antioksidan dan enzim yang dapat membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit. Selain itu, rasa manis berri ini dapat mengurangi rasa pahit sayuran yang anda makan.2.  Teh HijauPolifenol merupakan suatu antioksidan yang terdapat di dalam teh hijau, yang dapat membantu proses detoksifikasi tubuh dengan menyingkirkan berbagai radikal bebas yang berbahaya. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi teh hijau dapat mengurangi resiko kanker. Selain itu, teh hijau juga dapat memperbaiki daya ingat anda dan mengurangi lemak pada perut anda saat dikonsumsi bersamaan dengan olahraga berkat adanya katekin. 3.  Bubuk KariBumbu utama pada bubuk kari, yaitu kunyit yang berwarna kuning karena mengandung kurkumin. Kurkumin ini dapat digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan dan gangguan hati.Bubuk kari juga memiliki sifat anti inflamasi (peradangan) dan berperan dalam produksi glutation, yaitu salah satu antioksidan kuat yang dapat melindungi hati. 4.  KolKol merupakan salah satu diuretik alami yang dapat membantu mengeluarkan kelebihan cairan dari dalam tubuh anda, walaupun kol sendiri mengandung air dalam jumlah banyak (92% kol terdiri dari air).Selain itu, kol juga mengandung glukosinolat, suatu komponen organik yang terdiri dari nitrogen dan sulfur yang dapat membantu mengeluarkan berbagai racun yang tidak diinginkan dari dalam tubuh. Kol juga mengandung banyak vitamin penting seperti vitamin C, K, E, dan A; berbagai mineral, serat, dan asam folat.5.  Air PutihMinumlah segelas air putih saat bangun di pagi hari dan minumlah air secukupnya sepanjang hari. Meminum air sebelum makan dapat membantu mengurangi rasa lapar. Konsumsilah setidaknya 9 gelas air setiap harinya untuk membantu tubuh membuang racun dari dalam tubuh anda melalui hati dan ginjal.6.  NanasTidak hanya terasa menyegarkan dan lezat, nanas ternyata juga mengandung komponen penting yang dapat membantu proses detoksifikasi tubuh anda, yaitu bromelian, suatu enzim pencernaan. Enzim ini telah terbukti dapat membantu tubuh mencerna protein, lemak, dan mengurangi peradangan. Selain itu, nanas juga mengandung mangan yang merupakan salah satu cara untuk memperbaiki mood anda saat anda mengalami gejala premenstrual.7.  LemonMengkonsumsi segelas air campuran lemon telah terbukti dapat membantu proses detoksifikasi tubuh anda. Lemon mengandung suatu agen anti bakteri yang dapat membantu membersihkan darah anda dan membantu menjaga keseimbangan pH pada usus besar anda. Lemon juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh anda. Ingin tahu informasi lebih lanjut mengenai topik ini? Tanya langsung ke dokter Kami di fitur Tanya dokter sekarang Sumber: shape